You are on page 1of 14

MAKALAH KONSEP KEBIDANAN

KONSEP MANUSIA DAN KONSEP SEHAT SAKIT

DISUSUN OLEH : KELOMPOK 3

ASIA NOVITA SHERA TRIANDANI

DARA VIOLETTA SITI

FENNY YULISTIA SELVI AYU

INTAN WAHYU N USSY QURI SAFIRA

MAYANG WAHYU SETYA

RAHMA SALSA WIWIN SETYANINGSIH

RAHMA SUCI ZELLIKA PRIANDITA PUTRI

RIKA AGUSTINA

UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA
2016/2017
KATA PENGANTAR
Segala puji kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul
“KONSEP MANUSIA DAN KONSEP SEHAT DAN SAKIT”
Kami berharap makalah ini dapat berguna untuk menambah wawasan dan pengetahuan
bagi yang membaca makalah ini. Selain itu kami juga berharap makalah ini digunakan
sebagai mana mestinya. Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf
dan memohon permakluman bila mana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan
yang kami buat kurang tepat.
Dalam penyusunan makalah ini tentu jauh dari sempurna, oleh karena itu segala kritik
dan saran sangat kami harapkan, mengingat tidak ada yang senpurna tanpa saran yang
membangun. Demi perbaikan dan penyempurnaan makalah ini dan untuk pelajaran bagi
kita semua dalam pembuatan di masa mendatang. Semoga dengan adanya tugas ini kita
dapat belajar bersama demi kemajuan kita dan kemajuan ilmu pengetahuan.

Yogyakarta, 01 Oktober 2016

Penyusun

2
DAFTAR ISI
JUDUL HALAMAN ................................................................................................................ 1

KATA PENGANTAR .............................................................................................................. 2

DAFTAR ISI ............................................................................................................................ 3

BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................................ 4

A. Latar Belakang.............................................................................................................. 4
B. Rumusan Masalah ........................................................................................................ 4
C. Tujuan Pembahasan ...................................................................................................... 4

BAB II PEMBAHASAN .......................................................................................................... 5

A. Pengertian Sehat dan Sakit ........................................................................................... 5
B. Cara Mempertahankan Status kesehatan ...................................................................... 5
C. Faktor yang berpengaruh terhadap perubahan sehat sakit ............................................ 6
D. Pecegahan primer, sekunder dan tersier ....................................................................... 9
E. Perilaku pemeliharaan kesehatan................................................................................ 10
F. Perilaku kesehatan lingkungan ................................................................................... 11
G. Perilaku Hidup Sehat .................................................................................................. 12

BAB III PENUTUP ................................................................................................................ 13

A. Kesimpulan ................................................................................................................. 13
B. Saran ........................................................................................................................... 13

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................. 14

3
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Dalam kehidupan manusia mempunyai sebuah kesehatan dimana seseorang merasa baik
dengan fisik dan mentalnya lebih tepatnya sehat yaitu suatu kondisi yang bebas dari
berbagai jenis penyakit baik secara fisik, mental, maupun sosial. Konsep Sehat adalah
keadaan normal yang sesuai dengan standar yang diterima berdasarkan kriteria tertentu,
sesuai jenis kelamin dan komunitas masyarakat sekitarnya.

Kebanyakan orang bilang sehat itu mahal, tetapi benarkah tentang fakta itu? menurut
pendapat para Ilmu Kesehatan Dunia (WHO) , memang sehat itu mahal, karena kita
harus memakan- makanan yang penuh dengan gizi, akan kaya protein, zat besi, dan lain-
lain.

Istilah sehat dalam kehidupan sehari-hari sering dipakai untuk menyatakan bahwa
sesuatu dapat bekerja secara normal. Bahkan benda mati pun seperti kendaraan
bermotor atau mesin, jika dapat berfungsi secara normal, maka seringkali oleh
pemiliknya dikatakan bahwa kendaraannya dalam kondisi sehat. Kebanyakan orang
mengatakan sehat jika badannya merasa segar dan nyaman. Bahkan seorang dokterpun
akan menyatakan pasiennya sehat manakala menurut hasil pemeriksaan yang
dilakukannya mendapatkan seluruh tubuh pasien berfungsi secara normal.

B. Rumusan Masalah

1. Apa pengertian sehat menurut para ahli ?
2. Bagaimana kita dapat mempertahankan status kesehatan?
3. Apa itu pencegaha primer, sekunder, tersier ?
4. Apa saja faktor yang berpengaruh terhadap perubahan sehat sakit ?
5. Apa saja perilaku kesehatan lingkungan dan hidup sehat ?

C. Tujuan

1. Paham tentang sehat dan sakit
2. Cara mempertahankan status kesehatan?
3. Memahami pencegahan primer, sekunder, tersier ?
4. Dapat memberi contoh perilaku kesehatan lingkungan dan hidup sehat ?

4
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Sehat

Beberapa pengertian tentang sehat diantaranya yaitu :

 Sehat adalah suatu keadaan yang sempurna baik fisik, mental dan sosial tidak
hanya bebas dari penyakit atau kelemahan.( WHO, 1947)
 Sehat / kesehatan adalah suatu keadaan sejahtera dari badan (jasmani), jiwa
(rohani) dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara
sosial dan ekonomis.(UU N0. 23/1992 tentang kesehatan)
 Sehat adalah perwujudan individu yang diperoleh melalui kepuasan dalam
berhubungan dengan orang lain (aktualisasi). Perilaku yang sesuai dengan
tujuan, perawatan diri yang kompeten sedangkan penyesuaian diperlukan untuk
mempertahankan stabilitas dan integritas struktural. ( Pender, 1982 )
 Sehat adalah fungsi efektif dari sumber-sumber perawatan diri (self care
Resouces) yang menjamin tindakan untuk perawatan diri ( self care actions)
secara adekuat. Self care Resouces : mencakup pengetahuan, keterampilan dan
sikap. Self care Actions merupakan perilaku yang sesuai dengan tujuan
diperlukan untuk memperoleh, mempertahankan dan meningkatkan fungsi
psikososial dan spiritual. (Paune, 1983)

B. Pengertian Sakit

Beberapa pengertian tentang sakit yang merupakan bagian dari konsep tentang
sehat sakit ini yaitu :

 Pengertian konsep sakit menurut Perkins bahwa sakit adalah sebagai suatu
keadaan yang tidak menyenangkan yang menimpa seseorang sehingga seseorang
menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari baik itu dalam aktivitas jasmani,
rohani dan sosial.
 Definisi sakit adalah merupakan suatu keadaan dari badan atau sebagian dari
organ badan dimana fungsinya terganggu atau menyimpang.
 Sakit adalah merupakan ketidak seimbangan dari kondisi normal tubuh manusia
diantaranya sistem biologik dan kondisi penyesuaian

5
Dari uraian diatas, maka keadaan sehat dan sakit pada dasarnya adalah : Hasil
dari interaksi seseorang dengan lingkungannya, sebagai manifestasi dari
keberhasilan atau kegagalan seseorang dalam mengadaptasikan diri dengan
lingkungannya dan gangguan kesehatan,

C. Cara Mempertahankan Status Kesehatan

a) Bagi orang dewasa tentunya tidur selama 6 hingga 8 jam merupakan waktu yang
cukup untuk dapat beristirahat dengan baik dan sehat.
b) Cobalah untuk tetap berpikir positif karena dengan begitu akan mengurangi
tingkat stress anda. tahukah anda, jika anda mengalami stress maka tubuh anda
akan berusaha untuk mengikuti pola pikir anda.
c) Lakukan olahraga rutin. Olahraga tidak hanya dengan mengunjungi sarana
fitness atau mungkin lari pada pagi hari.
d) Menjaga pola makan. Dengan menjaga pola makan tentunya menjadi salah satu
hal yang baik bagi anda. bukan hanya membuat tubuh anda tetap bugar dan
langsing, tetapi menjaga tubuh anda terserang penyakit berbahaya yang
disebabkan oleh beberapa makanan yang mengandung banyak zat-zat berbahaya
e) Teruslah meminum multivitamin yang anda rasa cocok dengan anda. dari segala
aktivitas tersebut diatas, tentunya anda harus tetap terjaga kondisi asupan
vitaminnya.

D. Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Perubahan Sehat Sakit

Ada tiga faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang yaitu :

1. Penyebab penyakit (agent),
2. Manusia sebagai tuan rumah (host) dan
3. Lingkungan hidup (enviroment).

1. Penyebab Penyakit (agent)
Penyebab penyakit dapat dibagi dalam dua golongan yaitu :

a. Golongan eksogen yaitu penyebab penyakit yang terdapat di luar Golongan
eksogen sendiri terbagi atas :
Yang nyata dan hidup. bakteri, rickettsia, virus, cacing, protozoa, jamur dan
sebagainya.

Yang nyata dan tak hidup terdiri dari Zat-zat kimia, seperti racun – racun dan

6
sebagainya, Trauma ( trauma elektrik, misalnya kena arus listrik, trauma mekanik,
misalnya terpukul, tertabrak, trauma thermis, misalnya terbakar) dan Makanan
seperti kekurangan beberapa zat makanan seperti protein, vitamin – vitamin atau
kekurangan makanan secara keseluruhan (kelaparan).

Yang berbentuk abstrak, misalnya bidang ekonomi yaitu karena kemiskinan.
Bidang sosial seperti sifat a-sosial (yaitu sifat orag yang tidak dapat menyesuaikan
diri dengan lingkungannya sehingga sering melakukan tindakan – tindakan yang
tidak sesuai dengan hukum yang berlaku dalam masyarakat, orang ini biasanya
dibenci dalam masyarakat) ataupun anti sosial (yaitu sifat orang yang terang-
terangan tindakannya bertentangan dengan hukum yang berlaku dalam masyarakat,
orang ini sangat merugikan masyarakat). Serta Bidang mental misalnya mentalitas
seseorang yang buruk.

b. Golongan Endogen yaitu sifat seseorang yang dasarnya sudah ditentukan sejak
lahir, yang memudahkan timbulnya penyakit tertentu. Termasuk golongan ini
adalah : Habitus (perawakan) misalnya habitus asthenikus yaitu perawakan yang
tinggi kurus dan berdada sempit dikatakan mudah terserang tuberkulosis. Penyakit
turunan misalnya asma, buta-warna, diabetes dan sebagainya.

2. Manusia Sebagai Tuan Rumah (host)
Manusia sebagai tuan rumah, yaitu manusia yang dihinggapi penyakit, merupakan
faktor yang sangat penting. Bila seseorang ditulari bibit penyakit, maka belum tentu
orang tersebut akan menderita sakit karena masih tergantung dari beberapa hal.
Salah satu diantaranya ialah daya tahan tubuh orang tersebut. Daya tahan tubuh
yang tinggi, baik badan, jiwa maupun sosialnya dapat menghindarkan manusia dari
berbagai jenis penyakit.

Daya tahan tubuh ini dapat dipertinggi dengan jalan :

1. Makanan yang sehat cukup kualitas maupun kuantitasnya.
2. Vaksinasi untuk mencegah infeksi penyakit tertentu.
3. Cara hidup yang teratur, bekerja, beristirahat, berekreasi dan menikmati hiburan
pada waktunya.
4. Berpengetahuan luas dengan menuntut ilmu di bangku sekolah maupun dari
pengalaman hidup di masyarakat.
5. Patuh pada ajaran agama.
6. Berolah raga secara teratur

7
Daya tahan masyarakat tergantung pada daya tahan perorangan yang membentuk
masyarakat itu. Makin tinggi daya tahan perorangan dan makin banyak orang yang
meningkatkan daya tahan tubuhnya maka makin tinggi pula daya tahan masyarakat,
sehingga kesehatan masyarakat akan semakin terjamin.

3. Lingkungan Hidup (Environment)
Lingkungan hidup adalah segala sesuatu baik benda maupun keadaan yang berada
di sekitar manusia yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia dan masyarakat.
Lingkungan hidup dapat dibagi dalam 4 golongan dan masing-masing ada yang
berguna dan ada yang merugikan serta yang satu mempengaruhi yang lainnya
secara timbal balik.

a. Lingkungan biologik, terdiri atas organisme yang berada di sekitar manusia.
Organisme yang berada disekitar manusia ini ada yang merugikan dan ada yang
menguntungkan. Organisme yang merugikan misalnya; Bibit penyakit, seperti
bakteri, virus, rickettsia, jamur, protozoa, cacing dan sebagainya. Binatang
penyebar penyakit seperti lalat, tikus, nyamuk dan sebagainya, dan organisme
sebagai hama tanaman atau pembunuh ternak. Sedangkan organisme yang
menguntungkan atau berguna diantaranya; Tumbuhan atau hewan sebagai bahan
makanan, dan organisme yang berguna untuk industri seperti obat antibiotika, ragi,
bahan obat-obat lainnya.

b.Lingkungan fisik, Seperti pada lingkungan biologik, pada lingkungan fidik juga
ada yang merugikan, dan menguntungkan. Yang merugikan misalnya; Udara
berdebu mengandung gas racun, baik yang berasal dari kendaraan bermotor
maupun dari pabrik, iklim yang buruk, tanah yang tandus, air untuk keperluan
rumah tangga yang jelek, perumahan yang tidak memenuhi syarat kesehatan,
pembuangan sampah, kotoran dan air limbah yang tidak teratur. sedangkan yang
berguna diantaranya; Udara yang bersih, tanah yang subur dengan iklim yang baik,
perumahan sehat, makanan yang cukup dan sehat dan sebagainya.

c. Lingkungan ekonomi merupakan lingkungan yang abstrak. Lingkungan
ekonomi yang merugikan seperti kemiskinan. orang miskin tidak dapat memenuhi
kebutuhan akan makanan yang sehat. Bahkan karena kekurangan makanan, orang
dapat jatuh sakit seperti busung lapar, kwashiorkor (pada anak-anak). Kemiskinan
juga dapat meruntuhkan akhlak manusia, menjadikan manusia kurang bertanggung
jawab, dan menimbulkan sifat egois.

8
d. Lingkungan Mental Sosial, merupakan lingkungan hidup abstrak.
Yang merugikan : Sifat sosial, kebiadaban, egoistis. Yang menguntungkan : Sifat
gotong royong, sadar dan patuh pada hukum dan peraturan yang berlaku di
masyarakat.

Dalam hal hubungan manusia dengan lingkungan yang mengandung bahaya
baginya, ada dua tindakan yang dapat diambil agar tetap sehat, yaitu :

1. Tindakan yang ditujukan kepada manusia sendiri agar mempunyai daya tahan
tubuh yang tinggi serta menghindari kontak dengan bibit penyakit dan penyebab
penyakit lainnya.
2. Tindakan yang ditujukan kepada lingkungan hidup manusia dengan maksud
mengubah lingkungan hidup, sehingga faktor yang buruk dapat diatasi sehingga
tidak membahayakan kesehatan manusia.

E. Tingkat Pencegahan

Dalam perkembangan selanjutnya untuk mengatasi masalah kesehatan termasuk
penyakit di kenal tiga tahap pencegahan:

1. Pencegahan primer dilakukan pada masa individu belum menderita sakit,

upaya yang dilakukan ialah:

 Promosi kesehatan/health promotion yang ditujukan untuk meningkatkan
daya tahan tubuh terhadap masalah kesehatan.
 Perlindungan khusus (specific protection): upaya spesifik untuk mencegah
terjadinya penularan penyakit tertentu, misalnya melakukan imunisasi,
peningkatan ketrampilan remaja untuk mencegah ajakan menggunakan
narkotik dan untuk menanggulangi stress dan lain-lain.

2. Pencegahan sekunder dilakukan pada masa individu mulai sakit

Diagnosa dini dan pengobatan segera (early diagnosis and prompt treatment),
tujuan utama dari tindakan ini ialah

9
 mencegah penyebaran penyakit bila penyakit ini merupakan penyakit
menular, dan
 untuk mengobati dan menghentikan proses penyakit, menyembuhkan orang
sakit dan mencegah terjadinya komplikasi dan cacat.

3. Pencegahan tersier

Rehabilitasi, pada proses ini diusahakan agar cacat yang di derita tidak menjadi
hambatan sehingga individu yang menderita dapat berfungsi optimal secara
fisik, mental dan sosial.

Diagnosa dini dilakukan melalui proses skrining seperti misalnya skrining
kanker payudara, kanker rahim, adanya penyakit-penyakit tertentu pada masa
kehamilan, sehingga pengobatan dapat dilakukan saat dini dan akibat buruknya
dapat dicegah.

Kadang-kadang batas dari ketiga tahap pencegahan itu tidak jelas sehingga ada
kegiatan yang tumpang tindih dapat digolongkan pada perlindungan khusus akan
tetapi juga dapat digolongkan pada diagnosa dini dan pengobatan segera misalnya
pengobatan lesi prekanker pada rahim dapat termasuk pengobatan dini dapat juga
perlindungan khusus.

F. Perilaku Pemeliharaan Kesehatan (health Maintenence)

Perilaku atau usaha-usaha seseorang untuk memelihara atau menjaga kesehatan
agar tidak sakit dan usaha untuk penyembuhan bilamana sakit oleh sebab itu
perilaku pemeliharan kesehatan inhi terdiri dari 3 aspek :

 Perilaku pencegahan dan penyembuhan penyakit bila sakit, serta pemulihan
kesehatan jika telah sembuh dari penyakit.
 Perilaku peningkatan kesehatan, apabila seserang dalam keadaan sehat.
Kesehatan itu sangat dinamis dan relatif, maka dari itu orang yang sehat pun
perlu di upayakan supya mencapai tingkat kesehatan yang seoptimal
mungkin.
 Perilaku gizi (makanan dan minuman). Makanan dan minuman dapat
memelihara dan meningkatkan kesehatan seseorang, bahkan dapat
mendatangkan penyakit

10
G. Perilaku Kesehatatan Lingkungan

Adalah bagaimana seseorangh merespons lingkungan, nnya. lada budaik
lingkungan fisik maupun sosial budaya dan sebagainya, sehingga lingkungan
tersebut tidak mempengaruhi kesehatannya. Klasifikasi lain tentang perilaku
kesehatan antara lain:

A. Perilaku hidup sehat

Adalah perilaku-perilaku yang berkaitan dengan upaya atau kegiatan seseorang
untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan. Perilaku ini encakup
antara lain :

1. Menu seimbang
2. Olahraga teratur
3. Tidak merokok
4. Tidak minum-minuman keras dan narkoba
5. Istirahat yang cukup
6. Mengendalikan stress
7. Perilaku atau gaya hidup lain yang positif bagi kesehatan

B. Perilaku sakit (illness behavior)

Mencakup respons seseorang terhadap sakit dan penyakit. Persepsinya
terhadap sakit, pengetahuan tentang penyebab dan gejala penyakit, pengobatan
penyakit dan sebagainya.

C. Perilaku peran sakit ( the sick role behavior)

Perilaku ini mencakup:

1. Tindakan untuk memperoleh kesembuhan
2. Mengenal atau mengetahui fasilitas astu sarana pelayanan atau
penyembuhan
3. Mengenal atau mengetahui fasilitas, sarana pelayanan atau penyembuhan
penyakit yang layak
4. Mengetaui hak ( hak mempeeroleh perawatan, pelayanan keseahatan dan
kewajiban orang sakit ( memberitahukan penyakitnya kepada orang lain

11
terutama kepada dokter atau petugas kesehatan, tidak menularkan
penyakitnya kepada orang lain dan sebagainya.

H. Perilaku Hidup Sehat
1. Rajin berolahraga secara rutin sesuai kemampun tubuh
2. Secara rutin memeriksakan kesehatan diri ke dokter
3. Tidak banyak bergaul dengan teman-teman yang memiliki pengaruh negatif
4. Minum air putih yang cukup setiap hari
5. Tidur yang cukup setiap hari sekitar 7-8 jam
6. Menghindari jajanan yang tidak jelas higienitasnya maupun kandungannya
7. Menerapkan pola maan yang baik dan tidak berlebihan
8. Mau membaca informasi perkembanga kesehatan terbaru
9. Menghindari zat-zat adiktif seperti rokok, miras, narkoba, dll.
10. Segera menghangatkan diri ketika merasa kedinginan

12
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan

Secara umum sehat merupakan keadaan yang tidak hanya untuk terbebas dari
penyakit tetapi meliputi seluruh aspek kehidupan manusia. keadaan sehat dan sakit
pada dasarnya adalah : Hasil dari interaksi seseorang dengan lingkungannya,
sebagai manifestasi dari keberhasilan atau kegagalan seseorang dalam
mengadaptasikan diri dengan lingkungannya dan gangguan kesehatan,

B. Saran

Setelah kita membaca kutipan di atas, kami sebagai penulis makalah ini, memberi
saran untuk:

1. Diri Sendiri – Sebaiknya selalu menjaga kebersihan diri, mencuci tangan
sebelum makan dan menjaga pola makan supaya badan tetap sehat dan terhindar
dari penyakit.
2. Tenaga Kesehatan – Sebaiknya tenaga kesehatan selalu mencuci tangan,
memakai sarung tangan dan menjaga kesterilan alat-alat medis untuk
menghindari infeksi nosokomial.
3. Masyarakat – Masyarakat sebaiknya selalu menjaga kebersihan lingkungan
untuk menghindari penyebaran penyakit.

13
DAFTAR PUSTAKA
http://seputarsehat.com/contoh-makalah-konsep-sehat/

http://anggelinaninny.blogspot.co.id/2013/12/makalah-konsep-perilaku-sehat-dan-
sakit.html

http://perilakuhidupbersihsehat.com/apa-itu-phbs/

http://promkes.depkes.go.id/2012/12/24/apa-itu-perilaku-hidup-bersih-dan-sehat/

http://polahidupuntuk.blogspot.co.id/2013/06/pola-perilaku-hidup-bersih-dan-sehat.html

14