You are on page 1of 21

RANGKUMAN KELOMPOK 14

Kontribusi Agama Dalam Kehidupan Agama Politik

1. Pengertian Politik dan Politik dalam Islam

Pengertian politik berasal dari bahasa latin politicus dan bahasa yunani politicus, artinya
(sesuatu yang) berhubungan dengan warga negara atau warga kota. Kedua kata itu berasal dari
kata polis maknanya kota.
Dalam kamus besar bahasa Indonesia (1989), pengertian politik sebagai kata benda ada tiga.
Jika dikaitkan dengan ilmu artinya :
1. Pengetahuam mengenai kenegaraan (tentang sistem pemerintahan,dasar-dasar pemerintahan)
2. Segala urusan dan tindakan (kebijaksanaan, siasat dan sebagainya) mengenai pemerintahan
atau terhadap negara lain.
3. Kebijakan, cara bertindak (dalam menghadapi atau menangani suatu masalah).

Menurut miriam budiardjo, ada lima unsur sebagai konsep pokok dalam politik yaitu :
1. Negara
2. Kekuasaan
3. Pengambilan keputusan
4. Kebijaksanaan (kebijakan)
5. Pembagian dan penjatahan nilai-nilai dalam masyarakat.

Bahwa konsep sistem politik islam adalah konsep poltik yg bersifat majemuk. Sebabnya,
karena sistem poltik islam lahir dari pemahaman atau penafsiran seseorang terhadap Al-Qur’an
berdasarkan kondisi kesejarahan dan konteks persoalan masyarakat para pemikir politik. Namun
demikian adalah naif(tidak masuk akal) kalau ada pendapat yg mengatakan bahwa islam yg telah
membuat sejarah selama lima belas abad tidak mempunyai sistem politik hasil pemikiran para
ahlinya. Di dalam kepustakaan dapat dijumpai pemikiran politik yg dikembangkan oleh
golongan khawarij,syi’ah,muktazilah. Di kalangan sunni terdapat juga pemikiran poltik baik di
zaman klasik maupun di abad pertengahan tentang proses terbentuknya negara,unsur-unsur dan
sendi-sendi negara,eksistensi lembaga pemerintahan,pengangkatan kepala negara,syarat-
syarat(menjadi)kepala negara,tujuan dan tugas pemerintahan,pemberhentian kepala
negara,sumber kekuasaan,bentuk pemerintahan.
1

2. Kontribusi Agama dalam Bidang Politik

Ajaran Islam merupakan rahmatan lil 'alamin (rahmat bagi semesta alam), artinya Islam
selalu membawa kedamaian, keamanan, kesejukan, dan keadilan bagi seluruh makhluk hidup
yang berada diatas dunia. Islam tidak memandang bentuk atau rupa seseorang dan membedakan
derajat atau martabat manusia dalam level apapapun. Islam menghormati dan memberikan
kebebasan kepada seseorang untuk menganut suatu keyakinan atau agama tanpa memaksakan
ajaran Islam tersebut dijalankan (laa ikrahaa fiddiin).

Islam bukanlah semata agama (a religion) namun juga merupakan sistem politik (a
political sistem), Islam lebih dari sekedar agama. Islam mencerminkan teori-teori perundang-
undangan dan politik. Islam merupakan sistem peradaban yang lengkap, yang mencakup agama
dan Negara secara bersamaan (M.Dhiaduddin Rais, 2001:5). Dalam hal politik Islam mengatur
bagaimana seorang pemimpin harus bersikap terhadap rakyatnya. Dan bagi seorang pemimpin
ada pertanggung jawaban atas apa yang telah dilakukan terhadap rakyatnya di akirat nanti. Ada
batas-batasan yang diberikan terhadap seorang pemimpin.

3. Politik yang Dilakukan Rasulullah SAW

Pertama, sebelum diangkat sebagai nabi dan rasul. Nabi Muhammad SAW ber-
tahanuts di Gua Hira. Namun, setelah dipilih sebagai utusan Allah, Beliau langsung
diperintahkan untuk memberikan peringatan di tengah-tengah masyarakat mulai dari keluarga
terdekat dan kawan-kawannya. Nabi Muhammad SAW pun menyebarkan dakwah di tengah-
tengah mereka.

Kedua, Rasulullah SAW melakukan pemantapan akidah. Sejak awal, Nabi Muhammad
SAW memproklamirkan: Lâ ilâha illâ Allâh, Muhammad Rasûlullâh. Dengan syahadat tersebut
berarti tidak ada yang wajib disembah, diibadahi dan dipatuhi selain Allah SWT. Menaati Allah
SWT haruslah dengan mengikuti utusan-Nya, Muhammad SAW. Jadi, syahadat merupakan
pengingkaran terhadap thâghût serta keimanan kepada Allah dan Rasul. Ini merupakan deklarasi
politik. Karenanya, dapat dipahami mengapa Abu Jahal dan Abu Lahab, misalnya, tidak mau
mengucapkannya. Bukan tidak bisa, melainkan mereka tahu apa isi kandungan dan
konsekuensinya: kekuasaan mereka untuk menetapkan hukum hilang; hak mereka menetapkan

2

Hadits Tentang Politik Hal mengenai politik tidak hanya diatur dalam Al-quran saja tapi ada beberapa hadits yang mengaturnya yaitu: 1. Muslim) 3 . Tetapi jika ditugaskan tanpa ambisimu maka kamu akan ditolong mengatasinya. hidayah dan dhalâlah (kesesatan). (HR. Bukhari) 3. Kami tidak mengangkat orang yang berambisi berkedudukan. Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi suatu kaum maka dijadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang bijaksana dan dijadikan ulama-ulama mereka menangani hukum dan peradilan. pengumpulan manusia di padang mahsyar. Abu Na'im) 2. Tidak akan sukses suatu kaum yang mengangkat seorang wanita sebagai pemimpin. jika Allah menghendaki keburukan bagi suatu kaum maka Dia menjadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang berakhlak rendah. Ratusan ayat berbicara tentang Hari Kiamat (kebangkitan manusia dari kubur. Rasulullah Saw berkata kepada Abdurrahman bin Samurah.baik-buruk. dan harta berada di tangan orang-orang kikir. Sesungguhnya jika diberi karena ambisimu maka kamu akan menanggung seluruh bebannya. "Wahai Abdurrahman bin Samurah. membangkitkan rasa takut terhadap azab Allah. janganlah engkau menuntut suatu jabatan. Ketiga. Ayat-ayat Makiyyah banyak mengajari akidah seperti takdir. dll). tawakal kepada Allah. dakwah Nabi Muhammad SAW menyerukan pengurusan masyarakat (ri‘âyah syu’ûn al-ummah). serta memberikan semangat untuk terus beramal demi menggapai ridla-Nya. tentang pengaturan terkait akhirat seperti nasihat dan bimbingan. (HR. DijadikanNya orang-orang dungu yang menangani hukum dan peradilan. dll. Ad- Dailami) 5. 4. Pemimpin suatu kaum adalah pengabdi (pelayan) mereka. (HR. pahala dan dosa. (HR. Namun." (HR. rezeki. Juga Allah jadikan harta-benda ditangan orang-orang yang dermawan. surga dan neraka. Bukhari dan Muslim) 4. dan terpuji-tercela yang selama ini mereka miliki pun tidak ada lagi. benar-salah. Semuanya harus ditetapkan oleh wahyu.

Pemerintahan baru wajib di patuhi kalau politik dan kebijaksanaannya merujuk kepada Al- Quran dan hadist atau tidak bertentangan dengan keduanya. Norma-norma ini merupakan karakteristik pembeda politik Islam dari system poltik lainnya. 7. 6. Prinsip-prinsip dasar siasyah dalam Islam meliputi antara lain : a. termasuk dalam kehidupan politik dan bernegara adalah Allah SWT (QS. 2. 2. 5. bukan dijadikan sebagai tujuan akhir atau satu-satunya. Pembahasan Bersama. Kekuasaan mutlak adalah milik Allah. Diantara norma-norma itu ialah : 1. Manusia baik dia pejabat pemerintah atau rakyat jelata adalah Khalifah- Nya. 6. Musyawarah. Tauhid berarti mengesakan Allah SWT selaku pemilik kedaulatan tertinggi. Islam tidak menentukan secara eksplisit bentuk pemerintahan Negara. Manusia diberi amanah sebagai khalifah untuk mengatur ala mini secara baik. 4. Poltik merupakan alat atau sarana untuk mencapai tujuan. Ketaatan kepada pemimpin wajib hukumnya setelah taat kepada Allah dan Rasul . Khalifah berarti pemimpin atau wakil Allah di bumi. 4 .5. c. Pengangkatan pemimpin didasari atas prinsip musyawarah. Prinsip-Pinsip Politik dalam Pandangan Islam 1. Islam juga memiliki norma-norma yang harus diperhatikan. Norma Politik dalam Islam Dalam pelaksanaan politik.5:18) b. Prinsip-prinsip dasar politik Islam System politik berdasarkan atas tiga (3) prinsip yaitu : a. b. Risalah merupakan medium perantara penerimaan manusia terhadap hukum-hukum ALLah SWT. 3. mandataris atau pelaksana amanah-Nya dalam kehidupan ini (QS. Pandangan Islam terhadap kekuasaan tidak terlepas dari ajaran tauhid bahwa penguasa tertinggi dalam kehidupan manusia. Politik Islam berhubungan dengan kemashlahatan umat.2:30).

QS. QS.17:34. Pada ayat itu disimpulkan bahwa terdapat beberapa syarat kepemimpinan politik dalam Islam antara lain. QS. QS. 2.16:126. Prinsip-prinsip politik luar negeri dalam Islam (Siasah Dauliyyah) Dalam Al-Quran. Al-Musaawah atau persamaan. g. f. Menjaga perdamaian abadi.90.42:40. e. h. Saling menghormati fakta-fakta dan traktat-traktat. Kehormatan dalam hubungan Internasional. j. QS. Amanah yaitu bertanggung jawab dengan tugas dan kewenangan yang diemban 5 .4:89. f. Syarat Kepemimpinan Politik dalam Islam Kepemimpinan politik dalam Islam harus memenuhi syarat-syarat yang telah digariskan oleh ajaran agama.16:92 c.(4):58-59. c. Perlindungan jiwa raga dan harta masyarakat . 5:8. Menjaga kenetralan negara-negara lain. Memberikan perlindungan dan dukungan kepada orang-orang Islam yang hidup di Negara lain.QS. QS. Larangan terhadap eksploitasi para imperialis. Penjelasan itu terdapat dalam surat An-Nisa’. Keputusan itu merupakan penyelesaian dari suatu masalah yang dihadapi bersama.8:72. g. d.2:195.55:60. QS. Keadilan.6:92. QS. yaitu : a.16:91. QS. yakni untuk mencapai suatu keputusan. QS. a. e. Tujuan bersama. Keadilan Universal (Internasional).9:4. b. Al-hurriyyah (kemerdekaan/kebebasan).8:58. dan QS.60:8. ditemui beberapa prinsippolitik luar negeri dalam Islam. 7. QS. i. QS. QS. d. Bersahabat dengan kekuasaan-kekuasaan netral. Kehormatan dan Integrasi Nasional.5:61.9. Persamaan keadilan untuk para penyerang. h.

6. Prinsip-prinsip dasar siasyah dalam Islam meliputi antara lain : 1. Keadilan. c. Tauhid berarti mengesakan Allah SWT selaku pemilik kedaulatan tertinggi. Risalah merupakan medium perantara penerimaan manusia terhadap hukum-hukum ALLah SWT. Keputusan itu merupakan penyelesaian dari suatu masalah yang dihadapi bersama. b.9:4. Al-hurriyyah (kemerdekaan/kebebasan). 4. ditemui beberapa prinsippolitik luar negeri dalam Islam.16:91.2:30). 2. QS. 2. Musyawarah. 6 . yakni untuk mencapai suatu keputusan. 3. 5.8:58. Prinsip-prinsip politik luar negeri dalam Islam (Siasah Dauliyyah) Dalam Al-Quran. 8. Tujuan bersama. Prinsip-Pinsip Politik dalam Pandangan Islam 1. Perlindungan jiwa raga dan harta masyarakat . 7. Pembahasan Bersama. Adil yaitu mampu menempatkan segala sesuatu secara tepat dan proporsional c. Al-Musaawah atau persamaan. Pandangan Islam terhadap kekuasaan tidak terlepas dari ajaran tauhid bahwa penguasa tertinggi dalam kehidupan manusia. Saling menghormati fakta-fakta dan traktat-traktat. Taat kepada Allah dan Rasul d. QS. Khalifah berarti pemimpin atau wakil Allah di bumi. Menjadikan quran dan sunnah sebagai referensi utama. Pemerintahan baru wajib di patuhi kalau politik dan kebijaksanaannya merujuk kepada Al-Quran dan hadist atau tidak bertentangan dengan keduanya.5:18) b. 8. QS. Manusia baik dia pejabat pemerintah atau rakyat jelata adalah Khalifah-Nya. mandataris atau pelaksana amanah-Nya dalam kehidupan ini (QS. QS. yaitu : a. Prinsip-prinsip dasar politik Islam System politik berdasarkan atas tiga (3) prinsip yaitu : a.17:34. termasuk dalam kehidupan politik dan bernegara adalah Allah SWT (QS.

Keadilan Universal (Internasional). QS.4:89. QS. QS. QS. QS.60:8. e. i.90. 5:8. h. (Al-Qasas: 70) Hakimiyyah Ilahiyyah membawa pengertian-pengertian berikut:  Bahawasanya Allah Pemelihara alam semesta yang pada hakikatnya adalah Tuhan yang menjadi pemelihara manusia. d. ASAS-ASAS SISTEM POLITIK ISLAM 1. bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat. Memberikan perlindungan dan dukungan kepada orang-orang Islam yang hidup di negara lain. dan tidak ada jalan lain bagi manusia kecuali patuh dan tunduk kepada sifat Ilahi Yang Maha Esa  Bahawasanya hak untuk menghakimi dan meng adili tidak dimiliki oleh sesiap kecuali Allah  Bahawasanya hanya Allah sahajalah yang memiliki hak mengeluarkan hukum sebab Dialah satu-satuNya Pencipta  Bahawasanya hanya Allah sahaja yang memiliki hak mengeluarkan peraturan-peraturan sebab Dialah satu-satuNya Pemilik  Bahawasanya hukum Allah adalah suatu yang benar sebab hanya Dia sahaja yang Mengetahui hakikat segala sesuatu dan di tanganNyalah sahaja penentuan hidayah dan penentuan jalan yang selamat dan lurus Hakimiyyah Ilahiyyah membawa arti bahawa teras utama kepada sistem politik Islam ialah tauhid kepada Allah di segi Rububiyyah dan Uluhiyyah. 7 . QS. Bersahabat dengan kekuasaan-kekuasaan netral. Larangan terhadap eksploitasi para imperialis. QS. dan bagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. g.5:61. Kehormatan dalam hubungan Internasional. 9. Menjaga kenetralan negara-negara lain.55:60.8:72. Menjaga perdamaian abadi. Dan Dialah Allah. tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. QS. f. Kehormatan dan Integrasi Nasional.6:92.9. b.16:92 c. Hakimiyyah Ilahiyyah Hakimiyyah atau memberikan kuasa pengadilan dan kedaulatan hukum tertinggi dalam sistem politik Islam hanyalah hak mutlak Allah.

Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.a.a. Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia.a.a.w untuk menjadi hakim dalam segala perselisihan yang terjadi di antara mereka. Risalah Risalah berarti bahwa kerasulan beberapa orang lelaki di kalangan manusia sejak Nabi Adam hingga kepada Nabi Muhammad s. Asas musyawarah yang seterusnya ialah berkenaan dengan jalan-jalan bagi menetukan perkara-perkara baru yang timbul di kalangan ummah melalui proses ijtihad. Dalam sistem politik Islam. dan bertakwalah kepada Allah. kerabat Rasul. (An-Nisa’: 65) 10. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya. mentafsir dan menterjemahkan segala wahyu Allah dengan ucapan dan perbuatan. Manusia diwajibkan tunduk kepada perintah-oerintah Rasulullah s.w adalah suatu asas yang penting dalam sistem politik Islam. mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan. Melalui landasan risalah inilah maka para rasul mewakili kekuasaan tertinggi Allah dalam bidang perundangan dalam kehidupan manusia. orang- orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan.w. dan mereka menerima dengan sepenuhnya”. kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan.w dan tidak mengambil selain daripada Rasulullah s.  Keadilan 8 .2. PRINSIP-PRINSIP UTAMA SISTEM POLITIK  Musyawarah Asas musyawarah yang paling utama adalah berkenaan dengan pemilihan ketua negara dan orang-orang yang akan menjawat tugas-tugas utama dalam pentabiran ummah. Asas musyawarah yang kedua adalah berkenaan dengan penentuan jalan dan cara pelaksanaan undang-undang yang telah dimaktubkan di dalam Al-Quran dan As-Sunnah. supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. anak-anak yatim. (Al-Hasyr: 7) Maka demi Tuhanmu. Rasul. Allah telah memerintahkan agar manusia menerima segala perintah dan larangan Rasulullah s. Firman Allah: “Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah. Para rasul meyampaikan.

Hak rakyat untuk disyurakan adalah bererti kewajipan setiap anggota dalam masyarakat untuk menegakkan kebenaran dan menghapuskan kemungkaran. maka menjadi peranan utama sistem politik Islam untuk memelihara asas tersebut.  Hak menghisab pihak pemerintah Hak rakyat untuk menghisab pihak pemerintah dan hak mendapat penjelasan terhadap tindak tanduknya.  Kebebasan Kebebasan yang diipelihara oleh sistem politik Islam ialah kebebasan yang berteruskan kepada makruf dan kebajikan. prinsip keadilan yang terkandung dalam sistem politik Islam meliputi dan merangkumi segala jenis perhubungan yang berlaku dalam kehidupan manusia. Dengan 9 . di antara pasangan suami isteri dan di antara ibu bapa dan anak-anaknya. Dalam pelaksanaannya yang luas. Prinsip ini berdasarkan kepada kewajipan pihak pemerintah untuk melakukan musyawarah dalam hal-hal yang berkaitan dengan urusan dan pentadbiran negara dan ummah. Dalam pengertian yang luas. TUJUAN POLITIK DALAM ISLAM Tujuan sistem politik Islam adalah untuk membangunkan sebuah sistem pemerintahan dan kenegaraan yang tegak di atas dasar untuk melaksanakan seluruh hukum syariat Islam. Prinsip ini adalah berkaitan dengan keadilan sosial yang dijamin oleh sistem sosial dan sistem ekonomi Islam. persamaan dalam memikul tanggungjawab menurut peringkat-peringkat yang ditetapkan oleh undang-undang perlembagaan dan persamaan berada di bawah kuatkuasa undang-undang. di antara dua pihak yang bersengketa di hadapan pihak pengadilan. Menegakkan prinsip kebebasan yang sebenarnya adalah tujuan terpenting bagi sistem politik dan pemerintahan Islam serta menjadi asas-asas utama bagi undang-undang perlembagaan negara Islam. Kewajiban berlaku adil dan menjauhi perbuatan zalim adalah di antara asas utama dalam sistem sosial Islam. Tujuan utamanya ialah menegakkan sebuah negara Islam atau Darul Islam. termasuk keadilan di antara rakyat dan pemerintah.  Persamaan Persamaan di sini terdiri daripada persamaan dalam mendapatkan dan menuntut hak. Pemeliharaan terhadap keadilan merupakan prinsip nilai-nilai sosial yang utama kerana dengannya dapat dikukuhkan kehidupan manusia dalam segala aspeknya. ini juga bererti bahawa rakyat berhak untuk mengawasi dan menghisab tindak tanduk dan keputusan- keputusan pihak pemerintah. 11.

maka akan tertegaklah Ad-Din dan berterusanlah segala urusan manusia menurut tuntutan-tuntutan Ad-Din tersebut. Menjaga perbatasan negara dengan pelbagai persenjataan bagi menghadapi kemungkinan serangan daripada pihak luar 12. agama yang satu. Melaksanakan proses pengadilan dikalangan rakyat dan menyelesaikan masalah dikalangan orang-orang yang berselisih 3.” (Al-Mu’minun:52). Para fuqahak Islam telah menggariskan 10 perkara penting sebagai tujuan kepada sistem politik dan pemerintahan Islam: 1. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. “Sesungguhnya (agama Tauhid) ini. Melaksanakan hukuman-hukuman yang telah ditetapkan syarak demi melindungi hak-hak manusia 5. dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. “Dan Dialah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat- Nya. kemudian apabila kamu telah membulatkan 10 . Kemestian mewujudkan persatuan dan kesatuan ummat. DASAR-DASAR POLITIK DALAM ISLAM Nilai-nilai dasar politik dalam AL Qur’an dan Al Hadist A. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. adanya pemerintahan yang mendukung syariat. Memelihara keimanan menurut prinsip-prinsip yang telah disepakati oleh ulamak salaf daripada kalangan umat Islam 2. dan aku adalah Tuhanmu. karena itu ma'afkanlah mereka. Al-Qur’an 1. Menjaga keamanan daerah-daerah Islam agar manusia dapat hidup dalam keadaan aman dan damai 4. Maka bertakwalah kepada-Ku. ِ ً‫َ َو ِإنَّ ه ِذ ِه أ ُ َّمت ُ ُك ْم أ ُ َّمة‬ ِ ُ‫واح َدةً َو أَنَا َربُّ ُك ْم َفاتَّق‬ (52) ‫ون‬ 2. Kemestian bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah ijtihadiyah.” (Al-Syura: 38) َ ‫ست َ َجابُوا ِل َر ِِّب ِه ْم َوأ َ َقا ُموا الص َََّلةَ َوأ َ ْم ُر ُه ْم ش‬ (Al Syura:38) َ‫ُورى بَ ْينَ ُه ْم َو ِم َّما َر َز ْق َنا ُه ْم يُن ِفقُون‬ ْ ‫َوالَّ ِذينَ ا‬ 3. “ Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. mohonkanlah ampun bagi mereka. adalah agama kamu semua. dan Dialah yang Maha pelindung lagi Maha Terpuji.

5. Ahmad). Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha melihat. sesungguhnya Rasulullah saw. (H. B. Bukhari dan Muslim). Abu Dawud) dari Abdullah bin Umar. Seorang imam yang menjadi pemimpin rakyat bertanggung jawab terhadap rakyatnya dan setiap suami bertanggung jawab atas rumah tangganya”. bersabda: “Tidak boleh bagi orang yang berada di ttempat terbuka di muka bumi ini.” (Ali Imran : 159). Al Hadist 1. 11 .a. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu. (H. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. Kemestian pemimpin untuk bertanggung jawab atas kepemimpinannya. maka hendaknya salah seorang diantara mereka menjadi pemimpin mereka”. Kemestian menjadikan kecintaan dalam persaudaraan sebagai dasar hubungan timbal balik antara pemimpin dengan pengikut. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. 4.a.: “Apabila tiga orang keluar untuk bepergian. Kemestian menunaikan amanat dan menetapkan hukum secara adil. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya). dan ulil amri di antara kamu. Dari Ibnu Umar r. kecualisalah seorang diantara mereka menjadi pemimpinnya” . telah bersabda Rasulullah saw. Kemestian mentaati Allah dan Rasulullah serta Uli al-Amri Hai orang-orang yang beriman. (H.R. : “Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin itu bertanggung jawab atas yang dipimpinnya. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Maka bertawakkallah kepada Allah. 3. 2. Keharusan mengangkat pemimpin Dari Abu Hurairah r. tekad. “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.R. (Al-Nisa : 59). telah bersabda Rasulullah saw. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya).” (Al-Nisa : 58).R.

Dari Abu Hurairah. termasuk Agama Islam. Sehingga apabila prinsip beragama dalam perspektif konstitusi diartikan secara seimbang antara hak dan kewajiban. Hal ini menjadi suatu konsekuensi bagi pemeluk agama yang bersangkutan wajib menjalankan syariat agama. apabila memerintah dengan dasar selain itu. 12 .[18] Pengertian hak beragama hanya mengenai hak untuk menjalankan salah satu agama yang berlaku di Indonesia.[17] bukan justru dia hanya mengaku beragama Islam tanpa melaksanakan kewajibannya sebagai umat Islam dengan sungguh-sungguh. kamu melaknat mereka dan mereka melaknat kamu.” (H. maka dia harus tunduk pada aturan Islam. Dari Auf bin Malik. mendo’akan kamu dan kamu mendo’akan mereka. Muslim). Sehingga dalam tataran implementasi mengenai kehidupan beragama perlu adanya aktualisasi mengenai nilai-nilai kebebasan yang ada[19] untuk memberikan pencerahan makna yang terkandung di dalam UUD 1945. dan ketentraman. (H. Kemestian pemimpin untuk berlaku adil. maka dosanya akan dibalas” . Eksistensi Islam dan Hukum Islam dalam Sistem Hukum di Indonesia Membahas mengenai kehidupan beragama dalam perspektif konstitusi dapat dijelaskan bahwa setiap warga negara wajib untuk memeluk dan menjalankan agama.[20] maka akan mudah bisa mewujudkan ketertiban hukum. 5. telah bersabda Rasulullah saw: “Sesungguhnya pemimpin itu ibarat perisai yang dibaliknya digunakan untuk berperang dan berlindung. yang pertama adalah imam yang adil … “.R. 4. sedangkan pemimpin yang jelek adalah pemimpin yang kamu benci dan mereka membenci kamu. Dari Abu Hurairah. dibawah naungan-Nya pada hari kiamat dan tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Apabila seseorang beragama Islam atau menyatakan diri beragama Islam.R. : “pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mencintai kamu dan kamu mencintainya. Kemestian pemimpin berfungsi sebagai perisai. telah bersabda Rasulullah saw.R. telah bersabda Rasulullah saw.: “Ada tujuh golongan yang dinaungi Allah swt. Bukhari Muslim) 13. kehidupan yang saling toleransi. Apabila pemimpin memerintah berdasarkan ketakwaan terhadap Allah ‘Azza wa Jalla dan berlaku adil. (H. Muslim). Penekanan kewajiban untuk menjalankan agama yang diyakini (dalam hal ini adalah Islam) dibuktikan dengan menjalankan Rukun Islam dan Rukun Iman. maka baginya ada pahala.

yang menjadi landasan dasar dari tujuan dan cita-cita-cita negara (staatsidee) sekaligus sebagai landasan filosofis negara (filosofische grondslag). prinsip keadilan merupakan prinsip ketiga dalam hukum Islam. yaitu sebagai berikut: a. di dalam Alquran terdapat dua ayat yang menggariskan prinsip musyawarah sebagai salah satu prinsip dasar nomokrasi (negar hukum) yang mempunyai relevansi dengan hukum di Indonesia. prinsip persamaan dalam hukum Islam mencakup persamaan dalam segala bidang termasuk di bidang politik. Ketentuan dalan surat tersebut mempunyai relevansi dengan sila keempat pada Pancasila yang menyangkut mengenai permusyawaratan.S. Selanjutnya menurut Muhammad Thahir Azhary. Annisa’ ayat (135) berbunyi “ ‫س ُك ْم أ َ ِو ا ْل َوا ِل َدي ِْن‬ ِ ُ‫علَ ٰى أَنف‬ َ ‫ش َهدَا َء ِ ََّلِلِ َولَ ْو‬ ِ ‫َيا أَيُّهَا الَّ ِذينَ آ َمنُوا كُونُوا قَ َّو‬ ْ ‫امينَ بِا ْل ِق‬ ُ ‫س ِط‬ َ‫”و ْاْل َ ْق َر ِبين‬ َ yang berarti “Wahai orang-orang yang beriman. Perdamaan di bidang hukum memberikan jaminan akan perlakuan dan perlindungan hukum yang sama[27] terhadap semua orang tanpa memandang kedudukan asalnya (original position). atau ibu-bapak dan kerabatmu”.S. hukum dan sosial. Selanjutnya dijelaskan pula dalam Q. Nabi selaku mengambil keputusan setelah melakukan musyawarah dengan para sahabatnya. dan al mizan) menempati urutan ketiga yang paling banyak disebut di dalam Alquran setelah kata “Allah” dan “ilmu pengetahuan”. yaitu terdapat pada Q. Sehingga disimpulkan bahwas Islam mengajarkan manusia di duia untuk selalu berbuat adil[24] dengan mengedepankan integritas yang tinggi. Ali Imran ayat (159). c.S. al qisth. ayat ini menggambarkan bahwa dalam setiap persoalan yang (38). yaitu.‫ُور ٰى بَ ْينَ ُه ْم‬ menyangkut masyarakat atau kepentingan umum. Perkataan adil (al ‘adl. prinsip permusyawaratan. “‫”وشَا ِو ْر ُه ْم فِي ْاْل َ ْم ِر‬ َ yang berarti “dan bermusyawarahlah engkau dalam setiap setiap urusan”. menjadi saksi karena Allah. Lebih lanjut isebutkan dalam Q. Al Syura ayat َ ‫ َوأ َ ْم ُر ُه ْم ش‬.[25]Secara konstitusional konsep dan prinsip keadilan dapat ditemukan pada sila ke lima pada Pancasila. Prinsip persamaan atau kesetaraan[26] dan hak asasi manusia. jadilah kamu benar-benar menjadi penegak keadilan. baik dalam bentuk konsep maupun praktik hukum yang ada. Berkaitan dengan hak 13 . b. biarpun terhadap dirimu sendiri. termasuk prinsip kebabasan yang sama tercermin dari adanya ketentuan mengenai hak dan kebebasan warga negara (constitutional rights and fredoms of citizens). Agama Islam dalam sistem hukum nasional terdapat berbagai relevansi hukum. prinsip keadilan. Prinsip persamaan.

Di samping itu. Justice Abu Hanifah berpendapat bahwa kekuasaan kehakiman harus kebebasan dari segala macam bentuk pressure (tekanan) dan campur tangan kekuasaan eksekutif.[30] Prinsip peradilan yang bebas dijelaskan dalam Q. 14 . dalam prinsip ini ada motivasi pelaksanaan prinsip kesejahteraan yaitu doktrin Islam “hablun min Alah wa hablun min annas”. ‫ ” َوبُعُو َلت ُ ُهنَّ أَحَ قُّ ِب َر ِ ِّد ِهنَّ فِي ذَٰ ِلكَ إِ ْن أ َ َرادُوا إِص ََْل ًحا‬yaitu ِ ‫علَي ِْهنَّ ِبا ْل َم ْع ُر‬ disebutkan “‫وف‬ para perempuan mempunyai hak yang setara dengan kewajibannya menurut cara yang makruf.S. Prinsip kesejahteraan. Dalam bidang justisial.S.[32] Peradilan agama merupakan peradilan bagi orang-orang Islam dengan kewenangan memeriksa. d. Al Baqarah ayat (228) َ ‫ َولَ ُهنَّ ِمثْ ُل ا َّلذِي‬. kesetaraan hukum antara pria dan wanita (gender) dapat ditemukan pada Pasal 27 ayat (1). memutus. yaitu peradilan yang berguna memberikan keadilan bagi para pencari keadilan (justiciabelen)[29].[33] e. mengadili. dan menyelesaikan perkara perdata antara orang Islam. secara normatif mewajibkan tercantum kata “Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”[31] pada setiap putusan hakim. Dengan kata lain. Prisip peradilan yang bebas.[28] Dalam Q. mengenai peradilan terdapat pengakuan eksistensi terhadap Peradilan Agama sebagai peradilan yang independen. yaitu aspek ibadah dan aspek mu’amalah. realisasi prinsip kesejahteraan itu semata-mata bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial dalam masyarakat. An nisaa ayat (58) yang berbunyi “‫اس أَن تَحْ ُك ُموا بِا ْلعَ ْد ِل‬ ِ َّ‫”و ِإذَا َح َك ْمت ُم بَ ْينَ الن‬ َ yang berarti “Bila kamu menetapkan hukum di antara manusia maka hendaklah kamu tetapkan dengan adil”. 28D ayat (1) UUD 1945 Pasca amandemen. Bahkan kebebasan tersebut mencakup pula wewenang hakim untuk menjatuhkan putusan pada seseorang penguasa apabila ia melaggar hak-hak rakyat.

Musa. dan semua ajarannya baik dan lurus sesuai dengan 15 . yaitu sebagai agama wahyu yang terakhir. Islam sebagai agama yang jelas asal usulnya. Isa dan seterusnya sampai kepada nabi penutup Muhammad saw. Ajaran Islam tidak ada yang bertentangan dengan fitrah manusia. tetapi mengatur seluruh aspek kehidupan manusia (manusia). Ibrahim. Penegasan Allah SWT dalam Al-Qur'an yang mengatakan bahwa Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW sebagai satu-satunya agama yang benar ajarannya dapat dikuatkan dengan alasan dan bukti sebagi berikut: a. Pengertian Umum Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada para rasul-Nya sejak nabi Adam . 1. Nuh. PENGERTIAN ISLAM a. Ajaran Islam tertumpu pada ajaran mengesakan Tuhan dan bertujuan menjadikan manusia sebagi sumber kabaikan. sebagai hidayat dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa dan menjamin kesejahteraan materiil dan spirituil duniawi dan ukhrawi. b. yaitu Nabi Muhammad SAW. Pengertian Khusus Agama yakni agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw ialah apa yang diturunkan Allah di dalam al-Qur'an dan yang tersebut dalam Sunnah yang shahih. berupa perintah-perintah dan larangan-larangan serta petunjuk untuk kebaikan manusia dunia dan akhirat. b. e. RANGKUMAN KELOMPOK 15 PERAN AGAMA DALAM KEHIDUPAN BERPOLITIK UNTUK MEWUJUDKAN PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA. c. Islam dibawa oleh seorang Nabi terakhir. Ajaran Islam diterangkan dalam Al-Qur'an sebagai kitab suci terakhir bagi seluruh umat manusia d. Ajaran Islam dapat diamalkan dengan mudah dan praktis oleh orang yang beriman (tidak memerlukan upacara yang rumit). f.

melainkan berasal dari bahasa Latin ‘politicus’ atau dari bahasa Yunani ‘politicos’ yang berarti berhubungan dengan warga negara atau warga kota.th. Definisi lain tentang politik adalah : a. c. Kata itu terserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi ‘politik’ dalam bahasa Arab adalah as-siyasah (AlMunawwir. dan menghormati pemeluk agama lain. ‘Polis’ berarti kota ( Noah. atau pelaksanaan kekuasaan dan pengaruh nya dalam masyarakat. Dengan kata lain toleransi beragama adalah saling respect atau menghargai agama orang lain dan tidak boleh memaksakan orang lain untuk menganut agama kita. fitrah manusia yang tidak mau dipersulit dan yang kecenderungannya kepada yang baik dan lurus. Pengertian Politik Term politik tidak ditemukan dalam bahasa Arab.]: 724). Tapi jika ada sebagian kelompok yang melecehkan agama Islam atau aksi kemaksiatan yang jelas dilarang oleh agama tidak dibenarkan dalam islam. b) Batasan Toleransi Dalam Perspektif Islam Islam mengakui pluralitas agama. serta kita tidak diperbolehkan untuk mengejek mengejek-ngejek ataupun mencela agama orang lain dengan alasan apapun karena sejatinya kita adalah sama-sama manusia. politik adalah penyelesaian konflik antara manusia. l980: 437).[t. Islam Dalam Menyikapi Perbedaan a) Konsep Toleransi dalam Islam (Kebebasan Beragama) Pengertian toleransi antar umat beragama yaitu meyakini bahwa agamaku adalah agamaku dan agamamu adalah agamamu. Hubungan antar warga ( relating citizen ) b. 2. proses pembuatan keputusan-keputusan ataupun pengembangan kebijakan-kebijakan secara otoritas yang mengalokasikan sumber-sumber dan nilai-nilai tertentu. Politik islam adalah aktivitas politik sebagian umat islam yang menjadikan islam sebagai acuan nilai dan basis solidaritas berkelompok. 16 . 1. Menurut Rafael Maran.

Di samping itu. Dengan agama yg kita yakini hidup akan lebih baik dan indah. Dalam konsep Islam.Alquran maupun as- Sunnah tidak memberikan penjelasan yang mnendetail dan rinci mengenai sistem politik. 3. Nabi Muhammad SAW adalah seorang politikus yang bijaksana. 2001:5). kekuasaan adalah amanah Allah yang diberikan kepada orang-orang yang berhak memilikinya. Oleh karena itu agama itu dibutuhkan oleh setiap umat manusia. Kedaulatan berarti kekuasaan tertinggi yang dapat mempersatukan kekuatan-kekuatan dan aliran-aliran yang berbeda-beda di masyarakat. Kontribusi Agama dalam Kehidupan Berpolitik Agama itu sangat penting disegala aspek kehidupan umat manusia selain itu agama juga agama berperan untuk menenangkan jiwa dan raga. 4. Sumber asasi di dalam Islam hanya memberi rambu-rambu yang amat global. Oleh karena itu penguasa tidaklah memiliki kekuasaan mutlak. yang mencakup agama dan Negara secara bersamaan (M. Sistem Politik Dalam Islam Jika mengacu kepada sejarah perpolitikan Islam terutama zaman klasik. Islam lebih dari sekedar agama.Dhiaduddin Rais. Nabi Muhammad pada waktu yang sama menjadi kepala agama dan kepala Negara. 17 . ia hanyalah wakil (khalifah) Allah di muka bumi yang berfungsi untuk membumikan sifat-sifat Allah dalam kehidupan nyata. Islam mencerminkan teori-teori perundang- undangan dan politik. bahkan hingga zaman kontemporer ini. Pengertian Politik Islam Islam bukanlah semata agama (a religion) namun juga merupakan sistem politik (a political sistem). Sesuai dengan prinsip-prinsip dasar yang telah ditetapkan Al-Quran dan Sunnah Rasul. Pemegang amanah haruslah menggunakan kekuasaan itu dengan sebaik-baiknya. Ekrepesi kekuasaan dan kehendak Allah tertuang dalam Al-Quran dan Sunnah Rasul. Di Madinah beliau membangun Negara Islam yang pertama dan meletakkan prinsip-prinsip utama undang- undang Islam. kekuasaan tertinggi adalah Allah SWT.2. Dengan agama kita akan lebih bijak menyikapi sesuatu. sebenarnya tidak ada pembakuan secara umum yang berlaku di negara-negara yang memproklamirkan diri sebagai negara Islam. Islam merupakan sistem peradaban yang lengkap.

dan lain-lain. Solusi segala permasalahan di dunia ini dengan kesempurnaan ajarannya (syumul).16:92 3. Kesempurnaan ajaran Islam dapat ditelaah dari sumber aslinya. yaitu Alquran dan Sunnah yang mengatur pola kehidupan manusia. seni. 18 . mandataris atau pelaksana amanah-Nya dalam kehidupan ini (QS. keluarga. Pemerintahan baru wajib di patuhi kalau politik dan kebijaksanaannya merujuk kepada Al-Quran dan hadist atau tidak bertentangan dengan keduanya. Khalifah berarti pemimpin atau wakil Allah di bumi. Islam menghormati dan memberikan kebebasan kepada seseorang untuk menganut suatu keyakinan atau agama tanpa memaksakan ajaran Islam tersebut dijalankan (laa ikrahaa fiddiin). kesejukan. mulai dari hal terkecil hingga terbesar baik ekonomi. 5. Islam adalah solusi. termasuk dalam kehidupan politik dan bernegara adalah Allah SWT (QS. Saling menghormati fakta-fakta dan traktat-traktat.17:34. dan keadilan bagi seluruh makhluk hidup yang berada diatas dunia. Tauhid berarti mengesakan Allah SWT selaku pemilik kedaulatan tertinggi. akhlak/etika. bagaimana cara membersihkan najis pun diatur oleh Islam. budaya. Ajaran Islam merupakan rahmatan lil 'alamin (rahmat bagi semesta alam). QS. ketatanegaraan. artinya Islam selalu membawa kedamaian. Kehormatan dan Integrasi Nasional.8:58. QS. 3. QS. keamanan.16:91. Manusia baik dia pejabat pemerintah atau rakyat jelata adalah Khalifah-Nya. 4. 5:8. Bahkan. QS. Islam tidak memandang bentuk atau rupa seseorang dan membedakan derajat atau martabat manusia dalam level apapapun. politik. Keadilan Universal (Internasional).5:61.5:18) 2. Pandangan Islam terhadap kekuasaan tidak terlepas dari ajaran tauhid bahwa penguasa tertinggi dalam kehidupan manusia.2:30). Prinsip Dasar Berpolitik a) Prinsip-prinsip dasar politik Islam 1. 2.9:4. QS. Risalah merupakan medium perantara penerimaan manusia terhadap hukum-hukum ALLah SWT. Menjaga perdamaian abadi. b) Prinsip-prinsip politik luar negeri dalam Islam 1. QS. sosial. QS. hukum.

10. Kedudukan Politik Dalam Islam 19 . 5. Larangan terhadap eksploitasi para imperialis. Memberikan perlindungan dan dukungan kepada orang-orang Islam yang hidup di negara lain. QS.55:60.42:40. Taat kepada Allah dan Rasul 4. Politik merupakan alat atau sarana untuk mencapai tujuan. Menjaga kenetralan negara-negara lain. QS. Penjelasan itu terdapat dalam surat An-Nisa’. bukan dijadikan sebagai tujuan akhir atau satu-satunya. 8. 6. Norma Politik dalam Islam Dalam pelaksanaan politik.9. Pada ayat itu disimpulkan bahwa terdapat beberapa syarat kepemimpinan politik dalam Islam antara lain. 7. dan QS. 5. Islam juga memiliki norma-norma yang harus diperhatikan. 6. 9. Diantara norma-norma itu ialah : 1. QS. Pengangkatan pemimpin didasari atas prinsip musyawarah. Politik Islam berhubungan dengan kemashlahatan umat. Islam tidak menentukan secara eksplisit bentuk pemerintahan Negara. 8. Syarat-syarat Pemimpin ( khalifah ) Kepemimpinan politik dalam Islam harus memenuhi syarat-syarat yang telah digariskan oleh ajaran agama. 3. QS. 2.6:92. Menjadikan quran dan sunnah sebagai referensi utama. QS. QS. 1. Kehormatan dalam hubungan Internasional.2:195. Amanah yaitu bertanggung jawab dengan tugas dan kewenangan yang diemban 2. QS. 6. Norma-norma ini merupakan karakteristik pembeda politik Islam dari system poltik lainnya. 4. Manusia diberi amanah sebagai khalifah untuk mengatur ala mini secara baik.(4):58-59.60:8. Ketaatan kepada pemimpin wajib hukumnya setelah taat kepada Allah dan Rasul 7.8:72. Bersahabat dengan kekuasaan-kekuasaan netral. Persamaan keadilan untuk para penyerang.4:89.90. 7. Kekuasaan mutlak adalah milik Allah. Adil yaitu mampu menempatkan segala sesuatu secara tepat dan proporsional 3.16:126.

Peranan Agama dalam Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Secara naluriah manusia tidak dapat hidup secara individual. Dalam faktanya manusia memiliki banyak perbedaan antara satu individu dengan individu lainnya. Dari kenyataan tersebut perlu dicari sebuah cara untuk dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan. 1. 2. Karma Islam memerintalikan untuk 20 . 11.Sifat sosial pada hakikatnya adalah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT agar manusia dapat menjalani hidupnya dengan baik. kelompok yang menyatakan bahwa islam adalah suatu agama yang serbah lengkap didalamnya terdapat pula antara lain system ketatanegaraan atau politik. 3. tetapi juga menolak pendapat bahwa islam sebagaimana pandanaganbarat yang hanya mengatur hubungan manusia dengan tuhan. Nabi Muhammad pada waktu yang sama menjadi kepala agama dan kepala Negara. di samping tentunya sejumlah persamaan. kelompok yang berpendirian bahwa islam adalah agama dalam pengertian barat. 10. Secara normatif agama Islam lebih khusus Al-quran banyak memberi tuntunan dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Artinya agama tidak ada hubungannya dengan kenegaraan. 9. Politik yang Dilakukan Rasulullah SAW Nabi Muhammad SAW adalah seorang politikus yang bijaksana. Islam Agama Rahmatan Lil’alamin Hadirnya Islam di dunia membuat perubahan besar dalam kehidupan manusia. Perbedaan tersebut kalau tidak dikelola dengan baik tentu akan menimbulkan konflik dan perpecahan dalam kehidupan bermasyarakat. Pendekatan terbaik untuk melakukan tersebut adalah melalui agama. terutama dalam pengembangan i1mu. tetapai terdapat seperangkat tata nilai etika bagi kehidupan bernegara. Aliran iniberpendirian bahwa dalam islam tidak teredapat sistem ketatanegaraan.pengetahuan. menolak bahwa islam adalah agama yang serba lengkap yang terdapat didalamnya segala sistem ketatanegaraan. Di Madinah beliau membangun Negara Islam yang pertama dan meletakkan prinsip-prinsip utama undang- undang Islam.

geografi. kuadran. kita akan mengetahui bahwa Islam adalah agama yang washat (moderat). Berta pemikiran yang baru dengan yang lama menghasilkan kemajuan dalam bidang medis. matematika. Itulah sebabnya Islam disebut agama yang rahmat dan al'amin karena Islam hadir ke dunia mambawa karma yang amat berarti bagi manusia bukan Baja umat Muslim tapi seluruh ciptaan Allah SWT di jagad raya termasuk non mislim. 21 . Seperti yang dilakukan sebagian kelompok yang kebablasan dalam menafsirkan ayat Al Quran dan mengabaikan sebagian nash yang termaktub dalam Al Quran berdasarkan pemahaman akal manusia yang berbeda-beda. Seperti pemerintahn Negara Turki saat dipegang oleh Mustafa Kemal yang ikut mendukung dalam menyebarkan sekularisme untuk kemajuan Negara. Peralatan-peralatan yang canggih memungkinkan prang-prang Eropa melakukan perjalanan untuk penemuan seperti astrolabe. dalam artian Islam menjaga agar tidak condong terhadap salah satu dari dua perkara antara al ghuluw (berlebih-lebihan atau kebablasan) dan al taqshir (mengabaikan). fisika.menggunakan kekuatan intelegasinya dan obsesinya. dalam beberapa tahun penyebaran agama Islam peradaban dan universitas-universitas berkembang dengan pesat. dan konsep angka nol (bilangan yang amat dipedukan dalam kemajuan ilmu eksakta) yang disebarkan ke Eropa pada abad pertengahan berasal dan duma Islam. pets navigasi yang " juga dikembangkan oleh umat Islam. Sebaliknya. Seperti halnya metode tafsir hermeneutika. Banyak system yang krusial seperti Aljabar. Ini jelas tidak seperti apa yang diyakini oleh musuh Islam dalam mengklaim dan menuduh Islam agama yang intoleransi. jika kita mempelajari dan mendalami Islam. Islam mengakui perbedaan dan keberagaman dengan adanya konsep toleransi terhadap kebebasan beragama. semi sastra dan sejarah. nyatanya gagal di terapkan dalam kehidupan manusia. namun tetap dalam koridor batasan toleransi yang diperbolehkan dalam ajaran Islam. Sekularisme yang aktif mengampanyekan solusi hidup yang menjanjikan kemajuan Negara. astronomi. Angka Arab. arstektur.