Nama NIM : Kpl : Prak : Pertanian

: Najmuddin 0351610061 II Daya di Bidang

PELUMAS DAN SISTEM PELUMASAN Pelumas memegang peranan penting dalam desain dan operasi semua mesin otomotif. Umur dan service yang diberikan oleh mobil atau traktor tergantung pada perhatian yang kita berikan pada pelumasannya. Pada motor bakar, pelumasan bahkan lebih sulit dibanding pada mesin-mesin lainnya, karena di sini terdapat panas terutama di sekitar torak dan silinder, sebagai akibat leadakan dalam ruang pembakaran. Tujuan utama dari pelumasan setiap peralatan mekanis adalah untuk melenyapkan gesekan, keausan dan kehilangan daya. Tujuan lain dari pelumasan pada motor bakar adalah: 1. Menyerap dan memindahkan panas. 2. Sebagai penyekat lubang antara torak dan silinder sehingga tekanan tidak bocor dari ruang pembakaran. 3. Sebagai bantalan untuk meredam suara berisik dari bagian-bagian yang bergerak. Peralatan otomotif seperti mobil, truk, dan traktor biasanya membutuhkan 3 jenis pelumas: 1. Relatif encer, mengalir bebas untuk motor. 2. Minyak yang agak kental untuk gigi transmisi dan bantalan (bearing). 3. Berbagai jenis yang mengalir lambat/berbentuk lembek yang dikenal sebagai “grease” atau gemuk untuk bagianbagian yang berputar lambat, seperti pompa air, universal joint dan sebagainya. Sistem distribusi oli merupakan sender/pengukur dipasang pada saluran utama oli yang dialiri oli ke berbagai

1

5. Batang penggerak dapat dibor untuk mensuplai oli ke bus pena torak dan mensuplai oli tambahan ke lubang silinder. bantalan poroskam. Saluran khusus mensuplai oli ke bagian lain. akan terjadi keausan dan gesekan yang besar. Saluran oli utama dalam blok silinder mensuplai bantalan poros engkol. Harus sesuai dengan sistem pelumasan bersangkutan. juga mensuplai pelumasan dan pendinginan. kecepatan. Saluran besar. Thomsen menyatakan. 4. jika oiliness terlalu besar atau terlalu kental. misalnya roda gigi penggerak poroskam atau rantai dan roda gigi penggerak distributor. tekanan dan suhu. Harus mempuyai kekentalan dan kekuatan melumas yang cukup “oiliness” sesuai dengan kondisi mekanis. bahan pelumas: 1. meliputi: 1. Sesudah pelumasan bagian-bagian mesin. 3. pengangkat kam dan pengungkit katup. Sistem distribusi oli antara lain. 3. bantalan ujung 2 . 2. 2.bagian mesin. Jika “oiliness” terlalu kecil. Motor bensin lubang bor dalam blok silinder mensuplai bantalan poros engkol ke batang penggerak. untuk memenuhi persyaratan dasar suatu pelumasan. American Petroleum Institue (API) mengklasifikasikan minyak pelumas motor sebagai berikut: 1. terjadi kehilangan daya untuk mengatasi gesekan cairan. oli mengalir ke bawah melewati pati engkol ke panci oli yang ditempatkan paling bawah dari mesin. Tidak mengeluarkan atau menghasilkan deposit/endapan selama penggunaan.

Service-DS : Operasi motor bakar sangat berat menggunakan bahan bakar yang cenderung menghasilkan deposit. c. dapat menolak air. dimana sabun berfungsi sebagai bahan pengental. Service-MM Untuk : operasi dimana tidak terjadi sampai endapan-endapan. tidak ada masalah deposit atau karat jika suhu dalam penutup silinder tinggi. desain motor dan kondisi bahan bakar. tetap pada suhu tinggi akan menjadi pelumas dan sabun. 2. 3 . Service-ML : b. Service-DG : Untuk motor yang tidak menghadapi masalah deposit sebagai akibat dari bahan bakar.a. b. Untuk operasi sedang berat. “Grease” atau gemuk adalah campuran sabun (sabun metalic) dengan minyak pelumas (mineral oil). c. menggunakan bahan bakar yang cenderung menghasilkan deposit. ada masalah endapan-endapan karat dan keausan sebagai akibat dari keadaan operasi. Gemuk-Na : Cocok untuk penggunaan pada kecepatan dan suhu yang tinggi tidak tahan air. menurut jenis sabunnya adalah: Gemuk-Ca : Penggunaannya secara umum. Klasifikasi gemuk. Service-MS : Untuk motor beroperasi berat. Service-DM : Operasi motor berat. Motor diesel a. oli dan desain motor. baik untuk universal joint dan wheel bearing. cocok pada suhu < 175 oF.

batang torak dan bantalan poros engkol seperti telah dijelaskan terdahulu tetapi juga menekan oli sampai pada bantalan pena torak melalui saluran atau lubang dari batang torak ke pena torak. Sistem circulating splash Dalam sistem ini. sangat adhesif. cocok untuk gigi dengan kecepatan tinggi. batang torak dan bantalan poros. yaitu: 1.Gemul-Al : Profil transparan. Lubang yang dibuat dengan bor dalam poros engkol membawa oli dari bantalan utama ke bantalan batang torak. Ini dilakukan dengan memompa secara kontinu oli dari reservoir ke “splash pan”. oli dipompakan langsung pada poros engkol utama. tahan air. Sistem pelumasan motor terdiri dari 3 sistem. dimana terdapat dasar berbentuk mangkok. tinggi permukaan oli di bawah batang torak harus dipertahankan dan tetap seragam. 2. Hal ini dapat terlihat dari warna oli yang jika drain plug dibuka. dan tidak hanya menekan oli ke poros engkol. yang dapat disebabkan oleh: 4 . 2. 3. pelumasan semua bagian-bagian motor tergantung pada percikan dan semprotan oli oleh batang torak yang tercelup ke dalam oli. Pengenceran oli terjadi. Agar operasi ini berhasil. Beberapa Hal yang Tidak Dikehendaki 1. ball Gemuk-campuran bearing dan sebagainya. Sistem full internal force-feed Sistem ini lebih maju selangkah. : Digunakan untuk pompa air. Sistem internal force-feed and splash Dalam sistem ini. Adanya air dalam oli yang dapat menyebabkan karat pada bagian-bagian yang bergerak.

terjadi pre-ignition. rusak. Endapanendapan karbon ini tidak dikehendaki. e. dalam cincin torak dan kepala silinder. sehingga penyudutan bahan bakar gagal. atau cincin lengket pada groove. Pengaturan karburator tidak baik. Motor menjadi sangat panas. 5 .a. karena: a. ditutup torak terlalu lama (misalnya pada cuaca dingin di pagi hari). bakar b. Dapat mempercepat kerusakan cincin torak atau Partikel-partikel karbon mengotori oli. 3. c. bensin pada masuk waktu bahan dan start bakar mengkondensasi dalam mesin. Partikel-partikel Partikel-partikel masuk karbon di bawah pada busi katup. b. campuran bahan udara Choke Cincin terlalu kaya. d. c. menyebabkan masuk ke dalam penutup silinder dan mengkondensasi. menyebabkan katup macet (lengket) tidak berfungsi. Sisa karbon akhirnya akan mengendap pada bagian atas dari torak. melekat igniter.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful