You are on page 1of 13

TUGAS MAKALAH PEMROGRAMAN DASAR

NAMA : DINAH FADILLAH KALTSUM
KELAS : XI MULTIMEDIA A

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya
kami dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat dan salam senantisa tercurah pada junjungan kita
Nabi Muhammad SAW. Tidak lupa pula kami mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing
dan teman-teman yang terlibat dalam pembuatan makalah ini. Penulis menyadari bahwa dalam
penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan. Untuk itu kritik dan saran yang membangun
sangat kami harapkan agar dalam pembuatan makalah selanjutnya dapat lebih baik. Harapan kami,
semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk kami pada khususnya dan reka-
rekan,pada,umumnya.,Amin.

2
DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi

Bab I.
Pendahuluan…………………………………………………………………………………….
Permasalahan……………………………………………………………………………………
Tujuan…………………………………………………………………………………………..
manfaat …………………………………………………………………………………………

Bab II.
Pembahasan…………………………………………………………………………………….
Operator dan operan……………………………………………………………………………
Operator aritmatika, relasi dan logika………………………………………………………….
Operator aritmatika unair dan biner pada array………………………………………………..
Contoh kasus…………………………………………………………………………………..

Bab III
Kesimpulan…………………………………………………………………………………….
Saran……………………………………………………………………………………………
Daftar Pustaka …………………………………………………………………………………………...

3
BAB 1

PENDAHULUAN

A.Latar belakang

Pascal dirancangolehProf. Nicklaus Wirth dari Technical University di Zurich,
Switzerlandtahun 1971.Nama Pascal berasaldari Blaise Pascal,
namaahlimatematikadanphilosopidariPerancis (abad 17). Pengembangandaribahasa Algol 60
dan Algol W (turunan Algol60).Pascaladalahbahasatingkattinggi (high level language) yang
orientasinyapadasegalatujuan, dirancangolehProfesorNiklaus Wirth dari Technical University
of Zurich, Switzerland. Nama Pascal diambilsebagaipenghargaanterhadap Blaise
Pascal,ahlimatematik,dan,filosofer terkenal abad 17 dariPerancis.
ProfesorNiklaus Wirth memperkenalkankompilerbahasa Pascal pertama kali untuk
komputer CDC 6000 (Control Data Corporation) yang dipublikasikanpadatahun
1971 dengantujuanmembantumengajar program komputersecarasistematis,
khususnyauntukmemperkenalkanpemrogramanterstruktur.
Dalamwaktusingkat, Pascal telahmenjadibahasa yang populer di kalanganpelajar
universitasdanmerupakanbahasa yang diajarkan di beberapaperguruantinggi.
Beberapaprofesionalkomputer juga mulaiberalihkebahasa Pascal. Kenyataannya,
Pascal merupakanbahasa yang paling cepatpopulerdibandingkandenganbahasabahasa
komputertingkattinggiyang lainnya.
Standar Pascal adalah bahasa Pascal yang didefinisikanolehK.JensendanNiklaus
Wirth. Penerapannyatadaristandar Pascal banyak yang berbedadengansepertiapa
yang telahdidefinisikanoleh K. Jensen danNiklaus Wirth. Standar Pascal di Eropa
didefinisiaknoelh ISO (International Standards Organization) dan di Amerika oleh
kerjasamaantara ANSI (American National Standar Institute) dengan IEEE (Intitute
of Electrical and Electronic Engineer.

B. Rumusan masalah

Dalam makalah ini,penulis akan membahas tentang:
1. penjelasan operator dan operand
2. penjelasan aritmatika, relasi dan logika
3. penjelasan operator aritmetika biner dan unair

C.Tujuan

Agar pembaca makalah bisa mengetahui apa saja tentang teknologi pemrograman pascal dan juga
dapat mempelajari bagaimana cara kerja dari teknologi pemrograman pascal.
D.Manfaat

4
Manfaat yang kita akan rasakan setelah ini ia lah kita dapat memahami mengenai penjelasan
pemrograman pascal dengan penggunaan operasi aritmatika dan logika sehinga kita dapat
mencontohkan pada free pascal untuk membuat suatu program sesuai dengan apa yang kita

BABII

PEMBAHASAN

PENJELASAN OPERATOR DAN OPERAND

Pengertian Operator dan Operand
Operator adalah karakter khusus yang berupa simbol atau tanda yang digunakan untuk
mengoperasikan (memproses) dua operand atau lebih untuk mendapatkan hasil.
Operand adalah suatu variabel (angkat atau karakter) yang akan dioperasikan (diproses) oleh
operator untuk mengetahui hasil.
Contoh : 2+8=10 ( 2 adalah Operand, + adalah Operator, 8 adalah Operand, = adalah Operator, 10
adalah hasil )

Jenis – jenis Operator
Operator java merupakan karakter khusus yang berupa simbol atau tanda yang memerintahkan
compiler untuk melakukan berbagai operasi terhadap sejumlah operand, perintah operasi
dispesifikasikan oleh operator yang operand-nya adalah variabel, pernyataan, atau besaran literal,
operator logika, operator bitwise (manipulasi bit), operator increment dan decrement, operator
assignment (penugasan), relasional, operator majemuk, dan precedence operator.

B.OPERATOR ARITMATIKA, RELASI DAN LOGIKA

Operator Aritmatika

Operator aritmatika adalah operator yang digunakan untuk mengoperasikan perhitungan
(aritmatika). Bahasa pemrograman java menyediakan operator – operator aritmatika untuk
manipulasi variabel data.
Contoh: a=4 b=4
+ (penjumlahan) a+b=8
– (pengurangan) a-b=0
* (perkalian) a*b=16
/ (Pembagian) a/b=1
% (modulus sisa bagi) a%b=0

Operasi logika proses yang melibatkan beberapa operator logika seperti AND, OR, NOR, XOR
dan operator logika lainnya yang menghasilkan nilai true dan false atau menghasilkan nilai benar

5
dan salah. operasi logika ini sangat sering sekali digunakan di algoritma dan bahasa pemrograman
dasar.

A. Operator aritmatika hanya dapat digunakan dengan operand yang bertipe bilangan, baik
bilangan bulat maupun pecahan.

1
2
3
public class Aritmatika {
4
5
public static void main(String[] args) {
6
// TODO Auto-generated method stub
7
int a=4;
8
int b=4;
9
System.out.println("Penggunaan operator
1
aritmatika");
0
System.out.println("Nilai a adalah :"+a);
11
System.out.println("Nilai b adalah :"+b);
1
System.out.println("Hasil dari a+b ="+(a+b));
2
System.out.println("Hasil dari a-b ="+(a-b));
1
System.out.println("Hasil dari a*b ="+(a*b));
3
System.out.println("Hasil dari a/b ="+(a/b));
1
System.out.println("Hasil dari a%b ="+(a%b));
4
}
1
}
5
1
6

Operator Relasional
4
Operator Relasional adalah operator yang digunakan untuk menentukan relasi atau
hubungan dari dua buah operand. Misalkan variabel a = 10 dan b = 12 maka :
Operator Simbol Deskripsi Contoh
Sama dengan = Untuk mengecek nilai dari kedua
operand, jika nilainya sama maka
pernyataan tersebut bernilai benar.
(a = b) salah
Tidak sama dengan <>
Untuk mengecek nilai dari kedua
operand, jika nilainya tidak sama
maka pernyataan tersebut bernilai
benar.
(a <> b) benar
Lebih dari >
Untuk mengecek nilai dari operand
kiri lebih besar daripada operand
kanan. Jika nilainya lebih besar

6
maka pernyataan tersebut bernilai
benar.
(a > b) salah
Lebih dari sama
dengan
>=
Untuk mengecek nilai dari operand
kiri lebih besar atau sama dengan
operand kanan. Jika nilainya lebih
besar atau sama dengan maka
pernyataan tersebut bernilai benar.
(a >= b) salah
Kurang dari <
Untuk mengecek nilai dari operand
kanan lebih besar daripada
operand kiri. Jika nilainya lebih
besar maka pernyataan tersebut
bernilai benar.
(a < b) benar
Kurang dari sama
dengan
<=
Untuk mengecek nilai dari operand
kanan lebih besar atau sama
dengan operand kiri. Jika nilainya
lebih besar atau sama dengan
maka pernyataan tersebut bernilai
benar.

(a <= b) benar

Operator Logika

Operator logika adalah operator yang digunakan terhadap operand bertipe Boolean yang
hasilnya benar (true) atau salah (false).
Simbol :
& (logika AND)
| (logika OR)
^ (logika XOR)
! (logika NOT)
&& (short circuit logika AND)
|| (short circuit logika OR)
== (logika sama dengan (membandingkan bukan penugasan))
!= (logika tidak sama dengan)

B. Tabel logika AND

7
A&
A B
B
1 1 1
1 0 0
0 1 0
0 0 0

D. Tabel logika OR

A|
A B
B
1 1 1
1 0 1
0 1 1
0 0 0

F. Tabel logika XOR

A^
A B
B
1 1 0
1 0 1
0 1 1
0 0 0

H. Tabel logika NOT

! !
A B
A B
1 1 0 0
1 0 0 1
0 1 1 0
0 0 1 1

Contoh Jenis operasi aritmatika dan logika dalam algoritma (bahasa
pemrograman dasar)

1. Operasi artimatika
Beberapa contoh proses operasi aritatika adalah sebagai berikut

 x+y, menjumlahkan antara nilai yang terdapat di x dan y
 x*y, mengalikan antara nilai yang terdapat di x dan y

 x-y, mengurangi antara nilai yang terdapat di x dan y

8
 x/10, membagi antara nilai yang terdapat di x dan y misal 10/2 maka hasilnya 5.
 x%y, mendapatkan hasil bagi antara x dan y misal 10/5 maka hasilnya adalah 0, karena 10/5
adalah 2 dan tidak terdapat sisa setelah pembagian. 10/7 sisa hasil pembagiannya adalah 3, artinya
ketika 10 dibagi 7 maka akan mendapatkan 1 dan sisanya adalah 3.

2. Operasi Logika
 A and B atau A && B, untuk operator AND, jika salah satu kondisi bernilai salah maka akan
menghasilkan FALSE, sedangkan jika kedunya benar maka akan bernilai true, agar kondisi bernilai
benar maka A dan B harus benar.
 A or B atau A || B, untuk operator OR, jika salah satu kondisi bernilai benar baik untuk
kondisi A maupun B maka akan menghasilkan TRUE (benar), jika kedua kondisi baik A maupun B
bernilai salah maka hasilnya FALSE (salah), untuk menghasilkan kondisi benar maka setidaknya
harus ada kondisi yang benar baik itu untuk konsisi A maupun B

Perlu anda ketahuai bahwa setiap instruksi bahasa pemrograman sangat dipengaruhi oleh instuksi
standar program yang digunakan walaupun logika cara berfikirnya sama.

C. OPERATOR ARITMATIKA UNAIR DAN BINER PADA ARRAY
Operator Aritmatika
Operator aritmatika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi
perhitungan aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian dll. Dalam bahasa
pemrograman Pascal operator aritmatika dapat dibagi menjadi 2, yaitu :
 Operator Aritmatika Unair
Operator aritmatika unair adalah operator aritmatika yang hanya melibatkan 1 operand saja.
 Operator Aritmatika Biner
Operator aritmatika biner adalah operator aritmatika yang melibatkan 2 buah operand.
Berikut ini jenis operator dan kegunaannya dalam bahasa pemrograman pascal :
Operator
Simb
ol
Deskripsi Contoh
Penjumlahan + menambahkan suatu operand dengan operand yang lain 5 + 7 = 11
Pengurangan - mengurangkan suatu operand dengan operand yang lain 5 – 7 = -2
Perkalian * melakukan penjumlahan berulang pada suatu operand 5 * 7 = 35
Pembagian / melakukan pembagian pada operand 10 / 2 = 5
Pembagian
Bulat
Div
membagi 2 bilangan bulat (integer) kemudian
mengambil hasil bagi dan sisanya dibuang
7 div 2 = 3
Modulus Mod

9
membagi 2 bilangan bulat (integer) kemudian mengambil
sisanya dan hasil baginya dibuang.
7 mod 2 = 1

D. CONTOH KASUS
Contoh :
Jika diketahui a = 1 dan b = 2. Buatlah program pada FreePascal untuk memperoleh hasil operasi
a+b!
program Penjumlahan;
var a,b:integer;
begin
a:=1;
b:=2;
Writeln('a + b = ', a+b);
Write('Press any key to continue...');
Readln;
end.

Program Penghitung Luas segitiga

uses crt;
var
alas,tinggi:integer;
procedure hitung_luas(a,t:integer);
var
luas:real;
begin
clrscr;
luas:=a*t/2;
writeln('Luas segitiga =',luas);
end;
begin
writeln('Masukkan alas =');readln(alas);
writeln('Masukkan tinggi =');readln(tinggi);
hitung_luas(alas,tinggi);
readln;
end.

OPERATOR LOGIKA

Program OperatorAnd;

Uses crt;

Begin

Clrscr;

10
Writeln (‘TRUE and TRUE = ‘ , true and true);

Writeln (‘TRUE and FALSE = ‘ , true and false);

Writeln (‘FALSE and TRUE = ‘ , false and true);

Writeln (‘FALSE and FALSE = ‘ , false and false);

Readln;

End.

Program OperatorOr;

Uses crt;

Begin

Clrscr;

Writeln (‘TRUE or TRUE = ‘ , true or true);

Writeln (‘TRUE or FALSE = ‘ , true or false);

Writeln (‘FALSE or TRUE = ‘ , false or true);

Writeln (‘FALSE or FALSE = ‘ , false or false);

Readln;

End.

Program OperatorXor;

Uses crt;

Begin

Clrscr;

Writeln (‘TRUE xor TRUE = ‘ , true and true);

Writeln (‘TRUE xor FALSE = ‘ , true and false);

Writeln (‘FALSE xor TRUE = ‘ , false and true);

Writeln (‘FALSE xor FALSE = ‘ , false and false);

Readln;

End.

Contoh Kasus:
2 buah bilangan bulat diinput oleh pengguna, bilangan tersebut kemudian dikalikan, jika hasil kali ke
dua bilangan tersebut MOD 2=0 maka output yang harus di cetak ke layar adalah "Bilangan genap",
sedangkan jika hasil kali ke dua bilangan MOD 2 =1 maka itu adalah bilangan ganjil.

Untuk menyelesaikan kasus di atas di dalam algoritma langkahnya adalah sebagai berikut:

11
program ganjil_bulat
deklarasi
var x: integer
y: integer
hasil:integer

Algoritma:
read(x,y)
hasil <- x*y
if(hasil MOD 2==0) then
write('bilangan bulat')
else
write('bilangan ganjil')

BABIII
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa pembuatan program-progaram komputer
dengan penguasaan data yang ada pada bahasa pemrograman untuk diakuasai agar menjadi seorang
programmer yang handal. Beberapa sub dari bidang pemrograman imperative diataranya adalah
variabel dan penugasan. Kita harus mengenali dan memberi contoh variabel dan penugasannya, kita
harus mengenali bentuk perintah tidak terstrukturdan juga kita mengenali bentuk perintah terstruktur
dan dapat juga menjelaskan bentuk-bentuk struktur operator aritmatika dalam pemrograman pascal
juga dapat menuliskan subprogram,produser, dan fungsi.

B.SARAN

Saran saya sebagai penyusun makala ini ialah, bahwa setidaknya kita harus selalu konsisten
dalam belajar agar dapat bersaing dalam era globalisasi.Demikian pula dalam mempelajari algoritma
dan pemrograman sehingga kita selaku siswa atau perserta didik Smkn4 kendari dapat di bekali
dengan keterampilan dalam menggunakan komputer sebagai sarana dalam mencapai tujuan kita
sehari-hari.

12
Daftar Pustaka

Alnisa, D. Z. (2016, September 09). Fungsi Aritmatika. Diambil kembali dari Dwi Zakiyyah
Alnisa: https://dwizakiyyah.wordpress.com/subject-3/bab-i-komputer/bab-iv-fungsi-aritmatika/

Andriyani, N. (2012, Juni 02 ). Fungsi Aritmatika. Diambil kembali dari Fungsi Aritmatika,Fungsi
Absolut,Fungsi Logika,Fungsi Statistik dan Fungsi IF: http://andriyaninelly.blogspot.co.id/

Ariahadi. (2015, Agustus 09). Operasi Aritmatika dan Logika. Diambil kembali dari Mr. Arifahadi :
https://arifahadi.wordpress.com/2015/08/09/operasi-aritmatika-dan-logika/

Dhidhi Pambudi dan Dwi Maryono. (2014). Pemrograman Dasar. Jakarta: Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan.

Wiguna, I. (2015, Februari 08). Operator Pemograman (Aritmatika,Logika,Perbandingan,Assigment).
Diambil kembali dari Pusat Pengetahuan: http://serilmu.blogspot.co.id/2015/02/operator-
pemograman-aritmatikalogikaper.html

13