JANGKA SORONG Jangka sorong adalah suatu alat ukur panjang yang dapat dipergunakan untuk mengukur panjang

suatu benda dengan ketelitian hingga 0,1 mm. keuntungan penggunaan jangka sorong adalah dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng, diameter dalam sebuah tabung atau cincin, maupun kedalam sebuah tabung. Pada gambar disamping ditunjukkan bagian-bagian dari jangka sorong. (sorot masing-masing bagian dari jangka sorong tersebut untuk mengetahui nama setiap bagian). Secara umum, jangka sorong terdiri atas 2 bagian yaitu rahang tetap dan rahang geser. Jangka sorong juga terdiri atas 2 bagian yaitu skala utama yang terdapat pada rahang tetap dan skala nonius (vernier) yang terdapat pada rahang geser. Sepuluh skala utama memiliki panjang 1 cm, dengan kata lain jarak 2 skala utama yang saling berdekatan adalah 0,1 cm. Sedangkan sepuluh skala nonius memiliki panjang 0,9 cm, dengan kata lain jarak 2 skala nonius yang saling berdekatan adalah 0,09 cm. Jadi beda satu skala utama dengan satu skala nonius adalah 0,1 cm – 0,09 cm = 0,01 cm atau 0,1 mm. Sehingga skala terkecil dari jangka sorong adalah 0,1 mm atau 0,01 cm. Ketelitian dari jangka sorong adalah setengah dari skala terkecil. Jadi ketelitian jangka sorong adalah : Dx = ½ x 0,01 cm = 0,005 cm Dengan ketelitian 0,005 cm, maka jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng atau cincin dengan lebih teliti (akurat). Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter luar sebuah kelereng, diameter dalam sebuah tabung atau cincin maupun untuk mengukur kedalaman sebuah tabung. Berikut akan dijelaskan langkah-langkah menggunakan jangka sorong untuk keperluan tersebut

Mengukur diameter luar Untuk mengukur diameter luar sebuah benda (misalnya kelereng) dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut * Geserlah rahang geser jangka sorong kekanan sehingga benda yang diukur dapat masuk diantara kedua rahang (antara rahang geser dan rahang tetap) * Letakkan benda yang akan diukur diantara kedua rahang. . * Letakkan benda/cincin yang akan diukur sedemikian sehingga kedua rahang jangka sorong masuk ke dalam benda/cincin tersebut * Geserlah rahang geser kekanan sedemikian sehingga kedua rahang jangka sorong menyentuh kedua dinding dalam benda/cincin yang diukur * Catatlah hasil pengukuran anda 3.1. Mengukur diameter dalam Untuk mengukur diameter dalam sebuah benda (misalnya diameter dalam sebuah cincin) dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut : * Geserlah rahang geser jangka sorong sedikit kekanan. Mengukur kedalaman Untuk mengukur kedalaman sebuah benda/tabung dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut : * Letakkan tabung yang akan diukur dalam posisi berdiri tegak. * Geserlah rahang geser kekiri sedemikian sehingga benda yang diukur terjepit oleh kedua rahang * Catatlah hasil pengukuran anda 2. * Putar jangka (posisi tegak) kemudian letakkan ujung jangka sorong ke permukaan tabung yang akan diukur dalamnya.

* Geserlah rahang geser kebawah sehingga ujung batang pada jangka sorong menyentuh dasar tabung. Anda tidak pernah menaksir angka terakhir (desimal ke-3) sehingga anda cukup berikan nilai 0 untuk desimal ke-3. mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit. maupun lainnya) dengan cara diulur. 3. 3. Untuk membaca hasil pengukuran menggunakan jangka sorong dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut : 1. Bacalah skala nonius yang tepat berimpit dengan skala utama. * Catatlah hasil pengukuran anda.005) cm Jangka sorong biasanya digunakan untuk: 1. Mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa.01 cm) Karena Dx = 0. pada jangka sorong yang memiliki skala nonius. Hasil pengukuran dinyatakan dengan persamaan : Hasil = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x skala terkecil jangka sorong) = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x 0. 2. Mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara . Tidak seperti mistar. maka hasil pembacaan pengukuran (xo) harus juga dinyatakan dalam 3 desimal.990 + 0. 2. sehingga hasil pengukuran menggunakan jangka sorong dapat anda laporkan sebagai : Panjang L = xo + Dx Misalnya L = (4. Bacalah skala utama yang berimpit atau skala terdekat tepat didepan titik nol skala nonis.005 cm (tiga desimal).

hanya saja harus pintar menggunakan skala yang berbeda Mikrometer Sekrup Komponen Mikrometer Sekrup Mikrometer memiliki ketelitian sepuluh kali lebih teliti daripada jangka sorong. Jangka sorong memiliki dua macam skala: skala utama dan nonius. 4.01 mm. Untuk pembacaan ke inch prinsipnya sama. Di contoh. Ketelitiannya sampai 0.04 cm = 4. Mikrometer terdiri dari: . Sekarang lihatlah ke skala utama di sebelah kiri angka nonius 0. yang berhimpit adalah angka 4 (diberi tanda merah). Itu berarti 0.74 cm.Poros tetap .7 cm + 0. Lihat contoh cara mengukur di bawah. Di situ menunjukkan angka 4. Berarti hasil pengukurannya adalah 4.04 mm. Lihatlah skala nonius yang berhimpit dengan skala utama.7 cm. Ingat lagi kan pelajaran SMA? Hehe.“menancapkan/menusukkan” bagian pengukur.

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup . Misalnya tebal kertas.- Poros geser / putar Skala utama Skala nonius Pemutar Pengunci Fungsi Mikrometer Sekrup Mikrometer sekrup biasa digunakan untuk mengukur ketebalan suatu benda. Selain mengukur ketebalan kertas. mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur diameter kawat yang kecil.

4. Dan nilai tengah : 1. 5. 2. Skala Putar Terdiri dari skala 1 sampai 50 Setiap skala putar berputar mundur 1 putaran maka skala utama bertambah 0.5. 3.01 mm . Buka rahang dengan cara memutar ke kiri pada skala putar hingga benda dapat masuk ke rahang.5 mm. Putarlah pengunci sampai skala putar tidak dapat digerakkan dan terdengar bunyi 'klik'.5.5. terdiri dari skala : 1. 4. Skala Utama. dan seterusnya. 4. 3. Skala Mikrometer Sekrup Skala pada mikrometer dibagi dua jenis: 1.5 mm. dan seterusnya.5.1. Letakkan benda yang diukur pada rahang. Pastikan pengunci dalam keadaan terbuka 2. 3. 5 mm. Sehingga 1 skala putar = 1/100 mm = 0. 2. 2. dan putar kembali sampai tepat.

Sesuai dengan namanya resistor bersifat resistif dan umumnya terbuat dari bahan karbon . Pada badannya terdapat lingkaran membentuk gelang kode warna untuk memudahkan pemakai mengenali besar resistansi tanpa mengukur besarnya dengan Ohmmeter. bahan material seperti karet. perak. Bahan-bahan tersebut menghantar arus listrik dengan baik. sehingga dinamakan konduktor. Kebalikan dari bahan yang konduktif. emas dan bahan metal umumnya memiliki resistansi yang sangat kecil. Kode warna tersebut adalah standar manufaktur yang dikeluarkan oleh . dijelaskan pada artikel tentang semikonduktor. 16 January 2009 04:17 Pada dasarnya semua bahan memiliki sifat resistif namun beberapa bahan seperti tembaga. Resistor adalah komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam satu rangkaian.Resistor Written by Aswan Hamonangan Friday. karbon memiliki resistansi yang lebih besar menahan aliran elektron dan disebut sebagai insulator. Dari hukum Ohms diketahui. Satuan resistansi dari suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol W (Omega). resistansi berbanding terbalik dengan jumlah arus yang mengalir melaluinya. gelas. Tipe resistor yang umum adalah berbentuk tabung dengan dua kaki tembaga di kiri dan kanan. Bagaimana prinsip konduksi.

Sehingga dengan ini . dan jika warna gelangnya merah berarti faktor pengalinya adalah 100. Gelang ke empat tentu saja yang berwarna emas dan ini adalah gelang toleransi.1 : nilai warna gelang Resistansi dibaca dari warna gelang yang paling depan ke arah gelang toleransi berwarna coklat. violet. merah dan emas. berarti resitor ini memiliki toleransi 5%. Kalau anda telah bisa menentukan mana gelang yang pertama selanjutnya adalah membaca nilai resistansinya. gelang kedua berwana violet dan gelang ke tiga berwarna merah. Jadi gelang pertama dan kedua atau kuning dan violet berurutan. Nilai resistansisnya dihitung sesuai dengan urutan warnanya. ada satu test yang harus dipenuhi yaitu diharuskan tidak buta warna. emas atau perak. Dengan demikian urutan warna gelang resitor ini adalah.EIA (Electronic Industries Association) seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut. maka nilai satuannya ditentukan oleh gelang pertama dan gelang kedua. Waktu penulis masuk pendaftaran kuliah elektro. Gelang pertama dan seterusnya berturut-turut menunjukkan besar nilai satuan. Biasanya warna gelang toleransi ini berada pada badan resistor yang paling pojok atau juga dengan lebar yang lebih menonjol. Gelang berwarna emas adalah gelang toleransi. merah. Tetapi resistor dengan toleransi 1% atau 2% (toleransi kecil) memiliki 4 gelang (tidak termasuk gelang toleransi). 10% atau 20% memiliki 3 gelang (tidak termasuk gelang toleransi). Masih dari tabel-1 diketahui gelang kuning nilainya = 4 dan gelang violet nilainya = 7. sedangkan warna gelang yang pertama agak sedikit ke dalam. Gelang ketiga adalah faktor pengali. nilai satuannya adalah 47. Pertama yang dilakukan adalah menentukan nilai satuan dari resistor ini. Biasanya resistor dengan toleransi 5%. Karena resitor ini resistor 5% (yang biasanya memiliki tiga gelang selain gelang toleransi). Belakangan baru diketahui bahwa mahasiswa elektro wajib untuk bisa membaca warna gelang resistor (barangkali). Tabel . Jumlah gelang yang melingkar pada resistor umumnya sesuai dengan besar toleransinya. Dengan demikian pemakai sudah langsung mengetahui berapa toleransi dari resistor tersebut. dan gelang terakhir adalah faktor pengalinya. Dari tabel-1 diketahui jika gelang toleransi berwarna emas. Misalnya resistor dengan gelang kuning. gelang pertama berwarna kuning.

5. 16 January 2009 06:39 Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan listrik. Bahan-bahan dielektrik yang umum dikenal misalnya udara vakum. keramik. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik. phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan-muatan positif dan negatif di awan. Kapasitor . Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutup negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutup positif. gelas dan lain-lain. Semakin besar ukuran fisik suatu resistor bisa menunjukkan semakin besar kemampuan disipasi daya resistor tersebut.7K Ohm dan toleransinya adalah 5%. maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. Karena resistor bekerja dengan dialiri arus listrik. Umumnya di pasar tersedia ukuran 1/8. namun ada juga yang berbentuk silinder. Di alam bebas. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. 1.Prinsip dasar dan spesifikasi elektriknya Written by Aswan Hamonangan Friday. Resistor yang memiliki disipasi daya 5. Selamat mencoba.diketahui nilai resistansi resistor tersebut adalah nilai satuan x faktor pengali atau 47 x 100 = 4. 10 dan 20 watt. 1/4. Spesifikasi lain yang perlu diperhatikan dalam memilih resitor pada suatu rancangan selain besar resistansi adalah besar watt-nya. Tetapi biasanya untuk resistor ukuran jumbo ini nilai resistansi dicetak langsung dibadannya. maka akan terjadi disipasi daya berupa panas sebesar W=I2R watt. misalnya 100W5W. karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif. Muatan elektrik ini "tersimpan" selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. 10 dan 20 watt umumnya berbentuk kubik memanjang persegi empat berwarna putih. 2. Gambar 1 : prinsip dasar kapasitor .

Untuk lebih sederhana dapat dibagi menjadi 3 bagian. Tabel-1 : Konstanta dielektrik bahan kapasitor Tabel konstanta dielektrik bahan kapasitor Untuk rangkain elektronik praktis.(1) Q = muatan elektron dalam C (coulombs) C = nilai kapasitansi dalam F (farads) V = besar tegangan dalam V (volt) Dalam praktek pembuatan kapasitor. Konversi satuan penting diketahui untuk memudahkan membaca besaran sebuah kapasitor. satuan farads adalah sangat besar sekali.(2) Berikut adalah tabel contoh konstanta (k) dari beberapa bahan dielektrik yang disederhanakan. tergantung dari bahan dielektriknya. jarak (t) antara kedua plat metal (tebal dielektrik) dan konstanta (k) bahan dielektrik. Dengan rumusan dapat ditulis sebagai berikut : C = (8. Umumnya kapasitor yang ada di pasar memiliki satuan uF (10-6 F). Tipe Kapasitor Kapasitor terdiri dari beberapa tipe.85 x 10-12) (k A/t) ...25 x 1018 elektron. Kemudian Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan elektron sebanyak 1 coulombs. yaitu kapasitor electrostatic. nF (10-9 F) dan pF (10-12 F). .047uF dapat juga dibaca sebagai 47nF. kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas area plat metal (A). Misalnya 0.1nF sama dengan 100pF. Dengan rumus dapat ditulis : Q = CV ……………. Coulombs pada abad 18 menghitung bahwa 1 coulomb = 6.Kapasitansi Kapasitansi didefenisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron. atau contoh lain 0.

titanium. Kapasitor Electrostatic Kapasitor electrostatic adalah kelompok kapasitor yang dibuat dengan bahan dielektrik dari keramik. yang biasanya untuk aplikasi rangkaian yang berkenaan dengan frekuensi tinggi. magnesium. adalah karena proses pembuatannya menggunakan elektrolisa sehingga terbentuk kutup positif anoda dan kutup negatif katoda. polyprophylene. polystyrene. Telah lama diketahui beberapa metal seperti tantalum.electrolytic dan electrochemical. MKT adalah beberapa contoh sebutan merek dagang untuk kapasitor dengan bahan-bahan dielektrik film. jika digunakan Aluminium. Tersedia dari besaran pF sampai beberapa uF. Mengapa kapasitor ini dapat memiliki polaritas. Mylar. Kapasitor Electrolytic Kelompok kapasitor electrolytic terdiri dari kapasitor-kapasitor yang bahan dielektriknya adalah lapisan metal-oksida. Umumnya kapasitor kelompok ini adalah nonpolar. Oksigen pada larutan electrolyte terlepas dan mengoksidai permukaan plat metal. aluminium. maka akan terbentuk lapisan Aluminiumoksida (Al2O3) pada permukaannya. Lapisan oksidasi ini terbentuk melalui proses elektrolisa. zirconium dan seng (zinc) permukaannya dapat dioksidasi sehingga membentuk lapisan metal-oksida (oxide film). Termasuk kelompok bahan dielektrik film adalah bahan-bahan material seperti polyester (polyethylene terephthalate atau dikenal dengan sebutan mylar). Keramik dan mika adalah bahan yang popular serta murah untuk membuat kapasitor yang kapasitansinya kecil. Elektroda metal yang dicelup kedalam larutan electrolit (sodium borate) lalu diberi tegangan positif (anoda) dan larutan electrolit diberi tegangan negatif (katoda). metalized paper dan lainnya. niobium. film dan mika. Contohnya. MKM. seperti pada proses penyepuhan emas. polycarbonate. Umumnya kapasitor yang termasuk kelompok ini adalah kapasitor polar dengan tanda + dan .di badannya. .

karena memiliki kapasitansi yang besar dan arus bocor (leakage current) yang sangat kecil. Lapisan metal-oksida ini sangat tipis. Karena alasan ekonomis dan praktis. Bahan yang paling banyak dan murah adalah Aluminium. 4700uF dan lain-lain. Sehingga dengan cara itu dapat diperoleh kapasitor yang kapasitansinya besar. Disebut electrolyte padat. Kapasitor tipe ini juga memiliki arus bocor yang sangat kecil Jadi dapat dipahami mengapa kapasitor Tantalum menjadi relatif mahal. Untuk mendapatkan permukaan yang luas. Sebagai contoh 100uF. melainkan bahan lain yaitu manganese-dioksida. tetapi sebenarnya bukan larutan electrolit yang menjadi elektroda negatif-nya. umumnya bahan metal yang banyak digunakan adalah aluminium dan tantalum. 470uF. Selain itu karena seluruhnya padat.Gambar-2 : Prinsip kapasitor Elco Dengan demikian berturut-turut plat metal (anoda). bahan plat Aluminium ini biasanya digulung radial. Dalam hal ini lapisan-metal-oksida sebagai dielektrik. Tipe kapasitor jenis ini juga masih dalam . yang sering juga disebut kapasitor elco. Dari rumus (2) diketahui besar kapasitansi berbanding terbalik dengan tebal dielektrik. maka waktu kerjanya (lifetime) menjadi lebih tahan lama. sehingga dengan demikian dapat dibuat kapasitor yang kapasitansinya cukup besar. Dengan demikian kapasitor jenis ini bisa memiliki kapasitansi yang besar namun menjadi lebih ramping dan mungil. Termasuk kapasitor jenis ini adalah batere dan accu. Pada kenyataanya batere dan accu adalah kapasitor yang sangat baik. Kapasitor Electrochemical Satu jenis kapasitor lain adalah kapasitor electrochemical. Bahan electrolyte pada kapasitor Tantalum ada yang cair tetapi ada juga yang padat. lapisan-metal-oksida dan electrolyte(katoda) membentuk kapasitor.

Selain dari kapasitansi ada beberapa karakteristik penting lainnya yang perlu diperhatikan.000.000pF atau = 100nF. nilai kapasitansi umumnya ditulis dengan angka yang jelas. maka kapasitansinya adalah 10 x 10. Sebagai contoh. . Kapasitor yang ukuran fisiknya mungil dan kecil biasanya hanya bertuliskan 2 (dua) atau 3 (tiga) angka saja. sedangkan angka ke-3 adalah faktor pengali. Umumnya kapasitor-kapasitor polar bekerja pada tegangan DC dan kapasitor non-polar bekerja pada tegangan AC. Misalnya kapasitor 10uF 25V. Misalnya pada kapasitor elco dengan jelas tertulis kapasitansinya sebesar 22uF/25v.mania barangkali pernah mengalami kapasitor yang meledak karena kelebihan tegangan. Misalnya pada kapasitor keramik tertulis 104. Para elektro. misalnya untuk applikasi mobil elektrik dan telepon selular. X7R (stable) serta Z5U dan Y5V (general purpose). Biasanya spesifikasi karakteristik ini disajikan oleh pabrik pembuat didalam datasheet. artinya kapasitansi kapasitor tersebut adalah 22 x 100 = 2200 pF = 2. Ada 4 standar popular yang biasanya tertera di badan kapasitor seperti C0G (ultra stable). 3 = 1.000 = 100. 4 = 10.pengembangan untuk mendapatkan kapasitansi yang besar namun kecil dan ringan. Tegangan Kerja (working voltage) Tegangan kerja adalah tegangan maksimum yang diijinkan sehingga kapasitor masih dapat bekerja dengan baik. Berikut ini adalah beberapa spesifikasi penting tersebut. Secara lengkap kode-kode tersebut disajikan pada table berikut. Lengkap dengan nilai tegangan maksimum dan polaritasnya.2 nF. Pabrikan pembuat kapasitor umumnya membuat kapasitor yang mengacu pada standar popular. Membaca Kapasitansi Pada kapasitor yang berukuran besar.000 dan seterusnya. maka tegangan yang bisa diberikan tidak boleh melebihi 25 volt dc. kapasitor yang bertuliskan dua angka 47. 2 = 100. Faktor pengali sesuai dengan angka nominalnya. Jika ada 3 digit. Jika hanya ada dua angka satuannya adalah pF (pico farads). berturut-turut 1 = 10. maka kapasitansi kapasitor tersebut adalah 47 pF. Contoh lain misalnya tertulis 222. Temperatur Kerja Kapasitor masih memenuhi spesifikasinya jika bekerja pada suhu yang sesuai. angka pertama dan kedua menunjukkan nilai nominal.

Misalnya jika tertulis 104 X7R. Dengan table di atas pemakai dapat dengan mudah mengetahui toleransi kapasitor yang biasanya tertera menyertai nilai nominal kapasitor. Tabel diatas menyajikan nilai toleransi dengan kode-kode angka atau huruf tertentu. besar kapasitansi nominal ada toleransinya. Sekaligus dikethaui juga bahwa suhu kerja yang direkomendasikan adalah antara -55Co sampai +125Co (lihat .Tabel-2 : Kode karakteristik kapasitor kelas I Tabel-3 : Kode karakteristik kapasitor kelas II dan III Toleransi Seperti komponen lainnya. maka kapasitasinya adalah 100nF dengan toleransi +/-15%.

Secara matematis di tulis sebagai berikut : . rangkaian ballast. Artinya. semestinya kapasitor dapat menyimpan muatan selamalamanya. Phenomena ini dinamakan arus bocor DCL (DC Leakage Current) dan resistansi dielektrik ini dinamakan Insulation Resistance (IR). karakteristik resistansi dielektrik ini biasa juga disajikan dengan besaran RC (IR x C) yang satuannya ohmfarads atau megaohm-micro farads. Insulation resistance (IR) ini sangat besar (MOhm). walaupun nilainya sangat besar sekali. Pabrik pembuat biasanya meyertakan data DF dalam persen. Karena besar IR selalu berbanding terbalik dengan kapasitansi (C). Gambar-3 : Model rangkaian kapasitor C = Capacitance ESR = Equivalent Series Resistance L = Inductance IR = Insulation Resistance Jika tidak diberi beban. tuner dan lain-lain. Namun dari model di atas. berikut adalah model rangkaian kapasitor. Dissipation Factor (DF) dan Impedansi (Z) Dissipation Factor adalah besar persentasi rugi-rugi (losses) kapasitansi jika kapasitor bekerja pada aplikasi frekuensi. tetapi ini akan menyebabkan resistansi dielektrik makin kecil. Dari model rangkaian kapasitor digambarkan adanya resistansi seri (ESR) dan induktansi (L). diketahui ada resitansi dielektrik IR(Insulation Resistance) yang paralel terhadap kapasitor.tabel kode karakteristik) Insulation Resistance (IR) Walaupun bahan dielektrik merupakan bahan yang non-konduktor. Untuk menjelaskan ini. Untuk mendapatkan kapasitansi yang besar diperlukan permukaan elektroda yang luas. Konsekuensinya tentu saja arus bocor (DCL) sangat kecil (uA). namun tetap saja ada arus yang dapat melewatinya. bahan dielektrik juga memiliki resistansi. Rugi-rugi (losses) itu didefenisikan sebagai ESR yang besarnya adalah persentasi dari impedansi kapasitor Xc. Besaran ini menjadi faktor yang diperhitungkan misalnya pada aplikasi motor phasa.

Gambar-4 : Faktor dissipasi Dari penjelasan di atas dapat dihitung besar total impedansi (Z total) kapasitor adalah : .

ensiklopedia bebas Terkini (belum ditinjau) Langsung ke: navigasi. cari Induktor .Gambar-5 : Impendansi Z Karakteristik respons frekuensi sangat perlu diperhitungkan terutama jika kapasitor bekerja pada frekuensi tinggi. Untuk perhitungan respons frekuensi dikenal juga satuan faktor qualitas Q (quality factor) yang tak lain sama dengan 1/DF. --end-- Induktor Dari Wikipedia bahasa Indonesia.

induktor dapat menjadi sirkuit resonansi karena kapasitas parasitnya.Beberapa jenis induktor harga rendah. tetapi tanpa resistansi atau kapasitansi. Induktor adalah salah satu komponen elektronik dasar yang digunakan dalam rangkaian yang arus dan tegangannya berubah-ubah dikarenakan kemampuan induktor untuk memproses arus bolak-balik. Biasanya sebuah induktor adalah sebuah kawat penghantar yang dibentuk menjadi kumparan. Selain memboroskan daya pada resistansi kawat. dan pada arus tinggi mungkin mengalami nonlinearitas karena . dan tidak memboroskan daya. dan beberapa kapasitansi. beberapa resistansi karena resistivitas kawat. Pada suatu frekuensi. dalam satuan Henry. Sebuah induktor pada kenyataanya merupakan gabungan dari induktansi. induktor berinti magnet juga memboroskan daya didalam inti karena efek histeresis. Simbol Tipe Pembuatan pertama Pasif Michael Faraday(1831) Kotak ini: lihat • bicara Sebuah induktor atau reaktor adalah sebuah komponen elektronika pasif (kebanyakan berbentuk torus) yang dapat menyimpan energi pada medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melintasinya. lilitan membantu membuat medan magnet yang kuat didalam kumparan dikarenakan hukum induksi Faraday. Sebuah induktor ideal memiliki induktansi. Kemampuan induktor untuk menyimpan energi magnet ditentukan oleh induktansinya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful