Muhammad Zainal Abidin Personal Blog

Dari Sebuah Tempat Paling Indah di Dunia. Saya, Abied «

Fungsi Manajemen Kelas
dengan 2 komentar A. Pengertian Manajemen Kelas Diketahui bahwa setiap organisasi memiliki aktivitas-aktivitas pekerjaan tertentu dalam rangka mencapai tujuan organisasi tersebut dan salah satu aktivitas tersebut adalah manajemen. Dalam dunia pendidikan manajemen kelas itu dapat diartikan sebagai aktivitas proses belajar mengajar yang memadukan sumber-sumber pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan sebelumnya.[1] Suatu pandangan yang lebih bersifat umum dari pada pandangan di atas, dinyatakan bahwa manajemen kelas ialah proses mengintegrasikan sumber-sumber daya manusia (pelayan pendidikan) yang saling berhubungan serta menjadi sistem total untuk menyelesaikan suatu tujuan.[2] Dari uraian di atas yang dimaksud dengan sumber pendidikan di sini ialah mencakup orangorang, alat-alat media, bahan-bahan, uang dan sarana semuanya itu akan diarahkan dan dikoordinasi agar terpusat dalam rangka menyelesaikan tujuan bersama. Sementara M. Manulang, mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan manajemen adalah: Manajemen adalah seni dalam ilmu perencanaan, pengorgansiasian, penyusunan, pergerakan dan pengawasan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.[3] Dalam pendapat yang sama Terry seperti dikutip Djati S., juga mengatakan bahwa manajemen adalah soal proses tertentu yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan penggunaan setiap ilmu dan seni bersama-sama dan selanjutnya menyelesaikan tugas untuk mencapai tujuan.[4] Ada sebahagian pendapat yang menyatakan bahwa kata pengelolaan juga sangat identik dengan kata manajemen. Hal tersebut diakibatkan oleh derasnya penambahan kata pungut ke dalam bahasa Indonesia. Olehnya itu penyusun sengaja menguraikannya. Menurut Drs. Winarno Hamiseno, pengelolaan kelas adalah suatu tindakan yang dimulai dari penyusun data, merencana, mengorganisasikan, melaksanakan sampai dengan pengawasan dan penilaian.[5] Namun demikian, manajemen kelas ialah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menguntungkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai kemampuan.[6]

Menurut Shrode dan Voich tujuan utama manajemen adalah produktivitas dan kepuasan. bahwa tujuan manajemen itu tidak bersifat tunggal bahkan jamak atau rangkap. Sebab.[7] Artinya: Tujuan adalah petunjuk yang penting dalam pendidikan walaupun mereka secara langsung tidak dapat diamati dan dievaluasi. Kaitannya dengan hal di atas. hal itu disebabkan banyaknya tujuan yang dikemukakan oleh masing-masing manajemen/organisasi. Orriesstein. dan cukup menantang´ untuk diperjuangkan berdasarkan pada potensi yang dimiliki. Tujuan maknanya hasil yang umum (generalis). sedangkan sasaran berarti hasil khusus (spesialis). seperti yang dikatakan oleh Allan C. mereka membuat pernyataan yang mengandung keinginan dan kompetensi. khususnya di bidang pendidikan. Daniel V. khususnya dalam proses belajar mengajar.Dari beberapa uraian pengertian di atas telah menunjukkan bahwa betapa pentingnya kedudukan manajemen kelas dalam dunia pendidikan. dari tujuan itulah sesuatu itu akan dapat menentukan corak dan ke arah mana organisasi akan dibawa. kendatipun demikian penyusun mencoba mengemukakan beberapa pendapat tentang tujuan manajemen. Hasibuan menjelaskan bahwa antara tujuan dan sasaran mempunyai makna yang berbeda. Kaitannya dengan masalah tujuan di atas penyusun akan mengemukakan sebuah pendapat mengenai pentingnya tujuan. serta semakin meluasnya makna yang terkandung di dalamnya.[10] . serta pembangunan daerah/nasional maupun tanggung jawab sosial. dapat dipahami bahwa masalah manajemen adalah masal h a yang sangat penting dalam proses aktivitas. seperti dalam peningkatan mutu pendidikan/lulusannya. dan pemenuhan kesempatan kerja. Oleh karena. Sehingga tidak heran jika ditemukan masing-masing corak manajemen yang mempunyai tujuan yang berbeda dalam mencapai hasil yang diinginkan.[8] Mengenai tujuan manajemen.P. tetapi masalah manajemen itu sama sekali tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. karena itu hendaknya ditetapkan ³jelas. realistis. keuntungan/profit yang tinggi. H. Mengenai tujuan manajemen dikatakannya adalah sesuatu yang ingin dicapai selalu ditetapkan dalam suatu rencana (plan). sebenarnya sangat sulit untuk menentukan penjelasan yang pasti terhadap satu permasalahan tujuan. Tujuan Manajemen Kelas Masalah tujuan merupakan masalah yang sangat fundamental dalam setiap proses aktivitas tertentu.[9] Jika dipahami maksud dari pengertian di atas. tema atau soal tersebut merupakan pemahaman penerapan di dalam pendidikan secara umum. B. Malayu S. they are statements that cannot a desired and valued competency. tentang arti sebuah tujuan dikatakannya: ³Aims are important guides in educations. Levinne. utamanya untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam pencapaian tujuan yang diinginkan. although they cannot be directly or evaluated. Sementara Drs. a theme or concern that applied to education in general´. mengatakan dalam bukunya An Introduction to the Foundations of Educations. Bahkan tidak hanya sekedar penting saja.

5. Economic objectives.P. Malayu S. menjelaskan tujuan manajemen yang dilihat dari berbagai sudut pandang. Menurut sifatnya. Managerial objectives. Menurut tipe-tipenya tujuan dibagi atas : 1. 1. Group objectives. Menurut bidangnya. tujuan berupa detail teknis. bertujuan untuk memberikan pelayanan yang baik bagi konsumen dengan mempertinggi nilai barang dan jasa yang ditawarkan kepada konsumen. Departmental Objectives. tujuan dibagi atas : 1. tujuan dibagi atas: 1. Social objectives. tujuan dibagi atas: . Overall enterprise objectives. Hasibuan. tujuan yang harus dicapai daya upaya atau kreativitaskreativitas yang bersifat manajerial 3. Tujuan sosial. Tujuan jangka panjang 2. bertujuan untuk mendapatkan laba bagi pemiliknya 2. Tujuan jangka menengah 3. Administrative objectives.[12] 4. tujuan-tujuan yang dimaksud memenuhi kebutuhankebutuhan dan memerlukan efisiensi untuk pencapaiannya. Individual objectives. Management objectives. adalah tujuan-tujuan yang harus dicapai oleh setiap kelompok urusan 6. terutama tanggung jawab moral. adalah tujuan-tujuan yang harus dicapai oleh setiap divisi. adalah tujuan-tujuan yang harus dicapai oleh masing-masing bagian 4. Menurut tingkatannya tujuan dibagi atas: 1. di antaranya adalah: 1. Divisional Objectives. Social objectives. 4. H. Menurut jangka waktunya. Service objectives. detail kerja dan detail karya. Tujuan sekunder 3. Profit objectives.Lebih jauh lagi Drs. adalah tujuan-tujuan yang harus dicapai oleh setiap urusan. tujuan suatu tanggung jawab. Tujuan primer 2. Sectional Objectives. Technical objectives. 3. tujuan-tujuan yang pencapaiannya memerlukan administrasi.[11] 2. 2. 5. Tujuan individual 4. 3. Menurut prioritasnya. tujuan dari segi efektif yang harus ditimbulkan oleh manajer. 2. tujuan dibagi atas: 1. Tujuan jangka pendek 3. bertujuan agar para karyawan secara individual economic social psychological mendapat kepuasan di bidang pekerjaannya dalam perusahaan 1. adalah tujuan-tujuan yang harus dicapai oleh masingmasing individu. 6. adalah tujuan semesta (generalis) yang harus dicapai oleh badan usaha secara keseluruhan.

MBS mempunyai siklus atau proses. tujuan adalah 1. maksudnya penentuan tujuan setia tingkat untuk membantu para karyawan . Sasaran individu. Top level objectives. 2. Finance objectives.[14] MBS merupakan sistem yang mengandung unsur-unsur dan MBS akan efektif jika terdapat unsur-unsur sebagai berikut: 1. adalah tujuan-tujuan mengenai pemasaran barang dan jasa-jasa. Organizational objectives 3. Menurut motifnya. Diketahui bahwa tujuan organisasi adalah segala sesuatu yang harus dicapai organisasi dalam melaksanakan misinya. 2. menyeluruh dan menyangkut berbagai bidang sekaligus. Manajer tingkat atas bersama-sama dengan manajer tingkat bawah bersama-sama menentukan tujuan. Prinsip-prinsip manajemen merupakan sebuah ilmu dasar manajemen yang perlu dikuasai oleh pemimpin (pendidik) sebagai landasan untuk kepentingan pelaksanaan manajemen selanjutnya. adalah tujuan-tujuan produksi. adalah tujuan-tujuan umum. 2. Office objectives. Pengukuran dan penilaian prestasi. Public objectives 2. Prinsip Manajemen Berdasarkan Sasaran (MBS) MBS merupakan teknik manajemen yang membantu memperjelas dan menjabarkan tahapan tujuan organisasi. atau suatu lembaga pendidikan. Marketing objectives. 5. Personal objectives. informasi dan pemilihan dari alternatif-alternatif yang ada. Sehingga pada setiap tingkat organisasi diperlukan komitmen para manajer pada pencapaian sasaran perseorangan dan sasaran organisasi secara efektif. 4. yaitu : 1. adalah tujuan-tujuan mengenai ketatausahaan dan administrasinya. tanggung jawab dan tugas-tugas. adalah tujuan-tujuan tentang modal 3.[13] Dengan demikian dapatlah disimpulkan bahwa tujuan manajemen kelas adalah merupakan hal terjadinya proses manajemen dan aktivitas kerja. dijelaskan bahwa pada dasarnya prinsip-prinsip manajemen itu dibagi dalam tiga hal yaitu: 1. Dengan MBS dilakukan proses penentuan tujuan bersama antara atasan dan bawahan. Nanang Fattah yang berjudul Landasan Manajemen Pendidikan. Prinsip-prinsip Manajemen Kelas Diketahui bahwa manajemen sebagai suatu kegiatan untuk mencapai tujuan menjadi hal yang wajib untuk diketahui oleh mereka yang terlibat di dalam kepanitiaan. yang dibedakan menjadi tiga jenis. Productions objectives. unit kerja agar serasi dengan tujuan organisasi. Komitmen pada program 2. Dalam bukunya DR. Namun demikian. organisasi. tujuan beraneka macam tetapi harus ditetapkan secara jelas. Penentuan sasaran pada tingkat puncak 3. Pengembangan standar prestasi dan 3.1. realistis dan cukup menantang berdasarkan analisis data. Identifikasi tujuan. C.

[16] Oleh karena itu. yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi untuk manajer secara teratur. Manajer juga sangat dipengaruhi oleh unsur-unsur kelembagaan yang memelihara mekanisme keseimbangan antara nilai-nilai kepegawaian dan lingkungan luar. dan ini merupakan salah satu dari prinsip-prinsip manajemen yang harus diketahui di dalam melaksanakan proses aktivitas pendidikan. Salah satu upaya yang paling penting adalah dengan mengembangkan sumber daya manusia. Prinsip Manajemen Berdasarkan Orang Dapat dipahami bahwa manajemen berdasarkan orang merupakan suatu konsep manajemen modern yang mengkaji keterkaitan dimensi perilaku. dan semua kegiatan tersebut membutuhkan suatu informasi. dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. maka jelaslah bahwa prinsip-prinsip manajemen kelas yang dimaksudkan adalah mengarah kepada tercapainya suatu bentuk manajemen dalam wadah organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan tidak melepaskan kaidah-kaidah tertentu. sebab perubahan perilaku dan perubahan organisasi merupakan bagian esensial dari manajemen inovasi sebagai dampak globalisasi bidang kehidupan.4. 1. Informasi yang dibutuhkan oleh manajer disediakan oleh suatu sistem informasi manajemen. Prinsip Manajemen Berdasarkan Informasi Diketahui perencanaan pengorganisasian. Manajer (pendidik) pada umumnya bekerja pada lingkungan yang selalu berubah. agar organisasi tersebut dapat berjalan di atas prinsip-prinsip manajemen yang ideal. membawa implikasi terhadap perubahan perilaku dan kelompok dan wadahnya. . Sistem ini sendiri ada karena berbagai tekanan untuk mengembangkan informasi seirama dengan perkembangan lingkungan. Tuntutan perubahan dan pengembangan yang muncul sebagai akibat tuntutan lingkungan internal dan eksternal pendidikan. Singkatnya kebudayaan dan lembagalembaga menunjukkan dan mempengaruhi cara hidup. pengembangan SDM harus diimbangi dengan pengembangan organisasi. Dengan demikian. tuntutan akan perubahan merupakan sesuatu yang tidak dapat terelakkan. Otonomi dalam pelaksanaan rencana. sistem manajemen informasi merupakan keseluruhan jaringan informasi yang ditujukan kepada pembuatan keterangan-keterangan bagi manajer yang berfungsi untuk pengambilan keputusan.[17] Sistem informasi manajemen sebagai sebuah sistem manusia atau mesin yang terpadu untuk menyajikan informasi guna untuk mendukung fungsi operasi. menurut organisasi selalu menyesuaikan diri. dan cara menyelenggarakan sebuah manajemen. Perubahan lingkungan yang bermacam-macam.[15] 6. Peran serta aktif semua tingkatan manajer 5. komponen sistem dalam kaitannya dengan perubahan dan pengembangan organisasi/ lembaga pendidikan. Dengan kata lain. manajemen. kepemimpinan dan pengawasan merupakan kegiatan manajerial yang pada hakekatnya merupakan proses pengambilan keputusan. Namun.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful