You are on page 1of 10

PEMERINTAH DAERAH KOTA CIREBON

DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS CANGKOL
Jln. Yos Sudarso Gg. Borsumey No 9 Kota Cirebon 45111
Telp.(0231) 222617 // Website : pcangkol.blogspot.co.id

KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS CANGKOL
Nomor : 440/054.UKP/PKM.CKL/II/2018
TENTANG
KEBIJAKAN PELAYANAN LABORATORIUM
DI UPT PUSKESMAS CANGKOL

KEPALA UPT PUSKESMAS CANGKOL,

Menimbang : a. bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan UPT
Puskesmas Cangkol, maka diperlukan penyelenggaraan
pelayanan Laboratorium yang bermutu tinggi;
b. bahwa agar pelayanan Laboratorium di UPT Puskesmas
Cangkol dapat terlaksana dengan baik, perlu adanya
kebijakan Kepala UPT Puskesmas Cangkol sebagai
landasan bagi penyelenggaraan pelayanan Laboratorium di
UPT Puskesmas Cangkol;
c. bahwa sehubungan dengan butir (a) dan (b) diatas, perlu
ditetapkan surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas
Cangkol tentang Kebijakan Pelayanan Laboratorium.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5063);
2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga
Kesehatan;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
37 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Laboratorium
Pusat Kesehatan Masyarakat;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014
tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
5. Peraturan menteri kesehatan no. 43 tahun 2016 tentang
Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan;
6. Peraturan Menteri Kesehatan No. 11 tahun 2017 tentang
keselamatan pasien;
7. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor
364/MENKES/SK/III/2003 tentang Laboratorium
Kesehatan;
8. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1224/Menkes/SK/XI/2007 Tentang Pedoman Klasifikasi
Dan Kodifikasi Jenis Pemeriksaan, Spesimen Metode
Pemeriksaan Laboratorium Kesehatan;
9. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1225/Menkes/SK/XI/2007 Tentang Pedoman Sistem
Informasi Laboratorium Kesehatan (SILK) Balai Besar
Laboratorium Kesehatan (BBLK) Dan Balai Laboratorium
(BLK).

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS CANGKOL
TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN LABORATORIUM

KESATU : Kebijakan Pelayanan Laboratorium di UPT Puskesmas
Cangkol sebagaimana tercantum dalam Lampiran merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari surat keputusan ini;
KEDUA : Kebijakan Pelayanan Instalasi Laboratorium UPT Puskesmas
Cangkol sebagaimana dimaksud dalam Diktum Pertama
harus dijadikan acuan dalam menyelenggarakan pelayanan
Instalasi Laboratorium UPT Puskesmas Cangkol;
KETIGA : Hal-hal yang belum ditetapkan dalam keputusan ini, akan
ditetapkan kemudian bila dipandang perlu;
KEEMPAT : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan
ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dan
atau kesalahan didalamnya, akan diadakan perbaikan /
perubahan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Cirebon
Pada Tanggal : Februari 2018
KEPALA UPT PUSKESMAS CANGKOL,
Ditetapkan di : Cangkol
Pada Tanggal : 09 Januari 2017
Kepala UPTD Puskesmas DTP Cangk

NURHIDAYAT
Lampiran : KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS CANGKOL
Nomor : 440/054.UKP/PKM.CKL/II/2018
Tanggal : Februari 2018
Tentang : KEBIJAKAN PELAYANAN LABORATORIUM

I. PELAYANAN LABORATORIUM
A. PELAYANAN DAN JENIS PEMERIKSAAN LABORATORIUM UPT
PUSKESMAS CANGKOL

NO PELAYANAN JENIS PELAYANAN

a. Haemoglobin
1 HEMATOLOGI

a. Gula Darah Sewaktu
2 KIMIA DARAH
b. Gula Darah Puasa
c. Gula Darah2 Jam PP

a. Protein
3 URIN
b. Reduksi

4 MIKROBIOLOGI a. BTA

5 IMUNOLOGI a. Test Kehamilan
b. Golongan darah
c. HbsAg Rapid Test

PETUGAS YANG DITUNJUK UNTUK PELAYANAN LABORATORIUM DI
UPT PUSKESMAS CANGKOL
 Pemeriksaan laboratorium dilakukan oleh petugas yang kompeten,
yaitu: satu orang analis kesehatan.

PERSYARATAN PROFIL KEPEGAWAIAN PETUGAS
KOMPETENSI PETUGAS LAB LABORATORIUM
1. Pendidikan D3 Analis 1. Nama : Lita Nurliati, Amd.AK
2. Memiliki STR 2. Jabatan : Pranata Laboratorium
3. Pengalaman Kerja 3. Pendidikan D3 Analis Kesehatan dan
Minimal 1 Tahun memiliki ijazah D3 Analis Kesehatan
4. Mengikuti Pelatihan - 4. Memiliki STR
Pelatihan 5. Pengalaman kerja 2 Tahun
6. Pelatihan-pelatihan
 Pelatihan Kesehatan Dan
Keselamatan Kerja

 Hasil pemeriksaan harus diinterpertasi oleh dokter

PETUGAS YANG MELAKUKAN INTERPRETASI HASIL PEMERIKSAAN
LABORATORIUM UPT PUSKESMAS CANGKOL
7. Nama : dr. Merli Dimiati S
8. Jabatan : Penanggung jawab Laboratorium
9. Pendidikan : S1 Kedokteran Umum
10. Memiliki STR dan SIP
11. Pelatihan : ATLS, ACLS, HIPERKES

B. PELAYANAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM UNTUK TIAP-TIAP
JENIS PEMERIKSAAN HARUS DIPANDU DENGAN PROSEDUR
Dilakukan mulai dari :
a. Permintaan Pemeriksaan
Pemeriksaan spesimen dilakukan bila ada permintaan dari unit
pelayanan dengan disertai formulir rujukan laboratorium yang
sudah disediakan.
b. Pengambilan dan Penerimaan Spesimen
Pengambilan dan penerimaan spesimen dilakukan oleh analis
laboratorium dan petugas laboratorium yang lain yang diberi
pelimpahan wewenang bila analis sedang tidak ada ditempat.
Penyimpanan spesimen untuk pemeriksaan rutin ditunggu sampai
satu jam setelah hasil pemeriksaan selesai dan tidak ada
penambahan permintaan pemeriksaan laboratorium yang lain dari
unit pelayanan yang merujuk.
c. Pemeriksaan
Pemeriksaan laboratorium adalah proses pemeriksaan penunjang (darah,
urine, dan sebagainya) diruang laboratorium yang diperlukan oleh dokter
sebagai pendukung proses diagnosa pasien penderita.
d. Penyerahan Hasil
Penilaian ketepatan waktu penyerahan hasil lab adalah kegiatan
menilai evaluasi apakah hasil pemeriksaan lab diserahkan tepat
waktu sesuai dengan waktu tunggu masing-masing pemeriksaan.
C. PELAYANAN DI LUAR JAM KERJA LABORATORIUM UPT
PUSKESMAS CANGKOL
 Jika ada permintaan pemeriksaan laboratorium di luar jam kerja,
maka ada 2 orang bidan yang sudah dilatih untuk melakukan
pemeriksaan laboratorium yaitu Hemoglobin, gula sewaktu dan
protein urine

KETENTUAN PELAYANAN LABORATORIUM PUSKESMAS
1. Buka setiap hari kerja dari jam 08.00 s/d 12.00

2. Untuk diluar jam kerja hanya melayani pemeriksaan Protein urine dan
Reduksi urine

3. Sumber Daya pelaksana : 1 orang tenaga Akademi Analis Kesehatan.

4. Melayani pemeriksaan Hematologi : Hemoglobin.

5. Melayani pemeriksaan Urine : Protein Urine dan Reduksi Urine

6. Melayani pemeriksaan Kimia darah :Glukosa

7. Melayani pemeriksaan Imunoserologi :Tes kehamilan, Golongan darah.

8. Laboratorium Puskesmas melayani Masyarakat umum, Peserta ASKES
dan JAMKESMAS.

D. UNTUK PEMERIKSAAN KASUS-KASUS BERISIKO TINGGI
Diatur sebagai berikut:
a. Untuk pemeriksaan pasien dengan riwayat penyakit hepatitis B,
maka :
- Sebelum dan sesudah melakukan tindakan petugas mencuci
tangan dengan menggunakan sabun dan desinfektan;
- Petugas menggunakan Alat Pelindung Diri pada saat pengambilan
darah;
- Pemeriksaan sample darah dilakukan dengan menggunakan rapid
test;
- Alat yang digunakan adalah yang sekali pakai.
E. PETUGAS PEMERIKSA LABORATORIUM WAJIB MENGGUNAKAN
ALAT PELINDUNG DIRI (APD)
a. Petugas laboratorium memastikan pemakaian Alat Pelindung Diri
(APD) selama bekerja di laboratorium.
b. Petugas laboratorium memastikan APD diruangan Laboratorium UPT
Puskesmas Cangkol lengkap, terdiri dari :
1. Jas laboratorium; 4. Alas Kaki tertutup.
2. Masker;
3. Handscoon;
c. Petugas laboratorium menyusun jadwal pemantauan penggunaan
APD.
F. WAKTU PENYAMPAIAN LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
Di Laboratorium UPT Puskesmas :

WAKTU PENYAMPAIAN LAPORAN
PEMERIKSAAN HASIL PEMERIKSAAN
NO
LABORATORIUM LABORATORIUM
( dihitung dari diterimanya sampel )

1 Gula Darah 5 menit

2 Hemoglibin 5 menit

3 Protein Urine 10 menit

4 Reduksi Urine 10 Menit

5 BTA 2 Hari

6 Tes Kehamilan 10 menit

7 HbsAg 120 Menit

G. HASIL PEMERIKSAAN LABORATORIUM CITO
Hasil pemeriksaan laboratorium untuk pasien yang kritis harus
disampaikan segera kepada tenaga kesehatan yang meminta dalam
batas waktu paling lambat satu jam setelah hasil diperoleh dengan
acuan sebagai berikut :
WAKTU PENYAMPAIAN LAPORAN
PEMERIKSAAN HASIL PEMERIKSAAN
NO
LABORATORIUM LABORATORIUM CITO
( dihitung dari diterimanya sampel )
1 Hemoglobin 4 menit
2 Gula Darah 4 menit
3 Protein Urin 8 menit
4 Reduksi Urin 8 menit
5 Tes Kehamilan 8 menit
H. JENIS REAGEN ESENSIAL DAN BAHAN LAIN YANG HARUS
TERSEDIA
 Reagensia harus tersedia sesuai dengan jenis pemeriksaan yang
disediakan;
 Reagensia harus disimpan dengan pelabelan yang jelas dan pada
tempat dan suhu sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
 Ketersediaan reagen wajib dievaluasi paling lambat setiap bulan
sekali.
JENIS REAGEN ESENSIAL DAN BAHAN LAIN YANG HARUS TERSEDIA DI
PUSKESMAS CANGKOL
a. Reagen Kering
No NAMA REAGEN (kering) Stok

1 Cholesterol Easy Touch
2 Tes kehamilan strip

3 Urine test strip 2 parameter

4 Hemoglobin Easy Touch

5 Tes HBsAg

b. Reagen Basah
No NAMA REAGEN (basah) Stok

1 Golongan Darah Anti A

2 Golongan Darah Anti B

3 Golongan Darah Anti AB

4 Ziehlnelsen ABC

c. Bahan Lain

NO BAHAN LAIN NO BAHAN LAIN
1 Alkohol 70% 11 Box slide
2 Kapas 12 Yellow tips
3 Tissue 13 Objec glass
4 Torniquet 14 Blood lancet
5 Rak tabung 15 Lampu spirtus
6 Pot urine 16 Spirtus
7 Pot sputum 17 Plesterin
8 Minyak immerse 18 Label
9 Vacutainer tabung 19 Vacutainer

10 20

I. PROSES UNTUK MENYATAKAN JIKA REAGEN TIDAK TERSEDIA
Proses untuk menyatakan jika reagen tidak tersedia di Laboratorium
UPT Puskesmas Cangkol adalah Jika stock reagensia mau habis (Tinggal
20% dari stok awal), pada saat itulah melakukan order reagensia ke
pengelola pengadaan barang Puskesmas.

J. LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN LABORATORIUM HARUS
DILENGKAPI DENGAN NILAI NORMAL, RENTANG NILAI RUJUKAN
HASIL PEMERIKSAAN LABORATORIUM
A. KIMIA DARAH
Pemeriksaan Satuan NilaiRujukan

Gula Darah Sewaktu mg/dl
<180

Gula DarahPuasa mg/dl
70 – 110

Gula Darah2 Jam PP mg/dl
<160

B. HEMATOLOGI
Pemeriksaan Satuan NilaiRujukan

♂:14-18 ;
Haemoglobin gr%
♀:12-16

C. SEROLOGI
Pemeriksaan NilaiRujukan

Golongan Darah
Tes kehamilan latex Pos/Neg
K. NILAI AMBANG KRITIS
PEMERIKSAAN NILAI LOWER UPPER SATUAN
NORMAL LIMIT LIMIT
Hemoglobin L.14.0-18.0 6.0 21 g%
P.12.0-16.0
Gula Darah <180 50 400 mg/dl

L. PENGENDALIAN MUTU LABORATORIUM
Pengendalian mutu laboratorium di UPT Puskesmas Cangkol yaitu
dengan cara :
 Dengan memberlakukan SOP Pemantapan Mutu Internal dan SOP
Pemantapan Mutu Eksternal pada setiap petugas;
 Program peningkatan mutu pelayanan laboratorium harus disusun
dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari program peningkatan
mutu puskesmas dan keselamatan pasien;
 Risiko dalam pelayanan lobaratorium harus diidentifikasi dan
ditindak lanjuti.
M. PENANGANAN DAN PEMBUANGAN BAHAN DAN LIMBAH BERBAHAYA
 Bahan-bahan berbahaya beracun harus disimpan secara aman
menurut ketentuan yang berlaku;
 Limbah laboratorium sebagai akibat pemeriksaan laboratorium
harus dikelola sebagai limbah infeksius.
Untuk itu maka UPT Puskesmas Cangkol :
a. Memberlakukan SOP Penanganan dan Pembuangan bahan
berbahaya;
b. Memberlakukan SOP Pengelolaan bahan berbahaya dan beracun.

Ditetapkan di : Cangkol
Pada Tanggal : Februari 2018
Kepala UPT Puskesmas Cangkol,

NURHIDAYAT