You are on page 1of 5

HASIL PENGAMATAN NUTRISI

Pengamatan pada tanggal 7 September 2018

No Nutrisi Jumlah Daun Lembaga Panjang Mula-mula


1. -p 6 2 32 cm
2. -Ca 4 2 14 cm
3. -Mg 4 2 18 cm
4. -K 2 2 15 cm
5. -N 2 2 14 cm
6. -Fe 2 2 25 cm
7. Lengkap 2 2 19 cm
Pengamatan pada tanggal 11 September 2018

No Nutrisi Jumlah Daun Lembaga Panjang mula-mula


1. -p 6 2 45 cm
2. -Ca 4 2 15 cm
3. -Mg 4 2 20 cm
4. -K 2 2 17 cm
5. -N 2 2 18 cm
6. -Fe 2 2 29 cm
7. Lengkap 2 2 21 cm
Pengamatan pada tanggal 15 September 2018

No Nutrisi Jumlah Daun Lembaga Panjang mula-mula


1. -p 6 2 48 cm
2. -Ca 4 2 17 cm
3. -Mg 4 2 22 cm
4. -K 2 1 20 cm
5. -N 2 1 21 cm
6. -Fe 2 2 33 cm
7. Lengkap 2 2 23 cm
Pengamatan pada tanggal 19 September 2018

No Nutrisi Jumlah Daun Lembaga Panjang mula-mula


1. -p 6 2 52 cm
2. -Ca 4 2 21 cm
3. -Mg 4 2 26 cm
4. -K 2 - 24 cm
5. -N 1 - 25 cm
6. -Fe 2 2 37 cm
7. Lengkap 2 2 27 cm
Pengamatan pada tanggal 24 September 2018

No Nutrisi Jumlah Daun Lembaga Panjang mula-mula


1. -p 8 2 56 cm
2. -Ca 2 2 25 cm
3. -Mg 5 2 30 cm
4. -K - - 28 cm
5. -N - - 29 cm
6. -Fe 2 2 41 cm
7. Lengkap 2 2 29,5 cm
ANALISA DATA
Pada praktikum kali ini menanam tanaman dari biji kacang merah, sejumlah 7 biji kacang
merah yang dikembangbiakkan. Masing-masing dengan diberi perlakuan nutrisi yang berbeda-beda
yakni dengan nutrisi –p, -Ca, -Mg, -K, -N, -Fe, dan dengan nutrisi yang lengkap. Tempat untuk
mengembangbiakkan ialah di Green House Biologi yang berada di samping kebun FMIPA UM. Pada
praktikum kami mengembangbiakkan tanaman tersebut selama 21 hari dengan pengamatan setiap 5
hari sekali di cek. Yang dimulai pada tanggal 3 September sampai 24 September 2018.
Pada pengamatan yang pertama pada tanggal 7 September 2018 setelah empat hari
dikembangbiakkan didapatkan hasil perlakuan dengan pemberian nutrisi –p memiliki tinggi 32 cm
dengan 6 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan pemberian nutrisi –Ca memiliki tinggi
14 cm dengan 4 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan pemberian nutrisi –Mg memiliki
tinggi 14 cm dengan 4 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan pemberian nutrisi –K
memiliki tinggi 15 cm dengan 2 jumlah daun 2 lembaga. Pada perlakuan dengan pemberian nutrisi –N
memiliki tinggi 14 cm dengan 2 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan pemberian
nutrisi –Fe memiliki tinggi 25 cm dengan 2 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan
pemberian nutrisi Lengkap memiliki tinggi 19 cm dengan 2 jumlah daun 2 lembaga.
Pada pengamatan yang kedua pada tanggal 11 September 2018 setelah empat hari dari
pengamatan pertama yang dikembangbiakkan didapatkan hasil perlakuan dengan pemberian nutrisi –p
memiliki tinggi 45 cm dengan 6 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan pemberian
nutrisi –Ca memiliki tinggi 15 cm dengan 4 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan
pemberian nutrisi –Mg memiliki tinggi 20 cm dengan 4 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan
dengan pemberian nutrisi –K memiliki tinggi 17 cm dengan 2 jumlah daun 2 lembaga. Pada perlakuan
dengan pemberian nutrisi –N memiliki tinggi 18 cm dengan 2 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada
perlakuan dengan pemberian nutrisi –Fe memiliki tinggi 29 cm dengan 2 jumlah daun dan 2 lembaga.
Pada perlakuan dengan pemberian nutrisi Lengkap memiliki tinggi 21 cm dengan 2 jumlah daun 2
lembaga.
Pada pengamatan yang ketiga pada tanggal 15 September 2018 setelah empat hari dari
pengamatan kedua yang dikembangbiakkan didapatkan hasil perlakuan dengan pemberian nutrisi –p
memiliki tinggi 48 cm dengan 6 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan pemberian
nutrisi –Ca memiliki tinggi 17 cm dengan 4 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan
pemberian nutrisi –Mg memiliki tinggi 22 cm dengan 4 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan
dengan pemberian nutrisi –K memiliki tinggi 20 cm dengan 2 jumlah daun 1 lembaga. Pada perlakuan
dengan pemberian nutrisi –N memiliki tinggi 21 cm dengan 2 jumlah daun dan 1 lembaga. Pada
perlakuan dengan pemberian nutrisi –Fe memiliki tinggi 33 cm dengan 2 jumlah daun dan 2 lembaga.
Pada perlakuan dengan pemberian nutrisi Lengkap memiliki tinggi 23 cm dengan 2 jumlah daun 2
lembaga.
Pada pengamatan yang keempat pada tanggal 19 September 2018 setelah empat hari dari
pengamatan ketiga yang dikembangbiakkan didapatkan hasil perlakuan dengan pemberian nutrisi –p
memiliki tinggi 52 cm dengan 6 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan pemberian
nutrisi –Ca memiliki tinggi 21 cm dengan 4 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan
pemberian nutrisi –Mg memiliki tinggi 26 cm dengan 4 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan
dengan pemberian nutrisi –K memiliki tinggi 24 cm dengan 2 jumlah daun dan 0 lembaga. Pada
perlakuan dengan pemberian nutrisi –N memiliki tinggi 25 cm dengan 1 jumlah daun dan 0 lembaga.
Pada perlakuan dengan pemberian nutrisi –Fe memiliki tinggi 37 cm dengan 2 jumlah daun dan 2
lembaga. Pada perlakuan dengan pemberian nutrisi Lengkap memiliki tinggi 27 cm dengan 2 jumlah
daun 2 lembaga.
Pada pengamatan yang terakhir pada tanggal 24 September 2018 setelah empat hari dari
pengamatan keempat yang dikembangbiakkan didapatkan hasil perlakuan dengan pemberian nutrisi
–p memiliki tinggi 56 cm dengan 8 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan pemberian
nutrisi –Ca memiliki tinggi 25 cm dengan 2 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan dengan
pemberian nutrisi –Mg memiliki tinggi 30 cm dengan 5 jumlah daun dan 2 lembaga. Pada perlakuan
dengan pemberian nutrisi –K memiliki tinggi 28 cm dengan 0 jumlah daun dan 0 lembaga. Pada
perlakuan dengan pemberian nutrisi –N memiliki tinggi 29 cm dengan 0 jumlah daun dan 0 lembaga.
Pada perlakuan dengan pemberian nutrisi –Fe memiliki tinggi 41 cm dengan 2 jumlah daun dan 2
lembaga. Pada perlakuan dengan pemberian nutrisi Lengkap memiliki tinggi 29,5 cm dengan 2 jumlah
daun 2 lembaga.

HASIL PENGAMATAN SPEKTROFOTOMETER


Panjang
Gelombang
Klorofil Klorofil
NO Daun Tanaman dengan Klorofil a
Total b
Spektrofotometer
649 665
1 -p 0,746 0,656 18,9216 4,67296 14,1956
2 -Ca 0,748 0,666 19,0226 4,81572 14,1702
3 Lengkap 0,955 0,778 23,8458 5,1578 18,6484
4 -Fe 0,850 0,740 21,514 5,242 16,232
5 -n (batang) 0,496 0,480 12,848 3,71904 9,1008
6 -k (batang) 0,145 0,158 3,8638 1,3294 2,5244
7 -Mg 0,778 0,694 19,7934 5,02652 15,3802

Perhitungan kadar klorofil dapat dilakukan dengan mengukur nilai absorbansi klorofil pada
panjang gelombang 649 dan 665 nm. Kadar klorofil a dan b dihitung dengan rumus dari
Wintermans dan de Mots.
Klorofil Total (mg/l) = 20 (OD649) + 6,1 (OD665)
Klorofil a = 13,7 (OD665) – 5,76 (OD649)
Klorofil b = 25,8 (OD649) – 7,7 (OD665)
Keterangan : OD (optical density) adalah nilai absorban klorofil
PERHITUNGAN
1. –P
Klorofil Total = 20(0,746) + 6,10(0,656) = 18,9216
Klorofil a = 13,7(0,656) - 5,76(0,749) = 4,67296
Klorofil b = 25,8(0,746) - 7,7(0,656) = 14, 1956
2. –Ca
Klorofil Total = 20(0,748) + 6,10(0,666) = 19,0226
Klorofil a = 13,7(0,666) - 5,76(0,748) = 4,81572
Klorofil b = 25,8(0,748) - 7,7(0,666) = 14,1702
3. Lengkap
Klorofil Total = 20(0,955) + 6,10(0,778) = 23,8458
Klorofil a = 13,7(0,778) - 5,76(0,955) = 5,1578
Klorofil b = 25,8(0,955) - 7,7(0,778) = 18,6484
4. –Fe
Klorofil Total = 20(0,850) + 6,10(0,740) = 21,514
Klorofil a = 13,7(0,740) - 5,76(0,850) = 5,242
Klorofil b = 25,8(0,850) - 7,7(0,740) = 16,232
5. –n (batang)
Klorofil Total = 20(0,496) + 6,10(0,480) = 12,848
Klorofil a = 13,7(0,480) - 5,76(0,496) = 3,71904
Klorofil b = 25,8(0,496) - 7,7(0,480) = 9,1008

6. –k (batang)
Klorofil Total = 20(0,145) + 6,10(0,158) = 3,8638
Klorofil a = 13,7(0,158) - 5,76(0,145) = 1,3294
Klorofil b = 25,8(0,145) - 7,7(0,158) = 2,5244
7. –Mg
Klorofil Total = 20(0,778) + 6,10(0,694) = 19,7934
Klorofil a = 13,7(0,694) - 5,76(0,778) = 5,02652
Klorofil b = 25,8(0,778) - 7,7(0,694) = 15,3802
ANALISA DATA
Pada praktikum kali ini untuk menentukan kadar klorofil menggunakan daun kacang
merah. Ekstrak klorofil daun yang diambil dari masing-masing tumbuhan dihancurkan
menggunakan mortar dan dilarutkan menggunakan 20ml alkohol, lalu ekstrak tersebut
dituang kedalam tabung reaksi.
Pada daun tanaman yang diberi nutrisi –p lalu ekstrak klorofil daun nya diukur
dengan spektrofotometer P G 649 dihasilkan 0,746 nm dan diukur dengan spektrofotometer P
G 665 didapatkan 0,656 nm. Apabila dihitung klorofil total, klorofil a, dan klorofil b
menggunakan rumus didapatkan 18,9216, klorofil a 4,67296 dan klorofil b 14,1956.
Pada daun tanaman yang diberi nutrisi –Ca lalu ekstrak klorofil daun nya diukur
dengan spektrofotometer P G 649 dihasilkan 0,748 nm dan diukur dengan spektrofotometer P
G 665 didapatkan 0,666 nm. Apabila dihitung klorofil total, klorofil a, dan klorofil b
menggunakan rumus didapatkan 19,0226 , klorofil a 4,81572 dan klorofil b 14,1702.
Pada daun tanaman yang diberi nutrisi Lengkap lalu ekstrak klorofil daun nya diukur
dengan spektrofotometer P G 649 dihasilkan 0,955 nm dan diukur dengan spektrofotometer P
G 665 didapatkan 0,778 nm. Apabila dihitung klorofil total, klorofil a, dan klorofil b
menggunakan rumus didapatkan 23,8458 , klorofil a 5,1578 dan klorofil b 18,6484.
Pada daun tanaman yang diberi nutrisi -Fe lalu ekstrak klorofil daun nya diukur
dengan spektrofotometer P G 649 dihasilkan 0,850 nm dan diukur dengan spektrofotometer P
G 665 didapatkan 0,740 nm. Apabila dihitung klorofil total, klorofil a, dan klorofil b
menggunakan rumus didapatkan 21,514 , klorofil a 5,242 dan klorofil b 16,232.
Pada daun tanaman yang diberi nutrisi -n (batang) lalu ekstrak klorofil batang nya diukur
dengan spektrofotometer P G 649 dihasilkan 0,496 nm dan diukur dengan spektrofotometer P
G 665 didapatkan 0,480 nm. Apabila dihitung klorofil total, klorofil a, dan klorofil b
menggunakan rumus didapatkan 12,848, klorofil a 3,71904 dan klorofil b 9,1008.
Pada daun tanaman yang diberi nutrisi -k (batang) lalu ekstrak klorofil batang nya
diukur dengan spektrofotometer P G 649 dihasilkan 0,145 nm dan diukur dengan
spektrofotometer P G 665 didapatkan 0,158 nm. Apabila dihitung klorofil total, klorofil a,
dan klorofil b menggunakan rumus didapatkan 3,8638, klorofil a 1,3294 dan klorofil b
2,5244.
Pada daun tanaman yang diberi nutrisi -Mg lalu ekstrak klorofil daun nya diukur
dengan spektrofotometer P G 649 dihasilkan 0,778 nm dan diukur dengan spektrofotometer P
G 665 didapatkan 0,694 nm. Apabila dihitung klorofil total, klorofil a, dan klorofil b
menggunakan rumus didapatkan 19,7934 , klorofil a 5,02652 dan klorofil b 15,3802.