You are on page 1of 13

IFFAH HANIFAH

NIM P1337420615004

SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN SEMARANG


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG
2018
Hipertensi didefinisikan sebagai suatu
peninggian yang menetap daripada
tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg
dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg.
APA ITU
Peninggian tekanan darah yang terus
DARAH TINGGI???
menerus yang merupakan gejala klinis
karena hal tersebut dapat menunjukkan
keadaan hipertensi.

KLASIFIKASI HIPERTENSI :
1. HIPERTENSI PRIMER
2. HIPERTENSI SEKUNDER
TABEL TEKANAN DARAH MENURUT

UMUR

UMUR SISTOLIC DIASTOLIC PULSE

6-10 30-120 60-75 75-120

11-20 95-125 65-80 70-118

21-30 100-130 70-85 65-110

31-40 105-135 75-90 60-110

41-50 110-140 80-95 55-110

51-60 115-145 85-110 50-95


APA SAJA PENYEBAB DARAH

TINGGI????

1. Keturunan
2. Usia
3. Garam
4. Kolesterol
5. Obesitas/kegemukan
6. Stress
7. Merokok
8. Kafein
9. Alkohol
10. Kurang olahraga
Tanda dan gejala hipertensi:
1. Kepala pusing
2. Gemetar
3. Telinga berdengung
4. Sering marah - marah
5. Jantung berdebar-debar
6. Tekanan darah lebih dari 140/90
mmHg
7. Keringat berlebihan
8. Gangguan penglihatan
9. Rasa berat di tengkuk
10. Sukar tidur
Jaga berat badan
Kurangi konsumsi garam berlebih dalam makanan
seperti yang terdapat dalam ikan asin, daging kaleng
Batasi konsumsi makan kolesterol tinggi, seperti jeroan
Jangan merokok
Banyak makan sayur dan buah
Cukup istirahat dan tidur
Olahraga teratur
Rajin memeriksa tekanan darah
Batasi minum kopi
Jangan minum-minuman beralkohol
Hindari stress
Diabetes Melitus adalah suatu penyakit dimana
kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh
tidak dapat menghasilkan atau menggunakan
insulin secara efektif.
PENYEBAB
1. Keturunan
2. Usia
3. Kegemukan
4. Kurang gerak
5. Kehilangan insulin
6. Alkoholisme
7. Obat-obatan
KLASIFIKASI DIABETES MELLITUS

1. Tipe I : Diabetes Melitus Tergantung Insulin (IDDM)


Tidak/kurang memproduksi hormone insulin.
2. Tipe II : Diabetes Mellitus Tak Tergantung Insulin
(NIDDM)
Berhubungan dengan penurunan sensitivitas terhadap
insulin (resisten insulin)
TANDA DAN GEJALA
1. Sering merasa haus (polidipsi)
2. Sering kencing terutama malam hari (poliuri)
3. Sering merasakan lapar (polifagi)
4. Mati rasa atau kesemutan di kaki dan tangan
5. Pandangan menjadi kabur
6. Sering merasa lelah tanpa sebab yang jelas
dan mengantuk
7. Penurunan berat badan
8. Kulit terasa kering
9. Sering menderita sariawan atau infeksi
(misalnya bisul) yang sulit sembuh
10. Mual dan muntah
KOMPLIKASI
1. Ginjal : Gagal Ginjal, Infeksi
2. Jantung : Hipertensi, Gagal Jantung
3. Mata : Glaukoma, Katarak, Retinopati
4. Syaraf : Neuropati, mati rasa
5. Kulit : Luka lama, gangren
6. Hipoglikemi
7. Ketoasidosis
Pe PENCEGAHAN
1. Olahraga secara teratur
2. Usahakan BB yang normal dan stabil
3. Check up secara periodik kadar gula darah, TD, maupun kadar
kolesterol/lemak
4. Jaga makanan, makanlah banyak sayur dan ikan
5. Hindari makanan minuman yang mengandung gula
6. Perhatikan banyaknya makanan yang dimakan
7. Hindari merokok
8. Hindari minuman beralkohol