You are on page 1of 12

IR SUBSTASE IGD RS UNS STASE TERINTEGRASI

Hari pertama
Briefing oleh dr. Muchtar Hanafi, M.Sc di RS UNS bareng anak substase poli-bangsal biasanya
jam 13.00 atau setelah try out UKMPPD. Salah satu perwakilan mungkin bisa menghubungi
beliau untuk janjian jam berapa dan dimana, nanti akan ada pengarahan dan tanya jawab.
Substase IGD hanya ke RS UNS waktu shift jaga dan tutorial klinik, selain itu belajar mandiri.

Jaga IGD
 Jam jaga IGD : dibagi menjadi 3 shift (pagi  07.00-14.00, siang  14.00-21.00, malam 
21.00-07.00), berlaku sama untuk weekday/weekend/hari libur
 Tiap jaga IGD juga jaga VK, jadi selama gak ada pasien di VK yang mau partus kita stay IGD,
kalau ada partus sebagian bisa bantu partus di VK, VK di lantai 3
 Jumlah orang tiap shift jaga : dibagi sesuai jumlah anggota kelompok
 Jumlah minimal jaga 7-8x shift tiap orang
 Sebelum jaga, perkenalan koas shift jaga dengan DPJP jaga/ GP yang berjaga saat shift itu,
jadwal jaga ada di IGD didekat kursi dokter, atau bisa tanya jadwal jaga GP bulan itu, tapi bisa
saja berubah
 1 pasien dipegang oleh 1 koas, jadi bisa di random giliran pegang pasiennya
 Jika ada pasien baru datang langsung izin dokternya, apakah boleh diperiksa dulu atau
periksa bareng GP, jika boleh periksa dulu jangan lupa memperkenalkan diri ke pasien
 Tidak perlu menulis assessmen awal gadar, cek lab, resep, dll, kecuali ada perintah khusus
dari GP
 Kalau ada tindakan invasif yang ingin dicoba, bisa izin GP atau perawat yang akan melakukan
 Setelah jaga, jangan lupa minta ttd logbook

Tutorial klinik
 Tutorial klinik wajib dihadiri oleh semua koas stase IGD, jika jaga, izin dengan DPJP jaga shift
saat itu untuk tutorial klinik
 Tutorial klinik ini diskusi kasus pasien yang masuk lewat IGD (mulai dari anamnesis, pf, px
penunjang, diagnosis banding, diagnosis kerja, terapi, dll), diharapkan semua anggota aktif
berpendapat, dipresentasikan dari DPH 0 hingga DPH hari tutorial klinik
 Jadwal tutorial klinik biasanya hari Selasa (untuk pertemuan I kasus minggu pertama/kedua)
dan Jumat (untuk pertemuan II kasus minggu pertama/kedua) untuk jadwalnya biasanya
menyesuaikan dengan pembimbing tutorial klinik
 Jadwal pembimbing tutorial klinik nanti akan dibagi, salah satu perwakilan bisa menghubungi
H-1 (Senin) untuk menanyakan waktu tutorial klinik
 1 kelompok substase dibagi menjadi 2 kelompok kecil, 1 kelompok kecil mengerjakan 1 kasus
tutorial klinik yang akan dipresentasikan, pembagiannya bebas
 Kasus yang dipilih biasanya kasus longcase seseorang, atau kasus rawat inap, kasus tersebut
difollow up ke bangsal dan dipresentasikan pada saat tutorial klinik
 Tempat tutorial klinik biasanya di Ruang diskusi IGD ada di sebelah kamar koas IGD cewek
atau sesuai kesepakatan dengan pembimbing tutorial klinik
 Lembar penilaian tutorial klinik satu rangkap aja, 1 kelompok kecil 1, setelah dittd
pembimbing tutorial klinik, nanti dicopy sejumlah kelompok

Longitudinal case
 Kasus longcase diambil dari pasien IGD saat shift jaga yang diranapkan
 Pembimbing longcase adalah DPJP jaga saat itu/GP pasien tersebut
 Kasus longcase terus difollow up hingga pasien pulang/meninggal, sebaiknya mengikuti visit
DPJP bangsal
 Di minggu kedua, janjian dengan pembimbing longcase untuk maju kapan

Kelengkapan logbook dan presensi


Presensi kelompok : tutorial klinik tiap pertemuan
Presensi individu : presentasi longitudinal case

1. Daftar Kegiatan Harian


2. Daftar kasus selama shift jaga
Diisi sesuai kasus yang dipegang saat shift jaga

3. Bedside Teaching
BST ini bisa dilakukan saat kita periksa pasien mandiri dan didampingi, lalu diskusi dengan GP

4. Tutorial klinik

5. Longitudinal case