You are on page 1of 54

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
NO. 5
Sekolah : SMK Negeri 3 Kupang
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Kelas / Semester : X / Genap
Materi Pokok : Mengarungi Bahtera Keadilan Bangsa Indonesia
Alokasi Waktu : 8 x 45 menit ( 4 x pertemuan )

A. Kompetensi Inti
KI.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI.2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI.3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah

KI.4 Mengolah menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar
3.1. Memahami system hokum dan peradilan nasional dalam lingkup NKRI

4.1 Menyaji hasil telaah system hokum dan peradilan nasional dalam lingkup NKRI
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1.1 Menjelaskan hubungan hukum, keadilan dan ketertiban
3.1.2 Mendeskripsikan system hukum nasional
3.1.3 Mendeskripsikan sistem peradilan Indonesia
3.1.4 Mendeskripsikan peranan Lembaga Peradilan dalam lingkup NKRI
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil telaah system hukum dan peadilan nasional dalm lingkup NKRI

D. Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan hubungan hukum, keadilan dan ketertiban
2. Mendeskripsikan sistem hukum nasional
3. Mendeskripsikan sistem peradilan Indonesia
4. Mendeskripsikan peranan Lembaga Peradilan dalam lingkup NKRI
5. Mengkomunikasikan hasil telaah sistem hukum dan peradilan nasional dalam lingkup NKRI

E. Materi Pembelajaran
1. Bagaimana hubungan hukum, keadilan dan ketertiban
2. System Hukum Nasional
3. System Peradilan di Indonesia
4. Peranana Lembaga Peradilan

F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
Pendahuluan mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Hubungan Hukum, Keadilan dan
Ketertiban . Sebelum penyajian lebih lanjut tentang topik itu , terkait
dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Hukum, keadilan dan ketertiban. Guru memberikan
arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang hubungan
hokum, keadilan dan ketertiban.
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub hokum, keadilan dan ketertiban
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.
Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah
tentang hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa
display, bahan tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang hhubungan hokum, keadilandan
ketertiban
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.

Pertemuan 2

KEGIATAN DISKRIPSI KEGIATAN ALOKASI
WAKTU
Pendahulauan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Sistem Hukum Nasional. Sebelum
penyajian lebih lanjut tentang topik itu , terkait dengan sikap sosial secara
khusus guru mengadakan sesi perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Sistem Hukum Nasionl. Guru memberikan arahan
tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Sistem
Hukum Nasional.
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Sistem Huku Nasional.
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah tentang
hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa display, bahan
tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang penguasaan 10
peserta dididk tentang Sistem Hukum Nasional.
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait jalannya
pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI dan
dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.

Pertemuan 3

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
Pendahuluan mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Sistem Peradilan di Indonesia. Sebelum
penyajian lebih lanjut tentang topik itu , terkait dengan sikap sosial secara
khusus guru mengadakan sesi perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Sistem Peradilan di Indonesial. Guru memberikan
arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Sistem
Peradilan di Indonesia.
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Sistem peradilan di Indonesia.
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan pemeriksaan,
berbagai iformasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah tentang
hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa display, bahan
tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 4. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang bagaimana Sitem Peradilan di
Indonsia.
5. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
6. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.

Pertemuan 4

KEGIATAN DISKRIPSI KEGIATAN ALOKASI
WAKTU
Pendahulauan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Peranan Lembaga Peradilan. Sebelum
penyajian lebih lanjut tentang topik itu , terkait dengan sikap sosial secara
khusus guru mengadakan sesi perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Peranan Lembaga Peradilan. Guru memberikan
arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Sistem
Peradilan di Indonesia.
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Peranan Lembaga Peradilan.
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah tentang
hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa display, bahan
tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang Peranan Lembaga Peradilan.
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.

G. Penilaian

1. Jenis/teknik penilaian

A. Sikap :

Observasi :

Mengamati kegiatan peserta didik dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan
B. Ketrampilan
Portofolio :

Menilai portofolio peserta didik tentang system hukum nasional.

C. Pengetahuan

Tes tertulis/lisan :

Menilai kemampuan peserta didik dalam memahami tentang peranan lembaga peradilan.

2. Bentuk instrumen Penilaian

a. Sikap : Observasi

Penilaian Sikap Kegiatan Diskusi

Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : X / 2 (Genap)

Kompetensi Dasar : 3.1 Memahami system hukum dan peradilan
nasional dalam lingkup NKRI
4.1 Menyaji hasil telaah system hukum dan
peradilan nasional dalam lingkup NKRI

Topik/Subtopik : Mengarungi Bahtera Keadilan Bangsa Indonesia

Indikator Pencapaian Kompetensi : 3.1.1. Menjelaskan hubungan hukum, keadilan
dan ketertiban
3.1.2. Mendeskipsikan system hukum nasional
3.1.3. Mendeskripsikan system peradilan
Indonesia
3.1.4. Mendeskripsikan pernan lembaga
peradilan dalam lingkup NKRI
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil telaah system
hukum dan peradilan nasional dalam
lingkup NKRI
No. Nama KI.1 KI.2 Nilai Predikat
Ber Jujur Bertanggung Peduli Proaktif (Modus)
syukur (1-4) Jawab (1-4) (1-4)
(1-4) (1-4)
1 Wawan 4 4 3 3 2 4 SB

2 Iin

3 Aan

a. Sikap spritual KI.1
Indikator sikap spiritual “mensyukuri”.
1. Berdo’a sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran
2. Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut
3. Saling menghormati, toleransi,
4. Memelihara hubungan baik dengan sesama teman di kelas.

b. Sikap sosial/ KI.2
Tanggung Jawab
Kriteria sikap tanggung jawab, meliputi :
 membantu menyelesaikan tugas kelompok tepat waktu.
 mengingatkan kepada teman tentang penulisan sumber belajar.
 ikut berpatisipasi dalam kelompok dari awal hingga akhir.
 Saya bersedia mempertanggungjawabkan argumen yang saya ungkapan
Sikap Peduli.
Kriteria sikap sosisl “Peduli”.
 Peduli kepada sesama
 Saling membantu dalam hal kebaikan
 Saling menghargai/toleran
 Ramah dengan sesama
Sikap Proaktif
Kriteria sikap Proaktif, meliputi :
 Senantiasa membantu teman yang kesulitan dalam belajar.
 Tidak membuat gaduh di kelas.
 Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik.
 Tidak mencela teman selama proses pembelajaran.
Rubrik pemberian nilai :
 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut
 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut
 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut
 1 = jika peserta didik melakukan salah satu dari empat kegiatan tersebut
Predikat Skala

SB (Sangat Baik) 4

B (Baik) 3

C (Cukup) 2

K (Kurang) 1

b. Pengetahuan : Tes Tulis

1) Soal Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : X / 2 (Genap)

Kompetensi Dasar : 3.1 Memahami sistem hukum dan peradilan nasional dalam
lingkup NKRI

4.1 Menyaji hasil telaah sistem hukum danperadilan nasional
dalam lingkup NKRI

Topik/Subtopik : 3.1.1 Menghayati nilai-nilai ajaran agama dan
kepercayaan dalam kehidupan bermasyarakat.
3.1.2 Mengamalkan periaku toleransi dan hamonisasi
keberagamaan dalam kehidupabn bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara Indonesia
3.1.3 Memahami system hokum dan peradilan nasional
dalam lingkup NKRI

4.1.1 Menyaji hasil telaah system hokum dan peradilan
nasional dalam lingkup NKRI

Indikator Pencapaian Kompetensi : 3.1.1 Menjelaskan hubungan hukum, keadilan dan
ketertiban
3.1.2 Mendeskipsikan system hukum nasional
3.1.3 Mendeskripsikan system peradilan
Indonesia
3.1.4 Mendeskripsikan pernan lembaga
peradilan dalam lingkup NKRI
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil telaah system
hukum dan peradilan nasional dalam
lingkup NKRI
Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar !

1. Tokoh yang berpendapat bahwa hukum adalah semua aturan yang mengandung pertimbangan
kesusilaan adalah ....
a. Imannuel Kant d. Leon Duguit
b. E. M. Meyers e. S. M. Amin
c. J. C. T. Simorangkir
2. Keseluruhan peraturan hukum yang diciptaka oleh negara dan berlaku bagi seluruh masyarakat
Indonesia adalah ....
a. ketentua hukum
b. sitem hukum
c. kebiasaan
d. adat istiadat
e. yurisprudensi
3. Menguji undang-undang terhadap UUD 1945 merupakan kewenangan ....
a. Mahkamah Konstitusi
b. Mahkamah Agung
c. Komisi Yudisial
d. Pengadilan Negeri
e. Pengadilan Tinggi

c. Ketrampilan : Portofolio

Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : X / 2 (Genap)

Kompetensi Dasar : 1.4.1. Menyaji hasil telaah system hokum dan
peradilan nasional dalam lingkup NKRI

Topik/Subtopik : Mengarungi Ba htera Keadilan Bangsa Indonesia

Indikator Pencapaian Kompetensi : 1.4.1. Mengkomunikasikan hasil telaah system
hukum dan peradilan nasional dalam
lingkup NKRI

Rubrik Penilaian
Aspek Pengamatan
Hasil Pekerjaan Tulisan Presentasi Nilai
No. Nama Siswa Kelengkapan Sistematika Kerapian Wawa Kebera Komu- (Optimum)
Materi Penulisan san nian nikasi
1. Wawan 3 3 4 2 3 2 4

2. Iim

3 Aan
H. Media, Alat, Bahan dan Sumber Belajar

1. Media :
a. Laptop

b. LCD Projector

c. Gambar

2. Sumber Belajar:
a. Tim Penulis, 2013, PPKn Kelas X, Kemendikbud, Studi dan Pengajaran : Jakarta, hal 146-165.

Mengetahui, Kupang, Januari 2017
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Jeni J.P. Bhasarie, SE, M.Par
NIP. 19690608 199203 2 014 Florentina Mau, SH
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. 6
Sekolah : SMK Negeri 3 Kupang
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Kelas / Semester : X / Genap
Materi Pokok : Indahnya Hak dan Kewajiban dalam Berdemokrasi
Alokasi Waktu : 8 x 45 menit ( 4 x pertemuan )

A. Kompetensi Inti
KI.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI.2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI.3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah
KI.4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar
3.1 Menganalsis kasus pelanggran hak dan pengingkaran kewajiban sebagai warga negara

4.1 Menyaji analisis penanganan kasus pelanggran kasus pelanggran hak dan pengingkaran kewajiban
sebagaiwarga negara
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1.1. Menjelaskan hakikat warga negara dalam system demokrasi
3.1.2. Menganalisis hak warga negara dalam proses demokrasi
3.1.3. Menganalisis kewajiban warga negara dalam proses demokrasi
3.1.4. Menganalisis fungsi tangung jawab warga negara dalam proses demokrasi
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil analisis hak dan keajiban warga negara dalam berdemokrasi

D. Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan hakikat warga negara dalam sistem demokrasi
2. Menganalisis hak warga negara dalam proses demokrasi
3. Menganalisis kewajiban warga negara dalam proses demokrasi
4. Menganalisi fungsi tanggung jawab waega negara dalam proses demokrasi
5. Mengkomunikasikan hasil analisis hak dan kewajiban warga negara dalam berdemokrasi

E. Materi Pembelajaran
1. Hakikat waga negara dalam sisitem demokrasi
2. Hak warga negara dalam proses demokrasi
3. Kewajiban warga negara dalam proses demokrasi
4. Fungsi tanggung jawab warga negara dalam proses demokrasi

F. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
Pendahuluan mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Hakikat Warga Negara dalam System
Demokrasi. Sebelum penyajian lebih lanjut tentang topik itu , terkait
dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Hakikat Warga Negara dalam Sistem Demokrasi. Guru
memberikan arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Hakikat
Warag Negara dalam Sistem Demokrasi..
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Hakikat Warga Negara dalam Sistem Demokrasi..
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah tentang
hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa display, bahan
tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang Hakikat Warga Negara dalam
Sistem Demokrasi..
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.

Pertemuan 2

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Wajtu
Kegiatan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
Pendahuluan mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Hak Warga Negara dalam proses
Demokrasi. Sebelum penyajian lebih lanjut tentang topik itu , terkait
dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Hak Warga Negara dalam proses Demokrasi. Guru
memberikan arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.
Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Hak Warga
Negara dalam Proses Demokrasi..
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Hak Warga Negara dalam Proses Demokrasi..
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah
tentang hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa
display, bahan tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang Haki Warga Negara dalam Proses
Demokrasi..
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.

Pertemuan 3

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
Pendahuluan mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Kewajiban Warga Negara dalam Proses
Demokrasi. Sebelum penyajian lebih lanjut tentang topik itu , terkait
dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Kewajiban Warga Negara dalam proses Demokrasi.
Guru memberikan arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Kewajiban
Warga Negara dalam Proses Demokrasi..
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam
Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Kewajiban Warga Negara dalam Proses Demokrasi..
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah
tentang hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa
display, bahan tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang Kewajiban Warga Negara dalam
Proses Demokrasi..
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.
Pertemuan 4

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
Pendahuluan mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Fungsi Tanggung jawab Warga Negara
dalam Proses Demokrasi. Sebelum penyajian lebih lanjut tentang topik itu ,
terkait dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi
perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Fungsi Tanggung jawab Warga Negara dalam proses
Demokrasi. Guru memberikan arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Fungsi
Tanggung jawab Warga Negara dalam Proses Demokrasi..
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Kewajiban Warga Negara dalam Proses Demokrasi..
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah
tentang hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa
display, bahan tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang Funhsi tanggung jawab Warga
Negara dalam Proses Demokrasi..
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.
G. Penilaian

1. . Jenis/teknik penilaian

A. Sikap :

Observasi :

Mengamati kegiatan peserta didik dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan

B. Ketrampilan
Portofolio :

Menilai portofolio peserta didik tentang hakikat warga negara dalam sistem demokrasi.
C. Pengetahuan

Tes tertulis/lisan :

Menilai kemampuan peserta didik dalam memahami tentang hak dan kewajiban warga negara dalam proses
demokrasi.

2. Bentuk instrumen Penilaian

a. Sikap : Observasi

2. Penilaian Sikap Kegiatan Diskusi

Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : X / 2 (Genap)

Kompetensi Dasar : 3.1 Menganalsis kasus pelanggran hak dan
pengingkaran kewajiban sebagai warga
negara

4.1 Menyaji analisis penanganan kasus
pelanggran kasus pelanggran hak dan
pengingkaran kewajiban sebagaiwarga
Negara

Topik/Subtopik : Indahnya Hak dan Kewajiban dalam Berdemokrasi

Indikator Pencapaian Kompetensi : 3.1.1. Menjelaskan hakikat warga negara dalam
system demokrasi
3.1.2. Menganalisis hak warga negara dalam
proses demokrasi
3.1.3. Menganalisis kewajiban warga negara
dalam proses demokrasi
3.1.4. Menganalisis fungsi tanggung jawab warga
negara dalam proses demokrasi
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil analisis hak dan
kewajiban warga negara dalam proses
demokrasi
No. Nama KI.1 KI.2 Nilai Predikat

Ber Jujur Bertanggung Peduli Proaktif (Modus)
syukur
(1-4) Jawab (1-4) (1-4)
(1-4)
(1-4)

1 Wawan 4 4 3 3 2 4 SB

2 Iin

3 Aan

a. Sikap spritual KI.1

Indikator sikap spiritual “mensyukuri”.
1. Berdo’a sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran
2. Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut
3. Saling menghormati, toleransi,
4. Memelihara hubungan baik dengan sesama teman di kelas.
a. Sikap sosial/ KI.2
Tanggung Jawab
Kriteria sikap tanggung jawab, meliputi :
 membantu menyelesaikan tugas kelompok tepat waktu.
 mengingatkan kepada teman tentang penulisan sumber belajar.
 ikut berpatisipasi dalam kelompok dari awal hingga akhir.
 Saya bersedia mempertanggungjawabkan argumen yang saya ungkapan
Sikap Peduli.
Kriteria sikap sosisl “Peduli”.
 Peduli kepada sesama
 Saling membantu dalam hal kebaikan
 Saling menghargai/toleran
 Ramah dengan sesama
Sikap Proaktif
Kriteria sikap Proaktif, meliputi :
 Senantiasa membantu teman yang kesulitan dalam belajar.
 Tidak membuat gaduh di kelas.
 Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik.
 Tidak mencela teman selama proses pembelajaran.
Rubrik pemberian nilai :
 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut
 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut
 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut
 1 = jika peserta didik melakukan salah satu dari empat kegiatan tersebut

Predikat Skala

SB (Sangat Baik) 4

B (Baik) 3

C (Cukup) 2

K (Kurang) 1

b. Pengetahuan : Tes Tulis

1) Soal Pilihan Ganda
Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : XII/ 2 (Genap)

Kompetensi Dasar : 2.1. Mengamalkan nilai dan budaya demokrasi dengan
mengutamakan prinsip musyawarah mufakat
dalam kehidupan sehari – hari dalam konteks
Negara Kesatuan republic Indonesia
3.1 Menganalsis kasus pelanggran hak dan
pengingkaran kewajiban sebagai warga negara

Topik/Subtopik : Indahnya Hak dan Kewajiban dalam Berdemokrasi

Indikator Pencapaian Kompetensi : 3.1.1 Menjelaskan hakikat warga negara dalam
system demokrasi
3.1.2 Menganalisis hak warga negara dalam proses
demokrasi
3.1.3 Menganalisis kewajiban warga negara dalam
proses demokrasi
3.1.4 Menganalisis fungsi tanggung jawab warga
negara dalam proses demokrasi
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil analisis hak dan
kewajiban warga negara dalam proses
demokrasi
Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar !

1. Tata cara bagi orang asing untuk memperoleh kewarganegaraan RI adalah ....
a. warga negara d. Ius soli
b. kewarganegaraan e. Ius sanguinis
c. pewarganegaraan
2. Tokoh yang berpendapat bahwa demmokrasi artinya pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan
untuk rakyat adalah ....
a. Abraham Loncoln
b. Aristoteles
c. Plato
d. Soekarno
e. Imanuel Kant
3. Yang menjadi warga negara Indonesia ialah orang-orang Indonesia asli dan orang-orang bangsa
lain yang disahka dengan undang-undang termuat dalam pasal ....
a. 20
b. 23
c. 25
d. 26
e. 27

c. Ketrampilan : Portofolio

Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : X / 2 (Genap)

Kompetensi Dasar : 4.1 Menyaji analisis penanganan kasus pelanggran
kasus pelanggaran hak dan pengingkaran
kewajiban sebagaiwarga Negara

Topik/Subtopik : Indahnya Hak dan Kewajiban dalam Berdemokrasi

Indikator Pencapaian Kompetensi : 4.1.1.Mengkomunikasikan hasil analisis hak dan
kewajiban warga negara dalam proses demokrasi

Rubrik Penilaian
Aspek Pengamatan
Hasil Pekerjaan Tulisan Presentasi Nilai
No. Nama Siswa Kelengkapan Sistematika Kerapian Wawa Kebera Komu- (Optimum)
Materi Penulisan san nian nikasi
1. Wawan 3 3 4 2 3 2 4

2. Iim

3 Aan
H. Media, Alat, Bahan dan Sumber Belajar

1. Media :
a. Laptop

b. LCD Projector

c. Gambar

2. Sumber Belajar:
a. Tim Penulis, 2013, PPKn, Kelas X, Kemendikbud, Studi dan Pengajaran : Jakarta, hal 166-185.

Kupang, Januari 2017
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah

Jeni J.P. Bhasarie, SE, M.Par
NIP. 19690608 199203 2 014 Florentina Mau, SH
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. 7
Sekolah : SMK Negeri 3 Kupang
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Kelas / Semester : X / Genap
Materi Pokok : Merajut Kebersamaan dalam Kebhinnekaan
Alokasi Waktu : 8 x 45 menit ( 4 x pertemuan )

A. Kompetensi Inti
KI.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI.2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI.3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah

KI.4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar

3.1 Menyaji hasil analisis tentang indikatorancaman terhadap negara dalam membangun integrasi nasional
dengan bingkai Bhinneka Tunggal Ika
4.1 Menyaji bentuk partisipasi kewarganegaraan yan mencerminkan komitmen terhadap keutuhan
nasional
C. Indikator Pencapaian Kompetensi

3.1.1 Menjelaskan komitmen persatuan dalam keberagaman
3.1.2 Menganalisis pentingnya integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
3.1.3 Membangun kesadaran warga negara untuk bela Negara
3.1.4 Membangun kesadaran warga negara untuk melakukan bela Negara
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil analisis membangun intrgrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal
Ika

D. Tujuan Pembelajaran

1. Menjelaskam komitmen persatuan dalam keberagaman
2. Menganalisis pentingnya integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
3. Membangun kesadaran warga negara untuk bela negara
4. Membangun kesadaran warga negara untuk melakukan bela negara
5. Mengkomunikasikan hasil analisis membangun integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

E. Materi Pembelajaran

1. Komitmen persatuan dalam keberagaman
2. Pentingnya integrasi nasional dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
3. Membangkitkan kesadaran warga negara untuk bela negara
4. Membangun kesadaran warga negara untuk melakukan bela negara

F. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1

Kegiatam Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
pendahuluan mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Komitmen Persatuan dalam
Keberagaman. Sebelum penyajian lebih lanjut tentang topik itu , terkait
dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Komitmen Persatuan dalam Keberagaman. Guru
memberikan arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Komitmen
Persatuan dalam Keberagaman..
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Hakikat Warga Negara dalam Sistem Demokrasi..
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah
tentang hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa
display, bahan tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang Komitmen Persatuan dalam
Keberagaman..
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.

Pertemuan 2

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
pendahuluan mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Pentingnya Integrasi Nasional dalam
Bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Sebelum penyajian lebih lanjut tentang topik
itu , terkait dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi
perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Pentingnya Integrasi Nsional dalam Bingkai Bhinneka
Tunggal Ika. Guru memberikan arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Pentingnya
Integrasi Nasional dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika..
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Hak Warga Negara dalam Proses Demokrasi..
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang
dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah
tentang hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa
display, bahan tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.
Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang pentingnya Integrasi nasional
dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika..
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.

Pertemuan 3

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
pendahuluan mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Membangkitkan Kesadaran Warga
Negara untuk Bela Negarai. Sebelum penyajian lebih lanjut tentang topik
itu , terkait dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi
perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Membangkitkan Kesadaran Warga Negara untuk Bela
Negara. Guru memberikan arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang
Membangkitkan Kesadaran Waga Negara untuk Bela Negara..
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Membangkitkan Kesadaran Warga Negara untuk Bela Negara..
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah
tentang hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa
display, bahan tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang Membangkitkan Kesadaran
Warga Negara untuk Bela Negara..
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.
Pertemuan 4

Kegiatan Deskripsi Alokasi
waktu
Pendahulauan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Membangun Kesadaran Warga Negara
untuk melakukan Bela Negara. Sebelum penyajian lebih lanjut tentang
topik itu , terkait dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi
perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Membangun Kesadaran Warga negara untuk
melakukan Bela Negara. Guru memberikan arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang
Membangun Kesadaran Warga Negara untuk melakukan Bela Negara..
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Membangun Kesadaran Warga Negara untuk melakukan Bela
Negarai..
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah
tentang hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa
display, bahan tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang Membangun Kesadaran Warga
negara untuk melakukan Bela Negara..
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.

G. Penilaian

1. Jenis/teknik penilaian

A. Sikap :

Observasi :

Mengamati kegiatan peserta didik dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan
laporan
B. Ketrampilan
Portofolio :

Menilai portofolio peserta didik tentang komitmen persatuandalam keberagaman.

C. Pengetahuan

Tes tertulis/lisan :

Menilai kemampuan peserta didik dalam memahami tentang pentingnya integrasi nasional dalam bingkai
Bhinneka Tunggal Ika.

2. Bentuk instrumen Penilaian

a. Sikap : Observasi

Penilaian Sikap Kegiatan Diskusi

Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : X / 2 (Genap)

Kompetensi Dasar :
3.1 Menganalsis inikator ancaman terhadap
negara dalam membangun integrasi nasional
dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
4.1 Menyaji hasil analisis tentang
indikatorancaman terhadap negara dalam
membangun integrasi nasional dengan
bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Topik/Subtopik : Merajut Kebersamaan dalam Kebhinnekaan

Indikator Pencapaian Kompetensi : 3.1.1. Menjelaskan komitmen persatuan dalam
keberagaman
3.1.2. Menganalisis pentingnya integrasi
nasional dalam bingkai Bhinneka
Tunggal Ika
3.1.3. Membangun kesadaran warga negara
untuk bela Negara
3.1.4. Membangun kesadaran warga negara
untuk melakukan bela Negara
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil analisis
membangun intrgrasi nasional dalam
bingkai Bhinneka Tunggal Ika
No. Nama KI.1 KI.2 Nilai Predikat
Ber Jujur Bertanggung Peduli Proaktif (Modus)
syukur (1-4) Jawab (1-4) (1-4)
(1-4) (1-4)
1 Wawan 4 4 3 3 2 4 SB

2 Iin

3 Aan

b. Sikap spritual KI.1
Indikator sikap spiritual “mensyukuri”.
1. Berdo’a sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran
2. Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut
3. Saling menghormati, toleransi,
4. Memelihara hubungan baik dengan sesama teman di kelas.
c. Sikap sosial/ KI.2
Tanggung Jawab
Kriteria sikap tanggung jawab, meliputi :
 membantu menyelesaikan tugas kelompok tepat waktu.
 mengingatkan kepada teman tentang penulisan sumber belajar.
 ikut berpatisipasi dalam kelompok dari awal hingga akhir.
 Saya bersedia mempertanggungjawabkan argumen yang saya ungkapan
Sikap Peduli.
Kriteria sikap sosisl “Peduli”.
 Peduli kepada sesama
 Saling membantu dalam hal kebaikan
 Saling menghargai/toleran
 Ramah dengan sesama
Sikap Proaktif
Kriteria sikap Proaktif, meliputi :
 Senantiasa membantu teman yang kesulitan dalam belajar.
 Tidak membuat gaduh di kelas.
 Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik.
 Tidak mencela teman selama proses pembelajaran.
Rubrik pemberian nilai :
 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut
 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut
 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut
 1 = jika peserta didik melakukan salah satu dari empat kegiatan tersebut
Predikat Skala

SB (Sangat Baik) 4

B (Baik) 3

C (Cukup) 2

K (Kurang) 1

b. Pengetahuan : Tes Tulis

2) Soal Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : X / 2 (Genap)

Kompetensi Dasar : 4.1Menganalsis inikator ancaman terhadap negara
dalam membangun integrasi nasional dalam
bingkai Bhinneka Tunggal Ika
4.2Menyaji hasil analisis tentang indikatorancaman
terhadap negara dalam membangun integrasi
nasional dengan bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Topik/Subtopik : Merajut Kebersamaan dalam Kebhinnekaan

Indikator Pencapaian Kompetensi : 3.1.1.Menjelaskan komitmen persatuan dalam
keberagaman
3.1.2. Menganalisis pentingnya integrasi nasional
dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
3.1.3. Membangun kesadaran warga negara untuk
bela Negara
3.1.4. Membangun kesadaran warga negara untuk
melakukan bela Negara
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil analisis
membangun intrgrasi nasional dalam bingkai
Bhinneka Tunggal Ika

Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar !

1. Kekuatan utama sistem keamanan di dalam negara adalah
a. TNI d. pemerintah
b. POLRI e. Partai politik
c. Rakyat
2. Penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial dalam kesatuan wilayah nasional yang
membentuk suatu identitas nasional adalah ....
a. integrasi nasional
b. interaksi nasional
c. ketahanan nasional
d. bahasa nasional
e. disintegrasi nasional
3. Seluruh sumber daya nasional didayagunakan bagi upaya pertahanan adalah ....
a. kerakyatan
b. kewilayahan
c. kesemestaan
d. keselarasan
e. keseimbangan

c. Ketrampilan : Portofolio

Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : X / 2 (Genap)

Kompetensi Dasar : 4.1 Menyaji bentuk partisipasi kewarganegaraan
yan mencerminkan komitmen terhadap keutuhan
nasional

Topik/Subtopik : Merajut Kebersamaan dalam Kebhinnekaan

Indikator Pencapaian Kompetensi : 4.1.1 Mengkomunikasikan hasil analisis membangun
intrgrasi nasional dalam bingkai Bhinneka
Tunggal Ika

Rubrik Penilaian
Aspek Pengamatan
Hasil Pekerjaan Tulisan Presentasi Nilai
No. Nama Siswa Kelengkapan Sistematika Kerapian Wawa Kebera Komu- (Optimum)
Materi Penulisan san nian nikasi
1. Wawan 3 3 4 2 3 2 4

2. Iim

3 Aan
G. Media, Alat, Bahan dan Sumber Belajar
1. Media :
a. Laptop

b. LCD Projector

c. Gambar

2. Sumber Belajar:
a. Tim Penulis, 2013, PPKn, Kelas X, Kemendikbud, Studi dan Pengajaran : Jakarta, hal 186-205.

Mengetahui, Kupang, Januari 2017
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Jeni J.P. Bhasarie, SE, M.Par Florentina Mau, SH
NIP. 19690608 199203 2 014
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. 8
Sekolah : SMK Negeri 3 Kupang
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Kelas / Semester : X / Genap
Materi Pokok : Membangun Kesadaran berbangsa dan Bernegara
Alokasi Waktu : 8 x 45 menit ( 4 x pertemuan )

A. Kompetensi Inti
KI.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI.2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian
dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI.3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
KI.4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar
3.1. Memahami pentingnya kesadran berbangsa dan benegara dilihat dari konteks sejarah dan geopolitika
Indonesia
4.1 Menyaji analisis tentang pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara dilihat dari konteks sejarah
dan geopolitika Indonesia
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1.1 Menjelaskan pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara kesatuan
3.1.2 Membangun kesadaran berbangsa dan benegara kesatuan dalam konteks sejarah
3.1.3 Membangun kesadaan berbangsa dan bernegara kesatuan dalam konteks geopolitik
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil analisis pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara dilihat dari
konteks sejarah dan geopolitk Indonesia

D. Tujuan Pembelajaran

1. Menjelaskan pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara kesatuan
2. Membangun kesadaran berbangsa dan bernegara kesatuan dalam konteks sejaran
3. Membangun kesadran berbangsa dan bernegara kesatuan dalam konteks geo politik
4. Mengkomunikasikan hasil analisis pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara filihat dari konteks
sejarah dan geopolitik Indonesia

E. Materi Pembelajaran

1. Pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara kesatuan
2. Kesadaran berbangsa dan bernegara dalam konteks sejarah
3. Kesadaran berbangsa dan bernegara dalam konteks geopolitik

F. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan 1

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Pendahulauan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Pentingnya Kesadaran Berbangsa dan
Bernegara Kesatuan. Sebelum penyajian lebih lanjut tentang topik itu ,
terkait dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi
perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Pentingnya Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
Kesatuan. Guru memberikan arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Pentingnya
Kesadaran Berbangssa dan Bernegara Kesatuan...
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Pntingnya Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Keatuan..
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah
tentang hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa
display, bahan tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang Pentingnya Kesadaran
Berbangsa dan Bernegara Keatuan..
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI
dan dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.
Pertemuan 2

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
Pendahuluan mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
dalam Konteks Sejarah. Sebelum penyajian lebih lanjut tentang topik itu ,
terkait dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi
perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Kesadran Berbangsa dan Bernegara dalam Konteks
Sejarah. Guru memberikan arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.
Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Kesadaran
Berbangsa dan Bernegara dalam Konteks Sejarah.
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam

Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Hak Warga Negara dalam Proses Demokrasi..
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah
tentang hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa
display, bahan tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
dala Konteks Sejarah.
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait
jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI dan
dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.

Pertemuan 3

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan 1 Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar 10
Pendahuluan mengajar, kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan menit
media dan alat serta buku yang diperlukan.
2. Guru menyampaikan topic tentang Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
Kesatuan dalam Konteks Geopolitik. Sebelum penyajian lebih lanjut
tentang topik itu , terkait dengan sikap sosial secara khusus guru
mengadakan sesi perkenalan.
3. Guru memberikan penguatan tentang aspek motivasi belajar dan sikap
spiritual peserta didik berkaitan dengan rasa syukur pada Tuhan.
4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan penyampaian kompetensi
atau tujuan yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Fase 1 Orientasi siswa kepada masalah 70
1. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa menit
kelompok dengan jumlah 5 orang.
2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan
membaca Topik Kesadaran Berbangsa dan Bernegara dalam Konteks
Geopolitik. Guru memberikan arahan tentang
wacana tersebut.
3. Pada tahap ini diharapkan muncul kebingungan diantara
peserta didik peserta didik tidak membuat generalisasi,
agar timbul keinginan untuk menyelididki sendiri.
Disamping itu guru dapat memulai kegiatan dengan
mengajukan pertanyaan , anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan
pemecahan masalah.
4. Guru memberikan stimulasi dengan mengajukan
pertanyaan yang dapat menghadapkan peserta didik
pada kondisi internal yang mendorong eksplorasi.

Fase 2 mengoganisir siswa untuk belajar
1.Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan
pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan pertanyaan
dan diikuti dengan merumuskan hipotesis ( Jawaban sementara atas
pertanyaan masalah ).
2. Guru meminta peserta didik secara kelompok mengidentifikasi
sekaligus mencatat pertanyaan yang ingin diketahui tentang Kesadaran
Berbangsa dan Bernegara Keatuan dalam Konteks Geopolitik.
3. Guru membimbing peserta didik untuk terus menggali rasa ingin tahu
dengan pertanyaan secara mendalam
Fase 3 Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
1.Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mencari
informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan
bab 5 sub Kesadaran Berbangsa dan Bernegara dalam KOnteks
Geopolitik...
2.Guru memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk
mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan dengan
membaca literature, mengamati obyek,wawancara dengan narasumber,
melakukan uji coba sendiri dsb untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan karya
1.Guru memberikan kepada peserta didik untuk mengolah, menafsir
berbagai informasi/data yang terkumpul guna membuktikan benar atau
tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

2.Guru memberikan kepada peserta didik untuk melakukan
pemeriksaan, berbagai iformasi/data yang terkumpul guna
membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang dibuat/dirumuskan.

Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi prose pemecahan masalah

1.Guru membimbing kelompok untuk menghubungkan informasi yang
diperoleh dan merumuskan prinsip-prinsip sebagai dasar
menggeneralisasi /menarik kesimpulan.
2. Peserta didik diminta untuk memperhatikan proses generalisasi yang
menekankan pentingnya penguasaan pelajaran atas makna dan kaidah
atau atau prinsip-prinsip yang luas yang mendasari pengalaman
seseorang ,serta pentingnya proses pengaturan dan generalisasi dari
pengalaman-pengalaman itu.
3. Guru membimbing peserta didik menyusun laporan hasil telaah tentang
hokum, keadilan dan ketertiban. Laporan ini dapat berupa display, bahan
tayang maupun dalam bentuk kertas lembaran.

Penutup 1. Guru mencari umpan balik secara lisan dan random tentang 10
penguasaan peserta dididk tentang Kesadaran Berbangsa dan
Bernegara dalam KOnteks Geopolitik.
2. Guru meminta peserta didik untuk melakukan refleksi terkait jalannya
pembelajaran.
3. Guru bersama peserta dididk menyimpulkan hasil pemapaparan
perwakilan kelompok tentang Desentralisasi dalam konteks NKRI dan
dilanjutkan dengan doa bersama mengakhiri kegiatan PBM.
G. Penilaian

1. Jenis/teknik penilaian

A. Sikap :

Observasi :

Mengamati kegiatan peserta didik dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan

B. Ketrampilan
Portofolio :

Menilai portofolio peserta didik tentang kesadaran berbangsa dan bernegara dalam konteks sejarah.

C. Pengetahuan

Tes tertulis/lisan :

Menilai kemampuan peserta didik dalam memahami tentang kesadaran berbangsa dan bernegara dalam konteks
geopolitik.

2. Bentuk instrumen Penilaian

a. Sikap : Observasi

Penilaian Sikap Kegiatan Diskusi

Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : X / 2 (Genap)

Kompetensi : 3.1 Memahami pentingnya kesadaran berbangsa dan benegara dilihat dari konteks sejarah
Dasar dan geopolitika Indonesia
4.1 Menyaji analisis tentang pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara dilihat dari
konteks sejarah dan geopolitika Indonesia
Topik/Subtopik : Membangun kesadaran berbangsa dan bernegara

Indikator : 3.1.1. Menjelaskan pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara kesatuan
Pencapaian 3.1.2. Membangun kesadaran berbangsa dan benegara kesatuan dalam konteks sejarah
Kompetensi
3.1.3. Membangun kesadaan berbangsa dan bernegara kesatuan dalam konteks geopolitik
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil analisis pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara
dilihat dari konteks sejarah dan geopolitk Indonesia
No. Nama KI.1 KI.2 Nilai Predikat

Ber Jujur Bertanggung Peduli Proaktif (Modus)
syukur
(1-4) Jawab (1-4) (1-4)
(1-4)
(1-4)

1 Wawan 4 4 3 3 2 4 SB

2 Iin

3 Aan

a. Sikap spritual KI.1
Indikator sikap spiritual “mensyukuri”.
1. Berdo’a sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran
2. Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut
3. Saling menghormati, toleransi,
4. Memelihara hubungan baik dengan sesama teman di kelas.
b. Sikap sosial/ KI.2
Tanggung Jawab
Kriteria sikap tanggung jawab, meliputi :
 membantu menyelesaikan tugas kelompok tepat waktu.
 mengingatkan kepada teman tentang penulisan sumber belajar.
 ikut berpatisipasi dalam kelompok dari awal hingga akhir.
 Saya bersedia mempertanggungjawabkan argumen yang saya ungkapan
Sikap Peduli.
Kriteria sikap sosisl “Peduli”.
 Peduli kepada sesama
 Saling membantu dalam hal kebaikan
 Saling menghargai/toleran
 Ramah dengan sesama
Sikap Proaktif
Kriteria sikap Proaktif, meliputi :
 Senantiasa membantu teman yang kesulitan dalam belajar.
 Tidak membuat gaduh di kelas.
 Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik.
 Tidak mencela teman selama proses pembelajaran.
Rubrik pemberian nilai :
 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut
 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut
 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut
 1 = jika peserta didik melakukan salah satu dari empat kegiatan tersebut
Predikat Skala

SB (Sangat Baik) 4

B (Baik) 3

C (Cukup) 2

K (Kurang) 1

b. Pengetahuan : Tes Tulis

3) Soal Pilihan Ganda

Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : X / 2 (Genap)

Kompetensi Dasar : 3.1 Memahami pentingnya kesadaran berbangsa dan
benegara dilihat dari konteks sejarah dan
geopolitika Indonesia
4.1 Menyaji analisis tentang pentingnya kesadaran
berbangsa dan bernegara dilihat dari konteks
sejarah dan geopolitika Indonesia

Topik/Subtopik : Membangun kesadaran berbangsa dan bernegara

Indikator Pencapaian Kompetensi : 3.1.1 Menjelaskan pentingnya kesadaran berbangsa
dan bernegara kesatuan
3.1.2 Membangun kesadaran berbangsa dan benegara
kesatuan dalam konteks sejarah
3.1.3 Membangun kesadaan berbangsa dan bernegara
kesatuan dalam konteks geopolitik
4.1.1 Mengkomunikasikan hasil analisis pentingnya
kesadaran berbangsa dan bernegara dilihat dari
konteks sejarah dan geopolitk Indonesia
Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar !

1. Cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional
adalah ....
a. wawasan kebangsaan d. geopoliik
b. wawasan nusantara e. nasinalisme
c. bhinneka tunggal ika
2. Kerja sama, mau memberi dan berkorban bagi orang lain tanpa meninggalkan ciri dan karakte
budaya masing – masing adalah ....
a. kesetiaan
b. kerja sama
c. solidaritas
d. kejujuran
e. keadilan
3. Implementasi wawasan nusantara dalm kehidupan Hankam akan menumbuhkembangkan
kesadaran ....
a. mementingkan diri sendiri
b. cinta tanah air dan bangsa
c. membedakan asal usul daerah
d. toleransi antar umat beragama
e. kehidupan berdampingan

c. Ketrampilan : Portofolio

Mata Pelajaran : PPKn

Kelas/Semester : X / 2 (Genap)

Kompetensi Dasar : 4.1 Menyaji analisis tentang pentingnya kesadaran
berbangsa dan bernegara dilihat dari konteks
sejarah dan geopolitika Indonesia

Topik/Subtopik : Membangun kesadaran berbangsa dan bernegara

Indikator Pencapaian Kompetensi : 4.1.1.Mengkomunikasikan hasil analisis pentingnya
kesadaran berbangsa dan bernegara dilihat dari
konteks sejarah dan geopolitk Indonesia
Rubrik Penilaian

Aspek Pengamatan
Hasil Pekerjaan Tulisan Presentasi Nilai
No. Nama Siswa Kelengkapan Sistematika Kerapian Wawa Kebera Komu- (Optimum)
Materi Penulisan san nian nikasi
1. Wawan 3 3 4 2 3 2 4

2. Iim

3 Aan

G. Media, Alat, Bahan dan Sumber Belajar
1. Media :
a. Laptop

b. LCD Projector

c. Gambar

2. Sumber Belajar:
a. Tim Penulis, 2013, PPKn, Kelas X, Kemendikbud, Studi dan Pengajaran : Jakarta, hal 206-225.

Mengetahui, Kupang, Januari 2017
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Jeni J.P. Bhasarie, SE, M.Par
NIP. 19690608 199203 2 014 Florentina Mau, SH