You are on page 1of 2

ALUR PELAYANAN KLINIK VCT

No. Dokumen: Revisi: Halaman:
SPO/MDG’S/004 00 1/2
Ditetapkan:
Tanggal terbit: Direktur
Standar Prosedur
Operasional
06 Februari 2017
Dr. Prima Yunika, MARS

PY
Pengertian Merupakan alur pelayanan kepada klien yang ingin untuk memeriksakan
status HIV di Rumah Sakit Awal Bros Bekasi.

Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah pelayanan VCT klien mulai dari

O
pendaftaran hingga selesai dengan pelayanan yang ramah dan efisien.

Kebijakan SK Direktur No 012/SK/DIR/RSAB-BKS/I/2017 tentang Pedoman

C
Pelayanan Konseling dan Testing HIV/AIDS secara Sukarela (Voluntary
Counselling and Testing)

Prosedur 1. Klien melakukan pendaftaran di pendaftaran ke Klinik VCT di Poli

ED
Rawat Jalan dengan prosedur sebagaimana ditetapkan dari Rumah Sakit
Awal Bros Bekasi
2. Bila pasien merupakan pasien jaminan perusahaan/asuransi/pihak ketiga
maka petugas pendaftaran harus mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada
klien bila hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada pihak penjamin, dan
apabila hasil pemeriksaan positif atau reaktif maka kemungkinan pihak
LL
penjamin (perusahaan/asuransi/pihak ketiga) tidak menjamin
(membatalkan jaminan) terhadap penyakit/keadaan yang berhubungan
dengan hasil pemeriksaan tersebut.
3. Setelah pasien mendaftar, maka pasien dipersilakan menuju Klinik VCT
O

(Ruang Konseling)
4. Konselor mempersilakan klien masuk ke ruang konseling
5. Dilakukan konseling pra tes oleh konselor yang bertugas pada saat itu
TR

sesuai jadwal yang sudah ditentukan
6. Apabila setelah konseling pra tes, klien bersedia untuk dilakukan
pemeriksaan HIV, maka konselor memberikan formulir persetujuan
(informed consent) untuk ditandatangani oleh klien
7. Dilakukan pemeriksaan HIV di laboratorium Rawat Jalan
N

8. Setelah hasil pemeriksaan selesai, maka petugas laboratorium wajib
menyerahkan hasil pemeriksaan dalam amplop tertutup langsung kepada
konselor
O

9. Konselor melakukan konseling pasca tes, dan membuka amplop didepan
klien. Bila hasil pemeriksaan reaktif/positif maka dilakukan pemeriksaan
lanjutan (CD4) dan rencana untuk pengobatan ARV ditempat rujukan
C

yang telah ditentukan. Bila hasil non reaktif/negative konselor
menjelaskan (mengedukasi) kembali bahwa akan dilakukan pemeriksaan
3 bulan kemudian dikarenakan kemungkinan adanya periode jendela
(window periode)
10. Konselor menawarkan kepada klien penyimpanan hasil pemeriksaan HIV
bisa dititipkan di rumah Sakit Awal Bros Bekasi agar terjaga
kerahasiaannya (rekam medis khusus VCT) atau dibawa klien
11. Bila pasien bersedia melakukan pemeriksaan CD4 dan pengobatan ARV
ALUR PELAYANAN KLINIK VCT
No. Dokumen: Revisi: Halaman:
SPO/MDG’S/004 00 2/2

maka konselor akan memberikan formulir pemeriksaan danrujukan ke
Rumah Sakit rujukan yang telah ditetapkan.
12. Apabila klien tidak setuju untuk melakukan pemeriksaan laboratorium
HIV, maka konselor melakukan edukasi kembali kepada klien, dan
apabila setelah dilakukan edukasi ulang, klien tetap tidak mau untuk

PY
dilakukan pemeriksaan, maka konselor dapat menawarkan untuk
dilakukan pemeriksaan pada waktu lain.
13. Bila Administrasi sudah selesai, pasien diizinkan pulang.

Unit terkait Admission, Laboratorium, Unit Rawat Jalan

O
Dokumen terkait -

C
Lampiran -

Status
Dokumen
Status
Review
Status
Revisi
ED
ALUR PELAYANAN KLINIK VCT
Tanggal Terbit Tanggal Efektif Tanggal Peninjauan
Kembali
Baru 00 00 Februari 2014 Maret 2014 Februari 2017
LL
Review 01 00 Februari 2017 Maret 2017 Februari 2020
O

Riwayat Revisi
Revisi No Dokumen Uraian Perubahan
TR

- - -
N
O
C