You are on page 1of 4

BAB I

PENDAHULUAN

POST MORTEM

Kematian sel(nekrosis sel) terjadi apabila suatu rangsangan terlalu kuat dan berkepanjangan.
Nekrosis sel dapat bersifat luas didalam tubuh sehingga menyebabkan kematian individu.

 Post mortem adalah meninggal/setelah kematian.
 Perubahan-perubahan yang timbul setelah kematian dinamakan post mortem.

Perubahan-perubahan post mortem ini juga dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor.
Diantaranya, suhu sekitar, suhu tubuh pada saat terjadi kematian dan adanya infeksi umum.

Perawatan jenazah adalah suatu tindakan medis melakukan pemberian bahan kimia
tertentu pada jenazah untuk menghambat pembusukan serta menjaga penampilan luar jenazah
supaya tetap mirip dengan kondisi sewaktu hidup.

Tujuan
 Tujuan umum

Untuk memahami teknik perawatan jenazah yang baik dan benar.

 Tujuan khusus

Itu juga mahasiswa harus memahami teknik-teknik dalam melakukan perawatan terhadap
jenazah yang baik dan benar sesuai prosedur yang ada.

1

3. Dengan menyuntikan zat-zat tertentu untuk membunuh kuman seperti pemberian intjeksi formalin murni. yaitu: Untuk mencegah terjadinya pembusukan pada jenazah. Bersihkan tubuh jenazah tutup dengan kain bersih untuk disaksikan oleh keluarga 2 . Tujuan Perawatan Jenazah Adapun tujuan dari perawatan jenazah. Lepaskan semua alat kesehatan dan letakan alat bekas tersebut dalam wadah yang aman. Luruskan tubuh jenazah dan letakan dalam posisi terlentang dengan tangan disisi atau terlipat didada. Memakai pelindung wajah dan jubah. Tutup anus dengan kasa dan plester kedap air. 8. 6. B. Beri alas kepala dengan kain handuk untuk menampung bila ada rembesan darah atau cairan tubuh lainnya. Tutup kelopak mata atau ditutup dengan kapas atau kasa. Tutup setiap luka yang ada dengan plester kedap air 9. 7. BAB II PEMBAHASAN Perawatan Jenazah A. Tindakan diluar Kamar Jenazah Adapun tindakan yang dilakukan diluar kamar jenazah yaitu: 1. Dalam injeksi formalin dapat dimasukan kemulut hidung dan pantat jenazah. Pengertian Perawatan Jenazah Perawatan jenazah adalah suatu tindakan medis melakukan pemberian bahan kimia tertentu pada jenazah untuk menghambat pembusukan serta menjaga penampilan luar jenazah supaya tetap mirip dengan kondisi sewaktu hidup. agar tidak meninggalkan luka dan membuat tubuh menjadi kaku. 2. begitu pula mulut dan telinga. 5. C. Mencuci tangan sebelum memakai sarung tangan. 4.

Catatan Penting: o Jenazah yang telah dibungkus tidak boleh dibuka lagi o Jenazah tidak boleh dibalsem atau disuntik atau pengawetan kecuali oleh petugas khusus yang telah mahir dalam hal tersebut o Jenazah tidak boleh diotopsi. 4. dalam hal tertentu. Petugas memakai alat pelindung: 1) Sarung tangan karet yang panjang (sampai kesiku) 2) Sebaiknya memakai sepatu boot sampai lutut 3) Pelindung wajah (masker dan kaca mata) 4) Jubah atau celemek sebaiknya yang kedap air c. Jenazah dimandikan oleh petugas kamar jenazah yang telah memahami cara membersihkan atau memandikan jenazah penderita penyakit menular d. Cuci tangan setelah melepas Sarung tangan. 10. otopsi dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari pimpinan rumah sakit dan dilaksanakan oleh petugas rumah sakit yang telah mahir dalam hal tersebut 3 . Pasang label identitas pada laki-laki 11. Tindakan dikamar Jenazah Adapun tidakan dikamar jenazah yaitu: a. Lakukan prosedur dasar sepertii cuci tangan sebelum mamakai sarung tangan b. Bungkus jenazah dengan kain kafan atau kain pembungkus lain sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut e. Cuci tangan dengan sabun sebelum memakai sarung tangan dan sesudah melepas sarung tangan. Beritahu petugas kamar jenazah jika jenazah adalah penderita penyakit menular 12.

4 . Dengan menyuntikan zat-zat tertentu untuk membunuh kuman seperti pemberian intjeksi formalin murni. agar tidak meninggalkan luka dan membuat tubuh menjadi kaku. BAB III PENUTUP KESIMPULAN Perawatan jenazah adalah suatu tindakan medis melakukan pemberian bahan kimia tertentu pada jenazah untuk menghambat pembusukan serta menjaga penampilan luar jenazah supaya tetap mirip dengan kondisi sewaktu hidup. Tujuan dari perawatan jenazah adalah Untuk mencegah terjadinya pembusukan pada jenazah.