You are on page 1of 7

Pengolahan Data Sondir

KAMIS, FEBRUARI 16, 2012 ADI ATMADILAGA 7 COMMENTS

Pengolahan data sondir diperlukan bagi kepentingan interprestasi desain untuk pondasi tower (atau pole)
transmisi. Data yang dibutuhkan dari lapangan adalah berupa raw data, yang memuat hasil bacaan
manometer tiap interval kedalaman per 20 cm sampai kedalaman akhir konus, yaitu bacaan yang
pertama berupa perlawanan konus (qc) dan bacaan kedua berupa perlawanan geser (qc+fs). Nomor ID
konus yang digunakan, kedalamanan muka air tanah, pelaksana/penanggung jawab
pencatatan/pembacaan manometer, tanggal penyelidikan, lokasi (sawah/ladang/rawa), prediksi muka
banjir (jika ada), Nama proyek, Nomor lokasi (nomor tower), dll.

Hasil pengolahan berbentuk tabel perhitungan dan grafik sondir, yang memuat informasi berikut :
qc (perlawanan konus, atau daya dukung);
fs (perlawanan geser);
rf (angka banding geser, atau friction ratio);
Tf (geseran total)

Perhitungan dan penggambaran grafik sondir ini dilakukan dengan menggunakan komputer yang
memakai software dari Microsoft Excel atau program software yang khusus untuk pengolahan data CPT
(Cone Penetration Test).
Data hasil pengukuran adalah cell yang berwarna kuning, dan rumus yang terpakai adalah sebagai
berikut :
Dari tabel diatas terlihat bahwa Variabel Dc, Ds dan Ls adalah dimensi konus yang dipakai pada
penyelidikan ini, variabel ini akan dihitung sebagai koreksi alat konus.

Dari tabel diatas kita akan memindahkan kedalam bentuk grafik yang disebut juga Grafik sondir.
Pada tabel perhitungan sondir, terdapat kolom estimasi jenis tanah, jenis tanah yang diprediksikan
adalah berdasarkan angka friction ratio, Rf. Pengklasifikasian ini bermacam-macam tergantung dari hasil
penyelidikan tanah yang dilakukan beberapa ahli geoteknik. Penggunaan klasifikasi ini diserahkan
kepada pembaca blog yang tercinta.
Dari hasil penyondiran , jenis tanah Sand (pasir) dapat diketahui dari nilai qc yang tinggi dan Rf yang
kecil, sebaliknay untuk Clay (lempung) qc-nya kecil dan Rf-nya tinggi.

Walau kelompok jenis tanah cukup banyak, namun penulis hanya mengelompokkan kedalam 2 kelompok
besar saja yaitu sand atau clay , semoga maklum adanya.