You are on page 1of 3

Percobaan Sintesis Senyawa Hidrat Besi (II) formiat dihidrat

(Fe(HCOOH)2.2H2O)

Maksud Percobaan

Mengetahui dan mempelajari proses pembuatan atau pembentukan kristal

senyawa hidrat yaitu besi (II) formiat dihidrat (Fe(HCOOH)2.2H2O).

Tujuan Percobaan :

- Mengetahui pembentukan senyawa hidrat besi (II) formiat dihidrat.

- Menentukan rendamen kristal senyawa hidrat besi (II) formiat dihidrat

(Fe(HCOOH)2.2H2O) yang diperoleh.

Prinsip Percobaan:

Prinsip percobaan adalah pembentukan senyawa hidrat besi (II) formiat

dihidrat (Fe(HCOOH)2.2H2O) dari pencampuran serbuk Fe, akuades, dan asam

formiat melalui pelarutan, pemanasan, pemisahan oleh larutan etanol, dan

penyaringan untuk memperoleh kristal serta pendinginan dalam desikator.

TEORI

Senyawa hidrat adalah senyawa kristal padat yang mengandung air kristal (H2O).

Rumus kimia senyawa kristal padat sudah diketahui. Jadi pada dasarnya penentuan

rumus hidrat adalah penentuan jumlah molekul air kristal (H2O) atau nilai x.
Alat dan Bahan

Alat yang digunakan yaitu cawan petri 1 buah, pipet volum 10 mL dan 25 mL,

erlenmeyer 125 mL 2 buah, neraca, corong, kertas saring Whatman No. 42, pipet

tetes 1 mL, gelas kimia 400 mL, batang pengaduk, sendok tanduk, magnetik stirer,

dan gelas ukur 10 mL.

Bahan yang digunakan yaitu serbuk besi, akuades, asam formiat 100 %, etanol

95 %, es batu, dan tissue roll.

Prosedur Percobaan

Sebanyak 1 g serbuk besi, 40 mL akuades, dan 3,28 g asam formiat 99%

disiapkan. Campurkan serbuk besi dan asam formiat sampai larut. Lalu di dengan

akuades dan setelah tidak terjadi reaksi dituangkan akuades panas. Akuades sebagai

inisiator, untk bereaksi dengan larutan. Asam formiat agak polar.Jika ada sedikit

serbuk besi yang tidak larut dengan asam formiat segera disaring untuk mencegah

adanya pengotor dan tidak terbentuk kompleks. Krn klu dingin besi akan bereaksi

dengan larutan shg mash ada pengotor. Setelah itu larutan dipanaskan sampai

menguap dan terbentuk endapan lalu ditambahkan 25 mL etanol dingin, harus dingin

supaya tidak cepat menguap . Lalu disaring dengan menggunakan kertas saring. Lalu

dicuci dengan 10 mL etanol 95%, endapannya diangin-anginkan lalu ditimbang.

Sedangkan hasil filtratnya disimpan