You are on page 1of 79

KEPUTUSAN KEPALA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SUBANG

Nomor 244 Tahun 2018
TENTANG
STANDAR PENGEMBANGAN DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
KELOMPOK KERJA GURU DAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN
LINGKUP KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SUBANG
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHAESA
KEPALA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SUBANG
Menimbang : a. Bahwa dalam rangka meningkatkan kinerja KKG dan MGMP perlu adanya
standar pengembangan dan standar operasional prosedur yang dapat
digunakan sebagai pedoman bagi para pihak terkait untuk lebih meningkatkan
fungsi dan peran, dan manajemen organisasi KKG dan MGMP.
b. Bahwa sampai saat ini Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal
Pendidikan Islam belum mengeluarkan regulasi yang mengatur secara lebih
rinci terkait standar pengembangan dan standar operasional prosedur yang
dapat digunakan oleh KKG dan MGMP yang bernaung di bawah binaan
kementerian agama.
c. Bahwa untuk mengisi kekosongan regulasi sebagaiman dimaksud pada huruf b
di atas, dengan menyederhanakan standar pengembangan dan standar
operasional prosedur yang sudah diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan
Nasional, melalui tim yang dibentuk untuk mendukung proyek perubahan pada
seksi pendidikan madrasah disusunlah standar pengembangan dan standar
operasional prosedur yang dikhususkan untuk kepentingan KKG dan MGMP
dalam lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang.
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor
13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Peraturan Pemerintah Nomor 19
Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;
5. Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata
Kerja Instansi Vertikal Kementerian Agama;
6. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan
Pendidikan Madrasah sebagaiman telah dua kali diubah, terakhir dengan
Peraturan Menteri Agama Nomor 66 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua
atas Peraturan Menteri Agama Nomor 90 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan
Pendidikan Madrasah.
Memperhatikan : Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang Nomor 222
Tahun 2018 tentang Penunjukan dan Pengangkatan Tim Efektif Proyek Perubahan
Peningkatan Komptensi dan Profesionalitas Guru Madrasah Melalui Revitalisasi
Peran KKG dan MGMP dalam Lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Subang.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN
SUBANG TENTANG STANDAR PENGEMBANGAN DAN STANDAR
OPERASIONAL PROSEDUR KELOMPOK KERJA GURU DAN MUSYAWARAH
GURU MATA PELAJARAN LINGKUP KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN SUBANG
Pertama : Menetapkan Standar Pengembangan dan Standar Operasional Prosedur
Kelompok Kerja Guru dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Lingkup Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Subang sebagaimana tercantum dalam Lampiran
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini.;
Kedua : Standar Pengembangan dan Standar Operasional Prosedur ini merupakan
pedoman standar pengembangan dan prosedur penyelenggaraan bagi para
pemangku kepentingan terkait pelaksanaan peran, tugas dan fungsi Kelompok
Kerja Guru dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran dalam meningkatkan komptensi
dan profesionalitas guru madrasah.
Keempat : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Subang
Pada tanggal 4 Juni 2018
Kepala Kantor

Abdurahim

Tembusan:
1. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
2. Kepala KCD Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah IV Purwakarta, Subang, dan Karawang.
3. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang.
4. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Subang.
5. Ketua Pokjawas Madrasah.
6. Ketua KKRA, KKMI, KKMTs, dan KKMA.
7. DPC PGM Kabupaten Subang.
8. DPC IGRA Kabupaten Subang.

STANDAR PENGEMBANGAN
KELOMPOK KERJA GURU (KKG)
MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP)
DALAM LINGKUP KANTOR KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN SUBANG

Project Leader:
H. Yopti Nugraha, SH., M.Pd.

Tim Penyusun:
1. Drs. M. Tohidin, M.Si. (Ketua Tim)
2. Drs. Jahrudin (Sekretaris Tim)
3. Drs. H. M. Yunus, MM.Pd. (Anggota Tim)
4. Mulhat, S.Ag., MM.Pd. (Anggota Tim)
5. Kokom Komariah, S.Pd.I. (Anggota Tim)

KEMENTERIAN AGAMA
KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SUBANG
TAHUN 2018

dan pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. sahabat. Tim I telah berhasil menyusun Draft Standar Pengembangan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk kepentingan RA dan madrasah dalam lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. Standar Pengembangan ini disusun untuk kepentingan internal Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang sehubungan sampai saat ini Kementerian Agama RI belum menerbitkan regulasi terkait Standar Pengembangan KKG dan MGMP untuk kepentingan guru RA dan madrasah. menindaklanjuti Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang Nomor 222 Tahun 2018 tentang Penunjukan dan pengangkatan tim efektif proyek perubahan peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru madrasah melalui revitalisasi peran kelompok kerja guru dan musyawarah guru mata pelajaran dalam lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. atas limpahan rahmat dan karunia-Nya. para keluarga. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang . Shalawat dan salam semoga tetap terlimpah curah kepada Nabi Muhammad SAW. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Standar Pengembangan KKG dan MGMP ini merupakan bentuk penyederhanaan dan penyesuaian dari Standar Pengembangan KKG dan MGMP yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional tahun 2008. sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Sehubungan dengan hal tersebut. Selain itu. kompetensi. dan sertifikat pendidik. sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. dan Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah sebagaiman telah dua kali diubah. dan profesionalitas guru terprogram serta terlaksana dengan baik diperlukan wadah pembinaan guru yang mandiri dan profesional. guru harus meningkatkan komptensi dan profesionalitasnya secara berkelanjutan. dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk guru MTs. Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah selaku project leader yang telah menunjuk Tim I untuk menyusun Standar Pengembangan KKG dan MGMP khusus untuk lingkungan RA dan madrasah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten . kompetensi. mengamanatkan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik minimal S1 atau D-IV. Wadah pembinaan guru yang sudah ada. teknologi.sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. yaitu Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk guru RA dan MI. terakhir dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 66 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Agama Nomor 90 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah. MA. Agar kegiatan pembinaan guru di KKG dan MGMP dalam lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang lebih terarah. agar proses peningkatan kualifikasi akademik. dan seni. perlu disusun rambu-rambu pengembangan KKG dan MGMP. dan MAK saat ini belum berjalan dengan baik dan masih banyak menghadapi berbagai kendala.

Subang. Subang. semoga standar operasional prosedur ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh KKG dan MGMP di Kabupaten Subang. 4 Juni 2018 Tim Penyusun .

........................ i Daftar Isi . Standar Pengelolaan ............................................................................................................................ Tantangan ............................ 3 C.............. 9 D.......................... 7 B............................................... 6 BAB III STANDAR PENGEMBANGAN KKG DAN MGMP ................................................... 9 E.................................. 4 BAB II KETENTUAN UMUM ............... 1 A.............................................. Standar Penjaminan Mutu ........................... 7 A.............................. Tujuan KKG dan MGMP ............................... Dasar Hukum ......................................................................... Standar Sarana dan Prasarana ...................................................................... 7 C. 13 LAMPIRAN ........................ DAFTAR ISI Kata Pengatar ........................ 11 G............................................ Standar Pembiayaan ................................................................................................. 3 D............................................................................................... Latar Belakang ........ Standar Program ............................. Standar Organisasi ............................. Standar Sumber Daya Manusia ............................................................................................................ 10 F.................................................................... 11 BAB IV PENUTUP ................................................................................... iv BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 B..........................................................

memiliki kompetensi sebagai agen pembelajaran yaitu kompetensi pedagogik. berbagai indikator mutu pendidikan belum menunjukkan peningkatan kinerja KKG dan MGMP yang berarti. Dengan berlakunya Undang-undang ini diharapkan memberikan kesempatan yang baik dan tepat bagi guru untuk meningkatkan profesionalitasnya melalui pelatihan. Dengan demikian KKG dan MGMP memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan dan pengembangan kompetensi dan profesionalitas guru madrasah. (ii). Namun demikian. Latar Belakang Undang-undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. kepribadian. pertemuan di Kelompok Kerja Guru (KKG). BAB I PENDAHULUAN A. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mendorong peningkatan kinerja KKG dan MGMP. maka peningkatan kinerja kelompok kerja guru (KKG) dan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) merupakan masalah yang mendesak untuk dapat direalisasikan. dan pengukuhan secara serentak oleh Bupati Subang pada tahun 2016. dan (iii) memiliki sertifikat pendidik. sosial. dan pertemuan di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). antara lain melalui penerbitan Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang tentang Pembtnukan KKG dan MGMP. menyaratkan guru untuk: (i) memiliki kualifikasi akademik minimum S1/D4. penulisan karya ilmiah. Untuk mewujudkan peran KKG dan MGMP dalam peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru madrasah. dan profesional. Di beberapa RA dan madrasah .

maka peningkatan kinerja KKG dan MGMP (output) secara otomatis akan terjadi.belum menunjukkan peningkatan kinerja KKG dan MGMP yang cukup menggembirakan. maka diperlukan kajian yang mendalam mengenai rendahnya kinerja KKG dan MGMP pada RA dan madrasah di Kabupaten Subang. Pendekatan ini melihat bahwa KKG dan MGMP berfungsi sebagai pusat produksi yang apabila dipenuhi semua input (masukan) yang diperlukan dalam kegiatan produksi tersebut. Faktor pertama. Faktor kedua. proses kinerja sangat menentukan output kegiatan KKG dan MGMP. maka lembaga ini akan menghasilkan output yang dikehendaki. kebijakan dan penyelenggaraan KKG dan MGMP menggunakan pendekatan education production function atau input-output analysis yang tidak dilaksanakan secara konsekuen. dan sebagian besar lainnya masih memprihatinkan. penyelenggaraan KKG dan MGMP yang dilakukan masih belum dapat melepaskan dari sistem birokrasi pemerintah. Dari berbagai pengamatan dan analsis. Mengapa? Karena selama ini dalam menerapkan pendekatan education production function terlalu memusatkan pada input pendidikan dalam hal ini guru yang mengikuti kegiatan KKG dan MGMP dan kurang memperhatikan pada proses kinerja. Pendekatan ini menganggap bahwa apabila input KKG dan MGMP seperti pelatihan guru dan perbaikan sarana dan prasarana lainnya dipenuhi. Berdasarkan hal di atas. Padahal. Dalam kenyataan. peningkatan kinerja KKG dan MGMP yang diharapkan tidak terjadi. sehingga menempatkan KKG dan MGMP sebagai wadah pengembangan profesionalisme guru masih tergantung . sedikitnya ada empat faktor yang menyebabkan kinerja KKG dan MGMP RA dan madrasah tidak mengalami peningkatan secara merata.

Faktor ketiga. 2. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Berdasarkan kenyataan-kenyataan tersebut di atas. tentu saja perlu dilakukan upaya- upaya perbaikan. Faktor keempat. Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Dasar Hukum 1. Pengurus KKG dan MGMP tidak memiliki beban untuk mempertanggungjawabkan hasil pelaksanaan kegiatannya kepada sesama rekan guru. motivasi dan insiatif untuk mengembangkan dan memajukan lembaganya termasuk peningkatan profesionalisme guru sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi mutu pendidikan nasional. Dengan demikian KKG dan MGMP kehilangan kemandirian. akutabilitas kinerja KKG dan MGMP selama ini belum dilakukan dengan baik. Diharapkan dengan adanya panduan pelaksanaan KKG dan MGMP ini kegiatan-kegiatan kelompok kerja guru dan musyawarah kerja mata pelajaran dapat lebih terarah dan dapat dijadikan wadah untuk pengembangan profesionalisme guru secara mandiri dan berkelanjutan. dan masyarakat. . pada keputusan birokrasi yang mempunyai jalur yang sangat panjang dan kadang- kadang kebijakan yang dikeluarkan tidak sesuai dengan kebutuhan guru setempat. B. belum adanya panduan/ petunjuk kegiatan kelompok kerja yang jelas untuk dapat digunakan sebagai acuan bagi guru dan pengurus KKG dan MGMP dalam melakukan aktivitas kelompok kerja atau musyawarah kerja. salah satunya adalah melakukan revitalisasi penyelenggaraan KKG dan MGMP melalui penyusunan panduan penyelenggaraan KKG dan MGMP dalam bentuk Standar Pengembangan KKG dan MGMP. pimpinan sekolah.

Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. 13. terakhir dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 66 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Agama Nomor 90 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah . 4. 11. Permendiknas Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/ Madrasah. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan.3. Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah 9. 10. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah sebagaiman telah dua kali diubah. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana. 12. 8. 6. Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. 7. 5. Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian.

Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. 16. 3. 15. penyusunan bahan-bahan pembelajaran. Permendikbud No. kompetensi dan kinerja) dan mengembangkan profesionalisme guru melalui kegiatan-kegiatan pengembangan profesionalisme di tingkat KKG dan MGMP. 5. Keputusan Menteri Agama Nomor 103 Tahun 2015 tentang Pedoman Pemenuhan Beban Kerja Guru Madrasah. Memperluas wawasan dan pengetahuan guru dalam berbagai hal. Memberdayakan dan membantu anggota kelompok kerja dalam melaksanakan tugas-tugas pembelajaran di sekolah. Mengubah budaya kerja anggota kelompok kerja atau musyawarah kerja (meningkatkan pengetahuan. C. metode pembelajaran. strategi pembelajaran. Memberi kesempatan kepada anggota kelompok kerja atau musyawarah kerja untuk berbagi pengalaman serta saling memberikan bantuan dan umpan balik. . 4. dan sebagainya. memaksimalkan pemakaian sarana/prasarana belajar. Tujuan KKG dan MGMP 1. serta mengadopsi pendekatan pembaharuan dalam pembelajaran yang lebih profesional bagi peserta kelompok kerja atau musyawarah kerja. 2. khususnya penguasaan substansi materi pembelajaran. 14. penyusunan silabus. memanfaatkan sumber belajar. Peraturan Menteri Agama Nomor 58 Tahun 2017 tentang Kepala Madrasah. 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja guru Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.

Meningkatkan kompetensi guru melalui kegiatan-kegiatan di tingkat KKG dan MGMP. Tantangan 1. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat. . 6. 3. Masih banyak guru madrasah yang memiliki kualifikasi akademik di bawah ketentuan Undang-Undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang mensyaratkan kualifikasi akademik guru sekurang kurangnya S1/D-IV. Hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan kompetesi sain madrasah (KSM) yang dari tahun ke tahun menunjukan adanya penurunan kualitas. 4. 2. Meningkatkan mutu proses pendidikan dan pembelajaran yang tercermin dari peningkatan hasil belajar peserta didik. 7. Dengan demikian perlu ada sistem peningkatan profesionalisme guru secara berkelanjutan sebagai upaya memelihara dan meningkatkan kompetensi guru. Pelaksanaan sertifikasi guru dilaksanakan hanya satu kali sepanjang guru menjalankan tugasnya. Mutu sumber daya manusia semakin menurun. diperlukan sumber daya manusia yang bermutu agar tidak ketinggalan dengan negara lain. Terbatasnya jumlah Perguruan Tinggi di Kabupaten Subang yang memiliki program studi tertentu yang dibutuhkan oleh Guru dalam upaya peningkatan kualifikasi akademiknya. D.

program. 10. Standar pengembangan KKG dan MGMP adalah unsur-unsur yang harus dimiliki oleh KKG dan MGMP yang mencakup organisasi. sumber daya manusia. 6. 7. Sarana dan prasarana adalah fasilitas fisik untuk menunjang KKG dan MGMP. sarana dan prasarana. 9. MA. BAB II KETENTUAN UMUM Dalam standar pengembangan KKG dan MGMP yang dimaksud dengan: 1. Guru inti adalah pembimbing/narasumber/tutor/pengajar dalam kegiatan KKG dan MGMP. 5. . MALB yang berada pada satu wilayah kabupaten atau kecamatan atau gugus RA/madrasah. dan penjaminan mutu. 2. Pengelolaan adalah proses pelaksanaan program KKG dan MGMP. KKG (Kelompok Kerja Guru) merupakan wadah atau forum kegiatan profesional bagi para guru RA/madrasah Ibtidaiyah di tingkat gugus atau kecamatan atau kabupaten yang terdiri dari beberapa guru dari beberapa RA/madrasah. Pembiayaan adalah dana yang digunakan untuk kegiatan KKG dan MGMP. 3. jangka menengah. pembiayaan. dan sifatnya tetap. MTsLB. 8. MAK. MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) adalah forum/wadah kegiatan profesional guru mata pelajaran pada MTs. pengelolaan. dapat berasal dari guru atau non guru. Organisasi adalah struktur kepengurusan dan legalitas administrasi KKG dan MGMP. 4. dan jangka panjang. Program adalah rencana kegiatan KKG dan MGMP yang mencakup jangka pendek. dan sifatnya temporer. Instruktur adalah pembimbing/narasumber/tutor/pengajar dalam kegiatan KKG dan MGMP.

11. . Penjaminan mutu adalah sistem untuk mengaudit kesesuaian antara pelaksanaan KKG dan MGMP dengan standar yang ditetapkan.

namun bila memungkinkan dan sesuai dengan kebutuhan dapat dibentuk di tiap Kecamatan. Anggota KKG terdiri dari guru kelas. . Standar Organisasi 1. Organisasi KKG dan MGMP dibentuk di tingkat kabupaten. dan mempunyai AD/ART. Untuk pertama kalinya kepengurusan KKG dan MGMP terdiri dari: Ketua. MAK. anggota. MALB. Bendahara. Anggota MGMP terdiri dari guru mata pelajaran di MTs. dan Bidang ditetapkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. BAB III STANDAR PENGEMBANGAN KKG DAN MGMP A. MA. guru agama. Pengurus bersama anggota menetapkan seorang atau beberapa guru inti sebagai pembimbing/narasumber/tutor/pengajar dalam suatu keputusan pengurus KKG atau MGMP. Sekretaris. atau di tiap RA/madrasah inti (KKRA/KKM). Yang anggotanya berasal dari madrasah dan direkrut dengan prosedur tertentu. 4. dan guru penjaskes di MI yang anggotanya berasal dari RA/madrasah dan direkrut dengan prosedur tertentu. 3. 5. 6. SK pengesahan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. 2. Untuk selanjutnya pemilihan pengurus dilakukan oleh anggota berdasarkan AD/ART. Organisasi KKG dan MGMP terdiri dari: pengurus.

sampai kalender kegiatan. 2. dan Rencana Program Pembelajaran c. Program KKG dan MGMP ditetapkan oleh pengurus dan diketahui oleh Ketua dan Sekretaris KKRA (Kelompok Kerja Raudhatul Athfal) atau KKM (Kelompok Kerja Madrasah) dan disyahkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. Penulisan Karya Tulis Ilmiah c. Program pengembangan dapat dipilih sekurang-kurangnya tiga dari kegiatan- kegiatan berikut: a. Penyusunan instrumen evaluasi pembelajaran e. dan diskusi panel d. Program rutin sekurang-kurangnya terdiri dari: a. Misi. Standar Program 1. Penyusunan program KKG dan MGMP dimulai dari menyusun Visi.B. Seminar. Penyusunan website KKG dan MGMP . program semester. Program KKG dan MGMP terdiri dari program rutin dan program pengembangan. Pendidikan dan pelatihan berjenjang (diklat berjenjang) e. Tujuan. koloqium (paparan hasil penelitian). Pembahasan materi dan pemantapan menghadapi Ujian Nasional 5. Penelitian b. Analisis kurikulum d. Penyusunan silabus. Penerbitan jurnal KKG dan MGMP f. lokakarya. 4. 3. Diskusi permasalahan pembelajaran b.

Kompetisi kinerja guru h. Pejabat struktural maupun nonstruktural Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. Pendidik yang menjadi pembina kegiatan KKG dan MGMP harus memiliki kriteria: a. Pendidik pada butir 1 dapat terdiri dari: a. Instruktur b. Peer Coaching (Pelatihan sesama guru menggunakan media ICT) i. Memiliki kualifikasi akademik sekurang-kurangnya S1 b. g. Standar Sumber Daya Manusia 1. Lesson Study (kerjasama antar guru untuk memecahkan masalah pembelajaran) j. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. Pengawas Madrasah e. Dosen h. Widyaiswara g. guru Inti c. Memiliki keahlian yang relevan dengan materi yang disampaikan 2. Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun c. Kepala Madrasah f. Pemandu/tutor d. Professional Learning Community (komunitas belajar profesional) C. atau Pusat (Kementerian Agama) i. Tim Pengembang (intstruktur terpilih) .

Laboratorium IPA b. Audio Visual Aids (AVA) f. Internet E. Sarana dan prasarana yang tersedia di setiap KKG dan MGMP sekurang- kurangnya adalah: a. Perpustakaan e. Standar Sarana dan Prasarana 1. Media Pembelajaran d. Pelaksanaan masing-masing program dilakukan oleh panitia yang dipimpin oleh seorang penanggungjawab berdasarkan surat keputusan ketua KKG dan MGMP. . Handy cam dan kamera digital g. Komputer c. Laboratorium Bahasa c. Laboratorium Micro Teaching d. LCD Proyektor e. Standar Pengelolaan 1. Pengelolaan keseluruhan program KKG dan MGMP menjadi tanggung jawab ketua KKG dan MGMP. Sarana dan prasarana tambahan yang tersedia sekurang-kurangnya terdiri dari tiga daftar berikut: a. 2. Telepon dan Faximile 2. Ruang/Gedung untuk kegiatan KKG dan MGMP b.D.

Kementerian Agama RI e. Hasil kerjasama h. Pelaksanaan masing-masing program berpedoman pada Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang disusun oleh pengurus KKG dan MGMP. Pembiayaan kegiatan KKG dan MGMP mencakup sumber dana. Standar Pembiayaan 1. Program pengembangan 4. Program rutin b. dan pertanggungjawaban. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang c. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat d. Sponsor yang tidak mengikat dan sah 3. Iuran anggota/madrasah b. F. 3. pelaksanaan. Dana KKG dan MGMP hanya dapat digunakan untuk membiayai: a. Donatur f. Sumber dana kegiatan KKG dan MGMP dapat terdiri dari: a. Unit produksi g. 4. Masyarakat i. pembiayaan. 5. Pertanggungjawaban keuangan KKG dan MGMP mengacu pada sistem pelaporan keuangan sesuai ketentuan yang berlaku . penggunaan. 2. Pengurus memantau dan mengevaluasi kegiatan. Panitia membuat proposal kegiatan yang meliputi: perencanaan. dan pelaporan kegiatan.

2. Kegiatan KKG dan MGMP perlu disertai dengan sistem penjaminan mutu yang akan melihat kesesuaian antara standar dengan pemenuhannya.G. . 3. Data untuk penjaminan mutu diperoleh dengan melakukan pemantauan dan evaluasi. dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. Standar Penjaminan Mutu 1. Laporan meliputi substansi kegiatan dan administrasi disampaikan secara berjenjang oleh ketua panitia pelaksana kegiatan kepada ketua KKG dan MGMP. dan dari KKG dan MGMP ke ketua KKRA/KKM. Pelaksanaan penjaminan mutu yang meliputi mekanisme pemantauan dan evaluasi serta pelaporan diatur dalam Anggaran Rumah Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) 4.

. BAB IV PENUTUP Standar pengembangan KKG dan MGMP disusun untuk meningkatkan kinerja KKG dan MGMP sebagai wadah pengembangan kompetensi dan profesionalitas guru. Jika standar pengembangan ini dipenuhi maka diharapkan KKG dan MGMP menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru atau dengan kata lain KKG dan MGMP diharapkan menjadi gugus kendali mutu pembelajaran dalam rangka peningkatan kualitas guru secara berkelanjutan. KKG dan MGMP yang telah memenuhi standar dapat bekerja sama dengan LPTK untuk meningkatkan kualifikasi akademik guru yang belum memiliki kualifikasi S1/D IV.

Tohidin.I. M. MM.Si. Kokom Komariah. MM. H. (Anggota Tim) KEMENTERIAN AGAMA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SUBANG TAHUN 2018 . M.Ag. S.Pd. (Anggota Tim) 5. (Ketua Tim) 2. S. SH. Mulhat.. Drs.Pd. Yunus. Jahrudin (Sekretaris Tim) 3. Yopti Nugraha.Pd. Tim Penyusuan: 1. (Anggota Tim) 4. M. Drs. Drs.. M.Pd.STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KELOMPOK KERJA GURU (KKG) MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) DALAM LINGKUP KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SUBANG Project Leader: H.

para keluarga. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Standar Operasional Prosedur ini disusun untuk kepentingan internal Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang yang sampai saat ini Kementerian Agama RI belum menerbitkan Standar Operasional Prosedur KKG dan MGMP untuk kepentingan guru RA dan madrasah. sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2013 tentang Perubahan Peraturan Pemerinah Nomor 14 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. menindaklanjuti Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang Nomor 222 Tahun 2018 tentang Penunjukan dan pengangkatan tim efektif proyek perubahan peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru madrasah melalui revitalisasi peran kelompok kerja guru dan musyawarah guru mata pelajaran dalam lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. Standar Operasional Prosedur (SOP) KKG dan MGMP ini merupakan bentuk penyederhanaan dan penyesuaian dari Standar Operasional Prosedur KKG dan MGMP yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional tahun 2008. Shalawat dan salam semoga tetap terlimpah curah kepada Nabi Muhammad SAW. atas limpahan rahmat dan karunianya. dan pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. dan Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan . Tim I telah berhasil menyusun Draft Standar Operasional Prosedur KKG dan MGMP untuk kepentingan RA dan madrasah dalam lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. sahabat. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT.

dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk guru MTs. dan profesionalitas guru terprogram serta terlaksana dengan baik diperlukan wadah pembinaan guru yang mandiri dan profesional. Wadah pembinaan guru yang sudah ada. Selain itu.Madrasah sebagaimana telah dua kali diubah. mengamanatkan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik minimal S1 atau D-IV. Subang. perlu disusun rambu-rambu penyelenggaraan KKG dan MGMP. MA. guru harus meningkatkan komptensi dan profesionalitasnya secara berkelanjutan. 4 Juni 2018 Tim Penyusun . yaitu Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk guru MI. dan MAK saat ini belum berjalan dengan baik dan maish banyak menghadapi berbagai kendala. kompetensi. sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. agar proses peningkatan kualifikasi akademik. dan sertifikat pendidik. Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah selaku project leader yang telah menunjuk Tim I untuk menyusun Standar Operasional Prosedur KKG dan MGMP khusus untuk lingkungan RA dan Madrasah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang semoga standar operasional prosedur ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh KKG dan MGMP di Kabupaten Subang. Agar kegiatan pembinaan guru di KKG dan MGMP dalam lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang lebih terarah. teknologi. kompetensi. Sehubungan dengan hal tersebut. terakhir dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 66 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Agama Nomor 90 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah. dan seni.

............... Sarana dan Prasarana .. 3 C.......................................... 9 D.......................................................................................................................................................................................... Pengawas Pendidikan Madrasah ........................ Pemantauan dan Evaluasi ...... Latar Belakang ........................................................................ 20 BAB IV PENUTUP ............................... 7 A................ Pembiayaan ....... i Daftar Isi ........................................ 4 BAB II PENYELENGGARAAN KKG DAN MGMP .......................... 18 D..................... Organisasi .................................................................................... Ruang Lingkup ............................................................................................................................................................................. 24 LAMPIRAN Lampiran 1 : Contoh Struktur Organisasi KKG dan MGMP Lampiran 2 : Sistematikan Penyusunan Program dan Kegiatan KKG dan MGMP ......................................................................................................................................................... Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang ................................ DAFTAR ISI Kata Pengatar ... 11 BAB III TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB PIHAK TERKAIT ..................................... 13 A....... Kelompok Kerja RA/Madrasah .................................................................................................. Sumber Daya Manusia .................................................................... 17 C................................................................................................. 10 F................................. KKG dan MGMP ................................. 14 B................................ ii BAB I PENDAHULUAN .... 7 C. 11 G...................... Program ............... 1 B...................................................................... 1 A................................................................................................................ 9 E...... Tujuan KKG dan MGMP .................. 7 B........... Pengelolaan ..........

Lampiran 3 : Format Proposal Pembentukan KKG/MGMP Lampiran 4 : Contoh Anggaran Dasar KKG dan MGMP Lampiran 5 : Contoh Anggaran Rumah Tangga KKG dan MGMP Lampiran 6 : Format Proposal Pengajuan Dana Lampiran 7 : Rencana Penggunaan Dana KKG dan MGMP Lampiran 8 : Format Laporan Pelaksanaan Kegiatan dan Penggunaan Dana Lampiran 9 : Rencana Pemantauan dan Evaluasi Kegiatan KKG/MGMP .

(5) pengelolaan. B. (2) program dan kegiatan. (4) sarana dan prasarana. (6) pembiayaan. Para pengelola KKG dan MGMP disarankan untuk memahami standar pengembangan terlebih dahulu baru kemudian standar operasional prosedur secara berurutan agar idenya tertangkap secara utuh. BAB I PENDAHULUAN A. dan berkelanjutan. bermutu. (3) sumber daya manusia. para pengelola KKG dan MGMP diharapkan dapat mengembangkan kreativitas seluas-luasnya. dengan tetap mengacu pada SP dan SOP tersebut. Latar Belakang Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kinerja Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) telah disusun standar pengembangan (SP) KKG dan MGMP yang memuat 7 (tujuh) komponen pengembangan. serta (7) pemantauan dan evaluasi. Ruang Lingkup Ruang lingkup Standar Operasional Prosedur (SOP) Penyelenggaraan KKG dan MGMP meliputi: . Dalam implementasinya. C. Tujuan Tujuan disusunnya Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan KKG dan MGMP ini adalah untuk memberikan Rambu-rambu bagi para pengelola KKG dan MGMP di lapangan agar dapat menyelenggarakan kegiatan secara mandiri. yaitu: (1) organisasi. Untuk mengoperasionalkan pengembangan kegiatan tersebut perlu disusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penyelenggaraan KKG dan MGMP yang merupakan jabaran dari ketujuh komponen pengembangan kegiatan KKG dan MGMP di atas. sehingga tujuan KKG dan MGMP dapat tercapai.

1. Sarana dan Prasarana 5. Organisasi 2. Penyusunan Program 3. Pembiayaan 7. Pemantauan dan Evaluasi . Pengelolaan 6. Sumber Daya Manusia 4.

Subang . pengelolaan. secara ringkas dilaksanakan mengikuti langkah-langkah seperti pada Tabel 1 di bawah ini. 1. seorang sekretaris. Organisasi Organisasi penyelenggaraan KKG dan MGMP meliputi prosedur pembentukan Tim Pengembang Tingkat Kabupaten Subang. Penetapan Tim Kankemenag Kankemenag Kab. Identifikasi dan seleksi Kankemenag Kankemenag Kab. Subang kan Tim Pengembang KKG dan MGMP Tingkat Kab. Kegiatan Pelaksana Uraian Kegiatan 1. Tabel 1. penyelenggaraan. BAB II PENYELENGGARAAN KKG DAN MGMP Standar operasional prosedur dalam penyelenggaraan KKG dan MGMP berikut ini meliputi: organisasi. Pengurus KKG atau MGMP. dan beberapa orang anggota. Tim Pengembang Tingkat Kabupaten Subang Prosedur pembentukan Tim Pengembang KKG dan MGMP Tingkat Kabupaten Subang yang terdiri dari seorang ketua. Keanggotaan dan Prosedur Pembentukan Pengurus KKG atau MGMP serta Penyusunan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) sebagai berikut. Subang No. sarana dan prasarana. Subang 3. serta pemantauan dan evaluasi KKG dan MGMP. Subang mengiden calon Kab. pembiayaan. Koordinasi Kankemenag Kankemenag Kabupaten Subang Kab. Prosedur Pembentukan Tim Pengembang Tingkat Kab. Subang menetap- Kab. Subang mengadakan rapat persiapan pem bentukan Tim Pengembang KKG dan MGMP Tingkat Kabupaten Subang 2. sumber daya manusia. Subang tifikasi dan menyeleksi para calon tim pengembang KKG dan MGMP tingkat Kab. A. penyusunan program dan kegiatan.

Pengurus KKG dan MGMP Organisasi KKG atau MGMP di dalam pelaksanaan kegiatan memiliki kepengurusan organisasi dengan contoh sebagai berikut. Ketua KKG/MGMP merangkap anggota. a. a. Sekretaris KKG/MGMP merangkap anggota. d. c. Keanggotaan dan Prosedur Pembentukan Pengurus KKG dan MGMP Keanggotaan dan Kepengurusan KKG atau MGMP dibentuk berdasarkan kesepakatan anggota KKG/MGMP. b. Di dalam penentuan kepengurusan KKG atau MGMP. Penetapan pengurus dimaksud dapat dilaksanakan sebagai berikut. Bidang-bidang kepengurusan merangkap anggota. Anggota MGMP berasal dari guru mata pelajaran yang sama dari beberapa MTs/MTsLB. e.2. 3. Keanggotaan KKG atau MGMP diawali dengan pengisian biodata peserta yang selanjutnya setelah diisi diserahkan kepada pengurus KKG atau MGMP. Bendahara KKG/MGMP merangkap anggota. perlu memperhatikan kesetaraan gender. Anggota. MAK yang berasal dari RA/Madrasah atau disesuaikan dengan kondisi setempat. Anggota KKG berasal dari guru RA/madrasah negeri atau swasta di beberapa RA/MI/MILB yang berasal RA/Madrasah atau disesuaikan dengan kondisi setempat yang merupakan guru kelas atau guru bidang studi penjasorkes dan pendidikan agama. MA/MALB. . c. b.

f.d. f. e. Organisasi KKG dan MGMP dibentuk di tingkat Kabupaten Subang. Setelah pemilihan Ketua KKG atau MGMP. Prosedur pembentukan KKG dan MGMP di tingkat kecamatan. dan KKMA. selanjutnya dilakukan penyusunan kepengurusan KKG atau MGMP. Setelah pengurus KKG dan MGMP terpilih dan tersusun lengkap. seketaris. Kepengurusan KKG atau MGMP ini dapat meliputi ketua. KKMTs. Pengurus menghimpun biodata anggota sebagai database keanggotaan KKG atau MGMP di wilayahnya. namun bila memungkinkan dan sesuai dengan kebutuhan dapat dibentuk di tingkat kecamatan. Kepengurusan KKG atau MGMP memiliki masa kerja selama empat tahun dan dapat dipilih kembali setelah masa kerja selesai. ketua terpilih mengusulkan susunan pengurus KKG kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang untuk disahkan. atau di tingkat KKRA. dan bidang bidang kepengurusan disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing KKG atau MGMP. . bendahara. dan KKMA dilakukan sebagaimana pembentukan KKG dan MGMP di tingkat Kabupaten Subang. g. KKMI. Untuk selanjutnya penentuan Ketua KKG atau MGMP dipilih oleh anggota dalam rapat anggota. h. KKMTs. i. Untuk pertama kalinya pembentukan KKG dan MGMP Kabupaten Subang ditetapkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. atau di tingkat KKRA atau KKMI.

tempat. Pengesahan Kepala Kantor Kementerian Mengesahkan pengurus KKG atau MGMP terpilih oleh Agama Kabupaten Subang Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang 4. KKG dan MGMP yang merupakan suatu organisasi semestinya memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. program. Seksi Pendidikan Madrasah membicarakan Madrasah pembentukan pengurus baru KKG atau MGMP 2. Oleh karena itu. . tujuan. Penyusunan Proposal/ Sekelompok Guru Inisiator Menyusun proposal pembentukan KKG atau MGMP Permohonan dan disampoaikan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang (Contoh format proposal terdapat pada lampiran 3) 3. TABEL 2 : Prosedur Pembentukan Pengurus KKG dan MGMP No. Kegiatan Pelaksana Uraian Kegiatan 1. Bendahara. Konsultasi ke Kantor Sekelompok Guru Inisiator Kepala RA/madrasah masing-masing menghubungi Kementerian Agama Kabupaten Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang Subang Cq. dan Bidang-bidang (Contoh Struktur Pengurus KKG dan MGMP terdapat pada lampiran 1) 5. Rapat Pembentukan Sekelompok Guru Inisiator Menyelenggarakan rapat pembentukan KKG atau MGMP dengan mengundang seluruh guru di wilayahnya. Seksi Pendidikan Cq. 4. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga tersebut paling tidak harus memuat: nama. Sekretaris. Selanjutnya Pengurus perlu membentuk Tim Khusus yang fokus menyusun konsep awal Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Prosedur pembentukan keanggotaan dan pengurus KKG dan MGMP di atas secara ringkas dilaksanakan mengikuti langkah-langkah seperti pada Tabel 2 di bawah ini. Penyerahan Susunan Pengurus Ketua KKG/MGMP Menyerahkan susunan pengurus KKG atau MGMP terpilih oleh tim formatur kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang 6. dan tertib organisasi. waktu. keanggotaan. Rapat koordinasi pengurus dilaksanakan dalam rangka penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang kemudian dilanjutkan dengan curah pendapat (brainstorming) untuk menjajaki format serta muatan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang akan disusun. Pemilihan Pengurus Anggota KKG atau MGMP Menyelenggarakan rapat anggota untuk memilih pengurus KKG atau MGMP yang terdiri dari Ketua. Penyusunan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga merupakan perangkat yang sebaiknya ada ketika suatu organisasi terbentuk. pengurus.

7. tujuan. Curah Pendapat (Brainstorming) Pengurus dan Anggota Curah pendapat antara pengurus dan anggota perlu dilakukan untuk menjajaki pembentukan Tim Khusus dan isi serta arah anggaran dasar dan aggaran rumah tangga yang akan disusun. Kegiatan Pelaksana Uraian Kegiatan 1. Setelah segala sesuatunya terpenuhi. Menyusun Konsep Awal AD/ART Tim Khusus Tim Khusus menyiapkan draft awal anggaran dasar serta anggaran rumah tangga KKG dan MGMP. Finalisasi AD/ART Tim Khusus Tim Khusus melakukan finalisasi konsep baik dari format maupun tata bahasa. dan melakukan finalisasi konsep. bentuklah Tim Khusus sebagai pelaksana dalam rangka penyusunan AD/ART 4. anggota. dan Tim Setelah Tim Khusus Selesai menyempurna Khusus kan atau memperbaiki konsep anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.merencanakan dan mengadakan pembahasan konsep. Anggota. Koordinasi Pengurus Pengurus mengadakan rapat tentang persiapan penyusunan AD/ART 2. pengurus. 5. Anggota. TABEL 3: Prosedur Penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga No. Konsep ini minimal memuat visi. Prosedur penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dilaksanakan dengan langkah-langkah seperti pada Tabel 3 berikut ini. merevisi konsep berdasarkan berbagai masukan pada kegiatan pembahasan. Persetujuan Pengurus. diadakan lagi rapat atau pembahasan konsep yang dihadiri oleh anggota. misi. Membentuk Tim Khusus Pengurus Berdasarkan pedoman serta hasil curah pendapat. waktu. Tim Khusus menyerahkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga kepada pengurus sebagai dokumen kelengkapan organisasi untuk disepakati dan disetujui anggota organisasi yang selanjutnya mendapat pengesahan dari Ketua KKG atau MGMP . Kegiatan ini dimaksudkan untuk mematangkan persiapan dalam rangka penyusunan AD/ART 3. dan Tim Konsep yang telah disusun oleh Tim Khusus Khusus tersebut dibahas dalam suatu rapat yang dihadiri oleh pengurus. serta Tim Khusus itu sendiri. program. kepengurusan. Berbagai usulan dan pendapat dicatat sebagai bahan penyempurnaan atau perbaikan konsep anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang sedang disusun 6. tempat. dan Tim Khusus untuk mengkaji hasil perbaikan konsep. Pembahasan Konsep Awal AD/ART Pengurus. serta bila mungkin untuk menyetujui konsep anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. serta tertib berorganisasi. keanggotaan.

3.B. Sebelum menentukan program kegiatan yang akan dijadikan menu didalam pelaksanaan kegiatan KKG atau MGMP diawali dengan hal-hal berikut. Ada tiga jenis program yang dapat dirancang untuk kegiatan di KKG dan MGMP. hal tersebut perlu dikomunikasikan oleh Tim Khusus/pengurus kepada seluruh anggota kelompok. 5. Program tersebut senantiasa merujuk pada usaha peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru. Prosedur penyusunan program dan kegiatan KKG dan MGMP mengikuti langkah- langkah seperti pada Tabel 4 di bawah ini. 1. kepribadian dan sosial. tetapi setelah program dan kegiatan terwujud. . pedagogis. 2. Hasil dari analisis kebutuhan ini disusun program prioritas yang dituangkan dalam jadwal kegiatan tahunan dan semester. Program dan kegiatan dimaksud dimungkinkan disusun oleh Tim Khusus/pengurus. 4. Penyusunan Program Program KKG atau MGMP pada dasarnya merupakan kegiatan utama dalam pelaksanaan aktivitas KKG atau MGMP. Program tersebut memuat secara rinci sejumlah kegiatan untuk setiap pertemuan. yaitu program umum. Program hasil analisis kebutuhan dituangkan dalam jadwal pertemuan untuk satu tahun dan sekurang-kurangnya memuat 12 kegiatan yang dituangkan dalam 12 kali pertemuan dalam satu tahun. program inti (terdiri dari program rutin dan program pengembangan) dan program penunjang. Analisis kebutuhan peningkatan kompetensi guru sebagai anggota KKG atau MGMP yang meliputi kompetensi profesional.

 Bila konsep tidak disetujui dalam rapat pleno. dan Kepala  Menyimak paparan konsep awal program RA/ madrasah Inti KKG dan  Memberi tanggapan MGMP  Penyepakanan program 6. Ada dua jenis nara sumber dalam pelaksanaan kegiatan di KKG dan MGMP yaitu nara . Contoh penyusunan program KKG dan MGMP terdaopat pada lampiran 2 3. Kegiatan Pelaksana Uraian Kegiatan 1. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. dan Kepala  Bila konsep disetujui dalam rapat pleno. Persiapan/Koordinasi Pengurus  Melakukan koordinasi dengan kepala RA/madrasah dan kepala Kantor Kemenag Kab. serta pejabat struktural dan JFU pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. RA/ madrasah Inti KKG dan pengurus memutuskan bahwa konsep MGMP tersebut dapat difinalisasi. dosen (LPTK/Perguruan Tinggi). Sumber Daya Manusia Sumber Daya Manusia (SDM) yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan KKG dan MGMP terdiri dari anggota. tutor. Subang  Persiapan awal 2. Pembahasan Program Pengurus. TABEL 4: Prosedur Penyusunan Program dan Kegiatan KKG dan MGMP No. dan Anggota C. widyaiswara. pelatih. Curah Pendapat (Brainstorming) Pengurus dan Anggota  Menentukan visi dan misi  Mengidentifikasi permasalahan mutu guru sesuai kondisi daerah setempat  Melakukan diskusi tentang penyebab masalah  Menyusun alternatif pemecahan masalah  Menentukan program yang diukur dengan indikator keberhasilan tingkat nasional pada masingmasing jenjang pendidikan seperti prestasi: siswa dan guru. guru inti. Anggota. Penyusun kerangka dasar dan konsep Pengurus  Menyusun kerangka konsep program awal program  Menyusun konsep awal program 5. Finalisasi dan Pengembangan Program Penanggungjawab Program  Melakukan perbaikan akhir naskah program kegiatan KKG dan MGMP dan menyusun kerangka acuan kerja  Pengesahan oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota 8. Membentuk penanggungjawab program Pengurus Membentuk tim yang bertugas menyusun program KKG dan MGMP 4. Melaksanakan program Narasumber. Anggota. Disetujui Pengurus. 7. instruktur. dan Pusat (Kementerian Agama). atau nara sumber dalam pelaksanaan kegiatan di KKG dan MGMP. pemandu/tutor/fasilitator. pengawas madrasah. konsep dibahas ulang dan dilakukan revisi sesuai rekomendasi. SDM dimaksud dapat difungsikan sebagai pembina. tim pengembang. Pengurus. serta dampak terhadap mutu pendidikan secara nasional. Pelaksanaan Program Instruktur KKG/MGMP.

4. memastikan jadwal kegiatan disetujui oleh nara sumber. Subang 6. Memiliki kemampuan berkomunikasi aktif dan interaktif dengan peserta. Memanggil Narsumber Pengurus Memanggil narasumber pada sesi kegiatan KKG atau MGMP untuk memaparkan materi yang telah dipersiapkan terdahulu 7. b. Kriteria Nara Sumber a. menghubungi calon nara sumber. Kegiatan Pelaksana Uraian Kegiatan 1. 5. Identifikasi dan Penentuan Narasumber Pengurus Mengidentifikasi kompetensi yang akan dikembangkan yang sesuai dengan kebutuhan 2. menyiapkan biodata narasumber sebagai masukan untuk data base Nara Sumber bagi KKG atau MGMP. mengidentifikasi persyaratan sesuai dengan kebutuhan yang akan dikembangkan di dalam kegiatan KKG atau MGMP. Memahami substansi/materi pelatihan yang akan disampaikan. 3. Penyiapan Materi Narasumber Meminta nara sumber untuk menyiapkan materi 4. penyiapan dan penyampaian materi oleh nara sumber sebelum pelaksanaan kegiatan. Konfirmasi Narasumber Pengurus Konfirmasi waktu narasumber yang akan dipanggil dalam kegiatan KKG atau MGMP 6. Menyampaikan Daftar Narasumber Pengurus Narasumber yang dipanggil dalam kegiatan KKG diberitahukan kepada Kepala RA/Madrasah/ instansi terkait dengan tembusan kepada Kepala Kankemenag Kab.sumber tidak tetap dan nara sumber tetap. . TABEL 5: Prosedur Penentuan Narasumber untuk KKG dan MGMP No. Menghubungi Narasumber Pengurus Menghubungi narasumber nara sumber disertai dengan surat permohonan dan proposal kegiatan 3. Prosedur penentuan nara sumber mengikuti langkah-langkah seperti pada Tabel 5 di bawah ini. Mekanisme penentuan nara sumber untuk pelaksanaan kegiatan KKG dan MGMP dimulai dengan hal-hal sebagai berikut: 1. 2. Penyampaian Materi Narasumber Materi yang telah disusuan sesuai tema atau tujuan kegiatan KKG atau MGMP disampaikan nara sumber kepada pengurus/penanggungjawab kegiatan jauh sebelum kegiatan dimulai 5.

Sarana dan prasarana dimaksud adalah ruang/ gedung pertemuan. dan Jaringan Internet. telepon dan faximile. 2. Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana merupakan bagian penting yang harus tersedia dan terstandar. Memiliki komitmen dan waktu untuk melaksanakan tugas sampai tuntas sebagai nara sumber atau fasilitator pelatihan D. Memiliki kemampuan untuk mengembangkan berbagai metode penyajian yang bervariasi. komputer. 1. Kamera Digital. Memiliki kemampuan mendiseminasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya. Handycam. Sedangkan sarana dan prasarana tambahan apabila tersedia di RA/madrasah Inti. f. Laboratorium Bahasa. Micro Teaching. Perpustakaan. Ada dua kelompok sarana dan prasarana kegiatan KKG dan MGMP yaitu sarana dan prasarana utama (standar minimal) dan tambahan. d. e. Sarana dan prasarana utama sebaiknya tersedia di RA/madrasah Inti sebagai pusat kegiatan KKG dan MGMP. media pembelajaran. LCD proyektor. Audio Visual Aid (AVA). maka kegiatan KKG dan MGMP diharapkan akan lebih berkualitas. Sarana dan prasarana tambahan dimaksud adalah Laboratorium IPA. agar pelaksanaan kegiatan KKG dan MGMP berjalan sebagaimana mestinya serta berkualitas. Memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dan membuat/ mengembangkan bahan presentasi yang menarik secara mandiri. c. .

Rapat Koordinasi Pengurus Melakukan rapat koordinasi dengan seluruh pengurus 2. Penanggungjawab program bekerja berdasarkan kerangka acuan kerja yang telah disepakati oleh keseluruhan anggota KKG atau MGMP. program inti (program rutin dan program pengembang) dan program penunjang. Program tersebut harus rinci memuat sejumlah kegiatan untuk setiap pertemuan. Kegiatan Pelaksana Uraian Kegiatan 1. Memilih program prioritas merupakan langkah awal yang harus dilakukan pengurus dalam rangka pengelolaan program KKG atau MGMP. baik program rutin maupun program pengembangan. Persetujuan Kepala RA/madrasah Inti dan Persetujuan penggunaan saran dan prasarana Pengurus oleh Kepala RA/madrasah Inti 5. Selanjutnya pengurus mengadakan koordinasi dengan Tim Pengembang Kabupaten untuk memantapkan . yaitu program umum. TABEL 6: Prosedur Penyediaan Sarana dan Prasarana KKG dan MGMP No. Keseluruhan program KKG atau MGMP menjadi tanggungjawab pengurus. Program untuk satu tahun sekurangkurangnya memuat 12 kegiatan. Penggunaan Pengurus Menggunakan sarana dan prasarana sesuai kegiatan E. Tugas penanggungjawab program adalah melaksanakan dan mengelola program sesuai dengan kerangka acuan kerja. Pengelolaan Ada tiga jenis program yang dapat dirancang untuk kegiatan di KKG dan MGMP. Identifikasi Program Pengurus Mengidentifikasi prgram kegiatan tahunan KKG atau MGMP 3. Prosedur operasional penyediaan sarana dan prasarana KKG dan MGMP mengikuti langkah-langkah seperti pada Tabel 6 berikut ini. Identifikasi RA/Madrasah Pengurus Menentukan RA/madrasah inti tempat kegiatan KKG atau MGMP 4. Masing-masing program sebaiknya mempunyai penanggungjawab program. Dalam penyusunan program KKG atau MGMP dipilih program yang menjadi prioritas.

Setelah persiapan dilakukan sesuai proposal kegiatan. Persiapan (Pemilihan Program. penanggungjawab harus membuat laporan pelaksanaan kegiatan. Setelah semua kegiatan selesai dilaksanakan. Dalam pelaksanaan program sangat dimungkinkan melibatkan nara sumber serta penggunaan sarana dan prasarana sekolah inti. Pengurus menyusun proposal kegiatan yang telah dipilih dan menunjuk penanggungjawab pelaksana serta Tim Pemantauan dan Evaluasi. Menyusun Proposal. dan pelaporan. Merancang Kegiatan Penanggungjawab Program  Menjelaskan program kepada seluruh . dan Menunjuk Subang mengadakan koordinasi Penanggungjawab. Prosedur pengelolaan program berikut ini adalah hal-hal yang semestinya dilakukan penanggungjawab program mulai dari tahap persiapan. Rapat koordinasi dapat dilakukan dua kali. TABEL 7: Pengelolaan KKG atau MGMP No. Kegiatan Pelaksana Uraian Kegiatan 1. Prosedur tersebut sebagaimana Tabel 7 berikut ini. Pengurus  Pemilihan program Prioritas’ Koordinasi. Oleh karena itu. pelaksanaan. penanggungjawab harus memahami prosedur untuk hal tesebut.program serta pelaksanaannya. serta Tim Pemantau  Menyusun Proposal Program dan dan Evaluasi) penjadwalan berdasarkan Kerangka Acuan Kerja untuk satu tahun  Menunjuk penanggungjawab program serta Tim Pemantau dan Evaluasi  Membuat deskripsi tugas penanggungjawab program dan Tim Pemantau dan Evaluasi  Mengesahkan penanggungjawab program dan Tim Pemantau dan Evaluasi 2. sedangkan rapat koordinasi yang kedua untuk melakukan laporan kemajuan setiap seksi termasuk menanggulangi berbagai masalah sebelum pelaksanaan program. yang pertama dimaksudkan untuk mengidentifikasi semua bahan kegiatan. penanggungjawab program mengadakan koordinasi dengan pengurus lainnya tentang pelaksanaan kegiatan. Tim Pemantau dan Evaluasi melakukan pemantauan pada pelaksanaan kegiatan dan hasilnya dibawa ke dalam rapat yang dihadiri oleh penanggungjawab pelaksana.  Pengurus dan Tim Pengembang Kabupaten Penjadwalan.

Evaluator. upaya mengumpulkan dana dari berbagai sumber sudah semestinya dilakukan KKG dan MGMP. unit produksi. anggota  Membagi tugas kepada seluruh anggota 3. Komite Madrasah/Dewan Pendidikan. Rapat Koordinasi 1 Penanggungjawab Program  Menentukan kriteria dan jumlah peserta  Menentukan materi/kegiatan  Menentukan instruktur/ narasumber  Menyusun jadwal kegiatan  Membuat buku rambu-rambu  Membuat leaflet  Membuat undangan  Mengirim undangan 4. Melaporkan Kegiatan Penanggungjawab Program Membuat laporan setiap kegiatan untuk disampaikan kepada pengurus serta pihak terkait F. masyarakat. Beberapa sumber dana yang mungkin dapat dimanfaatkan antara lain: iuran anggota. Oleh karena itu. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. Semua dana yang telah dan masih dimiliki KKG dan MGMP harus . donatur yang tidak mengikat. Direktorat terkait pada Kementerian Agama RI. dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). dan  Mengevaluasi acara/ penyelenggaraan penanggungjawab program  Mengevaluasi tanggapan peserta  Mengevaluasi pemahaman peserta  Mengevaluasi manfaat program/ kegiatan 8. APBN. Melakukan Kegiatan Sekretariat (Seksi-seksi)  Membuat daftar hadir peserta dan narasumber  Melaksanakan kegiatan sesuai dengan jadwal acara  Menyediakan materi  Menghadirksan instruktur/ narasumber  Memandu dan mengarahkan kegiatan 6. Rapat Evaluasi Kegiatan Tim Pemantau. Pemantau Kegiatan Tim Pemantau dan Evaluator  Memantau kelancaran acara  Memantau kelengkapan materi  Memantau kehadiran instruktiur/ narasumber  Memantau interaksi antara peserta dengan instruktur/narasumber/fasilitator  Mengidentifikasi hasil kegiatan 7. Pembiayaan Pembiayaan merupakan salah satu komponen penting untuk terlaksananya program KKG dan MGMP sesuai yang diharapkan. Dana yang diperoleh KKG dan MGMP dapat dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan rutin maupun pengembangan melalui mekanisme penggunaan sesuai ketentuan. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. atau sponsor yang sah dan tidak mengikat. APBD. hasil kerjasama. Rapat Koordinasi 2 Penanggungjawab Program  Mengecek kemajuan  Menentukan langkah alternatif 5.

Setelah alokasi penggunaan dana disusun dengan tepat guna. Setelah dana cair. Apabila penyandang dana mengharapkan adanya perbaikan. Mekanisme yang harus dilakukan untuk pembiayaan operasional KKG dan MGMP adalah rapat koordinasi antara pengurus KKG atau MGMP. penggunaan. Prosedur operasional pembiayaan ini dijabarkan dalam bentuk pengusulan. berikutnya alokasi tersebut disampaikan penanggungjawab program kepada anggota KKG atau MGMP untuk mendapat persetujuan Ketua KKG atau MGMP. Pada akhir kegiatan penanggungjawab program harus membuat laporan penggunaan dana sesuai ketentuan dan disertakan dengan laporan pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan yang telah ditandatangani Ketua KKG atau MGMP. maka penanggungjawab program harus merevisi alokasi dana yang diajukan sesuai saran Ketua.dipertanggungjawabkan kepada seluruh anggota melalui pelaporan kegiatan/keuangan yang disampaikan dalam rapat yang dihadiri anggota KKG atau MGMP. maka penanggungjawab program harus merevisi sesuai saran penyandang dana. Tabel 9. dan pertanggungjawaban dana seperti pada Tabel 8. Apabila penyandang dana sudah setuju. maka penanggungjawab program tinggal menunggu pencairan dana serta mekanisme penggunaan dan pertanggungjawaban penggunaan dana. penanggungjawab program harus menggunakan dana sesuai dengan butir-butir alokasi dana yang telah disepakati. dan Tabel 10 berikut ini. penanggungjawab program menyampaikan kembali usulan kepada ketua KKG atau MGMP. Persetujuan ketua KKG atau MGMP menjadi kunci untuk langkah pengajuan dana berikutnya kepada penyandang dana. . Setelah direvisi. Apabila Ketua KKG atau MGMP belum menyetujuinya.

Revisi Penanggungjawab Program  khusus melakukan revisi rencana penggunaan dana sesuai rekomendasi. Rapat Penggunaan Dana Pengurus dan Anggota  Pengecekan jenis dan besar dana yang akan digunakan sesuai proposal/rambu-rambu program dimaksud  Menyepakati rencana penggunaan dana atau merekomendasikan untuk direvisi 5. Verifikasi Alokasi Dana Ketua  Mengidentfikasi kebutuhan biaya  Menentukan sumber biaya 4. Verfikasi Usulan Dana Penyandang Dana  Memverifikasi jenis usulan penggunaan dana  Menyepakati usulan penggunaan dana atau merekomendasikan usulan untuk direvisi 9. maka rencana penggunaan dana tersebut direvisi sesuai rekomendas 7. Penyusunan Laporan Dana Pengurus dan Penanggungjawan  Pengurus menunjuk penanggungjawab Program program  Pengurus menjelaskan tugas penanggungjawab program  Penanggungjawab Program menyusun laporan penggunaan dana dan melampirkan . Kegiatan Pelaksana Uraian Kegiatan 1. maka rencana penggunaan dana tersebut dapat ditindaklanjuti untuk direalisasikan  Bila laporan penggunaan dana tidak disetujui ketua dan bendahara. Kegiatan Pelaksana Uraian Kegiatan 1. Kegiatan Pelaksana Uraian Kegiatan 1. Penyempurnaan Usulan Ketua Melakukan penyempurnaan usulan penggunaan dana sesuai dengan masukan dalam pembahasan 7. Penyampaian ke Bendahara Ketua  Memverifikasi usulan biaya  Menyetujui atau merekomendasikan perbaikan usulan 6. Penyampaian Usulan ke Penyandang Ketua Menyampaikan usulan ke penyandang dana (Format Dana Proposal Pengajuan Dana terdapat pada lampiran 5 8. Rapat koordinasi Ketua Melakukan rapat koordinasi dan persiapan awal 2. Pelaksanaan Program yang disepakati Pengurus dan Anggota  Pemilihan program yang akan dilaksanakan  Paparan program yang akan dilaksanakan  Menunjuk tim khusus pelaksana program 3. Pemilihan Program Ketua Memaparkan program KKG dan MGMP 3. TABEL 8: Pengusulan dan Pencairan Dana KKG dan MGMP No. Persiapan Pengurus dan Penanggungjawab Melakukan rapat koordinasi dan persiapan awal Program 2. Rapat Pengusulan Dana Ketua  Mengusulkan rencana anggaran biaya kepada ketua 5.  Penyampaian ulang laporan penggunaan dana ke bendahara 8. Pengambilan Keputusan Ketua dan Bendahara KKG atau  Bila rencana penggunaan dana disetujui MGMP ketua dan bendahara. Verfikasi Penggunaan Dana Penanggungjawab Program  Verfiikasi jenis penggunaan dana untuk mendanai pelaksanaan program sesuai proposal/rambu-rambu  Menyepakati alokasi penggunaan dana 4. Pencairan Ketua Mencairkan dana TABEL 9: Penggunaan Dana KKG dan MGMP No. Pencairan Bendahara KKG atau MGMP Mencairkan dana (Contoh penggunaan dana terdapat pada lampiran 6) TABEL 10: Pertanggungjawaban Dana KKG dan MGMP No. Revisi Usulan Penggunaan Dana Ketua  Melakukan revisi usulan penggunaan dana sesuai rekomendasi  Penyampaian ulang usulan penggunaan dana ke penyandang dana 10. Penyampaian ke Bendahara untuk Benfahara KKG atau MGMP Pengecekan jenis dan besaran dan yang akan dicek digunakan sesuai proposal/ rambu-rambu dimaksud 6.

Pelaporan ke Penyandang Dana Penyandang Dana  Verifikasi jenis penggunaan dana dalam laporan  Pengecekan semua bukti penggunaan dana sesuai butir penggunaannya  Menyepakti laporan penggunaan dana atau merekomendasikan laporan untuk direvisi 5. media dan alat peraga. Pelaksanaan kegiatan KKG dan MGMP semestinya didukung oleh dana operasional. Finalisasi Laporan Penanggungjawab Program  Penanggungjawab program melakukan revisi laporan penggunaan dana sesuai dengan rekomendasi  Penyampaian ulang laporan penggunaan dana ke penyandang dana G. dana kegiatan KKG dan MGMP dapat diperoleh melalui sumber madrasah (BOS)/Komite Madrasah/Dewan Pendidikan yang diprogramkan melalui Rencana Anggraran Pendapatan dan Belanja Madrasah (RAPBM) atau . Di luar sumber dana utama. Pengambilan Keputusan Penyandang Dana  Bila laporan penggunaan dana disetujui penyandang dana. KKG dan MGMP harus merancang kegiatan terkait dengan pengembangan profesi. maka laporan tersebut direvisi sesuai rekomendasi 6. serta evaluasi dan penilaian yang sesuai dengan standar kompetensi pada mata pelajaran terkait. metode. pengembangan silabus. Di samping kegiatan- kegiatan dimaksud. Pembahasan Pengurus dan Anggota  Verifikasi butir penggunaan dana dalam laporan  Pengecekan semua bukti penggunaan dana sesuai jenis penggunaannya  Menyepakati atau merekomendasikan penyempurnaan laporan penggunaan dana 3. bukti penggunaannya Format laporan penggunaan dana terdapat pada lampiran 7 2. Sudah semestinya KKG dan MGMP memiliki beberapa kegiatan untuk mencapai dan mengembangkan standar kompetensi guru. serta merancang kegiatan untuk menjaga profesionalisme secara berkelanjutan. pemecahan masalah pembelajaran. bahan ajar. pengembangan model-model pembelajaran yang inovatif. seperti: persiapan pembelajaran. Pemantauan dan Evaluasi KKG dan MGMP telah merancang program kegiatan sekurang kurangnya sebanyak 12 kegiatan per tahun. maka laporan tersebut sudah sellesai  Bila laporan penggunaan dana tidak disetuji penyandang dana. Penyempurnaan Penanggungjawab program  Melakukan penyempurnaan laporan penggunaan dana sesuai dengan masukan dalam pembahasan  Setelah sempurna disampaikan kepada penyandang dana 4. RPP.

Dengan mekanisme pelaksanaan kegiatan KKG atau MGMP seperti di atas diharapkan terbentuk sosok guru profesional sesuai pesan UU Guru dan Dosen. dan laporan kegiatan  Penyiapan dan pengecekan instrumen pemantauan dan evaluasi 3. APBD. agar dapat mewujudkan guru yang profesional dan berkualitas. Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Pemantau dan Evaluator  Mengisi instrumen sesuai data keberadaan KKG atau MGMP  Menyusun daftar temuan  Melakukan verfikasi temuan  Menyusun daftar usulan perbaikan  Menyetujui usulan perbaikan 4. Persiapan (Identifikasi standar. Kegiatan Pelaksana Uraian Kegiatan 1. dan melaksanakan pemantauan dan evaluasi kegiatan KKG atau MGMP 2. PP Guru. serta sumber-sumber lain yang tidak mengikat. pemberkasan persyaratan. Untuk mengetahui serta memberikan balikan lebih jauh tentang pelaksanaan kegiatan KKG atau MGMP tersebut. Kegiatan tersebut berupa pertemuan atau rapat rutin sekurang-kurangnyal 1 kali dalam sebulan.Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM) pada setiap tahun pelajaran. Koordinasi. Prosedur pemantauan dan evaluasi dalam rangka menjamin akuntabilitas program KKG atau MGMP yang langkah langkahnya dirinci seperti pada Tabel 11 berikut ini. pengumpulan. TABEL 11: Pemantauan dan Evaluasi Kegiatan KKG dan MGMP No. maka perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi dalam rangka mengendalikan mutu kegiatan KKG dan MGMP. dan Pengurus  Mengidentifikasi standar-standar KKG atau petunjuk pelaksana) MGMP yang sudah ditetapkan  Menunjuk pelaksana yang bertugas untuk mengumpulkan. Pelaksanaan kegiatan KKG dan MGMP dilakukan di tiap tingkatan. Pemantau dan Evaluator  Melakukan rapat koordinasi antara pengurus pemberkasan dan penyiapan instrumen dengan Tim Pemantau dan Evaluator  Mengumpulkan dokumen-dokumen standar dan dokumen pendukung seperti program kerja. AD/ART. dana dari pemerintah baik melalui APBN. serta peraturan lain yang merupakan turunannya. Penyusunan Laporan Pemantau dan Evaluator  Menyusu laporan hasil temuan  Menyerahkan hasil temuan dan daftar usulan perbaikan kepada pengurus KKG atau MGMP Contoh rencana pemantauan dan evaluasi terdapat pada lampiran 8 . maupun dana sumbangan lain yang sah.

Melaksanakan pendampingan kegiatan dan pengelolaan KKG dan MGMP. 5. Menyediakan pelayanan konsultasi pelaksanaan kegiatan KKG dan MGMP yang ada di daerahnya. 8. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan KKG dan MGMP dengan menggunakan instrumen monev. Melakukan pembinaan terhadap pelaksanaan peran dan fungsi KKG dan MGMP dalam rangkat peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru madrasah 2. Menghimpun dan menyediakan data profil KKG dan MGMP yang ada di wilayahnya. 7. Pengawas Pendidikan Madrasah 1. Menetapkan dan mengesahkan pengurus KKG dan MGMP dalam bentuk Surat Keputusan (SK) penetapan kepengurusan. 9. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang 1. Menetapkan RA/madrasah inti sebagai pusat pertemuan KKG atau MGMP yang memiliki kemudahan akses bagi anggota lainnya dan memiliki sarana prasarana lengkap. Membantu pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan KKG dan MGMP. 2. 4. 6. Mengetahui dan menyetujui program kerja yang diajukan oleh pengurus KKG dan MGMP. B. Membuat laporan hasil pemantauan dan evaluasi kegiatan KKG dan MGMP. Melakukan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan kegiatan KKG dan MGMP. . BAB III TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PIHAK TERKAIT A. 3.

Membuat laporan administratif dan akademik pelaksanaan kegiatan. Menetapkan satu atau beberapa guru inti sebagai sebagai pembimbing/ narasumber/ tutor/ pengajar. 5. Mengusulkan program kegiatan. 6. Membuat pertanggung jawaban kegiatan. 8. D. 7. dan Pengawas Madrasah. C. Membantu tim pemantau dan evaluasi dari tingkat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. Standar Operasional Prosedur Penyelenggaraan KKG dan MGMP. dan keuangan pelaksanaan program. administrasi. 3. KKG dan MGMP 1. 3. Kelompok Kerja RA/Madrasah 1. Menyusun program kegiatan sesuai dengan Rambu-rambu penyelenggaraan KKG dan MGMP. 4. 2. Melaksanakan kegiatan KKG dan MGMP sesuai program yang telah disusunnya. Mendorong guru di bawah binaanya untuk aktif dan berperan serta dalam kegiatan KKG dan MGMP. Mendorong para kepala RA/Madrasah agar memberikan keleluasaan kepada para gurunya untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan KKG dan MGMP. 2. Mendorong para kepala RA/Madrasah untuk memberikan dukungan dana yang diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan KKG dan MGMP. . 3. Mendorong para kepala RA/Madrash yang menjadi RA/Madrasah Inti untuk menyediakan fasilitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan KKG dan MGMP. Membuat rencana rinci keberlanjutan program untuk tahun berikutnya.

Membuat laporan kegiatan KKG dan MGMP dan mengirimkannya kepada penyandang dana dan/atau Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang.9. .

dan berkelanjutan. BAB IV PENUTUP Standar Operasional Prosedur (SOP) Penyelenggaraan KKG dan MGMP ini disusun sebagai rambu-rambu pengembangan KKG dan MGMP dari Standar Pengembangan (SP). sehingga di masa mendatang terwujud KKG dan MGMP yang dapat menjalankan fungsinya secara optimal sebagai wadah pengembangan profesionalisme guru yang berkualitas. mandiri. Diharapkan seluruh guru dapat berperan aktif dalam mendukung kegiatan KKG dan MGMP. dan berkelanjutan. mandiri. SOP Penyelenggaraan KKG dan MGMP ini dimaksudkan untuk memberikan acuan bagi para pengelola KKG dan MGMP di lapangan agar dapat menyelenggarakan kegiatan secara. . bermutu.

PROGRAM ADMINISTRASI. DAN SARANA PRASARANA ANGGOTA . LAMPIRAN Lampiran 1 : Contoh Struktur Organisasi KKG dan MGMP STRUKTUR ORGANISASI KKG DAN MGMP KETUA SEKRETARIS BENDAHARA BIDANG BIDANG BIDANG HUMAS PERENCANAAN PENGEMBAGAN DAN KERJASAMA DAN PENYUSUNAN ORGANISASI.

nama. Tulisan diketik dengan huruf kapital b. NIP. dan stempel. dan stempel. NIP. Identifikasi Kebutuhan Peningkatan Kompetensi Guru . Nama KKG atau MGMP c. b. Visi dan Misi B. Tujuan C. Tanggal Penulisan Halaman Pengesahan Lembar pengesahan memuat: a. Diketahui Kepala RA/madrasah Inti dengan bukti tanda tangan.Lampiran 2 : Sistematika Penyusunan Program dan Kegiatan KKG dan MGMP Halaman Sampul a. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang e. Manfaat BAB II PROGRAM KEGIATAN A. dan stempel. Diketahui Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang dengan bukti tanda tangan. Kata Pengantar Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN A. Tanda tangan. nama. nama ketua. c. Logo Kemenag d. Latar Belakang B. NIP.

guru terlalu bersifat permisif. Penyebab Masalah. misalnya dengan meningkatkan “kemampuan menggunakan berbagai macam media”. sedangkan . FORMAT 1. dan motivasi belajarnya rendah. C. program semester. alternatif pemecahan masalah pada kolom (4) dapat lebih dari satu. Akar Masalah. dan prestasi belajarnya rendah. Masalah pada kolom (2) berupa gejala yang diamati. misalnya siswa cepat merasa jenuh dalam belajar. Sesuai dengan istilahnya. 2. dan Alternatif Pemecahan Masalah No. selanjutnya disusun program KKG atau MGMP. program semester dibuat untuk semester I dan semester II. Program tersebut terdiri dari program bulanan. atau meningkatkan “kemampuan menggunakan berbagai macam strategi” pembelajaran. 3. Masalah (Gejala) Penyebab Masalah Alternatif Pemecahan Masalah 1 2 3 4 1. Program bulanan dirinci untuk setiap bulan (dalam satu tahun). 4. Dst Keterangan Format 1. ketika ulangan banyak yang menyontek.Langkah-langkah dalam mengidentifikasi permasalahan dapat menggunakan Format 1 berikut ini. dan program tahunan. Identifikasi Masalah. Penyebab masalah kolom (3) mudah diduga misalnya metode pembelajaran yang kurang bervariasi. Program KKG atau MGMP Berdasarkan identifikasi permasalahan.

....................................... FORMAT 2: Rincian Program 1....... 3........................................................................ Program Tahunan: Tahun I : ...................................................................................................... Bulan ke-5 : ............................. Bulan ke-3 : ............................................................................................................................. Tahun IV : ........................................................................................................................... .......................................................................... 2............................................................. Program Bulanan: Bulan ke-1 : .................................. Bulan ke-10 : ....................................program dibuat untuk tahun I sampai dengan tahun IV... Semester II : ...... Bulan ke-11 : ........................... Rincian program dimaksud disusun dengan menggunakan Format 2 sebagai berikut................................................................................................................................................... Bulan ke-2 : ........................................................ Bulan ke-6 : ......... Bulan ke-9 : ........................................... Bulan ke-12 : ............................................................................……………………………………….................................................................................................. Tahun III : ........................... Tahun II : ................................................................................................................................................................................................................................................................................................................. Bulan ke-8 : ..................................................................................... Bulan ke-7 : ...................……....................................................... Bulan ke-4 : ................. Program Semesteran: Semester I : ........

2. 1.2. Program KKG dan MGMP No. Contoh isi program pada kolom (3) adalah “Peningkatan Kemampuan Menggunakan Berbagai Macam Media”. BAB III RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM KKG/MGMP Pelaksanaan program tersebut harus terjadwal dengan baik. Masalah (dari kolom Alternatif Pemecahan Masalah (dari Rincian Kegiatan 2 format1) kolom 5 format 1) yang dinilai paling tepat dan dijadikan sebagai program 1 2 3 4 1. Dst Dst . (c) Pembuatan RPP dengan memasukkan penggunaan media.2. program tahunan dapat disusun jadwal kegiatan menggunakan Format 4 berikut ini.3 Dst 2. 2. 1. 2.1.2. FORMAT 4. Dst 2.1.1. 2. 1.1.3. Dst Dst Keterangan Format 3. FORMAT 3. Langkah-langkah dalam menyusun program KKG dan MGMP tersebut dapat menggunakan Format 3 berikut ini.2. Jadwal Kegiatan Tahunan (TAHUN …) Program Rincian Kegiatan Jadwal Kegiatan Tahunan (dari (dari kolom 4 kolom 3 format 2) Juli Agu Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun format 2) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 1. Sebagai contoh. dan (d) uji coba penggunaan media di kelas. 2. 1. (b) Pelatihan Penggunaan Multimedia (Komputer). Rincian kegiatan pada kolom (4) dapat berupa (a) Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran. 1.

....…...……...…………………………...... Kabupaten/Kota : ………….......................................... Alamat RA/Madrasah : ……....... mekanisme pelaksanaan program di maksud. 4......….........................………………………...................... Nomor Fax : …………………............... 3.....………………………..............................………………………................................……………........ Nama KKG atau MGMP : ………...... Desa/Kelurahan : ……………….....………………………...............………………………….................…………...... 5............................……………………………..........…………………........................ Kecamatan : …………………. Email : …………..... HP Ketua KKG atau MGMP : ………...................... NSS : ……………………................................ Lampiran Setiap Program dan Kegiatan KKG dan MGMP harus dilampiri data/identitas KKG atau MGMP menggunakan Format 5 isian berikut ini..... Nomor Telepon : ……………......... FORMAT 5: Data KKG dan MGMP 1...................................BAB IV PENUTUP Pada bagian penutup kemukakan secara ringkas tentang program yang telah disusun.......……………………………………….........……………………………………......... ..................................... Nama Kepala RA/Madrasah : …........ Nama RA/Madrasah Inti : …...............................……….............………........................................... Provinsi : ……………………….......................................................... dan harapan kegiatan KKG dan MGMP di masa yang akan datang.............………………………………................ 2............................

RA/Madrasah Inti Pelaksanaan Kegiatan KKG atau MGMP 1. PROSEDUR PEMBENTUKAN KKG/MGMP A. Lokasi RA/Madrasah Inti 2. Persetujuan Kepala RA/Madrasah Inti . Waktu Pelaksanaan 2.Lampiran 3 : Format Proposal Pembentukan KKG/MGMP Halaman Sampul Halaman Pengesahan Kata Pengantar Daftar Isi I. Waktu Pelaksanaan 2. Perekrutan Anggota 1. Pembentukan Pengurus 1. Latar Belakang B. Alamat RA/Madrasah Calon Anggota 4. PENDAHULUAN A. Jumlah Calon Anggota dan Sekolah 3. Sarana dan Prasarana yang dimiliki 3. Cara Pemilihan Pengurus 3. Dasar Hukum II. Penetapan Pengurus D. Penetapan Keanggotaan C. Tujuan C. Rekomendasi/Usulan Kepala RA/Madrasah Inti B.

PENUTUP LAMPIRAN .III.

........................................................................... Komisariat .. PROVINSI .. dan untuk guru”... /Musyawarah Guru Mata Pelajaran ......... Pasal 2 Dasar Pendirian .............. Ing Madyo Mangun Karso. /MGMP .. KOMISARIAT... oleh guru..................... Komisariat ..... MUKADIMAH Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa Kami Kelompok Kerja Guru ................. /MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN ........ Berdasarkan kesepakatan ini....... /Kabupaten ..................... Komisariat ......................... /Musyawarah Guru Mata Pelajaran ....................................................... /Kabupaten ..... Komisariat . maka kami para guru .... Komisariat .. yang disingkat KKG/MGMP ............. Kami para guru ...../MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN ................. /Kabupaten .. /Kabupaten ........... yang memiliki Anggaran Dasar sebagai berikut : BAB I NAMA DAN DASAR PENDIRIAN Pasal 1 Nama Organisasi profesi ini diberi nama Kelompok Kerja Guru ........... disingkat KKG ........... Tutwuri Handayani” serta motto ”dari guru./KABUPATEN..... bersepakat untuk bergabung dalam suatu wadah yang dibentuk dengan Anggaran Dasar..................... menyadari pentingnya usaha bersama dalam demi terbangunnya masyarakat modern yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945................ /Kabupaten .................. bersama-sama membentuk organisasi profesi yang diberi nama KELOMPOK KERJA GURU ............ Kecamatan ........ dan dengan semangat “Ing Ngarso Sung Tulodho..........................................Lampiran 4 : Contoh Anggaran Dasar KKG/MGMP ANGGARAN DASAR KELOMPOK KERJA GURU...... /Kabupaten ...............................

..... khususnya penguasaan substansi materi pembelajaran................. 2...... KKG ..... Memberi kesempatan kepada anggota kelompok kerja atau musyawarah kerja untuk berbagi pengalaman serta saling memberikan bantuan dan umpan balik...... metode pembelajaran.. / Kabupaten .......................... Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan........... /Kabupaten .. Komisariat ................ /MGMP ........ penyusunan silabus........... Mengubah budaya kerja anggota kelompok kerja atau musyawarah kerja (meningkatkan pengetahuan. penyusunan bahan-bahan pembelajaran.... memanfaatkan sumber belajar........ berkedudukan di Kecamatan .. BAB II KEDUDUKAN............. kekeluargaan. didirikan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten ...... 3..... 5.... bersifat organisasi non-struktural..... mengembangkan kemampuan/profesi guru......... DAN TUJUAN Pasal 3 Kedudukan dan Sifat 1. dan sebagainya. Memberdayakan dan membantu anggota kelompok kerja dalam melaksanakan tugas- tugas pembelajaran di sekolah.............................. 2............ /Kabupaten ... /MGMP ...... KKG . Komisariat . memaksimalkan pemakaian sarana/prasarana belajar.. serta mengadopsi pendekatan pembaharuan dalam pembelajaran yang lebih profesional bagi peserta kelompok kerja atau musyawarah kerja... oleh...................... .........KKG . /Kabupaten ......... mandiri.... /MGMP........... Pasal 4 Tujuan Tujuan organisasi profesi ini adalah : 1.... Tahun .... strategi pembelajaran............... Komisariat ................ kompetensi dan kinerja) dan mengembangkan profesionalisme guru melalui kegiatan-kegiatan pengembangan profesionalisme di tingkat KKG/MGMP......... dan untuk guru yang menjadi anggota......... menganut prinsip maju bersama serta diselenggarakan dari.. ... Memperluas wawasan dan pengetahuan guru dalam berbagai hal. SIFAT........... tanggal ....... 4. No......

........ /Kabupaten ... 2. 5.. Tata cara pemilihan Pengurus diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART). /MGMP ... 6.... 3.. Menyelenggarakan rapat pengurus............... Memberikan pertanggungjawaban pada rapat anggota akhir masa bakti....6....... Memberikan informasi dan atau hasil rapat pleno kepada pihak-pihak terkait.... Pasal 7 Hak dan Kewajiban Pengurus Hak dan kewajiban pengurus KKG . /MGMP ..... 2..... diatur dalam Anggaran Rumah Tangga........ Komisariat ............. Pasal 8 Tugas Pengurus .... semua peraturan KKG . Pengurus dipilih langsung oleh anggota........ /MGMP .... Mengikuti pelatihan-pelatihan atau penataran yang terkait dengan kegiatan KKG ........ Meningkatkan mutu proses pendidikan dan pembelajaran yang tercermin dari peningkatan hasil belajar peserta didik. 4...... 3........ / MGMP ... 7........ dan keputusan KKG ..... BAB III ORGANISASI Pasal 5 Struktur dan Fungsi Organisasi Struktur organisasi. Menjalankan semua ketentuan yang tercantum dalam AD/ART. Periode Jabatan Pengurus adalah 4 (empat) tahun dan dapat dicalonkan kembali pada pemilihan periode berikutnya........... Meningkatkan kompetensi guru melalui kegiatan-kegiatan di tingkat KKG/MGMP............... dan fungsi organisasi KKG ... adalah: 1..... Menyelenggarakan rapat anggota.... BAB IV KEPENGURUSAN Pasal 6 Masa Kepengurusan dan Pemilihan Pengurus 1. /MGMP ..

..... 3.......... 5. Setiap anggota mewakili RA/madrasah yang menjadi tempat tugasnya... Bilamana Ketua berhalangan hadir karena sesuatu hal.. Anggota berkewajiban membantu terlaksananya tujuan organisasi.. 6.. 3.... /mata pelajaran .. Anggota KKG .. 2.. Sekretaris bertugas menyelenggarakan surat menyurat dalam organisasi.. terdiri dari Guru-guru PNS dan bukan PNS yang mengajar ...... Anggota berkewajiban membayar iuran bulanan................. Ketua bidang bertugas merumuskan dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi bidangnya masing-masing.. Seluruh anggota berhak mengajukan usulan untuk kemajuan organisasi........ Anggota berhak mendapat bimbingan untuk meningkatkan profesionalismenya.............. 3.. /MGMP .... BAB V KEANGGOTAAN Pasal 9 Syarat Keanggotaan 1.. /Kabupaten ... Pasal 10 Hak dan Kewajiban Anggota 1................ Syarat menjadi anggota diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART). Anggota berhak mengikuti pendidikan dan pelatihan yang diusahakan oleh organisasi. Komisariat ........... .... 5.. 4....... /MGMP . /Kabupaten . Ketua atas nama pengurus mewakili secara sah di luar organisasi untuk mewakili sesuatu hal demi kemajuan organisasi.... Pengurus menjalankan pekerjaan sehari-hari di dalam organisasi dan menjalankan keputusan-keputusan Rapat Anggota KKG ..... 2... 4........ di Kecamatan ..1................ Anggota berhak dipilih dan memilih pengurus untuk menjalankan organisasi..... maka Sekretaris dapat mewakili Ketua dengan hak dan kewajiban yang sama............................... baik di madrasah negeri maupun di madrasah swasta di bawah naungan Kementerian Agama... 2...... Bendahara bertugas menangani kekayaan/keuangan organisasi dan melaporkan kepada pengurus yang selanjutnya dipertanggungjawabkan kepada Rapat Anggota.

Peer Coaching (Pelatihan sesama guru menggunakan media TIK). 6... 2.. see yang dalam pelaksanaannya harus terjadi kolaborasi antara pakar.... dan Rencana Program Pembelajaran... dan guru mitra)... koloqium (paparan hasil penelitian).. kegiatan organisasi profesi ini adalah: A. diantaranya Penelitian Tindakan Kelas..... program semester.. Penyusunan dan pengembangan instrumen evaluasi pembelajaran 5.. /MGMP .. Kegiatan Rutin: 1. Anggota berkewajiban menjaga martabat dan kehormatan profesi.. Kegiatan Pengembangan: 1... /MGMP ... Anggota berkewajiban mematuhi AD/ART.. /MGMP ....... do.... 10... Analisis kurikulum... 4..7. Forum KKG . Penyusunan dan pengembangan silabus. Penerbitan jurnal KKG .... Pembahasan materi dan pemantapan menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Madrasah B.... Komisariat/Kabupaten/Kota/Provinsi. Lesson Study (suatu pengkajian praktek pembelajaran yang memiliki tiga komponen yaitu plan.... Diskusi permasalahan pembelajaran. aturan dan putusan organisasi. dan diskusi panel......... Penulisan Karya Tulis Ilmiah.. 5.... guru pelaksana. Pendidikan dan Pelatihan berjenjang (diklat berjenjang). 4..... 11.... 3.. ... 9.. lokakarya.... 8. Professional Learning Community (komunitas belajar professional). 3.. Penyusunan dan pengembangan website KKG ..... Penelitian. BAB VI KEGIATAN Pasal 11 Untuk mencapai tujuan pada pasal 4 di atas. 2. 8. Kompetisi kinerja guru..... 7.. Seminar. Anggota berkewajiban mengikuti secara aktif prorgam dan kegiatan 9.

Pembiayaan KKG .. Pelaksanaan pematauan dan evaluasi KKG .. BAB X PEMANTAUAN DAN EVALUASI SERTA PELAPORAN Pasal 15 Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi serta Pelaporan 1...............…Komisariat ................. Sumber pembiayaan organisasi dijelaskan dalam Anggaran Rumah Tangga (ART)... 2... 2......... dan rapat pengurus. disusun sekurang-kurangnya sekali dalam satu periode kepengurusan.. berasal dari sumber yang sah atau sumber sah lain yang tidak mengikat....... BAB VII PROGRAM KERJA Pasal 12 Penyusunan Program Kerja 1.......... Pengaturan lebih lanjut mengenai musyawarah dan rapat diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART)...... Untuk menjamin mutu kegiatan KKG .. BAB IX PEMBIAYAAN Pasal 14 1.................... meliputi mekanisme dan pelaporannya yang diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART)... BAB VIII MUSYAWARAH DAN RAPAT-RAPAT Pasal 13 1..... ... /Kabupaten .............. rapat anggota.... Program Kerja KKG .. Musyawarah dan rapat-rapat terdiri dari: musyawarah anggota. /MGMP ............. perlu dilaksanakan pemantauan dan evaluasi yang dimaksudkan untu melihat kesesuaian antara standar dengan pemenuhannya.... 2. Prinsip-prinsip penyusunan program kerja diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART).. /MGMP ... 2..... rapat kerja......... /MGMP ........ /MGMP …..

.... yang dengan sengaja diadakan untuk maksud tersebut.. 4.... yang hadir dan diketahui oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang........ dan dari ketua KKG ....................... TATA TERTIB PERSIDANGAN................ maka pengesahan perubahan anggaran dasar dilakukan atas persetujuan anggota yang hadir dalam musyawarah anggota.... /MGMP .......... BAB XI PERUBAHAN ANGGARAN DASAR.... Musyawarah perubahan anggaran dasar harus dihadiri sekurang-kurangnya duapertiga dari jumlah anggota KKG ..... Musyawarah anggota harus dihadiri sekurang-kurangnya duapertiga dari jumlah anggota KKG .................. Pasal 17 Tata Tertib Tata tertib persidangan ditetapkan Pengurus dan disahkan dalam musyawarah anggota KKG . Keputusan musyawarah pembubaran dianggap sah jika disetujui oleh seluruh anggota KKG . 2.......................................... KKMI/KKMTs/KKMA................... /MGMP ................ Keputusan musyawarah perubahan anggaran dasar dianggap sah jika disetujui oleh duapertiga anggota yang hadir..3... /MGMP .... /MGMP .. Organisasi ini hanya dapat dibubarkan dengan keputusan musyawarah anggota KKG .... /MGMP ....... Laporan meliputi substansi kegiatan dan administrasi disampaikan secara berjenjang oleh panitia pelaksana kegiatan kepada ketua KKG ... Apabila quorum tidak terpenuhi seperti yang dimaksud pada ayat 2 dan 3 pasal ini.... yang sengaja diadakan untuk maksud tersebut...... kepada ketua KKRA... 2...../MGMP ............. 3... Pasal 18 Pembubaran 1............. dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang..... /MGMP ....................... DAN PEMBUBARAN ORGANISASI Pasal 16 Perubahan Anggaran Dasar 1... 3... Anggaran Dasar ini hanya dapat diubah dengan musyawarah anggota KKG ..../MGMP .............................. ....

BAB XII
PENUTUP
Pasal 19
1. Anggaran Dasar ini ditetapkan pada pertemuan Guru-guru ......................... Komisariat
.................. /Kabupaten ......................... di ........................ tanggal .......................
2. Anggaran Dasar ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : ...............................
Tanggal : ................................
KKG............./MGMP Mapel ....
Mengetahui, Komisariat ....../Kabupaten...............
Kepala RA/Madrasah Inti Ketua

......................................... ................................................
NIP................................... NIP. ........................................
Mengetahui,
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang/
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah

................................................
NIP. .......................................

Lampiran 5: Contoh Anggaran Rumah Tangga KKG/MGMP

ANGGARAN RUMAH TANGGA
KELOMPOK KERJA GURU .................. ATAU MUSYAWARAH GURU MATA
PELAJARAN ............................ KOMISARIAT .............................. /
KABUPATEN ......................................
BAB I
ORGANISASI
Pasal 1
Struktur, Susunan, Peran, Fungsi, dan Lambang Organisasi
1. Struktur Organisasi KKG ............... /MGMP ......................, meliputi ketua, sekretaris,
bendahara, bidang-bidang, dan anggota
2. Susunan organisasi KKG .................. /MGMP ........................, yaitu:
a. Ketua (bila diperlukan ada wakil ketua)
b. Sekretaris (bila diperlukan ada wakil sekretaris)
c. Bendahara
d. Bidang-bidang, meliputi :
1) Ketua Bidang Perencanaan dan Penyusunan Program dibantu ..... orang
anggota bidang
2) Ketua Bidang Pengembangan Organisasi, Administrasi, dan Sarana Prasarana
dibantu .... orang anggota bidang
3) Ketua Bidang Humas dan Kerjasama dibantu ..... orang anggota bidang
e. Anggota
3. Organisasi KKG ................ /MGMP ........................ berperan meningkatkan mutu
pendidikan dan pencapaian tujuan pendidikan.
4. Fungsi organisasi KKG ................ /MGMP ................. sebagai wadah aktifitas guru
dalam rangka mengembangkan kompetensi dan profesionalitasnya.
5. Lambang organisasi KKG ................ /MGMP ........................

BAB II
KEPENGURUSAN
Pasal 2
Pemilihan Pengurus
1. Pengurus KKG ............. /MGMP ............ Komisariat............../Kabupaten ...............
dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat pleno setiap akhir periode kepengurusan.
2. Pemilihan pengurus dilakukan melalui musyawarah dan mufakat.
3. Pengurus lama dapat dipilih kembali.
4. Tim formatur pemilihan pengurus melaporkan hasil pemilihan pengurusnya kepada
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang untuk disahkan.
Pasal 3
Masa Bakti Pengurus
1. Masa bakti kepengurusan ditetapkan untuk masa 4 (empat) tahun.
2. Masa bakti kepengurusan berakhir bersamaan dengan disyahkannya menjelang.
pembentukan kepengurusan yang baru.
3. Masa bakti kepengurusan paling lama 2 (dua) periode berturut-turut.
Pasal 4
Syarat-syarat Menjadi Pengurus
1. Telah menjadi anggota aktif minimal 4 (empat) tahun.
2. Memahami dan menguasai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
3. Memiliki kemampuan mengelola organisasi.
4. Tidak sedang tersangkut kasus hukum baik perdata maupun pidana.
Pasal 5
Pergantian Antar Waktu Pengurus
1. Pergantian pengurus dapat dilakukan sebelum masa baktinya berakhir apabila yang
bersangkutan sudah tidak aktif menjadi guru ................................ di Kecamatan
................ /Kabupaten Subang atau mengundurkan diri dari kepengurusan.
2. Pengisian kekosongan pengurus dilaksanakan dalam rapat pengurus.
3. Hasil pergantian antar waktu pengurus dilaporkan kepada Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Subang.

. 3.. Program kerja disusun berdasarkan analisis kebutuhan .. Pasal 8 Berakhirnya Keanggotaan 1......... semua keputusan dan peraturan organisasi.. Guru MI/Guru Mata Pelajaran pada RA/madrasah negeri dan swasta yang berada di Kecamatan .. Menghimpun dana dari anggota sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam Anggaran Dasar /Anggaran Rumah Tangga. BAB III KEANGGOTAAN Pasal 7 Syarat Keanggotaan 1........ /MGMP ... Pasal 6 Wewenang Pengurus Berkaitan dengan peran dan fungsi KKG ........ Memberikan masukan kepada KKRA/KKM Kabupaten Subang..... BAB IV PROGRAM KERJA Pasal 9 Prinsip-prinsip penyusunan program kerja 1. Bersedia membayar iuran bulanan sebagai anggota. Komisariat ...../Kabupaten ......... 2. Purna tugas/pensiun 3.. 3... Memberikan masukan kepada anggota mengenai inovasi bidang pendidikan... Mengisi formulir pendaftaran.. 4.... seperti tersebut dalam pasal 1 angka 3 dan 4 di atas.. Meninggal dunia 2....... Mutasi keluar daerah Kabupaten Subang 4. Menjadi Kepala RA/madrasah. /MGMP ...... 4....... 2.............. Memberikan masukan terhadap instansi yang terkait...... KKG .............../Kabupaten Subang berwenang: 1... Sanggup menaati dan melaksanakan AD/ART........

8... 5.. Pembubaran organisasi 6.. Apabila pengambilan keputusan secara musyawarah mufakat tidak dapat dilaksanakan maka keputusan diambil dengan suara terbanyak.... 4. Hal-hal lain yang sifatnya urgen menyangkut kepentingan anggota 7.... Pengambilan keputusan diupayakan musyawarah mufakat.... dan program penunjang.. BAB V MUSYAWARAH DAN RAPAT-RAPAT Pasal 10 Musyawarah Anggota Musyawarah anggota diadakan untuk : 1.... 9....... 10.. 2..... Menilai pertanggungjawaban pengurus 4. Perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga 5.... program inti (terdiri dari program rutin dan program pengembangan)....... Musyawarah anggota diselenggarakan sekurang-kurangnya 1 kali dalam empat tahun. Program terbagi kedalam tiga jenis yaitu program umum. Menyusun dan menetapkan program dan kegiatan empat tahunan 3... Dalam keadaan istimewa dapat diadakan musyawarah anggota sewaktu-waktu atas pertimbangan pengurus. Program dan kegiatan dimaksud yang telah disusun dikomunikasikan oleh Tim Khusus/pengurus kepada seluruh anggota kelompok...2.... /MGMP .. ... Musyawarah anggota dinyatakan syah apabila dihadiri sekurang-kurangnya lebih dari setengah jumlah anggota.. Penentuan skala prioritas program 3. 11.... Memilih pengurus KKG . Program hasil analisis kebutuhan dituangkan dalam jadwal pertemuan untuk satu tahun dan sekurang-kurangnya memuat 12 kegiatan yang dituangkan dalam 12 kali pertemuan dalam satu tahun.

Rapat pengurus. l. Rapat anggota. Rapat terdiri atas : a.... dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)... Pasal 11 Rapat-rapat 1. Rapat pengurus diadakan minimal 1 kali dalam 1 bulan dan sewaktu-waktu jika ada hal penting. bantuan APBN. k. b.. dan APBD. c.... Rapat kerja diadakan 1 kali dalam 1 tahun 3.. pihak lain yang sah dan tidak mengikat . h... Rapat kerja. hasil kerjasama. BAB VI PEMBIAYAAN Pasal 12 1.... Rapat anggota diadakan minimal 1 kali dalam 1 tahun 4. dan pergantian antar waktu pengurus.. c...... d. /MGMP . e.. bantuan Direktorat terkait pada Kementerian Agama RI. berasal dari: a. g..... bantuan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.12.. 2. dilakukan dalam rangka membahas masalah internal pengurus... bantuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang... dilakukan dalam rangka mensosialisasikan program dan kegiatan.. Sumber pembiayaan KKG .. j... dilakukan dalam rangka menyusun dan mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan tahunan... i. Keputusan musyawarah dinyatakan sah apabila disetujui oleh sekurang-kurangnya setengah + 1 anggota yang hadir.. unit produksi.... masyarakat.. donatur yang tidak mengikat. bantuan Komite Madrasah/Dewan Pendidikan. Iuran anggota b. f..

... /MGMP . BAB VII PEMANTAUAN DAN EVALUASI SERTA PELAPORAN Pasal 13 Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan 1.. Latar Belakang B. dilakukan oleh KKRA/KKM. pengawas madrasah..........2...... pemantauan dan evaluasi internal......... dialkukan oleh pihak ketiga yang independen dengan instrumen disusun sendiri...... Instrumen monitoring dan evaluasi disusun untuk memudahkan dalam melakukan pemantauan dan evaluasi Pasal 14 Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan Pelaporan pelaksanaan kegiatan disusun dengan sistematika sebagai berikut: Halaman Sampul Halaman Pengesahan Kata Pengantar Daftar Isi I. 2...... pemantauan dan evaluasi eksternal...... Rumusan Masalah ........................... 2).. Pemantauan dan evaluasi dapat dilakukan dalam 3 (tiga) bentuk...... dalam rapat anggota paripurna. pada seluruh anggota di dalam rapat paripurna... mempertanggungjawabkan penerimaan........................ 3........... pengelolaan.. pemantauan dan evaluasi mandiri dilakukan oleh pengurus KKG ........ /MGMP .......... dan MGMP ....... dan atau penggunaan dana KKG ......... Pemantauan dan evaluasi dilakukan dalam rangka mengendalikan mutu kegiatan KKG . 3....... dan seksi pendidikan madrasah......... yaitu: 1)......... /MGMP ..... Laporan keuangan disampaikan secara tertulis oleh pengurus KKG ... dan 3)......... /MGMP . Pengurus KKG . PENDAHULUAN A..

. dokumen yang diperlukan. dan foto-foto kegiatan. atau tahunan). yaitu: kuitansi pembelian... Program Semester C.. PENGGUNAAN DANA Pada bagian penggunaan dana menjelaskan rincian dana yang telah digunakan (untuk program bulanan. semester.. PROGRAM KEGIATAN KKG . C... Program Bulanan B. semester. Tempat Kegiatan D.elaporan pelaksanaan kegiatan disusun dengan sistematika sebagai berikut: BAB VIII PERUBAHAN ANGGARAN DASAR/ANGGARAN RUMAH TANGGA Pasal 15 1... Usul perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dapat dilaksanakan jika diusulkan oleh sekurang-kurangnya lebih dari setengah dari jumlah anggota. Manfaat II.. PELAKSANAAN KEGIATAN A.... ATAU MGMP .. Program Tahunan III..... atau tahunan) IV... Tujuan D.. PENUTUP LAMPIRAN Pada bagian lampiran menyertakan bukti fisik... . Hasil Kegiatan (untuk program bulanan. V.. A... Nama Kegiatan (sesuai dengan proposal pengajuan dana) B..... Waktu Kegiatan C..

. Mengetahui... .. /MGMP .................................. 2. Anggaran Rumah Tangga ini ditetapkan oleh rapat anggota dan mulai berlaku sejak tangga ditetapkan.. KKG ....... Mengetahui...................................................... Ditetapkan di : ..... Komisariat .......................................... /Kabupaten....... ........... NIP..... ............. BAB IX PENUTUP Pasal 16 1............. ....... NIP................................................ NIP................2...... Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini akan dibahas pada rapat anggota dalam bentuk peraturan organisasi........... Tanggal : ........... Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dapat dilakukan dalam musyawarah anggota jika disetujui sekurang-kurangnya lebih dari setengah jumlah anggota yang hadir.......... Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang/ Kepala Seksi Pendidikan Madrasah .......................... Kepala RA/Madrasah Inti Ketua ....................................

when mengambarkan waktu pelaksanaan. hasil kegiatan. who. . dan manfaat). why. dan sistem dokumentasi kegiatan/pelaporan kesinambungan/keberlanjutan program. sumber dana. where. nara sumber. where menggambarkan tempat pelaksanaan kegiatan. frekuensi kegiatan KKG /MGMP. hasil yang diharapkan. and how).Lampiran 6 : Format Proposal Pengajuan Dana Halaman Judul Halaman pengesahan ditandatangani oleh Ketua KKG/MGMP dan diketahui oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang Kata Pengantar Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang (berisi gambaran pendidikan termasuk permasalahan di wilayah masing- masing.What menggambarkan nama kegiatan/pelatihan. kendala dan upaya pemecahannya. fasilitator. sumber dana. how menggambarkan strategi dan metode pelaksanaan program. dan koordinasi/tugas/tanggungjawab tim administrasi KKG/MGMP dalam pelaksanaan kegiatan. when. instruktur yang terlibat dalam kegiatan. dan gambaran komitmen KKG/MGMP terhadap peningkatan mutu guru melalui program yang telah dilaksanakan. keterlibatan peserta KKG/MGMP. sasaran. BAB II DESKRIPSI PELAKSANAAN PROGRAM Bab ini berisi tentang pelaksanaan kegiatan dalam 1 tahun terakhir yang meliputi 5W + 1H (what. who menggambarkan peserta. tujuan.

pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program. nara sumber/instruktur. . 3.BAB III RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM Bab ini berisi tentang strategi dan metode pelaksanaan program. Susunan pengurus yang disyahkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. waktu/jadwal pelaksanaan. tempat pelaksanaan. dan pelaporan dari kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun berjalan. Daftar hadir sejumlah kegiatan dalam 1 tahun terakhir. 4. materi kegiatan. 2. BAB IV PENUTUP Kesimpulan kegiatan yang akan dilaksanakan secara singkat dan harapan diterimanya proposal. LAMPIRAN 1. Bukti pengeluaran anggaran 1 tahun terakhir. Rekap pelaksanaan kegiatan 1 tahun terakhir.

dst Jumlah PM : Partisipasi Masyarakat Pelaporan penggunaan dana cukup dilakukan dengan melengkapi dokumen-dokumen pendukung RAB di atas. 2.Lampiran 7 : Rencana Penggunaan Dana KKG/MGMP Rencana penggunaan dana KKG /MGMP dapat disusun dengan menggunakan Format 6 berikut.3.1. 1.3. 2. 1.2.) Program Biaya Kegiatan Jumlah Orang (dari kolom Vol Satuan Satuan (dari kolom 4 (Rp) Yayasan BOS Tua PM*) Lainnya Jumlah 3 format 2) (Rp) format 2) Siswa 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1. 1. dan Kuitansi-Kuitansi. .2. 2.1. FORMAT 6: Rencana Anggaran Belanja (RAB) KKG/MGMP Rincian Sumber Dana (Rp. dst 2. Bukti Hasil Kegiatan KKG/MGMP. seperti Daftar Hadir.

Latar Belakang B.Lampiran 8 : Format Laporan Pelaksanaan Kegiatan dan Penggunaan Dana Halaman Sampul Halaman Pengesahan Kata Pengantar Daftar Isi I. Manfaat II. PENGGUNAAN DANA Pada bagian penggunaan dana menjelaskan rincian dana yang telah digunakan (untuk program bulanan. PENUTUP . Program Tahunan III. PROGRAM KEGIATAN KKG/MGMP A. PELAKSANAAN KEGIATAN E. Waktu Kegiatan G. Hasil Kegiatan (untuk program bulanan. Rumusan Masalah C. semester. V. Program Semester C. Tempat Kegiatan H. semester. Tujuan D. Nama Kegiatan (sesuai dengan proposal pengajuan dana) F. PENDAHULUAN A. atau tahunan). atau tahunan) IV. Program Bulanan B.

....- Total 10. dokumen yang diperlukan.... Jumlah Pengeluaran 4..... ....000. Transport 500.......000.000...........- 3....................... FORMAT PENGGUNAAN DANA KKG . 6..20…….. NIP.....dibubuhi materai Rp..... No......…….....- 4............ NIP ..................... 5 Pelaksanaan 1........000..... yaitu: kuitansi pembelian...000........ 10.... Ketua KKG/MGMP Komisariat ........ Komisariat .... ..........000. Bendahara ..../Kabupaten ..000... ./ Kabupaten ...........000........ BULAN ………..............Setiap pengeluaran dilampirkan bukti kwitansi yang ditandatangani penerima .... dan foto-foto kegiatan..............- Saldo Saldo 6.- 2................Setiap kwitansi untuk pengeluaran lebih dari Rp..200...Setiap kwitansi pembelian ATK dan lain-lain ditandatangani dan distempel toko yang bersangkutan ..6 300..8 1.. Materi PTK K...000..000..000...000. 1..- .........- Mengetahui/Menyetujui............LAMPIRAN Pada bagian lampiran menyertakan bukti fisik.000....000.. Foto Copy Bahan K...........7 2..000...... No Tgl Uraian Jumlah (RP) No...000...... 1 Dana Block Grant 10. /MGMP ……...........000... Tgl Uraian Jumlah (Rp) Bukti 1.... ..... .000....... Beban ATK K..- Jumlah Penerimaan 10...........000. 20.... Catatan: ........000.

.............................. 20.. 2........................ NIP . ............ 2...Lampiran 9 : Rencana Pemantauan dan Evaluasi Kegiatan KKG/MGMP Rencana pemantauan kegiatan KKG/MGMP dapat disusun dengan menggunakan Format 7 berikut............... 2. NIP... Mengetahui Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang/ Kepala Seksi Pendidikan Madrasah ..................1.. .......... Mengetahui......... 1........................1............................................ FORMAT 7: Rencana Pemantauan dan Evaluasi Kegiatan KKG/ MGMP Program (dari kolom 3 Rincian Kegiatan (dari Cara Memantau Jadwal format 3) kolom 4 format 3) Pemantauan 1.... 1....... ................3../Kabupaten ........3. Ketua KKG/MGMP Kepala RA/Madrasah Inti Komisariat ........ Dst............... ...... NIP........... .......... Dst Dst . 2................... 1........... ....................................2........2...