You are on page 1of 9

Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua

PEMERINTAH KABUPATEN TOLIKARA
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH
DAERAH (RPJMD) KABUPATEN TOLIKARA, PAPUA

TAHUN ANGGARAN 2012

hal. 0
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua

I. LATAR BELAKANG
Berdasarkan Undang-undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional (SPPN), Undang-undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, dan Peraturan
Pemerintah No. 8 tahun 2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi
pelaksanaan rencana pembangunan daerah, Pemerintah Daerah Kabupaten Tolikara perlu
menyiapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka
Menengah (RPJM) dan rencana tahunan atau Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang
dilaksanakan melalui musyawarah pembangunan daerah (Musrenbang) oleh unsur
penyelenggaraan pemerintahan di daerah dengan melibatkan masyarakat.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 14 UU SPPN, Kepala Bappeda menyiapkan rancangan awal RPJM
Daerah sebagai penjabaran dari visi, misi, dan program Kepala Daerah ke dalam strategi
pembangunan Daerah, kebijakan umum, program prioritas Kepala Daerah, dan arah kebijakan
keuangan Daerah.
Sesuai dengan ketentuan pasal 15 UU SPPN, selanjutnya Rancangan Awal RPJM Daerah 2012-2017
yang telah disusun oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah tersebut akan
disampaikan kepada semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk digunakan sebagai
rujukan penyusunan Rancangan Rencana Strategis Dinas (RENSTRA SKPD).
Sebagai bagian dari penyelenggaraan sistem perencanaan pembangunan daerah yang
diselenggarakan secara partisipatif, maka perlu dilakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan
(Musrenbang), yang merupakan forum lintas pelaku dalam rangka penyusunan rencana
pembangunan daerah, yaitu Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan
Jangka Menengah (RPJM), dan rencana tahunan atau Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Dalam rangka penyusunan RPJMD, perlu diselenggarakan Musrenbang Jangka Menengah dengan
menggunakan Rancangan Awal RPJM Daerah 2012-2017 sebagai bahan pembahasan pokok.
Penyelenggaraan Musrenbang Jangka Menengah Daerah bertujuan untuk mendukung koordinasi
lintas pelaku pembangunan; menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi; menjamin
keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan;
mengoptimalkan partisipasi masyarakat; dan menjamin tercapainya penggunaan sumberdaya
secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan dalam kurun waktu jangka menengah selama
lima tahun ke depan.
Sesuai ketentuan Pasal 18, 19 dan 20 UU SPPN, dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah
(RPJM) 2012-2017 ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) paling lambat 3 (tiga) bulan setelah
dilantiknya Kepala Daerah terpilih. Ini berarti pada pertengahan bulan November 2012 naskah
RPJMD tersebut telah dapat diselesaikan penetapannya, dan akan secara formal digunakan sebagai
dasar perencanaan strategis satuan perangkat kerja daerah, dan perencanaan tahunan pemerintah
daerah untuk kurun waktu 2012-2017. Dengan perhatian pada semangat partisipatif yang ada
dalam UU SPPN, maka penyusunan dokumen RPJMD 2012-2017 perlu dilakukan secara partisipatif
dengan memastikan kesepahaman dan komitmen bersama dari para pengambil keputusan dan
pelaksana kebijakan publik terutama pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah
kabupaten/kota, serta dengan melibatkan peranserta dan kontribusi lintas pelaku lainnya seperti

hal. 1
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua

kalangan dunia usaha dan lembaga swadaya masyarakat yang mewakili aspirasi masyarakat madani
(civil society) di tingkat Povinsi dan Kabupaten/Kota.

II. MAKSUD, TUJUAN & SASARAN
A. MAKSUD DAN TUJUAN
1)Menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara
sebagai dokumen perencanaan pembangunan untuk jangka waktu 5 tahun yang
memberikan arah pembangunan, sekaligus menjadi acuan bagi seluruh komponen
pemerintahan, masyarakat dan dunia usaha dalam mewujudkan cita-cita pembangunan
daerah.
2)Memastikan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten
Tolikara sesuai dengan Visi & Misi Bupati, RPJP Kabupaten dan RTRW Kabupaten serta
tidak bertentangan dengan RPJMD provinsi Papua dan RPJMN

B. SASARAN
Sasaran dari kegiatan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
Kabupaten Tolikara antara lain :
1)Terwujudnya arahan pembangunan daerah yang sinergis dan terpadu antara perencanaan
pembangunan Nasional, Provinsi Papua dan Kabupaten Tolikara.
2)Terwujudnya pembangunan wilayah sesuai dengan karakteristik dan potensi wilayah yang
dimiliki.
3)Terumuskannya visi, misi dan arah pembangunan jangka menengah di Kabupaten Tolikara.
4)Terumuskannya program pembangunan jangka menengah di Kabupaten Tolikara yang
merupakan rencana bisnis (Business Plan) Bupati.
5)Teridentifikasinya Kondisi Umum, Isu Strategis Tantangan dan Potensi pembangunan jangka
menengah (5 tahun) di Kabupaten Tolikara;
6)Terumuskannya visi, misi, tujuan dan sasaran strategis pembangunan jangka menengah (5
tahun) di Kabupaten Tolikara;
7)Tersusunnya konsep pembangunan jangka menengah (5 tahun) Kabupaten Tolikara, yang
dilandasi hasil analisis dan kajian dalam proses perencanaan;
8)Teridentifikasinya sektor unggulan Kabupaten Tolikara yang sesuai dengan kriteria yang
ditetapkan;
9)Tersusunnya arahan kebijakan dan strategi pembangunan jangka jangka menengah (5
tahun) Kabupaten Tolikara; serta
10) Tersusunnya indikasi program pembangunan jangka jangka menengah (5 tahun) secara
terpadu di Kabupaten Tolikara.

III. DASAR HUKUM
Kegiatan Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten
Tolikara, Papua ini didasarkan pada beberapa peraturan perundangan sebagai berikut:
A. Undang-undang:

hal. 2
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua

1. Undang-undang no 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional;
2. Undang-undang no 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
3. Undang-Undang No 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah;
4. Undang-Undang No 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah
Pusat Dan Pemerintah Daerah;
5. Undang – undang nomor 26 tahun 2002 Tentang Pembentukan Kabupaten Sarmi,
Kabupaten Keerom, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten
Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Waropen,
Kabupaten Kaimana, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi, Kabupaten Asmat,
Kabupaten Teluk Bintuni, Dan Kabupaten Teluk Wondama Di Provinsi Papua.
B. Peraturan Pemerintah:
1. Peraturan Pemerintah No 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;
2. Peraturan Pemerintah No 65 Tahun 2005 Tentang Pedoman Penyusunan Dan
Penerapan Standar Pelayanan Minimal.
C. Peraturan Menteri;
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri No 6 Tahun 2007 Tentang Petunjuk Teknis
Penyusunan Dan Penetapan Standar Pelayanan Minimal;
2. Peraturan Menteri Dalam Negeri No 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan
Keuangan Daerah.
D. Surat Edaran;
1. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No 050/2020/SJ Tahun 2005 Tentang Petunjuk
Penyusunan Dokumen RPJP Daerah dan RPJM Daerah Kabupaten/Kota;
2. Surat Edaran Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas
dan Menteri Dalam Negeri 0008/M.PPN/01/2007/050/264A/SJ tentang petunjuk
Teknis Penyelenggaraan Musrenbang tahun 2007.

IV. RUANG LINGKUP KEGIATAN
Adapun ruang lingkup kegiatan Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua meliputi :
A. Tahap Persiapan;
1. Orientasi perencanaan daerah.
2. Pembentukan tim penyusun RPJMD.
3. Penyusunan rencana kerja penyiapan dokumen RPJMD.
4. Visi, Misi dan Program Prioritas Kepala Daerah Terpilih.
5. Orientasi Renstra SKPD.
6. Pembentukan Tim Penyusun Renstra SKPD.
7. Penyusunan Rencana Kerja Penyiapan Dokumen Renstra SKPD.
8. Identifikasi Stakeholder.

hal. 3
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua

9. Penentuan stakeholder untuk konsultasi public.
10. Penyiapan draft SK tim penyusun dan SK panduan penyusunan dokumen
RPJMD.
11. Surat Perintah kepala daerah GS dan surat permintaan kepada
lembaga/NGS agar berkontribusi dalam proses RPJMD.
12. Sosialisasi bahwa daerah akan menyusun RPJMD.
13. Perumusan metoda dan panduan jaring aspirasi, FGD, dan musrenbang
RPJMD
B. Tahap Penyusunan Rancangan Awal RPJM Daerah;
1. Pengumpulan data/informasi kondisi penyelenggaraan daerah dalam 5
tahun.
2. Penyusunan profil daerah dan prediksi masa depan.
3. Kajian terhadap RPJPD.
4. Kajian terhadap visi, misi dan program prioritas kepala daerah terpilih.
5. Analisis keuangan daerah.
6. Kajian RTRW Kabupaten Tolikara.
7. Review RPJMD Provinsi dan Nasional.
8. Jaring aspirasi, isu dan harapan masyarakat.
9. Formulasi dokumen rancangan awal RPJMD.
10. FGD untuk setiap topic.
11. Penetapan strategi, tujuan dan kebijakan SKPD.
12. Pembahasan rancangan awal RPJMD bersama SKPD.
13. Penyusunan rancangan awal RPJMD untuk dibahas dalam Musrenbang
RPJMD.

C. Tahap Penyusunan Rancangan Awal Renstra SKPD;
1. Musrenbang RPJMD.

2. Naskah Kesepakatan hasil musrenbang RPJMD.

D. Tahap Penyusunan Rancangan Akhir RPJM Daerah/Renstra SKPD;
1. Penyusunan rancangan akhir dokumen RPJM Daerah.

2. Penyusunan naskah akademis ranperda RPJMD.

3. Penyusunan rancangan akhir dokumen Renstra SKPD.

E. Tahap Penetapan Peraturan Daerah Tentang RPJM Daerah;
1. Penyampaian naskah perda RPJMD kepada Gubernur Cq. Bappeda Provinsi.
2. Konsultasi dengan Gubernur cq. Kepala Bappeda Provinsi.
hal. 4
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua

3. Penyampaian naskah perda RPJMD serta lampirannya kepada DPRD.
4. Pembahasan DPRD tentang Ranperda RPJMD.
5. Penetapan Ranperda menjadi perda.
6. Dokumen RPJM Daerah yang disyahkan.
7. Dokumen Renstra SKPD telah disyahkan.

V. KELUARAN
Keluaran dari pekerjaan penyusunan Rencana Pembangunan jangka Menengah Daerah
(RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua adalah ;

1. Buku Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tolikara, Papua;
2. Naskah Akademis Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RPJMD;
3. Peraturan Daerah (Perda) Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD);

VI. METODOLOGI
Metode pendekatan yang akan dipakai untuk melaksanakan pekerjaan penyusunan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua minimal berupa :
1. Melakukan survei dan kompilasi data terutama dalam hal penyusunan profil daerah dan
analisis prediksi masa depan.
2. Focus Group discussion (FGD), atau yang disebut dengan diskusi kelompok focus kepada
masing-masing topic terutama dalam menjaring informasi dari berbagai pemangku
kepentingan.
3. Studi kasus dan atau lesson and learn dari berbagai daerah lainnya.
4. Rapat tim teknis antara SKPD dan konsultan pelaksana terutama dalam hal penyusunan
substansi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Renstra SKPD.
5. Menyusun format isian sesuai kebutuhan data kepada setiap SKPD terkait.
6. Penyajian data dengan cara tabulasi, grafik, foto dan bahan tayang.
7. Menyusun indikator pembangunan daerah.
8. Metoda analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, opportunities, Threats).
9. Indikator-indikator (Millenium Development Goals) MDG’S terutama pada delapan (8)
sektor pembangunan, diantaranya penanggulangan kemiskinan dan kelaparan,
pencapaian pendidikan dasar, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan,
menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS-
Malaria-dan penyakit menular lainnya, kelestarian lingkungan hidup, serta
mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan.

hal. 5
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua

10. Model-model analisis keuangan daerah seperti analisa trend (parameter/variable,
pertumbuhan periode sebelumnya), analisis rasio, econometric, regresi, analisis
kemampuan pinjaman (sesuai SE Mendagri 050/2020/SJ).
11. Melakukan sosialisasi terutama dalam hal penyampain visi dan misi pemerintah kepada
masyarakat umum baik itu media cetak dan elektronik.
12. Penyepakatan terutama dalam hal perbedaan data dari satu sumber (SKPD) dengan SKPD
lainnya.
13. Melakukan kegiatan pembahasan materi tiga kali (3 X) di Kabupaten Tolikara, pada awal
pelaporan, antara dan akhir kegiatan.

VII. PELAPORAN
Jenis laporan yang harus diserahkan kepada pengguna jasa adalah :
1. Laporan Pendahuluan
Laporan Pendahuluan dibuat 1 (satu) bulan setelah dimulainya pekerjaan, dan dibuat rangkap
10 (sepuluh) menggunakan kertas A4.
Laporan Pendahuluan berisi latar belakang kegiatan, maksud, tujuan dan sasaran, ruang
lingkup dan metodologi kegiatan serta rencana kerja pelaksanaan kegiatan.
2. Laporan Antara
Laporan Antara dibuat 2 (dua) bulan setelah dimulainya pekerjaan dan dibuat rangkap 10
(sepuluh) menggunakan kertas A4.
Laporan Antara Laporan antara berisikan hasil dari orientasi perencanaan daerah,
pengumpulan data/informasi, profil daerah dan prediksi masa depan, kajian terhadap RPJPD,
kajian visi, misi dan program prioritas kepala daerah, analisis keuangan daerah, kajian RTRW,
hasil penjaringan aspirasi, formulasi dokumen rancangan awal dan rumusan hasil FGD setiap
topic, serta penetapan strategi, tujuan dan kebijakan SKPD.
3. Laporan Draf Akhir
Laporan Draf Akhir dibuat 3 (tiga) bulan setelah dimulainya pekerjaan, dan dibuat rangkap 10
(sepuluh) menggunakan kertas A4.
Laporan Draf Akhir berisi rancangan akhir RPJM Daerah dan Renstra SKPD.
4. Laporan Akhir
Laporan akhir dari seluruh materi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
dibuat 4 (empat) bulan setelah dimulainya pekerjaan, dan dibuat rangkap 10 (sepuluh)
menggunakan kertas A4.
5. Buku Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara,
Papua
Buku RPJMD sebagai hasil akhir (produk akhir) dibuat 4 (empat) bulan setelah dimulainya
pekerjaan, dan dibuat dengan menggunakan kertas A4 rangkap 10 (sepuluh) berwarna.
dengan softcopy-nya dalam bentuk CD sebanyak 10 (sepuluh) buah.
hal. 6
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua

VIII. NAMA DAN ORGANISASI PENGGUNA JASA
Pengguna Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ini adalah Satuan Kerja Pemerintah Daerah
(SKPD) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Tolikara. Pekerjaan
ini akan dilaksanakan oleh pihak ketiga (konsultan perencana), dengan melibatkan berbagai
stakeholders dalam pembahasannya.

IX. SUMBER DAN BESARNYA PENDANAAN
Sumber pendanaan untuk pelaksanaan pekerjaan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tolikara Tahun Anggaran 2012 yang dituangkan dalam DPA
SKPD Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Tolikara. Kegiatan ini
dilakukan secara kontraktual, dengan alokasi dana sebesar Rp. 1,425,100,000,- (Satu Milyar
Empat Ratus Dua Puluh Lima Juta Seratus Ribu Rupiah)

X. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN
Jangka waktu yang dibutuhkan dalam rangka pelaksanaan seluruh kegiatan dalam Penyusunan
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua adalah
4 (empat) bulan atau 120 (seratus dua puluh) hari kalender.

XI. TENAGA AHLI YANG DIBUTUHKAN
Kegiatan ini membutuhkan tenaga ahli sebanyak 30 MM dan sebanyak 12 (duabelas) orang
tenaga ahli. Tenaga pendukung sebanyak 11 MM dan sebanyak 8 (delapan) orang. Berikut
daftar tenaga ahli yang dibutuhkan dalam kegiatan ini:

No. Spesialisasi/ Jabatan Kualifikasi Pengalaman Jumlah TA Jumlah
Pendidikan Bulan
Pendidikan (orang)
Minimal

A. Tenaga Ahli

1 Ahli Planologi Ketua Tim/Team Leader S2 10 1 4

2 Ahli Arsitektur Co. Team Leader S1 10 1 4
S1
3 Ahli Ekonomi Wilayah Tenaga Ahli Perekonomian 10 1 3
Wilayah
S1
4 Kebijakan Publik Tenaga Ahli Kebijakan 10 1 3
Publik
S1
5 Statistik Tenaga Ahli 10 1 2
Kependudukan
S1
6 Sosial Budaya Tenaga Ahli Sosial Budaya 10 1 2
S1
7 Hukum Tenaga Ahli Hukum dan 10 1 2

hal. 7
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara, Papua

Kelembagaan
S1
8 Teknik Sipil Tenaga Ahli Infrastruktur 10 1 2
S1
9 Teknik Geodesi Tenaga Ahli Pemetaan dan 10 1 2
GIS
S1
10 Kesehatan Tenaga Ahli Kesehatan 10 1 2
S1
11 Pendidikan Tenaga Ahli Pendidikan 10 1 2
S1
12 Sipil Tenaga Ahli Transportasi 10 1 2

B. Tenaga Pendukung

1 Diploma III Sipil Surveyor Lapangan D-III 1 5 1

2 Diploma III Komputer Operator Komputer D-III 1 1 2

3 Diploma III Sekretaris Administrasi Kantor D-III 1 1 2

4 Tenaga Lokal Pelayan Kantor - - 1 2

XII. KEPEMILIKAN DATA DAN HASIL KEGIATAN
Semua bentuk data, dokumen, foto, disk atau peralatan yang dipergunakan selama
pekerjaan, dengan terbitnya kontrak tersebut menjadi hak milik pemberi pekerjaan.

Menyetujui,
Pejabat Pembuat Komitmen
Kegiatan Penyusunan Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten
Tolikara, Papua

............................................
NIP. ................................

hal. 8