You are on page 1of 5

PROSEDUR PENGGUNAAN DAN PEMELIHARAAN ALAT

ENDOSCOPY

I. TAHAP PERSIAPAN :

1. Pastikan semua system dalam kondisi OFF


2. Lakukan pemeriksaan fisik pada scope, jika ada cacat atau
kerusakan pada insertion section atau bending section
3. Lakukan tes kebocoran pada scope yang akan digunakan
dengan Air Leakage tester (LT-7). Jika scope tidak lulus tes
kebocoran, maka scope tersebut tidak boleh digunakan
4. Hubungkan scope ke processor, pastikan semua connector
terhubung dengan baik dan sempurna
5. Isi water tank dengan air ( 80% ), lalu hubungkan water
tank ke scope
6. Hubungkan scope dengan suction pump. Perhatikan pada
saat mengatur tekanan suction pump, tidak boleh
melebihi 53 kPa ( 400 mmHg )
7. Switch ON semua system secara keseluruhan. Lakukan
pengecekan angulasi, suction button, air/water button,
nozzle maupun forcep channel. Pastikan semua bagian
dapat berfungsi dengan baik sebelum melakukan prosedur
pemeriksaan endoscopy.

II. TAHAP PENCUCIAN DAN STERILISASI

A. PENCUCIAN PERTAMA ( FIRST WASHING ) :

1. Dilakukan segera setelah selesai pemeriksaan


2. Bersihkan bagian luar insertion section yang telah
terkontaminasi dengan menggunakan cairan Neutral
detergent/detergente enzimatico liquido (CIDEZYME,
MediZyme).
3. Tekan air/water button untuk melakukan flushing dan
pembersihan pada lensa dan nozzle sehingga tidak ada
kotoran yang menempel pada lensa kamera atau
menyumbat nozzle
4. Bersihkan suction channel / forcep channel dengan
menekan suction button secara bergantian dengan
menggunakan air dan cairan Neutral
detergent/detergente enzimatico liquido (CIDEZYME,
MediZyme).
B. PENCUCIAN KEDUA ( SECOND WASHING ) :

1. Switch OFF semua system lalu lepaskan water tank


dan suction tube dari scope dan kemudian keluarkan
scope dari processor
2. Pastikan scope connector telah tertutup rapat
menggunakan EVE Connector Cap untuk mencegah air
masuk ke connector pada saat pencucian dan sterilisasi
3. Lakukan tes kebocoran pada scope, jika tidak lulus tes
kebocoran maka scope tidak boleh direndam dalam air
4. Lepaskan suction button, air/water button dan forceps
valve rubber dari scope tersebut lalu bersihkan
semuanya dengan cairan desinfektan kemudian bilas
dengan air bersih yang mengalir
5. Bersihkan forcep channel dengan menggunakan
channel cleaning brush berkali – kali hingga semua
kotoran yang mungkin dapat mengakibatkan
penyumbatan dikeluarkan dan forcep channel menjadi
bersih
6. Jangan lupa membilas scope secara keseluruhan di
bawah air yang mengalir

C. STERILISASI :

1. Gunakan cleaning adapter untuk membersihkan bagian


dalam scope. Letakkan scope dalam cairan
desinfektan/Glutaraldehyde ( CIDEX, MedDis )
2. Bersihkan suction channel dan air/water channel
secara bergantian dengan menggunakan cairan
desinfektan
3. Setelah selesai, rendam scope dalam cairan desinfektan
selama kurang lebih 15 – 20 menit.
4. Keluarkan scope dari larutan tersebut lalu bilas dengan
air bersih yang mengalir untuk membersihkan /
melarutkan sisa – sisa cairan desinfektan yang
menempel pada cover scope
5. Gunakan cleaning adapter sekali lagi untuk
membersihkan bagian dalam scope dari sisa – sisa
cairan desinfektan dengan menyemprotkan air bersih
bergantian dengan udara hingga bersih dan kering
6. Keringkan bagian luar scope dengan menggunakan kain
halus hingga benar – benar kering.
7. Keringkan juga suction button, air/water button dan
forcep valve. Kemudian bubuhkan silicon oil pada
suction button dan air/water button, lalu pasang
kembali pada scope
8. Hubungkan scope ke processor, switch ON processor
dan semua system terkait
9. Tutup connector water tank dengan jari lalu tekan
air/water button untuk mengeluarkan sisa – sisa air
yang masih tertinggal di dalam scope
10. Hubungkan dengan suction pump, tekan suction
button hingga tidak
ada air yang tersisa pada suction channel
11. Lepaskan scope dari processor lalu simpan scope
dalam kondisi
tergantung
PROSEDUR PEMELIHARAAN ALAT
ENDOSCOPY

1. Pastikan Scope selalu dalam kondisi steril, tidak bocor dan


tidak terdapat cacat fisik pada saat penyimpanan dan sebelum
digunakan.
2. Lakukan tes kebocoran pada saat Scope akan digunakan,
sebelum dicuci dan setelah dicuci. Jika alat tidak lolos tes
kebocoran, Scope tidak boleh digunakan.
3. Setelah Scope digunakan lakukan proses pencucian dan
sterilisasi sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
4. Untuk proses sterilisasi, perhatikan komposisi cairan
disinfektan yang akan digunakan dan gunakan cairan
disinfektan sesuai dengan yang direkomendasikan.
5. Setelah scope disterilisasi, simpan scope dalam lemari scope
dalam posisi tergantung.
6. Perhatikan temperatur tempat penyimpan scope, pastikan suhu
berada dalam temperatur suhu ruangan normal (25C).
LANGKAH – LANGKAH PENGOPERASIAN ENDOSCOPY

1. Pasangkan scope pada processor, dan pastikan scope terpasang


dengan sempurna
2. Lakukan test kebocoran pada Scope yang akan digunakan
dengan menggunakan Air Leakage tester
3. Pasangkan selang suction ke suction conector pada scope
4. Hubungkan Water tank ke A/W conector pada scope, isi water
tak dengan air steril sebanyak 80% dari isi water tank.
5. Tekan tombol ON/OFF pada masing – masing unit (UPS, TV
monitor, Processor, Printer, Endo-jet)
6. Tekan tombol lamp pada processor untuk menyalakan lampu,
cek gambar pada monitor
7. Tekan tombol A/W, cek apakah udara dan air dapat keluar
dengan baik pada A/W nozzle
8. Tekan tombol Suction dan cek apakah suction sudah berfungsi
dengan baik perhatikan tekanan pada suction pump berada
pada 53 kPa / 400mmHg
9. Setelah Scope digunakan lakukan proses pencucian dan
sterilisasi sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
10. Setelah scope disterilisasi, simpan scope dalam lemari scope
dalam posisi tergantung.