You are on page 1of 6

I.

IDENTITAS UMUM KELUARGA
1. Identitas kepala keluarga
Nama : Tn.A
Umur : 57 tahun
Agama : Islam
Suku : Minang
Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Bertani
Alamat : pasar v gg reseleting
Nomor : 081260393935

2. Komposisi keluarga

No Nama L/P Umur Hub.Klg Pekerjaan Pendidikan Ket.
Terahir
1 Afris L 57 Suami Bertani SMP -
2 Asniati P 54 Istri IRT SD TB Paru
3 Hendra L 32 Anak Pengangguran SMP Sakit
4 Kartika P 28 Anak IRT SMP -
5 Alfazri P 12 Anak Sekolah SD -

4. Tipe keluarga:
a. Jenis tipe keluarga : tradisional nuclear
b. Masalah yang terjadi dengan tipe keluarga : Ny. A mengatakan tidak
ada masalah dengan tipe keluarga

5. Suku bangsa :
a. Asal suku bangsa : Tn. A dan Ny. A sama-sama bersuku Minang
b. Budaya yang berhubungan dengan kesehatan : Ny. A mengatakan tidak
ada budaya yang bertentangan dengan kesehatan.

6. Agama dan kepercayaan yang mempengaruhi kesehatan : menurut Ny.
A selalu berusaha melaksanakan sholat 5 waktu walaupun dalam keadaan
kurang sehat

7. Status sosial ekonomi keluarga :
a. Anggota keluarga yang mencari nafkah: yang mencari nafkah Tn.
A yang sebagai kepala keluarga dan Ny. A juga membantu mencari
nafkah sebagai Asisten Rumah Tangga
b. Penghasilan : Rp. 2.300.000 penghasilan Tn. A Rp. 1.300.000 untuk
penghasilan Ny. A Rp 1.000.000
c. Upaya lain : Ny. A mengatakan bahwa Tn. A memiliki usaha lain yaitu
sebagai penarik becak dari juragan becak
d. Harta benda yang dimiliki : motor dan perabotan Televisi.
e. Kebutuhan yang dikeluarkan tiap bulan: Ny. A mengatakan kebutuhan
yang dikeluarkan tiap bulan sewa rumah Rp. 250.000, uang listrik
perbulan Rp 100.000, uang belanja perbulan yang terdiri dari
beras,ikan,sayur sebesar Rp 1.050.000, kebutuhan sekolah anak
perbulan sebesar Rp 300.000,keperluan mandi sebesar Rp 200.000 dan
keperluan tidak terduga perbulannya sebesar Rp 300.000
f. Aktivitas rekreasi keluarga: keluarga melakukan rekreasi berupa nonton
tv bersama dan makan bersama.

II. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA DEWASA
1. Tahap perkembangan keluarga saat ini : Keluarga Tn. A dan Ny. A sudah
memiliki 7 orang anak, jadi keluarga Tn. A dan Ny. A berada pada tahap
perkembangan keluarga dengan dewasa.

2. Riwayat kesehatan keluarga inti :
a) Riwayat kesehatan keluarga saat ini : Ny.A mengalami penyakit TB
Paru.
b) Riwayat penyakit keturunan : “tidak ada penyakit keturunan di
keluarga”
c) Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga :
No Nama Umur BB Keadaan Imunisasi Masalah Tindakan
Kesehatan (BCG/Polio/DPT/H Kesehatan yang telah
B/Campak) dilakukan
1 Afris 57 60 Kg Sehat Tidak ada - -
2 Asniati 54 58 Kg TB Paru Tidak ada Sesak nafas, Berobat ke
Batuk,Demam Puskesmas
3 Hendra 32 55 Kg Sakit Imunisasi Sebagian Gangguan Jiwa -
4 Apri Handika 30 59 Kg sehat Imunisasi Sebagian - -
5 Kartika 28 50 Kg Sehat Lengkap - -
6 M. Latif 26 63 Kg Sehat Lengkap - -
7 Anisah 23 48 Kg Sehat Lengkap - -
8 Indah 20 45 Kg Sehat Lengkap - -
9 Alfazri 12 33 Kg Sehat Lengkap - -

d) Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan : menurut Ny. A
keluarga menggunakan BPJS.

e) Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya :Menurut pengakuan keluarga,
anak pertama mengalami gangguan jiwa akibat penyalah gunaan lem
cap kambing dan anak kedua pernah mengalami penyakit TB Paru. Dari
riwayat kesehatan keluarga Tn. A dan Ny.A tidak ada yang memilki
penyakit keturunan.

III. PENGKAJIAN LINGKUNGAN
1. Karakteristik rumah
a. Luas rumah : panjang 7 m lebar 5 m ( 35 M2)
b. Tipe rumah : tipe
c. Kepemilikan : Rumah Sewa
d. Jumlah dan ratio kamar/ruang : 1 ruang kamar, 1 ruang tamu
sekaligus ruang Keluarga 1 dapur.
e. Ventilasi/jendela : jumlah ventilasi dirumah ada 1
buah, sering dibuka
f. Pemanfaatan ruangan : di ruang tamu tempat keluarga
berkumpul menonton tv
g. Septi tank : ada
h. Sumber air minum : air isi ulang
i. Kamar mandi : ada satu berlantai semen
j. Sampah :sampah di buang di belakang
rumah kemudian dibakar
k. Kebersihan lingkungan :lingkungan rumah klien kurang
bersih

Denah Rumah :

RUANG KAMAR WC/Kamar
TAMU TIDUR Mandi

Dapur

Keterangan :
 1 Ruang Tamu
 1 Kamar Tidur
 1 WC/Kamar Mandi
 1 Dapur

2. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
a. Kebiasaan : setiap hari jumat selalu mengikuti
pengajian
b. Aturan/kesepakatan : tidak ada aturan yang mengikat
c. Budaya :para ibu seringkali berkumpul
untuk menggosip dan para bapak sering kali main kartu ketika dimalam
hari.
3. Mobilitas geografis keluarga : menurut Ny. A belum pernah
pindah rumah
4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat : menurut Ny. A
tidak ada perkumpulan atau pertemuan-pertemuan khusus dan biasanya
berkumpul hanya di waktu-waktu tertentu seperti lebaran kemarin semua
keluarga berkumpul.

5. Sistem pendukung keluarga : Saat ini dalam keluarga terdapat anggota
keluarga yang sakit, tetapi ada anggota keluarga dengan yang lainnya sudah
terbiasa saling tolong menolong.

IV. STRUKTUR KELUARGA
1. Pola/cara komunikasi keluarga : Menurut Ny. A dalam keluarganya
berkomunikasi biasa menggunakan bahasa indonesia.

2. Struktur kekuatan keluarga : Dalam pengambilan keputusan keluarga Tn. A
dan Ny. A selalu memutuskan secara bersama-sama atau musyawarah.
Perbedaan-perbedaan pendapat yang ada selalu bisa di atasi jika mereka
bermusyawarah.

3. Struktur peran : Dalam keluarga Ny. A, Tn. A sebagai kepala keluarga
berkewajiban mencari nafkah untuk keluarga dan dibantu oleh Ny. A yang
turut bekerja membantu suaminya tetapi dirinya juga tetap melakukan
perannya sebagai isteri yang harus menyiapkan semua keperluan suaminya di
rumah.

4. Nilai dan norma keluarga : Sebagai bagian dari masyarakat minang dan
beragama islam keluarga memiliki nilai-nilai dan norma yang dianut seperti
sopan santun terhadap orang tua, suami terhadap isteri. Selama ini dirinya dan
suaminya makan bersama kalau malam hari, karena siang hari suaminya kerja
sampai sore.

V. FUNGSI KELUARGA
1. Fungsi afektif : Menurut Ny. A belum pernah menemukan masalah. Tn. A
dan Ny. A selalu memberikan dukungan satu sama lain. Hubungan antara
dirinya dengan suaminya sampai sejauh ini baik dan hubungna dengan
keluarga besarnya pun baik. Mereka selalu menumbuhkan sikap saling
menghargai.

2. Fungsi sosialisasi :
1) Kerukunan hidup dalam keluarga : Hubungan antara dirinya dengan
suaminya sampai sejauh ini baik dan hubungna dengan keluarga besarnya
pun baik. Hubungan keluarga dengan orang lain pun baik, terutama
tetangga-tetangga terdekat.
2) Interaksi dan hubungan dalam keluarga : interaksi dan hubungan dalam
keluarga baik-baik saja.
3) Anggota keluarga yang dominan dalam pengambilan keputusan :
menurut Ny. A yang selalu mengambil keputusan ialah Tn. A.
4) Kegiatan keluarga waktu senggang: kegiatan di waktu senggang keluarga
sering bermain bersama anak-anaknya.
5) Partisipasi dalam kegiatan sosial : mengikuti pengajian setiap hari jumat

3. Fungsi perawatan kesehatan
Menurut Ny. A sebenarnya dalam keluarganya belum mengetahui tentang
bagaimana memberikan perlindungan yang terbaik untuk anaknya. Karena
kesibukan dari suami istri anak menjadi kurang perhatian.

4. Fungsi reproduksi
a) Perencanaan jumlah anak : Menurut Ny. A tidak ingin memiliki anak
lagi.
b) Akseptor : Ya, yang digunakan alat kontrasepsi yang berbentuk pil

5. Fungsi ekonomi
a) Upaya pemenuhan sandang pangan : Ny. A mengatakan penghasilannya
dan suaminya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan
dan papan keluarga Tn. A dan Ny. A tersebut.

VI. STRES DAN KOPING KELUARAGA
1. Stressor jangka pendek: Menurut Ny. A dirinya tidak tahu dari pihak
suaminya apakah sedang mengalami beban pikiran atau tidak, tetapi dari
dirinya yang jadi stressor adalah memiliki banyak anak tetapi kekurangan
dalam pemasukan bulanan.
2. Respon keluarga terhadap stressor :Menurut Ny. A perlakuan dari keluarga
suaminya biasa-biasa saja
3. Strategi koping: Untuk menghadapi stressor Ny. A lebih banyak berdoa dan
mendekatkan diri kepada tuhan dengan agama yang diyakininya.
VII. HARAPAN KELUARGA
Terhadap masalah kesehatannya : Keluarga berharap Ny.A agar cepat sembuh
dan bagi petugas kesehatan dapat memberikan pelayanan dengan baik