You are on page 1of 6

KERANGKA ACUAN

PROGRAM KESEHATAN HAJI

TAHUN 2016.

I. PENDAHULUAN

Penyelenggaraan Kesehatan haji bertujuan untuk memberikan pembinaan,pelayanan dan
perlindungan yang sebaik-baiknya pada Jemaah Haji di bidang kesehatan ,sehingga jemaah haji
dapat melaksanakan ibadah sesuai dengan ketentuan ajaran islam .Tujuan tersebut dapat di capai
dengan peningkatan kondisi kesehatan sebelum keberangkatan, menjaga kondisi kesehatan selama
menjalankan ibadah sampai tiba kembali ke tanah air,serta mencegah transmisi penyakit menular
yang mungkin terbawa keluar/masuk oleh jemaah haji.( Pedoman Tekhnis Pemeriksaan kesehatan
jemaah haji 2011 )

II. LATAR BELAKANG

Pemeriksaan Kesehatan merupakan upaya identifikasi status kesehatan sebagai landasan
karakterisasi,prediksi dan penentuan cara eliminasi faktor resiko kesehatan.Pelaksanaan ibadah haji
tidak seperti ibadah lainnya,karena ibadah haji merupakan ibadah yang lebih banyak menggunakan
kemampuan jasmani/fisik. Untuk mencapai istito”ah ( sanggup ) dalam melaksanakan ibadah haji
,maka calon jemaah haji harus mempunyai kesiapan fisik yang sempurna.( Pedoman Tekhnis
Pemeriksaan kesehatan jemaah haji 2011 )

A. Pengorganisasian

KEPALA
PUSKESMAS

WAKIL

KOORDINATOR
MANAJEMEN MUTU

UKM

Dokter Puskesmas
Pengelola Haji

REKAM PJ Desa PJ Program PJ Program PJ Program
MEDIS
Binaan Lansia/PTM Gizi Labor

BP

B. Tata Hubungan Kerja dan Alur pelaporan
a. Tata Hubungan Kerja :
Dokter Penanggung Jawab Poli sekaligus wakil manajemen mutu melakukan koordinasi dengan
penanggung jawab program tentang pelaksanaan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji.
Penanggung jawab Program melakukan koordinasi pelaksanaan dan pembinaan kesehatan
Calon jemaah haji dengan lintas program terkait seperti rekam medis,BP.lansia/PTM.gizi & labor.
b. Pelaporan
Penanggung jawab program melaporkan kegiatan pelaksanaan dan pembinaan kesehatan calon
jemaah haji kepada dokter penanggung jawab poli dalam bentuk pengisian Buku Kesehatan
Jemaah Haji yang terisi lengkap,setelah kolaborasi dengan program terkait .Kemudian melaporkan
kepada Pimpinan Puskesmas bahwa BKJH telah di isi lengkap dan bisa di teruskan ke Dinkes.

TUJUAN
Umum :

Terselenggaranya pemeriksaan ,perawatan dan pemeliharaan kesehatan jemaah haji
sebelum keberangkatan melalui pendekatan etika,moral,keilmuan dan profesionalisme
dengan menghasilkan kulaifikasi data yang tepat dan lengkap sesuai dengan dasar
pembinaan & perlindungan kesehatan jemaah haji di Indonesia.

Khusus :

a.Tercapainya Identifikasi status kesehatan jemaah haji berkualitas

b.Tersedianya data kesehatan sebagai dasar upaya perawatan & pemeliharaan serta upaya

Pembinaan & Perlindungan jemaah haji.

c.Terwujudnya pencatatan data status kesehatan &faktor resiko jemaah haji secara benar &
lengkap dalam BKJH

d.Terwujudnya fungsi BKJH sebagai sumber informasi medis jemaah haji

e.Tercapainya peningkatan kewaspadaan terhadap transmisi penyakit menular berpotensi

Kejadian luar biasa pada masyarakat Imdonesia

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

NO. KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN

1. Melakukan Pendataan Melalukan koordinasi dengan lintas sektoral terkait
Calon Jemaah Haji
data calon jemaah haji

2. Melakukan Pemeriksaan a. Melakukan pemeriksaan dasar kesehatan calon
dan Pembinaan kesehatan
Jemaah haji
calon jemaah haji
b. Melakukan pembinaan & penyuluhan kesehatan

Calon jemaah haji kolaborasi dengan program

terkait sesuai dengan hasil pemeriksaan yang di

Temukan saat pemeriksaan.

c. Melakukan Rujukan bila di temui kesehatan calon

Jemaah haji beresiko.

d. Melakukan pengawasan pada calon jemaah haji

Yang beresiko
c. Mencatat setiap hasil pemeriksaan kesehatan calon

Jemaah haji ke dalam BKJH

d. Melaksanakan injeksi meningitis kepada calon

Jemaah haji yang akan berangkat

e.Menganjurkan calon jemaah haji bila sudah kembali

Tanah air untuk segera memeriksakan diri ke

Puskesmas untuk memantau kesehatan `

V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

a.Cara melaksanakan kegiatan

Kegiatan Pemeriksaan,pembinaan serta penyuluhan kesehatan calon jemaah haji di lakukan

setelah koordinasi dengan Dokter Puskesmas ,kemudian calon jemaah haji di hubungi untuk

Datang ke Puskesmas .Setelah calon jemaah datang.di lakukan pemeriksaan awal
,kemudian

Calon jemaah haji di beri rujukan untuk melakukan MCU calon jemaah haji ke RSUD.

Calon jemaah di suruh datang ke Puskesmas kembali dengan membawa hasil MCU .

Selanjutnya di lakukan pembinaan & Penyuluhan kesehatan sesuai dengan hasil MCU

Semua hasil kegiatan di catat dalam BKJH ( Buku Kesehatan Jemaah Haji )

b.Sasaran

Calon jemaah yang sudah terdaftar di Kemenag

VI. JADWAL KEGIATAN

a. Jadwal kegiatan pemeriksaan kesehatan & pembinaan di lakukan pada minggu ke I - II April

b. Pengisian BKJH Lengkap sampai minggu ke IV April

c. Pemberian Imunisasi Meningitis pada minggu ke II / III Agustus

D. Pemantauan kesehatan jemaah haji setelah kembali ke tanah air pada minggu I Oktober
VII ,EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN

A. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN :

Jadual tersebut akan dievaluasi setahun sekali dan dilakukan oleh Penanggungjawab
Program UKM

B. PELAPORAN :

Laporan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dibuat oleh Penanggungjawab ProgramUKM
apabila terjadi pergeseran jadual atau penyimpangan jadual. Laporan ditujukan
kepada Kepala Puskesmas dan tembusan kepada Pelaksana Program.

VIII. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN

A. PENCATATAN :

Dilakukan setelah pengisian lengkap BKJH

B PELAPORAN :

Dilakuan setelah akhir bulan

C EVALUASI KEGIATAN :

Evaluasi Kegiatan dilakukan setelah kegiatan selesai. Apabila ada hal-hal yang perlu
dirubah atau diperbaiki maka untuk tahun berikutnya diadakan revisi.

Air |Amo. April 2016

Mengetahui,

Kepala Puskesmas Air Amo Penanggungjawab Program HAJI

BUSNAWIR SKM LIDIA YUNITA Amd Keb

NIP 19721027 199201 1 001 NIP 19720611 199203 2 003