You are on page 1of 1

Peran dan fungsi keluarga sangat memengaruhi keadaan kesehatan individu, keluarga,

kelompok, dan masyarakat. Keluarga sendiri memiliki arti, sebagai unit terkecil dari
masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul serta
tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dan saling ketergantungan (Departemen Kesehatan
RI,1988).

Salah satu didalamnya terdapat lansia yaitu sebagai orang tua dari ayah atau ibu kita yang
juga ikut tinggal bersama dalam satu rumah. Lansia merupakan seseorang yang telah
mencapai usia 60 tahun ke atas. Menua bukanlah suatu penyakit, tetapi merupakan proses
yang berangsur-angsur mengakibatkan perubahan kumulatif, merupakan proses
menurunnya daya tahan tubuh dalam menghadapi rangsangan dari dalam dan luar
tubuh.

Karena itu lansia sangat rentan terhadap berbagai masalah kesehatan. Baik itu masalah
kesehatan secara fisik maupun psikis. Maka dari itu lansia sangat membutuhkan perawatan
yang baik, terutama perawatan yang diberikan oleh anaknya sendiri.

Merawat lansia atau tinggal bersama orang tua dalam satu rumah adalah suatu hal yang baik
bagi kita sebagai anak dalam membalas kebaikan dan kasih sayang orang tua yang sudah
diberikan pada kita sedari lahir. Merawat lansia atau tinggal bersama orang tua dalam satu
rumah juga dapat meningkatkan kesehatan lansia. Juga dapat meningkatkan cinta dan kasih
sayang antara anak dan orang tuanya, atau bahkan nenek/kakek dengan cucunya.

Dalam keperawatan keluarga, tipe keluarga yang tinggal bersama dengan nenek/kakek nya
dalam satu rumah itu disebut sebagai Extended family. Tipe keluarga ini banyak dijumpai di
Indonesia, terutama di daerah pedesaan yang masih sangat kental akan norma dan budayanya.