You are on page 1of 6

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Definisi Tempat-Tempat Umum (TTU) adalah suatu tempat dimana umum (semua orang) dapat masuk ke
tempat tersebut untuk berkumpul mengadakan kegiatan baik secara insidentil maupun terus menerus,
(Suparlan 1977).

Tempat-tempat ibadah,hiburan,salon dll merupakan salah satu sarana tempat-tempat umum yang
dipergunakan untuk berkumpulnya masyarakat guna melaksanakan kegiatan

Masalah kesehatan lingkungannya merupakan suatu masalah yang perlu di perhatikan dan ditingkatkan.
Dalam hal ini pengelola/pengurus tempat-tempat tersebut perlu untuk diberikan pengetahuan tentang
kesehatan lingkungan yang berhubungan dengan tempat-tempat umum guna mendukung upaya
peningkatan kesehatan lingkungan melalui upaya sanitasi dasar, pengawasan mutu lingkungan tempat
umum, termasuk pengendalian pencemaran lingkungan.

Jadi sanitasi tempat-tempat umum adalah suatu usaha untuk mengawasi dan mencegah kerugian akibat
dari tempat-tempat umum terutama yang erat hubungannya dengan timbulnya atau menularnya suatu
penyakit. Tempat-tempat umum merupakan tempat kegiatan bagi umum yang mempunyai tempat,
sarana dan kegiatan tetap yang diselenggarakan oleh badan pemerintah, swasta, dan atau perorangan
yang dipergunakan langsung oleh masyarakat (Adriyani, 2005).

Setiap aktifitas yang dilakukan oleh manusia sangat erat interaksinya dengan tempat-tempat umum, baik
untuk bekerja, melakukan interaksi sosial, belajar maupun melakukan aktifitas lainnya. Jadi sanitasi
tempat-tempat umum sangatlah penting dijaga sanitasinya agar tidak menimbulkan berbagai masalah
kesehatan,misalnya menimbulkan penyakit berbasis lingkungan.

Rumusan Masalah

Bagaimana pengertian sanitasi tempat-tempat umum?
Bagaimana tujuan sanitasi tempat-tempat umum?

Bagaimana ruang lingkup sanitasi tempat-tempat umum?

Bagaimana aspek penyelenggaraan sanitasi tempat-tempat umum?

Bagaimana hambatan pelaksanaan sanitasi tempat-tempat umum?

Bagaimana sanitasi tempat umum di hotel,pusat perbelanjaan dll?

tujuan

Mengetahui pengertian sanitasi tempat-tempat umum.

Mengetahui tujuan sanitasi tempat-tempat umum.

Mengetahui ruang lingkup sanitasi tempat-tempat umum.

Mengetahui aspek penyelenggaraan sanitasi tempat-tempat umum.

Mengetahui hambatan pelaksanaan sanitasi tempat-tempat umum.

Mengetahui sanitasi tempat umum di hotel,pusat perbelanjaan dll.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Sanitasi Tempat-Tempat Umum

Sanitasi adalah usaha kesehatan masyarakat yang menitikberatkan pada pengawasan terhadap berbagai
faktor lingkungan sedemikian rupa sehingga munculnya penyakit dapat dihindari. Sehingga dapat
dikatakan bahwa sanitasi adalah suatu usaha pengendalian faktor-faktor lingkungan untuk mencegah
timbulnya suatu penyakit dan penularannya yang disebabkan oleh faktor lingkungan tersebut, sehingga
derajat kesehatan masyarakat dapat optimal (Depkes RI, 2002).
Tempat-tempat umum memiliki potensi sebagai tempat terjadinya penularan penyakit, pencemaran
lingkungan, ataupun gangguan kesehatan lainnya. Pengawasan atau pemeriksaan sanitasi terhadap
tempat-tempat umum dilakukan untuk mewujudkan lingkungan tempat-tempat umum yang bersih guna
melindungi kesehatan masyarakat dari kemungkinan penularan penyakit dan gangguan kesehatan
lainnya (Chandra, 2007).

Sanitasi tempat-tempat umum, merupakan masalah kesehatan masyarakat yang cukup mendesak.
Karena tempat umum merupakan tempat bertemunya segala macam masyarakat dengan segala penyakit
yang dipunyai oleh masyarakat. Oleh sebab itu tempat umum merupakan tempat menyebarnya segala
penyakit terutama penyakit yang medianya makanan, minuman, udara dan air. Dengan demikian sanitasi
tempat-tempat umum harus memenuhi persyaratan kesehatan dalam arti melindungi, memelihara, dan
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat (Mukono, 2005).

Definisi Tempat-Tempat Umum (TTU) adalah suatu tempat dimana umum (semua orang) dapat masuk ke
tempat tersebut untuk berkumpul mengadakan kegiatan baik secara insidentil maupun terus menerus,
(Suparlan 1977).

Suatu tempat dikatakan tempat umum bila memenuhi kriteria :

Diperuntukkan masyarakat umum.

Mempunyai bangunan tetap/ permanen.

Tempat tersebut ada aktivitas pengelola,pengunjung/ pengusaha.

Pada tempat tersebut tersedia fasilitas :

Fasilitas kerja pengelola.

Fasilitas sanitasi, seperti penyediaan air bersih, bak sampah, WC/ Urinoir, kamar mandi, pembuangan
limbah.

Jadi sanitasi tempat-tempat umum adalah suatu usaha untuk mengawasi dan mencegah kerugian akibat
dari tempat-tempat umum terutama yang erat hubungannya dengan timbulnya atau menularnya suatu
penyakit. Untuk mencegah akibat yang timbul dari tempat-tempat umum.

Usaha-usaha yang dilakukan dalam sanitasi tempat-tempat umum dapat berupa :
Pengawasan dan pemeriksaan terhadap factor lingkungan dan factor manusia yang melakukan kegiatan
pada tempat-tempat umum.

Penyuluhan terhadap masyarakat terutama yang menyangkut pengertian dan kesadaran masyarakat
terhadap bahaya-bahaya yang timbul dari tempat-tempat umum.

2.2 Tujuan Sanitasi Tempat-Tempat Umum

Tujuan di lakukan nya sanitasi di tempat-tempat umum adalah sangat berguna untuk:

Untuk memantau sanitasi tempat-tempat umum secara berkala.

Untuk membina dan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih
dan sehat di tempat – tempat umum.

Ruang Lingkup Sanitasi Tempat-Tempat Umum

Secara spesifik ruang lingkup sanitasi tempat – tempat umum di antara nya adalah:

Penyedian air minum (water supply)

Pengelolaan sampah padat, air kotor, dan kotoran manusia (wastes disposal meliputi sawage,
refuse,excreta)

Hyigiene dan sanitasi makanan (food hygiene and sanitation)

Perumahan dan kontruksi bangunan (housing and contruction)

Pengawasan fektor (vector control)
Pengawasan pencemaran fisik (physical pollution)

Hygiene dan sanitasi industry (industrial hygiene and sanitation)

Adapun kegiatan yang mendasari sanitasi tempat – tempat umum yaitu:

Pemetaan (monitoring)

Pemetaan (monitoring) adalah meninjau atau memantau letak, jenis dan jumlah tempat-tempat umum
yang ada kemudian di salin kembali atau di gambarkan dalam bentuk peta sehingga mempermudah
dalam menginspeksi tempat-tempat umum tersebut.

Inspeksi sanitasi

Inspeksi sanitasi adalah penilaian serta pengawasan terhadap tempat-tempat umum dengan mencari
informasi kepada pemilik, penanggug jawab dengan mewawancarai dan melihat langsung kondisi
tempat-tempat umum untuk kemudian diberikan masukan jika perlu apabila dalam pemantauan masih
terdapat hal-hal yang perlu mendapat pembenahan.

Penyuluhan

Penyuluhan terhadap masayarakat (edukasi) terutama untuk menyangkut pengertian dan kesadaran
masyarakat terhadap bahaya – bahaya yang timbul datu TTU.

Aspek Penyelenggaraan Sanitasi Tempat-Tempat Umum

Aspek teknis/hukum (Peraturan dan perundang-undangan sanitasi)
Aspek sosial, yang meliputi pengetahuan tentang : kebiasaan hidup, adat istiadat, kebudayaan, keadaan
ekonomi, kepercayaan, komunikasi, dll

Aspek administrasi dan management, yang meliputi penguasaan pengetahuan tentang cara pengelolaan
STTU yang meliputi : Man, Money, Method, Material dan Machine

Hambatan Pelaksanaan Sanitasi Tempat-Tempat Umum

PENGUSAHA

Belum adanya pengertian dari para pengusaha mengenai peraturab per undang-undangn yang
menyangkut usha STTU dan kaitannya dengan usaha kesehtan masyarakat

Belum mengetahui / kesadaran mengenai pentingnya usaha STTU untuk menghindari terjadinya
kecelakaan atau penularan penyakit

Adanya sikap keberata dari pengusaha untuk memenuhi persyaratan-persyaratan karena memerlukan
biaya ekstra

Adanya sikap apatis dari masyarakat tenang adanya peraturan/persyaratan dari STTU

PEMERINTAH

Belum semua peraltan dimiliki oelh tenaga pengawas pada tingkat II dan kecamatan

Masih terbatasnya pengetahan petugas dalam melaksanakan pengawasan

Masih minimnya dana yang dialokasikan untuk pengawasan STTU

Belum semua kecamatan/tingkat II memiliki saran transportasi untuk melakukan kegiatan
pengawasan