You are on page 1of 11

IMPLEMENTASI PENDEKATAN SCIENTIFIC UNTUK MENINGKATKAN

KEMAMPUAN MELAKUKAN PERCOBAAN DAN PRESTASI
BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VIII C
SMPN 2 KALIBAWANG SEMESTER 2
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Disusun Dalam Rangka Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
sebagai Salah Satu Persyaratan Kenaikan Pangkat
Golongan III b ke III c

Oleh:

BAMBANG SETYOWIBOWO, S.P
Guru SMPN 2 Kalibawang, Kec. Kalibawang

PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
DINAS PENDIDIKAN KEBUDAYAAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
SMP NEGERI 2 KALIBAWANG
TAHUN 2016

ARTIKEL ILMIAH LAPORAN HASIL PENELITIAN 0
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SCIENTIFIC UNTUK MENINGKATKAN
KEMAMPUAN MELAKUKAN PERCOBAAN DAN PRESTASI
BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VIII C
SMPN 2 KALIBAWANG SEMESTER 2
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh:
BAMBANG SETYOWIBOWO, S.P.
Guru SMPN 2 KALIBAWANG

ABSTRAK
Kemampuan melakukan percobaan dan prestasi belajar IPA Di SMP N 2 Kalibawang masih
rendah, hanya ….. siswa yang memiliki kemampuan melakukan percobaan kategori baik
dan rendahnya prestasi belajar dengan Rerata …………. .Penelitian ini bertujuan untuk
meningkatkan kemampuan melakukan percobaan dan prestasi belajar IPA melalui
penerapan pendekatan scientific.
Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII C SMP N 2 Kalibawang Kecamatan Kalibawang
tahun pelajaran 2015/2016 Subyek penelitian 23 siswa terdiri 10 Siswa laki-laki dan 13
Siswa perempuan. Penelitian dilakukan 2 siklus dengan prosedur umum a). perencanaan
b). pelaksanaan c). evaluasi dan d). refleksi. Teknik pengumpulan data dengan
menggunakan pengamatan proses dan tes prestasi belajar . Lembar pengumpulan data
pengamatan proses untuk mengetahui kemampuan melakukan percobaan dan evaluasi
untuk mengetahui prestasi belajar. Teknik analsis data dengan menggunakan metode
deskriptif komparatif yaitu membandingkan pra siklus dan antar siklus.
Hasil penelitian menunjukkan kemampuan melakukan percobaan siklus I: ……%
tinggi, ……% sedang dan ……..% rendah. Siklus II: ……% tinggi, ……% sedang dan
……..% rendah. Tes prestasi belajar Siklus I: Nilai rata-rata ……… dengan ketuntasan
belajar ………%.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat ……………………………….bagi guru untuk
menerapkan pendekatan scientific. Selain itu sekolah …………………….. guna
meningkatkan prestasi belajar siswa .

KATA KUNCI : Variabel X1, X2 dan Metode Y

PENDAHULUAN
Latar Belakang
(Deskripsi tentang sekolah)…………… ……………………………………………………
………………………………………………….. ……………………………………………………
…………………………………………………... ( Kondisi harapan/ideal dapat merujuk
(Deskripsi tentang pembelajaran yang teori)……………………………………………
selama ini dilakukan) ………..………............. ……………………………………………………
…………………………………………………… (Deskripsi tentang faktor penyebab)
…………………………………………………… ……………………………………………………
(Deskripsi tentang kondisi awal ……………………………………………………
kelas,yaitu (X1) rendah didukung fakta nyata ……………………………………………………
sesuai dengan daftar nilai pada lampiran) ……………………………………………………
…………………………………………………… Untuk mengetahui peningkatan
…………………………………………………… ........................ dan .......................................
(Deskripsi tentang kondisi awal maka perlu dilakukan penelitian tindakan
kelas,yaitu (X2) rendah didukung fakta nyata kelas. Penelitian ini diharapkan dapat
sesuai dengan lembar pengamatan sesuai mengatasi masalah
lampiran)
ARTIKEL ILMIAH LAPORAN HASIL PENELITIAN 1
Rumusan Masalah ……………………………………………………
Rumusan masalah dalam penelitian ini
adalah: 1). Bagaimana penerapan Tujuan pembelajaran mata pelajaran Z
pendekatan (Y) ……………………… dapat dalam penelitian ini adalah ………………….
meningkatkan (X1)………… mata pelajaran ……………………………………………………
(Z)………... siswa kelas ……….. SMP …………………….. dengan ruang lingkup
……………… semester … tahun pelajaran materi ..................... , ……………………. ,
…………….…?. 2). Bagaimana penerapan ……………,………………….., ………………,
pendekatan (Y) …… dapat meningkatkan ………………………, …………………….. dst.
(X2)…………………… mata pelajaran
(Z)………………… siswa kelas …… SMP Hipotesis Tindakan
…………………… semester ……… tahun Berdasarkan uraian kerangka teori dan
pelajaran …………….…?. kerangka berpikir di atas, maka hipotesis
tindakan perbaikan pembelajaran melalui
LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS penelitian tindakan kelas ini diduga adalah:
TINDAKAN 1). Penerapan model pembelajaran (Y)
Kemampuan X1……………………………… ................. .....................dapat meningkatkan
Pengertian kemampuan X1 menurut (X1) ....................................... 2). Penerapan
..……………………......................................... model pembelajaran (Y) ...............................
…………………………………………………… dapat meningkatkan (X2) ...............................
..…………………………………………………
Penelitian ini yang dimaksud METODE PENELITIAN
kemampuan X1 ………………………………... Subyek, Setting dan Waktu
…………………………………………………… Subyek penelitian ini adalah siswa
…………………….. dengan aspek / indicator kelas …… SMP Negeri 1 …. berjumlah
..................... , ……………………. , …………, ………. siswa, terdiri dari …….. siswa
………………….., …………………, …………, perempuan dan ……. siswa laki-laki dengan
…………. dst. karakteristik siswa memiliki potensi dan
kompetensi yang heterogen.Penelitian ini
Prestasi Belajar X2 …………………………... dilakukan dilakukan di SMP N………
Pengertian prestasi belajar X2………… Kecamatan, ……. Kabupaten ……. .
menurut ………………………………………… Penelitian ini dilakukan pada mata pelajaran
…………………………………………………… ......................selama 2 siklus. Jadwal
…………………………………………………… pelaksanaan penelitian sebagai berikut,
Pada penelitian ini yang dimaksud Siklus I : tanggal ................ s.d
prestasi belajar …………………… dengan ....................................... dengan kompetensi
jumlah soal …….. butir, bentuk soal ……….. dasar .....................................................
Siklus II : tanggal ............ s.d ..........................
Metode Y……………………………………... dengan kompetensi dasar ..............................
Pengertian Metode Y menurut
..…………………..………................................ Data, Teknik Pengumpulan Data dan
…………………………………………………… Analisis Data
Penelitian ini yang dimaksud Metode Sumber data pada penelitian tindakan
Y…….…………………………………………… kelas ini yang digunakan adalah: 1). Sumber
…………………….. dengan sintaks data siswa meliputi: data tentang
pembelajaran ................ , ………………… , (X1)......................................................., data
…………………………, …………………….. tentang (X2)............................................ pada
dst. mata pelajaran (Z)................ dan data tentang
penerapan model pembelajaran
Mata Pelajaran Z…………………………….. (Y).....................2). Sumber data guru meliputi
Pengertian Mata pelajaran Z menurut data ketrampilan guru merencanakan
..…………………..………................................ perbaikan pembelajaran dan ketrampilan
..................................................................... melaksanakan perbaikan pembelajaran,

ARTIKEL ILMIAH LAPORAN HASIL PENELITIAN 2
proses pembelajaran seperti interaksi kuantitatif sedang data pengamatan/angket
pembelajaran, implementasi penerapan (Y) menggunakan triangulasi sumber, triangulasi
..........................................dst. 3). Sumber metode dan triangulasi peneliti.
data kolaborator meliputi pengamatan Prosedur Pelaksanaan
penerapan model pembelajaran X .................. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan
, hasil refleksi bersama guru peneliti. metode penelitian tindakan kelas terdiri dari 2
Pada penelitian ini teknik dan alat siklus. Prosedur umum penelitian ini melalui
pengumpulan data menggunakan: 1). Teknik tahapan planning, acting, observing dan
tes yang digunakan adalah tes prestasi reflecting digambarkan sebagai berikut:
belajar (X2)....................... Pengertian tes
prestasi belajar dalam penelitian ini Belum X1 Rendah
merupakan .................................................... KONDISI Menggunakan X2 rendah
AWAL
Langkah yang dilakukan dalam menyusun tes Model
Pembelajaran X
prestasi belajar mata pelajaran ……..
(Z)..................................meliputi:a).................. Model Pemb.
Y tanpa
b). .......................... c). .......................... d) Menggunakan ……………
TINDAKAN
dst. 2). Teknik pengamatan yang digunakan Model ……………
dalam penelitian ini meliputi pengamatan Pembelajaran Y
Model Pemb.
tentang (X1)............................................, Y dengan
Pengamatan tentang penerapan (Y)............... ………………

dalam proses pembelajaran. Langkah yang KONDISI X1 Meningkat …………
X2 Meningkat
dilakukan dalam menyusun instrumen AKHIR
(X1).................. meliputi: a)...........................
b). ...................... c). ........................... d) dst. Diagram 1.1. Prosedur Penelitian
Instrumen yang digunakan untuk mengamati Tindakan Kelas
variavel (X1) ..........................menggunakan
lembar pengamatan kemampuan (X1)...terdiri Diagram di atas menggambarkan kegiatan
dari ........................ aspek/indikator, yaitu: perbaikan pembelajaran melalui penelitian
a)..................b).....................c)........................ tindakan kelas. Langkah kegiatan meliputi 2
d).................... e) ............ f) ........................g) siklus dengan tahapan tiap siklus
....................... h) ................... i)....................... perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan
j)..................... 3). Teknik Angket yang refleksi.
digunakan dalam penelitian ini adalah angket
tentang (X1)...................................Langkah Indikator Kinerja
yang dilakukan dalam menyusun kemampuan Kriteria yang digunakan untuk
(X1) meliputi: a). ............ b). .................... dst mengukur keberhasilan (X1)
Instrumen pengumpul data berupa lembar …………………… adalah kemampuan siswa
angket/Quesioner terdiri dari ....................... dalam aspek …………., …………...,
aspek dan ................. indikator. Butir ……………., ……………., ……………..,
pernyataan siswa meliputi: a) .................. b) …………., ……………, ………….,
................. dst sampai 20 butir. 4). Teknik ……………, ……………., dengan kriteria
Dokumentasi: Dokumentasi yang digunakan skor … - ….. tinggi, skor.. ... - ….. sedang
dalam penelitian ini adalah dokumen pra dan skor ….. - ….. rendah. . Kriteria yang
siklus tentang (X1)..............................., digunakan untuk mengukur (X2)
(X2).......................................... serta ……………………………………………………
dokumen perangkat pembelajaran. Selain hal ……….. adalah tes prestasi belajar dengan
tersebut digunakan dokumentasi foto tes tertulis terdiri dari pilihan ganda …..…butir
kegiatan pembelajaran. Dokumentasi diambil soal, ……... isian singkat butir soal. dan
pada saat pembelajaran berlangsung sebagai uraian ………… butir soal dengan rentang
bukti fisik kegiatan pembelajaran. nilai 0-100. Siswa dikatakan tuntas jika
Pada penelitian ini validasi tes prestasi mencapai nilai KKM ………...
belajar menggunakan validasi empirik dan Setelah pelaksanaan penelitian ini
validasi teoritik yaitu analisis kualitatif dan dilakukan 2 siklus, maka indicator kinerja

ARTIKEL ILMIAH LAPORAN HASIL PENELITIAN 3
sebagai berikut: 1) kemampuan (X1) menyusun rencana perbaikan
…………………dinyatakan berhasil, jika pembelajaran APKG e). Telah susun
……..… % atau ……. siswa dengan kategori lembar observasi ketrampilan
tinggi dalam proses pembelajaran Y melaksanakan pembelajaran APKG f).
………… 2). (X2) ……………… dinyatakan Telah disusun lembar observasi
berhasil, jika nilai rata-rata tes prestasi belajar kemampuan X1 ……………… g). Telah
……………… dengan ketuntasan belajar …% disusun tes prestasi belajar yang terdiri
pada mata pelajaran (Z)………………… dari ……………………, ……….
Pelaksanaan kegiatan penerapan
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN metode pembelajaran (Y)……………........
Hasil Penelitian dilaksanakan pada minggu ke……. Bulan
1. Kondisi Awal ………. 2015. Deskripsi pelaksanaan
Pembelajaran mata pelajaran (Z) sebagai berikut:
……………………………………………... a. Kegiatan pendahuluan
yang dilakukan peneliti pada umumnya Pindahkan persis dari deskripsi
……………, ………………………………, pelaksanaan pertemuan I yang ada
…,…………………. ………. .Kondisi pada lampiran
proses pembelajaran ini berakibat X1 b. Kegiatan Inti
……………………………….rendah. Hal ini Pindahkan persis dari deskripsi
ditunjukan hasil pengamatan dari …….. pelaksanaan pertemuan I yang ada
siswa hanya ………. Siswa atau …….% pada lampiran
yang X1 ………………tinggi. Kondisi c. Kegiatan Penutup
rendahnya X1 ……………….berdampak Pindahkan persis dari deskripsi
juga pada rendahnya X2 ……………… pelaksanaan pertemuan I yang ada
Hal ini ditunjukan nilai tes prestasi belajar pada lampiran
pra siklus menunjukkan banyak siswa Pengamatan untuk mengetahui
yang belum tuntas atau yang seberapa besar X1.....................................
mendapatkan nilai lebih besar dari KKM siswa dalam proses pembelajaran mata
=……….. ada ……….siswa dengan pelajaran Z ..............................................,
ketuntasan belajar ……… %. Nilai mengetahui seberapa besar ...................
tertinggi………, nilai terendah ………… siswa mata pelajaran Z............................,
dengan rentang nilai ………… - …………. Setelah melaksanakan perbaikan
dengan nilai rata-rata ………. pembelajaran siklus I, diperoleh data
sebagai berikut:
2. Siklus I a. Kemampuan X1.....................................
Pada bagian perencanaan ini, Data tentang kemampuan
kegiatan yang telah dilakukan pada X1............... diambil setelah melakukan
penelitian tindakan kelas untuk pembelajaran pada akhir siklus I,
meningkatkan (X1) …………….…… dan Instrumen data berupa lembar
(X2)…………….…..... melalui penerapan pengamatan yang terdiri dari
(Y)………………dengan langkah-langkah ....................indikator. Dari data
sebagai berikut: a). Telah ditetapkan diperoleh X1 .......................................
setting dan waktu pelaksanaan penelitian skor ......... - ............ kategori rendah,
dengan ....... siklus dan tiap siklus .......... kemampuan X1 ...................................
pertemuan sesuai dengan rancangan skor skor ......... - ............ kategori
penelitian, b). Telah ditetapkan materi sedang , kemampuan X1.......................
pembelajaran, yaitu kompetensi dasar skor skor ......... - ............ kategori
......................dan/atau ....................sesuai rendah. Hasil selengkapnya disajikan
rencana pada rancangan penelitian. c). dalam tabel distribusi frekuensi sebagai
Telah disusun rencana pelaksanaan berikut:
pembelajaran lengkap dengan ………
dan …………………………d). Telah
disusun lembar penilaian ketrampilan

ARTIKEL ILMIAH LAPORAN HASIL PENELITIAN 4
b. Tes Prestasi Belajar
Setelah pembelajaran berlangsung 3
kali pertemuan maka dilakukan tes tertulis
Jumlah soal……… Hasil tes diperoleh data
Tabel 1 sebagai berikut sajikan dalam bentuk tabel
Daftar Distribusi Frekuensi berikut:
Kemampuan X1................................ Tabel.2
Pada Siklus I Daftar Distribusi Frekuensi X2......................
Pada Siklus I
Kategori skor Frek % Sx
F Rentang Skor
tinggi Frek % SxF
Nilai Tengah
sedang 91 – 100
rendah
81 – 90
Jumlah
71 – 80
61 – 70
Berdasarkan tabel di atas, 51 – 60
kemampuan X1.................................... 41 – 50
diperoleh hasil sebagai berikut:tinggi 31 – 40
.....,rendah ......, skor rerata........ Siswa
21 – 30
yang mendapatkan skor tinggi
11 – 20
hanya..........atau .......%. Hasil analisis
01 – 10
kemampuan X1………………………….
agar menjadi jelas disajikan dalam Jumlah
bentuk diagram batang sebagai
berikut: Hasil tes prestasi belajar .......................
Grafik.1. diperoleh hasil sebagai berikut: nilai
Perbandingan Kemampuan X1……… tertinggi pada rentang .......-......., nilai
Pra Siklus dan Siklus I terendah pada rentang .......... - ........, nilai
rerata .........., Masih ada ..........
12 siswa................%) yang mendapat skor
10 dibawah ketuntasan belajar minimal
8
(KKM).
Diskusi refleksi pada siklus I
Jumlah Siswa

Tinggi
6
Sedang dilakukan pada…………tanggal ………
4 Rendah dengan hasil analisis dan diskusi secara
2 kolaboratif diperoleh data sebagai
0
berikut:
Pra Siklus Siklus I 1) Kekuatan dan kelemahan menyusun
Kemampuan X1…………………………. rencana pelaksanaan pembelajaran
Refleksi pengamatan APKG I ada
Grafik di atas menunjukkan beberapa hal yang perlu diperhatikan
kemampuan X1………………….pada dalam menyusun rencana perbaikan
pra siklus …… siswa kategori rendah yaitu: a). ..........b). ............ c)................
menjadi …… siswa pada siklus I. Selain kelemahan tersebut ada
Kemampuan X1………… kategori beberapa hal yang positif yaitu: a).
sedang data pra siklus menunjukkan ..................b). ........... c).......................
…… siswa dan pada siklus I menjadi 2) Kekuatan dan kelemahan
…. siswa. Kemampuan X1…… kategori melaksanakan pembelajaran Refleksi
tinggi data pra siklus menunjukkan pengamatan APKG II ada beberapa hal
……… siswa dan pada siklus I menjadi yang perlu diperhatikan dalam
……. siswa menyusun rencana perbaikan yaitu: a).
..............b). ............c)...........................
Selain kelemahan tersebut ada

ARTIKEL ILMIAH LAPORAN HASIL PENELITIAN 5
beberapa hal yang positif yaitu: (Y)………………dengan langkah-langkah
a).....................b)................c)................ sebagai berikut: a). Telah menetapkan
kembali materi pembelajaran, yaitu
3) Refleksi analisis pengamatan kompetensi dasar ......................dan/atau
kemampuan X1 ………Berdasarkan ....................sesuai rencana pada
lembar pengamatan indicator yang rancangan penelitian. c). Telah menyusun
menjadi kekuatan yaitu: a)…………… kembali rencana pelaksanaan
b).…………… c). ……….. sedangkan pembelajaran lengkap dengan ………
indicator yang masih lemah, yaitu: a) dan …………………………d). Telah
………… b). ……..……. c). …………… menyusun kembali lembar penilaian
4) Refleksi analisis X2 ……Berdasarkan ketrampilan menyusun rencana perbaikan
hasil pekerjaan siswa materi yang pembelajaran APKG e). Telah menyusun
belum dikuasai pada indicator a) …… kembali lembar observasi ketrampilan
b)…… c). …………sedangkan materi melaksanakan pembelajaran APKG f).
yang telah dikuasi pada indicator a). Telah menyusun kembali lembar
……… b). …………c). …………… observasi kemampuan X1 ………………
Berdasarkan kriteria keberhasil, maka: 1). g). Telah menyusun tes prestasi belajar
Kemampuan X1 ……………baru mencapai yang terdiri dari ……………………,
…………siswa yang tinggi atau ………% ……….
sehingga belum berhasil, karena kriteria Pelaksanaan kegiatan penerapan
keberhasilan ………. % atau ……….. siswa. metode pembelajaran (Y)……………........
2). Prestasi belajar mata pelajaran (Z) dilaksanakan pada minggu ke……. Bulan
…………nilai rata-rata baru mencapai ………. 2015. Deskripsi pelaksanaan
…………dengan ketuntasan belajar sebagai berikut:
………% sehingga belum berhasil karena 1). Kegiatan pendahuluan
kriteria keberhasilan nilai rata-rata ………… Pindahkan persis dari deskripsi
Dengan ketuntasan belajar ………… %. pelaksanaan pertemuan I yang ada
Keputusan refleksi bersama pada lampiran
kolaborator, maka kekurangan yang 2). Kegiatan Inti
segera diperbaiki adalah: a). Pindahkan persis dari deskripsi
……………b) ……………c) ……..………. pelaksanaan pertemuan I yang ada
d) ..…………e). …………… f)… ……g). pada lampiran
………… . Akhirnya memutuskan untuk 3). Kegiatan Penutup
melajutkan siklus II dengan ketentuan: 1). Pindahkan persis dari deskripsi
Materi pembelajaran melanjutkan pelaksanaan pertemuan I yang ada
kompetensi dasar ……………., pada lampiran
2).Pembelajaran menerapkan (Y) Pengamatan untuk mengetahui
………… 3) Perbaikan yang seberapa besar X1.....................................
dilakukan………………. siswa dalam proses pembelajaran mata
Berdasarkan landasar teori yang pelajaran Z ..............................................,
dikemukakan ………………., menyatakan: mengetahui seberapa besar ...................
bahwa……………………………………… siswa mata pelajaran Z............................,
………………….. Kelebihan penambahan Setelah melaksanakan perbaikan
…………. dalam pembelajaran (Y) ……… pembelajaran siklus II, diperoleh data
Pada siklus II, antara lain: a). …………… sebagai berikut:
b). ………….c). ………. d)………………… 1). Kemampuan X1....................................
Data tentang kemampuan
3. Siklus II X1............... diambil setelah melakukan
Pada bagian perencanaan ini, pembelajaran pada akhir siklus II,
kegiatan yang telah dilakukan pada Instrumen data berupa lembar
penelitian tindakan kelas untuk pengamatan yang terdiri dari
meningkatkan (X1) …………….…… dan ....................indikator. Dari data
(X2)…………….…..... melalui penerapan diperoleh X1 .......................................

ARTIKEL ILMIAH LAPORAN HASIL PENELITIAN 6
skor ......... - ............ kategori rendah, tinggi data siklus I menunjukkan ………
kemampuan X1 ................................... siswa dan pada siklus II menjadi …….
skor skor ......... - ............ kategori siswa
sedang , kemampuan X1....................... b. Tes Prestasi Belajar
skor skor ......... - ............ kategori Setelah pembelajaran berlangsung 3
rendah. Hasil selengkapnya disajikan kali pertemuan maka dilakukan tes tertulis
dalam tabel distribusi frekuensi sebagai Jumlah soal……… Hasil tes diperoleh data
berikut: sebagai berikut sajikan dalam bentuk tabel
Tabel.3 berikut:
Daftar Distribusi Frekuensi Tabel.4.
Kemampuan X1................................ Daftar Distribusi Frekuensi X2......................
Pada Siklus II Pada Siklus II

Kategori Tally Frek % Sx Rentang
F Tally Frek % SxF
Nilai
tinggi 91 – 100
sedang 81 – 90
rendah
71 – 80
Jumlah
61 – 70
51 – 60
Berdasarkan tabel di atas, 41 – 50
kemampuan X1.................................... 31 – 40
diperoleh hasil sebagai berikut:tinggi
21 – 30
.....,rendah ......, skor rerata........ Siswa
11 – 20
yang mendapatkan skor tinggi
01 – 10
hanya..........atau .......%. Hasil analisis
kemampuan X1…………………………. Jumlah
agar menjadi jelas disajikan dalam
bentuk diagram batang sebagai Hasil tes prestasi belajar .......................
berikut: diperoleh hasil sebagai berikut: nilai
Grafik.2. tertinggi pada rentang .......-......., nilai
Perbandingan Kemampuan X1……… terendah pada rentang .......... - ........, nilai
Siklus I dan Siklus II rerata .........., Masih ada ..........
siswa................%) yang mendapat skor
12 dibawah ketuntasan belajar minimal
10 (KKM).
8
Diskusi refleksi pada siklus II
dilakukan pada…………tanggal ………
Jumlah Siswa

Tinggi
6
Sedang dengan hasil analisis dan diskusi secara
4 Rendah kolaboratif berdasarkan kriteria
2 keberhasil, maka: 1). Kemampuan X1
0
…………sudah mencapai …………siswa
Pra Siklus Siklus I yang tinggi atau ………% sehingga
Kemampuan X1…………………………. berhasil. 2). Prestasi belajar mata
pelajaran (Z) ………nilai rata-rata sudah
Grafik di atas menunjukkan mencapai …………dengan ketuntasan
kemampuan X1………………….pada belajar ………% sehingga berhasil.
siklus I …… siswa kategori rendah
menjadi …… siswa pada siklus II. Pembahasan
Kemampuan X1………… kategori Pada pengamatan pra siklus kemampuan
sedang data siklus I menunjukkan …… X1..........tinggi hanya ..........% atau ................
siswa dan pada siklus II menjadi …. siswa dari .............. siswa, kemampuan
siswa. Kemampuan X1…… kategori X1.................................... sedang .......... %
atau ........... siswa, dan kemampuan X1 ....

ARTIKEL ILMIAH LAPORAN HASIL PENELITIAN 7
kurang .... %. atau ...siswa. Jadi rerata sesuai dengan karakteristik pembelajaran
kemampuan X1 ............ pada pra siklus Y................Situasi pembelajaran di kelas
adalah ..... atau ........ Setelah dilakukan sebagaimana gambar berikut:
pembelajaran dengan menggunakan model
Y.......... kemampuan X1 .............mengalami
peningkatan. Kemampuan X1............. tinggi
....% atau ..... siswa dari ...... siswa,
kemampuan X1........................... sedang
........... % atau .......... siswa, dan kemampuan
X1 .... kurang .... %. atau ...siswa, Rerata
kemampuan x1 .................. pada siklus I
adalah ............... atau ....................... .
Berkat intervensi dengan penerapan
pembelajaran Y……maka X1………, X2
……..ada kenaikan. Hal ini disebabkan
model pembelajaran Y……, kondisi Gambar (a)
siswa menjadi a)……b)
………c)……d)…e)………, situasi kelas
a)……… b) …… c)………d)…… e)……
hal ini sesuai karakteristik pembelajaran Y
……… Yang dikemukakan oleh…………
yang menyatakan …………………….
………………………………………….
Selain itu menurut…………….
(2003:37) menjelaskan beberapa aspek
atau ranah yang terkandung dalam
pembelajaran meliputi: a)
…………………b). ……..c) …..….dst Gambar (b)
Standart kompetensi mata pelajaran
Z kurikulum 2006, menyebutkan bahwa,... Gambar.1.
………………………………………….…… Situasi pembelajaran Siklus I
Menurut ………………… (2005:210),
menyatakan bahwa pembelajaran Berdasarkan gambar 4.1. tentang
Y………………adalah pembelajaran yang situasi pembelajaran ditunjukkan ……
mengajarkan siswa ketrampilan gambar (a). terlihat ………………………
kerjasama dan kolaboratif serta dapat Pada gambar (b) terlihat …………………
dapat memahami konsep yang dianggap Namun kemampuan X1 ........................
sulit oleh siswa. Selanjutnya dikemukakan belum mencapai indikator keberhasilan. Pada
bahwa unsur-unsur dasar pembelajaran siklus II penerapan model pembelajaran Y
Y…………… adalah sebagai berikut: a). ......................dengan penekanan / perubahan
……………………………….. b)………… ............................................. ........................
mampu meningkatkan kemampuan X1 .........
d) ……………………. dst
secara optimal. Hasil pengamatan pada siklus
Penerapan pembelajaran Y II adalah sebagai berikut kemampuan X1.......
................ pada konsep ......................... tinggi ....% atau ..... siswa dari ...... siswa,
siswa kelas ............................. TK Negeri kemampuan X1...........sedang ......... % atau
......................................, ini menunjukkan ................... siswa, dan kemampuan X1 ........
adanya prestasi yang meningkat, hal ini kurang ...................... %. atau ........................
disebabkan adanya .................................. siswa. Jadi rerata kemampuan X1 .................
pada pra siklus adalah ................. atau .........

ARTIKEL ILMIAH LAPORAN HASIL PENELITIAN 8
Perbandingan hasil penelitian pra siklus, Pada tabel di atas terlihat pra siklus
siklus I dan siklus II setelah dilakukan nilai rata – rata ........., pada siklus I rata-rata
pengamatan pada saat proses pembelajaran ............ dan siklus II rata-rata ........... Dengan
diperoleh data sebagai berikut: demikian pembelajaran dengan metode
.......Y, dapat meningkatkan prestasi belajar
pada pra siklus ........... menjadi ......................
Tabel.5. dan siklus II ..... menjadi ..... Jadi dapat
Perbandingan Kemampuan X1............ disimpulkan bahwa pembelajaran dengan
Pras Siklus, Siklus I dan Siklus II menggunakan metode Y ,...... dapat
meningkatkan .......... X2 dari rerata ...............
NKemampuan X1 Pra Siklus Siklus menjadi ..............Ketuntasan belajar pada pra
No ...................... Siklus I II siklus ....... %, pada siklus I .... % dan siklus II
1 Tinggi
.... %. Ini berarti pada siklus I ada
2 Sedang
peningkatan ketuntasan belajar dari ..............
3 Kurang menjadi.........., sedangkan pada siklus II
4 Rerata meningkat dari....... menjadi ..........................
Pembelajaran dengan menerapkan metode
Berdasarkan data di atas pada siklus I Y ..... dapat meningkatkan ketuntasan belajar
ada kenaikan rerata kemampuan X1 dari ............ menjadi ......
................ dari ....... menjadi ................ Pada Penerapan model pembelajaran
siklus II ada kenaikan rerata kemampuan X1 Y............. berdampak perubahan situasi kelas
............ dari ......... menjadi ......... Hal ini dan siswa. Perubahan kondisi siswa antara
dapat disimpulkan bahwa pembelajaran lain ................................... ,........................,
dengan metode Y.......... dapat meningkatkan ..........................., Kondisi kelas ......................
rerata kemampuan X1 ........ dari ........menjadi ........................, ................. Pada siklus II
................... proses pembelajaran menjadi lebih baik
Prestasi belajar mata pelajaran Z karena .......................... Hal ini menyebabkan
............. yang diukur melalui tes prastasi kemampuan .................... dan X2 ..................
menunjukkan hasil pada pra siklus rerata menjadi meningkat. Hal ini sebagaimana
.............. dan ketuntasan ................. %. pendapat............ ( 2010:24) menyatakan
Setelah dilakukan pembelajaran dengan bahwa ...........................................................
menggunakan metodeY ...........ada Dari uraian di atas maka dapat
peningkatan. Pada siklus I rerata .................... diperoleh hasil penelitian bahwa penerapan
dan ketuntasan ................... %.Dri hasil metode ........................... dapat meningkatkan
refleksi hasil tersebut masih belum mencapai kemampuan X1 ........ dari ...., menjadi
indikator keberhasilan. Dengan memperbaiki ..........., dapat meningkatkan prestasi belajar
kekurangan yang ada pada siklus I yaitu rata-rata .................. menjadi .................. dan
.......................... hasil tes prestasi pada siklus ketuntasan belajar dari ............ menjadi ,.......
II rerata ............. dan ketuntasan .................
Perbandingan hasil tes prestasi belajar pra SIMPULAN DAN SARAN
siklus dan siklus I setelah dilakukan ulangan Simpulan
pada akhir siklus diperoleh data sebagai Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan,
berikut: maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1).
Tabel.6.
penerapan Model (Y)………..…………, dapat
Perbandinngan Prestasi Belajar X2................
Pra Siklus, Siklus I dan Siklus II meningkatkan (XI)…………. mata pelajaran
NPrestasi Belajar Pra Siklus Siklus (Z)……… siswa kelas ……
No ........................... Siklus I II SMP……………….. semester……. Tahun
1Nilai tertinggi pelajaran… dari para siklus … menjadi …
2Nilai terrendah
pada akhir siklus II. 2). Penerapan Model
3Nilai rata-rata
4Ketuntasan (Y)………………..…, dapat meningkatkan
Belajar (X2)………….. mata pelajaran (Z)…… siswa
kelas ……… SMP………………..

ARTIKEL ILMIAH LAPORAN HASIL PENELITIAN 9
semester……. Tahun pelajaran…………… http//scholar.lib.vt.edu/journal/JTE. Html
dari para siklus …… menjadi ………pada (12 Maret 2009)
akhir siklus II Sukarelawati. 2008. Penerapan Model
Saran Pembelajaran Discovery Untuk
Beakhirnya siklus II, agar hasil penelitian Meningkatkan Ketrampilan IPA Siswa
lebih optimal maka disarankan: a). Kelas VI TK Negeri 1 Madukara.
Pelaksanaan penelitan ini baru…… siklus, Laporan Perbaikan Pembelajaran tidak
peneliti lain selanjutnya dapat menambah dipublikasikan. Purwokerto: Universitas
siklus…… untuk mendapatkan temuan- Terbuka.
temuan yang lebih signifikan. b). Instrumen
Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006
tes dan lembar observasi yang digunakan
Tentang Standar Isi. 2008. Jakarta:
dalam penelitian ini masih merupakan
Diperbanyak Oleh Departemen
instrumen yang tingkat validasinya belum
Pendidikan Nasional.
memuaskan, peneliti berikutnya dapat
menggunakan instrumen yang standar atau Prayitno.2002. Pembelajaran Apresiasi
validitas dan reliabilitas yang standar. Puisi di Sekolah Dasar. Jurnal
Pembelajaran Pendidikan Dasar. Volome
DAFTAR PUSTAKA 2 : 166-167.
Darmojo,H. 2002. Penelitian Tindakan Hafera, Alamsyah. 2005. Menjadi
Kelas. Jakarta:Universitas Terbuka.
Pembelajar Seumur Hidup. Suara
Nasution, N dan Aminudin Drs. 2008. Merdeka. Hlm.10-13
Simulasi Kreatifitas Anak.
Dick & Cary. 1999. Effective Teaching.
Bandung:RoTKa Karya.
Terjemahan oleh Arif Rahman. 2008.
Hensen,R.E. 1995. Teacher Socialization Surabaya: Usaha Nasional
Tecnological Education. Internet:

ARTIKEL ILMIAH LAPORAN HASIL PENELITIAN 10