You are on page 1of 32

MAKALAH GELOMBANG

“Gelombang Bunyi”

Dosen Pengampu : Florentina Maria Panda, S. Pd, M. Pd

Disusun Oleh :Kelompok 4

 Dian putrian permata sari (20150111064028)
 Alfikah (20150111064005)
 Hermina iwanggin (20150111064033)
 Yulvia Kambu (20150111064015)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS CENDERAWASIH

2018

1

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat,
karunia, dan hidayahnya kami dapat menyelesaikan makalah tentang “Gelombang Bunyi” ini
dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. dan juga kami berterima kasih kepada
Ibu Florentina Maria Panda, S. Pd, M. Pd selaku Dosen matakuliah Gelombang yang telah
memberikan tugas ini kepada kami. Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam
rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai Perkembangan Ilmu Fisika.

Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan
dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu kami berharap adanya kritik, saran, dan usulan
demi perbaikan yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu
yang sempurna tanpa saran yang membangun.

Jayapura, 15 Maret 2018

Penyusun

i

Daftar Isi

Kata Pengantar ........................................................................................................ i

Daftar Isi................................................................................................................... ii

Bab I Pendahuluan .................................................................................................. 1

1.1 Latar Belakang..................................................................................................... 1

1.2 Rumusan Masalah ............................................................................................... 2

1.3 Tujuan Penulisan ................................................................................................. 2

Bab II Pembahasan ................................................................................................. 3

2.1 Pengertian Gelombang Bunyi ............................................................................ 3
2.2 Sifat-sifat Bunyi ................................................................................................. 6
2.3 Karakteristik Bunyi ............................................................................................ 7
2.4 Cepat Rambat Bunyi .......................................................................................... 7
2.5 Kekuatan Bunyi .................................................................................................. 10
2.6 Pembiasan Gelombang ....................................................................................... 11
2.7 Efek Doppler ...................................................................................................... 12
2.8 Intensitas dan Taraf Intensitas Bunyi ................................................................. 14
2.9 Aplikasi/Pemanfaatan Gelombang Bunyi .......................................................... 16

BAB III Penutup ...................................................................................................... 19

A. Kesimpulan ......................................................................................................... 19
B. Saran ................................................................................................................... 20

Daftar Pustaka ......................................................................................................... 21

ii

Medium perambatan bunyi dapat berupa zat padat ataupun fluida (zat alir.1 Latar Belakang Gelombang adalah getaran yang merambat. gelombang dapat diklasifikasikan dalam dua kategori. Jangkauan ini adalah kira. yaitu gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik.000 Hz dan dinamakan jangkauan suara yang dapat didengar (audible range). Berdasarkan sumber getarnya. seperti gelombang tali melalui tali dan ada pula yang tidak memerlukan medium yang berarti bahwa gelombang tersebut dapat merambat melalui vakum ( hampa udara ) . meliputi zat cair dan gas).kira 20. baik melalui medium ataupun tidak melalui medium. Perambatan gelombang dalam medium tidak diikuti oleh perambatan media. Partikel-partikel bahan yang mentransmisikan sebuah gelombang seperti itu berosilasi di dalam arah penjalaran gelombang itu sendiri. gelombang dibagi atas gelombang periodik dan gelombang non periodik. tapi partikel-partikel mediumnya akan bergetar. Hal ini berarti bahwa bunyi memerlukan medium untuk merambat. tanpa disertai dengan medium perantaranya.kira 20 siklus/ detik ( atau 20 Hz) sampai kira. Gelombang bunyi merupakan gelombang mekanis longitudinal. Bunyi merupakan gelombang mekanik yang dalam perambatannya arahnya sejajar dengan arah getarnya (gelombang longitudinal). Ada suatu jangkauan frekuensi yang besar dimana dapat dihasilkan gelombang mekanis longitudinal dan gelombang bunyi adalah dibatasi oleh jangkauan frekuensi yang dapat merangsang telinga dan otak manusia kepada sensasi pendengaran. Dilihat dari ketentuan pengulangan bentuk. Perumusan matematika suatu gelombang dapat diturunkan dengan peninjauan penjalaran suatu pulsa. Persepsi manusia terhadap bunyi terkait dengan 1 . seperti gelombang listrik magnet dapat merambat dalam vakum. Perambatan gelombang ada yang memerlukan medium. BAB 1 PENDAHULUAN 1.

Apa saja Sifat-sifat Bunyi ? 3.2 Rumusan Masalah 1. 1. Apa Pengertian Gelombang Bunyi ? 2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Karakteristik Bunyi ? 4. Karakteristik Bunyi 4. Jelaskan mengenai Kekuatan Bunyi ? 6. Sifat-sifat Bunyi 3. Pembiasan Gelombang Bunyi 7. Jelaskan apa saja Aplikasi/Pemanfaatan Gelombang Bunyi ? 1. Jelaskan mengenai Efek Doppler ? 8. Efek Doppler 8. Aplikasi/Pemanfaatan Gelombang Bunyi 2 . keras–lemahnya bunyi terkait dengan amplitude dan energi gelombang bunyi tersebut. Kekuatan Bunyi 6. Intensitas dan Taraf Intensitas Bunyi 9. Apa yang dimaksud Pembiasan Gelombang Bunyi ? 7. Secara umum ada dua karakteristik bunyi yang mampu dirasakan oleh manusia. Cepat Rambat Bunyi 5. yaitu keras–lemahnya bunyi dan tinggi rendahnya bunyi. Pengertian Gelombang Bunyi 2. Bagaimana penjelasan mengenai Cepat Rambat Bunyi ? 5. Bagaimana penjelasan mengenai Intensitas dan Taraf Intensitas Bunyi ? 9.3 Tujuan Penulisan Pada makalah ini akan dibahas beberapa hal yang berkaitan dengan gelombang bunyi diantaranya : 1.karakteristik bunyi yang dapat dirasakan.

Medium pada proses perambatan gelombang tidak selalu ikut berpindah tempat bersama dengan rambatan gelombang. gelombang bunyi. BAB II PEMBAHASAN 2. gelombang pada air. Gelombang dapat didefenisikan sebagai getaran yang merambat melalui medium yang dapat berupa zat padat. Contohnya gelombang bunyi. sinar X. gelombang radio. dalam perambatannya memerlukan medium. dan gelombang elektromagnetik lainnya. Misalnya bunyi yang merambat melalui medium udara. sinar ultra violet. infra merah. arah getar vektor medan listrik dan medan magnet saling tegak lurus. cair. gelombang tali. Gelombang terjadi karena adanya sumber getaran yang bergerak terus-menerus. Contohnya sinar gamma (γ). Perambatan gelombang ini tidak memerlukan medium dan bergerak mendekati kelajuan cahaya. Jelaslah bahwa sifat-sifat gelombang sangat penting di dalam fisika. Pengertian Gelombang Gerak gelombang muncul di dalam hampir tiap-tiap cabang fisika. dan gas.1 Pengertian Gelombang Bunyi 1. 3 . gelombang TV. maka partikel-partikel udara akan bergerak osilasi (lokal) saja Gelombang berdasarkan medium perambatannya dapat dikategorikan menjadi gelombang mekanik dan gelombang elektromagnetik. Sebuah perumusan mengenai atom dan partikel-partikel sub-atomik dinamakan mekanika gelombang. gelombang radar. Gelombang mekanik terdiri dari partikel-partikel yang bergetar. Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang dihasilkan dari perubahan medan magnet dan medan listrik secara berurutan. cahaya tampak. seperti gelombang air. gelombang cahaya. gelombang radio.

Pengertian Bunyi Bunyi. 1976) dan energi yang terkandung dalam bunyi dapat meningkat secara cepat dan dapat menempuh jarak yang sangat jauh (Egan. Saat gelombang merambat melalui medium maka energi dipindahkan sebagai energi getaran antar partikel dalam medium tersebut. periode (T) adalah waktu yang diperlukan oleh gelombang melewati suatu titik. Sedangkan gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah merambatnya searah dengan arah getarnya. Pada waktu merambat gelombang membawa energi dari satu tempat ke tempat lain. gelombang dibedakan menjadi dua jenis yaitu gelombang transversal dan gelombang longitudinal. Regangan adalah daerah-daerah dimana kumparan-kumparan menjauh selama sesaat. gelombang permukaan air. 2. Rapatan dan regangan berhubungan dengan puncak dan lembah pada gelombang transversal. gelombang cahaya. Bunyi merupakan hasil getaran dari partikel-partikel yang berada di udara (Sound Research Laboratories Ltd. kecepatan gelombang (v) adalah kecepatan dimana puncak gelombang (atau bagian lain dari gelombang) bergerak. Besaran-besaran yang digunakan untuk mendiskripsikan gelombang antara lain panjang gelombang (λ) adalah jarak antara dua puncak yang berurutan. Berdasarkan arah getar dan arah rambat. Gelombang ini terdiri dari rapatan dan regangan. Rapatan adalah daerah-daerah dimana kumparan-kumparan mendekat selama sesaat. amplitudo (A) adalah simpangan maksimum dari titik setimbang. contohnya gelombang bunyi dan gelombang pada pegas. Defenisi sejenis juga dikemukakan oleh Bruel & Kjaer (1986) yang menyatakan 4 . Kecepatan gelombang harus dibedakan dari kecepatan partikel pada medium itu sendiri. Gelombang transversal adalah gelombang yang arah rambatannya tegak lurus terhadap arah getarnya. 1972). secara harafiah dapat diartikan sebagai sesuatu yang kita dengar. frekuensi (ƒ) adalah banyaknya gelombang yang melewati suatu titik tiap satuan waktu. contohnya gelombang pada tali .

Rambatan gelombang bunyi disebabkan oleh lapisan perapatan dan peregangan partikel-partikel udara yang bergerak ke luar. yaitu: 1. 5 . Definisi ini dikenal sebagai bunyi Obyektif. Secara fisiologis. Secara singkat. bunyi adalah penyimpangan tekanan. cair dan gas. Hal ini disebut sebagai bunyi subyektif. Secara fisis.bahwa bunyi diidentikkan sebagai pergerakan gelombang di udara yang terjadi bila sumber bunyi mengubah partikel terdekat dari posisi diam menjadi partikel yang bergerak. Gelombang bunyi adalah gelombang yang dirambatkan sebagai gelombang mekanik longitudinal yang dapat menjalar dalam medium padat. Doelle (1972) menyatakan bahwa bunyi mempunyai dua defenisi. Bunyi adalah suatu bentuk gelombang longitudinal yang merambat secara perapatan dan perenggangan terbentuk oleh partikel zat perantara serta ditimbulkan oleh sumber bunyi yang mengalami getaran. Secara lebih mendetail. Hal serupa juga terjadi pada penyebaran gelombang air pada permukaan suatu kolam dari titik dimana batu dijatuhkan. yaitu karena penyimpangan tekanan. pergeseran partikel dalam medium elastik seperti udara. 1992). bunyi adalah sensasi pendengaran yang disebabkan penyimpangan fisis yang digambarkan pada bagian atas. 2. 1988). Medium gelombang bunyi ini adalah molekul yang membentuk bahan medium mekanik ini (Sutrisno. Gelombang bunyi ini merupakan vibrasi/getaran molekul-molekul zat dan saling beradu satu sama lain namun demikian zat tersebut terkoordinasi menghasilkan gelombang serta mentransmisikan energi bahkan tidak pernah terjadi perpindahan partikel (Resnick dan Halliday .

gas. Seperti yang kita ketahui. 2. Gelombang bunyi mengalami pemantulan (refleksi) Salah satu sifat gelombang adalah dapat dipantulkan sehingga gelombang bunyi juga dapat mengalami hal ini. Gelombang bunyi memerlukan medium dalam perambatannya . Medium atau zat perantara ini dapat berupa zat cair. batu bara. Peristiwa pembiasan dalam kehidupan sehari-hari misalnya pada malam hari bunyi petir terdengar lebih keras dari pada siang hari. Peristiwa difraksi terjadi misalnya saat kita dapat mendengar suara mesin mobil ditikungan jalan 6 .2. 3. atau udara. maka dalam perambatannya bunyi memerlukan medium. padat. bahwa gelombang yang lebih panjang akan lebih mudah didifraksikan. Hukum pemantulan gelombang: sudut datang = sudut pantul juga berlaku pada gelombang bunyi. Jadi pada siang hari bunyi petir merambat dari lapisan udara atas kelapisan udara bawah. Hal ini dapat dibuktikan bahwa pemantulan bunyi dalam ruang tertutup dapat menimbulkan gaung.2 Sifat-sifat Bunyi Sifat-sifat bunyi meliputi : 1. Karena gelombang bunyi merupakan gelombang mekanik. Salah satu sifat gelombang adalah mengalami pembiasan. yang berakibat medium lapisan atas lebih rapat dari medium lapisan bawah. Jadi. 4. Karena cepat rambat bunyi pada suhu dingin lebih kecil daripada suhu panas maka kecepatan bunyi dilapisan udara atas lebih kecil daripada dilapisan bawah. gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air. Gelombang bunyi mengala[pmi pelenturan (difraksi) Gelombang bunyi sangat mudah mengalami difraksi karena gelombang bunyi diudara memiliki panjang gelombang dalam rentang sentimeter sampai beberapa meter. Hal ini disebabkan karena pada pada siang hari udara lapisan atas lebih dingin daripada dilapisan bawah. Hal yang sebaliknya terjadi pada malam hari. Gelombang bunyi mengalami pembiasan (refraksi).

Persepsi manusia terhadap bunyi terkait dengan karakteristik bunyi yang dapat dirasakan. yakni dibatasi oleh jangkauan frekuensi yang dapat merangsang telinga dan otak manusia kepada sensasi pendengaran.kira 20. Jangkauan ini adalah kira- kira 20 siklus/ detik ( atau 20 Hz) sampai kira. interferensidestruktif (pelemahan bunyi). 2. 5. Karakteristik Bunyi ada beberapa macam antara lain : a. Warna bunyi adalah bunyi yang frekuensinya sama tetapi terdengar berbeda. c. setelah dipengaruhi resonansi dan zat pengantar. yaitu keras– lemahnya bunyi dan tinggi rendahnyabunyi. Misalnya waktu kita berada diantara duabuah loud-speaker dengan frekuensi dan amplitudo yang sama atau hampir samamaka kita akan mendengar bunyi yang keras dan lemah secara bergantian merambat membutuhkan medium. interferensi konstruktif (penguatan bunyi) dan b.walaupun kita belum melihat mobil tersebut karena terhalang oleh bangunan tinggi dipinggir tikungan. yang dibedakan menjadi dua yaitu a. Nada adalah bunyi yang frekuensinya teratur. b. keras–lemahnya bunyi terkait dengan amplitude dan energy gelombang bunyi tersebut.3 Karakteristik Bunyi Ada suatu jangkauan frekuensi yangbesar dimana dapat dihasilkan gelombang mekanis longitudinal dan gelombang bunyi. Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur. Secara umum ada dua karakteristik bunyi yang mampu dirasakan oleh manusia. Gelombang bunyi mengalami gejala perpaduan gelombang atau interferensi.000 Hz dan dinamakan jangkauan suara yang dapat didengar (audible range). berupa keseluruhan kesan pendengaran yang kita peroleh dari sumber bunyi. 7 . Timbre adalah warna bunyi. Gelombang bunyi mengalami perpaduan (interferensi).

sehingga proses perpindahan getaran semakin cepat. air. Medium udara. Besarnya cepat rambat bunyi pada zat padat tergantung pada sifat elastisitas dan massa jenis zat padat tersebut dalam zat padat. Sehingga suatu bagian dari medium yang bergetar akan menyebabkan bagian lain ikut bergetar secara cepat. Demikian pula dengan suhu suatu medium. 2. Semakin padat suatu medium makin rapat pula partikel dalam medium dan makin kuat gaya kohesi diantara partikel medium tersebut.d.4 Cepat Rambat Bunyi Cepat rambat bunyi dipengaruhi oleh jenis medium perambatannya. Secara matematis. Hal tersebut membuktikan bahwa bunyi dapat merambat pada zat padat. 1. zat padat dan suhu akan menghasilkan ce`pat rambat bunyi yang berbeda-beda. Makin tinggi suhu suatu medium. besarnya cepat rambat bunyi pada zat padat didefinisikan sebagai : 𝐸 𝑣=√ 𝜌 Dimana : v = Cepat rambat bunyi pada zat padat (m/s) E = Modulus Young (N/m2) ρ = Massa jenis zat (kg/m3) 8 . makin cepat getaran partikel-partikel dalam medium tersebut. orang mendekatkan telinganya ke atas rel untuk mengetahui kapan kereta datang. Cepat rambat bunyi pada zat padat Pada zaman dahulu. Dentum adalah bunyi yang amplitudonya sangat besar dan terdengar mendadak.

(*) 𝑣 𝑣 Tetapi. maka tegangan 𝐹/𝐴 𝐹𝑣 E= = = regangan 𝑢/𝑣 𝐴𝑢 𝐸𝐴𝑢 𝐸𝐴𝑢 Karena itu. Dengan demikian..Adapun penurunan rumus cepat rambat bunyi dalam zat padat sebagai berikut : Gambar 1 Kita akan menurunkan rumus cepat rambat bunyi zat padat dengan bantuan Gambar 1 Misalkan suatu gaya luar F diberikan pada ujung sebuah batang dengan luas penampang A sehingga ujung batang bergerak dengan kelajuan u dan menyebabkan suatu pulsa rapatan gelombang bunyi merambat sepanjang batang dengan kelajuan v. gaya x selang waktu sama dengan perubahan momentum dari massa batang sepanjang vt yang berubah kecepatannya dari nol menjadi u. F= dan Ft = ( )t ……………………. dalam selang waktu t pulsa menempuh jarak vt dan panjang batang logam termampat sebesar ut (lihat Gambar 1). sepanjang vt adalah m = massa jenis x volum 9 . Ft = m(v2 – v1) Ft = m(u – 0) Ft = mu Massa batang m. gaya 𝐹 tegangan = = luas 𝐴 pemampatan 𝑢𝑡 𝑢 regangan = = = panjang rapatan 𝑣𝑡 𝑣 Jika bahan logam memiliki modulus Young E.

. Dalam kasus gas terjadi perubahan volum.. dan yang berkaitan dengan modulus elastik bahan adalah modulus bulk. m = 𝜌(Avt) m = 𝜌Avt ………………………………. Cepat rambat bunyi dalam gas (udara) Di udara tentu Anda lebih sering mendengar berbagai macam bunyi. televisi. Ft = 𝜌Avtu Dengan menyamakan ruas kanan (*) dan (**) kita peroleh : 𝐸𝐴𝑢 ( 𝑣 )t =𝜌Avtu 𝐸 Aut ( 𝑣 ) =Aut (𝜌𝑣) 𝐸 Sehingga. (**) Dengan demikian. Cepat rambat bunyi dalam gas dapat dinyatakan dengan: 𝑅𝑇 𝑣 = √𝛾 𝑀 10 . Besarnya cepat rambat bunyi pada zat gas tergantung pada sifat-sifat kinetik gas. Anda bisa mendengar suara radio. v2 = atau 𝜌 𝐸 v=√ 𝜌 2. bahkan orang yang berteriak-teriak di kejauhan.

k =𝛾𝑝 dimana p adalah tekanan tetap dan volum tetap.Dimana: γ = Rasio panas spesifik (untuk udara = 1. Cepat rambat bunyi pada zat cair Pada saat Anda menyelam dalam air. kemudian pukulkan kedua batu tersebut satu sama lain. Anda masih bisa mendengar suara batu tersebut. Secara matematis ditulis dengan persamaan : 11 . Besarnya cepat rambat bunyi dalam zat cair tergantung pada Modulus Bulk dan massa jenis zat cair tersebut. 𝛾 = Cp / C𝑣 Dengan demikian.41 ) Pa = Tekanan atmosfir (Pascal) ρ = Kerapatan (Kg/m3) Adapun penurunan rumus cepat rambat bunyi dalam gas adalah sebagai berikut : Dalam kasus gas gas terjadi perubahan volum yang berkaitan dengan modulus elastisitas bahan adalah modulus bulk (diberi notasi t). Dapaat ditunjukkan bahwa dalam kondisi dimana suatu gelombang bunyi merambat dalam gas. Meskipun Anda berada dalam air. Hal tersebut membuktikan bahwa bunyi dapat merambat pada zat cair. cepat rambat bunyi dalam gas adalah : 𝐸 v=√ 𝜌 𝑝 v = √𝛾 …………………… 1 𝜌 𝑝 𝑅𝑇 dalam teori kinetic gas diperoleh bahwa = dan jika anda masukkan dalam persamaan 1 𝜌 𝑀 maka diperoleh : 𝑅𝑇 persamaan dasar cepat rambat bunyi dalam gas v = √𝛾 𝑀 3. bawalah dua buah batu.

𝐵 𝑣=√ 𝜌 Dimana : B = modulus Bulk (N/m2) ρ = Massa jenis zat (kg/m3) Adapun penurunan rumus cepat rambat bunyi dalam zat cair adalah sebagai berikut : Dari gambar tersebut kita bisa simpulkan langsung yaitu dengan menggunakan rumus implus sebagai berikut : Implus = F ∆t = A ∆P ∆t Massa fluida yang bergerak adalah kerapatan 𝜌 kali volume AV ∆t. perubahan momentumnya adalah massa ini kali kecepatan u : Perubahan momentum = 𝜌 (AV ∆t ) u Dengan menyamakan perubahan momentum terhadap implus diperoleh : A ∆P ∆t = ρ (AV ∆t ) u Atau ∆P = ρ𝑣 u 12 .

Perubahan tekanan berkaitan dengan penurunan volume fluida melalui modulus limbak.t) dimana v0 adalah cepat rambat pada suhu nol derajat dan t adalah suhu medium. kita memperoleh : Bu = 𝜌vu 𝑣 Atau B 𝑣=√ 𝜌 Karena bunyi merupakan gelombang maka bunyi mempunyai cepat rambat yang dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu : a.6. semakin panas suhu medium yang dilalui maka semakin cepat bunyi merambat. Suhu medium. Bunyi bedasarkan frekuensinya dibedakan menjadi 3 macam yaitu 13 . jadi : −∆V A𝑢 ∆t 𝑢 = = V A𝑣 ∆t 𝑣 dan Bu ∆P = 𝑣 Dengan menggunakan hasil ∆P ini dalam diatas . b. B − ∆V ∆P = V Volume mula-mula fluida yang ditinjau adalah V = AV ∆t dan perubahan volume yang di sapu oleh piston adalah ∆V = −A𝑢 ∆t. Hubungan ini dapat dirumuskan kedalam persamaan matematis (v = v0 + 0. Semakin rapat susunan partikel medium maka semakin cepat bunyi merambat. sehingga bunyi merambat paling cepat pada zat padat. Kerapatan partikel medium yang dilalui bunyi.

Jarak dimaksukan bahwa kekutan bunyi juga ditentukan oleh jarak antara sumber bunyi dengan alat pendengar atau penerima. Sehingga kotak tersebut dinamakan kotak resonator. 14 . c. Infrasonik adalah bunyi yang frekuensinya kurang dari 20 Hz. Amplitudo adalah lebar getar atau simpang getar yang dibuat oleh sumber bunyi. Biasanya dilakukan oleh benda atau bagian terdekatnya.5 Kekuatan Bunyi Bunyi yang kuat bebeda dengan bunyi yang tinggi. semakin kuat pula bunyinya. udara di dalam kotak itulah pelaku resonansi. Bunyi merambat lebih lambat jika suhu dan tekanan udara lebih rendah. dan jarak. Contoh gitar. Makhluk yang bisa mendenganbunyii infrasonik adalah jangkrik. Biasanya digunakan satuan decibel yang disngkatdb. Namun kotak resonatornya hanya berlaku pada gitar accostic.400 km/jam. Sebagaimana frekuensi. jauh lebih cepat daripada di udara Rumus mencari cepat rambat bunyi adalah v= s/t Dengan s panjang Gelombang bunyi dan t waktu. resonansi.224 km/jam. Semakin lebar getaranya. Resonansi berarti ikut bergetar sejalan getaran bunyi. amplitudo. Audiosonik adalah bunyi yang frekuensinya antara 20 Hz sampai dengan 20 kHz. walaupun sumber bunyinya pada senar. makhluk yang dapat mendengar ultrasonik adalah lumba-lumba dan kelelawar. yang justru lebih kuat daripada sumber bunyi. 2. kekuatan bunyi juga dapat diiukur. namun kekuatannya bunyinya lebih berasal dari kotak kayunya. b. tetapi oleh hal-hal yang lain. Dan sedikit banyak kejadian ini akan menambah kekuatan getar sumberbunyi. khususnya. Memakin dekat. Bunyi merambat di udara dengan kecepatan 1. Sebab. Pada gitar elektrik resonansi dibuat oleh proses elektrik. a. Kekuatan bunyi tidak ditentukan oleh frekuensi bunyi. Ultrasonik adalah bunyi yang frekuensinya lebihdari 20 kHz. Di udara tipis dan dingin pada ketinggian lebih dari 11 km. akan semakin keras bunyinya.000 km/jam. kecepatannya 5. Di air. kecepatan bunyi 1.

karena medium pada lapisan atas kurang rapat dari 15 . Pembiasan gelombang bunyi Pada malam hari. Sebagai bandingan. pada siang hari. udara pada lapisan bawah (dekat tanah) lebih dingin daripada udara pada lapisan atas.2a). Sedangkan bagian kuat dari pemain orkes besar kurang lebih hanya mencapai 95 db. Dengan demikian. Gambar 3. udara pada lapisan atas lebih dingin daripada lapisan bawah. bunyi biola selembut-lembutnya yang setara dengan siulan kita lebih kurang 20 db. terjadi kondisi sebaliknya. Angka petunjuk antara 0 db sampai kurang lebih 120 db. maka Anda dapat mendengar bunyi petir. bunyi petir yang merambat dari lapisan udara atas menuju ke lapisan udara bawah akan dibiaskan menjauhi garis normal (Gambar 3. kecepatan bunyi pada lapisan udara atas lebih kecil daripada kecepatan bunyi pada lapisan udara bawah.2. Cepat rambat bunyi pada suhu dingin adalah lebih kecil daripada suhu panas. 2. Jadi. Dengan demikian. Mengapa pada malam hari bunyi petir terdengar lebih keras daripada siang hari? Pada siang hari.6 Pembiasan Gelombang Bunyi Jika sumber bunyi petir dekat dengan rumah Anda. karena medium pada lapisan atas lebih rapat dari medium pada lapisan bawah. kecepatan bunyi pada lapisan bawah lebih kecil daripada lapisan atas.

bunyi petir yang merambat dari lapisan udara atas menuju ke lapisan udara bawah (mediumnya lebih rapat) akan dibiaskan mendekati garis normal (Gambar 3. Jadi. ternyata antara frekuensi sumber bunyi dan frekuensi bunyi yang didengar tidaklah sama. vp adalah kecepatan pendengar. maka akan terdengar suara yang lebih tinggi.7 Efek Doppler Fenomena perubahan frekuensi karena pengaruh gerak relatif antara sumber bunyi dan pendengar. vs adalah kecepatan sumber bunyi. karena frekuensi bunyi yang didengar berkurang. pada malam hari. Peristiwa ini dinamakan Efek Doppler. v adalah kecepatan bunyi di udara. Pembiasan bunyi petir mendekati garis normal pada malam hari inilah yang menyebabkan bunyi guntur lebih mendekat kerumah Anda. bunyi klakson terdengar lebih rendah. Effek Doppler adalah peristiwa berubahnya harga frekuensi bunyi yang diterima oleh pendengar (P) dari frekuensi suatu sumber bunyi (S) apabila terjadi gerakan relatif antara P dan S. Jadi.2b). dan sebagai akibatnya Anda mendengar bunyi petir yang lebih keras. fs adalah frekuensi yang dipancarkan oleh sumber bunyi. berarti frekuensinya lebih besar dan sebaliknya ketika bis menjauhi anda. Suatu contoh. 2. jika antara sumber bunyi dan si pendengar ada gerak relatif.medium pada lapisan bawah. pertama kali diamati oleh Christian Doppler. 16 . maka frekuensi sumber bunyi dan frekuensi bunyi yang didengar oleh seseorang adalah sama. Oleh Doppler dirumuskan sebagai : 𝑣 ± 𝑣𝑝 𝑓𝑝 = 𝑓 𝑣 ± 𝑣𝑠 𝑠 Dengan : fp adalah frekuensi yang didengar oleh pendengar. Namun. Jika antara sumber bunyi dan pendengar tidak ada gerakan relatif. misalnya ketika Anda naik bis dan berpapasan dengan bis lain yang sedang membunyikan klakson.

untuk vp dipakai bila pendengar bergerak menjauhi sumber bunyi.  Tanda + untuk vs dipakai bila sumber bunyi bergerak menjauhi pendengar.  Tanda + untuk vp dipakai bila pendengar bergerak mendekati sumber bunyi. tidak terjadi perubahan panjang gelombang pada sumber bunyi (lihat Gambar 1 ) dengan anggapan tidak ada hambatan dan redaman pada gelombang.  Tanda . Adapun penurunan rumusnya sebagai berikut : Ketika sumber bunyi dan pengamat sama-sama diam tidak bergerak. 𝑓𝑝 = 𝑓𝑠 Analisa Sumber Bergerak Pengamat Diam 17 .untuk vs dipakai bila sumber bunyi bergerak mendekati pendengar.  Tanda .

𝑣 = 𝜆𝑓 𝑣 𝑠𝑢𝑎𝑟𝑎 𝑑𝑖𝑡𝑒𝑟𝑖𝑚𝑎 = 𝑣 𝑠𝑢𝑎𝑟𝑎 𝜆𝑠 𝑓𝑝 = 𝜆𝑠 𝑓𝑠 𝜆₂𝑓𝑝 = 𝜆𝑓𝑠 𝜆 𝑓𝑝 = 𝑓 𝜆₂ 𝑠 𝜆 𝑓𝑝 = 𝑓 𝜆 − 𝑥 𝑠 𝜆 𝑓𝑝 = 𝑓 𝜆 − 𝜐𝑠𝑇 𝑠 18 .Ketika sumber bunyi bergerak mendekati pengamat terjadi perubahan pada panjang gelombang sumber bunyi. Gelombang yang mendekati pengamat akan lebih rapat panjang gelombang menjadi memendek ( lihat gambar 3 𝜆 𝑏𝑒𝑟𝑘𝑢𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑠𝑎𝑟 𝑥). Dengan anggapan tekanan dan temperature tidak berubah kecepatan gelombang suara tidak berubah.

𝑣 𝑓𝑝 = 𝑓 𝑣 − 𝑣𝑠 𝑠 Ketika sumber menjauhi pengamat panjang gelombang justru akan membesar sebesar maka= 𝜆₂ + 𝑥 . dengan cara yang sama akan di peroleh 𝑣 𝑓𝑝 = 𝑓 𝑣 + 𝑣𝑠 𝑠 Analisa Pengamat Bergerak Sumber Bunyi Diam 19 . 𝑣𝑇 𝑓𝑝 = 𝑓𝑠 maka frekuensi yang ditangkap oleh pengamat ketika sumber mendekati 𝑣𝑇 − 𝑣𝑠𝑇 pengamat.

9. 20 . hanya kecepatan suara seolah olah menjadi lebih cepat 𝑣 + 𝑣𝑝 maka: 𝑣 + 𝑣𝑝 = 𝜆𝑓𝑝 𝑣 + 𝑣𝑝 𝑓𝑝 = 𝜆 𝑣 + 𝑣𝑝 𝑓= 𝑣 𝑓𝑠 𝑣 + 𝑣𝑝 𝑓𝑠 = 𝑓𝑠 𝑣 Ketika pengamat menjauhi sumber yang diam kecepatan suara menjadi lebih lambat 𝑣 − 𝑣𝑝 maka dengan cara yang sama akan di peroleh : 𝑣 − 𝑣𝑝 𝑓𝑝 = 𝑓𝑠 𝑣  Aplikasi Efek Dopler Sebagai Radar Terjadinya Efek Doppler dapat diaplikasikan sebagai radar untuk menentukan kecepatan sebuah kendaraan di jalan raya. Perhatikan Gambar 3. Pada peristiwa ini pengamat mendekati sumber (lihat gambar 4) tidak terjadi perubahan panjang gelombang. Sebuah mobil polisi dilengkapi dengan pemancar dan penerima gelombang bunyi.

gelombang tersebut akan dipantulkan kembali ke arah mobil polisi. Detektor akan menerima pantulan gelombang tersebut dengan frekuensi fp sehingga dari peristiwa itu akan berlaku persamaan Efek Doppler. 𝑣 ± 𝑣𝑝 𝑓𝑝 = 𝑓 𝑣 ± 𝑣𝑠 𝑠 Jika mobil polisi dalam keadaan diam. Karena energi tiap satuan waktu kita ketahui sebagai pengertian daya. peristiwa efek Doppler Aplikasi efek Doppler untuk mengukur kecepatan mobil. Secara matematis : 𝑃 𝐼= 𝐴 Keterangan : 21 . Setelah mengenai mobil penumpang.Gambar 3. Intensitas Intensitas didefinisikan sebagai energi yang dipindahkan tiap satuan luas tiap satuan waktu. berlaku persamaan: 𝑣±𝑣𝑝 𝑓𝑝 −𝑓𝑠 𝑓𝑝 = 𝑓 → 𝑣𝑠 = 𝑣 𝑣±𝑣𝑠 𝑠 𝑓𝑠 Jika frekuensi sumber bunyi fs diketahui dan frekuensi bunyi pantul fp yang terdeteksi oleh polisi dapat dibaca detektor. serta kecepatan bunyi di udara v diketahui.8 Intensitas dan Taraf Intensitas Bunyi 1. maka intensitas bisa dikatakan juga daya tiap satuan luas. Gelombang bunyi dipancarkan dengan kecepatan v dan frekuensi fs menuju sebuah mobil penumpang yang bergerak dengan kecepatan vs. 2. maka polisi dapat mengetahui kecepatan mobil penumpang.9.

Intensitas bunyi terendah yang umumnya didengar manusia memiliki nilai 10 -12 W/m2. 2. yaitu : 𝐴 = 4 𝜋𝑅 2 Sehingga. luas yang dimaksud sama dengan luas permukaan bola. Taraf Intensitas Bunyi Hubungan antara kuat bunyi dan intensitas bunyi diberikan oleh Alexander Graham Bell dengan mendefiniskannya sebagai taraf intensitas bunyi. didapatkan persamaan : 𝑃 𝐼= 4 𝜋𝑅 2 Persamaan tersebut menunjukkan bahwa intensitas bunyi yang didengar di suatu titik (tempat) berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya. Biasanya disebut sebagai intensitas ambang (I0). Taraf Intensitas Bunyi adalah logaritma perbandingan intensitas bunyi terhadap intensitas ambang. sehingga secara tidak langsung kuat bunyi sebanding dengan intensitasnya. Jangkauan intensitas bunyi ini sangat lebar berkaitan dengan kuat bunyi. Secara matematis. I: Intensitas bunyi (W/m2) P:Energi tiap waktu atau daya (W) A: Luas (m2) Jika sumber bunyi memancarkan ke segala arah sama besar (isotropik). taraf intensitas bunyi didefinisikan sebagai : 𝐼 𝑇𝐼 = 10 𝑙𝑜𝑔 𝐼𝑂 22 .

𝑟22 𝐼0 𝑟12 𝐼 TI2 = 10(log + log 1 ) 𝑟22 𝐼0 23 10log 𝑟12 TI2 = TI1 + 𝑟22 . Jika didengar di titik pertama . misalnya ada n sirine yang dinyalakan bersama- sama. maka besarnya taraf intensitas bunyi dinyatakan sebagai berikutpenurunan rumusnya: 𝐼1 TI1= 10log 𝐼0 𝑛𝐼1 TI2 = 10log 𝐼0 Kita masukkan nilai TI1 dan TI2 𝑛𝐼1 TI2= 10log 𝐼0 𝐼 TI2= 10(log n + log 1 ) 𝐼0 TI2= 10(log n + TI1) TI1 adalah taraf intensitas bunyi untuk satu buah sumber. besar intensitas bunyi di titik ke-1 bisa dinyatakan sebagai berikut penurunan rumusnya : 𝑛𝐼1 TI2 = 10log 𝐼0 𝑟12 𝐼1 TI2 = 10log .Keterangan : TI :Taraf intensitas bunyi (desiBell disingkat dB) I :Intensitas bunyi (W/m2) I0 :Intensitas ambang pendengaran manusia (10 -12 W/m2) Untuk n buah sumber bunyi identik.

Cepat rambat gelombang bunyi juga dimanfaatkan oleh para nelayan untuk mengetahui siang dan malam. pengiriman dan penerimaan pulsa adalah : 𝑣×𝑡 𝑑= 2 c. “Dengan cara ini. b. baik bagi ibu maupun janinnya karena pemerikasaan atau pengujian dengan ultrasonic tidak merusak material yang dilewati. Pada malam hari kita mendengar suara lebih jelas daripada siang hari karena kerapatan udara pada malam hari lebih rapat dibandingkan dengan siang hari. dilengkapi dengan alat pengirim dan penerima ultrasonik memanfaatkan pengiriman dan penerimaan ultrasonik. b. pasien tidak perlu menjalani pembedahan otak yang berisiko tinggi. Pembuatan perangkat ultrasound untuk menghilangkan jaringan otak yang rusak tanpa harus melakukan operasi bedah otak. Dengan mengamati gambar janin. disingkat NDT). 2. dan kesehatan janin. misalnya pada pemeriksaan USG (ultrasonografi). kacamata tunanetra. 3. Resonansi sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Aplikasi Ultrasonik. maka disebutlah pengujian ultrasonic adalah pengujian tak merusak (non destructive testing. Tidak seperti pemeriksaan dengan sinar X. Manfaat cepat rambat bunyi dalam kehidupan sehari-hari yaitu: a.9 Aplikasi/Pemanfaatan Gelombang Bunyi 1. Sebagai contoh. perkembangan. mengukur kedalaman laut. Tehnikscanningultrasonic juga digunakan untuk memeriksa hati (apakah ada indikasi kanker hati atau tidak) dan otak. Gelombang ultrasonik dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan antara lain: a. alat kedokteran. pemeriksaan ultrasonik adalah aman (tak berisiko). Penghilangan jaringan otak yang rusak bisa dilakukan tanpa harus memotong dan menjahit kulit kepala atau sampai melubangi tengkorak kepala. 24 . dokter dapat memonitor pertumbuhan. scaningultrasonic dilakukan dengan menggerak-gerakan probe di sekitar kulit perut ibu yang hamil akan menampilkan gambar sebuah janin di layar monitor.2. untuk menentukan kedalaman laut (d) jika diketahui cepat rambat bunyi (v) dan selang waktu (t).

pipa dan pembungkus logam yang mudah korosi (karat). prinsip pemantulan ultrasonik dapat digunakan untuk mengukur ketebalan pelat logam. mendeteksi lapisan batuan yang mengandung endapan minyak.Pemanfaatan resonansi pada alat musik seperti seruling. yang nanti bisa membahayakan penerbangan pesawat. d) Mendeteksi retak-retak pada struktur logam Untuk mendeteksi retak dalam struktur logam atau beton digunakan scanningultrasonic inilah yang digunakan untuk memeriksa retak-retak tersembunyi pada bagian-bagian pesawat terbang. menentukan lokasi dan mengklasifikasikan gangguan di bumi atau untuk menginformasikan struktur bumi. beduk dan lainnya. Di dekat osilator dipasang alat penerima getaran (hidrofon). Manfaat pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari. bagian-bagian penting dari pesawat di-scaning secara ultrasonic. menentukan kedalaman laut Pada dinding kapal bagian bawah dipasang sebuah sumber getaran (osilator). kendang. maka cepat rambat dapat dihitung sebagai berikut. Jika waktu getaran (bunyi) merambat (t) sekonuntuk menempuh jarak bolak-balik yaiu 2 L meter. 2𝐿 𝑣×𝑡 𝑣= atau 2𝐿 = 𝑣 × 𝑡 → 𝐿 = 2𝑡 2 Di mana: v = cepat rambat bunyi (m/s) L = dalamnya laut (m) t = waktu (t) b. Jika ada retakan dalam 25 . antara lain: a. c. Dalam pemerikasaan rutin. 4. melakukan survei geofisika Mendeteksi.

pantulan ultrasonic dari retakan akan dapat dideteksi. BAB III PENUTUP 26 . Retakan ini kemudian diperiksa dan segera diatasi sebelum pesawat diperkenankan terbang.logam.

Gelombang bunyi dikelompokkan menjadi 3. tetapi oleh hal-hal yang lain. Gelombang audio adalah gelombang yang dapat didengar oleh manusia. Kekuatan bunyi pada gelombang bunyi tidak ditentukan oleh frekuensi bunyi. Gelombang bunyi yang merambat dari satu medium ke medium lain dengan kerapatan berbeda.A. Peristiwa pembiasan dalam kehidupan kita. Gelombang bunyi dapat dipantulkan (mengalami refleksi).sehinggah cepat rambat bunyi pada suhu dingin lebih kecil dari pda suhu panas maka kecepatan bunyi di lapisan udara atas lebih kecil dari pada lapisan bawah. amplitudo. 27 . akan mengalami pembiasan gelombang bunyi. Kesimpulan 1. Keras lemahnya bunyi tergantung pada besar kecilnya amplitude gelombang bunyi itu. jadi pada siang hari bunyi petir merambat dari lapisan udara atas ke lapisan udara bawah. Gelombang ini memiliki frekuensi antara 20 Hz hingga 20 KHz. udara dan zat cair. yaitu gelombang infrasonik. dibiaskan. Seperti gelombang pada umumnya . yang berakibat medium lapisan atas lebih rapat dari medium lapisan bawah. 3. Karakteristik bunyi dicirikan oleh keras dan tingginya bunyi. Gelombang infrasonic adalah gelombang yang frekuensinya kurang dari 20 Hz. 7. gelombang ini tak dapat didengar manusia. Hal ini disebabkan karena pada siang hari udara lapisan atas lebih dingin dari pada di lapisan bawah. pelenturan. Efek Doppler pada gelombang bunyi juga terjadi jika ada gerak relative antara pendengar dan sumber bunyi. dan jarak. gelombang audio dan gelombang ultrasonik. pembiasan dan perpaduan. khususnya. 5. Efek Doppler merupakan suatu kejadian di mana frekuensi gelombang dari satu sumber yang diterima oleh detector mengalami perubahan akibat perubahan posisi atau pergerakan relative detector terhadap sumber gelombang atau sebalinya. misalnya pada malam hari bunyi petir terdengar lebih keras dari pada siang hari. Hal yag sebaliknya terjadi pada malam hari. Gelombang bunyi merupakan gelombang mekanik longitudinal. Sifat bunyi gelombang yaitu dapat dipantulkan. 4. 2. gelombang bunyi juga mengalami interferensi. Cepat rambat bunyi dibagi menjadi 3 yaitu : cepat rambat melalui zat padat. Gelombang ini tidak dapat didengar oleh manusia. Gelombang ultrasonic adalah gelombang yang berfrekuensi lebih dari 20 KHz. 6. resonansi. dilenturkandan diserap.

Aplikasi Ultrasonik. Maka dari itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca sehingga selanjutnya kami bisa berkarya lebih baik lagi.html 28 . alat kedokteran misalnya pada periksaan USG. 8. Intensitas didefinisikan sebagai energy yang dipindahkan tiap satuan luas tiap satuan waktu.co.blogspot.wordpress. Gelombang ultrasonik dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan antara lain:kacamata tunanetra. cepat rambat bunyi. Karena energy tiap satuan waktu kita ketahui sebagai pengertian daya. Aplikasi/ pemanfaatan Gelombang Bunyi dalam kehidupan sehari-hari ada gelombang ultrasonic. B. Saran Dengan penulisan makalah ini semoga dapat menjadi acuan bagi pembaca untuk lebih memahami tentang gelombang bunyi .com/2015/05/19/makalah-gelombang-bunyi/ http://fisikakumylove. Taraf intensitas bunyi juga merupakan logaritma perbandingan intensitas bunyi terhadap intensitas ambang. DAFTAR PUSTAKA https://fibrians26. Sedangkan Taraf intensitas bunyiadalah hubungan antara kuat bunyi dan intensitas bunyi. 9. resonansi dan pemantulan bunyi.id/2015/02/gelombang-bunyi. mengukur kedalaman laut.

29 .