You are on page 1of 22

KEPATUHAN PASIEN

PENYAKIT GINJAL KRONIK
YANG MENJALANI HD DI
RSUD BANYUMAS
HAIDAR ALATAS
INSTALASI HEMODIALISIS RSUD BANYUMAS
DIPRESENTASIKAN PADA PAGUYUBAN SAYANG GINJAL EDELWAIS
BANYUMAS, 15 JULI 2017
CURRICULUM VITAE
Nama : DR. Dr. Haidar Alatas, SpPD-KGH,MH,MM.
Tempat/tanggal lahir : Kudus / 21 Januari 1957
Agama : Islam
Alamat kantor : RSU Banyumas, Bagian Penyakit Dalam dan Unit
Hemodialisis
No. telepon / Fax : (0281) 796191 / (0281) 796133
Alamat rumah : Jl. Ahmad Yani 26, Purwokerto
No. telepon / Fax : (0281) 640795 / (0281) 640095
Handphone : 0811261521
Alamat email : haidar_papdi@yahoo.com
PENDIDIKAN
Dokter Umum : lulus 1985 (UNDIP)
Dokter Spesialis Penyakit Dalam : lulus 1996 (UNDIP)
Dokter Spesialis Konsultan Ginjal-Hipertensi : lulus 2012 (UGM)
Magister Hukum : lulus 2010 (UNSOED) cumlaude
Magister Manajemen RS : lulus 2012 (UNSOED) cumlaude
S3 Kedokteran : lulus 2018 (UGM)
AGENDA
1. Pendahuluan
2. Kualitas hidup pasien PGK
3. Penyebab PGK
4. Derajat PGK: Fase Pre Dialisis dan Fase Dialisis
5. Kualitas Dialisis
6. Kepatuhan dan kemauan pasien PGK dalam berobat
7. Meningkatkan kualitas hidup pasien PGK Pre Dialisis
8. Mengendalikan diabetes pada PGK
9. Mengendalikan hipertensi pada PGK
10. Menghindari obat nefrotoksik
11. Meningkatkan kualitas hidup pasien PGK Dialisis
12. Kesimpulan
1. PENDAHULUAN
- PGK adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan tetapi bisa
dikendalikan
- Kualitas hidup pasien PGK tergantung banyak hal dan tergantung
derajat PGK
- Kepatuhan pasien PGK yang menjalani HD sangat diperlukan agar
kualitas hidupnya membaik
2. KUALITAS HIDUP PASIEN PGK
Kualitas hidup pasien PGK tergantung pada:
1) Penyebab PGK
2) Derajat PGK: Fase Pre dialisis dan Fase dialisis
3) Kualitas dialisis
4) Kepatuhan dan kemauan pasien dalam berobat
3. PENYEBAB PGK (IRR 2015)
PENYAKIT PENYERTA PGK (IRR, 2015)
4. DERAJAT PGK: FASE PRE DIALISIS
DAN FASE DIALISIS
• Tujuan: mencegah progresivitas PGK, meningkatkan kualitas hidup, mencegah
komplikasi lanjut.
PGK Pre Dialisis (Derajat I, II, III, IV)
PGK Dialisis (Derajat V)
Harus diupayakan agar pada Fase PGK Pre Dialisis tidak berlanjut ke Fase PGK
Dialisis
STRATEGI
a) Deteksi dini penderita PGK (Pre Dialisis)
b) Intervensi dini untuk menurunkan progresivitas penderita
PGK (Pre Dialisis)
c) Edukasi Pre Dialisis
d) Optimal Dialisis
5. KUALITAS DIALISIS
• Lamanya dialisis: standar 5 jam
• Qb: standar > 200
• Kadar kreatinin pre dan post HD
• 2 – 3 kali seminggu
• Dializer: high flux / low flux
• Akses Vaskuler
6. KEPATUHAN DAN KEMAUAN
PASIEN PGK DALAM BEROBAT
• Penyebab PGK yang paling sering ditemukan adalah diabetes dan
hipertensi (IRR,2015)
• Pasien diabetes dan hipertensi harus patuh dalam berobat agar tidak
terjadi komplikasi PGK
• Apabila sudah terjadi komplikasi PGK masih bisa dikendalikan pada
PGK tahap awal
• Penderita PGK tahap awal harus patuh berobat agar menjadi PGK
tahap akhir
• PGK tahap akhir harus patuh berobat (HD) agar tidak terjadi
komplikasi lebih lanjut
7. MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP
PASIEN PGK PRE DIALISIS
Tujuan:
• Mencegah keparahan penyakit.
• Menghambat peningkatan tahap PGK.
• Mengendalikan penyakit penyebab PGK.
• Mencegah komplikasi penyakit yang mendasari.
8. MENGENDALIKAN DIABETES
PADA PGK
• Diabetes merupakan penyebab utama PGK di Amerika, Jepang
dan Indonesia.
• 40% pasien DM tipe 2 akan berkembang menjadi nefropati DM.
• Risiko menjadi nefropati ini 10-20 kali pada mikroalbuminuria
daripada normoalbuminuria.
• DM mrp 40-60% penyebab ESRD.
9. MENGENDALIKAN HIPERTENSI
PADA PGK
◊ PGK non Diabetes: Target tekanan darah 140/90 mmHg.
◊ PGK dg Diabetes: Target tekanan darah < 140/90 mmHg,
obat antihipertensi pilihan adalah ARB (golongan sartan)
atau Ace Inhibitor (misalnya: captopril).
◊ Terutama pada Fase Pre Dialisis
10. MENGHINDARI OBAT NEFROTOKSIK
 Antibiotics (β-lactams, sulfonamides, quinolones, vancomycin, erythromycin,
minocycline, rifampin, ethambutol, acyclovir)

 Nonsteroidal anti-inflammatory drugs, cyclooxygenase 2 inhibitors

 Diuretics (thiazides, furosemide, triamterene)

 Anticonvulsants (phenytoin, phenobarbital, carbamazepine, valproic acid)

 Miscellaneous (captopril, H2 receptor blockers, proton pump inhibitors,
mesalazine, indinavir, allopurinol).
OBAT PENGHILANG NYERI
• Piroksikam, fenil butason, asam mefenamat, diclofenac, dll.
• Jamu-jamu (herbal) yang sering dicampur dengan obat penghilang
nyeri.
• Obat-obatan cina.
 Obat penghilang nyeri pada umumnya adalah nefrotoxic, berbahaya
bagi penderita yang sudah ada risiko penyakit ginjal.
 Obat penghilang nyeri harus dihindari pada pasien ginjal.
PATHOLOGY OF CHINESE HERB
NEPHROPATHY
11. MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP
PASIEN PGK DIALISIS
• Pasien PGK dialisis adalah penderita penyakit ginjal kronik
terminal, fungsi ginjalnya tersisa kurang dari 10%.
• Mereka ini selain ginjalnya hampir tidak berfungsi juga disertai
penyakit lain (jantung, diabetes, hipertensi, anemia, lupus, batu
ginjal dll).
• Hemodialisis hanyalah salah satu pengobatan sebagai pengganti
fungsi ginjal sementara.
• Kepatuhan pasien-pasien ini dalam dialisis dan pengobatan
penyakit penyerta akan meningkatkan kualitas hidupnya.
12. KESIMPULAN
• Kepatuhan pasien PGK yang menjalani HD sangat berkaitan dengan
kualitas hidup.
• Meningkatkan kualitas hidup pasien PGK harus secara
comprehensive.
• Dimulai pencegahan dg skrining untuk menemukan risiko akan
terjadinya PGK.
• Penanganan pasien Pre Dialisis sangat penting untuk mencegah dan
menghindari dialisis.
• PGK dg dialisis harus dikelola optimal bukan saja dialisis tp
perhatikan anemi, hipertensi, diabetes, jantungnya dll.
TERIMA KASIH