You are on page 1of 4

KEPUTUSAN DIREKTUR RS AMALIA MEDIKA

PANGKALAN KEINCI
No.

Tentang
KEBIJAKAN PENANGANAN DAN PEMBUANGAN
DARAH DAN KOMPONEN DARAH
DIREKTUR RS AMALIA MEDIKA

MENIMBANG : a. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit
Amalia Medika Pangkalan Kerinci, maka diperlukan
penyelenggaraan pelayanan Pencegahan Pengendalian Infeksi yang
bermutu tinggi;

b. Bahwa agar pelayanan Pencegahan Pengendalian Infeksi di Rumah
sakit Amalia Medika Pangkalan Kerinci dapat terlaksana dengan
baik, perlu adanya kebijakan Direktur Rumah Sakit Amalia Medika
Pangkalan Kerinci sebagai landasan bagi penyelenggaraan
pelayanan Pencegahan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit
Amalia Medika Pangkalan Kerinci;

c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam a
dan b, perlu ditetapkan dengan Peraturan Direktur Rumah Sakit
Amalia Medika Pangkalan Kerinci.

MENGINGAT : 1. Undang - Undang Republik Indonesia Nomor : 44 tahun 2009
tentang Rumah Sakit.
2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/Menkes/Per/III/2008
tentang Pencegahan Pengendalian Infeksi.
3. Pedoman Sanitasi Rumah Sakit Di Indonesia, Dirjen P2M
&Penyehatan Lingkungan Dan Dirjen Pelayanan Medik Depkes
R1, 2002
4. Buku Pedoman Manajerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di
Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya, DEPKES RI, 2007

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN :
PERTAMA : KEPUTUSAN DIREKTUR RSU. WILLIAM BOOTH SEMARANG
TENTANG KEBIJAKAN PENGELOLAAN DARAH DAN
KOMPONEN DARAH DI RUMAH SAKIT WILLIAM BOOTH
SEMARANG
KEDUA : Kebijakan pengelolaan pasien dengan Pembuangan darah dan
komponen darah di Rumah Sakit Amalia Medika Pangkalan Kerinci
sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan ini.

KETIGA : Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pelayanan Pencegahan
Pengendalian Infeksi Rumah Sakit Amalia Medika Pangkalan Kerinci
dilaksanakan oleh Direktur bekerjasama dengan Ketua Komite PPI
Rumah Sakit Amalia Medika Pangkalan Kerinci.

KEEMPAT : Peraturan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan apabila di
kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan
diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Pangkalan Kerinci
Pada tanggal : 31 Agustus 2018

Rumah Sakit Amalia Medika

Dr. Desvavri, MPH
Direktur
Lampiran Keputusan Direktur Rumah Sakit Amalia Medika Pangkalan Kerinci
Nomor:

Kebijakan Umum
1. Setiap tindakan yang dilakukan harus berdasarkan prinsip keselamatan pasien,
petugas kesehatan dan pencegahan infeksi.
2. Penanganan pembuangan darah dan komponen darah di rumah sakit dilakukan sesuai
dengan standar dan peraturan yang berlaku serta sesuai kebijakan yang ditentukan
oleh rumah sakit
3. Pelayanan di unit harus selalu berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien.
4. Setiap petugas harus bekerja sesuai standar profesi, standar prosedur operasional yang
berlaku, etika profesi, etika umum dan menghormati hak pasien
5. Peralatan di unit harus selalu dilakukan pemeliharaan secara teratur dan kalibrasi sesuai
ketentuan yang berlaku
6. Semua petugas unit wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan yang berlaku
7. Dalam melaksanakan tugasnya setiap petugas wajib mematuhi ketentuan dalam K3
(Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
8. Pelayanan unit dilaksanakan dalam 24 jam kecuali unit-unit tertentu.
9. Penyediaan tenaga harus mengacu pada pola ketenagaan
10. Untuk melaksanakan koordinasi dan evaluasi wajib dilaksanakan rapat rutin minimal satu
bulan sekali
11. Semua unit wajib membuat laporan bulanan, triwulan dan tahunan.

Kebijakan Khusus
1. Ambil peralatan yang dibutuhkan.
2. Pakai APD lengkap apron, masker, googles dan sarung tangan
3. Petugas mengecek darah yang sudah memasuki kadaluarsa.
4. Komponen darah yang sudah dipastikan kadaluarsa di catat dibuku pencatatan
5. Pakai APD lengkap apron, masker, gogles dan sarung tangan
6. Sebelum dibakar komponen darah di data oleh petugas memastikan bahwa komponen
darah yang akan dimusnahkan tersebut sudah mendapat persetujuan Laboratorium
7. Cleaning service mengantar komponen darah ke TPS .
8. Komponen darah yang akan dibakar terlebih dahulu ditimbang oleh untuk mengetahui
berapa kilo gram komponen darah yang akan dimusnahkan dan di catat di buku
pencatatan.
9. Cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir.

Ditetapkan di : Pangkalan Kerinci
Pada tanggal :

Rumah Sakit Amalia Medika

Dr. Desvavri, MPH
Direktur