You are on page 1of 7

Tugas Pratikum Pencahayaan di Labolatorium K3

Nama : Jeaquelyne Panorama Perwiraningsih

NIM : 101511535011

Peminatan : Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Topik : Pengukuran intensitas cahaya di lab.K3

Alat : Lux meter, ATK

Hasil :

1. Nama perusahaan : Kampus UNAIR PSDKU di banyuwangi
2. Unit kerja : Labolatorium K3
3. Tanggal pengamatan : 24 Agustus 2018
4. Pelaksanaan survey : Siang
5. Keadaan cuaca : Cerah
6. Pelaksana : 1. Mahmudah Aslamiyah (101511535002)
2. Jeaquelyne Panorama Perwiraningsih (101511535011)
3. Apik Mila Sari (101511535016)

7. Alat yang digunakan : Lux metter

8. Karakteristik tempat kerja : Panjang dinding 7 M, Lebar 6 M dan tinggi 4 M

Keadaan permukaan
Gambaran Bahan Warna Susunan
Bersih Sedang Keterangan
Tidak ada
Rapi da sarang laba-
Dinding Batu-bata Putih Iya
rata laba dan
debu
Ada sarang
Putih dan Rapi dan laba-laba di
Langit-langit Plafon Iya
birtu rata sudut langit-
langit
Putih Tidak ada
dengan Rapi dan kotoran dan
Lantai Keramik Iya
corak rata sering di
cream sapu
Permukaan Rapi dan Sering di
Kayu Putih Iya
kerja rata bersihkan
Peralatan
Bersih dan
Rapi dan
Papan tulis Kayu Putih Iya tidak
rata
berdebu
Sering di
Rapi dan
Almari Kayu Biru Iya bersihkan
rata
dan tidak
berdebu
Besi dan Rapi dan
Komputer Hitam Iya Banyak debu
alumunium rata
Tidak
Timbangan Rapi dan
Besi Putih Iya berdebu dan
badan rata
bersih
Rapi dan
Apar Besi Merah Iya Berdebu
rata
Berdebu dan
kotor
Drum
Plastik Biru Tidak rapi Iya kelihatan
penyimpnan
jarang di
bersihkan.
Berdebu dan
di tempatkan
Tempat
Plastik Biru Tidak rapi Iya pada tempat
sampah
yang kurang
ergonomis
Rak Besi Abu-abu Rapi Iya Berdebu
Tidak ada
Alumunium debu dan
Ac Putih Rapi Iya
dan plastik sering di
bersihkan
9. Jenis lampu : lampu TL
10. Spesifik lampu : TL 20 watt dan mercuri 10 watt.
Terdapat 4 lampu TL di ruangan laboratorium, tetapi 2 dari 4 lampu tersebut tidak
berfugsi. Ruang laboran terdapat 1 lampu mercuri tetapi tidak berfungi (tidak
menyala)
11. Jumlah armatur :4
12. Banyak deretan :2
13. Jumlah armatur atau deret :2
14. Tinggi pemasangan : 4 M dari lantai
15. Jarak pemasangan antar armatur : 4 M
16. Letak pemasangan armatur teratur.
Terdapat 4 amatur dengan keadaan kotor dan berkarat. Lampu pada ruang labora tidak
berarmatur.
17. Masukan NAB sesuai dengan PMP No. 7 tahun 1964 atau permenaker 5 tahun 2018.

Area Kegiatan Tingkat Penerangan Minimal
(Lux)

Penerangan darurat 5 lux

Penerangan untuk halaman dan jalan dalam 20 lux
lingkungan perusahaan
Pekerjaan yang membedakan barang kasar, seperti: 50 lux

· Mengerjakan bahan-bahan kasar

· Mengerjakan arang atau abu

· Mengerjakan barang-barang yang besar

· Mengerjakan bahan tanah atau batu

· Gang-gang, tangga di dalam gedung yang selalu
dipakai

· Gudang-gudang untuk menyimpan barang-
barang besar dan kasar

Pekerjaan yang membedakan barang-barang kecil 100 lux
secara sepintas, seperti:

· Mengerjakan barang-barang besi dan baja yang
setengah selesai

· Pemasangan yang kasar

· Penggilingan padi

· Pengupasan/pengambilan dan penyisihan bahan
kapas

· Mengerjakan bahan-bahan pertanian

· Kamar mesin dan uap

· Alat pengangkut orang dan barang

· Ruang-ruang penerimaan dan pengiriman
dengan kapal

· Tempat menyimpan barang-barang sedang dan
kecil

· Kakus, tempat mandi dan tempat kencing

Pekerjaan membeda-bedakan barang-barang kecil agak 200 lux
teliti, seperti:
· Pemasangan alat-alat yang sedang (tidak kasar)
· Pekerjaan mesin dan bubut yang kasar
· Pemeriksaan atau percobaan kasar terhadap
barang-barang
· Menjahit tekstil atau kulit yang berwarna muda
· Pemasukan dan pengawetan bahan-bahan
makanan dalam kaleng
· Pembungkusan daging
· Mengerjakan kayu
· Melapis perabot

Pekerjaan perbedaan yang teliti daripada barang- 300 lux
barang kecil, seperti:
· Pekerjaan mesin yang teliti
· Pemeriksaan yang teliti
· Percobaan-percobaan yang teliti dan halus
· Pembuatan tepung
· Penyelesaian kulit dan penenunan bahan-bahan
katun atau wol berwarna muda
· Pekerjaan kantor yang berganti-ganti menulis
dan membaca, pekerjaan arsip dan seleksi surat-surat

Pekerjaan membeda-bedakan barang-barang halus 500 – 1000 lux
dengan kontras sedang dan dalam waktu yang lama,
seperti:
· Pemasangan yang halus
· Pekerjaan-pekerjaan mesin yang halus
· Pemeriksaan yang halus
· Penyemiran yang halus dan pemotongan gelas
kaca
· Pekerjaan kayu yang halus (ukir-ukiran)
· Penjahit bahan-bahan wol yang berwarna tua
· Akuntan, pemegang buku, pekerjaan steno,
mengetik atau pekerjaan kantor yang lama dan teliti

Pekerjaan yang membedakan barang-barang yang Paling sedikit 1000 lux
sangat halus dengan kontras yang sangat kurang untuk
waktu yang lama, seperti:
· Pemasangan ekstra halus (arloji, dll)
· Pemeriksaan yang ekstra halus (ampul obat)
· Percobaan alat-alat yang ekstra halus
· Tukang mas dan intan
· Penilaian dan penyisihan hasil-hasil tembakan
· Penyusunan huruf dan pemeriksaan copy dalam
percetakan
· Pemeriksaan dan penjahitan bahan pakaian
berwarna tua

18. Pengukuran Pencahayaan
a. Pencahayaan umum

∑semua intensitas
Lux =
∑𝑡𝑖𝑡𝑖𝑘 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑢𝑘𝑢𝑟𝑎𝑛
66+62
 Laboratorium K3  Lux = = 64 𝐿𝑢𝑥
2
33+33+28
 Laboran K3  Lux = = 31,3 𝐿𝑢𝑥
3

b. Pencahayaan lokal

∑semua intensitas
Lux =
∑𝑡𝑖𝑡𝑖𝑘 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑢𝑘𝑢𝑟𝑎𝑛

1. Meja kerja
51+47+45
Lux = = 47,67 Lux
3

2. Meja komputer
42+152
Lux = = 97 Lux
2

3. Meja laboran
20+12
Lux = = 17 Lux
2

4. Rak penyimpanan tabung
24+11
Lux = = 17,5 Lux
2

5. Rak penyimpanan alat
35+26
Lux = = 30,5 Lux
2

6. Rak penyimpanan dokumen
38+36
Lux = = 37 Lux
2

c. Pantulan
Intensitas Pantulan
% pantulan = x 100%
Intensitas Sumber
 Laboratorium K3
38
I. Dinding  % pantulan = x 100% = 69,090 (melebihi)
55
26
II. Meja  % pantulan = x 100% = 45,614 (Melebihi)
57
38
III. Lantai  % pantulan = x 100% = 57,576 (Melebihi)
66

 Laboran K3
10
I. Dinding  % pantulan = x 100% = 30,303 (Kurang)
33
22
II. Meja  % pantulan = x 100% = 54,545 (Kurang)
12
33
III. Lantai  % pantulan = x 100% = 15,151 (Kurang)
5

19. Observasi

Gambar 1. Denah lokasi ruangan laboratorium dan ruang laboran.
Laboratorium K3 yang bertempat di PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi
memiliki luas ± 7x6 m untuk ruang laboratorium itu sendiri dan ± 3,5x2 m untuk
ruang Laboran. Pada ruang laboratorium sudah cukup luas dan keadaannya bersih
dengan debu yang sedikit di beberapa bagian saja. Namun ruangan tersebut kurang
nyaman dengan pencahayaan yang kurang mencukupi yaitu menggunakan cahaya
alami pada salah satu jendela dan 2 lampu yang dihidupkan, namun sebenarnya
terdapat 4 lampu yang ada di dalam Laboratorium K3, akan tetapi 2 lampu lainnya
telah rusak dengan hasil pengukuran pencahayaan umum sebesar 64 Lux. Begitu pula
dengan ruang Laboran yang lebih sempit dan lebih berdebu, pencahayaan pun hanya
menggunakan penerangan dari cahaya alami dan lampu dari ruang laboratorium saja
dan setelah di ukur menggunakan Lux meter mendapatkan hasil sebesar 31,3 lux
untuk pencahayaan umum. Untuk pencahayaan lokal di ambil dari beberapa titik yaitu
ada 6 sumber pencahayaan lokal, ada meja kerja yang terdapat di laboratorium dengan
tingkat pencahayaan sebesar 47,67 lux, meja komputer dengan tingkat pencahayaan
97 lux, meja laboran sebesar 17 lux, rak untuk penyimpanan tabung reaksi dengan
tingkat pencahayaan sebesar 17,5 lux, rak dokumen yang berada di ruang laboran
dengan tingkat pencahayaan sebesar 37 lux dan rak alat dengan hasil 30,5 lux.
Tentunya hasil dari kedua pencahayaan pada ruang laboratorium dan laboran K3
sendiri menurut Peraturan Mentri Perburuhan no. 7 tahun 1964 untuk tingkat
penerangan di laboratorium minimal yaitu 300 lux untuk pencahayaan umum,
sehingga kedua ruangan tersebut masih sangat kurang mendapatkan pencahayaan baik
dari sumber alami maupun dari sumber buatan yaitu lampu. Untuk dinding dari
ruangan laboratorium maupun laboran berwarna putih dengan bahan bata serta langit
langit juga berwarna putih berasal dari plafon. Untuk nilai pantulan yang di hasilkan
di bagi beberapa kriteria yaitu untuk dinding, lantai dan meja dihitung pada kedua
ruangan yang ada yaitu pantulan yang ada di ruang laboratorium dan pantulan yang
ada di ruang laboran. Untuk pantulan di ruang laboratotium bagian dinding sebesar
69,090% lux, pada lantai sebesar 57,576% lux, dan meja sebesar 45,614% lux, untuk
hasil yang didapatkan pada pantulan di ruang laboratorium melebihi nilai pantulan
yang di anjurkan dan terdapat kesilauan dari salah satu jendela saat pagi hari berupa
pantulan sinar matahari yang masuk. Untuk pantulan di ruang laboran bagian dinding
sebesar 30,303% lux, pada lantai sebesar 15,151% lux, dan meja sebesar 54,545%
lux, untuk hasil yang didapatkan pada pantulan di ruang laboran kurang dari nilai
pantulan yang di anjurkan. Dari sumber pantulan sendiri tidak di temukan bayangan
yang mengganggu.

20. Kesimpulan dan saran
Untuk penerangan umum di ruang laboratorium 64 lux dan ruang laboran 31,3
lux masih kurang dari batas minimal pencahayaan yaitu 300lux yang menganut dari
Peraturan Menteri Perburuhan no. 7 Thun 1964. Untuk nilai pantulan sendiri pada
ruang laboratorium yang di ambil dari 3 aspek yaitu dinding, lantai dan meja,
keseluruhan melebihi nilai pantulan yang di anjurkan, dan untuk pantulan pada ruang
laboran mendapatkan hasil kurang dari nilai pantulan yang dianjurkan.
Perbaikan yang perlu dilakukan pada ruangan tersebut yaitu pembetulan lampu
2 lampu yang mati di ruang laboratorium dan 1 lampu di ruang laboran agar dapat
dihidupkan dan digunakan dengan layak. Membersihkan bagian lampu dan pojok
ruangan yang terdapat sarang laba-laba, dan membersihkan debu pada rak dokumen di
tempat laboran. Perubahan tempat seperti meja laboran untuk mendekati sumber
cahaya agar pekerjaan yang di lakukan nyaman dan tidak menimbulkan MSDs.