You are on page 1of 16

MAKALAH WDM & FDM

Dibuat untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Dasar Sistem Telekomunikasi

Semester 1 Tahun Ajaran 2018/2019

Oleh:

Acep Nurjaman 171311001

Amelinda Dwi Seftyani 171311005

M. Kemal Erlangga 171311011

Rahmat Nurfaizal 171311021

Wira Wijaya 171311032

D3-Teknik Elektronika 2A

Program Studi Teknik Elektronika

Jurusan Teknik Elektro

Politeknik Negeri Bandung

2018

Kata Pengantar i .

…………………………………12 ii .……………………………………………… 11 Daftar Pustaka …………………………………………….…………………………………2 B. ii BAB I Pendahuluan ………………………………………………………….………………1 BAB II Pembahasan ………………………………………………………………….i Daftar Isi ……………………………………………………………………………………...... FDM (Frequency Division Multiplexing) …………………………………………7 BAB III Kesimpulan………………………...………2 A.... WDM (Wave-length Division Multiplexing) ….. Daftar Isi Kata Pengantar ……………………………………………………………………………….

dimana sejumlah sinyal independen dapat digabungkan menjadi sinyal komposit yang sesuai untuk transmisi melalui saluran umum. Teknik memisahkan sinyal dalam bentuk frekuensi disebut sebagai frekuensi-division- multiplexing (FDM). BAB I PENDAHULUAN Operasi pemrosesan sinyal yang penting dalam komunikasi analog adalah multiplexing. berkisar dari 300 hingga 3100 Hz. Ini dilakukan dengan memisahkan sinyal baik dalam frekuensi. waktu. sehingga dengan demikian mereka dapat dipisahkan pada ujung penerima. teknik pemisahan sinyal dalam bentuk waktu disebut time-division- multiplexing (TDM). misalnya. atau dalam panajng gelombang. 1 . Frekuensi suara yang dikirimkan melalui sistem telepon. sedangkan teknik pemisahan sinyal dalam bentuk panjang gelombang disebut wavelength-division-multiplexing (WDM). sinyal harus tetap terpisah sehingga tidak mengganggu masing-masing sinyal yang lain. Untuk mengirimkan sejumlah sinyal-sinyal ini di atas pada saluran yang sama(misalnya kabel).

dan dapat berfungsi sebagai multiplexer menambahkan-drop optik . Dengan tepat jenis serat adalah mungkin untuk memiliki perangkat yang melakukan keduanya secara bersamaan. Konsep ini pertama kali diterbitkan pada 1970. BAB II PEMBAHASAN A. mereka dapat mengakomodasi beberapa generasi pengembangan teknologi di bidang infrastruktur optik mereka tanpa harus 2 . Namun. Sistem WDM yang populer dengan perusahaan telekomunikasi karena mereka memungkinkan mereka untuk memperluas kapasitas jaringan tanpa meletakkan lebih banyak serat. WDM (Wavelength Divison Multiplexing) Wavelength Division Multiplexing disingkat WDM adalah salah satu telnologi multipleksing dalam komunikasi serat optik yang bekerja dengan membawa sinyal informasi yang berbeda pada satu serat optik dengan menggunakan panjang gelombang (warna) cahaya laser yang berbeda. Perangkat penyaringan optik digunakan secara konvensional telah menjadi etalons . Istilah wavelength-division multiplexing biasanya diterapkan ke 'optical carrier' (yang digambarkan berdasarkan panjang gelombangnya). Sistem modern dapat menangani hingga 160 sinyal dan dengan demikian dapat memperluas dasar 10 Gb / s sistem atas sepasang serat tunggal untuk lebih dari 1. Sebuah sistem WDM menggunakan multiplexer di pemancar sinyal untuk bergabung dengan bersama-sama. dan tahun 1978 sistem WDM sedang diwujudkan dalam laboratorium.6 Tbit / s . karena panjang-gelombang dan frekuensi proporsional secara inverse. sedangkan frequency-division multiplexing biasanya digunakan pada 'radio carrier' (yang digambarkan berdasarkan frekuensinya). Para WDM pertama sistem dikombinasikan hanya dua sinyal. Dengan ini dapat meningkatkan kapasitas dan memungkinkan komunikasi dua arah pada satu serat optik. stabil solid-state tunggal frekuensi interferometer Fabry-Perot dalam bentuk film tipis berlapis kaca optik. Dengan menggunakan WDM dan amplifier optik . dan karena radio dan cahaya adalah bentuk dari radiasi elektromagnetik. kedua istilah ini serupa. dan demultiplexer pada penerima untuk membagi mereka terpisah.

Sebagian besar sistem WDM beroperasi pada single-mode kabel serat optik . Dengan demikian. Oleh karena itu demultiplexer harus menyediakan selektivitas panjang gelombang penerima dalam sistem WDM. khususnya kabel laut. cenderung perangkat wideband. Sementara itu. Penerima optik. Bentuk-bentuk tertentu dari WDM juga dapat digunakan dalam multi-mode kabel serat (juga dikenal sebagai tempat kabel) yang memiliki diameter inti dari 50 atau 62. 3 . yang besarnya lebih kurang 1 nm. Gambar 1. besarnya daya untuk masing-masing sumber optik mesti dibatasi karena serat optik yang dipergunakan akan mengalami ke-nonliniearan apabila jumlah total daya dari sumber- sumber optik tersebut melebihi suatu ambang nilai. sehingga memungkinkan interoperation dengan peralatan yang ada dengan antarmuka optik.Kapasitas link yang diberikan dapat diperluas hanya dengan upgrade ke multiplexer dan demultiplexers di kedua ujungnya. Hal ini sering dilakukan dengan menggunakan optik-ke-listrik-ke-optik (O / E / O) terjemahan di tepi dari jaringan transportasi.merombak jaringan backbone. standardisasi baru dan lebih memahami dinamika sistem WDM telah membuat WDM lebih murah untuk menyebarkan.5 pm. Meski demikian. berbeda dengan sumber laser. yang memiliki diameter inti dari 9 pm. Namun. di sisi penerima mesti ditempatkan suatu filter guna mencegah terjadinya cakap-silang/crosstalk dari kanal-kanal yang berdekatan. penggunaan teknologi WDM menawarkan kemudahan dalam hal peningkatan kapasitas transmisi dalam suatu sistem komunikasi serat optik. Awal WDM sistem yang mahal dan rumit untuk dijalankan. Hal ini dimungkinkan karena setiap sumber data memiliki sumber optiknya masing- masing. yang kemudian digandengkan ke dalam sebuah serat optik (Gambar 3). yang besarnya tergantung pada jenis kenonliniearannya. Diagram suatu sistem WDM Gambar 4 menunjukkan pengaturan jarak antarkanal dalam suatu sistem WDM.

Beberapa teknologi mampu 12. amplifikasi 4 . DWDM dan CWDM didasarkan pada konsep yang sama menggunakan beberapa panjang gelombang cahaya pada sebuah serat tunggal. 61 tetap dan ini adalah yang paling umum digunakan. dan kemampuan untuk memperkuat sinyal multiplexed di ruang optik. merekomendasikan penggunaan OH bebas serat silika dalam hal panjang gelombang antara jendela transmisi kedua dan ketiga juga harus digunakan. kurang lebih dua kali lipat angka-angka. 59. 51. tetapi sistem yang khas akan menggunakan 40 saluran pada jarak 100 GHz atau 80 saluran dengan jarak 50 GHz. Menghindari daerah ini. Padat wavelength division multiplexing (DWDM) menggunakan jendela transmisi yang sama namun dengan jarak lebih padat saluran. EDFA memberikan amplifikasi wideband efisien untuk C-band . 57. Jarak antarkanal dalam sistem WDM Sistem WDM dibagi menjadi pola panjang gelombang yang berbeda. jumlah saluran. 55. 49.5 jarak GHz (kadang disebut sangat padat WDM ). Panjang gelombang division multiplexing kasar (CWDM) berbeda dengan WDM dan DWDM konvensional menggunakan spasi kanal ditingkatkan untuk memungkinkan desain transceiver kurang canggih dan dengan demikian lebih murah. Gambar 2.Rencana saluran bervariasi. 53. Pilihan amplifikasi Baru ( amplifikasi Raman ) memungkinkan perpanjangan dari panjang gelombang dapat digunakan pada pita-L . WDM. saluran 47. Untuk memberikan 8 saluran pada CWDM serat tunggal menggunakan pita frekuensi keseluruhan antara kedua dan ketiga jendela transmisi(1310/1550 nm masing-masing) termasuk (jendela minimal dispersi dan atenuasi jendela minimum) windows tapi juga daerah kritis di mana hamburan OH mungkin terjadi. Konvensional WDM sistem menyediakan hingga 8 kanal di 3 jendela transmisi ( C-Band ) dari serat silika sekitar 1550 nm. tetapi berbeda dalam jarak panjang gelombang. konvensional / kasar (CWDM) dan padat (DWDM). Jarak tersebut hari ini hanya dicapai oleh teknologi ruang Gratis.

Gambar 4. Jumlah panjang gelombang yang dapat ditransmisikan dalam jaringan pada satu fiber terus berkembang(4. jenis fiber G. 32. Gambar 3.. setelah itu sinyal informasi tersebut ditransmisikan kemudian masuk ke perangkat demuktiplekser untuk disebarkan kembali sesuai tujuan masing-masing sinyal yang akan diterima oleh receiver.650 – G. 16.655.  DWDM Dense Wavelength Division Multiplexing(DWDM) merupakan suatu teknologi jaringan transport yang memanfaatkan cahaya dari serat optik dengan panjang gelombang yang berbeda-beda untuk ditransmisikan melalui kanal-kanal informasi dalam satu fiber tunggal. jenis fiber yang direkomendasikan oleh ITU-T (International Telecommunication Union) adalah G.659 dan yang sering digunakan saat ini yaitu jenis fiber G. dimana semua sumber sinyal informasi(λ1-λn) dari transmiter akan dimultipleksikan ke dalam satu fiber. 8. Untuk amplifikasi optik CWDM wideband tidak tersedia. Chromatic Dispersion Prinsip kerja dari teknologi DWDM secara umum memilki persamaan dengan media transmisi lainnya dalam mengirimkan sinyal informasi dari satu tempat ke tempat lain.Raman menambahkan mekanisme amplifikasi dalam pita L. membatasi rentang optik untuk beberapa puluh kilometer. Untuk teknologi DWDM menggunakan media transmisi berupa fiber optic.655 merupakan jenis fiber yang mempunyai karakteristik umum Non Zero Dispersion Shifted Fibre(NZDSF) yaitu fiber yang memiliki koefisien dispersi kromatik lebih rendah(dispersi optimal). Prinsip Kerja Jaringan Transport(DWDM) 5 . dan seterusnya).

Gambar 5.Retiming) untuk menjaga kualitas sinyal yang maksimal. Array Wavegiude Filters(AWG) dan Hybrid Fused Cascade Fiber(FCF) dengan Mach-Zehnder(M-Z) interference. 3. 6. Komponen selanjutnya adalah serat optic dengan dispersi yang rendah. Dapat menyediakan kebutuhan Bandwidth yang sangat cepat. Pada teknologi DWDM ini terdapat komponen pendukung diantaranya jenis filter. Mampu untuk memenuhi kebutuhan kapasitas jaringan dimasa depan. Fiber Bragg Gratings(FBG). Teknologi DWDM dapat mentransmisikan banyak panjang gelombang(λ) dalam satu fiber. serat optic dan penguat optik. sementara penguat optic yang banyak digunakan adalah EDFA(Erbium Doped fibre Amplifier(1530-1565 nm)) dan msih banyak lagi jenis penguat lainnya contoh raman amplifier dll. 5. Penggunaan penguat optic sangat penting peranannya di dalam perkembangan teknologi DWDM tersebut sebagai penguat sinyal optic dan proses 3R(Reshaping. Dapat mengakomodasi layanan baru dan transparansi terhadap format sinyal dan protocol jaringan. 6 . Penghematan biaya (low cost) dalam pembangunan infrastruktur jaringan fiber optic. Penguat Optik Keuntungan menggunakan teknologi DWDM : 1. Jenis filter yang digunakan pada umumya antara lain Dichroic interference Filters(DIF).Regenerating. 2. Mampu untuk diimplementasikan pada jaringan telekomunikasi jarak jauh(long haul) 4.

1200. Untuk keperluan ini digunakan 4 pembawa. setiap penerima hanya mengambil sinyal data sesuai dengan frekuensi yang sudah ditentukan dan data yang lain diteruskan ke tujuan yang bersangkutan. tiap2 band dipisahkan oleh jalur selebar 200 Hz. Misalkan diketahui kanal komunikasi suara berupa kabel voice grade mempunyai lebar frekuensi 300 – 3000 Hz. Tiap kanal telah diberikan pada terminal tertentu. sedangkan biner “0” diwakili oleh sinyal 400. Bilangan biner “1” diwakili oleh sinyal 800. 2200 Hz. 1600. 1800. tapi dapat juga dengan cara multidrop. Jika terminal tersebut tidak mengirimkan data. Pada teknik FDM. Gambar 6. dan kita hanya perlu tunner (pengatur channel) untuk gelombang yang dikehendaki. Jadi penerima akan memisahkan sinyal yang diterima berdasarkan frekuensinya. 1400. FDM tidak hanya digunakan untuk pengiriman dari titik ke titik. dimana beberapa channel TV terdapat beberapa chanel. 1000. FDM (Frequency Division Multiplexing) FDM yaitu pemakaian secara bersama kabel yang mempunyai bandwidth yang tinggi terhadap beberapa frekuensi (setiap channel akan menggunakan frekuensi yang berbeda). lalu disalurkan ke tempat tujuan yang dikehendaki. Dengan multiplexing FDM bias menggunakan lebih dari 1 terminal. Untuk mencegah interferensi. tidak perlu ada MODEM karena multiplexer juga bertindak sebagai modem (membuat permodulatan terhadap data digital). maka kanal itu tidak berfungsi. Dengan cara ini. Ini berarti data dari 4 buah sumber dapat dikirimkan ke tujuan secara bersamaan hanya dengan menggunakan sebuah saluran voice grade. 7 . 2600 Hz. Frequency Division Multiplexing FDM merupakan sinyal analog yang digunakan sebagai media pengiriman sinyal digital (0&1) dalam system computer. 2400 Hz. misalnya 600. 2000. B. Contoh metoda multiplexer ini dapat dilihat pada kabel coaxial TV. Kelemahan Modem disatukan dengan multiplexer adalah sulitnya meng-upgrade ke komponen yang lebih maju dan mempunyai kecepatan yang lebih tinggi (seperti teknik permodulatan modem yang begitu cepat meningkat).

5G: Packet switching extensions  Digital: GSM to GPRS  Analog: AMPS to CDPD 3G:  High speed. 1800 MHz)  TDMA/CDMA for spectrum sharing  Circuit switching  GSM (Europe). Prinsip dari FDM adalah pembagian bandwidth saluran transmisi atas sejumlah kanal (dengan lebar pita frekuensi yang sama atau berbeda) dimana masing-masing kanal dialokasikan ke pasangan entitas yang berkomunikasi. i. Kelebihan WDM FDM a. PDC (Japan) 2. Pemakaian Frekuensi pada GSM C. seperti GSM ( Global System Mobile) yang dapat menjangkau jarak 100 m s/d 35 km. IS-136 (US). AMPS (US) Second-generation: Digital cellular systems (900. Tingkatan generasi GSM adalah sbb: First-generation: Analog cellular systems (450-900 MHz)  Frequency shift keying for signaling  FDMA for spectrum sharing  NMT (Europe). Kapasitas pengiriman data yang lebih besar. Tidak sensitif terhadap 8 . Contoh aplikasi FDM ini yang polpuler pada saat ini adalah Jaringan Komunikasi Seluler. Kelebihan dan Kekurangan WDM dan FDM a. data and Internet services  IMT-2000 Gambar 7.

Sangat mudah bagi penyedia jaringan untuk menambah yang diperlukan kapasitas tambahan dalam beberapa hari jika pelanggan m. Kekurangan WDM FDM p. Karena membutuhkan panjang x. Bekerja dengan komunikasi fiber single mode j. Tidak flexibel. Perlindungan yang lebih baik terhadap penyadapan bersamaan h. Memiliki frekuensi yang terbatas gelombang yang berbeda. Membutuhkan biaya yang t. Lebih terukur. l. y. Para pengirim dapat d. Cost complexity v. tumpang tindih o. Bekerja untuk sinyal ditambahkan ke saluran yang ada. Adanya kebutuhan untuk memfilter bandpass yang r. saluran baru dengan mudah dapat k. 9 . Ada koordinasi dinamis f. biaya hanya untuk analog juga bandwidth yang dibutuhkan. Karena bandwidth jalur atau media yang dipakai pemeliharaan lebih rumit dan bersama-sama tidak dapat digunakan sepenuhnya. desain sistem untuk membuat dan amplifikasi nonlinear mengarah kepada penggunaan terbaik dari pembuatan komponen spektral out-of-band yang bandwidth yang tersedia dapat mengganggu saluran FDM yang lain s. Penguat tenaga (power amplifier) di transmitter harus ditentukan pada tahap yang digunakan memiliki karakteristik nonlinier.5 sampai 10 Gbits/sec lebih cepat perkembangan dari media transmisi lainnya keterlambatan c. karena satu saluran menganggur perawatannya dan yang lainnya sibuk q. Beberapa sinyal membutuhkannya. Transmisi data melalui serat optik dapat berjalan perambatan/ dengan kecepatan 2. Memiliki noise karena masih analog sinyal membuat instalasi dan z. Frekuensi adalah sumber daya yang langka mahal untuk pemasangan dan u. Bandwidth tidak dapat multipleks kode. dilakukan secara g. Lebih simpel b. Tidak terganting pada protokol yang harus mengirim sinyal terus ditransmisikan menerus e.b. Kecepatan data yang lebih tinggi dibandingkan dengan n. Maksimum regangan dan suhu harganya relatif mahal dan rumit untuk dibangun untuk masing-masing lokasi w.

Frekuensi pemisah ini dipanggil guardband 10 .persediaan meningkat karena sebagian dari frekuensi terpaksa digunakan untuk memisahkan antara frekuensi channelchannel yang ada. aa.

BAB III KESIMPULAN 11 .

Daftar Pustaka 12 .

13 .