You are on page 1of 2

PERSIAPAN PASIEN RUJUKAN

No. Dokumen : 7.5.1.3/SOP-94/2015

SOP Tanggal terbit : 1 Oktober 2015
No. Revisi : 00
Tgl. Mulai
: 1 Oktober 2015
Berlaku
Halaman : 1-1
UPTD Ttd. Made Parnita,A.Md.Kep
PUSKESMAS MEPANGA NIP:196911131991021001

1. Pengertian Pasien dirujuk adalah pasien yang atas pertimbangan dokter / perawat / bidan
memerlukan pelayanan di RS baik untuk diagnostik penunjang atau terapi.
2. Tujuan Sebagai acuan penatalaksanaan pengantaran rujukan sampai rumah sakit tujuan
dengan cepat dan aman
3. kebijakan Keputusan kepala puskesmas NO 800/08-58/SK7.1.1.1/X/2015 Tentang kebijakan
layanan klinis
4. Referensi Pedoman pelayanan klinis
5. Persiapan alat 1. Tensimeter
dan bahan 2. Stetoskop
3. Kasa
4. Termometer
5. Tabung oksigen
6. Infus set
7. Cairan infus : RL
6. Langkah-langkah 1. Dokter/perawat/bidan menyatakan pasien perlu dirujuk
2. Petugas memberikan konseling pada pasien dan keluarga pasien yang akan
dirujuk tentang alasan rujukan, kapan rujukan harus dilakukan dan alternatif
pilihan fasilitas kesehatan yang menyediakan pelayanan yang dibutuhkan
pasien
3. Pasien/keluarga pasien menyatakan setuju untuk dirujuk.
4. Petugas menanyakan pasien/ keluarga pasien tentang tempat fasilitas
kesehatan yang menjadi tujuan rujukan
5. Pasien/ keluarga pasien menentukan fasilitas kesehatan yang menjadi tujuan
rujukan
6. Petugas membuat surat pengantar rujukan
7. Petugas membuat rincian biaya pasien pulang dan biaya penggunaan
ambulance (untuk pasien rawat inap atau pasien UGD yang sudah diberikan
terapi, bagi pasien UGD yang tidak mendapat terapi cukup membayar biaya
ambulans).
8. Keluarga pasien membayar dan menerima kwitansi dan surat rujukan
Petugas menghubungi tempat fasilitas kesehatan yang menjadi tujuan rujukan
9. Petugas mempersiapkan kesiapan pasien dan petugas yang lain segera
menghubungi sopir ambulance.
10. Sopir menyiapkan ambulance (jika sudah siap sopir segera menghubungi
petugas UGD bahwa ambulance sudah siap)
11. Petugas UGD / Rawat Inap mendampingi dan mengantarkan pasien ke tempat
tujuan dengan ambulance.
12. Pasien rawat jalan dengan keadaan umum baik dan tidak memerlukan
pelayanan ambulan dapat langsung menuju tempat fasilitas kesehatan yang
menjadi tujuan rujukan. Pasien dengan keadaan umum jelek, terjadi
penurunan kesadaran dan memerlukan pelayanan ambulan, maka harus

7.5.1.3
didampingi oleh petugas rujukan yang berkompeten
13. Setelah selesai mengantarkan dan kembali ke Puskesmas, Petugas
UGD/Rawat Inap menulis laporan kegiatan pada buku kegiatan UGD/Rawat
Inap
7. Bagan Alir

8. Unit terkait 1. UGD
2. Rawat Inap
3. Sopir ambulance
9. Dokumen Terkait 1. Rekam Medis
2. Catatan tindakan
10. Rekaman No Tanggal
Historis Yang diubah Isi perubahan
. Mulai diberlakukan
Perubahan

7.5.1.3