You are on page 1of 20

MAKALAH SISTEM REPRODUKSI PRIA DAN WANITA

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Biomedik Dasar

Dosen Pengampu :

Nidatul Khofiyah, S.Keb., Bd., MPH.

DISUSUN OLEH :

INTAN WAHYUNINGSIH (1610104039)

KELAS : A

PROGRAM PENDIDIKAN JENJANG DIPLOMA EMPAT BIDAN
PENDIDIK

UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA

2016/2017

KATA PENGANTAR

Segala puji kita haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini, Pembahasan
di dalam makalah ini saya dapatkan dari browsing internet dan buku. Dengan
pemahaman berdasarkan pokok bahasan masalah “Sistem Reproduksi Pria dan Wanita”.
Saya berharap makalah ini dapat berguna untuk menambah wawasan dan pengetahuan
bagi yang membaca makalah ini. Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu
meminta maaf dan memohon permakluman bila isi makalah ini terdapat kekurangan
serta tulisan yang kurang tepat. Dalam penyusunan makalah ini tentu jauh dari
sempurna, oleh karena itu segala kritik dan saran sangat saya harapkan, mengingat tidak
ada yang senpurna tanpa saran yang membangun. Demi perbaikan dan penyempurnaan
makalah ini dan untuk pelajaran bagi kita semua dalam pembuatan makalah. Semoga
dengan adanya tugas ini kita dapat belajar bersama demi kemajuan bagi diri kita sendiri
dan kemajuan ilmu pengetahuan.

Yogyakarta, 10 Oktober 2016

Penyusun

2

........................................... Tujuan Pembahasan ........................ 5 BAB II PEMBAHASAN .................................................................................................................................................... Rumusan Masalah ..................... Pembentukan Sperma Pada Pria ......................................................................................................................................................... Definisi Sistem Reproduksi Manusia ............................................................. 10 D................................................................. 19 DAFTAR PUSTAKA ............................................................ 16 BAB III PENUTUP ............. 6 A................................................................................................... Saran ................. Penyakit Pada Sistem Reproduksi dan Penanganannya ..................................................................... DAFTAR ISI JUDUL HALAMAN .... 4 A................................................... 18 A..... 15 F................................................ 2 DAFTAR ISI ................................................................ 18 B.................................................................................................................................................................................. 5 C................................... 20 3 .... 1 KATA PENGANTAR ................................. 3 BAB I PENDAHULUAN ......................................................................... Sistem Reproduksi Wanita ......................................... Sistem Reproduksi Pria ............................................................................................................................................................................................ Kesimpulan .......................................... 6 B..................................................................................... 4 B........................................................... Latar Belakang................ 8 C............................. 11 E....................................................................... Pembentukan Ovum Pada Wanita .....

kelenjar kelamin. skrotum. Reproduksi secara fisiologis tidak vital bagi kehidupan individual dan meskipun siklus reproduksi suatu manusia berhenti. Reproduksi juga merupakan bagian dari proses tubuh yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan suatu generasi. manusia tersebut masih dapat bertahan hidup. mengobati dan memulihkan kerusakan akibat penyakit. Pada umumnya reproduksi baru dapat berlangsung setelah manusia tersebut mencapai masa pubertas atau dewasa kelamin. Bila tidak berfungsi maka dengan sendirinya akan menghambat (mengganggu fungsi reproduksi wanita). Dimana reproduksi adalah salah satu cara yang dilakukan oleh manusia untuk mempunyai keturunan. BAB I PENDAHULUAN A. Alat reproduksi pada manusia secara garis besar dibagi atas dua yaitu alat reproduksi pria dan alat reproduksi wanita. Latar Belakang Ilmu Biomedik adalah ilmu yang menggunakan asas-asas dan pengetahuan dasar ilmu pengetahuan alam (biologi. 4 . salah satu yang dipelajari adalah anatomi fisiologi manusia yang didalamnya membahas tentang sistem reproduksi manusia. Alat reproduksi pria terdiri dari penis. dan hal ini diatur oleh kelenjar-kelenjar endokrin dan hormon yang dihasilkan dalam tubuh manusia. sebagai contoh saat mencapai menopause dan andropouse tidak akan mati. kimia dan fisika) untuk menjelaskan fenomena hidup pada tingkat molekul. testis. hubungannya dengan penyakit dan mencarikan serta mengembangakan bahan yang tepat untuk mencegah. organ dan organisme utuh. Dalam biomedik. sel. Sedangkan alat reproduksi wanita adalah bagian-bagian tubuh yang berfungsi dalam proses melanjutkan keturunan. Reproduksi atau perkembangbiakan merupakan bagian dari ilmu faal (fisiologi). saluran kelamin.

Untuk mengetahui penyakit sistem reproduksi dan cara menanggulanginya. Untuk mengetahui anatomi dan fisiologi sistem reproduksi pria dan wanita 3. Oleh karena itu. Tujuan 1. kita juga sering mendengar atau membaca informasi mengenai berbagai penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi. Berbagai penyakit sistem reproduksi ini tentunya harus kita cegah agar manusia tetap dapat memperoleh keturunan. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan sistem reproduksi manusia. dan ovula pada wanita 4. Untuk mengetahui terjadinya pembuahan pada wanita. Apa saja penyakit pada sistem reproduksi? 8. Bagaimana anatomi dan fisiologi sistem reproduksi pria? 3. 2. berikut akan dibahas lebih lanjut mengenai sistem reproduksi manusia. Untuk mengetahui pembentukan sperma pada pria. B. 5. Bagaimana cara menanggulangi gangguan pada sistem reproduksi? C. Bagaimana anatomi dan fisiologi sistem reproduksi wanita ? 5. Bagaimana pembentukan sperma pada pria? 4. Bagaimana terjadinya pembuahan pada wanita? 7. Selain perkembangan teknologi. Seiring perkembangan teknologi dan zaman. Bagaimana pembentukan ovum pada wanita? 6. Sebagai contoh. reproduksi juga merupakan objek utama untuk memenuhi kebutuhan manusia. Satu hal yang penting bagi generasi muda adalah menjaga kesehatan reproduksi agar tidak terkena penyakit pada sistem reproduksi. manusia mengembangkan teknologi reproduksi berupa bayi tabung untuk mengatasi masalah pasangan suami istri yang tidak memiliki anak dan juga inseminasi buatan pada hewan untuk memperoleh keturunan hewan yang diinginkan. 5 . Apa yang dimaksud dengan sistem reproduksi manusia? 2. Rumusan Masalah 1.

Tujuan utama makhluk hidup melakukan reproduksi adalah untuk melestarikan jenisnya agar tidak punah. Salah satu ciri makhluk hidup adalah berkembang biak. kehamilan dan laktasi. BAB II PEMBAHASAN A. Apa yang akan terjadi dengan manusia misalnya. Sistem reproduksi pada laki-laki dan perempuan berkaitan terutama dengan kelangsungan spesies manusia. fertilisasi (penyatuan gamet). yaitu sistem reproduksi. pembentukan gamet (spermatozoa dan ovum). sistem ini berbeda dengan sistem organ lainnya dalam tubuh yang berhubungan dengan homeostatis dan kemampuan bertahan hidup individu. 6 . Sistem reproduksi melibatkan organ reproduksi. jika tidak bisa melakukan reproduksi? Tentu lama kelamaan manusia akan punah. dan hal ini diatur oleh kelenjar- kelenjar endokrin dan hormon yang dihasilkan dalam tubuh manusia. Proses reproduksi meliputi maturasi seksual ( perangkat fisiologis untuk reproduksi). Reproduksi melibatkan suatu sistem dalam tubuh. Oleh karena itu. Definisi Sistem Reproduksi Manusia Sistem reproduksi adalah sistem yang berfungsi untuk berkembangbiak Terdiri dari berbagai organ dan jaringan tubuh yang terlibat dalam proses menghasilkan keturunan. Pada umumnya reproduksi baru dapat berlangsung setelah manusia tersebut mencapai masa pubertas atau dewasa kelamin. Akan tetapi bila makhluk tidup tidak dapat bereproduksi maka kelangsungan generasi makhluk hidup tersebut terancam dan punah. Reproduksi juga merupakan bagian dari proses tubuh yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan suatu generasi. Untuk kehidupan makhluk hidup reproduksi tidak bersifat vital artinya tanpa adanya proses reproduksi makhluk hidup tidak mati. Sistem reproduksi pada mmanusia terjadi melalui peleburan sel telur dan sel sperma yang disebut fertilisasi. atau melakukan reproduksi.

Prepusium (kulup) Adalah lipatan sirkular kulit longgar yang merentang menutupi glans penis kecuali jika diangkat melalui sirkumsisi. c. Dalam menjalankan fungsinya. b. Saluran ini untuk mengalirkan sperma keluar. Jika suhu udara dingin. Korona adalah ujung proksimal slans penis.B. fasia. maka skrotum akan mengerut dan menyebabkan testis lebih dekat dengan tubuh dan dengan demikian lebih hangat. Skrotum Kantong longgar yang tersusun dari kulit. Organ Reproduksi Bagian Luar 1. Penis Penis tidak mengandung tulang dan tidak terbentuk dari otot. Badan (merupakan bagian tengah dari penis) Di bentuk dari 3 massa jaringan erektil silindris. Kemampuan ereksi sangat berperan dalam fungsi reproduksi.  Penis terdiri dari: a. skrotum dapat mengubah ukurannya. Ukuran dan bentuk penis bervariasi. dan urine. dan otot polos yang membungkus dan menopang testis di luar tubuh pada suhu optimum untuk produksi spermatozoa. Pada bagian dalam penis terdapat saluran yang berfungsi mengeluarkan urine. 2 korpus kavernosum dan 1 korpus spongisium ventral di sekitar uretra. maka skrotum akan 7 . Glans penis (ujung penis yang berbentuk seperti kerucut). saluran pengeluaran sperma.  fungsi penis : a. tetapi jika penis ereksi ukurannya hampir sama. 2. Sistem Reproduksi Pria A. Sebaliknya pada cuaca panas. sebagai alat sanggama b.

Epididimis berfungsi sebagai tempat penyimpanan sperma sementara. Spermatogenesis pada manusia berlangsung selama 2-3 minggu. Testis berfungsi sebagai tempat pembentukan sperma (spermatogenesis). mennajak menuju dinding abdominal kanal inguinal. Ductus Ejakulatorius Pada kedua sisi terbentuk dari pertemuan pembesaran (ampula) di bagian ujung ductus deferen dan ductus dari vesika seminalis. membesar dan kendur. Setiap ductus ejakulatorius panjangnya kira-kira 2cm dan menembus kelenjar prostat untuk bergabung dengan uretre yag berasal dari kandung kemih. Saluran kelamin meliputi : a. b. 2. Duktus ini adalah tuba lurus yang terletak dalam korda spermatik yang juga mengandung pembuluh darah dan pembuluh limfatik dan jaringa ikat. Saluran kelamin Saluran kelamin berfungsi menyalurkan sperma dari testis ke luar tubuh. Sperma yang telah matang disalurkan menuju vas deferens. Testis merupakan organ kecil dengan diameter sekitar 5 cm pada orang dewasa. B. 8 . Epididymis Merupakan saluran berkelok-kelok dalam skrotum yang keluar dari testis. Testis Testis disebut juga dengan buah zakar. Msing-masing duktus deferen meninggalkan skrotum. Ductus Deferen Merupakan lanjutan dari epididimis. Organ Reproduksi Bagian Dalam 1. Duktus ini mengalir di balik kandung kemih bagian bawah untuk bergabung dengan duktus ejakulator c. Akibatnya luas permukaan skrotum meningkat dan panas dapat dikeluarkan. Testis berbentuk lonjong dengan ukuran sebesar buah zaitun dan terletak di dalam skrotum.

Diaphragma uroghenitale terdapat di dalam glandula bulburethralis. Tempat menimpan feses untuk sementara waktu. Uretra Merupakan saluran reproduksi terakhir. h. a. Kelenjar kelamin Di dalam saluran kelamin. 9 . d. Bulbus penis adalah gelembung penis.  Orifisium Uretra adalah jalur keluar urine dari kandung kemih. Cairan kelamin berguna untuk mempertahankan hidup gerak sperma. Vesikula seminalis menghasilakan cairan yang berfungsi sebagi sumber energi dan untuk memudahkan gerakan sperma. dan kelenjar cowper. Cairan-cairan kelamin dihasilkan oleh vesikula seminalis. f. b. Cairan tersebut mengandung kolesterol. kelenjar prostat. Ossis pubis adalah tulang pubis. Rectum adalah bagian akhir dari saluran pencernaan yang membuka ke dalam kanal. sperma mengalami penambahan cairan- cairan kelamin. Uretra pada pria di bagi menjadi 4 bagian:  Pars prostatica urethrae (uretra prostik). e. Tepi lateralnya mengandug duktus untuk dua kelenjar parauretal yang di anggap homolog dengan kelenjar prostat pada laki-laki. Kelenjar cowper/kelenjar bulbouretra yang menghasilkan cairan yang bersifat basa atau pelicin. Fungsi uretra sebagai saluran kelamin dari vesikula seminalis dan saluran urine dari kantong kemih. dan fosfolipid. terdapat muara ductus deferen  Uretra penis di kelilingi oleh jaringan erektil ber spons. c. 3. garam. Kelenjar prostat menghasilkan cairan yang memberi suasana basa pada cairan sperma. terletak di prostat. g.

jakun. FSH berfungsi untuk merangsang perkembangan tubulus seminiferus dan sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein/protein pengikat androgen) yang akan memacu pembentukan sperma. Pembentukan Sperma Pada Pria Spermatogenesis adalah proses perkembangan spermatogonia menjadi spermatozoa dan berlangsung kurang lebih 64 hari (lebh atau kurang 4 hari). Fungsi LH adalah merangsang sel-sel interstial (sel Leydig) untuk menghasilkan hormone testosterone. Luteinizing Hormone/LH Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar hipofisis anterior. Hormone Testosterone Testosterone adalah hormone yang berfungsi merangsang perkembangan organ seks primer pada saat embrio belum lahir. Sperma ini dapat di hasilkan sepanjang usia. Hormon Reproduksi pada Pria a. Tahapan pembentuka spermatogenesis:  Pada dinding tubulus seminiferus telah ada calon sperma (spermatogonia) yang berjumlah ribuan 10 . Hormone gonadotropin Dihasilkan oleh hipotalamus (di bagian dasar dari otak) yang merangsang kelenjar hipofisis sebagian depan (anterior) agar mengeluarkan hormone FSH dan LH. c. mempengaruhi perkembangan alat reproduksi dan ciri kelamin sekunder pria seperti jambang. Follicle Stimulating Hormon/FSH Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar hipofisis anterior. jadi tidak ada batasan waktu. kumis. C. suara membesar. b. pertambahan massa otot. Kecuai ada kelainan yang dapat menghambat produksi sperma. dan perubahan suara. C. d.

yaitu kulit antara du pertemuan dua lipatan inti dan anus.  Tiap spermatosit sekunder melakukan pembelahan meiosis kedua.  Keempat spermatid ini berkembang menjadi sprma matang yang bersifat haploid. D. Lipatan ini tidak berambut. c. d. Sistem Reproduksi Wanita A. menghasilkan 2 spermatid yang bersifat haploid.  Spermatosit primer melakukan pembelahan meiosis pertama membentuk 2 spermatosit sekunder. Bagian ini tertutup rambut pubis fundus setelah pubertas. Labia mayora adalah dua lipatan kulit longitudinal yang merentang ke bawah dari mons pubis dan menyatu disisi posterior perineum. Organ Reproduksi Bagian Luar 1.  Prepusium klitoris adalah pertemuan lipatan-lipatan labia minora di bawah klitoris. b. Vulva Di sebut juga genitalia eksternal. tetapi mengandung kelenjar sebasea dan kelenjar keringat. 11 .  Frenulum adalah area lipatan di bawah klitoris.  Sperma yang matang akan menuju epididimis. terdiri dari: a. tetapi lebih kecil dan tidak memiliki mulut uretra. Klitoris homolog dengan penis pada laki-laki. Mons Pubis adalah bantalan jaringan lemak dan kulit yang terletak di atas si mfisis pubis.  Setiap spermatogonia melakukan pembelahan mitosis membentuk spermatosit primer. Labia minora adalah dua lipatan kulit di antara labia mayora.

Mulut vagina terletak di bawah orifisium uretra . Vagina bermuara di vulva. Orifisium Uretra adalah jalur keluar urine dari kandung kemih. g.  Bulba vestibular adalah massa jaringan erektil dalam di substansi jaringan labial. Vestibula menutupi mulut uretra. Vagina mengandung banyak lendir yang dihasilkan kelenjar Bartholin. mulut vagina dan duktus kelenjar bartolin. Kelemjar ini memproduksi beberapa tetes sekresi mukus untuk membantu melumasi orifisium vaginal saat seksual. Saat menggembung dengan darah selama eksitasi seksual. suatu membran yang bentuk dan ukurannya bervariasi. f. Vestibula adalah area yang di kelilingi labi minora. bagian ini bertanggung jawab saat ereksi.  Kelenjar bartolin homolog degan kelenjar bulbouretral pada laki- laki. Tepi lateralnya mengandug duktus untuk dua kelenjar parauretal yang di anggap homolog dengan kelenjar prostat pada laki-laki. dan satu glans klitoris bundar yang banyak mengandung ujung saraf da sangat sensitif. e. Organ Reproduksi Bagian Dalam 1.  Klitoris terdiri dari dua krura (akar). Perineum (pada laki-laki dan perempuan) adalah area berbentuk seperti intan yang terbentang dari simfisis pubis disisi anterior sampai koksiks di sisi posterior. satu batang (badan).  Batang klitoris mengandung dua korpora kavernosum tang tersusun dari jaringan erektil. 12 . himen (selaput dara). Vagina merupakan saluran akhir organ reproduksi wanita. B. Bagian ini sebanding dengan korpora spongisium. h. Lender ini berguna pada saat koitus dan mempermudah kelahiran bayi. melingkari mulut vagina.

sebelah kiri dan kanan. Serviks lateral Portio vaginalis adalah bagian serviks yang menonjol ke dalam ujung bagian atas vagina. Bagian terbawah uterus menyempit yang disebut serviks (leher rahim). 13 . Uterus merupakan rongga besar yang merupakan pertemuan oviduk kanan dan kiri. b) Fundus uterus adalah bagian bundar yang letanya superior terhadap mulut tuba uterin. Serviks internal adalah mulut uterus ke rongga uterus. Dinding endometrium akan menebal ketika terjadi kehamilan. 3. Berbentuk seperti kacang kenari. Struktur : a) Dinding uterus terdiri dari bagian terluar serosa (perimetrum). Serviks adalah bagian bawah leher uterus. dan tebal 1 cm. Uterus berfungsi sebagai tempat pertumbuhan dan perkembangan embrio hingga siap lahir. a) Infundibulum adalah ujung terbuka menyerupai corong (ostium) pada tuba fallopi b) Fimbria yang merentang di atas permukaan ovarium untuk membantu menyapu oosit terovulasi ke dalam tuba c) Ampula adalah bagian tengahh segmen tuba d) Istmus adalah segmen terdekat dari uterus 5. Kanal endoservikal melapisi jalur di antara dua mulut. dan bagian dalam (endimetrium). Serviks terdiri dari beberapa lapisan yaitu serviks eksternal adalah mulut serviks ke dalam vagina. Panjang 3-5 cm. Terdapat dua buah ovarium. lebar 2-3 cm. 4. Ovarium merupakan penghasil ovum. Oviduk atau tuba fallopi merupakan sepasang saluran yang ujungnya berbentuk corong yang disebut infundibulum. bagian tengah (meometrum). Uterus dibatasi oleh dinding endometrium yang kaya pembuluh dara. c) Badan uterus adalah bagian luas berdinding tebal yang membungkus rogga uterus.2.

Meskipun tidak mulai keluar sebagai estrogen. bentuk vesic urinaria menyerupai pyramid 8. Hormon estradiol membantu untuk mendorong penebalan endometrium setiap bulan serta membuat lendir vagina dan serviks lebih ideal untuk sperma. letak dari ovarium ke belakang fundus uteri b) Parametrium adalah jaringan ikat yang terdapat antara kedua lembar ligamentum latum c) Mesosalpinx adalah bagian atas ligamentum latum yang mengandung tuba d) Mesometrium adalah bagian caudal yang berhubungan dengan uterus e) Mesovarium merupakan lipatan paritoneum utuk ovarium dan terdapat diantara mesosalpinx dan mesometrium 6. a) Ligamentum ovarii propium adalah ligamen penyangga ovarium. Penyalur pertama untuk pembuangan urin. Vesica Urinaria adalah organ muskuler berongga yang terletak di belakang os pubis dan simfisis pubis. ada berbagai jenis estrogen yang berbeda telah di reproduksi oleh tubuh anda hormon estradiol dan hormon androgen. Hormon Reproduksi pada Wanita 1. Hormon Estrogen Hormon estrogen adalah salah satu hormon yang telah dikenal. menyebabkan folikel yang tidak akan menghasilkan telur selama siklus bulanan menghilang. 7. C. 14 . androgen akan diubah menjadi estrogen ekstra oleh indung telur. Arteri atau vena ovurica a) Arteria ovarica yang berasal dari aorta abdominalis setiggi vertebra lumbalis 1 b) Vena ovarica dextra bermuara ke vena cava inferior sedangkan vena ovarica sinistra ke vena renalis sinistra. Urethra adalah saluran yang menghubungkan vesica urinaria ke luar tubuh.

juga berguna untuk mencegah pertumbuhan lebih lanjut oleh folikel. Proses ini dipengaruhi oleh FSH (Folicel Stimulating Hormon). Folikel Stimulating Hormon (FSH) dan hormon Lutenizing (LH) Hormon ini diproduksi oleh kelenjar hipofisis dan merupakan respon terhadap produksi hipotalamus ‘GnRH. 3. Ketika masa puber. bekerja dengan folikel untuk menghasilkan androgen. E. Proses oogenensis dipengaruhi oleh beberapa hormon yaitu : a) Hormon FSH yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel-sel folikelsekitar sel ovum. menyebabkan produksi telur serta produksi estradiol. 15 . c) Hormon LH yang berfungsi merangsang terjadinya ovulasi (yaitu proses pematangan sel ovum). 4. oosit primer melakukan pembelahan meiosis menghasilkan oosit sekunder dan badan polar pertama (polosit primer). b) Hormon Estrogen yang berfungsi merangsang sekresi hormone LH. Peningkatan kadar FSH membantu untuk merangsang folikel. Pada saat yang sama. Hormon Progesteron Hormon progesterone diproduksi oleh korpus luteum (folikel yang tersisa dari mana telur yang matang telah diproduksi). Di ovarium ini telah tersedia calon-calon sel telur (oosit primer) yang terbentuk sejak bayi lahir. Tingginya kadar progesteron. LH. Hormon gonadotropin (GnRH) GnRH dihasilkan oleh hipotalamus di otak. Ketika kadar hormon estrogen mulai menurun pada akhir siklus. akan menghentikan produksi GnRH. di sisi lain. GnRH mengontrol produksi dan tingkat hormon estrogen dalam tubuh Anda. hormon progesteron bertanggung jawab untuk membuat lapisan endometrium lebih menerima implantasi oleh telur yang dibuahi. 2. Pembentukan Ovum Pada Wanita Oogeneis terjadi di ovarium.

Penanganannya bedah atau operasi. d) Hormon progesteron yang berfungsi untuk menghambat sekresi FSH dan LH. tersumbatnya saluran sperma. ginseng. Penanganannya merubah gaya hidup. pengobatan alami. Penanganannya terapi hormo testosterone replacement therapy baik dalam bentuk suntikan. Penanganannya dengan mengubah gaya hidup dan menjalani pola hidup yang sehat bisa juga dengan akupuntup. F. Gonore atau kencing nanah disebabkan bakteri. terapi radiasi dan kemoterapi. Selama hidupnya seorang wanita hanya dapat menghasilkan 400 buah sel ovum setelah masa menopause yaitu berhentinya seorang wanita untuk menghasilkan sel ovum yang matang. Selama 28 hari sekali sel ovum dikeluarkan oleh ovarium. koyo maupun suplemen. 5. gel. terasa panas dan sering buang air kecil. terapi obat. Penanganannya dengan memakan obat pereda nyeri dan anti peradangan serta antibiotik. 2. 3. tablet. sehingga berhentinya siklus menstruasi sekitra usia 45-50 tahun. Gangguan Pada Sistem Reproduksi Dan Penanganannya 1. 6. Pada pria dapat disebabkan oleh gangguan spermatogenesis. Epidimitis adalah kondisi medis yang dalam hal ni terdapat peradangan pada epididimis (suatu struktur melengkung di bagian belakang testis tempat penyimpanan sperma yang sudah dewasa). Kanker serviks adalah kankeer pada bagian serviks wanita. Impotensi adalah kelainan ketidakmampuan penis untuk ereksi atau mempertahankan ereksi. Gejala keluar cairan seperti nanah. Infertilitas atau kemandulan. Dapat disebabkan oleh virus human papiloma atau virus herpes. suntikan. Prostatitis adalah peradangan kelenjar prostat. Karena sudah tidak dihasilkannya hormone. Sel telur ini telah matang (mengalami peristiwa ovulasi). bebrapa suplemen dan pengobatan herbal 4. Penanganannya dengan 16 .

Pseudomenorrhoe adalah keadaan haid tapi tidak mengeluarkan darah haid. Hypomenorrhoe adalah pendarahan haid lebih pendek dari biasanya. Sifilis penyakit kelamin yang disebabkan bakteri treponema pallidium yang ditandai dengan luka di sekitar alat kelamin. Herpes genetalia penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes yang di tandai dengan rasa gatal dan sakit di sekitar kelamin. Menstruasi praecox adalah perdarahan anak mudan kurang dari 8-10 tahun di sertai pertumbuhan rambut kelamin. 8. menjaga kebersihan area kelamin. Penanganannya bisa dengan makan makanan yang baik di konsumsi saat menstruasi dan istirahat dengan cukup 17 . Oligomenorrhoe adalah keadaan dimana haid jarang terjadi dan siklusnya panjang lebih dari 35 hari. Amnore sekunder yaitu tidak proses menstruasi selama 3-6 bulan pada wanita yang pernah menstruasi sedangkan monoragio aadalah banyaknya darah yang keluar saat menstruasi. bercak-bercak di seluruh tubuh. minum banyak air putih dan seks secara sehat 7. pembengkakan getah bening di sekitar paha. dan dada. Penanganannya bisa dengan memberikan obat antibiotik serta pemberian terapi 9. Dismenore adalah gangguan yaitu menstruasi yang menyakitkan. Gangguan menstruasi Amnore primer yaitu tidak menstruasi hingga umur 17 tahun. Penanganannya adalah dengan menjaga agar geembung cairan tidak pecah supaya tidak menjadi jalan masuk kuman lain dan terapi infus acycloir da di bawah pengawasan dokter.

Oogenesis merupakan proses pembentukan dan perkembangan sel ovum. BAB III PENUTUP A. Infertilitas (kemandulan). Hormon reproduksi wanita: Hormone gonadotropin. kelenjar kelamin (vesikula seminalis. Sperma ini dapat dihasilkan sepanjang usia. Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sel spermatozoa. Kesimpulan Sistem reproduksi adalah sistem yang berfungsi untuk berkembangbiak. kelenjar cowper). 18 . uretra). aluran ejakulasi. Berbeda dengan laki-laki. kelenjar prostat. vas deferens. Hormon reproduksi pria: Hormone gonadotropin. Hormone Esterogen. Gonorhoe (kencing nanah). Epididimitis. Follicle Stimullating Hormone (FSH). HIV/AIDS Organ reproduksi wanita bagian luar: vulva. lubang vagina. Sehingga tidak ada batasan waktu. Hormone Progesteron. Ovulasi pada wanita berhubungan dengan siklus yang dikontrol oleh hormon. ovarium. Luteinizing Hormone (LH). Follicle Stimullating Hormone (FSH). Organ reproduksi pria bagian dalam: testis. Hormone Testoteron. klitoris. Luteinizing Hormone (LH). Spermatogenesis berlangsung selama 74 hari sampai terbentuknya sperma yang fungsional. wanita hanya mengeluarkan satu sel telur saja selama waktu tertentu (siklus). labium mayora. Organ reproduksi bagian dalam: vagina. kecuali bila terjadi suatu kelainan yang menghambat penghasilan sperma pada pria. Organ reproduksi pria bagian luar: penis dan skortum. Sifilis (Raja Singa). uterus. oviduk/tuba fallopi. Dibentuk di dalam tubula seminiferus. Beberapa penyakit yang menyerang sistem reproduksi laki-laki yaitu Prostatitis. labium minora. saluran kelamin (epididimis. Impotensi.

Beberapa penyakit dapat menyerang sistem reproduksi manusia yaitu gonore. Sebelum terjadi poses pembuahan. dan dapat memberikn pengetahuan sedikit tentang reproduksi yang di alami manusia. Saran Semoga makalah yang saya susun ini dapat sangat bermanfaat bagi para pembaca. Pembuahan adalah proses peleburan antara satu sel sperma dan satu sel ovum yang sudah matang. Proses tersebut dinamakan ovulasi. sifilis. karena melalui membaca akan membuka lebih banyak gerbang ilmu untuk diri anda. gangguan menstrusi. Jutaan sperma harus berjalan dari vagina menuju uterus dan masuk ke saluran Fallopii. 19 . Saya mengetahui bahwa dalam penyusunan makalah ini masih dapat banyk kekurangan baik dari segi penulisan. keputihan. dan kemandulan. Pesan dari saya milailah membaca dari hal yang kecil untuk dapat mengetahui lebih banyak hal yang belum anda ketahui dan jadikanlah membaca sebagai kebiasaan anda.Ovum yang telah masak tersebutakan masuk ke saluran Fallopii. B. Untuk itu saran dari pembaca yang bersifat membangun sangat saya harapkan agar terciptanya makalah yang bai yang dapat memberi pengetahuan yang benar kepada pembaca. dan berbagai macam penyakit yag bisa terjangkit pada sistem reproduksi. Ovum yang telah masuk akan keluar dari ovarium. bahasa atau lain sebagainya. terjadi beberapa proses sebagai berikut. Hasil dari pembuahan adalah zigot.

Andri.id/news/read/713776-mengenal-alat-reproduksi-wanita-dan- fungsinya. Mengenal Alat Reproduksi Wanita. http://m. Sloane. Diterjemahkan oleh: James eldman. Ethel. 1994. DAFTAR PUSTAKA Nurdiansyah.log.viva. 2015. Buku Sakti Bilogi SMA. 2011. dan Rini Nuraeni. Bandung: Kaifa. 20 . Anatomi Dan Fisiologi Untuk Pemula. Sumiyati. Jakarta: EGC.co. Diakses pada 10 oktober 2016.