You are on page 1of 4

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

DINAS KESEHATAN

UPT PUSKESMAS LEMBANG

Jalan Raya Lembang kec leles kode pos 44152

Email : pkmlembang91@gmail.com

KERANGKA ACUAN

PROMOSI KESEHATAN

REFRESHING KADER

A. Pendahuluan
Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya
masyarakat yang menjadi milik masyarakat dan menyatu dalam kehidupan dan budaya
masyarakat. Posyandu berfungsi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam alih
informasi dan keterampilan dari petugas kepada masyarakat dan antar sesama masyarakat
serta mendekatkan pelayanan kesehatan dasar, terutama berkaitan dengan penurunan
Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Angka Kematian Balita
(AKABA). Jumlah Posyandu di Indonesia sebanyak 266.827 yang tersebar di seluruh
Indonesia dan terdapat sekitar 3 sampai 4 orang kader per Posyandu dan berarti ada lebih
dari 1 juta kader Posyandu. Berdasarkan data Riskesdas, hampir 78% penimbangan balita
dilaksanakan di Posyandu. Kondisi tersebut memperlihatkan peran penting dari kader
Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat melalui Posyandu.
Namun demikian, masih banyak kader yang belum memiliki pemahaman dan
keterampilan yang memadai dalam melaksanakan tugasnya.
Kader Posyandu adalah seseorang yang dengan sukarela membantu semua
pelaksanaan kegiatan di Posyandu. Tentu saja kader tersebut sudah mendapat pelatihan
dan bimbingan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan posyandu. Pelatihan dan
bimbingan bisa diperoleh dari bidan desa setempat, pelatihan di Puskesmas oleh Bidan
Koordinator maupun pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh dinas kesehatan.
Kader merupakan barisan terdepan untuk memberikan informasi tentang kondisi
kesehatan masyarakat disekitar lingkungannya untuk kemudian di sampaikan kepada
bidan desa untuk ditindak lanjuti ke tingkat berikutnya. Dengan banyaknya tugas dari
seorang kader Posyandu maka tidak semua orang mau dengan sukarela untuk menerima
tugas sebagai kader Posyandu. Karena menjadi kader Posyandu setidaknya harus
mempunyai niat, kemauan yang keras dan pengetahuan yang cukup tentang kesehatan.
Demikian pentingnya peran kader posyandu bagi kelancaran kesehatan secara tepat dan
akurat kepada masyarakat. Dan tidak jarang pula kader tersebut terlalu sibuk dan merasa
beban kerjanya sangat tinggi sehungga banyak yang mengundurkan diri dengan berbagai
alasan misalnya harus mementingkan kepentingan keluarga. Sehingga rate atau
pergantian kader posyandu menjadi sangan tinggi. Oleh karena itu diperlukan bimbingan
dan pelatihan tentang kader kesehatan secara rutin dan intensif misalnya dengan
mengadakan kegiatan refreshing kader.
Didalam kegiatan tersebut para kader diberikan materi-materi tentang kesehatan terutama
yang berkaitan langsung dengan tugas kader yaitu materi tentang posyandu itu sendiri.
.

B. Latar Belakang
Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya
masyarakat yang menjadi milik masyarakat dan menyatu dalam kehidupan dan budaya
masyarakat. Posyandu berfungsi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam alih
informasi dan keterampilan dari petugas kepada masyarakat dan antar sesama masyarakat
serta mendekatkan pelayanan kesehatan dasar, terutama berkaitan dengan penurunan
Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Angka Kematian Balita
(AKABA). Jumlah Posyandu di Indonesia sebanyak 266.827 yang tersebar di seluruh
Indonesia dan terdapat sekitar 3 sampai 4 orang kader per Posyandu dan berarti ada lebih
dari 1 juta kader Posyandu. Berdasarkan data Riskesdas, hampir 78% penimbangan balita
dilaksanakan di Posyandu. Kondisi tersebut memperlihatkan peran penting dari kader
Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat melalui Posyandu.
Namun demikian, masih banyak kader yang belum memiliki pemahaman dan
keterampilan yang memadai dalam melaksanakan tugasnya.
Kader Posyandu sebaiknya mampu menjadi pengelola Posyandu dengan baik
karena merekalah yang paling memahami kondisi kebutuhan masyarakat di wilayahnya.
Pengelola Posyandu merupakan orang yang dipilih, bersedia, mampu, dan memiliki
waktu serta kepedulian terhadap pelayanan sosial dasar masyarakat. Oleh sebab itu,
pelatihan bagi kader Posyandu merupakan salah satu upaya dalam rangka meningkatkan
kapasitas dan kemampuan kader Posyandu.
Jumlah Posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Lembang ada 38
posyandu. 38 Posyandu strata madya, Jumlah kader aktif yaitu 185 orang. Dari hasil
PKP tahun 2017cakupan pembinaan UKBM dilihat melalui persentase posyandu
purnama dan mandiri dari target 65 % baru mencapai 30%. Dari 38 jumlah posyandu
baru 38yang berstrata madya karena itu perlu diadakannya refreshing kader untuk
meningkatkan cakupan UKBM agar kader mampu meningkatkan strata posyandunya
menjadi posyandu purnama dan mandiri
.
C. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus
1. Tujuan Umum
Tujuan dari Refreshing Kader adalah agar kader mampu meningkatkan strata
posyandunya menjadi posyandu mandiri.
2. Tujuan Khusus
a. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan kader untuk mengembangkan dana
sehat
b. Meningkatkan pengetahuan, keterampulan dalam berkomunikasi dengan
masyarakat
D. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan
1. Kegiatan Pokok yang dilaksanakan adalah pemberian materi tentang strata posyandu
2. Rincian Kegiatan
- Pemberian materi tentang strata posyandu
- Pemberian materi tentang cara mengembangkan dana sehat
E. Cara Melaksanakan Kegiatan
Dengan Melaksanakan pelatihan kesehatan kepada kader dengan menggunakan metode
ceramah dan tanya jawab
F. Sasaran
Seluruh kader yang ada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Lembang
G. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
Bulan November Tahun 2018
H. Monitoring Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan
Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan untuk melihat apakah kegiatan sudah terlaksana
sesuai jadwal yang telah direncanakan. Evaluasi ini dilakukan setiap tiga bulan sekali.
Pelaporan dibuat dan dilaporkan kepada Kepala Puskesmas.
I. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan
Dokumen yang diperlukan dalam kegiatan ini adalah bukti pelaksanaan kegiatan (daftar
hadir dan visum materi). Pelaporan kegiatan ini dilakukan ketika telah selesai melakukan
kegiatan dan dilaporkan kepada penanggung jawab UKM dan Kepala Puskesmas.
Evaluasi dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan melakukan analisis terhadap
pelaksanaan kegiatan.

Mengetahui Pameungpeuk, 10 Juni 2016

Kepala UPTD Puskesmas Lembang Pemegang Promkes Lembang

JAJANG NIP 19860504 199003 1 011