You are on page 1of 1

Berdasarkan strukturnya dapat diketahui bahwa pengaruh metamorfisme yang dominan

pada saat pembentukan batuan ini adalah tekanan. Tekanan mengakibatkan mineral-mineral

yang pipih mengelompok dan membentuk penjajaran mineral. Berdasarkan komposisi utama

batuan yang berupa serpentin dapat diketahui bahwa batuan ini terbentuk dari batuan beku

basa sampai ultra basa yang mengalami metamorfosa regional. Karena mineral serpentin

sendiri merupakan mineral hasil metamorfosa mineral olivine ataupun piroksen. Mineral ini

banyak terkandung pada batuan beku basa ataupun ultra basa. Batuan ini mengalamai

metamorfisme pada kedalaman kerak bumi pada zona subduksi, karena pengaruh dorongan

tektonik batuan ini terangkat dan tersingkap pada permukaan bumi.

Asosiasi serpentinit di alam bebas banyak ditemukan bersama dengan batuan induk

ultramafik lainnya seperti peridotit, dan dunit.

Batuan serpentinit banyak digunakan sebagai batu hias dan dipakai untuk keperluan

industry mineral.