You are on page 1of 2

Pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal ( PMI ) Laboratorium

A. Pendahuluan
Mutu adalah
Pemantapan mutu internal (PMI) adalah kegiatan pencegahan dan
pengawasan yang dilakukan oleh masing-masing laboratorium secara terus-
menerus agar tidak terjadi atau mengurangi kejadian error/penyimpangan
sehingga diperoleh hasil pemeriksaan yang tepat
B. Latar Belakang
Pemantapan mutu internal akan memberikan jaminan kualitas kepada hasil
analisa secara kontinyu dengan cara mengamati sebanyak mungkin langkah-
langkah dalam prosedur analisa di mulai dari pengambilan spesimen sampai
kepada penentuan hasil akhir. Pemantapan mutu internal dapat dianjurkan oleh
kepala laboratorium sesuai dengan keinginannya, walaupun pemerintah sudah
membuat program yang sama dan mengeluarkan kriteria-kriteria singkat untuk
diterapkan secara praktis. Pada laboratorium kimia klinik, internal quality
control biasanya meliputi analisa serentak dari serum kontrol yang diketahui
konsentrasinya bersama-sama dengan serum pasien. Pengertian pemeriksaan
laboratorium semuanya mencakup seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai
sebelum proses pemeriksaan itu sendiri dilaksanakan yaitu dimulai dari tahap
pra analitik, analitik dan paska analitik (DepKes, 2004).

Pemantapan mutu internal
adalah kegiatan pencegahan dan pengawasanyang dilaksanakan oleh setiap laboratorium secara
terus-menerus agar diperolehhasil pemeriksaan yang tepat serta mendeteksi adanya kesalahan
danmemperbaikinya.

kegiatan ini mencakup tiga tahapan proses, yaitu:Menurut Depkes RI (2004), dalam kegiatan
laboratorium mulai dari tahap pra analitik sampai dengan melakukan pencegahan ulang
setiap tindakan/ proses pemeriksaan, yang harus dilakukan dan diperhatikan sebagai berikut
:1. Tahap Pra AnalitikTahap pra analitik adalah tahap awal sampel untuk siap di periksa /
dianalisa. Kelengkapan tahap pra analitik perlu didukung dengan penerimaandan preparasi
sampel oleh petugas atau staf laboratorium. Kelengkapanformulir permintaan pemeriksaan,
persiapan pasien, penanganan spesimen dan persiapan sampel untuk
analisa.2. Tahap AnalitikTahap analitik adalah tahap dalam pemeriksaan spesimen,
dimanaspesimen di analisa/ diperiksa menggunakan suatu instrument atau metodetertentu. Tahap
ini meliputi persiapan reagen/media, pipetasi reagen dansampel, inkubasi dan pemeriksaan.
Kesalahan terjadi selama proses pengukurandan disebabkan kesalahan acak atau kesalahan
sistematis mencakup pemeliharaan dan kalibrasi alat, uji kualitas reagen, uji ketepatan dan
ketelitian.3. Tahap Post AnalitikTahap post analitik adalah tahap akhir pemeriksaan yang berupa
lembarhasil pemeriksaan laboratorium. Hasil pemeriksaan laboratorium
merupakan bahan penunjang atau penentu diagnosis suatu penyakit. Tahap ini meliputi pembaca
an hasil ( penghitungan, pengukuran, identifikasi dan penilaian) dan pelaporan hasil.