You are on page 1of 6

ANTIBIOTIK PENISILIN DAN CEFIXIME

DISUSUN OLEH :

NAMA : FAUZIAH IRIANTO

NIRM : 1603027

PROGRAM STUDI DIII FARMASI

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

MUHAMMADIYAH MANADO 2017

KATA PENGANTAR
Puji syukur kita ucapkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta
karunia-Nya. Sehingga makalah yang berjudul “ANTIBIOTIK PENISILIN DAN CEFIXIME”
dapat di selesaikan tepat waktunya .

Laporan ini dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa dari berbagai pihak untuk
membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama mengerjakan laporan ini.Oleh karena
itu, kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu
dalam menyusun laporan ini.

Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada laporan ini.Oleh
karena itu, kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat
membangun kami.Kritik konstruktif dari pembaca sangat saya harapkan untuk penyempuraan
laporan tersebut.

Akhir kata semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi kita seklian.

PENULIS

FUAZIAH IRIANTO
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………………

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………...

BAB I PENDAHULUAN :

1. LATAR BELAKANG……………………………………………………………………...
2. RUMUSAN MASALAH…………………………………………………………………...
3. TUJUAN……………………………………………………………………………………

BAB II PEMBAHASAN :

A. ANTIBIOTIK PENISILIN……………………………………………………………….
B. GOLONGAN CEFIXIME………………………………………………………………….

BAB III PENUTUP :

A. KESIMPILAN……………………………………………………………………………...
B. SARAN……………………………………………………………………………………..

DAFTAR PUSTAKA
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Antibiotik adalah zat-zat kimia yang dihasilkan oleh fungi dan bakteri, yang memiliki
khasiat mematikan atau menghambat pertumbuhan kuman, sedangkan toksisitasnya bagi manusia
relatif kecil. Virus adalah jasad biologis, bukan hewan, bukan tanaman, tanpa struktur sel dan
tidak berdaya untuk hidup dan memperbanyak diri secara mandiri. Mikroorganisme harus
menggunakan system enzim dari sel tuan rumah untuk sintesis asam nukleat,protein-proteinnya,
dan perkembangbiakannya.
Virus adalah mikroorganisme hidup yang terkecil (besarnya 20-300 mikron) kecuali
prion yaitu penyebab penyakit sapi gila BSE dan P. Penularan virus dimulai dengan pelekatan
virus pada dinding sel, yang dihidrolisa oleh enzim-enzim. Lalu DNA atau RNA memasuki sel,
sedangakan salut proteinnya ditinggalkan diluar. Didalam sel virus bertindak sebagai parasit dan
menggunakan proses-proses asimilasi sel yang bersangkutan untuk membentuk vrion-vrion baru.
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan ini, perkembangan antibiotic
untuk mengontrol pertumbuhan mikroorganisme pathogen juga semakin berkembang. Menurut
Madigan dan Martinko (2006), antibotik merupakan zat kimia yang diproduksi oleh
mikroorganisme yang dpat membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain.
Penisilin merupakan antibiotic pertama yang ditemukan oleh Alexander Fleming pada
penelitiannya. Dengan menggunakan kultur Staphylococcus Aureus didapatkan adanya jamur
Penicillium yang mempunyai kenampakan bahwa disekitarnya terdapat zona jernih yang tidak
dapat ditumbuhi bakteri. Inilah yang menyebabkan penelitian mengenai penicillin terus berlanjut.
Menurut Madigan dkk. (2000), penisilin merupakan senyawa metabolit sekunder yang disintesis
oleh mikroorganisme pada fase stasioner. Pada fese ini, penisilin diproduksi dan diproses lebih
kompleks oleh jamur Penicillium.
Pengujian aktivitas penisilin yang dihasilkan dilakukan dengan metode difusi agar,
menggunakan sumuran. Menurut Davidson dan Parish (1989), kelebihan dari metode difusi agar
adalah responnya langsung dapat dilihat pada hasil inkubasi, yaitu berupa timbulnya zona jernih
karena efek yang ditimbulkan oleh penisilin. Bakteri uji yang digunakan adalah Staphylococcus
aureus dan Escherichia coli, yang merupakan bakteri patogen bagi manusia, dengan tujuan untuk
mengetahui aktivitas penisilin yang dihasilkan di dalam menghambat pertumbuhan bakteri Gram-
positif maupun Gram-negatif.
B.
BAB II

PEMBAHASAN

A.