You are on page 1of 2

BAB 5.

HASIL KEGIATAN

5.1 ANALISIS EVALUASI DAN HASIL-HASILNYA


5.1.1. Evaluasi Struktur
1. Tempat pelaksanaan: Pelaksanaan kegiatan dilakukan di rumah bapak Bapak Nili
Jln.Mastrip 4 gang 3 rt 2 rw 3 Kelurahan Sumbersari Kabupaten Jember.
2. Keluarga bapak Nili
5.1.2 Evaluasi Proses
Selama kegiatan berlangsung keluarga dan anak antusias dan kooperatif dalam
melaksanakan implementasi yang diberikan serta memperhatikan dan mendengarkan
ketika implementasi berlangsung.
5.1.3 Evaluasi Hasil
Hasil dari kegiatan ini yaitu keluarga dapat menerima implementasi yang dilakukan
oleh mahasiswa.

5.2 FAKTOR PENDORONG


1. keluarga antusias dalam mendengarkan penjelasan implementasi.
2. Pemateri yang bersemangat dan suara yang terjangkau saat menjelaskan materi
membuat keluarga dan anak tertarik dan mendengarkan dengan serius.
3. Materi yang menarik yang berkaitan dengan tahap tumbuh kembang anak usia pra
sekolah dan terapi bermain untuk menstimulasi perkembangan motorik kasar dan
halus pada anak.

5.3 FAKTOR PENGHAMBAT


1. Implementasi dilakukan malam hari sehingga kemungkinan anak sudah mulai
mengantuk.
2. Ketidakmampuan mahasiswa dalam berbahasa Madura.
BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 KESIMPULAN
Keluarga bapak Nili merupakan keluarga yang memiliki anak usia pra sekolah.
Dimana keluarga sendiri belum bisa memahami benar mengenai konsep tumbuh kembang
anak pada saat usia pra sekolah serta perkembangan motorik yang harus dimiliki oleh anak.
Pada saat dilakukan implementasi, kelompok menjabarkan mengenai konsep tumbuh
kembang khususnya pada anak usia pra sekolah. Apa saja ciri-ciri perkembangan anak pada
saat usia pra sekolah tersebut serta bagaimana cara menstimulus perkembangan motorik pada
anak sejak dini.

6.2 SARAN
6.2.1 Bagi Sasaran
Bagi Keluarga diharapkan dapat terus menstimulus perkembangan motorik anak di
usianya saat ini.

6.2.2 Bagi Tenaga Kesehatan


Tenaga kesehatan seharusnya dapat melakukan penyuluhan berkelanjutan kepada
keluarga yang lain yang memiliki anak usia pra sekolah.

6.2.3 Bagi Mahasiswa


Seharusnya mahasiswa dapat berbahasa madura sehingga tidak mengalami kesulitan
pada saat di lapangan.