You are on page 1of 4

5th GROUP :

 Rizka Nurfauziah
 Lina Fitriani
 Erny Sukaesih
 Lusi Kristina

MMR vaccine (Mumps, Measles, Rubella)


From Wikipedia

The MMR vaccine (Mumps Measles Rubella) is a mixture of three types of


attenuated virus, which are injected for immunization against measles, mumps and rubella
(german measles). MMR vaccine is generally given to children aged 1 year with a booster
given before entering school age (4-5 years). In the United States, the MMR vaccine was
permitted in 1963 and its booster began in the mid-1990s. The MMR vaccine is widely used
worldwide since its introduction in the early 1970s. Available MMR vaccines: MMR II from
Merck, Priorix from GlaxoSmithKline, Tresivac from Serum Institute of India, Trimovax from
Sanofi Pasteur.

Mumps (parotitis or mumps)


Mumps disease (parotitis) is caused by a mumps virus that attacks the salivary glands
in the mouth, and affects many children and young people. The higher the age of the
mumps sufferers, the more severe the symptoms are. Most people suffer from mumps
disease only once in a lifetime.
The most effective prevention of mumps is immunization simultaneously with
measles and rubella (MMR vaccination) 2 times with 1-2 month injection interval. After
childhood, immunization of mumps continues despite adulthood, along with measles and
rubella (MMR vaccination). MMR immunization provides active immunity to mumps,
measles and rubella.
Measles (measles)
Diseases measles (measles) caused by measles virus. Symptoms of measles are fever,
chills, and nose and watery eyes. Rash appears on the skin in the form of spots and red
nodules on the skin of the face, neck, and mucous membranes of the mouth. As measles
disease peaks, the body temperature can reach 40oC.
The most effective measles prevention is with measles immunization. Measles
immunization is given when the baby is 9 months old. Measles can also be prevented by
giving immunization as part of MMR vaccination. After childhood, measles immunization
continues despite adulthood, along with mumps and rubella (MMR vaccination). MMR
immunization is given 2 times with 1-2 months injection interval.

Rubella (German measles)


Rubella disease caused by rubella virus. Rubella results in rashes on the skin
resembling measles, inflammation of the mucous membranes, and inflammation of the
mucous membranes. The rubella rash usually disappears within 2-3 days. Rubella symptoms
such as headache, stiffness in the joints, and feeling weak. Usually rubella suffered after a
teenager or adult. When newborns or infants infected with rubella, can lead to blindness.
When a pregnant woman is infected with rubella, it can affect fetal growth. Babies are
generally born with physical disabilities (deaf blindness) and mental retardation.
The most effective prevention of rubella is immunization along with measles and mumps
(MMR vaccination) 2 times with 1-2 months injection interval. After childhood, rubella
immunization continues despite adulthood, along with measles and mumps (MMR
vaccination). Women of childbearing age should receive 2 doses of MMR immunization at
least 3 months before pregnancy to prevent infant's disability and death. After MMR
immunization, it is recommended to postpone pregnancy for 3 months, to avoid infant
disability.
TERJEMAHAN!

Vaksin MMR (Mumps, Measles, Rubella)


Dari Wikipedia

Vaksin MMR (Mumps Measles Rubella) adalah campuran tiga jenis virus yang
dilemahkan, yang disuntikkan untuk imunisasi melawan campak (measles), gondongan
(mumps) dan rubella (german measles). Vaksin MMR umumnya diberikan kepada anak usia
1 tahun dengan booster diberikan sebelum memasuki usia sekolah (4-5 tahun). Di Amerika
Serikat, vaksin MMR diijinkan pada tahun 1963 dan boosternya dimulai pada pertengahan
tahun 1990-an. Vaksin MMR digunakan secara luas di seluruh dunia sejak diperkenalkan
pada awal 1970-an. Vaksin MMR yang tersedia: MMR II dari Merck, Priorix dari
GlaxoSmithKline, Tresivac dari Serum Institute of India, Trimovax dari Sanofi Pasteur.

Mumps (parotitis atau gondongan)


Penyakit mumps (parotitis) disebabkan virus mumps yang menyerang kelenjar air liur
di mulut, dan banyak diderita anak-anak dan orang muda. Semakin tinggi usia penderita
mumps, gejala yang dirasakan semakin hebat. Kebanyakan orang menderita penyakit
mumps hanya sekali seumur hidup.
Pencegahan mumps paling efektif adalah dengan imunisasi bersamaan dengan
campak dan rubella (vaksinasi MMR) sebanyak 2 kali dengan selang penyuntikan 1-2
bulan. Setelah lewat masa kanak-kanak, imunisasi mumps terus dilanjutkan walaupun telah
dewasa, bersamaan dengan campak dan rubella (vaksinasi MMR). Pemberian imunisasi
MMR akan memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit mumps, campak dan rubella.

Measles (campak)
Penyakit measles (campak) disebabkan virus campak. Gejala campak yaitu demam,
menggigil, serta hidung dan mata berair. Timbul ruam-ruam pada kulit berupa bercak dan
bintil merah pada kulit muka, leher, dan selaput lendir mulut. Saat penyakit campak
memuncak, suhu tubuh bisa mencapai 40oC.
Pencegahan campak paling efektif adalah dengan imunisasi campak. Imunisasi
campak diberikan saat bayi berumur 9 bulan. Campak juga dapat dicegah dengan pemberian
imunisasi sebagai bagian vaksinasi MMR. Setelah lewat masa kanak-kanak, imunisasi
campak terus dilanjutkan walaupun telah dewasa, bersamaan dengan mumps dan rubella
(vaksinasi MMR). Imunisasi MMR diberikan sebanyak 2 kali dengan selang penyuntikan 1-2
bulan.

Rubella (campak Jerman)


Penyakit rubella disebabkan virus rubella. Rubella mengakibatkan ruam pada kulit
menyerupai campak, radang selaput lendir, dan radang selaput tekak. Ruam rubella
biasanya hilang dalam waktu 2-3 hari. Gejala rubella berupa sakit kepala, kaku pada
persendian, dan rasa lemas. Biasanya rubella diderita setelah penderita berusia belasan
tahun atau dewasa. Bila bayi baru lahir atau anak balita terinfeksi rubella, bisa
mengakibatkan kebutaan. Bila wanita hamil terinfeksi rubella, dapat mempengaruhi
pertumbuhan janin. Bayi umumnya lahir dengan cacat fisik (buta tuli) dan keterbelakangan
mental.
Pencegahan rubella paling efektif adalah dengan imunisasi bersamaan dengan
campak dan mumps (vaksinasi MMR) sebanyak 2 kali dengan selang penyuntikan 1-2
bulan. Setelah lewat masa kanak-kanak, imunisasi rubella terus dilanjutkan walaupun telah
dewasa, bersamaan dengan campak dan mumps (vaksinasi MMR). Wanita usia subur
sebaiknya mendapat 2 dosis imunisasi MMR selambat-lambatnya 3 bulan sebelum
kehamilan untuk mencegah kecacatan dan kematian bayi. Setelah imunisasi MMR,
dianjurkan menunda kehamilan selama 3 bulan, untuk menghindari kecacatan bayi.