You are on page 1of 3

 Penyakit Busuk Hitam

Penyakit busuk hitam pada wortel disebabkan oleh jamur Thielaviopsis


basicola (Berk. & Br.) Ferraris. Koloni jamur berwarna abu-abu atau hijau
zaitun. Miseliumnya sebagian tumbuh di permukaan medium dan sebagian
lagi di dalam medium. Antrokonidiumnya biasanya berada dalam rangkaian 4-
8, kering, dibentuk dengan pemecahan, sering sukar melepaskan diri,
sederhana, berbentuk seperti tong, agak bulat, bulat panjang, atau bulat telur,
berwarna coklat tua keemas-emasan, lembut, dan tidak bersekat.
Konidiofornya secara morfologi berbeda dari hifa vegetatif, tunggal atau
bergabung, tidak bercabang atau bercabang tidak teratur, lurus atau lentur,
tanpa warna atau warna cokelat pucat, lembut, dan berukuran 50 x (6-9) mm.
fialid jamur mempunyai panjang sampai 100 mm dengan tebal di bagian
terlebar 5-8 mm.

Di dalam ruang simpan sebaiknya diatur kelembapannya dibawah 92%


dan suhu mendekati 00 C tanpa adanya perubahan suhu. Wortel sebaiknya tidak
disimpan dalam waktu lebih dari 3-4 bulan. Dengan melakukan hal-hal tersebut
dapat mempertahankan kualitas produk dan menurunkan keberadaan penyakit
pascapanen. Kehilangan kandungan air dalam wortel sebanyak 8% berat, akan
meningkatkan kerentanan terhadap Botrytis dan Rhizopus, karena bertambahnya
ruang antarsel. Adanya lapisan air di permukaan dapat menjadi faktor predisposisi
terhadap bakteri pembusuk dan pada buah terhadap jamur pembusuk.
 Busuk Kapang Abu-Abu (Gray Mold Rot)
Ciri kerusakan miseliumnya berwarna abu-abu, kerusakan terjadi
akibat kelembaban tinggi dan suhu hangat. Komoditi yang diserang salah
satunya wortel. Termasuk kedalam jenis Botrytis spp.

 Busuk Lunak Rhizopus (Rhizopus Soft Rot)


Ciri kerusakan seperti lunak, lembek, kapang berbentuk kapas kecil
berbintik hitam, sporangia menutupi permukaan. Komoditi yang diserang
biasanya anggur, wortel, strawberi dan alpukat. Termasuk kedalam jenis
Rhizopus sp

 Busuk Umbi
Pertama kali ditemukan di Amerika Serikat pada tahun 1926 dan
kemudian berkembang ke Israel, Kanada dan mungkin pada setiap wortel.
a. Gejala Penyakit
Pada umbi terserang terdapat bercak coklat berlubang atau cekung ked
ala,. Pada permukaan jaringan yang terserang atau pada tanah didekatnya
terdapat lapisan miselium yang berwarna putih kecoklatan. Dalam
perkembangan selanjutnya bercak kelihatan lebih gelap mengelilingi umbi
dan menyebabkan busuk
b. Penyebab
Penyebab penyakit ini adalah jamur Rhizoctonia solani dengan ciri-ciri
mempunyai hifa putih, miselium bersekat panjang, lebar dan bercabang
membentuk siku-siku. Di lapangan ditemukan tahapan sempurna dari
jamur ini. Tahapan ini terjadi pada kelembapan yang tinggi, terdapat pada
permukaan umbi yang terserang.

Sumber :

Sastrahidaya, Ika Rochdjatun. 2013. Penyakit Tanaman Sayur-sayuran. Malang :


Universitas Brawijaya Press
Soesanto, Loekas . 2006. Penyakit Pascapanen. Yogyakarta : Kanisius.