Pengertian Pengelolaan

by Tutut Handayani on Thursday, October 7, 2010 at 7:22pm A. PENGERTIAN PENGELOLAAN PENGAJARAN

Pengelolaan adalah mengatur atau memanagement dan pengajaran adalah sebuah proses belajar mengajar. Jadi, pengelolaan pengajaran dapat diartikan suatu usaha mengatur atau memanagement proses belajar mengajar agar sesuai dengan konsep dan prinsip-prinsip pengajaran dan tercapainya tujuan pengajaran secara efektif dan efisien yang diawali dari perencanaan dan strategi dan diakhiri dengan evaluasi. Kebanyakan ahli pendidikan/pengajaran mengatakan bahwa pengajaran adalah terjemahan dari instruction atau teaching. Tetapi, menurut Arif S. Sadiman, Ia kurang sependapat akan padanan yang demikian. Menurutnya hal itu kurang tepat karena kurang mencerminkan terjemahan secara pas. Jadi, alas an yang dijadikan oleh Arif. S. Sadiman adalah Intruction mencakup semua events yang mungkin mempunyai pengaruh langsung kepada proses belajar manusia dan bukan saja terbatas pada event yang dilakukan oleh guru. Instruction itu meliputi juga kejadian-kejadian yang diturunkan oleh bahan cetakan, gambar, program, televise, slide, kaset audio atau kombinasinya (Gagne dan Briggs : 1979). Pengajaran hanyalah salah satu bentuk Instruction. Instruction tidaklah sebatas pada kelas-kelas formal, tetapi juga kegiatan belajar yang sifatnya non formal dan tidak menuntut adanya dosen/guru secara fisik. Titik perhatian dalam instruction adalah bagaimana mengelola lingkungan agar tidak terjadi tindak belajar pada seseorang secara efektif dan efisien. Karena itulah, padanan kata instruction yang lebih tepat adalah pembelajaran. Jadi, dapat dipahami bahwa menurut Aif S. Sadiman pengertian Instruction itu bukan saja bersifat formal dikelas atau lingkungan sekolah, dan bukan pula monopoli guru yang menjadi satu-satunya sumber belajar. Meski demikian, pengajaran bisa juga disebut Instruction dan pengajaran juga sebagai sub-set pendidikan. Secara lebih jelas dapat dikatakan, pengajaran sebagai kegiatan yang mencakup semua, yang secara langsung dimaksudkan untuk mencapai tujuan-tujuan khusus pengajaran/menentukan entry-behavior peserta didik, menyusun rencana pelajaran, memberikan informasi, bertanya, menilai, dsb.

B.

ANTARA PENGELOLAAN KELAS DAN PENGELOLAAN PENGAJARAN

Pengelolaan kelas dan pengelolaan pengajaran adalah kegiatan yang sangat erat hubungannya, namun dapat dan harus dibedakan satu sama lain karena tujuannya berbeda. Kalau pengajaran (Instruction) mencakup semua kegiatan yang secara langsung

menilai. Johnson dan Mary A. Tindakan pengelolaan kelas seorang guru akan efektif apabila Ia daoat mengidentifikasi dengan tepat hakikat masalah yang sedang dihadapi. memberikan informasi. pengelolaan kelas yang efektif merupakan prasyarat mutlak bagi terjadinya proses belajar mengajar yang efektif. sehingga pada gilirannya ia dapat memilih strategi penanggulangan yang tepat pula. Bany mengemukakan 6 kategori masalah kelompok dalam pengelolaan kelas.dimaksudkan untuk mencapai tujuan-tujuan khusus pengajaran (menentukan entrybehavior peserta didik. Meskipun seringkali perbedaan antara kedua kelompok itu hanya merupakan perbedaan tekanan saja. 4. 2. Kelas kurang kondusif Kelas mereaksi negative terhadap salah seorang anggotanya . Masalah-masalah yang dimaksud adalah sebagai berikut : 1. C. bertanya. 3. dan sebagainya). [1]Masalah pengelolaan kelas harus ditanggulangi dengan tindakan korektif pengelolaan. Rudolf Dreikurs dan Pearl Cassel membedakan empat kelompok masalah pengelolaan kelas individual yang didasarkan asumsi bahwa semua tingkah laku individu merupakan upaya pencapaian tujuan pemenuhan keputusan untuk di terima kelompok dan kebutuhan untuk mencapai harga diri. Adapun masalah-masalah yang dimaksud sebagai berikut : 1. sedangkan masalah pengajaran harus ditanggulangi dengan tindakan korektif instruksional. Yang jelas. maka pengelolaan kelas menunjuk kepada kegiatan-kegiatan yang menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar. Dengan perkataan lain. MASALAH PENGELOLAAN KELAS Masalah pengelolaan kelas dapat dikelompokkan menjnadi dua kategori yaitu masalah individual dan masalah kelompok. di dalam proses belajar mengajar di sekolah dapat dibedakan adanya dua kelompok masalah yaitu masalah pengajaran dan masalah pengelolaan kelas. Tingkah laku yang ingin mendapatkan perhatian orang lain Tingkah laku yang ingin menunjukkan kekuatan Tingkah laku yang bertujuan menyakiti orang lain Peragaan ketidak mampuan Lois V. menyusun rencana pelajaran. 2.

4. Cetakan Kedua. Pengelolaan Pengajaran. (Rineka Cipta. 5.3. “Membesarkan” hati anggota kelas yang justru melanggar norma kelompok Kelompok cenderung mudah dialihkan perhatiannya dari tugas yang tengah digarap Semangat kerja rendah Kelas kurang mampu menyesuaikan diri dengan keadaan baru 2. 6. Ibid hal 126 . Ahmad Rohani. Jakarta : 2004) hal 125 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful