You are on page 1of 2

Gregorio Adri Prawira

03411540000020
Kelas Mitigasi Gempa B
TUGAS MITIGASI GEMPA III

Pada tanggal 23 Januari 2018, Jakarta mengalami gempa bumi dengan kekuatan gempa sebesar 6,1 SR.
Gempa ini berasal dari daerah Selatan dari Lebak, Banten yang merupakan daerah perairan dengan
koordinat lintang -7.13, bujur 106.64. Gempa ini memiliki kedalaman 46 km dan berada 147 km dari
Jakarta. Namun, gempa ini tidak mempengaruhi di Jakarta saja, tapi juga mempengaruhi Provinsi Provinsi
Banten, Jawa Barat dan sebagian kecil Jawa Tengah antara lain dari Sukabumi, Bandung, Pandeglang,
Jabodetabek, Purwakarta, Kebumen, Bantul hingga wilayah Lampung.

Gambar 1. Informasi Gempa Bumi

Gempa ini dirasakan terkuat di Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Sukabumi, Bogor,
Jakarta dan Tangerang Selatan. Total kerusakan dari gempa ini ialah sebanyak 1231 infrastruktur yakni
rumah, bangunan lainnya serta fasilitas umum seperti jalan. Kerusakan tersebut terdiri dari 1125
bangunan rusak ringan dan 106 bangunan rusak berat. Terdapat 10 unit sekolah 3 unit masjid dan 9 unit
musholla yang mengalami kerusakan. Jalanan sekitar daerah tersebut mengalami kerusakan berupa
patahn atau rekahan yang cukup besar di sehingga untuk sementara jalanan tersebut tidak dapat terpakai.
Gregorio Adri Prawira
03411540000020
Kelas Mitigasi Gempa B

Gambar 2. Rumah yang rubuh akibat Gempa di Lebak, Banten

Namun, diantara keempat daerah terasa gempa terkuat tersebut, Jakarta tidak mengalami kerusakan
berat. Namun, dikarenakan gempa tersebut cukup terasa besar, banyak warga Jakarta menghentikan
aktivitasnya dan langsung keluar dari bangunnan dimana mereka berada. Hal itu menyebabkan
terhambatnya kinerja atau aktivitas sehari-hari dalam waltu yang cukup lama, baik aktivitas kerja maupun
aktivitas lainnya. Tidak hal itu, banyaknya bangunan yang tinggi di daerah Jakarta termasuk alat-alat berat
(crane,dsb) goyah/goyang sehingga terancam rubuh.

Gambar 3. Kondisi warga Jakarta pada saat Gempa