You are on page 1of 3

Anatomy Tokek

TOKEK adalah satu-satunya kadal yang memiliki suara. Beberapa spesies tokek
membuat mencicit atau mengklik suara yang terdengar seperti "gecko," makadisebut
tokek. Kebanyakan tokek aktif di malam hari (mereka adalah yang paling aktif di malam
hari); mereka memiliki mata besar dan visual (penglihatan) yang sangat baik.

Anatomi:

Tokek memiliki tubuh pendek, lebar, gemuk dengan jari kaki yang besar, cakar
melengkung ke belakang. Kebanyakan kaki lengket tokek memiliki bantalan, terdiri dari
mikroskopis Velcro-seperti bulu bengkok (disebut setae) di bawah kaki bulunya
memungkinkan mereka untuk memanjat dengan baik, bahkan pada permukaan yang
halus atau terbalik. Tokek gurun memiliki kaki yang berumbai yang memudahkan
mereka berjalan di pasir dengan sangat mudah. Tokek terbang (genus Ptychozoon)
memiliki kelepak lebar memanjang dari kulit perut dan memiliki jari-jari kaki berselaput,
kaki, dan ekor yang membantu mereka meluncur dengan anggun di udara.

Makanan :

Tokek adalah hewan yang tergolong karnivora (pemakan daging). Kebanyakan mereka
makan serangga (seperti jangkrik, springtails, dan kecoak) dan cacing, tetapi mereka
juga makan anak-anak burung, telur, dan mamalia kecil, berburu mangsanya di malam
hari.

Pemangsa :
Ular adalah pemangsa tokek yang utama. Ketika seekor tokek ditangkap oleh ular, ia
akan berusaha melepaskan ekornya agar dapat kabur dari tangkapan sang ular.
Habitat:
Tokek hidup di berbagai habitat hangat, termasuk hutan hujan, padang pasir, padang
rumput, dan rawa-rawa. Mereka sekarang ditemukan di seluruh dunia sebagai hewan
peliharaan (khususnya Tokay gecko).

Reproduksi:
Geckos menetas dari telur. Yang betina biasanya mengeluarkan 2 buah telur yang
lengket. Telur akan lunak pada awalnya, tapi mengeras dengan cepat. Tidak ada induk
tokek yang peduli. Geckos terkadang makan telur mereka sendiri.

Klasifikasi:
Kelas Reptilia (reptil), Order Squamata (kadal dan ular), Subordo Lacertilia (kadal),
Family Gekkonidae (tokek), sekitar 400 spesies.

Tokek masuk kedalam ras kadal, dan kadal adalah hewan vertebrata yang mirip dengan
manusia memiliki tulang punggung, tengkorak dan tulang rusuk. Dari 3.000 spesies
yang berbeda ditambah kadal yang telah menemukan ada banyak perbedaan dalam
bentuk, ukuran dan gaya hidup kadal ini, Namun ada beberapa karakteristik umum yang
mengikat mereka bersama-sama. Fitur eksternal mereka, mereka semua memiliki kulit,
lidah, telinga, mata, kaki dan ekor.

Kulit
Kulit bertindak sebagai lapisan pelindung yang mencegah kadal dari dehidrasi.
Pembentukan skala bervariasi dari spesies ke spesies, dalam beberapa hal itu
memungkinkan kadal berubah warna untuk beradaptasi ke lingkungan.

Lidah
Lidah mereka yang pendek dan gemuk, meskipun bunglon dan beberapa jenis lainnya
memiliki lidah yang lebih panjang. Lidah bekerja sama dengan organ Jacobson dan
analisis dan selera apa pun yang datang dalam kontak dengan itu.

Pendengaran
Kebanyakan kadal memiliki telinga eksternal terlihat lubang atau membuka, terkadang
sudah tertutup oleh sebuah genderang (gendang telinga).

Mata
Kebanyakan kadal dapat berkedip dan menutup mata mereka, ini berbeda dengan ular
yang tidak punya kelopak mata dapat dipindah-pindahkan. Ada beberapa kadal yang
tidak memiliki mata sama sekali. Ada juga adaptasi khusus antar spesies seperti gecko,
yang memiliki mata besar untuk membantu penglihatan pada malam hari mereka, dan
bunglon yang memiliki mata bergerak secara independen.
Tungkai
Tangan dan kaki adalah organ khusus dan jari-jari dan jari-jari kaki diadaptasikan sesuai
dengan spesies dan gaya hidup. Contohnya adalah tokek, memiliki perekat bantalan di
ujung jari mereka yang memungkinkan mereka untuk memanjat banyak permukaan
seperti pohon-pohon, dinding dan langit-langit.

Ekor
Ekor juga digunakan berbeda tergantung pada spesiesnya, dapat digunakan untuk
berkelahi, tamak, menyeimbangkan dan penyimpanan lemak untuk beberapa nama.
Ekor dapat diandalkan sebagai sarana untuk mempertahankan diri dari pemangsa, ini
adalah alasan bagus mengapa anda tidak boleh menangkap kadal dengan memegang
ekornya.

Organ
Kadal dilengkapi dengan organ-organ yang sangat mirip dengan mamalia. Tengkorak
mereka memiliki rumah-rumah seperti tengkorak otak, paru-paru untuk menghirup
udara yang sama seperti yang kita lakukan, sebuah hati untuk membuang racun dan
lambung untuk proses pencernaan makanannya.

Thermoregulasi
Kadal benar-benar bergantung pada kondisi kehidupan eksternal. Tidak seperti mamalia,
mereka tidak memiliki peralatan untuk internal menghasilkan panas, karena itu mereka
berdarah dingin, juga dikenal sebagai ectothermic.

Kadal termo mengatur (pemanasan dan pendinginan) dengan bergerak di sekitar habitat
mereka. Jika sudah dingin di pagi hari, mereka akan mencari sinar matahari atau
bantalan panas atau sorotan di vivarium Anda sehingga mereka dapat berjemur di panas
dan mengisi ulang baterai mereka. Setelah mereka mencapai temperatur optimal maka
mereka akan berpindah untuk berburu makanan dan patroli wilayah mereka. Pada hari-
hari panas mereka akan menghindari overheating dengan istirahat di tempat teduh,
cooling off dalam air atau mencari kesejukan mereka mundur atau liang.