You are on page 1of 6

TIDAL MODEL

(PHIL BARKER

Kelompok 4
Nama :
 Ana Safitri
 Dwi Rahayu







Resum Tidal Model (Phil Barker )

Phil Barker lahir di daerah pesisir pantai Skotlandia, tempat kelahirannya
itu membuat Phil Barker sangat tertarik dengan air dan itu merupakan kiasan
hidup yang tertinggi baginya. Dia sangat menyukainya prinsip tersebut
hingga menjadikannya sebagai filosofer. Hidup pada konteks ini juga
mendukung kecurigaan dan filosofinya setiap hari dengan berespon melalui
Tidal Model. Phil Barker adalah seorang professor Keperawatan Psikiatri
pertama dari UK di University of Newcastle, England tahun 1993 - 2002.
Dia telah menerbitkan 18 buku, lebih dari 50 bab buku dan lebih dari 150
paper. Dia juga banyak mendapatkan penghargaan dan beasiswa untuk
program Doctoral dari Royal College of Nursing pada tahun 1995 dan
dilantik menjadi Doktor pada tahun 2001 dari Oxford Brookes University.
Awal keterlibatan pada seni juga membantunya untuk menjelaskan
pandangan Barker’s tentang keperawatan yaitu “ Keahlian dalam caring”.
Teori model tidal ini dikembangkan berdasarkan keadaan dan sejarahnya.
Sejarah pengetahuan sebagai jantung dari Model Tidal

Perkembangan Tidal Model selama lebih dari satu dekade telah
dijelaskan dan dirangkum melalui berbagai studi. Studi evaluasi Tidal Model
dalam area acute care telah banyak dilakukan dan berkontribusi besar dalam
pengembangan Tidal Model dengan perawatan yang berfokus pada pasien.
Tidal Model awalnya dikembangkan dengan tujuan untuk mengatasi rasa
kehilangan, dan berfokus pada pasien dengan gangguan jiwa pada fase akut.
Selama satu dekade terakhir, Tidal Model sudah berkembang luas pada
seluruh rumah sakit dan area komunitas yang tetap relevan untuk perawatan
pasien pada fase akut. . Tidal Model ini berfokus pada proses perawatan
dasar dalam keperawatan, yang dapat diterapkan secara umum, dan
digunakan sebagai acuan untuk perawat psikiatri dan kesehatan mental .Tidal
Model berfokus pada fundamental keperawatan yang dapat diaplikasikan
secara universal dan dapat menjadi panduan dalam proses asuhan
keperawatan pasien dengan gangguan jiwa. Tidal Model merupakan
pendekatan filosofis dalam pemulihan kesehatan jiwa, serta bukan
merupakan model pengobatan atau perawatan pasien dengan gangguan jiwa.
Tidal Model mewakili pandangan global yang membantu perawat dalam
memahami pentingnya kesehatan jiwa bagi pasien, serta bagaimana cara
menolong pasien untuk mendapatkan pemulihan yang optimal .
Pengkajian dalam Tidal Model yang dikembangkan oleh Phil Barker
mengacu pada tiga domain, yaitu self, world, dan others. Domain merupakan
bidang yang mengontrol atau mempengaruhi, tempat dimana seseorang
bertindak dalam lingkup pribadi atau sosial. Apabila disederhanakan,
domain merupakan tempat seseorang hidup dan menjalani kehidupan.
Domain Tidal Model yang pertama yaitu :
1.self, meliputi pengkajian terhadap kebutuhan manusia akan keamanan fisik
dan emosional, risiko mencelakai diri sendiri dan orang lain, area bunuh diri,
kekerasan, melukai diri sendiri dan mengabaikan diri sendiri.
2.world, memfokuskan pengkajian pada dunia pengalaman manusia dan
memberikan kesempatan untuk belajar tentang masalah yang dihadapi
manusia saat ini, skala dan evaluasi dari masalah tersebut, sumber daya apa
pada kehidupan manusia yang mungkin dapat digunakan untuk membantu
mengatasi masalah tersebut atau memenuhi kebutuhan, dan kebutuhan apa
yang diperlukan untuk membawa suatu perubahan.
3.others, meliputi pengkajian terhadap hubungan yang dimiliki seseorang di
masa lalu, masa sekarang dan masa depan, teman, keluarga dan pendukung
lainnya . Pada studi kasus, dapat dilihat bahwa perawat telah menggunakan
pendekatan ketiga dimensi tersebut saat melakukan pengkajian pada pasien
dengan gangguan jiwa.
Tidal Model memberikan pedoman dan gambaran pentingnya melakukan
pendekatan dengan pasien dan keluarga bagi seorang perawat dalam
memberikan asuhan keperawatan. Adanya kedekatan antara perawat dengan
pasien maupun keluarga dapat memudahkan perawat dalam mengeksplorasi
riwayat terdahulu pasien termasuk penyakit yang pernah dialami. Dasar
teori menggunakan filosofi air yang mengalami pasang surut yang
menyatakan bahwa kesehatan jiwa dan faktor penyebab munculnya krisis
kejiwaan sangat beragam dan kumulatif. Prinsip ini mendasari perawat
untuk lebih memahami kondisi pasien dan perlu adanya suatu perubahan.
Adanya kedekatan antara perawat dan pasien juga merupakan salah satu
kekuatan dari Tidal Model.
Tidal Model terdiri dari 10 komitmen yang mendasari pelayanan asuhan
keperawatan pada pasien dengan masalah kesehatan mental yaitu :
1. value the voice (menghargai suara),
2. respect the language (menghormati bahasa),
3. develop genuine curiosity (mengembangkan rasa ingin tahu),
4. became a apprentice (menjadi trainee),
5. reveal personal wisdow (mengungkapkan kebijaksanaan),
6. be transparent (terbuka),
7. use the available toolkit (menggunakan sumber daya yang ada),
8. craft the step beyond (menentukan langkah),
9. give the gift of time (memberikan waktu),
10. know that change is contant (menyadari bahwa perubahan adalah
konstan)
Pada studi kasus, dapat dilihat bahwa perawat telah melakukan
intervensi keperawatan dengan berpedoman pada 10 komitmen dari Tidal
Model yang dikembangkan oleh Phil Barker. Perawat berusaha membantu
pasien membangun kesadaran terkait pentingnya suatu perubahan.
Perubahan sekecil apapun dapat berpotensi membawa dampak yang besar
bagi kehidupan. Pasien dibantu dan dibimbing dalam melakukan identifikasi
cara agar pasien dapat meningkatkan peran dalam kehidupan yang dimiliki
berdasarkan pengalaman-pengalaman yang telah dilalui. Dalam kasus
disebutkan bahwa Dila merupakan pribadi yang sangat tertutup dan kesulitan
dalam bergaul dengan orang lain. Perawat harus mampu menciptakan
suasana yang nyaman bagi pasien sehingga pasien dapat mempercayai
perawat dan dapat terjalinnya hubungan saling percaya antara perawat dan
pasien. Perawat harus dapat memberikan kesempatan kepada pasien untuk
mengungkapkan apa yang dirasakan oleh pasien untuk memudahkan dalam
membantu pasien menentukan solusi untuk mengatasi permasalahan yang
dihadapi.
Tidal Model yang dikembangkan oleh Phil Barker ini adalah perawat dapat
mengeksplorasi kekuatan dari pasien sendiri dan membina hubungan yang
baik saat menggali apa yang dialami oleh pasien dan senantiasa
mendengarkan apa yang menjadi keluhan dari pasien sehingga perawat
sangat dekat dengan pasien. Tidak ada model lain, khususnya dalam bidang
Keperawatan yang berfokus pada minat dalam mengembangkan,
kebersamaan, mendengarkan dan menghargai suara yang merupakan aspek
penting dalam mempercepat pemulihan kondisi pasien. Hal ini sebagai
contoh dari penerapan aspek caring dalam hubungan perawat dan pasien
yang merupakan poin utama dalam praktik keperawatan profesional.
Kekuatan model ini terletak pada proses asuhan keperawatan, dimana 10
komitmen yang dikembangkan oleh Phil Barker dapat dijadikan dasar dalam
perkembangan praktik keperawatan dengan mengembangkan setiap
komponen menjadi strategi pelaksanaan pada pasien dengan gangguan jiwa
sesuai dengan diagnosa pasien. Perawat membantu klien untuk
mengidentifikasi bagaimana ia dapat lebih berperan dalam hidupnya dan
mengontrol hidupnya serta pengalaman yang didapatnya. Tidal Model
berfokus pada proses perubahan yang ada pada semua orang. Model ini
berusaha untuk mengungkapkan arti dari pengalaman seseorang,
menekankan pentingnya suara mereka sendiri dan kebijaksanaan melalui
kekuatan metafora yang bertujuan untuk memberdayakan seseorang untuk
memimpin pemulihannya sendiri bukannya diarahkan oleh para profesional .
Salah satu kekurangan dalam teori ini adalah peran serta keluarga dalam
kesembuhan pasien. Keluarga tidak diikutsertakan dalam rencana
pengobatan pasien, dimana keluarga merupakan pihak yang paling
berkontribusi dalam prognosis kondisi pasien.