You are on page 1of 5

Perbedaan gas medisinal dan inhalasi dosis terukur bertekanan (aerosol

)

1. Gas Medisinal

Gas medisinal adalah suatu gas atau campuran gas yang diberikan secara medis

kepada pasien untuk kebutuhan terapetis, diagnostis atau profilaksis melalui tindakan

farmakologi dan diklasifikasikan sebagai obat.

Pembuatan gas medisinal umumnya dilakukan dengan menggunakan sistem

tertutup. Pembuatan gas medisinal hendaklah memenuhi persyaratan dasar Cara

Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), aneks yang sesuai, dan sesuai dengan standar

farmakope.

Gambar 1. Tabung Gas

 Katup : Alat untuk membuka dan menutup wadah.

 Katup Retensi Tekanan Minimum: Katup yang dilengkapi sistem satu
mempertahankan tekanan yang ditentukan (kira-kira 3 - 5 bar di atas tekanan
atmosfir) sehingga mencegah pencemaran selama pemakaian.

 Katup Satu-arah: Katup yang didesain untuk aliran sistem satu arah saja.
 Manifold : Peralatan berbentuk pipa yang dirancang khusus sehingga
memungkinkan satu atau lebih wadah gas dapat diisi secara serempak dari satu
sumber.

 Silinder: Wadah yang didesain untuk menyimpan gas pada tekanan tinggi.

 Tanki : Wadah statis untuk penyimpanan gas cair atau kriogenis.

 Tanker : Wadah yang terpasang pada kendaraan untuk pengiriman gas cair atau
kriogenis.

1.1 Prinsip pembuatan gas medisinal

2. Inhalasi dosis terukur bertekanan (aerosol)

Inhalasi adalah pengobatan dengan cara memberikan obat dalam bentuk uap

kepada pasien langsung melalui alat pernapasannya (hidung ke paru-paru)

menggunakan alat nebulizer.

3. 2.1 Prinsip pembuatan Inhalasi dosis terukur bertekanan (aerosol)
Aerosol mempunyai sifat khusus oleh karena itu pembuatan aerosol hendaklah

dilakukan didalam ruang yang kondisinya terkendali, terutama suhu ruangan

(misal:tidakl ebih tinggi dari23ºC untuk mencegah penguapan propelan) dan

kelembaban relative (misal: tidaklebih tinggi dari 50% untuk mencegah

pengembunan dan pembekuan air yang terkandung di dalam udara yang dapat

menyumbat katup aerosol).

Ada dua jenis metode pembuatan dan pengisian yang umum dilakukan pada saat ini

yaitu:

a) Proses pengisian-ganda (pengisian dengan tekanan). Untuk produksi

bentuk ini,bahan berkhasiat disuspensikan dalam propelan bertitik didih

tinggi,kemudian diisikan kedalam wadah,ditutup dengan katup, kemudian

melalui katup diisikan propelan lain yang bertitik didih rendah. Suspensi bahan

berkhasiat dalam propelan dijaga pada suhu rendah untuk mengurangi

kehilangan akibat penguapan, dan

b) Proses pengisian–tunggal(pengisian dingin).Bahan berkhasiat disuspensikan

dalam suatu campuran propelan, kemudian dijaga pada tekanan tinggi atau pada

suhu rendah atau kedua-duanya. Suspensi ini kemudian diisikan langsung ke

dalam wadah dengan satu kali pengisian.