You are on page 1of 1

Variasi Morfologi Dan Persebaran Anaphalis javanica (Reinw. Ex Bl.

) Schultz ex Boerl
Berdasarkan Ketinggian Tempat Di Daerah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Muhammad Haidar Amrullah1), Merinda Nur Indah2), Walijatul Khasanah3), Eko Sri Sulasmi4).
1), 2), 3), 4)
Jurusan Biologi, Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5, Malang
Email: muhammadhaidaramrullah@gmail.com

ABSTRAK

Tanaman Edelweis (Anaphalis javanica) merupakan tumbuhan endemik zona Alpin, yang
tumbuh di berbagai pegunungan tinggi di Nusantara, satu suku dengan Leontopodium
alpinum dari keluarga Asteraceae (suku bunga matahari) yang banyak tumbuh di
pegunungan. Menurut IUCN, status konservasi tumbuhan ini mengalami kritis. Hal inilah
yang mendasari dilakukannya penelitian mengenai tumbuhan ini. Penelitian bertujuan untuk
mengidentifikasi persebaran dan variasi morfologi tumbuhan Anaphalis javanica yang
terdapat pada pegunungan ketinggian 1500 m dpl sampai 2300 m dpl. Alat yang digunakan
antara lain rapitest, soiltester, digitalmeter, termohigrometer, GPS, altimeter, buku, dan alat
tulis. Bahan yang digunakan ialah tumbuhan edelweis (Anaphalis javanica) dan plastik.
Metode yang digunakan ialah metode observasi, identifikasi langsung, dan studi pustaka.
Penelitian dilaksanakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Penelitian dilaksanakan
pada 2-5 Agustus dan 26-27 September 2015. Dari hasil identifikasi diperoleh 1 spesies ialah
Anaphalis javanica. Terdapat perbedaan morfologi yang menonjol pada Anaphalis javanica
yang memiliki perbedaan ketinggian. Tumbuhan Anaphalis javanica pada ketinggian
dibawah 2000 m dpl memiliki ukuran daun yang lebih panjang, lembek dan lebar serta di
selimuti oleh trikoma yang berwarna putih pada bagian batang dan daun, warna daun hijau
keputihan yang dikarenakan tebalnya trikoma, aroma bunga harum sama dengan yang di
perdagangkan di wisata kawah bromo. Tumbuhan Anaphalis javanica yang berada pada
ketinggian lebih dari 2000 m dpl memiliki ukuran daun yang lebih kecil, keras dan pendek
serta berwarna hijau, trikoma tidak terlalu tebal dan aroma tidak menyengat dibanding
Anaphalis javanica yang ditemukan pada ketinggian dibawah 2000 m dpl. Pola persebaran
tumbuhan edelweis bersifat acak. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya variasi
morfologi pada perbedaan ketinggian dan persebarannya terjadi secara acak.

Keywords : Anaphalis javanica, Persebaran, Variasi morfologi.