LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN

(SUBUNIT)

KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN : 2010 SUB UNIT : GANASARI

UNIT KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI

: BANJARASRI : KALIBAWANG : KULON PROGO : D.I. YOGYAKARTA

Disusun oleh : No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Nama Mahasiswa Ardiannisa Istiqomah P Sakina Nusarifa T Puspita Rani H Anindito Prabowo Lery Pebyanti Vicky Victhoriansyah Satranusa Dimas Dwi Putra No.Mahasiswa 07/250062/EK/16489 07/251964/EK/16631 07/252151/EK/16670 07/250494/SP/21973 07/253929/SP/22129 07/252685/TK/33053 06/194445/TK/31818 07/253521/PA/11701

BIDANG PENGELOLAAN KKN-PPM PENGEMBANGAN UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

HALAMAN PENGESAHAN Dengan telah selesainya rencana kegiatan KKN PPM UGM yang kami kerjakan, maka kami : No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Nama Mahasiswa Ardiannisa Istiqomah P Sakina Nusarifa T Puspita Rani H Anindito Prabowo Lery Pebyanti Vicky Victhoriansyah Satranusa Dimas Dwi Putra No.Mahasiswa 07/250062/EK/16489 07/251964/EK/16631 07/252151/EK/16670 07/250494/SP/21973 07/253929/SP/22129 07/252685/TK/33053 06/194445/TK/31818 07/253521/PA/11701 7. 8. 5. 6. 3. 4. Tanda Tangan 1. 2.

Telah menyelesaikan laporan kegiatan kami selama di lokasi KKN PPM UGM Yogyakarta, Mengetahui / Menyetujui Kepala Desa Banjarasri Agustus 2010

Mengetahui / Menyetujui Dosen Pembimbing Lapangan

Totok Subroto S.E NIP.

Dr. Muslim Mahardika, S.T , M.Eng NIP. Mengetahui/ Menyetujui Camat Kalibawang

Rohedy Goenoeng P. S.Sos NIP. 19700131 199603 1 005

KATA PENGANTAR Segala puja dan puji hanya layak diperuntukkan kepada Allah SWT, Dia yang telah memberikan segalanya dengan berbagai kemudahan, kesempatan, waktu dan berbagai nikmat lainnya yang dapat kita rasakan hingga akhirnya Laporan Pelaksanaan Kegiatan ini dapat diselesaikan dengan baik. Syukurlah yang seharusnya tak henti kita lakukan Laporan Pelaksanaan Kegiatan KKN PPM Unit Banjarasri SubUnit Kalijeruk ini berisi berbagai hal perencanaan program yang berfungsi sebagai pedoman pelaksanaan program dalam 2 bulan kegiatan KKN ini. No sector, no kode,sifat program, keputusan program ini cocok dan dipilih untuk dilaksanakan dalam KKN ini serta bentuk pelaksanaannnya. Dengan adanya laporan ini diharapkan program -program KKN PPM yang telah dilaksanakan dapat memberikan kontribusi riil yang dirasakan masyarakat, tepat guna dan berdampak positif terhadap kualitas hidup masayarakat, dapat berjalan lancar tanpa menemui hambatan-hambatan yang berarti. serta dapat berjalan sukses sesuai tujuan yang diinginkan. Ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada berbagai pihak yang sudah membantu terselesaikannya Laporan Rencana Kegiatan ini, kepada : Bapak Muslim Mahardika sebagai DPL Bapak sebagai Camat Kalibawang Bapak sebagai Lurah Banjarasri Bapak Darmo sebagai Kepala Dukuh Ganasari Masyarakat Dukuh Ganasari Rekan-rekan Sub Unit Ganasari Rakan-rekan unit Banjarasri, serta Berbagai pihak lain yang turut membantu dalam pembuatan laporan ini. Demikian Laporan ini dibuat, semoga dapat memberi kontribusi yang positif terhadap kesuksesan program KKN PPM ini. Akhirnya, kami memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas segala kekurangan dan kesalahan yang mungkin ditemui dalam pembuatan Laporan ini. Sub Unit Ganasari, Banjarasri

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
(Individu)

KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN : 2010 SUBUNIT UNIT KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI : GANASARI : BANJARASRI : KALIBAWANG : KULONPROGO : D.I. YOGYAKARTA

Disusun oleh : Nama Mahasiswa : Sakina Nusarifa Tantri Nomor Mahasiswa : 07/251964/EK/16631

BIDANG PENGELOLAAN KKN-PPM, PENGEMBANGAN UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

I. LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN

Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga program-program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat dengan tema

³Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Pemanfaatan Potensi Wilayah Desa Banjarasri di Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo´ bertempat di Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang dilaksanakan dari tanggal 5 Juli 2010 sampai 31 Agustus 2010. Sebelum masa KKN dilakukan obeservasi terlebih dahulu dari Januari sampai Juni, dengan tujuan untuk memastikan tempat tinggal dan kebutuhan selama KKN yang harus kami persiapkan. Selain itu observasi juga untuk memantau lingkungan dan kondisi masyarakat setempat yang nantinya akan digunakan sebagai patokan pembuatan program. Di Desa tersebut kami ditempatkan di 3 dukuh, yaitu Ganasari, Paras, Kalijeruk. Pada minggu pertama di pondokan KKN kami menyusun rencana program unit dan sub unit. Program unit disusun dengan berpatokan pada tema KKN yang telah disahkan LPPM. Untuk program sub unit perorangan disusun dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan warga setempat. Adapun KKN yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga dukuh Ganasari yang menjadi sasaran KKN pada khususnya dan warga Desa Purwoharjo pada umumnya. Program yang kami susun dilaksanakan selama 6 minggu waktu kerja efektif. Selama pelaksanaan program-program tersebut kami mendapat bantuan dari warga setempat baik bantuan moral maupun bantuan tenaga. Program yang kami rencanakan secara umum dapat dikatakan berjalan dengan lancar. Tentu saja program-program kami tidak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa adan ya bantuan dan partisipasi dari masyarakat. Dari sana terjalin suatu kerja sama yang cukup baik antara warga dengan mahasiswa KKN. Selama pelaksanaan program KKN PPM dengan tema ³Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Pemanfaatan Potensi Wilayah Desa Banjarasri di Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo´, bertempat di Desa

Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang dilaksanakan dari tanggal 5 Juli 2009 sampai 31 Agustus 2010 telah dilaksanakan 6 program yaitu : a. Program Tema :

1. Perawatan Instalasi Biogas 2. Pemberian Pelajaran Tajwid di TPA 3. Outbond TPA 4. Pelatihan Kerajinan Tangan PAUD

b. Program Non tema

:

1. Bimbingan Belajar untuk Kelas 3 SD 2. Pengadaan Lomba Gobak Sodor

1. Perawatan Instalasi Biogas Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sains-Tek / ST-T : 07.2.3.01/ ST-T 12 : Inter-Disipliner (ID) dengan No. Kode SHT-01

Perawatan Instalasi Biogas merupakan kegiatan interdisipliner dengan klustersosial-humaniora yaitu Penyuluhan Biogas kepada masyarakat.

Perwawatan Instalasi Biogas ini merupakan salah satu program pokok tema dari KKN PPM yang dilaksanakan di desa Banjarasri. Perawatan instalasi biogas merupakan program yang berkesinambungan dengan pembuatan instalasi bak penampung, kubah, dan saluran feses. Instalasi biogas dilakukan di rumah salah satu warga dukuh Ganasari, yaitu Bapak Sudiyanto, dengan alasan bahwa selain beliau memiliki 2 ekor sapi, lokasi pembuatan biogas cukup potensial. Perawatan instalasi biogas ini dilakukan sejak awal pembuatan bak penampung dan kubah, mulai dari memantau pemasangan bata hingga pengecoran, juga mengecek kelayakan dan kebersihan bak penampung feses. Kegiatan perawatan instalasi biogas dilaksanakan mulai tanggal 8 Agustus 2010 sampai dengan 27 Agsutus 2010. Kegiatan awal yang dilakukan adalah melakukan peninjauan tempat, kemudian memantau pembelian bahan -bahan dan

alat yang diperlukan untuk pembuatan bak penampung, kubah, dan saluran. Setelah mengecek bahan-bahan yang diperlukan, selanjutnya hanya mengawasi jalannya pembuatan bak penampung hingga selesai. Pembersihan bak penampung juga dilakukan ketika terjadi hal-hal yang tidak direncanakan, seperti hujan deras secara tiba-tiba. Selanjutnya, mengecek bahan-bahan untuk membuat kubah, memantau pengerjaan, membantu membersihkan kubah setelah jadi. Setelah pembuatan kubah, maka dilakukan pengecekan gas metan, yang dilakukan dengan memasang balon sebagai indikator adanya gas yang dihasilkan. Ketika gas mulai dihasilkan, maka dilakukan pemasangan pipa dan saluran fe ses. Pengecekan pipa saluran gas dan feses sangat penting untuk mencegah terjadinya kebocoran pada pipa atau paralon. Pengecekan dilakukan secara rutin. Yang terakhir adalah pemasangan manometer untuk mengetahui tekanan gas yang dihasilkan. Dengan pengecekan dan pemantauan yang rutin, maka dapat dihasilkan api yang berwarna biru dan baik digunakan untuk memasak.

Faktor pendukung dilaksanakannya kegiatan ini : Karena adanya tim yang solid dalam pembuatan instalasi biogas dan perhatian dari tim yang begitu besar terhadap kelayakan dan kebersihan bak penampung serta kubah, maka kinerja program perawatan instalasi biogas dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Faktor penghambat yang dihadapi selama ujicoba alat pencetak antara lain : Kurangnya peralatan yang memadai untuk mendeteksi adanya kebocoran pada saluran gas.

2. Pemberian Pelajaran Tajwid di TPA Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosio-Humaniora/ SH : 07.2.3.01 / ST-T 27 : Mono-Disipliner (MD)

Pemberian pelajaran tajwid di TPA merupakan hal yang mendasar bagi anak-anak di TPA untuk dapat membaca Al-Quran dengan baik sesuai dengan

ketentuan. Tujuan dari pemberian pelajaran tajwid di TPA adalah untuk memperdalam pemahaman anak-anak dalam hal membaca Al-Quran dengan lafadz yang benar, fasih, dan tidak menimbulkan salah penafsiran dalam jangka panjangnya. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan cara berkelompok sejak awal dimulainya kinerja KKN. Anak-anak yang berkumpul di masjid At-Taqwa Ganasari lalu berkumpul sesuai kelompok masing-masing kemudian mengikuti pelajaran yang disediakan oleh tim KKN yang berupa pelajaran membaca Iqra¶, mendengarkan dongeng nabi, pelatihan doa, pelajaran tajwid, dan lain-lain. Setiap kelompok mengikuti salah satu pelajaran yang diberikan secara bergilir. TPA dilakukan setiap hari Senin dan Kamis, setelah shalat Ashar hingga menjelang magrib. Bahan-bahan yang diperlukan dalam memberikan pelajaran tajwid antara lain buku tajwid, Al-Quran, buku doa, alat tulis, dan kertas. Setiap kegiatan pelajaran ilmu tajwid, diawali dengan pembukaan yaitu membaca doa, dan diakhiri pula dengan membaca doa penutup. Secara berkala dilakukan evaluasi untuk menilai sejauh mana anak-anak dapat membaca Al-Quran dengan baik..

Faktor pendukung jalannya kegiatan antara lain : Adanya tenaga pengajar yang saling membantu dapat memperlancar jalannya kegiatan TPA dengan lancar.

Faktor penghambat jalannya kegiatan : Keterbatasan dalam penyediaan sarana dan prasarana seperti meja dan alat tulis memberikan pengaruh dalam efektivitas pelaksanaan program ini. Selain itu, antusiasme anak-anak yang semakin menurun menyebabkan program kurang berjalan secara maksimal.

3. Outbond TPA Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosio-Humaniora / SH : 15.1.2.07 / ST-35 : Mono-Disipliner (MD)

Outbond TPA merupakan program tema yang bersifat refreshing bagi anak-anak di dukuh Ganasari. Pengadaan outbond ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang santai, gembira, dan bersemangat dalam belajar segala sesuatu di lingkungan yang terbuka. Program ini bersifat terbuka, tidak hanya diikuti oleh anak-anak TPA saja, tetapi juga remaja-remaja yang ada. Outbond dilaksanakan selama 2 jam di lingkungan sekitar dukuh Ganasari setiap hari Minggu pagi dan di lokasi yang berbeda-beda setiap minggunya agar peserta tidak mengalami kebosanan. Outbond tidak selalu dilakukan dengan persiapan peralatan yang rumit. Yang terpenting adalah tujuan dari program ini tercapai, yaitu memberikan penyegaran, suasana belajar yang santai, dan memberikan keleluasaan dalam mengenal banyak hal termasuk Allah swt.dan segala ciptaann-Nya di lingkungan terbuka.

Faktor pendukung jalannya kegiatan : Banyaknya anak-anak yang kompak dan kooperatif dalam mengikuti kegiatan ini dapat membuat kegiatan berjalan dengan lancar.

Faktor penghambat jalannya kegiatan: Kekompakan anak-anak yang kurang diimbangi dengan semangat yang tingi dari fasilitator membuat kegiatan ini tidak berjalan secara maksimal.

4. Pelatihan Kerajinan Tangan PAUD Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosio-Humaniora / SH : 15.1.2.07 / ST-36 : Mono-Disipliner (MD)

Program ini merupakan program tema dukuh Ganasari. Tujuannya adalah untuk membantu pengajaran di PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan mengembangkan kreativitas anak-anak usia dini dalam hal membuat kerajinan tangan. Dalam membantu pengajaran di PAUD, tim KKN membagi kelompok-

kelompok anak yang tiap kelompik mendapatkan pengajaran yang berbeda-beda setiap pertemuannya, salah satunya adalah pelatihan kerajinan tangan. Pengajaran di PAUD dilakukan dengan cara bekerjasama antara tenaga pengajar dari tim KKN dan tenaga pengajar dari pihak PAUD itu sendiri. Kegiatan dilaksanakan setiap hari Rabu dan Sabtu secara rutin, kecuali jika ada warga yang meninggal atau punya hajat, dan saat liburan sekolah. Program pelatihan kerajinan tangan PAUD ini terdiri atas pelatihan membentuk plastisin, menggunting dan menempel, mencocok kertas bergambar, meronce, dan lain sebagainya.

Faktor pendukung berjalannya kegsiatan ini adalah : Sarana dan prasarana pengajaran yang tidak sulit untuk disiapkan dapat meringankan kerja tim KKN sehingga persiapan materinya tidak terlalu memberatkan.

Faktor penghambat pelaksanaan : Keterbatasan tenaga pengajar yang siap siaga dari pihak PAUD membuat kinerja program ini sedikit terhambat.

5. Bimbingan Belajar untuk Kelas 3 SD Kluster : Sosio-Humaniora / SH : 11.1.1.01 / SH 10

No. Sektor/Kode

Sifat Program : Mono-Disipliner (MD)

Program ini merupakan salah satu kegiatan non-tema yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SD mengenai pelajaran-pelajaran baik yang telah diberikan di sekolah, maupun yang belum pernah diberikan. Kegiatan bimbingan belajar ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan Jumat, dengan mata pelajaran dan materi yang berbeda-beda setiap pertemuannya. Selain hari Selasa dan Jumat, anak-anak pun bisa datang ke pondokan untuk meminta pertolongan dalam mengerjakan PR yang kurang dapat dimengerti.

Kegiatan bimbingan belajar ini dilaksanakan di Masjid At-Taqwa Ganasari, yang strategis karena dekat dengan lingkungan tempat tinggal anakanak, dan memiliki suasana yang nyaman untuk kegiatan belajar.

Faktor pendukung berjalannya kegiatan ini adalah : Semangat dari beberapa anak yang menggebu biasanya berpengaruh pada anak-anak lain sehingga ikut bersemangat. Selain itu, ketersediaan buku-buku pelajaran untuk SD sangat mendukung berjalannya kegiatan bimbingan belajar ini.

Faktor penghambat pelaksanaan : Antusiasme anak-anak yang semakin menurun menyebabkan

terhambatnya kegiatan bimbingan belajar ini.

6. Pengadaan Lomba Gobak Sodor Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosio-Humaniora / SH : 11.1.1.01 / SH 10 : Mono-Disipliner (MD)

Lomba Gobak Sodor merupakan programnon tema yang dilaksanakan dengan tujuan memperingati hari kemerdekaan RI (pelaksanaannya pada saat sebelum puasa Ramadhan). Lomba Gobak Sodor dilakukan untuk dua kategori, yaitu kategori anak-anak dan ibu-ibu. Dengan kegiatan lomba ini, semangat nasionalisme warga akan meningkat, selain itu juga lomba ini dapat melestarikan permainan tradisional Gobak Sodor. Perlombaan ini diikuti oleh 3 tim ibu-ibu dan 5 tim anak-anak, ditambah satu tim dari mahasiswa KKN.

Faktor pendukung berjalannya kegiatan ini adalah : Semangat dari beberapa anak-anak serta ibu-ibu di dukuh Ganasari membuat kegiatan ini berjalan dengan lancar, ramai, dan menyenangkan.

Faktor penghambat pelaksanaan :

Salah satu hambatan yang timbul adalah masalah waktu. Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan hingga sore hari menyebabkan pekerjaan rumah anak anak dan beberapa ibu-ibu terbengkalai.

I.

KESIMPULAN

Melihat dari kegiatan-kegiatan dan program-program yang telah dijalankan dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan program kerja KKN PPM UGM 2009 di Desa Banjarasri telah terlaksana dengan baik. Secara keseluruhan program-program KKN dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya dukungan dan kerjasama yang baik dari tim KKN, warga masyarakat Desa Banjarasri,khususnya Dukuh Ganasari, serta pihak-pihak lain yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung. Program yang telah dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat dan kesinambungan tersendiri bagi mahasiswa itu sendiri maupun warga masyarakat Dukuh Ganasari. KKN juga dapat menjadi media pembelajaran untuk bersosialisasi dalam masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di universitas sekaligus belajar membina kerjasama dengan teman baru dan masyarakat. Selain itu, KKN juga dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan ataupun kesejahteraan masyarakat di Dukuh Ganasari, Desa Banjarasri, kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulon Progo. Akhirnya kami berharap agar KKN menjadi wadah dalam membangun rasa tanggung jawab, sikap mandiri, toleransi sekaligus memupuk sikap saling menghormati dalam masyarakat. Dengan KKN, diharapkan mahasiswa dapat mempelajari kondisi dalam kehidupan bermasyarakat dan mampu beradaptasi sehingga nantinya akan siap jika sudah tiba saatnya untuk terjun atau bekerja dalam masyarakat

II.

SARAN

Setelah berbagai kegiatan KKN dilaksanakan di Dukuh Ganasari, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo selama dua bulan ini, dapat diberikan beberapa saran sebagai berikut : 1. Diperlukan adanya pemahaman bagi warga masyarakat di pedukuhan bahwa hendaknya parameter keberhasilan pelaksanaan kegiatan KKN tidak hanya dinilai dari materi maupun prasarana fisik yang diciptakan, tetapi juga dinilai dari sisi terbangunnya empati warga untuk menjaga sarana fisik dan materi yang telah dibangun. 2. Perlunya pemahaman khusus bagi warga bahwa mahasiswa KKN tidak selalu dapat mengakomodasi seluruh kepentingan warga, terutama pembangunan sarana fisik karena adanya keterbatasan waktu, tenaga, maupun biaya yang digunakan untuk operasional KKN di lokasi masingmasing. 3. Pentingnya kerjasama yang baik antara KKN dengan warga maupun perangkat desa perlu ditekankan dan dibina karena hal ini terkait dengan indikasi apakah suatu program terlaksana ataupun tidak. Maka dari itu, kerjasama antara warga dengan mahasiswa KKN menjadi sautu hal yang penting untuk dapat melihat keterlibatan warga masyarakat di dalam program-program KKN. 4. Program-program kegiatan KKN hendaknya bersifat mendidik

kemandirian dan merangsang kreativitas masyarakat, bukan terus-menerus member ³umpan´ kepada masyarakat.

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
(Individu)

KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN : 2010 SUBUNIT UNIT KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI : GANASARI : BANJARASRI : KALIBAWANG : KULONPROGO : D.I. YOGYAKARTA

Disusun oleh : Nama Mahasiswa : Puspita Rani Haniefidyanti Nomor Mahasiswa : 07/252151/EK/16670

BIDANG PENGELOLAAN KKN-PPM, PENGEMBANGAN UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

I. LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga program-program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat dengan tema

³Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Pemanfaatan Potensi Wilayah Desa Banjarasri di Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo´ bertempat di Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang dilaksanakan dari tanggal 5 Juli 2010 sampai 31 Agustus 2010. Sebelum masa KKN dilakukan obeservasi terlebih dahulu dari Januari sampai Juni, dengan tujuan untuk memastikan tempat tinggal dan kebutuhan selama KKN yang harus kami persiapkan. Selain itu observasi juga untuk memantau lingkungan dan kondisi masyarakat setempat yang nantinya akan digunakan sebagai patokan pembuatan program. Di Desa tersebut kami ditempatkan di 3 dukuh, yaitu Ganasari, Paras, dan Kalijeruk. Pada minggu pertama di pondokan KKN kami menyusun rencana program unit dan sub unit. Program unit disusun dengan berpatokan pada tema KKN yang telah disahkan LPPM. Untuk program sub unit perorangan disusun dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan warga setempat. Adapun KKN yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga dukuh Ganasari yang menjadi sasaran KKN pada khususnya dan warga Desa Banjarasri pada umumnya. Program yang kami susun dilaksanakan selama 7 minggu waktu kerja efektif. Selama pelaksanaan program-program tersebut kami mendapat bantuan dari warga setempat baik bantuan moral maupun bantuan tenaga. Program yang kami rencanakan secara umum dapat dikatakan berjalan dengan lancar. Tentu saja program-program kami tidak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya bantuan dan partisipasi dari masyarakat. Dari sana terjalin suatu kerja sama yang cukup baik antara warga dengan mahasiswa KKN. Selama pelaksanaan program KKN PPM dengan tema ³Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Pemanfaatan Potensi Wilayah Desa Banjarasri di Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo´, bertempat di Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang

dilaksanakan dari tanggal 5 Juli 2009 sampai 31 Agustus 2010 telah dilaksanakan 5 program yaitu : a. Program Tema :

1. Survei dan Penentuan Lokasi Biogas 2. Pelatihan Menggambar dan Mewarnai PAUD 3. Pengadaan Alat-alat PAUD 4. Latihan Bacaan Shalat

b. Program Non tema : 5. Bimbingan Belajar untuk Kelas 1 SD 6. Pengadaan Buku SD 7. Persiapan Nonton Bareng Piala Dunia 2010 8. Lomba Makan Kerupuk 9. Lomba Balap Kelereng

1. Survei dan Penentuan Lokasi Biogas Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sainstek / ST-T : 07.2.3.01/ : Inter-Disipliner (ID) dengan No. Kode SHT-01

Survei dan Penentuan Lokasi Biogas ini merupakan salah satu bagian dari program pokok tema di Desa Banjarasri. Tujuan diadakan survei dan penentuan lokasi biogas adalah untuk memperoleh tempat pembuatan instalasi biogas yang layak dan memenuhi syarat. Tempat yang potensial untuk dijadikan dibuat instalasi biogas harus memenuhi syarat antara lain memiliki hewan ternak (sapi) sebagai bahan baku biogas, kandang sapi yang berlantai cor-an, luas area memungkinkan untuk pembuatan instalasi, dan kandang yang berjarak cukup jauh dengan rumah agar gas metana yang dihasilkan tidak terlalu menyengat. Kegiatan survei dan penetuan lokasi biogas ini dilaksanakan mulai tanggal 13 Juli 2010 sampai dengan 26 Juli 2010. Kegiatan awal yang dilakukan adalah survei tempat, kemudian dilakukan monografi hewan ternak untuk mengetahui persebaran ternak di dukuh Ganasari dan kapabilitas ternak dalam

menghasilkan kotoran, serta menghitung perkiraan biaya pembuatan dan anggaran yang dibutuhkan. Setelah mendapatkan tempat yang potensial untuk dijadikan lokasi instalasi, kami memohon izin kepada pemilik kandang yaitu Bapak Sudiyanto. Setelah izin diperoleh, lokasi dibersihkan dari rumput dan sampah agar instalasi yang akan dibangun tidak kotor dan terganggu.

Faktor pendukung dilaksanakannya kegiatan ini : Karena sebagian besar warga dusun Ganasari memiliki 2 ekor sapi dan lahan yang cukup luas maka menemukan tempat yang potensial untuk dijadikan lokasi pembuatan instalasi biogas bisa dilakukan secara cepat. Selain itu antusiasme warga terhadap sumber energi alternatif juga mendorong permohonan izin pemakaian tempat menjadi lebih mudah.

Faktor penghambat yang dihadapi selama survei antara lain : Minimnya pengalaman dan pengetahuan tentang persebaran hewan ternak di dukuh Ganasari pada awal masa KKN menyulitkan penentuan lokasi yang paling potensial untuk dijadikan percontohan instalasi biogas.

2. Pelatihan Menggambar dan Mewarnai PAUD Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosio-Humaniora / SH: 11.1.1.02/ : Mono-Disipliner (MD)

Pelatihan Menggambar dan Mewarnai untuk PAUD merupakan salah satu bagian dari program pokok tema di Desa Banjarasri. Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk melatih keterampilan dan perkembangan syaraf motorik bagi anak usia 3-5 tahun. Pelatihan ini penting karena pada usia 3-5 tahun anakanak membutuhkan pelatihan agar perkembangan kreatifitasnya maksimal. Pelatihan Menggambar dan Mewarnai merupakan program rutin selama masa KKN berjalan yang dilaksanakan setiap kegiatan PAUD berlangsung, yaitu pada hari Rabu dan Jumat, mulai tanggal 17 Juli sampai 25 Agustus 2010.

Faktor pendukung jalannya kegiatan antara lain : Hampir seluruh anak-anak peserta PAUD di dukuh Ganasari telah belajar menggambar dan mewarnai secara rutin sebelumnya, sehingga program ini dapat berjalan secara lancar.

Faktor penghambat jalannya kegiatan : Penyelenggaraan kegiatan PAUD yang sering tidak berjalan karena kekurang-aktifan orang tua siswa dan guru pengajar membuat program ini beberapa kali tertunda pelaksanaannya.

3. Pengadaan Alat-alat PAUD Kluster : Sosio-Humaniora : 11.1.1.03/ No. Sektor/Kode

Sifat Program : Inter-Disipliner (ID)

Pengadaan alat PAUD ini merupakan salah satu bagian dari program pokok tema di Desa Banjarasri. Program bertujuan untuk melengkapi peralatan bermain anak-anak usia dini di dukuh Ganasari yang semakin meningkat setiap tahunnya. Alat-alat yang diberikan antara lain berupa puzzle berbentuk binatang, gambar-gambar alat transportasi, bantalan cap, dan permainan h uruf dan angka. Diharapkan dengan alat permainan ini peserta PAUD di dukuh Ganasari dapat belajar mengenal jenis-jenis binatang, alat transportasi, serta melatih kemampuan nalar dan psikomotor. Faktor pendukung jalannya kegiatan : Pengadaan alat-alat PAUD dapat berjalan dengan sukses karena banyaknya anak usia dini yang aktif mengikuti program PAUD di dukuh Ganasari, serta dukungan sponsor yang membantu memberikan alat-alat permainan yang sesuai untuk anak usia 3-5 tahun.

Faktor penghambat jalannya kegiatan: Kegiatan PAUD sering tidak berlangsung karena kekurangaktifan orang tua murid atau guru pengajar sehingga pengadaan alat-alat PAUD tertunda.

4. Latihan Bacaan Shalat Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosio-Humaniora/ SH : 15.1.1.02 : Inter-Disipliner (ID)

Program Latihan Bacaan Shalat termasuk dalam program Taman Pendidikan Al Quran yang menjadi salah satu program tema di dukuh Ganasari. Tujuannya diadakannya program ini adalah untuk mengajarkan bacaan shalat pada anak-anak terutama shalat fardhu. Kegiatan ini dimulai dari mengajarkan anak pada niat wudhu, niat shalat, kemudian mengajarkan lafaz bacaan-bacaan dalam shalat dan surat-surat pendek dengan baik dan benar. Diharapkan setelah program ini selesai anak-anak dukuh Ganasari dapat menjalankan shalat secara teratur dengan bacaan yang sesuai. Program ini dilaksanakan secara rutin 2 kali dalam seminggu yaitu pada hari Senin dan Kamis selama masa KKN yaitu mulai tanggal 14 Juli sampai dengan 25 Agustus 2010.

Faktor pendukung jalannya kegiatan : Banyaknya anak usia 6-12 tahun atau kelas 1-6 SD yang bertempat tinggal di dukuh Ganasari serta antusiasme yang besar untuk belajar menyebabkan program ini bisa berjalan dengan lancar.

Faktor penghambat jalannya kegiatan: Kurangnya kemampuan anak-anak dukuh Ganasari dalam membaca AlQur¶an serta lemahnya dorongan dan contoh dari lingkungan sekitar untuk melaksanakan shalat secara tepat waktu menyebabkan anak-anak membutuhkan waktu yang relatif lama untuk menyerap pelajaran.

5. Bimbingan Belajar untuk Kelas 1 SD Kluster : Sosio-Humaniora/ SH : 11.1.1.01

No. Sektor/Kode

Sifat Program : Inter-Disipliner (ID)

Program ini merupakan program non tema dukuh Ganasari. Tujuannya adalah untuk membantu anak-anak khususnya yang masih duduk di kelas 1 SD dalam hal pelajaran sekolah, termasuk menyelesaikan pekerjaan rumah dan materi pelajaran yang kurang dipahami. Bimbingan belajar untuk kelas 1 SD merupakan program yang berlangsung secara rutin selama masa KKN dan dilaksanakan 2 kali dalam seminggu yatu pada hari Selasa dan Jum¶at. Kegiatan ini menggunakan buku cetak, fotocopi soal latihan, dan modul pembelajaran. Pengajaran dilakukan dengan sistem belajar secara perorangan.

Faktor pendukung berjalannya kegsiatan ini adalah : Banyaknya anak-anak yang berpartisipasi dengan aktif dengan

menanyakan materi pelajaran yang belum dipahami. Tempat pelaksanaan program, yaitu di rumah Pak Triyanto dan masjid At-Taqwa, yang kenyamannya sangat terjaga juga mendorong kesuksesan program ini.

Faktor penghambat pelaksanaan : Metode pengajaran kurang variatif dan kurangnya sumber materi untuk pengajaran menyebabkan sedikit kesulitan dalam menerangkan materi pelajaran.

6. Pengadaan Buku SD Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosial-Humaniora / SH : 19.2.1.01 / : Inter-Disipliner (ID)

Pengadaan buku SD merupakan program non tema di dukuh Ganasari. Buku SD diperoleh dari sponsor yaitu Penerbit Erlangga, kemudian diserahkan ke SD Negeri Candirejo, kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulonprogo. Tujuan pengadaan buku teks untuk sekolah dasar adalah untuk melengkapi buku pelajaran yang ada di sekolah, sehingga siswasiswi SD Negeri Candirejo memperoleh tambahan ilmu pelajaran yang lebih beragam.

Faktor pendukung berjalannya kegsiatan ini adalah : Dukungan dari sponsor yaitu Penerbit Erlangga, yang memberikan berbagai macam buku pelajaran untuk kelas 1 sampai 6 SD membuat program pengadaan buku SD berjalan dengan lancar.

Faktor penghambat pelaksanaan : Beberapa buku teks yang di serahkan ke sekolah tidak digunakan secara aktif dalam kegiatan belajar-mengajar di SD Negeri Candirejo, sehingga hanya berfungsi sebagai sumber tambahan materi.

7. Persiapan Nonton Bareng Piala Dunia 2010 Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosial-Humaniora / SH : 19.2.1.01 / : Inter-Disipliner (ID)

Nonton Bareng Piala Dunia ini merupakan salah satu kegiatan nontema yang bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi, sebagai ajang temu sapa serta dapat menjadi kegiatan berbagi setelah padatnya aktivitas warga yang setiap pagi selalu pergi ke sawah dan ketika mendekati sore mereka kembali ke rumah masing-masing.

Faktor pendukung berjalannya kegiatan ini adalah : Banyaknya warga masyarakat yang menyukai olah raga sepak bola membuat antusiasme menyaksikan jalannya pertandingan final PIala Dunia 2010 menjadi tinggi.

Faktor penghambat pelaksanaan: Banyaknya jumlah warga yang hadir tidak diprediksi sebelumnya, sehingga tempat acara terasa sempit dan jumlah konsumsi kurang.

8. Lomba Makan Kerupuk

Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program

: Sosio-Humaniora/ SH : 11.1.1.04 : Inter-Disipliner (ID)

Program ini merupakan salah satu kegiatan non-tema yang bertujuan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 55, sekaligus mempererat hubungan silaturrahmi antar warga serta mengajarkan nilai-nilai sportivitas dan perjuangan kepada anak-anak dukuh Ganasari.

Faktor pendukung berjalannya kegiatan ini adalah : Banyaknya anak-anak usia dibawah 15 tahun di dukuh Ganasari, serta semangat yang tinggi dalam mengikuti pertandingan membuat acara ini dapat terselenggara dengan baik.

Faktor penghambat pelaksanaan: Jarak umur yang terlalu jauh antara satu anak dengan anak lain menyebabkan hasil pertandingan kurang obyektif dan adil .

9. Lomba Balap Kelereng Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosio-Humaniora/ SH : 11.1.1.04 : Inter-Disipliner (ID)

Program ini merupakan salah satu kegiatan non-tema yang bertujuan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 55, sekaligus mempererat hubungan silaturrahmi antar warga serta mengajarkan nilai-nilai sportivitas dan perjuangan kepada anak-anak dukuh Ganasari.

Faktor pendukung berjalannya kegiatan ini adalah : Banyaknya anak-anak usia dibawah 15 tahun di dukuh Ganasari, serta semangat yang tinggi dalam mengikuti pertandingan membuat acara ini dapat terselenggara dengan baik.

Faktor penghambat pelaksanaan: Jarak umur yang terlalu jauh antara satu anak dengan anak lain membuat hasil pertandingan kurang obyektif dan adil .

III.

KESIMPULAN Melihat dari kegiatan-kegiatan dan program-program yang telah

dijalankan dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan program kerja KKN PPM UGM 2010 di Desa Banjarasri telah terlaksana dengan baik. Secara keseluruhan program-program KKN dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya dukungan dan kerjasama yang baik dari rekan mahasiswa KKN, warga masyarakat Desa Banjarasri, serta pihak-pihak lain yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung. Program yang telah dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat dan kesinambungan tersendiri bagi mahasiswa maupun warga masyarakat Dukuh Ganasari. KKN juga dapat menjadi media pembelajaran untuk bersosialisasi dalam masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di universitas sekaligus belajar membina kerjasama dengan teman baru dan masyarakat. Sedangkan KKN dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk

meningkatkan pengetahuan ataupun kesejahteraan masyarakat di Desa Banjarasri, kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulon Progo. Akhirnya kami berharap agar KKN menjadi wadah dalam membangun rasa tanggung jawab, sikap mandiri, toleransi sekaligus memupuk sikap saling menghormati dalam masyarakat. Dengan KKN, diharapkan mahasiswa dapat mempelajari kondisi dalam kehidupan bermasyarakat dan mampu beradaptasi sehingga nantinya akan siap jika sudah tiba saatnya untuk terjun atau bekerja dalam masyarakat

IV.

SARAN Setelah melaksanakan berbagai kegiatan selama melaksanakan KKN di

Dukuh Ganasari, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo dua bulan ini, dapat diberikan beberapa saran sebagai berikut :

5. Diperlukan pengenalan akan KKN yang lebih luas kepada masyarakat sekitar sehingga antusiasme masyarakat akan program ± program KKN lebih nyata terlihat. 6. Perlu ditekankan pada masyarakat di lokasi KKN bahwa parameter keberhasilan pelaksanaan kegiatan KKN tidak hanya dari materi maupun prasarana fisik yang ditinggalkan melainkan juga dari sisi terbangunnya empatisme warga untuk menjaga sarana fisik dan materi yang telah terbangun. 7. Perlu ditekankan pada masyarakat bahwa KKN bukan manusia yang serba bisa yang dapat mengakomodasi semua keinginan warga terutama pembangunan prasarana fisik karena adanya keterbatasan waktu, tenaga, maupun biaya yang digunakan untuk operasional KKN di lokasi masingmasing. 8. Diperlukan pengenalan akan KKN yang lebih luas kepada masyarakat sekitar sehingga antusiasme masyarakat akan program ± program KKN lebih nyata terlihat.. 9. Kerjasama yang baik antara KKN dengan warga maupun perangkat desa perlu ditingkatkan karena menyangkut terlaksananya dan keberlangsungan program. 10. Program-program kegiatan KKN hendaknya bersifat mendidik

kemandirian dan merangsang kreativitas masyarakat.

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
(Individu)

KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN : 2010 SUBUNIT UNIT KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI : KALIJERUK : BANJARASRI : KALIBAWANG : KULONPROGO : D.I. YOGYAKARTA

Disusun oleh : Nama Mahasiswa : Anindito Prabowo Nomor Mahasiswa : 07/250494/SP/21973

BIDANG PENGELOLAAN KKN-PPM, PENGEMBANGAN UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

I. LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan berkat-Nya sehingga program-program kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar. Kuliah Kerja Nyata ini dilaksanakan pada tanggal 5 Juli±31 Agustus 2010 dengan Tema KKN yaitu ³Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Potensi Wilayah Desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulonprogo Sebelum masa KKN dilakukan obeservasi terlebih dahulu dari Mei sampai Juni, dengan tujuan untuk memastikan tempat tinggal dan kebutuhan selama KKN yang harus kami persiapkan. Selain itu observasi juga untuk memantau lingkungan dan kondisi masyarakat setempat. Yang nantikan akan digunakan sebagai patokan pembuatan program. Di desa tersebut kami ditempatkan di 3 dukuh, yaitu: Ganasari, Paras, dan Kalijeruk. Pada minggu pertama di pondokan KKN kami menyusun rencana program unit dan sub unit. Program unit disusun dengan berpatokan pada tema KKN yang telah disahkan LPPM. Untuk program sub unit perorangan disusun dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan warga setempat. Adapun KKN yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga dukuh yang menjadi sasaran KKN pada khususnya dan warga Dukuh ganasari Desa Banjarasri pada umumnya. Program yang kami susun dilaksanakan selama 6 minggu waktu kerja efektif. Selama pelaksanaan program-program tersebut kami mendapat bantuan dari warga setempat baik bantuan moral maupun bantuan tenaga. Program yang kami rencanakan secara umum dapat dikatakan berjalan dengan lancar. Tentu saja program-program kami tidak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya bantuan dan partisipasi dari masyarakat. Dari sana terjalin suatu kerja sama yang cukup baik antara warga dengan mahasiswa KKN. Selama pelaksanaan program KKN PPM dengan tema ³Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Potensi Wilayah Desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulonprogo´, Yogyakarta yang dilaksanakan dari tanggal 5 Juli sampai 31 Agustus 2010 telah dilaksanakan 7 program yaitu :

a. Program Tema: 1. Pembuatan Starter Biogas 2. Pembenahan Administrasi PAUD 3. Pengadaan Buku Iqra¶ 4. Buka Puasa Bersama

b. Program Non tema

:

5. Bimbingan Belajar untuk Siswa Kelas 5 SD 6. Lomba Adzan 7. Lomba Joget Balon

1. Pembuatan Starter Biogas Kluster : Sainstek / ST

No. Sektor/Kode : / Sifat Program : Inter-Disipliner (ID)

Pembuatan Starter Biogas ini merupakan salah satu bagian dari program pokok tema di Dukuh ganasari yaitu Pembuatan Biogas. Penempatan Biogas di Dukuh Ganasari dikarena dukuh ini mempunyai potensi dan peluang yang cukup besar untuk mengembangkan biogas sebagai energi alternatif bagi masyarakat setempat. Tujuan dari biogas sendiri adalah untuk memanfaatkan kotoran sapi yang dapat digunakan sebagai energi alternatif. Serangkaian kegiatan dilaksanakan untuk membuat biogas dari kotoran sapi salah satunya yaitu pembuatan starter biogas. Pembuatan starter biogas sangat penting dalam pembuatan biogas. Pembuatan starter biogas ini penting untuk memacu bakteri agar menghasilkan gas. Kegiatan pembuatan starter ini dilaksanakan mulai tanggal 10 Juli sampai 18 Juli 2010. Alat yang digunakan untuk pemisahan feses ini adalah air, ember, sarung tangan, dan bambu.

Faktor pendukung pelaksanaan:

Pembuatan Starter Biogas merupakan rangkaian kegiatan dari pembuatan biogas sehingga perlu dilaksanakan dan masyarakat perlu mengetahui proses tersebut. Pembuatan starter biogas ini berguna untuk memacu bakteri sehingga biogas dapat mengeluarkan gas. Faktor penghambat pelaksanaan: Kurangnya peran serta warga dalam kegiatan pembuatan starter biogas sehingga pelaksanaan pembuatan starter biogas membutuhkan waktu yang lama.

2. Pembenahan Administrasi PAUD Kluster : Sosial-Humaniora / SH

No. Sektor/Kode : / Sifat Program : Mono-Disipliner (MD)

Program ini merupakan salah satu kegiatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di dusun Ganasari. Kegiatan PAUD dilaksanakan 2 kali dalam seminggu yaitu hari Rabu dan Sabtu. Setiap pertemuan saya menyiapkan daftar presensi. Tujuan dari Pembenahan Administrasi PAUD yaitu untuk memanajemen administrasi PAUD agar sistem yang ada di PAUD menjadi lebih tertata rapi.

Faktor pendukung pelaksanaan: Partisipasi dan antusias para pengajar PAUD dalam melakukan pembenahan terhadap administrasi. Faktor penghambat pelaksanaan: Terbatasnya pengetahuan warga dalam penyusunan administrasi PAUD.

3. Pengadaan Buku Iqra¶ Kluster : Sosial-Humaniora / SH No. Sektor/Kode : / Sifat Program : Mono-Disipliner (MD)

Program ini merupakan program tema dusun Ganasari. Tujuan diadakannya program ini adalah untuk melengkapi peralatan-peralatan di Masjid Ganasari, yaitu Buku Iqra¶. Anak-anak Dusun ganasari masih banyak yang belum lancar dalam membaca Iqra maupun Al-Qur¶an sehingga kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan.

Faktor pendukung pelaksanaan: Antusias anak-anak Ganasari dalam mempelajari Iqra¶ dan Al-Qur¶an. Faktor penghambat pelaksanaan: Terbatasnya dana KKN, sehingga hanya sedikit Buku Iqra¶ yang dapat disediakan.

4.

Bimbingan Belajar Siswa Kelas 5 SD Kluster : Sosio-Humaniora / SH

No. Sektor/Kode : / SH Sifat Program : Inter-Disipliner (ID)

Program ini merupakan program non tema dusun Ganasari. Tujuannya adalah untuk membantu siswa kelas 5 SD untuk mengambangkan ilmu pengetahuan di luar sekolah dan membantu siswa kelas 5 SD untuk mengerjakan PR yang mereka peroleh dari sekolah. Bimbingan belajar siswa kelas 5 SD ini dilakukan agar anak-anak dusun Ganasari mendapatkan fasilitator untuk belajar di luar sekolah. Bimbingan belajar siswa kelas 5 SD ini dilaksanakan dua kali dalam seminggu, yaitu pada hari Selasa dan Jum¶at sore.

Faktor pendukung pelaksanaan: Besarnya keinginan siswa kelas 5 SD untuk belajar dan menambah ilmu pengetahuan mereka.

Faktor penghambat pelaksanaan: Terbatasnya fasilitas pengajaran bagi siswa.

5.

Buka Puasa Bersama Kluster : Sosial-Humaniora / SH

No. Sektor/Kode : Sifat Program : Mono-Disipliner (MD)

Program ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan dalam rangka bulan suci Ramadhan. Tujuan dari dilaksanakannya program buka puasa bersama ini adalah untuk mempererat persaudaraan dan semakin menambah keakraban di antara warga dusun Ganasari. Program buka puasa bersama ini dilaksanakan sebanyak dua kali selama bulan Ramadhan, yaitu pada tanggal 15 Agustus 2010 dan 20 Agustus 2010.

Faktor pendukung pelaksanaan: Besarnya partisipasi warga dusun Ganasari dalam meramaikan acara buka puasa bersama. Faktor penghambat pelaksanaan: -

6.

Lomba Adzan Kluster No. Sektor/Kode : Sifat Program : Mono-Disipliner (MD) : Sosial-Humaniora / SH

Program ini merupakan salah satu kegiatan non tema yang merupakan kegiatan monodisipliner. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memeriahkan bulan suci Ramadhan dan mengembangkan potensi anak-anak dusun Ganasari dalam mengumandangkan Adzan. Dengan diadakannya kegiatan lomba Adzan ini, diharapkan anak-anak dusun Ganasari dapat lebih percaya diri dalam mengumandangkan Adzan. Kegaitan ini dilakukan dalam 1 hari, yaitu pada tanggal 12 Agustus 2010.

Faktor pendukung pelaksanaan: Banyaknya motivasi yang dilakukan para orang tua warga dusun Ganasari kepada anak-anak mereka untuk berpartisipasi dalam meramaikan acara lomba Adzan.

Faktor penghambat pelaksanaan: Masih ada anak-anak warga dusun Ganasari yang kurang percaya diri.

7.

Lomba Joget Balon Kluster No. Sektor/Kode : Sifat Program : Mono-Disipliner (MD) : Sosial-Humaniora / SH

Lomba joget balon merupakan salah satu program non tema yang bersifat mono-disipliner. Program lomba joget balon dilakukan dalam rangka meramaikan perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2010. Karena perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, maka untuk

mengantisipasi habisnya energi, program lomba joger balon diselenggarakan sebelum bulan suci Ramadhan, tepatnya pada tanggal 10 Agustus 2010 sore.

Faktor pendukung pelaksanaan: Banyaknya jumlah anak-anak di dusun Ganasari. Faktor penghambat pelaksanaan: -

V. KESIMPULAN Melihat dari kegiatan-kegiatan dan program-program yang telah dijalankan dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan program kerja KKN PPM UGM 2010 di Desa Banjarasri telah terlaksana dengan baik. Secara keseluruhan program-program KKN dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya dukungan dan kerjasama yang baik dari rekan mahasiswa KKN, warga

masyarakat Desa Banjarasri, serta pihak-pihak lain yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung. Program yang telah dijalankan diharapkan dapat memberikan man faat dan kesinambungan tersendiri bagi mahasiswa itu sendiri maupun warga masyarakat Dusun Ganasari. KKN juga dapat menjadi media pembelajaran untuk bersosialisasi dalam masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di universitas sekaligus belajar membina kerjasama dengan teman baru dan masyarakat. Sedangkan KKN dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan ataupun kesejahteraan masyarakat di Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Akhirnya kami berharap agar KKN menjadi wadah dalam membangun rasa tanggung jawab, sikap mandiri, toleransi sekaligus memupuk sikap saling menghormati dalam masyarakat. Dengan KKN, diharapkan mahasiswa dapat mempelajari kondisi dalam kehidupan bermasyarakat dan mampu beradaptasi sehingga nantinya akan siap jika sudah tiba saatnya untuk terjun atau bekerja dalam masyarakat

VI. SARAN Setelah melaksanakan berbagai kegiatan selama melaksanakan KKN di Dusun Ganasari, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo dua bulan ini, dapat diberikan beberapa saran sebagai berikut : 1. Diperlukan pengenalan akan KKN yang lebih luas kepada masyarakat sekitar sehingga antusiasme masyarakat akan program ± program KKN lebih nyata terlihat. 2. Perlu ditekankan pada masyarakat di lokasi KKN bahwa parameter keberhasilan pelaksanaan kegiatan KKN tidak hanya dari materi maupun prasarana fisik yang ditinggalkan melainkan juga dari sisi terbangunnya empatisme warga untuk menjaga sarana fisik dan materi yang telah terbangun. 3. Perlu ditekankan pada masyarakat bahwa KKN bukan manusia yang serba bisa yang dapat mengakomodasi semua keinginan warga terutama pembangunan prasarana fisik karena adanya keterbatasan waktu, tenaga,

maupun biaya yang digunakan untuk operasional KKN di lokasi masingmasing. 4. Diperlukan pengenalan akan KKN yang lebih luas kepada masyarakat sekitar sehingga antusiasme masyarakat akan program ± program KKN lebih nyata terlihat.. 5. Kerjasama yang baik antara KKN dengan warga maupun perangkat desa perlu ditingkatkan karena menyangkut terlaksananya dan keberlangsungan program. 6. Program-program kegaiatan KKN hendaknya bersifat mendidik

kemandirian dan merangsang kreativitas masyarakat.

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
(Individu)

KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN : 2010 SUBUNIT UNIT KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI : KALIJERUK : BANJARASRI : KALIBAWANG : KULONPROGO : D.I. YOGYAKARTA

Disusun oleh : Nama Mahasiswa : Lery Pebyanti Nomor Mahasiswa : 07/253929/SP/22129

BIDANG PENGELOLAAN KKN-PPM, PENGEMBANGAN UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

I. LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN

Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan berkat-Nya sehingga program-program kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar. Kuliah Kerja Nyata ini dilaksanakan pada tanggal 5 Juli sampai 31 Agustus 2010 dengan Tema KKN yaitu ³Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Potensi Wilayah Desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulon progo Sebelum masa KKN dilakukan observasi terlebih dahulu dilakukam yaitu dari bulan Mei sampai Juni, dengan tujuan untuk memastikan tema yang tepat untuk daerah tersebut, menentukan tempat tinggal dan kebutuhan selama KKN yang harus kami persiapkan. Selain itu observasi juga untuk memantau lingkungan dan kondisi masyarakat setempat. Yang nantikan akan digunakan sebagai patokan pembuatan program. Di Desa tersebut kami ditempatkan di 3 dukuh, yaitu: Ganasari, Paras, dan Kalijeruk. Pada minggu pertama di pondokan KKN kami menyusun rencana program unit dan sub unit. Program unit disusun dengan berpatokan pada tema KKN yang telah disahkan LPPM. Untuk program sub unit perorangan disusun dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan warga setempat. Adapun KKN yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga dukuh yang menjadi sasaran KKN pada khususnya dan warga Dukuh Ganasari Desa Banjarasri pada umumnya. Program yang kami susun dilaksanakan selama 6 minggu waktu kerja efektif. Selama pelaksanaan program-program tersebut kami mendapat bantuan dari warga setempat baik bantuan moral maupun bantuan tenaga. Program yang kami rencanakan secara umum dapat dikatakan berjalan dengan lancar. Tentu saja program-program kami tidak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya bantuan dan partisipasi dari masyarakat. Dari sana terjalin suatu kerja sama yang cukup baik antara warga dengan mahasiswa KKN.

Selama pelaksanaan program KKN PPM dengan tema ³Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Potensi Wilayah Desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulonprogo´, yang dilaksanakan dari tanggal 5 Juli sampai 31 Agustus 2010 telah dilaksanakan 7 program yaitu : a. Program Tema :

1. Pemisahan Feses Kotoran Sapi Untuk Biogas 2. Pelatihan Keterampilan Menyanyi Untuk PAUD 3. Pelatihan Membaca Iqra di TPA 4. Pelatihan Menulis Huruf Hijaiyah di TPA

b. Program Non tema : 5. Bimbingan Belajar untuk Kelas 2 SD 6. Lomba Mewarnai Kaligrafi 7. Pembinaan kegiatan PKK

1. Pemisahan Feses Kotoran Sapi Untuk Biogas Kluster : Sainstek / ST-T

No. Sektor/Kode : 02.3.2.05/ Sifat Program :

Pemisahan Feses ini merupakan salah satu bagian dari program pokok tema di Dukuh ganasari yaitu Biogas. Penempatan Biogas di Dukuh Ganasari karena dukuh ini mempunyai potensi dan peluang yang cukup besar yaitu banyaknya masyarakat yang berternak sapi sehingga kotoran sapi tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat biogas. Tujuan dari biogas sendiri adalah untuk memanfaatkan kotoran sapi yang dapat digunakan sebagai energi alternative. Serangkaian kegiatan dilaksanakan untuk membuat biogas dari kotoran sapi salah satunya yaitu pemisahan feses kotoran sapi. Pemisahan feses sangat penting dalam pembuatan biogas yaitu memisahkan kotoran sapi dari jerami. Pemisahan feses ini penting untuk memperlancar dalam memasukan kotoran sapi ke dalam kubah penampung. Kegiatan pemisahan feses kotoran sapi ini dilaksanakan mulai tanggal 13

Agustus Sampai 19 Agustus 2010. Alat yang digunakan untuk pemisahan feses ini adalah air, ember, sarung tangan, dan bambu.

Faktor pendukung dilaksanakannya kegiatan ini : Karena pemisahan feses merupakan rangkaian kegiatan dari pembuatan biogas sehingga perlu dilaksanakan dan masyarakat perlu mengetahui proses tersebut. Pemisahan feses ini untuk memisahkan kotoran sapi dari jerami sehingga mempermudah memasukan kotoran ke dalam tempat penampungan. Faktor penghambat yang dihadapi antara lain : Kurangnya peran serta warga dalam kegiatan pemisahan feses kotoran sapi karena waktu untuk melakukan kegiatan ini bertepatan dengan jam kerja masyarakat yaitu pergi ke ladang. sehingga pelaksanaan pemisahan feses kekurangan tenaga dan membutuhkan waktu yang lama.

2. Pelatihan Keterampilan Bernyanyi Untuk PAUD Kluster : Sosial-Humaniora / SH

No. Sektor/Kode : 11.2.1.01/ Sifat Program :

Program ini merupakan salah satu kegiatan pendidikan rutin bagi anakanak usia dini di dusun Ganasari. Kegiatan PAUD dilaksanakan 2 kali dalam seminggu yaitu hari Rabu dan Sabtu. Setiap pertemuan saya menyiapkan materi terlebih dahulu dan materi yang diberikan berbeda-beda setiap minggunya. Tujuan dari Kegiatan keterampilan Bernyanyi untuk PAUD yaitu untuk memberikan pengetahuan bagi anak-anak usia dini tentang lagu anakanak, lagu daerah, lagu nasional, dan alat musik. Anak-anak harus dikenalkan pengetahuan bernyanyi sejak dini, selain menambah pengetahuan bernyanyi kegiatan ini juga dapat menghibur anak-anak.

Faktor pendukung jalannya kegiatan antara lain : Partisipasi dan antusias anak-anak sangat besar dalam hal bernyanyi.

Faktor penghambat jalannya kegiatan : Terbatasnya buku lagu dan alat musik di taman PAUD Dukuh Ganasari.

3. Pelatihan Membaca Iqra di TPA Kluster : Sosial-Humaniora / SH

No. Sektor/Kode : 15.1.1.02 / Sifat Program :

Program ini merupakan program tema dusun Ganasari. Tujuannya untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak dalam membaca Iqra sehingga mereka lancar dalam membaca alquran. Anak -anak Dusun Ganasari masih banyak yang belum bisa membaca Iqra maupun alquran sehingga kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari senen dan kamis setiap minggunya dari jam 15.00-18.00. Kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk memberikan pengetahuan agama kepada anak-anak sejak mereka masih kecil, dan untuk meningkatkan nilai kerohanian kepada anak-anak.

Faktor pendukung jalannya kegiatan : Orang tua sangat mendukung kegiatan ini karena kegiatan ini dapat meningkatkan nilai keagamaan bagi anak-anak. Faktor penghambat jalannya kegiatan: Kurangnya minat anak-anak dalam kegiatan ini dan anak-anak lebih memilih bermain dari pada belajar alquran.

4. Pelatihan Menulis Huruf Hijaiyah Kluster : Sosial-Humaniora/SH No. Sektor/Kode : 115.1.1.02 Sifat Program :

Program ini merupakan program tema dusun Ganasari. Tujuannya adalah untuk melatih dan meningkatkan keterampilan anak-anak dalam menulis huruf hijaiyah. Anak-anak tidak hanya belajar membaca iqra dan alquran tetapi mereka juga garus mampu menulis huruf hijaiyah sehingga kegiatan ini sangat penting. Kegiatan ini mulai dilakukan pada pertengah an agustus yaitu pada hari senin dan rabu. Setelah anak -anak mulai mampu membaca iqra kegiatan belajar menulis huruf hijaiyah baru dilakukan.

Faktor pendukung jalannya kegiatan : Orang tua sangat mendukung kegiatan ini karena kegiatan ini dapat meningkatkan nilai keagamaan bagi anak-anak. Faktor penghambat jalannya kegiatan: Kurangnya minat anak-anak dalam kegiatan ini dan anak-anak lebih memilih bermain dari pada belajar alquran.

5. Bimbingan Belajar Untuk Kelas 2 SD Kluster : Sosial-Humaniora / SH

No. Sektor/Kode : 11.1.1.01 / Sifat Program :

Program ini merupakan salah satu kegiatan non-tema yang merupakan kegiatan pendidikan rutin bagi anak-anak dusun Ganasari. Kegiatan ini dijadwalkan selama 1bulan 3 minggu dengan pertemuan dilakukan 2x seminggu yaitu pada hari selasa dan kamis. Tujuan kegiatan ini adalah membantu anak-anak dalam memahami pelajaran yang diberikan dari sekolah dan memberikan pengetahuan tambahan bagi anak-anak, serta membantu anak-anak dalam mengerjakan PR. Kegiatan ini membuat anakanak rajin belajar dan rajin mengerjakan PR. Kegiatan ini menggunakan modul pembelajaran serta pengajaran dengan sistem kelompok belajar. Sebelum melakukan bimbingan belajar terlebih dahulu saya menyiapkan materi untuk dijelaskan kepada anak-anak. Setelah materi dijelaskan anak-

anak juga diberikan latihan soal supaya anak -anak lebih memahami materi yang diberikan.

Faktor pendukung berjalannya kegiatan ini adalah : Banyaknya anak-anak yang berpartisipasi dengan aktif dan mereka merasa terbantu ketika ada pekerjaan rumah PR. Faktor penghambat pelaksanaan : Metode pengajaran kurang banyak.

6. Lomba Mewarnai Kaligrafi Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosial-Humaniora / SH : 11.1.1.04 :

Program ini merupakan salah satu kegiatan non tema yang merupakan kegiatan monodisipliner. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menarik perhatian anak-anak dalam menyambut bulan suci ramadhan dan merayakan hari kemerdekaan RI. Dengan kegiatan lomba mewarnai kaligrafi anak-anak merasa senang dan ikut serta dalam menyambut bulan ramadhan dan merayakan hari kemerdekaan. Kegiatan ini dilakukan khusus untuk anakanak berusia 3 sampai 8 tahun. Kegiatan ini dilakukan 1 hari yaitu tanggal 11 Agustus 2010. Jumlah peserta yang ikut dalam lomba mewarnai kaligrafi yaitu 15 orang.

Faktor pendukung berjalannya kegsiatan ini adalah : Karena di bulan Agustus, kita merayakan hari ulang tahun RI dan menyambut bulan ramadhan sehingga kegiatan ini sangat menarik perhatian masyarakat. Kegiatan ini dapat menghibur anak-anak dan orang tua. Faktor penghambat pelaksanaan : Keterbatasan dana dari tim KKN. 7. Pembinaan Kegiatan PKK Kluster : Sosial-Humaniora / SH

No. Sektor/Kode Sifat Program

: 13.3.1.01 :

Pembinaan kegiatan PKK merupakan salah satu program non-tema yang bersifat mono disipliner. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan

keterampilan dan pengetahuan tambahan kepada ibu-ibu dusun Ganasari. Kegiatan yang kita berikan yaitu keterampilan dalam membuat naget ikan, selain itu ibu-ibu juga mendapat pengetahuan tambahan bahwa ikan itu sangat bermanfaat bagi kesehatan keluarga mereka. Dalam kegiatan pembinaan PKK kita juga membantu ibu-ibu dalam kegiatan arisan.

I.

KESIMPULAN Melihat dari kegiatan-kegiatan dan program-program yang telah

dijalankan dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan program kerja KKN PPM UGM 2010 di Desa Banjarasri khususnya dusun Ganasari telah terlaksana dengan baik. Secara keseluruhan program-program KKN dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya dukungan dan kerjasama y ang baik dari rekan mahasiswa KKN, warga masyarakat dusun Ganasari, serta pihak-pihak lain yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung. Program yang telah dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat dan kesinambungan tersendiri bagi mahasiswa itu sendiri maupun warga masyarakat Dusun Ganasari. KKN juga dapat menjadi media pembelajaran untuk bersosialisasi dalam masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di universitas sekaligus belajar membina kerjasama dengan teman baru dan masyarakat. Sedangkan KKN dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan ataupun kesejahteraan masyarakat di Desa Banjarasri, kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulon Progo. Akhirnya kami berharap agar KKN menjadi wadah dalam membangun rasa tanggung jawab, sikap mandiri, toleransi sekaligus memupuk sikap saling menghormati dalam masyarakat. Dengan KKN, diharapkan mahasiswa dapat mempelajari kondisi dalam kehidupan bermasyarakat dan mampu beradaptasi

sehingga nantinya akan siap jika sudah tiba saatnya untuk terjun atau bekerja dalam masyarakat

II. SARAN Setelah melaksanakan berbagai kegiatan selama melaksanakan KKN di Dusun Ganasari, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo dua bulan ini, dapat diberikan beberapa saran sebagai berikut : 1. Diperlukan pengenalan akan KKN yang lebih luas kepada masyarakat sekitar sehingga antusiasme masyarakat akan program ± program KKN lebih nyata terlihat. 2. Perlu ditekankan pada masyarakat di lokasi KKN bahwa parameter keberhasilan pelaksanaan kegiatan KKN tidak hanya dari materi maupun prasarana fisik yang ditinggalkan melainkan juga dari sisi terbangunnya empatisme warga untuk menjaga sarana fisik dan materi yang telah terbangun. 3. Perlu ditekankan pada masyarakat bahwa KKN bukan manusia yang serba bisa yang dapat mengakomodasi semua keinginan warga terutama pembangunan prasarana fisik karena adanya keterbatasan waktu, tenaga, maupun biaya yang digunakan untuk operasional KKN di lokasi masingmasing. 4. Diperlukan pengenalan akan KKN yang lebih luas kepada masyarakat sekitar sehingga antusiasme masyarakat akan program ± program KKN lebih nyata terlihat.. 5. Kerjasama yang baik antara KKN dengan warga maupun perangkat desa perlu ditingkatkan karena menyangkut terlaksananya dan keberlangsungan program. 6. Program-program kegaiatan KKN hendaknya bersifat mendidik

kemandirian dan merangsang kreativitas masyarakat.

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN (Individu)
KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN : 2010

SUBUNIT UNIT KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI

: KALIJERUK : BANJARASRI : KALIBAWANG : KULONPROGO : D.I. YOGYAKARTA

Disusun oleh : Nama Mahasiswa : Vicky Victhoriansyah Nomor Mahasiswa : 07/252685/TK/33053

BIDANG PENGELOLAAN KKN-PPM, PENGEMBANGAN UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

I. LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN

Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga program-program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat dengan tema

³Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Pemanfaatan Potensi Wilayah Desa Banjarasri di Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo´ bertempat di Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang dilaksanakan dari tanggal 5 Juli 2010 sampai 31 Agustus 2010. Sebelum masa KKN dilakukan obeservasi terlebih dahulu dari Januari sampai Juni, dengan tujuan untuk memastikan tempat tinggal dan kebutuhan selama KKN yang harus kami persiapkan. Selain itu observasi juga untuk memantau lingkungan dan kondisi masyarakat setempat yang nantinya akan digunakan sebagai patokan pembuatan program. Di Desa tersebut kami ditempatkan di 3 dukuh, yaitu Ganasari, Paras, Kalijeruk. Pada minggu pertama di pondokan KKN kami menyusun rencana program unit dan sub unit. Program unit disusun dengan berpatokan pada tema KKN yang telah disahkan LPPM. Untuk program sub unit perorangan disusun dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan warga setempat. Adapun KKN yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga dukuh Ganasari yang menjadi sasaran KKN pada khususnya dan warga Desa Purwoharjo pada umumnya. Program yang kami susun dilaksanakan selama 6 minggu waktu kerja efektif. Selama pelaksanaan program-program tersebut kami mendapat bantuan dari warga setempat baik bantuan moral maupun bantuan tenaga. Program yang kami rencanakan secara umum dapat dikatakan berjalan dengan lancar. Tentu saja program-program kami tidak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya bantuan dan partisipasi dari masyarakat. Dari sana terjalin suatu kerja sama yang cukup baik antara warga dengan mahasiswa KKN. Selama pelaksanaan program KKN PPM dengan tema ³Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Pemanfaatan Potensi Wilayah Desa Banjarasri di Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo´, bertempat di Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang

dilaksanakan dari tanggal 5 Juli 2009 sampai 31 Agustus 2010 telah dilaksanakan 5 program yaitu : a. Program Tema: 1. Instalasi Bak Penampung Gas (Kubah) 2. Design Biogas

b. Program Non tema

:

3. Pelatihan Adzan untuk Anak-anak 4. Bimbingan Belajar Kelas 6 5. Kerja Bakti Warga

1. Instalasi Bak Penampung Gas (Kubah) Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sainstek / ST-T : 07.2.3.01/ ST-T 12 : Mono Disipliner

Pada instalasi bak penampung gas (kubah)

ini merupakan salah satu

bagian dari program pokok tema di Desa Banjarasri ini. Pembuatan instalasi bak penampung gas (kubah) dilaksanakan di salah satu rumah warga dukuh Ganasari yaitu rumah Pak Sudiyanto, hal ini dikarenakan beliau memiliki 2 ekor sapi, kandang sapi yang berlantai coran, tempat yang cukup luas serta potensial. Selain itu, jarak antara rumah dan kandang sapi yang cukup jauh merupakan hal yang penting dalam instalasi bak penampung gas (kubah) agar gas metana yang dihasilkan biogas tidak terlalu menyengat. Bak penampung gas (kubah) ini adalah tempat menyimpan gas metana yang dikasilkan dari proses fermentasi kotoran sapi di dalam digester. Tujuan instalasi bak penampung gas (kubah) adalah gas metana yang dihasilkan dari proses fermentasi di dalam digester ditampung di dalam kubah untuk mensuplai gas guna keperluan masak. Sehingga gas metana dari kotoran sapi dapat digunakan sebagai energi alternatif dan dapat mengurangi penyemaran udara akibat gas metana. Kegiatan instalasi bak penampung gas (kubah) ini dilaksanakan mulai tanggal 6 Juli 2010 sampai dengan 19 Agsutus 2010. Kegiatan awal yang

dilakukan adala melakukan survey tempat, kemudian membeli bahan -bahan dan alat yang diperlukan untuk pembuatan bak penampung. Bak penampung ini dibuat dengan cara dicor yaitu campuran air, semen, dan pasir. Tinggi bak penampung ini adalah 30cm diawali dengan membuat cetakan menggunakan rangka dari besi dan ditopang dengan katu serta lembaran seng. Waktu yang diperlukan untuk pengecoran adalah 2 hari, dan 1 hari untuk kering, setelah itu coran diratakan dan dilapisi campuran semen tricosal agar kedap udara. Faktor pendukung dilaksanakannya kegiatan ini : Karena sebagian besar warga dusun Ganasari memiliki 2 ekor sapi dan lahan yang cukup luas maka pembuatan instalasi bak penampung gas (kubah) bisa dilakukan oleh setiap warga. Bak penampung ini dapat dibuat sendiri oleh warga karena ketersediaan pasir dan batu yang cukup melimpah. Faktor penghambat yang dihadapi selama ujicoba alat pencetak antara lain : Kurangnya peran serta warga dalam instalasi bak penampung gas (kubah) ini membuat sedikit sulit dalam pembuatan kubah, dan bentuknya yang setengah bola.

2. Design Biogas Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sainstek / ST-T : 07.2.3.01 / ST-T 27 : Mono-Disipliner (MD)

Design biogas adalah tahap awal dalam pembuatan instalasi biogas. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah mencari informasi dari internet serta buku-buku referensi yang berkenaan dengan biogas, selain itu juga membaca modul-modul, serta berkonsultasi dengan dosen dan ahli biogas. Pembuatan design biogas dilakukan di pondokan dengan menggunakan software Autodesk Inventor Professional 2008 dengan mengacu pada informasi yang didapat, konsultasi serta tempat lokasi biogas akan dibuat. Tujuan utama design biogas adalah agar pembuatan instalasi biogas sesuai dengan banyaknya jumlah sapi yang dimiliki oleh warga serta luas lahan dan kondisi lahan, selain itu juga agar mengurangi kesalahan serta pekerjaan yang

tidak perlu dalam pembuatan instalasi biogas nanti kelak. Kegiatan design biogas ini dilakukan pada tanggal 7 Juli 2010 - 27 Juli 2010. Faktor pendukung jalannya kegiatan antara lain : Software dan laptop yang kompatibel dalam membuat design biogas sehingga dalam pembuatan design biogas menjadi lebih mudah. Faktor penghambat jalannya kegiatan : Kurangnya pengetahuan tentang konsep dan informasi design biogas yang pernah dibuat sebelumnya.

3. Pelatihan Adzan untuk Anak-anak Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sainstek / ST : 15.1.2.07 / ST-35 : Mono-Disipliner (MD)

Program ini merupakan program non tema dusun Ganasari. Tujuannya untuk mengajarkan adzan pada anak-anak khususnya anak laki-laki sehingga setiap datangnya waktu sholat, jika takmir masjid berhalangan anak-anak bisa menggantikan untuk adzan, selain itu agar anak laki-laki terbiasa untuk bisa mengumandangan adzan, dan sekaligus agar terbiasa sholat di masjid secara berjamaah, serta meningkat ketaqwaan. Program ini dilaksanakan dalam kurun waktu 2 minggu dengan waktu yang bertahap yaitu pada tanggal 29 Juli ± 12 Agustus 2009. Faktor pendukung jalannya kegiatan : Banyaknya jumlah anak laki laki yang berusia 6-12 tahun atau kelas 1-6 SD sehingga program ini bisa dilaksanakan. Faktor penghambat jalannya kegiatan: Kurangnya kepercayaan diri pada anak laki-laki.

4. Bimbingan Belajar Kelas 6 SD Kluster No. Sektor/Kode : Sainstek / ST : 15.1.2.07 / ST-36

Sifat Program

: Mono-Disipliner (ID)

Program ini merupakan program non tema dusun Ganasari. Tujuannya adalah untuk membantu anak-anak khususnya kelas 6 SD dalam hal pelajaran sekolah ataupun materi pelajaran yang kurang dipahami. Program ini dilaksanakan 2 kali dalam seminggu yatu pada hari Selasa dan Jum¶at, ataupun jika ada anak-anak yang memiliki pekerjaan rumah yang kurang dipahami, mereka bisa datang di luar hari Selasa dan Jum¶at. Keg iatan ini menggunakan modul pembelajaran serta pengajaran dengan sistem belajar secara perorangan. Faktor pendukung berjalannya kegsiatan ini adalah : Banyaknya anak-anak yang berpartisipasi dengan aktif. Tempat dilakukan di rumah Pak Triyanto dan masjid At-Taqwa, dimana kenyamannya sangat terjaga. Faktor penghambat pelaksanaan : Metode pengajaran kurang banyak.

5. Kerja Bakti Warga Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosial-Humaniora / SH : 11.1.1.01 / SH 10 : Mono-Disipliner (MD)

Program ini merupakan salah satu kegiatan n on-tema yang bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi melalui kerja bakti warga, sebagai ajang temu sapa serta bisa dijadikan kegiatan berbagi karena padatnya aktivitas warga yang setiap pagi selalu pergi ke sawah dan ketika mendekati sore mereka kembali ke rumah. Faktor pendukung berjalannya kegiatan ini adalah : Banyaknya warga masyarakat yang ikut berperan serta maka program ini dapat terlaksana. Faktor penghambat pelaksanaan : Jam kegiatan kerja bakti bertepatan dengan jam kerja warga pergi berladang.

III.

KESIMPULAN Melihat dari kegiatan-kegiatan dan program-program yang telah

dijalankan dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan program kerja KKN PPM UGM 2010 di Desa Banjarasri telah terlaksana dengan baik. Secara keseluruhan program-program KKN dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya dukungan dan kerjasama yang baik dari rekan mahasiswa KKN, warga masyarakat Desa Banjarasri, serta pihak-pihak lain yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung. Program yang telah dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat dan kesinambungan tersendiri bagi mahasiswa itu sendiri maupun warga masyarakat Dusun Ganasari. KKN juga dapat menjadi media pembelajaran untuk bersosialisasi dalam masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di universitas sekaligus belajar membina kerjasama dengan teman baru dan masyarakat. Sedangkan KKN dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan ataupun kesejahteraan masyarakat di Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulon Progo. Akhirnya kami berharap agar KKN menjadi wadah dalam membangun rasa tanggung jawab, sikap mandiri, toleransi sekaligus memupuk sikap saling menghormati dalam masyarakat. Dengan KKN, diharapkan mahasiswa dapat mempelajari kondisi dalam kehidupan bermasyarakat dan mampu beradaptasi sehingga nantinya akan siap jika sudah tiba saatnya untuk terjun atau bekerja dalam masyarakat

IV.

SARAN Setelah melaksanakan berbagai kegiatan selama melaksanakan KKN di

Dusun Ganasari, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulon Progo dua bulan ini, dapat diberikan beberapa saran sebagai berikut : 1. Diperlukan pengenalan akan KKN yang lebih luas kepada masyarakat sekitar sehingga antusiasme masyarakat akan program ± program KKN lebih nyata terlihat. 2. Perlu ditekankan pada masyarakat di lokasi KKN bahwa parameter keberhasilan pelaksanaan kegiatan KKN tidak hanya dari materi maupun

prasarana fisik yang ditinggalkan melainkan juga dari sisi terbangunnya empatisme warga untuk menjaga sarana fisik dan materi yang telah terbangun. 3. Perlu ditekankan pada masyarakat bahwa KKN bukan manusia yang serba bisa yang dapat mengakomodasi semua keinginan warga terutama pembangunan prasarana fisik karena adanya keterbatasan waktu, tenaga, maupun biaya yang digunakan untuk operasional KKN di lokasi masingmasing. 4. Diperlukan pengenalan akan KKN yang lebih luas kepada masyarakat sekitar sehingga antusiasme masyarakat akan program ± program KKN lebih nyata terlihat.. 5. Kerjasama yang baik antara KKN dengan warga maupun perangkat desa perlu ditingkatkan karena menyangkut terlaksananya dan keberlangsungan program. 6. Program-program kegaiatan KKN hendaknya bersifat mendidik

kemandirian dan merangsang kreativitas masyarakat.

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN (Individu)
KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN : 2010

SUBUNIT UNIT KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI

: KALIJERUK : BANJARASRI : KALIBAWANG : KULONPROGO : D.I. YOGYAKARTA

Disusun oleh : Nama Mahasiswa : Satranusa Nomor Mahasiswa : 06/194445/TK/31818 BIDANG PENGELOLAAN KKN-PPM, PENGEMBANGAN UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

I. LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan berkat-Nya sehingga program-program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat dengan tema ³Pemberdayaan Mayarakat Berbasis Teknologi Melalui Potensi Wilayah Desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulon Progo´ pada antar semester 2010/2011 ini dapat terlaksana dengan cukup baik dan laporan pelaksanaan dari program-program tersebut telah dapat dikerjakan dan diselesaikan. Kuliah Kerja Nyata ini berlangsung dari tanggal 2 Juli- 31 Agustus 2010. Kelancaran dan keberhasilan program KKN ini dapat terjadi karena tidak lepas dari dukungan masyarakat dan perangkat desa setempat. Kami semua berharap semoga pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Dukuh Ganasari, Desa Banjarasri dan dapat berguna bagi kami Mahasiswa KKN. Ucapan terima kasih dihaturkan kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Muslim Mahardika yang telah membimbing dan mengarahkan kami sehingga program-program yang telah direncanakan dapat diselesaikan dengan baik. Selain itu juga kepada Bu Mardani selaku kepala dusun Ganasari, Bapak Yohannes selaku Lurah desa Banjarasri beserta staf serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam seluruh kegiatan KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat ³Instalasi dan Optimalisasi Unit Pembangkit Biogas di Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, D.I.Yogyakarta´ Program yang dilaksanakan pada KKN ini dibagi menjadi 2 macam program yaitu program divisi yang berhubungan dengan tema KKN serta program nontema yang berdasarkan kebutuhan masyarakat sekitar dan dilakasanakan di lingkungan subunit. Pengamatan mengenai kebutuhan masing-masing dusun dilakukan sebelum masa KKN untuk penentuan program divisi. Selain itu

dilakukan juga pengamatan pada minggu pertama KKN sebagai dasar penentuan program pribadi. Dari pengamatan dan pendekatan dengan warga dusun serta para perangkat desa, lalu dibuat rencana program yang menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan KKN, dalam bentuk laporan perencanaan kegiatan (LRK).

Secara umum, keseluruhan rencana program yang dibuat selama masa observasi baik program tema maupun nontema dapat terlaksana dengan cukup baik. Walaupun banyak kegiatan yang mungkin pada laporan pelaksanaannya tidak sesuai dengan laporan hasil pengamatan, hal itu semata-mata untuk memenuhi prioritas kebutuhan yang lebih diperlukan oleh masyarakat dusun Ganasari dan menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan (fleksibel). Pelaksanaan program-program tersebut disesuaikan dengan pertimbangan teknis, waktu, maupun biaya serta kondisi masyarakat yang dinamis di desa Banjarasri pada umumnya dan masyarakat dusun Ganasari pada khususnya. Selain itu pelaksanaan program KKN dikembangkan dan disesuaikan dengan program teman satu subunit sehingga tidak terjadi tumpang tindih program yang dilaksanakan. Program-program yang telah disusun dalam laporan perencanaan kegiatan dilaksanakan selama 6 minggu kerja efektif. Selama pelaksanaan programprogram tersebut kami mendapat bantuan dari warga setempat baik bantuan moral maupun bantuan tenaga. Program yang kami rencanakan secara umum dapat dikatakan berjalan dengan lancar. Tentu saja program -program kami tidak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya bantuan dan partisipasi dari masyarakat. Dari sana terjalin suatu kerja sama yang cukup baik antara warga dengan mahasiswa KKN.

B.

PELAKSANAAN PROGRAM KERJA Selama pelaksanaan program KKN PPM dengan tema ³di Dusun

Ganasari, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo´ pada bulan Juli - Agustus 2010 yaitu : a. Program Tema: 1. Pembuatan Digester 2. Diskusi Dinas Industri 3. Pelatihan Baca Doa

b. Program Non tema 4. Instalasi Listrik

:

5. Lomba Menghafal Surat Pendek 6. Pemutaran Film

Program Tema : 1. Pembuatan Digester Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sains-Teknologi / ST-T : 07.2.3.01 / : Mono-Disipliner (MD)

Program ini merupakan salah satu bagian dari program pokok tema yang dilaksanakan di dusun Ganasari. Pembuatan biogas dikerjakan di rumah salah seorang warga dusun Ganasari yaitu Pak Sudiyanto. Rumah Pak Sudiyanto dipilih dikarenakan beliau memiliki 2 ekor sapi dengan kandang yang sudah di tegel serta lahan yang memadai sehingga proses pembuatan digester bisa dilakukan dengan lebih optimal. Digester adalah tempat penampung kotoran (feces) di mana terjadinya proses fermentasi pada feces yang menghasikan gas metana. Proses Instalasi digester dimulai dengan survey beberapa tempat yang memilik potensi untuk instalasi biogas. Setelah menemukan tempat yang sesuai yaitu rumah Pak Sudiyanto, kegiatan dilanjutkan dengan meminta izin untuk penggunaan lahan untuk instalasi biogas. Setelah mendapat izin dari pemilik lahan, dilakukan pengukuran lahan yang sesuai dengan desain yang telah dibuat lalu dilanjutkan dengan penggalian serta pembelian bahan-bahan material yang dibutuhkan untuk pembuatan digester. Langkah pertama pembuatan digester adalah pengecoran lantai lalu pembuatan dinding digester dengan menggunakan batu bata. Lamanya pengecoran lantai dan pengerjaan dinding memakan waktu 5 hari termasuk menunggu pengeringan. Langkah berikutnya adalah melakukan pemlesteran di seluruh permukaan bagian dalam dari dinding agar lebih kuat dan tidak mudah bosor. Selain itu, seluruh permukaan bagian dalam diaci dengan semen agar lebih kedap air dan udara. Kegiatan pembuatan digester ini dilakukan mulai tanggal 28 Juli 2010 di mana penggalian baru dilakukan dan berakhir tanggal 26 Agustus

2010 di mana sudah dihasilkan gas yang sudah bisa digunakan untuk memasak selama 30 menit. Kegiatan tambahan yang dilakukan dalam pengerjaan digester ini adalah menyempurnakan saluran inlet (masukan) serta outlet (keluaran) agar bisa didapat gas yang lebih banyak dengan tekanan yang stabil.

2. Diskusi Dinas Industri Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sains-Teknologi / ST-T : 07.2.3.01 / : Mono-Disipliner (MD)

Program ini merupakan tahap awal program pembuatan biogas di dusun Ganasari. Diskusi membahas perancangan desain biogas yang baik dan aman untuk digunakan serta dapat menghasilkan gas yang banyak dengan tekanan yang stabil. Tujuan dilakukannya diskusi ini adalah agar proses instalasi biogas yang akan dilakukan di 3 dusun di desa Banjarasri dapat dilakukan dengan optimal, aman, serta didapat hasil yang memuaskan. Kegiatan diskusi dilakukan pada tanggal 14 Juli 2010, dengan pembicaranya Mas Hendri, seorang lulusan Teknik Sipil UGM yang sedang mengembangkan proyek biogas di daerah DIY dan sekitarnya.

3. Pelatihan Baca Doa Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosiohumaniora / SH-T : 15.1.1.02 / : Inter-Disipliner (ID)

Kegiatan ini adalah salah satu bagian dari program tema yang dikembangkan di dusun Ganasari yaitu Pembinaan TPA. Tujuan dari program ini adalah untuk membina anak-anak tingkat TPA dusun Ganasari agar dapat lebih mengetahui dan mengerti bagaimana cara berdoa, doa apa saja yang harus dibaca, serta bagaimana penulisan serta pelafalan dari doadoa yang diajarkan tersebut.

Kegiatan dilakukan rutin 3 kali seminggu bersamaan dengan diaadakannya kegiatan TPA di Masjid At-Taqwa Dusun Ganasari. Kegiatan TPA berlangsung sore hari pada pukul 15.30 s.d. 17.30 dan diikuti oleh anak-anak berusia antara 5 hingga 14 tahun.

Program Non tema

:

1. Instalasi Listrik Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sains-Teknologi / ST : 15.1.2.09 / : Mono-Disipliner (MD)

Prograam Instalasi Listrik merupakan salah satu kegitan non tema. Kegiatan dimulai dengan melakukan perbaikan serta pemasangan instalasi listrik di rumah tinggal (pondokan). Selanjutnya diadakan rapat dengan warga untuk membahas penerangan di jalan-jalan desa, lalu dilakukan survey di jalan-jalan dusun. Berikutnya dilakukan pembelian alat dan bahan untuk instalasi listrik. Serta melakukan perbaikan serta pemasangan lampu di beberapa titik vital di jalan-jalan dusun. Kegiatan ini berlangsung sema kurang lebih 3 minggu dimulai dari tanggal 6 Juli 2010 s.d. 28 Juli 2010.

2. Lomba Menghafal Surat Pendek Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosiohumaniora / SH : 11.1.1.04 / : Inter-Disipliner (ID)

Kegiatan ini adalah salah satu program non tema yang dilaksanakan guna menyambut bulan Ramadhan. Kegiatan ini juga merupakan salah satu dari sekian banyak lomba yang diadakan dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan RI serta bukan Ramadahan. Tujuan dari diadakannya lomba ini yaitu agar anak-anak peserta TPA dapat mengisi waktunya untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat terutama yang berhubungan dengan keagamaan.

Kegiatan lomba menghafal surat pendek dilakukan berbarengan dengan lomba-lomba keagamaan lain. Kegiatan lomba dilakukan 11 Agustus 2010.

3. Pemutaran Film Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosiohumaniora / SH : 19.2.1.01 / : Inter-Disipliner (ID)

Program pemutaran film juga merupakan kegiatan non tema yang dikhususkan untuk anak-anak dusun Ganasari. Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah penyampaian suatu hal positif melalui media salah satunya pemutaran film di mana anak-anak akan lebih mudah menyerap apa yang disampaikan melalui film yang ditayangkan.

C. KESIMPULAN Dari jenis-jenis kegiatan di atas dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan program kerja KKN PPM UGM 2010 di Dusun Ganasari telah terlaksana dengan baik. Secara keseluruhan program-program KKN dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya dukungan dan kerjasama yang baik dari rekan mahasiswa KKN, warga masyarakat Dusun Ganasari, serta pihak-pihak lain yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung. Pelaksanaan kegiatan KKN diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa sendiri dan warga masyarakat Dusun Ganasari. KKN dapat menjadi media pembelajaran untuk bersosialisasi dalam masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di universitas sekaligus belajar membina kerjasama dengan teman baru dan masyarakat. Sedangkan KKN dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan ataupun kesejahteraan masyarakat di Dusun Ganasari, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Selain itu, kami berharap agar KKN tetap menjadi wadah bagi mahasiswa untuk dapat belajar bersosialisasi dengan warga dan dapat membangun kesadaran

mahasiswa terhadap realita yang kehidupan sesungguhnya yang ada di masyarakat. Membuka kesadaran baru untuk tetap berempati dan berjuang untuk dan demi masyarakat.

D.

SARAN Setelah melaksanakan berbagai kegiatan selama melaksanakan KKN di

Dusun Ganasari, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo dua bulan ini, dapat diberikan beberapa saran sebagai berikut : 7. KKN PPM selanjutnya perlu dilakukan pengkajian yang lebih matang tentang perencanaan kegiatan KKN PPM yang tampaknya untuk tahun ini agak kurang terstruktur dengan baik. 8. Perlu ditekankan pada masyarakat di lokasi KKN bahwa parameter keberhasilan pelaksanaan kegiatan KKN tidak hanya dari materi maupun prasarana fisik yang ditinggalkan melainkan juga dari sisi terbangunnya empatisme warga untuk menjaga sarana fisik dan materi yang telah terbangun. 9. Perlu ditekankan pada masyarakat bahwa KKN bukan manusia yang serba bisa yang dapat mengakomodasi semua keinginan warga terutama pembangunan prasarana fisik karena adanya keterbatasan waktu, tenaga, maupun biaya yang digunakan untuk operasional KKN di lokasi masingmasing. 10. Pada KKN berikutnya dapat meneruskan program-program yang telah dilaksanakan, merealisasikan program -program yang tertunda atau tidak terlaksana, maupun menambahkan program-program baru yang sesuai dengan pengembangan potensi daerah di lokasi kegiatan KKN. 11. Perlu adanya kegiatan sosialisasi antara KKN dengan warga agar antusiasme warga lebih besar terhadap kegiatan-kegiatan KKN. 12. Kerjasama yang baik antara KKN dengan warga maupun perangkat desa perlu ditingkatkan karena menyangkut terlaksananya dan keberlangsungan program. 13. Program-program KKN hendaknya bersifat mendidik kemandirian dan merangsang kreativitas masyarakat.

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
(Individu)

KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN : 2010 SUBUNIT UNIT KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI : KALIJERUK : BANJARASRI : KALIBAWANG : KULONPROGO : D.I. YOGYAKARTA

Disusun oleh : Nama Mahasiswa : Eriana Nurman Syarif

Nomor Mahasiswa : 07/252632/TK/33000

BIDANG PENGELOLAAN KKN-PPM, PENGEMBANGAN UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

I. LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga program-program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat dengan tema

³Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Pemanfaatan Potensi Wilayah Desa Banjarasri di Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo´ bertempat di Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang dilaksanakan dari tanggal 5 Juli 2010 sampai 31 Agustus 2010. Sebelum masa KKN dilakukan obeservasi terlebih dahulu dari Januari sampai Juni, dengan tujuan untuk memastikan tempat tinggal dan kebutuhan selama KKN yang harus kami persiapkan. Selain itu observasi juga untuk memantau lingkungan dan kondisi masyarakat setempat yang nantinya akan digunakan sebagai patokan pembuatan program. Di Desa tersebut kami ditempatkan di 3 dukuh, yaitu Ganasari, Paras, Kalijeruk. Pada minggu pertama di pondokan KKN kami menyusun rencana program unit dan sub unit. Program unit disusun dengan berpatokan pada tema KKN yang telah disahkan LPPM. Untuk program sub unit perorangan disusun dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan warga setempat. Adapun KKN yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga dukuh Ganasari yang menjadi sasaran KKN pada khususnya dan warga Desa Banjarasri pada umumnya. Program yang kami susun dilaksanakan selama 6 minggu waktu kerja efektif. Selama pelaksanaan program-program tersebut kami mendapat bantuan dari warga setempat baik bantuan moral maupun bantuan tenaga. Program yang kami rencanakan secara umum dapat dikatakan berjalan dengan lancar. Tentu saja program-program kami tidak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya bantuan dan partisipasi dari masyarakat. Dari sana terjalin suatu kerja sama yang cukup baik antara warga dengan mahasiswa KKN.

V.

PELAKSANAAN PROGRAM KERJA Selama pelaksanaan program KKN PPM dengan tema ³Pemberdayaan

Masyarakat Berbasis Teknologi Melalui Pemanfaatan Potensi Wilayah Desa Banjarasri di Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo´, bertempat di Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang dilaksanakan dari tanggal 5 Juli 2009 sampai 31 Agustus 2010 telah dilaksanakan 5 program yaitu : c. Program Tema: 4. Pembuatan Mixer 5. Penyuluhan Biogas

d. Program Non tema

:

7. Nonton Bareng Final Piala Dunia 8. Pembersihan Gapura 9. Lomba Futsal Bapak-bapak 10. Lomba Futsal Anak-anak 11. Aplikasi Komputer Untuk Anak-anak 12. Pembinaan Teknis PAUD

6. Pembuatan Mixer Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sainstek / ST-T : 07.2.3.01/ : Inter-Disipliner (ID)

Pembuatan mixer merupakan salah satu bagian dari program pokok tema di Desa Banjarasri ini. Pembuatan mixer dilaksanakan di salah satu rumah warga dukuh Ganasari yaitu rumah Pak Sudiyanto, hal ini dikarenakan beliau memiliki 2 ekor sapi, kandang sapi yang berlantai coran, tempat yang cukup luas serta potensial. Mixer ini adalah tempat pengadukan kotoran sapi. Tujuan pembuatan mixer adalah campuran antara kotoran sapi dan air dapat secara mudah disatukan

sehingga campuran yang dihasilkan dari proses fermentasi di dalam digester ditampung di dalam kubah untuk mensuplai gas guna keperluan masak. Kegiatan pembuatan mixer ini dilaksanakan mulai tanggal 4 Agustus 2010 sampai dengan 15 Agustus 2010. Kegiatan awal yang dilakukan adalah melakukan survey tempat, kemudian membeli bahan-bahan dan alat yang diperlukan untuk pembuatan mixer. Mixer ini dibuat dengan menggunakan tong yang dimodifikasi sedemikian dengan pengelasan. Faktor pendukung dilaksanakannya kegiatan ini : Karena sebagian besar warga dusun Ganasari memiliki 2 ekor sapi dan lahan yang cukup luas maka pembuatan mixer ini dapat dilakukan oleh setiap warga. Mixer ini dapat dibuat sendiri oleh warga karena bahan yang digunakan cukup sederhana dan hanya membutuhkan proses pengelasan dan perangkaian yang sederhana pula.

Faktor penghambat yang dihadapi selama ujicoba alat pencetak antara lain : Kurangnya peran serta warga dalam pembuatan mixer ini membuat sedikit sulit dalam pencarian bahan dan perangkaian, serta pengelasan yang cukup memakan waktu.

7. Penyuluhan Biogas Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sainstek / ST-T : 07.2.3.01 : Inter-Disipliner (ID)

Penyuluhan biogas merupakan suatu program pengenalan tentang biogas ke warga dusun Ganasari. Penyuluhan ini dilaksanakan tanggal 9 Agustus 2010 dari pukul 13.00 ± 15.30. Acara dilangsungkan di rumah Pak Wakidi. Pembicara dalam acara ini adalah Pak Heri dari Dinas Perindustrian Kulonprogo. Disini warga diberikan pengetahuan tentang biogas meliputi keuntungan dari biogas dan instalasinya. Serta masyarakat dapat melihat langsung biogas yang masih dibuat oleh mahasiswa kkn dibantu warga.

Faktor pendukung jalannya kegiatan antara lain : Warga sangat antusias karena umumnya mereka kebanyakan mempunyai sapi dirumah sehingga mereka ingin mengetahui tentang biogas. Faktor penghambat jalannya kegiatan : Pembicara telat datang sehingga acara ditunda beberapa saat.

8. Nonton Bareng Final Piala Dunia Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosio-Humaniora (SH) : 19.2.1.01 : Inter Disipliner (ID)

Program ini merupakan program yang dilakukan tepat dipuncak euforia warga dalam pergelaran Piala Dunia yang berlangsung di Afrika Selatan. Kegiatan ini dilakukan melihat antusiasme warga yang sangat baik. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk ajang silaturahmi yang dikemas secara santai dan terbuka melalui acara nonton bareng sehingga hubungan antara warga dan mahasiswa kkn dapat lebih erat dan lebih solid lagi. Program ini dilakukan di dalam ruangan yang cukup luas, dengan bantuan proyektor serta layar yang cukup lebar sehingga dapat menjangkau hampir seluruh ruangan. Kegiatang ini berlangsung pada tanggal 11 Juli 2010. Faktor pendukung jalannya kegiatan : Banyaknya jumlah bapak-bapak dan pemuda yang juga sangat meminati sepak bola khususnya Piala Dunia ini sehingga lebih mudah dalam hal mengumpulkan warga. Faktor penghambat jalannya kegiatan: Karena begitu antusias banyak sekali warga yang datang lebih awal dari jadwal yang ditentukan sehingga panitia harus lebih cepat dalam hal persiapan.

9. Pembersihan Gapura Kluster No. Sektor/Kode : Science ± Tech (ST) : 15.1.2.14

Sifat Program

: Inter Disipliner (ID)

Program ini dilakukan dalam rangka kerja bakti menyambut hari kemerdekaan RI. Ide awal kegiatan ini dari rapat Karang Taruna yang diikuti warga dan mahasiswa kkn. Pembersihan gapura bertujuan membuat gapura menjadi lebih terawat. Kegiatan ini berlangsung tanggal 9 agustus 2010 dimulai pada pagi hari sampai menjelang sore. Kegiatan ini diikuti oleh semua warga dan mahasiswa kkn secara bergotong-royong. Faktor pendukung berjalannya kegiatan ini adalah : Tersedianya berbagai alat-alat kebersihan karena warga membawa dari rumah masing-masing.

Faktor penghambat pelaksanaan : Kurangnya partisipasi pemuda karena hanya didominasi bapak-bapak.

10. Lomba Futsal Bapak-bapak Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosial-Humaniora / SH : 11.1.1.04 : Inter Disipliner (ID)

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian lomba yang diadakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI. Lomba diadakan pada malam hari karena pada pagi sampai sore biasanya bapak -bapak tidak sedang berada di rumah karena kebanyakan mereka bekerja di sawah. Kegiatan berlangsung pada tanggal 9 Agustus 2010 mulai jam 7 sampai jam 11 malam. Kegiatan ini dilangsungkan di lapangan depan rumah salah satu warga. Penerangan dilakukan dengan menggunakan beberapa lampu neon yang dipinjamkan oleh warga setempat. Pertandingan berjalan dengan sangat ramai ditonton oleh banyak sekali warga termasuk anak-anak. Mereka sangat terhibur melihat bapak-bapak yang sangat antusias dalam bermain dan juga sering melakukan gerakan-gerakan yang lucu dan kocak sehingga membuat suasana semakin meriah.

Faktor pendukung berjalannya kegiatan ini adalah : Karena bapak-bapak yang bermain jadi kebanyakan mereka mengajak istri dan anak-anak mereka sehingga suasana semakin meriah serta lampu dan pengkabelan sudah dapat dipinjam dari warga secara gratis.

Faktor penghambat pelaksanaan : Pertandingan dimulai agak terlambat karena bapak-bapak datang terlambat atau ada anggota dari tim yang belum datang sehingga kegiatan berakhir hingga larut malam.

11. Lomba Futsal Anak-anak Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosial ± Humaniora (SH) : 11.1.1.04 / : Inter Disipliner (MD)

Kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian lomba dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI. Lomba diadakan pada tanggal 9 Agustus 2010 mulai sore hingga menjelang maghrib. Lomba ini diikuti oleh seluruh anak-anak laki-laki di dukuh Ganasari. Mereka sangat antusias karena sebelumnya belum pernah diadakan lomba futsal anak anak. Lomba berlangsung cukup meriah didominasi oleh anak-anak yang selalu berteriak hampir sepanjang pertandingan. Hal ini membuat pertandingan semakin seru. Lomba berakhir sekitar pukul 17.10.

Faktor pendukung berjalannya kegiatan ini adalah : Peralatan sudah dapat dipinjam dari warga secara gratis, peralatan lain seperti bambu bisa didapat dengan mudah.

Faktor penghambat pelaksanaan :

Ada beberapa tim yang kekurangan anggota karena ada yang salah satu anggota yang tidak bisa hadir membuat pertandingan ditunda sementara untuk mencari anggota cadangan.

12. Aplikasi Komputer untuk Anak-anak Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Science ± Tech (ST) : 11.1.1.01 : Monodisipliner (MD)

Kegiatan ini dilakukan untuk memberi pengetahuan kepada anak-anak tentang dasar-dasar komputer seperti pengetikan, membuat gambar, membuat tabel dan sebagainya. Kegiatan ini diikuti seluruh anak-anak baik SD maupun SMP. Umumnya mereka belum pernah belajar dengan komputer karena disamping di rumah mereka tidak ada komputer juga di sekolah mereka masih jarang adanya pengajaran tentang komputer. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 20 hingga 21 Agustus 2010. Dalam kegiatan ini pertama-tama mereka diajarkan dasar-dasar pengoperasian komputer selanjutnya ke tahap pengetikan, mengolah text, membuat gambar dan membuat tabel dengan menggunakan Microsoft Office.

Faktor pendukung berjalannya kegiatan ini adalah : Antusias anak-anak yang sangat tinggi karena mereka banyak yang meminta jam tambahan. Faktor penghambat pelaksanaan : Kebanyakan dari mereka baru pertama kali menggunakan komputer sehingga pengajar harus lebih bersabar dalam menghadapi pertanyaanpertanyaan yang diajukan anak-anak.

13. Pembinaan Teknis PAUD Kluster No. Sektor/Kode Sifat Program : Sosial ± Humaniora Tema (SH-T) : 11.2.1.01 : Inter Disipliner (ID)

VI.

KESIMPULAN Melihat dari kegiatan-kegiatan dan program-program yang telah

dijalankan dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan program kerja KKN PPM UGM 2010 di Desa Banjarasri telah terlaksana dengan baik. Secara keseluruhan program-program KKN dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya dukungan dan kerjasama yang baik dari rekan mahasiswa KKN, warga masyarakat Desa Banjarasri, serta pihak-pihak lain yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung. Program yang telah dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat dan kesinambungan tersendiri bagi mahasiswa itu sendiri maupun warga masyarakat Dusun Ganasari. KKN juga dapat menjadi media pembelajaran untuk bersosialisasi dalam masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di universitas sekaligus belajar membina kerjasama dengan teman baru dan masyarakat. Sedangkan KKN dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan ataupun kesejahteraan masyarakat di Desa Banjarasri, kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulon Progo. Akhirnya kami berharap agar KKN menjadi wadah dalam membangun rasa tanggung jawab, sikap mandiri, toleransi sekaligus memupuk sikap saling menghormati dalam masyarakat. Dengan KKN, diharapkan mahasiswa dapat mempelajari kondisi dalam kehidupan bermasyarakat dan mampu beradaptasi sehingga nantinya akan siap jika sudah tiba saatnya untuk terjun atau bekerja dalam masyarakat.

VII.

SARAN

Setelah melaksanakan berbagai kegiatan selama melaksanakan KKN di Dusun Ganasari, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo dua bulan ini, dapat diberikan beberapa saran sebagai berikut : 14. Diperlukan pengenalan akan KKN yang lebih luas kepada masyarakat sekitar sehingga antusiasme masyarakat akan program ± program KKN lebih nyata terlihat. 15. Perlu ditekankan pada masyarakat di lokasi KKN bahwa parameter keberhasilan pelaksanaan kegiatan KKN tidak hanya dari materi maupun

prasarana fisik yang ditinggalkan melainkan juga dari sisi terbangunnya empatisme warga untuk menjaga sarana fisik dan materi yang telah terbangun. 16. Perlu ditekankan pada masyarakat bahwa KKN bukan manusia yang serba bisa yang dapat mengakomodasi semua keinginan warga terutama pembangunan prasarana fisik karena adanya keterbatasan waktu, tenaga, maupun biaya yang digunakan untuk operasional KKN di lokasi masingmasing. 17. Diperlukan pengenalan akan KKN yang lebih luas kepada masyarakat sekitar sehingga antusiasme masyarakat akan program ± program KKN lebih nyata terlihat. 18. Kerjasama yang baik antara KKN dengan warga maupun perangkat desa perlu ditingkatkan karena menyangkut terlaksananya dan keberlangsungan program. 19. Program-program kegiatan KKN hendaknya bersifat mendidik

kemandirian dan merangsang kreativitas masyarakat.

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
(Individu)

KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA TAHUN : 2010 SUBUNIT UNIT KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI : KALIJERUK : BANJARASRI : KALIBAWANG : KULONPROGO : D.I. YOGYAKARTA

Disusun oleh : Nama Mahasiswa : Dzikry Firdausi

Nomor Mahasiswa : 07/251870/TK/32677

BIDANG PENGELOLAAN KKN-PPM, PENGEMBANGAN UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

I. LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful