You are on page 1of 1

STUDI LITERATUR: ANALISIS MANAJEMEN KONFLIK PERAWAT

DI RUMAH SAKIT
Indah Mardiyanthi1, Elly Lilianty Sjattar2, Andi Masyitha Irwan3

Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Keperawatan, Universitas Hasanuddin Makassar
Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Hasanuddin, Makassar
Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Hasanuddin, Makassar
Email: imardiyanthi@gmail.com

ABSTRAK
Latar belakang: Konflik dalam organisasi merupakan hal yang tidak dapat dihindari dan
menjadi tantangan bagi perawat dalam memberikan pelayanan. Prevalensi kejadian konflik di
rumah sakit cukup sering bahkan dilaporkan bisa terjadi beberapa kali dalam sebulan baik
dengan keluarga pasien maupun dengan rekan kerja. Namun konflik dapat memberikan
keuntungan bagi organisasi jika dikelola dengan baik. Salah satu penyebab konflik adalah
beban kerja dan setiap ruang perawatan di rumah sakit memiliki beban kerja yang berbeda-
beda. Oleh karena itu dibutuhkan manajemen konflik yang efektif untuk mendapatkan hasil
yang positif. Hal ini menjadi ketertarikan untuk meneliti perbedaan manajemen konflik yang
digunakan oleh perawat. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengetahui perbedaan
strategi manajemen konflik yang digunakan oleh perawat yang bertugas di beberapa ruang
rawat inap yaitu Intensive care unit, unit gawat darurat, kamar operasi, bangsal perawatan di
beberapa rumah sakit. Metode: Database yang digunakan dalam studi literatur ini adalah
adalah Google Scholar, PubMed, dan ProQuest. Hasil: Terdapat 79 artikel yang diidentifikasi
dan dipublikasi dari tahun 2008-2018. Setelah dilakukan proses identifikasi, screening, dan
eligibility diperoleh 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. 11 artikel tersebut
menganalisis manajemen konflik perawat di ruang Intensive care unit, unit gawat darurat, dan
kamar operasi, dan bangsal perawatan. Kesimpulan: Hasil identifikasi artikel
memperlihatkan manajemen konflik yang sering digunakan adalah collaborating dan
avoiding. Collaborating adalah strategi manajemen konflik yang digunakan oleh perawat di
kamar operasi dan ICU, sedangkan strategi avoiding digunakan oleh perawat IGD dan
bangsal perawatan.

Kata kunci: Conflict Management Style, Nurses, Hospital