You are on page 1of 4

Agar dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik dan

terarah, seorang guru perlu melakukan berbagai persiapan. Salah satu persiapan
yang biasa dilakukan adalah merancang dan menyusun lesson plan atau RPP. RPP
yang disusun tersebut dapat digambarkan sebagai penunjuk arah yang membuat
pembelajaran dapat terjadi secara optimal, dengan langkah-langkah yang jelas dan
merupakan satu bagian dari kesatuan cakupan materi pembelajaran yang sudah
ditentukan untuk satu periode waktu tertentu.

Lesson plan adalah rancangan pembelajaran mata pelajaran per unit yang
akan diterapkan guru dalam pembelajaran di kelas. Berdasarkan lesson plan inilah
seorang guru diharapkan dapat menerapkan pembelajaran secara terprogram.
Sebuah lesson plan harus mempunyai daya terap yang tinggi. Tanpa perencanaan
yang matang, target pembelajaran akan sulit tercapai secara maksimal. Oleh
karena itu, kemampuan membuat lesson plan merupakan langkah awal yang harus
dimiliki guru dan calon guru, serta sebagai muara dari segala pengetahuan teori,
keterampilan dasar, dan pemahaman yang mendalam tentang objek belajar dan
situasi pembelajaran.

Secara umum RPP atau lesson plan dapat didefinisikan sebagai


seperangkat rencana pembelajaran yang memberi arahan bagi guru materi apa saja
yang akan diajarkan dan bagaimana mengajarkannya (Spratt, et al., 2005).
Definisi di atas menunjukkan bahwa unsur yang harus ada dalam suatu lesson
plan adalah materi pelajaran yang harus dikuasai dan bagaimana pembelajaran
untuk mencapai materi tersebut akan dirancang, dikelola, dan dievaluasi
keberhasilannya.

Rancangan pembelajaran yang baik menyiratkan dimilikinya dua


properties utama (Harmer, 2001), yaitu coherence dan variety.

a. Coherence, coherence berarti RPP memiliki pola yang logis dan ada
keterkaitan antar bagian atau antar unsur yang membentuk satu
kesatuan. Apabila di dalamnya ada, misalnya, tiga aktivitas yang
berbeda-beda, harus ada keterkaitan antara ketiga jenis aktivitas itu.
Setidaknya, masing-masing aktivitas tersebut harus mencapai satu
tujuan yang sama. Apabila tiap aktivitas saling tidak berkaitan, bisa
dikatakan bahwa RPP tersebut tidak koheren.
b. Variety, variety berarti penggunaan jenis-jenis aktivitas yang berbeda.
Suatu drill yang dilakukan secara monoton dalam keseluruhan cakupan
waktu untuk satu pertemuan sudah pasti akan membuat pelajaran
menjadi sangat menjemukan. Untuk mencapai suatu kompetensi
tertentu seringkali diperlukan beberapa aktivitas berkesinambungan
yang nantinya secara bersama-sama akan dapat membantu siswa
memiliki kemampuan yang diinginkan tersebut.

Konsep Dasar Lesson Plan

Beberapa konsep dasar yang harus diperhatikan dalam mendesain


rencana pelaksanaan pembelajaran, yaitu:

a. guru harus yakin bahwa RPP tersebut dapat membantu mencapai


tujuan pembelajaran,
b. kegiatan pembelajaran yang dirancang harus bervariasi, dan
c. guru harus siap bahkan ketika harus mengubah rencana dalam RPP
selama proses pembelajaran berlangsung.

Unsur-unsur Utama dalam Lesson Plan

Unsur yang ada dalam lesson plan dapat bervariasi, berbeda-beda


antarguru, masing-masing menyesuaikan dengan kebutuhannya. Namun, menurut
Harmer (2001), pada dasarnya sebuah RPP perlu mencantumkan beberapa aspek
berikut ini;

1. Who are the students for this activity?


Yaitu deskripsi atau karakteristik kelas dan kelompok belajar yang
akan belajar menggunakan lesson plan tersebut.
2. What will it achieve?
Berupa deskripsi tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
3. How long will it take?
Berupa pernyataan tentang batasan waktu yang dialokasikan untuk
melakukan proses pembelajaran.
4. What might go wrong?
Problem yang mungkin muncul dan antisipasinya.
5. What will be needed?
Media yang dibutuhkan untuk melakukan pembelajaran.
6. How does it work?
Rangkaian kegiatan (procedure) yang akan dilakukan untuk
mencapai tujuan

Langkah Penyusunan RPP atau Lesson Plan

Dalam Permendikbud No 22 Tahun 2016 langkah penyusunan RPP


adalah:

1. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;


2. Identitas mata pelajaran atau tema/subtema;
3. Kelas/semester;
4. Materi pokok;
5. Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian
KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam
pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai;
6. Tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan
menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur,
yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
7. Kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi;
8. Materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur
yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan
rumusan indikator ketercapaian kompetensi;
9. Metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai
KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang
akan dicapai;
10. Media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk
menyampaikan materi pelajaran;
11. Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam
sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan;
12. Langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan
pendahuluan, inti, dan penutup; dan
13. Penilaian hasil pembelajaran

Harmer, J. 2001. How to Teach English. Essex: Longman

Mahmudah, T. 2015. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Rpp)


Guru Bahasa Indonesia Di Smp Negeri 2 Bantul. Skripsi. Fakultas
Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta. (Online),
(http://eprints.uny.ac.id/28498/1/skripsi%20_triastuti%20mahmudah_
11201244033.pdf), diakses pada 14 Oktober 2018

Purnawan, A. 2008. Planning an English Lesson. Makalah Pelatihan Penyusunan


RPP untuk Guru-guru Bahasa Inggris Madrasah/Sekolah Menengah di
Kabupaten Bantul. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri
Yogyakarta. (Online),
(http://staffnew.uny.ac.id/upload/132296138/pengabdian/planning-
english-lesson.pdf) diakses pada 14 Oktober 2018

Supriyanti, N., Dwiyani, P. Tanpa tahun. Planning And Preparing A Lesson And
A Sequence Of Lesson. (Online),
(http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/tmp/Modul%20PLPG%20SM
A%2009.pdf) diakses pada 14 Oktober 2018

Ulum, M.N. 2015. Penyusunan Lesson Plan Berbasis Multiple Intelligences


Research Studi Atas Karya Munif Chatib. Naskah Publikasi Ilmiah.
Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. (Online),
(http://eprints.ums.ac.id/43869/23/02.NASKAH%20PUBLIKASI-
ULUM.pdf) diakses pada 14 Oktober 2018