You are on page 1of 5

Sabtu, 08 Apr 2006, Tersimpan 17 Tahun di Bank New York , Hancur Jadi Ratusan Keping

Naskah Lontar Injil Yudas yang Paparkan Sisi Lain Penghianatan Yudas terhadap Yesus Umat Kristiani di seluruh dunia mengenal sosok Judas Iscariot (Yudas Iskariot) sebagai murid Yesus yang berkhianat. Sebuah manuskrip kuno berumur 1.700 tahun berjudul Injil Yudas menawarkan penjelasan sebaliknya. Setelah terkubur sekian lama, salinan manuskrip kuno "Injil Yudas’ ditemukan, Kamis lalu. Injil terbaru yang ditemukan di zaman modern tersebut memandang peristiwa pengkhianatan yang dilakukan Yudas di Taman Getsemani sebagai wujud kesetiaannya terhadap Yesus. Yang diyakini sampai saat ini, Yudas rela menghianati Gurunya, demi 30 keping uang perak. Penghianatannya itu berujung pengadilan atas Yesus sampai pada penyalibannya. Dalam manuskrip yang terdiri dari 13 lembar daun lontar itu tertulis bahwa justru Yesus lah yang menyuruh Yudas untuk melakukan pengkhianatan tersebut. Alasannya, supaya Dia terbebas dari tubuh jasmani-Nya. Pada bagian pendahuluan injil tersebut dituliskan, penjelasan tersebut terungkap dalam percakapan-Nya dengan Yudas Iskariot. Salah satu kalimat yang diucapkan Yesus kepada Yudas adalah, "Kamu akan jauh melampaui mereka semua (murid-murid Yesus yang lain). Karena kamu lah murid yang akan menyerahkan tubuh jasmaniKu ini". Injil tersebut menyatakan bahwa Yesus, sama seperti manusia yang lain, adalah roh yang tinggal di dalam tubuh jasmani. Dan, karya penyelamatan baru terjadi setelah roh itu lepas dari tubuh yang fana. Berdasarkan pemahaman tersebut, Injil Yudas memandang tokoh pengkhianat itu sebagai pahlawan. Dengan menyerahkan Yesus kepada musuh untuk dibunuh, maka Dia bisa melakukan tugasnya untuk menyelamatkan umat manusia. "Dalam injil itu, Yudas digambarkan sebagai seorang murid yang baik. Dia melakukan pengkhianatan itu karena dari 12 murid Yesus hanya dialah yang benar-benar memahami Gurunya," kata Bart Ehrman, seorang dosen agama pada Universitas North Carolina di Chapel Hill. Sementara, Romo Donald Senior, ketua Catholic Theological Union di Chicago, menilai manuskrip tersebut sebagai dokumen penting yang mengungkap keberagaman pemahaman awal tentang Kristiani. "Pertanyaan yang muncul adalah, apakah manuskrip yang menyajikan kisah berbeda dengan tradisi injil ini bisa dianggap setara dengan injil yang lain," tanya Senior.

Setelah tersimpan selama 17 tahun manuskrip kuno tersebut rusak. lembar-lembar papirus yang dibungkus dengan kulit binatang hanyalah dihargai sebatas barang kuno. Kini. dilakukan untuk mengetahui umur manuskrip tersebut. Pada tahun 1970-an. Stephen Emmel. Mesir. dokumen itu ditemukan di dekat Minya. penggemar barang antik asal Swiss. Ehrman. Senior dan pakar Kristiani yang lain membahas temuan Injil Yudas tersebut dalam forum National Geographic Society. Injil Yudas terkuak setelah Frieda Nussberger-Tchacos. yang mendapat tugas dari Southern Methodist University untuk mengecek naskah tersebut. membawa teks Coptic itu kepada Yayasan Maecenas untuk Kesenian Antik di Swiss untuk diterjemahkan pada tahun 2001.700 tahun dalam sebuah gua di gurun Mesir. Menurut Terry Garcia. New York. membeli manuskrip itu. Mesir. sejumlah tes ilmiah. seorang pengacara. Diduga kuat. pengumpul benda antik itu menjual manuskrip kuno tersebut hingga ke Eropa dan AS. Sementara. Injil Yudas tersebut diterbitkan dalam bentuk buku oleh National Geographic dan salinan manuskripnya ditampilkan di musium mereka mulai kemarin. segepok naskah kuno tidak berarti apa-apa. Mei 1983. Selama hampir tiga dekade. Tahun berikutnya. penggambaran multispektral dan penentuan tanggal dengan radiokarbon. manuskrip kunonya ditempatkan di Museum Coptic Kairo. manuskrip tersebut telah remuk menjadi sekitar 1. Selanjutnya. Itulah nasib Injil Yudas. Namun. manuskrip tersebut adalah salinan sebuah manuskrip Yunani yang ditulis sekitar tahun 300 M. Namun tidak ada satu pun perpustakaan besar di Amerika yang berminat.’ orang Mesir itu kemudian menyimpan Injil Yudas dan manuskrip yang lain dalam kotak deposit bank di Hicksville. Yakni Injil Matius. Lembaga ini diketuai Mario Jean Roberty. manuskrip berbahasa campuran Yunani dan Koptik itu ditawarkan kepada Dr. . Tiba-tiba sebuah lembaga nirlaba yang berkedudukan di Basel. Angka ini di luar kemampuan universitas. di kamar sebuah hotel di Jenewa.000 keping. salinan injil yang ditulis dalam teks Coptic tersebut telah terkubur selama 1. ada empat injil dalam Kitab Perjanjian Baru.Selama ini. karena tidak ada orang yang bersedia membeli ’dagangannya. Harga yang ditawarkan US$ 3 juta. dan dijual ke seorang agen benda antik Mesir pada tahun 1978. Sampai akhirnya. yang diyakini umat Kristiani. Bahkan. karena mereka juga mempertanyakan asal-muasalnya. Maecenas Foundation. termasuk analisa tinta. (afp/rtr/hep) Yudas Iskariot: Pengkhianat atau Pahlawan? DI tangan orang yang tidak paham. Injil Yudas sempat ditawarkan secara diam-diam. salah satu pakar National Geographic Society. dan Injil Yohanes. Lebih lanjut. Injil Markus. Lembar-lembar lontar yang digunakan untuk mencatat dokumen tersebut mengering dan berubah warna menjadi coklat. Injil Lukas.

menyatakan bahwa uji karbon usia papirus itu menunjukkan.Menurut pemilik sebelumnya. yang diketuai Rudolf Kasser. dokumen itu berasal dari tahun 220 sampai 340 Masehi. antara 1950-an dan 1960-an. Teks-teks Nag 'Hammadi sebagian besar memiliki kesamaan tahun dengan naskah kuno Injil Yudas. Belakangan. Mesir. dalam waktu satu tahun proyek itu akan kelar. teks lebih tua dari yang kami kira. Prancis. kini terjemahan Injil Yudas sudah bisa dikonsumsi publik. Ia juga menyatakan bahwa dokumen itu tak mungkin palsu. Harus dipahami pula. otentifikasi." kata Roberty. Manuskrip Injil Yudas yang masih benar-benar utuh tinggal tiga perempatnya. Bila kerja tim sesuai rencana. Keberadaan teks itu diungkap di depan publik pertama kali oleh Rudolf Kasser dalam konferensi pakar-pakar Koptik di Paris. pada 30 Maret 2005. Roberty. pada periode antara awal abad ketiga dan keempat. "Kami telah menerima hasil uji karbon. 79 tahun. dan The Waitt Institute for Historical Discovery. yang tradisi keagamaannya hingga kini masih eksis terjaga. naskah tersebut kemungkinan besar berasal dari awal abad ketiga atau keempat Masehi. Satu tahun lebih setelah temuan itu diungkap ke publik. Teks Nag 'Hammadi memuat ungkapan iman dari penulis-penulis Gnostik (pengetahuan mistik) pada awal pembentukan komunitas Kristen. . Tulisan-tulisan Gnostik pada awal pembentukan agama Kristen dikategorikan sebagai bid'ah oleh para pemimpin Gereja Kristen abad kedua sampai abad keempat. Dan untungnya. juru bicara Maecenas menyatakan rencananya untuk menerjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Rudolf Kasser dikenal luas sebagai pemimpin terjemahan manuskrip kuno yang ditemukan di Nag 'Hammadi. seperti dikutip situs online middle-east. selama 1. Maecenas Foundation for Ancient Art. Mesir. menurut Rudolf Kasser. Mesir. selama berabad-abad manuskrip itu tidak mendapat penanganan yang memadai. Koptik adalah sebutan untuk menunjuk komunitas Kristen kuno di Mesir. bekas profesor di Universitas Jenewa. dan Jerman. Juli 2004. pada 1945. dan terjemahan naskah kuno itu tidak lepas dari jerih payah tim gabungan yang terdiri dari orang-orang National Geographic. naskah kuno itu ditemukan di Muhafazat al-Minya.700 tahun. Kondisi ini menyebabkan tinta kuno di dalam lembar papirus itu tidak pudar dan terlindungi dari sinar matahari yang bisa merusakkannya. Kemudian. Direktur Maecenas. secara tak sengaja naskah papirus itu terus-menerus berada dalam kegelapan. Kairo. Sukses penyelamatan. Naskah yang kondisinya sangat rapuh itu kini terus dalam proses penyelamatan dan pemeliharaan. Setelah restorasi dan proses terjemahan selesai. naskah itu nantinya disimpan di Museum Koptik. Maecenas Foundation juga mengumumkan komposisi tim yang terdiri dari beberapa pakar sejarah Koptik. Satu halaman naskah kemungkinan telah hilang ketika berada di pasar barang antik.

Yang menarik dari Injil Yudas adalah munculnya dialog yang sangat erat antara Yudas dan Yesus. tayangan langsung melalui internet sudah bisa dikonsumsi media massa pada Kamis pekan lalu pukul 21. menurut Craig A. Injil Yudas ini pada masa itu digunakan oleh komunitas Kristen Gnostik yang disebut Kainite. menurut sekte Kainite. tidak sepenuhnya bisa dinilai sebagai penjahat. Kaisar Konstantinus. Dalam Injil Yudas tak diungkap jelas bagaimana Yudas meninggal. Yudas mencium Yesus sebagai pertanda bahwa dialah orang yang tengah diburu penguasa Romawi untuk ditangkap. Juga soal hadiah 30 keping uang perak dari penguasa Romawi. Ia telah mengkhianati Yesus dengan membantu tentara Romawi menemukan dan kemudian menyalibkannya. tuannya. Injil Yudas. Dalam dialog itu disebutkan. Pada tahun 325. di Lyon sekitar tahun 180 Masehi. yang ditulis pada akhir abad kedua. yang dinilai Gereja Kristen sebagai pengkhianat. Rasul Yudas Iskariot adalah pengkhianat. akan membuka pendekatan penelitian yang menarik. sehingga terjadi penangkapan dan penyaliban atas diri Yesus. Yudas menyesali perbuatannya. Di mata umat Kristen.00 WIB. Sedangkan 30-an Injil lainnya dikesampingkan. Abil. Injil Yudas juga dapat mempertahankan spekulasi awal yang berkaitan dengan motif Rasul Yudas mengkhianati Yesus. Sekte Kainite menganggap Yudas Iskariot. Selanjutnya National Geographic Channel menayangkannya secara spesial kepada publik pada Ahad 9 April malam. Kata ''Kainite'' diambil dari tokoh dalam kisah di Perjanjian Lama. dan Yohannes. Dikisahkan. Gereja Roma Katolik hanya mengakui empat Injil itu. Peran Yudas sebagai pengkhianat. pukul 21. Menurut empat Injil yang diakui oleh Gereja." katanya. yakni Injil Markus. Kain yang membunuh saudaranya. Yudas kemudian diceritakan mendapat 30 keping uang perak. Lukas. Setelah kejadian itu. Dalam konteks ini. Yudas kemudian mati gantung diri. Adversus Haeresis. . Menurut Craig A. Evans. salah satu anggota tim peneliti Injil Yudas.Secara terbatas. Evans. Yudas mengkhianati Yesus karena sebenarnya dirinya sudah tahu sebelumnya dan mendapat perintah langsung dari Yesus. "Injil Yudas juga telah memberikan informasi paling awal tentang mengapa Yudas melakukan apa yang ia lakukan. Matius. Keberadaan sekte Kainite ini pernah disinggung oleh Irenaeus dalam bukunya. Komunitas Gnostik pada masa sejarah Gereja perdana memiliki keyakinan bahwa Yudas bertindak atas perintah Yesus. sehingga mengikuti perintahnya. Yudas juga dilukiskan sebagai murid kesayangan Yesus dan sangat taat. sebenarnya bagian dari misi Ilahi.30 WIB. Menurut versi keempat Injil yang disebut Perjanjian Baru itu. di bawah tuntunan penguasa pertama Romawi yang masuk Kristen. pengungkapan Injil Yudas ini akan memberikan perspektif baru mengenai peran Yudas Iskariot. manuskrip Yudas ini hendak menegaskan kesaksian Irenaeus. Injil-injil itu kini dikelompokkan dalam New Testament Apocrypha atau Perjanjian Baru yang kebenarannya diragukan. Ia tidak sempat memakai uang pemberian tentara Romawi itu dan membuangnya.

Bahkan Yudas adalah orang yang dipilih untuk "mengkhianatinya" dalam rangka memenuhi perintah Tuhan. Walau para ilmuwan teologi telah memiliki hipotesis tentang hal itu. "Penemuan itu telah menunjukkan betapa beragam dan menariknya gerakan-gerakan komunitas Kristiani pada masa-masa awal.com/versi_cetak.gatra. temannya. Dan dia lebih memilih dibebaskan seorang teman daripada oleh seorang musuh. menilai temuan Injil ini sangatlah penting. untuk mengadukannya. untuk pertama kalinya sebuah naskah kuno membela ide tersebut. hal itu sama sekali bukan pengkhianatan. Tapi. bersamaan dengan temuan Injil Thomas dan Injil Maria Magdalena. hal itu adalah pengkhianatan. telah mengkritisi mitos agama monolitik. di antara Yesus dan Yudas. anggota dewan penasihat naskah kuno National Geographic. Penemuan itu. Yesus berkata. dalam Injil Yudas. Yesus meminta Yudas.Francois Gaudard. nama Yudas direhabilitasi karena dipandang sebagai murid terdekat Kristus. Yang paling luar biasa dari naskah kuno itu." ujarnya. Guritno [Agama. "Di mata awam. Gatra Edisi 22 Beredar Senin. mengkhianatinya. Injil Yudas telah mentransformasi pemahaman orang tentang agama Kristen pada masa-masa perdana. G. sangat penting seseorang membebaskan dia dari tubuh manusianya. Sehingga. anggota tim peneliti Injil Yudas yang lain. Di mata Elaine Pagels. Yudas digambarkan sebagai sosok pengkhianat yang jahat. menurut Rudolf Kesser. 10 April 2006] URL: http://www. Namun. adalah kesaksian Yudas dari masa lalu dalam bentuk percakapan antara Yudas dan Yesus. Selama ini. Yesus menjelaskan pada Yudas bahwa dirinya harus meninggalkan ke-12 muridnya." katanya. Isinya merehabilitasi peran Yudas. menurut profesor agama Yayasan Harrington Spear Paine di Universitas Princeton itu. tambah Rudolf Kesser.php?id=93668 .A.