You are on page 1of 172

LAPORAN KERJA PRAKTEK ii

AGUSTUS _ SEPTE.YIBER 2OOO

DI
KOhITROL MOTOR INDUKSI TEGANG{\ Tift-GGI

EN
.--DAN
SISTEili PROTEKSII.iY-A PEJE AREA Oi

er US 3 - FF
PERTaiviII\A UP I-}, CTLaCaP

n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Disusun OIeh :
La L 06 HA

tek
-\ama : Luqmanui iiakim E

A
iiPi 6-^

: uo^e.vo.lf,J
^
UL

Iiif{,}i : 963i 167itt250i5i


AN

ja
QM

-
LU

JTJ RUSAN TEKNIK ELEKTRO

FAKU LTAS TEKN-OLOGI iiiDUSTRi

UN IVERSITAS TRISAKTI JAKARTA

2000
LAFT}RAF{ KERJA PRAKTEK iI
AGUSTUS _ SEFTE*IBER ?SS$

DI
\

EN
KSNTROL MOTOR INDUKSI TEGAI{GAN TINGGI

NAN SISTEM PROTEKSII\T-YA PADA AREA {'1

er US 3 - FF
PERTAMTF.{A UP IY- CILACAP

n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
Disusun Oieir :

A
fitrna : i.uqmanui Hahim E
UL

atrIvl : iK2.96.153
AN

lffi- r

Flltut/t : 963ll671$25iii5i
ja
QM

-
LU

JURUSAN TEKNIK EI,EKTR$

FAKULTAS TEKNOLSGI iFiI}iJSTRi

UNTV ERSITAS TRISAKTI JAKARTA

2CIS$
T}$A

"tr'

I
Ya, aiiaii.

D
Berikaniah kep'aria hamba-Ivtu ini perunjuh, ketreranian, rian kekuaran

EN
untuk nrengiradapi segaia rulacam persoaian kehidupan.

er US 3 - FF
ilan berikailiah kepatia ira'ri-u*iviu irri kcscirai.uri
Kesehatan baikjasmani maupun rahani agar dapai

n K O 15 E
meialrsanakan segaia akiir,-itas dengan baik.

i'a, Aiiair.
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Tambairkaniah iimuku. mudahkaniah segaia urusan-urusanku.
La L 06 HA

tek
A
1'a, Aiiah. 1'a, Tuhan kami.
Berikaniah kepada hamba-Mu ini kemampuan dan kemudahan unirrk menerima
UL

segaia macam iimu yang dipeiajari di sekoiah


maupun iimu-iimu yang beraiia di sekeiiiing hamba*tutu ini.
AN

ja
QM

;:J:H:ilt hamba-ntu ini kemuriairan deiam hai pergauian sehari*iiari


sesama ieman, sairabat, sanak-sauciar-a, kaum-kerabai, keiuarga, orang-tua,
LU

guru. ieiangga. anak, ctrcu, dan urang{}i'ai-rg yang berada di sekeliiing hamtra-Iviu ini.
E

-r'a,
Aiiah
janganiah Engkau ambii nyawa dari jasariku sebeium hamba-iviu ini
dapai hi<iup uni-uk
membeia kebenaran <ian rnenumpas kebaii:iian,
sehingga sebeium akhir hayatku {iba aku masih ciapai meiihat trahwa kebenaraniah yang
keii:ar sebagai pemenangnya, Ya,rriiah.

,tmiin.
n't l- I t ahhn t tt n- nn Fm
-n
LUsL€rp. I t-,i,y ttgu:iruy luuu.' 1o.,1/:ui.uu
--
ir-iii
Di kamsr fndekos keiuarga il.Moh.Taif
tt ffi ann t t 1
JIn. t ftcrmft* i\{r_.4cD, Keturaficln Ll'JFlEmlE
LEIVfBAR PENGESAHAN
LAPORAN KERJA PRAKTEK II

I
AGT}STUS - SEPTEFTBER 2 S (} I}

D
EN
KONTROL MOTOR IT{DUKSI TEGANGAFiI. TR-GGI

er US 3 - FF
DAI{ SISTEM PROTEKSINYA PANA AREA Oi
PERTAMIFTIA UP Iv- CILACAF

n K O 15 E
ra TR 6. IM
OLEri

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Nama : Luqmanui Hakim E
La L 06 HA

tek
AIA A
i\l|M . uol-yo rf_i

A
atl^.h> t

NTKVT : 963 li67 i0250 i 5 i


UL

Teiab djpenisa {ian iiisgtujgi :


AN

ja
QM

Fembimbing Kerj a Prairtek, Pemi:imbingtgpangan,


/ tts;.'/'/
-r|{t---
i-/
;
LJ
LU

t-
!
i
E

Subawo
No.Peg. 708907 *r--T=
No. Pdg. leT i19

Mengeiahui,
Kepaia Proyek Enjiniring

";@inaUTIVCiiacap
f-

ir, i.,iqrhend{o
Na.Feg. 673575

111
LEMBAR FEI{ILATAi\ KERJA TRAKTEK II
KONTROL NIOTOR i}'iDUKsI TEGANGAN TII{GGI

DI
DAN SISTEFT PROTEKSINYA FAIiA AREA

EN
ST

FERTAFyII\-A Up fy' CiLACAP

er US 3 - FF
n K O 15 E
Dengan ini menyataiean bahwa mairasiswa Tehnik Eiehro, Fakuitas
Teicnoiogi Industri,

universitas Trisakti, yang tersebut di bawah ini

ra TR 6. IM
.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA
Luqmanui Hairim E ii62.g6.l53

tek
A
teiah selesai meiaksanakan Kerja praktek Ii, dengan niiai
UL

:
AN

ja
QM

Demikianiair iembar penilaian imi, uniuk qiikeiahui oieh jurusan Teknik Eie*;iro,

Fakuitas Teiffis,iogi Industri, universitas Tnsakti.


LU

Flormat Kami,

Irsr^ ?"*9uji k,ja ?u,Fr* ! Dosen Fembimbing Keqja Praktek ii

rr.-fe(o trftnrnirn H
ir. Syamsir Abduir
TAPORAI'I KERJA PRAKTEK II

DI
KONTRSL MSTOR INDUKSI TEGANGAN TiF{GGi

EN
IIAN STSTEM FROTEKSII{YA PADA AREA Oi

er US 3 - FF
FE*.TAFIIhIA UF i-y' eiLAeAF

n K O 15 E
ra TR 6. IM
Dengan ini rnenyatakan bairwa mahasiswa Teiinik Eiektro, Faizuitas

ak I
Teimoiogi indusfn,
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Universitas Trisaicti yang terse-but di bawah ini
La L 06 HA
:

tek
A
Luqmanni Hakim E
UL

062.96"r53
AN

ja
QM

Teiah menyeiesikan Kerja Prahtek ii tiengan topik seperfi di atas muiai ianggai i
Agirsrus sampai tiengan 30 Septemirer 20S0.
LU

Mengetairui,

Ir. Kuqiwati Ir. fu{auia $planawicijaja. &qSp


Seinetaris Jurusan Kepala iurusan
t.JI\t vttl(bl'I A5 I'ril5Al{.-'l'f
IIAKUI,TAS TEI(NO LO(; I IN I} TJS'I'III
Knmpus A, Jalan Kiyai Tapa No. l, J:rk;rrra I I t40
Tclp, 02 I -56058J4. i6(r3 212 pcs. 4() I - 4 i 4

459 VTI
A- 1 O/
lFTl-Sekiu r.El / zooo
Permohonan Kerfa praktek

DI
Kepada Yth. :
Manager SDM Pertmulna

EN
Urrit Pengotahan (. U,P, ) IV
atalato!

ql?eqp,

er US 3 - FF
Jawa Tbnqah taa

n K O 15 E
Dengan hornrat,

ra TR 6. IM
Bersama ini kami mohon bantuan Saudara untuk msmberikan
bagi mahasiswa kanti, maksud kerja praktek tersebut adalah
kesempatan kerja praktek

ak I
untuk memberikan
po EK 2.9 K

Pr KT

II
pengalaman keria praktek disamping belajar
dan sesuai dengan kurikulum' Jurusan
La L 06 HA
Teknik Eloktro Fakultas reknorogi lnJustri universitas

tek
Trisakti.

A
Bila Saudara tidak berkeberatan, maka kami mengirimkan
mahasiswa-mahasiswa.kami
yang akarr nrelakukan kerja praktek.
UL

t, Heurdra HaCi 062,96, 107


062,96. 153 (tlntu:< kerj a praktel< bulan Fgustus 2000
AN

2, l,uryrarml Haldm, E

3. Fian Fizandlz a62,g6,rg5 tseramaIbulan),


ja
QM

-
LU

Demikian, atas perhatian dan bantuan Saudara


sebelumnya kami ucapkan terims kasih.

J a ka rta, ataa.aaaQta.
,'4 Juli 2000
Jurusan Teknik Elektro
, ,Fakultas Teknologi lndustri
*,
i , '' UniversitasTrisakti
u"
SeIretaris,

KuniwaLi II.MI; )
T{ATA PEI\GANTAR

DI
Dengan mengucapkan puji syukur kepada Ailah SWT yang teiah meiimpahi<an

EN
taufiq cian hieiayah-Nya kepacia saya, sehingga saya ciapat menyeiesaika* iaporan Ke{a

Praksek ii ini daiam rangka rnemenuhi syarat guna meiaksanakan kurikuium pendidikan

er US 3 - FF
jenjang S-i jurusan Telnik Eiemro ProEam Feminataa Teknik Tenaga Arus Kuat
i ),

n K O 15 E
pada Universitas TTisaki iakarrn. judui iaporan ini adalah " Kontroi Motar
"tdapun

ra TR 6. IM
Inriuksi Tegangan Tinggi dan Sistem Proteksinya Psri* Area Ai Pertamins UP lV

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Ciiacap ".
La L 06 HA

tek
Seiain untui{ memenuhi kurikuium pendidikan, Kerja Praicek ini

A
memiliiri

tujuan yang iebih ichu$us, yaitu agw mahasiswa lebih memahami dan mengrrasai teori-
UL

teori yang diajarkan di daiam keias ciengan cara mempraktekkannya langsung di


AN

iingkungan kerja"
ja
Daiam kesernpatan ini saya, sebagai penuiis tian praktikaq ingin sekaii
QM

menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besamya kepada :


LU

i. Bapak Ir. A.A Junaedy, selaku Fimpinan Unit Pengolahan IV Ciiacap.


E

2. Bagak Ir. Nurhendro, seiaku Kepaia Proyek Eryiniring Periamiaa UF iV"

3, Bapak ir. witiorio Dwiksrants, seiaku Pembimbing Kerja Fraicek di Perramina UP

IV Ciiacap.

4. Bapak Subagyo, selaku Pembimbing Lapangan "nagian Reltabtlity di Pertamina U?

iV Ciiacap. " Terima kasih stos seg*la trantfer iimu ynng Anda berikan, dengan

iimu rtu Say* rx*kin rfterssit badah. T*pi, Athamriuliliah, S*yw tidsk lagi sebadah
o'.
ketika pertama knii datang ke Cilacap. Semoga Anda sekeluarga drlineiungi-Nvu

xl
5' Bapak ir. Dasaf Tamzii, aiumni anr$ kuat iisairii angkatan igg4, yang reiah

memberikan inspirasi dan semangat hingga kecewa saya terhadap pihak kampus

DI
se{iikit terobati.

EN
6. Bapak Ir. Yoga Triyanto Oetomo beserta staf dan karyawan SDM Fertamina UP IV

yengteiah memi:eri ijin dan iasiiiias seiama keda pralaek.

er US 3 - FF
7 - Seiuruh karyawan Pertamina UP iV Ciiacap aras bantuan dan ke{asamanya.

n K O 15 E
8. Bapak ir. Syamsir Abriuh, selaku Dosen Pembimbing Kerja Prairtek.
\)

ra TR 6. IM
- Ketiua orang tua cian keluarga yang teiah berperan serta ciaiam memtrerikan bantuan

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
rnorii iian materii hingga seiesainya seiuruh rangkaian ke{a prakiek ini.
La L 06 HA

tek
iS. Teman-teman senasib-seperjuang?tr, sepenanggungan-sekesusahan,

A
dan

sekedinginan-sekeiaparan : Hendra Hadi ( ELEKTRO-USAKTI ), Zeiiy i i\dESIN-


UL

IiMtvI ;, Eko ( KItvIIA-ItrUp ), Tesroni i IV{ESIF.i--ITB }, Dorman ( MESIN-ITB i,


AN

danAiex(IyiESiN-iTB ').*'r,:r* fii Pl")e Pt t Fru*a -At*{t'"\ -Y *1y,rl'*,V,)


ja
" Sei*mat berjuang, Kawan !!i , but wizere sre you fi*rrnsn "
QM

9. Bapak H.Moh.Toif dan keiuarga yan5 teiah sudi menyeriiakan kamar indekos
LU

seiama Kerja kairtek cii Ciiacap. Dan keiuarga Bapk Maulueidin.


E

'" Terima ks-sih ilt{ts singkong rebus, sukun gor€tlg, darz ay*m hampungn3ta, Pak .i

Sentaga kesehstan rian keselamatan selalu ftrerrvert#i Anri* sekeiu*rg* " ^

i0. Teman-teman seindekos : Pak Koesnaedi, Pak Fiaryadi ( Dayak i, Mas Chu-ang,
Mas Haryadi { Pecak Leie ), cian Pak Imran beserta anak-anak karyawan PT
Sekawan Envirotex.
i i. Para ieiangga rian anak-anak kampung Lomanis, Ciiacap : Dodc, Henriro, Erni, Eri,

Anto. Mas Yudi, Berni, si kecii Doni, Abas, Koko, Mas Yatman, dii yang titiak

DI
dapat ciisebutkan satu per satu.

EN
Buat Mas -Y-udi '. " Tiriak aiia orang yang hryo karena lwii fiOGEL ".

i2" Rumah makan " AMBO ", warteg " BAHARI ", dan $rarung " ESTLI ECHO "" aias

er US 3 - FF
gizi yang diberikan seiama 2 bdan. * ; Ca{e " L*'i-ir,"' ''

n K O 15 E
i-3. Seluruh krll " Faraciise Computer " atas pelayanannya yang ramah.

ra TR 6. IM
llanya Aiiah SWT sajaiah yang pantas membaias amai dan kebaikan rnereka

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
semua Semoga perpisahan icita tak beriang$ung iama.
La L 06 HA

tek
Saya menyariari bahwa masih banyak kekurangan dalam penuiisan iaporan

A
ini

karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman. fuIaka saran dan kritik yang ciapat
UL

membangun sangatlah diharapkan ciari semua pihak.


AN

ja
QM

C'ilacap, September 20S$


-

v
/
--s -"ti

/'l,7lu Ii \--_
LU

lr.7t r

--*.r*-
E

Luqmanui Flakim E

xlll
FAFTAR isi

DI
Halaman
Ju-DiiI,

EN
.. ... .. i
DOA. ... .. lt
PENGESAF{AN

er US 3 - FF
LEI\4BAR iii
LEMBAF- PENILAIAN iv

n K O 15 E
LEtuiBAR LAPORAi{ ... .v
SIjRAT-SURATKERTAPRAKTEK.... .{:Jir
ra TR 6. IM
.....vi
LATA PENGANTAR= ........ xi

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT
DAFTAR isi..

II
. ... . xiv
La L 06 HA

tek
A
BAB i, PEi\iDAiiiJLLjAN ... ... = i =.

i. i L*iar Beiakang. . . .. .. i
UL

i,i.i LaiatBeiakangPenuiisan.. .........2


I.i.2 Femilihan Bidang Kirusus.
AN

.. ".. ... . z
1.2 Tujuan Ke{a Praictek.
ja
.. ... 3
QM

I.i Metodoiogi P'enuiisan.


-

.. ...3
I.4 Sistematika Penuiisan. .. ...4
I.5 BatasanPenuiisan....
LU

.......5
BAB II GAMBARAJ\{ LI-MU:JM PERTAA4INA LiP ru
E

.. ... . 6
Ii. i Peirciairuluan ... .. 6
fi. i. i Sejarah Singkat Ferramina UF iV Ciiaeap... ... ... 6
ii. i.2 Kiiang Minyak Ferramina Utr iV CiiaeaF... ".. . ". .
g

ii. i .3 Froduksi dan Distribusi Penamina iiF iv Ciiacap. .. ... i s


ii. i.4 Sarana Fenunjang Operasi Kiiang ... ... . i7
ii.2 Sistem Organisasi dan Manajemen Perusahaa_n. . . .." Zi
ri"z.i visi, Misi, dan Moito Budaya Kerja periamin a... ... . 22 ,.

ii.2.2 susunan Dewan Komisaris tian Dewan Direksi. .. ... "..23


ii.2.3 Struirtur Organisasi Feriamina IIP IV Ciiaeap. ." "." .. " ""25

xlv
Ii"2.4 Sistem Kepegawaian.. .. Zj
ii.?"5 FasiiitasKesejairteraan. .."....28
bA-s ilr. IV.
.l-.h

SISTEM TEJ\-AGA tiSTRiK PERTAMINA LIF 32

DI
iii.itimum.. ....32

EN
iii.ZSistem Fembangkiian. .. . ". 33
11I.2.i Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). ....34

er US 3 - FF
11I.2.2 PenggerakM'uia. ...id
III.2.3 Generator... .. ... ...J7

n K O 15 E
.

III.2.4 Proteksi ..
cian Pentanahan Generator. ". . ... ...40
Iii.2.5 KerjaParalelGenerator.....
ra TR 6. IM
IIi.2.6 interkoneirsi gntar Pembangkit.
........42

ak I
...43
po EK 2.9 K

Pr KT

II
ili.3 Sistem jaringan Transmisi eian Distribusi... . .. .44
La L 06 HA

tek
ili.3. i Kabei Bavrah Tanah.

A
.. .. 44

iii.3.2DistribusiPrimer..-.. ..,... ....46


UL

IiI.3.3DisrribusiSekunder.. ,..!.. ....4?


iii.3.4 Gareiu induk. .. ... ...48
AN

iii.3.5 Transformarar Daya... . .. ... .. 49


ja
iii"3.6 Swircir Gear. .. ... ... 50
QM

iii.3.7 Busbar" ." 50

BAB iV. BEBAN.BEBAN TENAGA LISTRIK 52


LU

i-Y'=i ienis-ienis Beban ". " . 52


E

ry.I.i InstalasiPenerangan. ."..5i


ff.1.2 lvlotor Listrik. ". ... . 54
IV.Z Load Shedding... . .. . 55

IV.3 Penggunaan Governor. .. .. 55

iY.4 Generator Spare. . . ... 56


iV.5 Pemeliharaan Listrik ... ... 56
BAB V, TUGAS KF{USu-S :

KONTROL Iy{OTOR iNDiiKSi TEGAI{GAN TiNcci


DAN SISTEM PROTEKSIN}-A PADA AREA Si

DI
PERTAi\ffi].{A tjP iV CILACAP ... . 58

EN
V. i Feneiahuiuan . ". ..
FN
16
V. i.l Fengendaiian. .. ... . 59

er US 3 - FF
V. i .2 Proteksi i Periinciungan ). .. ... 6tl
V.i.3 Permasaiahan. ..... 63

n K O 15 E
V.2 fulotor Listrik Sebagai Beban. .. 6i

ra TR 6. IM
V.Z.i Motor Sininon.... ........65
V.2.2 Motorlniiuksii Asinkron...

ak I
........66
po EK 2.9 K

Pr KT

II
V.3 Sistem Pengasutan Motor Listriii. .. . b7
La L 06 HA

tek
V.3. i Metorie Tahanan Mula.

A
. . ... .. 6?
V,3.2 Metode Reahor Muia. .. ... . ".69
UL

v.3.3 Metocie Autotraio 3 Fasa i Penurunan V-u*u1 i".. .." .. ". .. 7S


V.3.4 Metode Wye-Deita Staner ( Penurunan iu,oo*1 ) . .....71
AN

V"3.5 Rotor.
Metoeie Putaran Awai .. . ".. 72
ja
V.3.6 Direct On Line i DOL ) Sysiem ... 72
QM

V.4 Ampgarci Siarters Type ;rir,Break Csniactsr... .. . ... 73

t
Ttlth7rr1.-.4P
v.4. uesKnpsl gan K.onstruKsl f lslK. .. . i)
LU

V.4.2 Frinsip Ke{a. .. . ". . 77


E

V.4.3 ArxiiiaryContacts .......80


V.4.4 Trafo Kontroi eian Fuse Pem-batas Arus Start Motor. .." Ii
V.4.5 Pemeiiharaan cian Perbaikan. .. ... .82

Contaetor ... 85
V.5 Ampgar{i Starters Type -Vacuum-Break
V.5.1 Deskripsi daa Konstruksi Fisik. .. . 85

V.5.2 Prinsip Kerja. .. ... . 8?

V.5.3 auxiiiary Contacts ... ... .9i


V.5.4 Traio Ksntroi rian Fuse Fembatas Arus Start Motor....9i
V.5.5 Pemeliiraraan dan Perbaikan ... ... . 93
V.6 isotaiing Switch Type I,FR. 4".. . .. ... 94

xt"l
i Fengoperasian
V.5. .. = ,.. 95

V.6.2 Mechanicai inieriocks. .. ... ... 96

V"6"3 Auxiiiary Switeh. .. . ". ... 97

DI
V"6.4 Pemeiihar&an dan Perbaikan. ..... "97

EN
V.7 lvioiiuiar Overioad Reiay i MOR )
A^
. ... 98
V.7.i Heater Thermal Mociuie ( HTM ). ...101

er US 3 - FF
V.7.2 Fhase Unbaiance Mociule i PUM ). . 103

V.8 Aiien-Bradiey Overioad Reiay ( Staii Protection Relay i . . 104

n K O 15 E
V.9 Ground Fauit Relay ( GFR ) . .. " .. i07
).
ra TR 6. IM
V. i0 Difrerensiai Reiay ( 8? fTii . .. i iC'

I Prosedur Operasi li?

ak I
V. i ... .
po EK 2.9 K

Pr KT

II
V. 1 i. I Proseiiur Operasi Konhoier Motor insiuksi
La L 06 HA

tek
200 - 1u0u i#.. ....1i2

A
V. i i.2 Prosedur Operasi Kontroier Motor iaduiisi
i#." ii6
UL

41.r
i250 -225* ..
v.i2iQ-i000il..". ""119
AN

V .12.i Sensing input. .. .,. " i24


ja
V.i2"2 Fungsi Pro,ieksi ... .. 125
QM

V.i2.3 Fungsi Pengukuran...


a6,
... 175

V.i2.4 Apiikasi iQ-i000 ii.... ......". i26


LU

V" i 2.4. i Proteksi Moisr


nh/
=.. ... i25
E

V. i2.5 Motor Cycie lvtonitoring... ... i38


V. i2.6 Pemasangan Sambungan Kabei i38
V.i2.7 Fengaruh Lingkungan. . t39
BAB VI. PENUTLF., .. . I4O
DAFTAR PI'STA}IA
I Ji
.,. I4I
i'.tMPIRAli .. r+'J,
I lF-

xlrl1
PBRUSAIIAAI.{ PBRTAMBAIIGAI.I MINYAK
& GAS BI.MI NEGARA
(PERTAMINA)
KANTOR PUSAT TINTT PENGOLAI{AN TV
Jl. M.T. Haryono No. 77
pO. BOX 9 Cilacap
TELEPON : (0282) 31633,35333, rSLEX :25480,25494
FAC, 3 I 920, 31922 PERTAMINA CP.

Cilacap, 12 tuh2000

liomor ,3 lQ lB4szotzooo-sg

I
Kepada Yth. :

D
tr-urp.
Sekretaris Jurusan Teknik Elektro
Psrihal : Kerja Praktek Lapangan
Fak. Teknologi Industri

EN
Universitas Trisakti
JI. Kyai Tapa No. I Jakarra 11440

er US 3 - FF
Menunjuk surat saudara No. A-10/469/FTI-sekjur.EA/Iy2000

n K O 15 E
tanggal 4 Juli
?000 perihal tersebut-di. pada prinsipnyu'.ulr*ir*,
lks, Jurusan Teknik
Elektro Fakultas Teknorogi Industri universitas t*ur,ti atas nama :

l. Hendra Hadi
2. Luqmanul Hakim E.
ra TR 6. IM -
?6-?egg\1
- 062.96.153
r*F

ak I
po EK 2.9 K
3. Rian Rizandy

Pr KT
- 062.96.195

II
La L 06 HA
pada tanggal I Agustus Vd

tek
30 September 2000, dengan ketentuan _

A
ketentuan sbb :

1. selama melaksanakar kerja praktek /penelitian, ybs. Tidak mendapat


UL

_b3ntua1
braya dalam bentuk upip*.
Ybs. Dwajibkan untuk :
- Melaksanakan ke{a praktek/peneritian dengan sungguh-sunggutr
AN

dengan wakhVjam kerja yang sudah ditentukan.


le,suai
- Mentaavmematuhi semua petudut yang aurril,* oreh pembimbing
ja
lapangan.
- P:fri"dak sopan dan rertib selama meqialani kerja praktek/penelitian
QM

- Mengusahakan sendiri perrengkapan t<e4a dan


aiat keseh;tan teda
- Merahasiakal data ying- diperoieh *r"*"
melaksanakan kerja
.semr,
praktek/penelitian.
LU

3. Ketentuan - ketentuan lain :


- PERTAMINA Up tV tidak terikat
qudu perahuan ataupun jaqii-jaqii
E

yang diberikan secara lisan oleh siapapun yang


tidak berdasarkan
ketentuan ini.

;ffiffi t-T"T.:iL::Tffi
ybs.
sehingga mengakibatkan
'ffil"f HTJrH,ffit

*ffiffiNH-}},?";::i:ff Tff -;HtrTH#l;


cacat selamanya dan atau meninggar

berlaku bagi ybs.

diketahui sebagaimana mestinya dari atas perhatiannya


ffi;*ul:*o kand ucapkan

PERTAMINA IIP ry
ff,, Sumber Daya Manusia

UIN ?ENSOTAHATI
UNIVERSITAS TRISAKTI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
Kampus A, Jalan Kiyai Tapa No. l, Jakarta I1440
Telp. 021-5605834, 5663232Pes.401 - 434

I
F- I0 /FT-Sel<j ur . ENTII /
/ 544 20 0 0

D
Kei a Praktel<

EN
er US 3 - FF
Kepada Yth:

n K O 15 E
Drs. Sugeng Ha4zanto
'I4BA
Latbang Srrnber DaYa Manusia
PERTAM]NA UP rV
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
cifec.ap
La L 06 HA

tek
A
Dengan hormat t
UL

]renr:rrjuk surat Saudara No: 3L0/84520/2000-SB tertanggal 12 JuIi 2000

tentang kei a praktek mahasisr,va kani tersebut dibawah:


AN

I, Hendra Hadi 062.96.1_07


ja
2, Luqmanul Hakjm, E 062.96. I53
QM

3, Rian Fizandlz 062.96,195

l,taka dengan kami mengirimkan mahasi-sua yang akan melakukan kerj a


ini
LU

praktek sesuai jadwal yang sudah Saudara tentukan dari tanggal


E

1- Agustus s/d 30 Septorrber 2000 dan bersedia msnatuhi ketentuan ke


r-entuan yang ada.
mruLkian surat kami, atas kerjasamanya kani ucapkan teri-rna kasih.

Jakarta , 26 Juli 2000


Jumsan Teknik Elektro
F.T.T.Usakti
r) : ' "' '' ',,
Sekretaris ,
./
"'-./ 1 \
$Uruittt'"/-
( Ir.,.Kr:niwati . H. MS )
MEMORAI{DUM
1, Iia. Ilid. LLKK I".lP n/ Nomor €tan4s?ryzooo-s8
2, I{a, Proses Enjiniring llP IV
i I(a. l.OC I UP ry
:1, Iia. l-lrilitiss IIP nr
5. 1..4. FOC II LIP IV
(t. Ka. 'I or:ninal uP fV

DI
7, K;r. Paraxylene UP IV
, 3

EN
Latbang, SDN,I UP fV Cilacap Agustus 2000

er US 3 - FF
Ksrja L,-t*tLLe]s

n K O 15 E
ra TR 6. IM
Sehuburrgan clengan lrelaksanaan kerja praktek mahasiswa periode

ak I
Agustus Septernber 2000, clengan ini mohon banfuannya untuk
po EK 2.9 K

Pr KT

II
clapat mcrnberikan penjelasan dan peninjauan lapangan tentang
La L 06 HA
kegiatan unit proses di bagian Saudara kepada para prakfikan

tek
A
setranvak 9 orang scsuaijadwal sbb :

r---_*ii;iW-hlgggl Waktu Lokasi


UL

L_ _.

I Serun, 7
7je_qllru__?!qq 08.00-11.30 Proses Enjiniring
I
-__
Sri,in, 7 ]
Agustus 2000 13.00-15.30 LLKK
AN

tiei.ELJ8 Aguslus 2000 08.00-11.30 FOC tr


I s*l^.r, 8I Agustus 200C 13.00-15.3C urilities
ja
I v v-r.>, !. r L

I R.b"J gustus 200q 08.00-1 1.30 LOC tr


QM

l-n'b,t Agusfus 2000 t 13.00-15.30 Terminal


[tiili'l'". ii 0r\gusfus 2000 08.00-11.30 Paraxylene
LU

Dernikian ltta.s banluan dan kerjasamanya kami ucallkan tsrima kasilr.


E

Sumber Daya Manusia UP ry


PH. Ka. Latbang,

(sbg. Laporan)
N,INMORAITDtJII,T
i{eltlrll
I l:r. Ir;rs, tinjini.ring Lt-p n/
2. I{n, FOC I Llp ni" Nom<rr. {eani4sz}i2ao0-,Sg
3. Ka, Iiengkel p I'. Iji).f
l);rri I-.alhrns, ,SDh4 {.lp 11:
, f? ..\gu,stus 2000

DI
I-nrnllir.an

EN
Pcdhll

er US 3 - FF
n K O 15 E
seltubttrtg:ttt cle ng;ttl
lrclitksun0.ll kerja p'artre lt r'alasisrv;r
-- sclllctttllet' jooo.
''\ut"lsfLt's periocle
cle*gau i,,i'rr,uiur. ba.tuannya

ra TR 6. IM
rlcn rrnjrrl; rcnrrgir pcnlrrirnbirig uniuk crapat
r.1r-rngn,.,,.r,,ri crirl.tar. sbb
:

ak I
j N(r. ' r':iviii ii.rri,i.si,siiA- -l
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

ja
Ii,-,lrirliri trllir11l1,15i
ltltlttt'lt rltltltt.sisrvir rr:r'sr:llur
QM

tli irr,s tel;ilr r'cngikuti


-

ori'.rrilltsi i 'rrrrrrrr p;irl;t t;rrrygtrl 7


10 ,.\qu,slrr.s2()0().
LU

I.atbang. Sj)\,f t-jl) IV


['}1i, lr.r;plrltr.

,\ I

I ,rlltllus;ttt :
i'\/r,"t'\-l
| '\
- \{an. Itilang t.,1, I\. Iop.;r _l --,-- (Js
- \llrr, [.init l)r.ocl, I \/ {u_iri: tu Lcirnq
l.]l) lV
- .\irut, ,sDi\'l t.lp I\i (.s[r.g,.
l.;rllor.irn)
psRtt$[E{sn$ pHRTe&{ffieruSSH rdl#Y&ffi r}gs &&s st$ffi$ ess&&B

{wffiffiX'&re€8ffi&}

DI
$ESRET' KETEREffiffi&ffi

EN
NOMOR : Sts 7 n4reo/zooc_s8

er US 3 - FF
n K O 15 E
Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala Perencanaan & Pengembangan
Surnber Da)ra Manusia PERIAMINA Unit Pengolahan IV Cilacap, menerang-

ra TR 6. IM
kan dengan sesungguhnya bahwa :

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
NAMA IJIKI,S,NUL HAKII'I
La L 06 HA
.dl.

tek
A
NOMORIVL{FL\SIS\VA Ctr.296153

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


UL

FAKULTAS TEKNTK, 1NMIi,gITAS TRISAKTI


AN

telah melaksanakan kerja praktek di PERTAMINA Unit Pengolahan IV


Cilacap mulai tanggal 1 Agustus 2OOO sampai dengan
ja
tanggal 30 SePtember 20OO
QM

Demikian Surat Keterangan ini dibuat untuk dipergunakan sebagai-


LU

mana mestinya.
E

CILACAP, &,€ $eptember

PERIAMINA
Unit Pengolahan IV
Renbang SDM

,ifPs+t*ry#
d u;1F f iNGSi-+hAh lv it
- ,

,*:{+,-{-
-f-
YoEd'friyanto
Eab I - Pendah*iuax

BAB I
FENDAEULUAI{

DI
EN
i.i Laiar Beiakang

indonesia eiikenai sebagai suatu itegara yang memiiiki beraneka ragam sumber

er US 3 - FF
iiaya aiam yang potensinya cukup besar. Saiah satu diantaranya sumber aayaminyaii,

n K O 15 E
gas, rian panas bumi. Kenciati teiah ciiekspioitasi seiama kurun waktu hampir Z abad,

ra TR 6. IM
ternyata masih banyak yang masiir beium diusahakan. Tercatat baru 30 cekungan yang

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
teiah ciiekspioitasi yang umumnya beraria <ii wiiayah Barat Inrisnesia, dian 3S cekungan
La L 06 HA

tek
iagi di wiiayah Timur indonesia, yang disebut ciengan wriayah frontier , filefiBrrti

A
sentuhan rii rnasa ciepan. Hasii minyak dan gas seiama ini masih ciiandaikan untuk
UL

sum-ber devisa bagr negara, sehingga peranannya masih menonjol daiam pembangunan
AN

nasionai.
ja
Pada pasai 33 iiUD i945 tiisebutkan bahwa bumi dan air serra kekayaan alam
QM

yang terkandung di ciaiamnya iiikuasai oleh negara dan ciipergunakan untuk seb,esar*
LU

-besar
kemalarrurail rairyat. Pasai tersebut di atas merupakan lanciasari konstitusianil bagi
E

Periamina sebagai Badan Usaha n/iiiik Negara untuk mengemban tugas negara yaiiu

mengusahrairan dan mengenbangkan potensi sumber aaya aiam minyair, gas, cian panas

bumi sebagai saiah satu sumber energi. Sedangkan iandasan operasioniinya yaitu UU

i.,io. aa tahun i960 dan UU No. E tahun i97i .vang khusus tentang Fertamina.

Lap*ran Eeri* h&ktek'igrsrns - September 2$u0 di Fert*min* {iP Il'tii*lc*p


Bab I. Pendah*Iuen

i.i.i Latar Beiairang Penuiisan

Sebagai mahasiswa yang berusaha mernpeiajan dan ingin menguasai seiuruh

I
di kampus saja ticiakiah

D
bahan mata kuiiah, maka mengikuti kegiatan perkuiiahan

EN
meneukupi. Sistem pengajaran yang diterapkan ie-nih banyak ciiiakukan ciengan

pemberian teori di ruang kuiiah dan sedikit tambahan praktikum di iaboratorium.

er US 3 - FF
Karena itu pihak universitas memiiiki program penunjang iain, yaitu Kerja Praktei< {FLP)

n K O 15 E
yang wajib diiaksanakan oieh setiap mahasiswa paiia suatu perusahaan atau pabrik.

ra TR 6. IM
Dipiiiirnya Pertamina Uhit Fengoiahan ( UT ) Miiaeap sebagai tempat Kerja

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT
-

II
rraKteK t ff .' karena di daiamnya terdapat sistem proses yang cukup rumit, kompieks,
La L 06 HA

tek
cian saiing terkait satu sama iainnya. Seiain itu Pertamina iiP iV Ciiacap, eiaiam sistem

A
keiistrikannya, memiiiki pembangkit yang ciigunakan untuk meiayani kebutuhan intern
UL

di iingkup Pertamina UP IV senciiri. Hai ini amat menarik perhatian penuiis yang
AN

memiiiki latar beiakang pendidikan jurusan Teiqnik Eieiiiro peminatan Anrs Kuat
ja
(Teirnik Tenaga Listrik).
QM

-
LU

L.t,l
! a
^
.tt .t.t
remurnan $roang $,$usus
h. I frr
E

Guna mengetahui secara iebih mendaiam iimu yang diajarkan tii bangku kuiiah,

irirususnya pada mata kuiiah Penggunaan dan Pengaiuran Motor Listrik I (PFFvIL I)

dan mata kuiiah Sistem Proteirsi Tenaga Listrih maka penuiis berusaha memahami

tentang " Kantroi Motor Inriuiai Tegangan Tinggi cian Sistem Proteksirtya pacia Area

iii Pert{}rrtina UP iV Cilacap ".

i.aporun Kerjx F'raktek Agastas - September 2000 di Pertumina iiP iY Ciluccp


Bah i. Pendahlg,iuna

t.t Tujuan Kerja Prnkiek

Feiaksanaan Kerja Prairtek ini mernpunyai tujuan sebagai berikut :

DI
Tujuan Umum :

EN
L Mahasiswa dapat msngenal dan mempelajari konrponen-komponen yang ada di

er US 3 - FF
iingkungan ineiustri.

L Mahasiswa diharapkan dapat rnemperoleh bekal IPTEK saat memasuki druria kerja.

n K O 15 E
Tujuan Khusus :

L
ra TR 6. IM
Mengetahui proses pengotrahan dan produksi rninyak secara umurn rnuiai dari bahan

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
mentah ( uucie oii ) sampai hasii aiehir.
La L 06 HA

tek
A
L Untuk mengembangkan iimu dan wawasan antara teori yang didapatkan di bangku

kuiiah dengan praicek yang ada di iuar kannpus atau di industri.


UL

L Ingin mempelajari dan memahami tentang sistem kontrcier dan pengam&nan tenaga
AN

iistrik dari motor induksi tegangan tinggi pada area 0i.


ja
QM

i.3 Fietodologi Penuiisan


LU

Daiam p6nyusunan iaporan, diperiukan bahan-bairan dan informasi yang


E

berkaitan riengan tujuao penuiisan. Bahan dan inforrnasi tersebut diperoieh dengan

meisde .

D Studi kepustakaan y'ang mencakup buku-buku i iiierarur, m*nu*i instuctian baok

dan gambar - gambar diagram.

D Pengamataniangsung ke tempat peraiatan di iapangan.

B Konsuitasi dran diskusi dengan pembimbing iian peffgas iapangan'

tber 2000 di Pstamina UP Iv* Cii*rap


Be# I. Pendeh$laen

I Mengoiah iniormasi dari ketiga sumber di aias tian menyusunnya menjadi sebuah

laparan.

DI
EN
I.4 Sistematiiia Penuiisan

Untuii mernpermudah pnuiisan dan pembahasan, iaporan Kerja Praktek (KPi

er US 3 - FF
ini tersusun atas beberapa bab sebagai berikut :

n K O 15 E
BAB I
ra TR 6. IM
FENDAHTIL{JAN

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Menguraikan tentang iatar beiakang penuiisan, pemiiihan bidang
La L 06 HA

tek
ichusus, tujuan KP, metocioiogi penuiisan, sistematika penuiisan,

A
dan batasan penulisan.
UL

BAB iI GAMBARAN UNfliJM PERTAMIF{A UF TV


AN

Bab ini membahas tentang sejarah dan prkembangan


ja
QM

perusahaan, struktur organisasi dan manajemen perusahaan, cara


-

kerja unit-unit operasi, distribusi produk, sampai kepada sararna


LU

penunjang operasi kiiang Periamina tiP iY Ciiacap,


E

BAB In SISTEili TENAGA LISTRIK PERTAMtr$A UP TV

Meiiputi pembairasan tenffing pembangkitan, penyaiuran, dan

distribusi tenaga listrik di Fertamina UF fv- Cilacap serta


peraiatan-peraiaian iistrik yang digunakan, seperti generator,

iransfarmator, sw itch gecr dsb.

Lapernn Kurin Prttttek,4gnsrns - Septemb* 2$$,8 di Fensmina AF IV Cit**ap


Bflb i. Pe*dahsisan

BAB iV- SEBAF{ - BEBAft- SISTEM TENAGA LISTRII(

Menjeiaskan macam-macam beban yartg diiayani oieh

I
pembangkit, mulai dari beban untuk

D
penerangan ieilang,

EN
[,: perumahan karyawan, sampai motor-rnotor lish-ik untuk

kebuiuhan operasi kiiang tisb.

er US 3 - FF
n K O 15 E
r'Atr
Itl nrt
v
mttA l
t tr(rAD ttnLSLS
^
TtTt!!^tlA
:

ra TR 6. IM
KONTROL MOTOR ITtrOLIKST TEGANGAN TNVGGI &

ak I
SISTEFI PROTEKSIFT-YA PADA AREA Oi PERTATfIITT-A
po EK 2.9 K

Pr KT

II
UP IV CAACAF
La L 06 HA

tek
Membahas tentang prinsip kerja motor induicsi, Fembaglan ffiotor

A
induksi menurut dayanya (Ftr) dan menurut tegangannya, jenis*
UL

jenis kontaktor cian eara ke{anya, macam-maeam reiay pengaman


AN

dan sistem proteksi yang dipakai.


ja
QM

BAB VI FEh'UTIJF
LU

Ba-b ini berisi kesimpuian dan saran.


E

L5 Batasan Penuiisan

Penulisan laporan kerja praitek ini iranya terbatas parie penjeiasan tentang

sistem ketenagalisrikan Pertamina UP lV dan motor - motor induksi togangan

tinggi patia &re& Bl ( Fael Oit Campiex II S yang berkaiian dengan koniroier dan

sistem proteksinya.

r:" _
I'aporan K"rju futktek Agustus - September 20/,& di Pert{tffiins UP i7 Ciittcnp
Eeb II. Gambaran Amsm Pertamiaa UP ii'-

BAB N
.!t.!-.lts
(rAiYlltA-KAi\ UiVlUm f t1,t(tAiYlli\A trf IV
n l t3lt a !t a t! ItrtrYt-
^
t-'!ar t !-!t nr

DI
EN
Ii.i Fendahuiuan

er US 3 - FF
indonesia ffiemiiiiri sumber daya aiam yang masih mentah. Satu diantaranya

n K O 15 E
adaiah minyak dan gas bumi. Bagr Indonesia minyak dan gas bumi merupakan sumbsr

iiaya aiam yarrg strategis. Bairkan hingga saai ini peran minyak cian gas bumi daiam

ra TR 6. IM

ak I
pembangunan nasionai masih konsisten.
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA
Pertamina aciaiah pengemban tugas negara untuk mengusahakan dan

tek
A
mengembangkan minyak dan gas bumi di Iniionesia.
UL

Kebijaksanaan pengembangannya sesara idiii berdasarkan Fancasiia, dan sesara

konstitusionai, berdasarkan pasal 33 iiUD i945, sedangkan secara operasionai


AN

ja
dikernbangkan atas dasar Uii No.44 tahun i960 tentang prtambangan minyak dan gas
QM

bumi serta -U{J No.8 tahun igTitentang Pertamina.


LU

ii.i.l Sejarah Singkat Periamina UP IV Ciiacap

Pemerintair incionesia amat menyadari pentingnya pengembangan sumber energi

di tanah air. KarenaRya, pada tahuni960 keiuariah UU No. i9 I i96tj tentang Fendirian

Perusahaan Negara dan iiU Ns. 44 I i96C, tentang Periambangan minyak dan gas bumi.

Foiiaw up ciari kedua perundang-undangan tersebut dibentuhlah perusahaan negara di

seidor rninyak dan gas bumi, yaitu PN PERTAh/iii'i cian PN PERMiFIA tahun i96i.

i-ryoran Kerjn PraHek Ag*sius - Sqiember 2$$$ di Periamin* AP Ii' fr'Iacap


Bsit il. Gaminran Amam Fenamins {iF Ii/

Kedua perusahaan iersf,but beriinriak seiaku kuasa periambengan yang usahanya

berupa gas dan minyak bumi dengan kegiatan yang ineiiputi ekspiorasi, eirspioitasi,

I
pemurnian, pengoiahan, pengangkutan, dan penjualan. Kemudian kedua perusahaan

D
EN
tersebut ciiga'bung menjadi PN PERTAMINA. Untuk kelanjutan dan perkembangannya,

maka pemerintah mengeiuarkan uiJ No. I iahun i97l yang menyatakan bahwa

er US 3 - FF
Pertamina sebagai pengeloia tunggal dibiriang minyak dan gas bumi eii indonesia.

n K O 15 E
Pada saat ini Fertamina telah memiiiki unit-unit operasi yang tersebar di seiuruh

ra TR 6. IM
Indonesia yang meliputi 4 unit Ekspiorasi, 6 unit Pengolahan, cian I unit Pembekaian

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
cian Pemasaran daiam negeri dan beberapa unit penunjang iainnya.
La L 06 HA

tek
Pertamina Unit Pengoiahan Miiacap merupakan saiah satu Unit Operasi

A
Direktorat Pengolahan Penamina dengan produk terbesar dan teriengkap di Indonesia,
UL

yailg mem-bawahi Kilang Minyak I cian II, serta Kilang Paraxyiene.


AN

Kiiang-kilang ini didirikan uniuk memenuhi kebuiuhan daiam negeri ierhadap


ja
produk Bahan Bakar Minyai<, ( BBM ) dan protiuic sampingan Non BBM yang selaiu
QM

meningkat dan untuk mengurangi ketergantungan suplai dari luar negeri.


LU

Unit Pengolahan IV Cilacap memitiki iuas ateal, dengan rincian sebagai berikut:
E

,6 Kiiang & kanior 2A3,i9 Ha

.6 Jaiur pipa 12,77 F{a

.6 Terminai minyalvpeisus 50,97 Ha

6 Perumahan/Tviess 100"80 Ha

.6 Rumah Sakit i*,27 Ha

iimi,q 2A0$ fr Feriamina UP IY Cilacap


B&b Ii. Gsmberan Amum Per€smins UP iV

.6 Sarana oiahrag*reiaeasi 59,7i rta


1-

Totai 44'i ,7 i
tt
r1A

DI
EN
't '-
II.i.2 Kiiang *Iinyak Pertamina iiP i?'Ciiacap
I
li.

er US 3 - FF
A. {itafs,F,iinYak I :
Kiiang minyak i Ciiar;ap dibangun tahun i974 dengan kapasitas

n K O 15 E
1t30.u00

baneilhari. Kiiang ini sengaja dirancang untuk memproses bahan baku minyak mentah

ra TR 6. IM
dari Timur Tengah, dengan maksud, seiain untuk mendapaikan bahan produk BBM,

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
juga menciapatkan bahan riasar minyak peiumas
La L 06 HA
i lube oil base ) dan aspai, berhubung

tek
A
secara teknis ekonomis minyak ilrentah daiam negeri tidak efisien untuk riiproduksi
UL

rnenjadi bahan dasar minyak peiumas cian aspal.

Kiiang Minyak i yang muiai beroperasi sejak diresmikan oieh Bapak Presiden
AN

ja
Soeharto tanggal 24 trgustus i976, memiiiici unit-unit proses yang meiiputi:
QM

- Unit Proses Fuei Oii Compiex aan

- tjnit Lube Oil Campiex


LU

Tabei 2-1 t Fuel fiil Compls I ( fOC I )

IJnit KAPASITAS DESIGN


TFSD BFSD
CDU_ I i6.i26 i if; 0CItl
NHT-I 2,805 25.600
Hvdrodesulfurizer 2,300 17,000
Platfarmer-I 1"650 14,900
P r o p ane-. Manuf tt c t uv in g 43.s
Aiarnv Tvontar
tltvtv&atv6avt
111{\ 1{?nn
IJ!rVV

e^".- fftr/^+^-
tllJllf Qr.'i-n-"
r LttVl Lr,l tvl,rvl
?an
, l}\J

L' I-ryoran frerja PraWek Agusnrs - Sepiemb* 2$0$ di Penamin* UP IV Cifuxup


Bah lI . tlam&aran {imum Fertsrnina u-p iil

unit Fuei oii campiex mengoiair minyak mentah menjadi .

I
i^
L Lias,

D
EN
L Gssolineipremium,

L Avturlbahan bakar pesawat terbang,

er US 3 - FF
L Kerosenelminyaktanah,

n K O 15 E
L Autumotine Dieset Oit ( Soiar )

L
ra TR 6. IM
Industrial I)iesel Oil,

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
L Industrial Fuel {}ilfminyakbakar.
La L 06 HA

tek
A
Hasii produksi u*nit Fuei Aii Compiex I ini iazim eiisebut bahan bakar minyak
aiau BBlvi.
UL

Seciangkan Unir Lube Oii Campiex i, mengaiah Lang Resiriu hasii pradulisi {"rnit
AN

Fuei Oii Contpiex I rnenjacii Lwbe Oii Base ( bahan riasar rninyak peiumas i cian aspal
ja
.
QM

Sejaian dengan peningkatan kebutuhan konsumen, tahun i998 i i999


-

ditingkatkan kapasitasnya meiaiui f)ebottienecking sehingga menjadi i i 8.000


LU

barreirhari.
E

Untuk mengetahui jaiannya proses pada kiiang minyak I, siiahkan lihat gambar

2-i pada haiaman berikut.

Laparan Kurjn Prakiek Agasias - September E#60 di Periaffiins UP iY Giacap


B*& II. Gawbarun iimsm Pertamin* UP Ii'-

Gambar 2-i z Froses Kiiang I

DI
EN
Block Diagram FOC I - LOC l/ll/lll

er US 3 - FF
ti -->
n K O 15 E
Fuel Gas

t
J ;"LIYL LPG

ra TR 6. IM STI \u/
SP LIT
II

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Platformr ;r-l Gasoline / Premium
La L 06 HA

tek
Kero

A
i Kero Merox
Avtur
,

; Kerosene

3 /-:)
1,,
UL

o
(! t8l r
ADO / IDO
AN

Middle East
Crude
ja
118 MBSD
VGO
QM

-->
-

ADO

lt h
t
t',
:\ lr f HVt-60

!
Long Residue

:)
t'
L- __.r
El;:- - Ir \I I'or1[" H
'

HVt-95
LU

tr.:;',:,

>
I
f,,.,ll
t..
Hrui->l
Ii+r ll $ tl
I

HVI-160s
t,
\)ai 1+
E

L'
HVt-650

ffiil1
f+ Slack Wax

Short Residue L=-, Minarex

I -
Propane As1 rhalt

Asphalt Blending

IU

l.-,
s' Sqtember 20$$ di Periamin* UP {r/ Ciiacry
Bilb Ii, G*miia{an iinsm Pertaminn tfP i*'

B. Eiiang fiiinvai( Ii :
Kiiang Minyak ii ini ciib,angun pacia tahun iy8i, untuk memenuhi iiebutuiran

I
BBM dalam negeri yang terus menenm meningkat.

D
EN
Berbeda dengan Kiiang Minyak I, Kilang Minyak II ciiraneang untuk mengolah

minyak mentah tialam negeri dengan kapasiras 200.000 banei/hari. Sejaian dengan

er US 3 - FF
proyek debottlenecking pada tahun i998 i 1999, maka kapasitasnya iiinaikkan menjadi

n K O 15 E
230.000 barreilhari.

ra TR 6. IM
Beroperasi sejak diresmikan Presitien Soeharto pada tanggal 4 Agustus 1983,

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
juga memiiiki unii-unit :
La L 06 HA

tek
t Fuel Aii Campiex dan

A
i Lube Uil Compiex
UL

Unit Fuel Oii Compiex II mengolah minyak mentah menjadi :


AN

Gas,
ja
Liquifi eri P etrol eurn Gas,
QM

Gasa{inelPremium
LU

Naphtha,
E

Avtur,

Kerasene,

Automotive Diesei Oii,

Industriai Diese{ Ai{,

indusrrisi Fuei Oil,

tl
Lqorcn Kerja fuafuek Agu,sins - Sqtemher lfififi tii Psiamina UF iV tilacry
Bah ii. Gambaran Umum Penaminu AP iV

Sedangkan Unir Lube Oii Campiex ii mengoiah Long Resiriu dari produksi Fuei

Oii C.omplex i menjadi bahan baku minyak peiumas dan aspai sebagaimana produksi

I
Unit Lube Oti Co*tpiex i.

D
EN
Tabei 2-2 : Fuei ilit Compiac Ii i FOC n i

er US 3 - FF
{lnit KAPAqITAq, NtrqIGN

n K O 15 E
"!-T)QT\
L I tJtj
EIDqT\

CDU.N 30.680 230.000


NHT-II
AH Unibon
ra TR 6. IM 2,441
3.084
20,000
23-000

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT
Plctformcr-II

II
2,441 20 000
{ PG Rec f\ {fr
La L 06 HA

tek
l\ln^Lt ttttLl
lVLlUf Inn tVlEf
A ,{n*n,-
\hl tt--'_1
?11r 11 lnA
I l- I \-t\J

A
cttr ra! Fr l1r\
Lt YY Ll z-+ tv
TT{DT 1.s,U' I J./UU
UL

Visbreaker 8,39t, 55,60u


AN

Tabei Z-3 z Labe Oii Compi* f, ii, Ei ( i,SC in fi, ffi i


ja
QM

Lrnit KAPASITAS DESIGN {dalam TPSD)


rnr-r IjJVVNT'TT
l!
IlaJvNT* TII
l!!

His\t V'acum LInit I j <'7/7


LU

Hish lracum Unit II 3"883


I
E

Propane Deasphalting Unit 538


Propane Deasphaltine Untt II 784 784
Fur{irral E-ttraction t-lnit I
'
v..l 478-57 _7

A
fi.rn{"rnnf
a4f tl4tUt.
Evtvnnlinm
U.+*tUt!trIvtl
I lnit
t-!r&tt II
Jf
tleA_??',7n
ttLtv-LatLt

f tt-tl,r r\ -_.. -._.:--._ I I--:+ T naf, 11F'


-LYl-tjl\ uewu r{rx Llil.ll. I LLV'JJ I
lffiK Dewaxins, Unii ii F a
fu t-6+
c t {
i Fd<

fu
6

t-6r+
t 4

t
fii,
Hydrotreaiin* Unil i
"70C1

hoduk Napirth* aari Fuei $ii Cornpiex r iniiah yang paria perkernbangan berikutnya

merupakan bahan baku dari Kiiang Paraxyiene.

tl
t ttn trt
'
i-ryoran iierla i-rsltiei(
t
Agusius - Septemtter .4$a{t &, fefi{tmtnfl Uf IJ' L${tcgp
^"
Bsit $. Gambwan An*m P*tamina AP iY

.r
Uambar J-i !-! rr
memperithatkan prsses kiiang minyak
r
ii t r .l
dan kiiang paraxyiene.

Ganbar 2-2 z Proses Kiiang fi & Faraxylene

DI
EN
Block Diagram FOC ll - Paraxylene

er US 3 - FF
n K O 15 E
Fuel Gas
+

ra TR 6. IM
LPG REC -+ LPG Gas / LPG

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
hl@tha

r
Fraclionator
La L 06 HA

tek
A
Benzene

Heavy Naphtha
UL

to storage

AH unibon
-1
AN

XylCot --*Xflrtql Paraxylene


r-+= I
\ V
"
ja
T oLDO
I r.l
QM

ADO / IDO
Heavy Aromate
LU

lNa'btrtna Meroxl to ADO


E

wsbiebrer,

rFo

LSWR

TJ
Lryran Kerja h*hie* Aga,snrs - Sepiember 20#$ di Fertamins UF IY Cila*ry
Bni, Ii. Grmbsran Umsm Fe*amina tiP i*-

C. Kitnng Ps{aJcvtene :

Kiiang Par*xviene Cliawp, riibangun pada tahun i988 dan beroperasi seteiah

I
diresmikan oleh Bapak Presiden Soehano pada tanggai 2$ Desember

D
1998.

EN
Fembanpman kiiang paraxy{ene di Cilaeap, didasarkan atas pertimbaflgan sebagai

berikut:

er US 3 - FF
- Tersedianya bahan baiilr n*pirtha yang cukup dari kilang minyak Ciiacap.

n K O 15 E
- Adanya saran penriukung berupa dermaga" tangki dan utiiitas.

ra TR 6. IM
Kapasitas prociuksi dari kiiang paraxyiene Ciiaeap aeiaiah 590.000 torr/tairun

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Naphtha, disiah menjadi Paraxyiene 270.000 ton, Benzene i20.000 ion, LFG 17.00CI
La L 06 HA

tek
ton, Raginate 92.0S0 ton, Hea4t Aromate iS.S00 ton, Fuei Gasi'excess I i .0S0

A
torVtahun.
UL

Prociuk Paraxylene sebagian untuk memenuhi kebutuhan bahan baku ke Fusat


AN

arornatik Fiaju, dan sebagian lagi diekspor, Sedangkan produk Benzene keseiurubawrya
ja
ciiekspor dan proriuk-produk iainnya untuk keperiuan daiam negeri dan keperiuan
QM

senciiri.
LU

T*bei 7-1 t Kiiang Paraxylene


E

Llnit Knnncitns T)eqisn


-"^o-- -
{ A,>lql.n TI}q.Tl\
t \ tJv I
trtlrrrt+rll

Ifi{T 7,791
CCR Flatiormer t.791
Sulfolane 1 ,100
Tatarav 1.730
Xylene Fractionator 4 qR5
I
Drtsov
AtV&
A Ado.
T3T--gv
f ^ ^--^ ^-- 1t <flfi
tJUtil.ut J>J7V

tr+
Ilorun Knjn haktek Aga,srlrs - Sqtemh* 2$fi$ di Pertsmina UP trY Cilwap
Beh iI. Gambaran tinwm Penamina AP IY

B.,Lnbg Bas,e fiii ;


Lube Bsse Oii i bahan ciasar peiumas i dihasiikan oieh Lube rlii Cornplex

I
(LOC) i - fi. Bahan riasar pelumas initah yang kemudian eiicampur dan ditambah ariitii

D
EN
sehingga rnenjaeii pelumas seperti merek fuIesran eian sejenisnya yang banyak ditemui di

pasaran. Sejaian dengan peningkatan kapasitas meiaiui ilebottienecking Praiect (

er US 3 - FF
igggliggg ) dibangun LOC iii, seiringga irapasirasnya semakin meningirat, dari semuia

n K O 15 E
225.A00 torvtahun menjadi 428.000 torvtahun.

ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Tabel 2-5: Gratie dan Kapasitas Lxbe Base Oii
La L 06 HA

tek
I(enasitac

A
rrEt/*vrrEv

iI n+nn
rtlJLt
/f ohrtn
Ji, !G!uL4t!

Frw 69.4
- 60
UL

lno
IVc).J<
HW - 95/1CC
104.6
HVI - 160s
AN

t{vI - 650 145.5


ja
QM

{
-

ILi.3 Frsdui*i dan Sisiribusi Pertamina UF n- Ciiaeap


LU

produksi kiiang-kiiang di iiP IV Ciiacap meiiputi bahan bakar minyak atau


E

BBfui, rron bahan bakar minyak (NBlvii. Prociuksi BBfuf mencairup premi trn-r, rlvt'ts:,

kerosene iminyak mentah), solar dan minyak bakar. Prociuksi NBM mencakup LPG,

i:ahan dssar minyak peiumas $ube oii bsse siack) iian aspai. Sedangkan produksi

petrokimia terutama adaiah pcra4tiene dan benzene-


t:
t: pada prose$ ekstraksi di LOC i, ii, Iii ticiak iranya dihasiikan bnse *rl, parcfinrc,
F.

asphait, rian IFO, tetapi juga ciihasikan produk ekstrak yang riiberi nama Pertamina

iJ

lr:'-r
: Sepiember 2(t#0 di Periamins UP ii; Ciio'cap
B*b iI. Gambaran {imnm Penamina U-P n'

eksirak iMiF{AREXi. Senyawa hydrocarbon yang dihasiikan kiiang ini seieiah diteiiti

trermanfaat unfuk kebutuhan pemrosesan minyak bagr inciusu'i karet ban rian tinta cetak.

DI
EN
A. Eiq[ribusi Produit BBki :

Sejaian dengan program pipanisasi iawa, produk BBM Unii Fengolahan iV

er US 3 - FF
Ciiacap disaiurkan ke tujuan iewat jaiur pipa oieh Unit Pembekaian rian Pemasaran

n K O 15 E
Daiam Negeri IY Citacap Group ke iokasi distribusi Jawa bagian barat dan timur.

ra TR 6. IM
Ke -bagian barat meiaiui jaiur pipa Ciiaeap Tasiicrnaiaya Fadaiarang

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
tBandungi, setiangkan ke bagian timur meiaiui jaiur pipa Cilacap - Maos - Rewuiu
La L 06 HA

tek
lYogyakana).

A
Kemudian untuk mencapai ciaerah konsumen berihltnya , BBM ciiangieut truk-
UL

truk tangki atau ciengan tangki kereta api. Seciangkan ciistribusi BBM untuk daerah
AN

iakana, Surairaya dan indonesia bagian timur iiipasok dengan sarana transportasi kapai
ja
QM

tangker.
-
LU

. a, t t
6. Drstrrhust ffoflur( reffatirtn fl :
E

Produk paraxyiene W iV untuk memasok kebuiuhan bahan baku pabrii< PTA (

Pwrfieri Terephtalic Acyd ) Piaju, sebagian ciiekspor bersama benzene untuk

pengembalian ciana pembangunan.

C. Produksi A7pni :

Kiiang Pertamina UP iV rnerupakan satu-satunya kiiang yang menghasiikan

moduk aspai di tanah air. Kapasitas Prociuksinya ditingkatkan setsiah tiebottienecking (


r0
Lryaran Kerja PruHek Agustus - Sepiember 2$A$ di Pertsmins UF IY Gi*cap
Bsh II. Cambaran Umnm Penamina iiP iY

i9981i999 i, iiari semuia 520 *fonr'tahun menjadi 72ti liforytairun. Adapun jenis

produksi aspai itP iV yaitu Fen-drii7$ dan Fen-g0i i0S"

DI
EN
Ii.I.4 Sarana Penunjang Operasi Kiiang

Daiam kegiatan operasi kiiang l-rnii Pengoiahan iV, baik kiiang bahan bakar

er US 3 - FF
minyai<, non bahan bakar rninyak, ftlaupun kiiang pura4tiene, ti{iak iepas dari sarana-

n K O 15 E
sarana penunjang. Adapun sarana penunjang operasi kiiang adaiah'.

Utiliias
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
iinit uiiiitas adaiah janiung operasiorrai industri kiiang, yang menyeiiiakan
La L 06 HA

tek
tenaga iistrik, tenaga uap dan kebutuhan air, untuk iiebutuhan perkantoran, psrumahan,

A
rumah sakit, dan iasilitas iainya.
UL

-berikut
Kapasitas utiiitas se-tlagai .
AN

- Ses FF-ater iles*iinizatian f4u ro#Jam


ja
- Baiier
QM

79t3 torvJam
-

- Generator ii2 rtfw


LU

Tanshi Fenimbr4n
E

Tangki-tangki penimbun digunakan untuk msnampung bahan baku minyak

mentah, produk arLtara.- produk airiiir ffiaupun air bersih untuk ireperiuan operasionai

nlang.

Iainraiari#rn

Laboratorium, seiain uiuk mengoniroi spesifikasi dan kuaiiias minyak mentah,

m'niitas produk arrtata, dan iruaiitas produk akhir, juga sebagai pusat peneiitian cian

mrqembangan.
lt
[,.qran Kerjs Praisiek Agasius - Sepiemb* 2000 di Feriarnina UP iV fiiacry
Brh iI. Gamburan {im*m Fertamina tiF IY

Bgnshet Femeiihuranp

Bengkei, beriungsi garuia. Selain unruk perbaikan peraiatan yang rusah juga

DI
membuat peralatan penggaflti yang sangat diperiukan bagr keiancaran operasi kiiang.

EN
Untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas pemeliharaan, sejak tahun l1!4l7

fasiiitas ini rii - out sourcing - kan ke PT Einusa Petro Teknik {EFT) yang merupakan

er US 3 - FF
anak perusahaan Fertamina, yang pada perkembangannya tidak hanya dapat

n K O 15 E
memelihara, merawat, dan momperbaiki sarana Pertamina UP iV, tetapi juga dapat

ra TR 6. IM
menjuai jasanya merawat peralatan kiiang-kilang indush"i lainnya di luar Pertamina.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Pelabahq! Iihusas dpn frelmasa
La L 06 HA

tek
Peiabuhan khusus dan ciermaga Pertamina UP iV Ciiacap, memiiiki kapasitas

A
maksimum 250.0u0 DWT. Peiabuhan ini irhusus untuk membongkar minyak mentah
UL

dan memuat produk-produk kiiang untuk tujuan ciomestik maupun tr4iuan manca
AN

n€gara.
ja
QM

Tabel 2-6 : Dermaga


LU

Tenic !'T\prrnqoe
+' r':uJ L-::ra-j!ja} Jumlah Kaoasifas
E

Crucie isiand Berrh (a ii5.00fi


Area 7t] Nusakambargan Strait 3 ra 35.uut)
Area 60 Sungai Donan :
-Jettry I (64) I 3.000 - 6.000
-Jett-v II (67) 1 3.000 - 6.000

v vbt y lttItf I{6Rl


-fett'rl vv, 1
L
?ono_6nflo
JrVVV 9.VVV

Qi-^l^
LrtrtHLE
I}o.^. I rfnorni'n- /QD f\
t)t4tt-v , tvlttt rttttH, lLll)tvl/^ 1
I ')<n nnn
/-J lJ " \J\/\,

tx
Laporan Kerjs haisi* Agasius - Sepiember 2$Afi di Pertnmina UP il' Giacqt
Bab FI . Garnbaran Umum Penamina AP iV

Ea muni&ssi dan Eiekironika

Dalam menunjang keiancaran operasi kiiang, funsi iromuniieasi dan eiektronika

I
sangat diperiukan. Fasiiitasnya meiiputi raciio, Pubitc Automattc Branciz ExclrLrr-tge

D
EN
(PABXi tian peraiatan eiekn"onika.

?
Seiain itu tii insiaiasi kiiang teiah diiakukan oiomaiisasi dengan meiengkapi

er US 3 - FF
: sistem kamputerisasi seperti : DCS, CiviMS, FIOS, LOGIC dii.

n K O 15 E
t. Lindunsan Linskunsan & Eeseiamatan Keria i LLEIT )
tt.

ra TR 6. IM
Sarana penunjang iainnya aciaiah keseiamatan kerja dan iindungftri - iingkungan.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT
di bidang ini, Fertamina iinii

II
Aias prestasinya Fengoiahan i-\,' beberapa kaii
La L 06 HA

tek
memperoieh penghargaatl dari Menairer RL

A
Kemudian juga mempsroieh Swarci of Honor dari Britisit SuJrty Cauncri,
UL

Loncion, dan Pa#a Karya Raicsa tulacfua dari Menteri Pertambangan eian Energl RI.
AN

Sejak awai dibangunnya kiiang minyak ieiah diperhiiungkan rentang dampak


ja
iingkungan yang merupakan . satu kesatuan paket tancarlrgan teirnis, selaras riengan
QM

rancangan kiiang dan sarana penunjangnya, sehingga dari suriut iindungan iingkungan
LU

terjamin eiengan baik.


E

Sarana iersebut antara iain sebagai berikut :

Sour Water Stipper, merupakan saran memisahkan gas-gas ireracun dan berbau tiari air

bekas processing.

CH afau Corrwgated Piate interceptor, merupakan sarana untuk meniaciakan dan

memisairkan minyak yang terbawa air buangan.

ii*idrng Basin, sarana untuir mengembaiikan atarr memperbaiki i,ualitas air buang&fl,

terutama mcngembaiikan kandungan oksigen dan mengirilangkan kantiungan minyak.


L7
Lapor*n Kojn PraHek Agnsius - ,iepiember 20fi6 di Periamina UF ii; friwap
Bnb Ii - Gambwan Amum Pertamina UP iil

Ficre, cersbong asap/'api, sarana meniadakan peilcemaran uiiara sekeiiiing.

S ri incer,sarana meilgurangi kebisingan.

I
Groyne, sarana periindungan pantai dari irikisan gelombang iaut.

D
EN
Fm Fan Cooier, untuk mengurangi pemakaian air sebagai media pendingin yang

sekai i gu$ mengurangi kemungkinan pencematan air buangan.

er US 3 - FF
P gr k?Wbansun Fosiai E i{onot?rf 4tqs, K,el,pdir,frn-f ertamirqa

n K O 15 E
Kehadiran Pertamina Unit Pengoiahan iV cii Ciiacap, secar* iangsung maupun

ra TR 6. IM
ridak iangsung teiah menciorong tumbuh cian berkembangnya kehiciupan sosial ekonomi

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
warga Ciiacap.
La L 06 HA

tek
Wajah kota Ciiacap iiini teiah berubah. Kondisi jaian eii jantung irota maupun

A
iuar kota semakin muius dengan tanarnan perindangnya yang tetap menghijau sepanjang
UL

tahun.
AN

Sarana perhubungan semakin meningkat baik perhubungan darat, iaut bairkan


ja
perhubungan udara. Sehingga, tingkat mobiiitas masyarakat semakin mendapat
QM

kemudahan.
LU

Warga Ciiacap yang semuia sebagian besar menggantungkan hidupnya eiari


E

bertani dan neiayan tradisionai baik sekior informai mairpun sei#or formai. apaiagi

dengan ditetapkannya Ciiacap sebagai daerah kawasan inciustri iawa $eiatan bagian

Barat.

Industriaiisasi di Ciiacap, teiah mampu menunjang iaju pembangulan eiaerah

<ian pengembangan usaha bagi masyarakai, yang patia akhirnya meningkai iaju

penunrbuhan eiconorni.

LV

'strts - Sqiemher 2(j0fi


di P*iaminn UF iY Ciiacnp
Bnfi ii. Garr&wfrn {Jm]s,m Psttmina Op iV

Eeseiahierqqn *r& Ref;reasi

Ferusahaan juga menyeriiaican sarana kesejahteraafl dan oiahraga/rekreasi unruk

pekerja dan keiuarganya. Fasiiitas itu antara iain

I
:

D
L

EN
Rumah Sakit Pertamina Cilacap

L Sarana peribadatan

er US 3 - FF
L Balai pertemuan

n K O 15 E
L Sarana olahragalkolam renang

L \Misma Griya Parra

ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT
Akan tetapi sejaian dengan perkembangan perusahaan yang menerapkan

II
La L 06 HA

tek
implementasi rssirukilrisasi, rian efisiensi maka beberapa sarana seperti sarsna olahraga

A
cian reicreasi, perwismaan, tian baiai priemuan ciialih keloiaannya kepada t"ayasan
UL

Kesejairteraan Peke{a Fertamina, diperuntukkan bagi pekerja bserta keluarga rian


AN

riibuka untuk masyarakat iuas. Demikian pula sarana rumah sakit yang selama ini hanya
ja
untuk fasiiitas pengobaian pekerja tian keiuw1&, teiah dinyaiakan swariana dan dibuka
QM

untuk umum, sehingga masyarakat iuas dapat memanfaatkannya.


LU

IL2 Sistem Organisasi dan Manajemen Perusahaan

Suatu perusahaan yang baik, harus memiliki siruktur meupun sisiern crganisasi

yang jeias dan teratur agff hubungan kerja antar pegawai menjadi baik. Tanggung

jawab yang ciipikui oieh masing-masing pegawai pun dapat ciengan mudah dipahami

dan ddalankan sesuai kemampuan sehingga dapat mensapai tujuan dari organisasi itu

sendiri.

\t
LI

Laporun Kerjs Pra*tek Agasfns - Septern*er 2000 di P*iawina ilP it'tilomp


8s& ii. Gambffun Umam Penamina A F {V*

fl.2.i Visi, &{isi, dan Moito Budaya Kerja Fertaminp

*'isi daq,tufisi fqrtuminn.

I
Visi : Menjacii perusahaan minyak dan gas bumi yang efrsien, bersih,

D
EN
unggul, maju, cian maridiri.

jwisi ; Bergerak daiam kegiaian ekspiorasi produksi, pengoiahan, pemasaran

er US 3 - FF
niaga iii indonesia, rian secara seiekiif di riunia internasionai dengan

n K O 15 E
tujuan :

ra TR 6. IM
Menjadi perusahaan yang kuat dan seirat, memenuhi kepentingan

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
konsumen dan menghasiikan keuntungan baE perusahaan, berprestasi
La L 06 HA

tek
setaraf dengan perusahaan terbaik {ii bidang minyak dan gas bumi,

A
daiam meiaksanakan usaha seiaiu berdasarkan paria tata niiai unggulan
UL

yang:
AN

Berstaniiar internasianai, berwawasan iingkungan, menumbuhkan


ja
kebanggaan rian' mengembangkan profesionaiisme karyawarr serta
QM

meniiukung program pemerintah.


LU

VTsi dan +Iisi Pertsmina.iiP lY,Ciiscan


E

Yisi ; Menjacii kiiang minyak yang kompetitif di dunia.

]uiisi ; Mengoiah minyak bumi menjadi produk BBM tian i-{BM untuii

memenuhi kebutuhan pasar.

Dengan tujuan :

i. Mampu menghasiikan keuniungan bagi perusahaan.

2. Memberikan iresejahteraan bagi pekerja.

z2
Laporan Kerjn ftakiek Aga,ctus - Sepiember lii${t di Pertsmins UP IV Gi*tcp
Bfib Ii. Gsrrrbarfrn
-tImam Fc*g,'mine AP IY

3. Mampu meningkatkan kinerja kiiang secara apiimai, dan

berwawasan lingirungan.

4. Mampu tumbuh berkembang, maju dan mandiri'

DI
EN
tuiono Budava Keris iif IY :

er US 3 - FF
,'BEKER'A

n K O 15 E
NALATY| KEtsERSAMAAN

ra TR 6. IM TfFTTUK

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT
KEUNGGUIILN SEfuTUA',

II
La L 06 HA

tek
A
fr.2.2 Susunan Dew*n Komisaris dan Dewan Fireksi Fertamina
UL

pertnmina merupakan suatu Badan Usaha Miiik negara dan satu-satunya badan
AN

usaha yang mendapat wewenang untuk mengoiah kekayaan negara berupa


minyaii dan
ja
gas bumi. pertamina berdiri tahun igil berdasariqan iiu R.i No, I tahuni9?l. Penamina
QM

dikeioia oleh suatu Dewan Direksi Perusahaan dan diawasi oieh Dewan
LU

KomisarisiFemerintah RI. Peiaksanaan kegi atan Pertamina eiiawasi oleh seperangkat


E

pengawas yaiiu Lembaga Negara, Pemerintah, maupun iniern Pertamina.

Susunan Dewan Komisaris Pertamina adaiah sebagai berikut :

Ketua . Menteri Pertambangan dan Energi RI

Wakii Ketua : Menteri Keuangan RI

Seirreiaris : Seorang pejabat dari Depariemen Pertambangan dan Energi

z3
2$ii0 di Pertamina UP iY Cilac*P
Bs& II. Gamilarg,n Am/fl,m Pe*atnina u-F IV

Anggota

I
-

D
Menteri Perencanaan Pembangunan atau Ketua Fappenas Ri

EN
- Menteri Sela'etaris Negara Rt

- Menieri Negara Riset dan Tehnoiogi RI

er US 3 - FF
Susunan Dewan Direksi Penamina terdiri dari seorang Direkiur iitama yang

n K O 15 E
membawahi enam Direktorat :

ra TR 6. IM
Direktorai Eirspiorasi dan Produksi

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Direktorat Fengolahan
La L 06 HA

tek
A
Direklorat Pemirekaian tian Femasaran Daiam Negeri

Direktorat Perkapaian, Kebanciaran, da'n Komunikasi


UL

Direicorat Keuangan
AN

Direhiorat Umum
ja
QM

Seiain enam eiirehur tersebut, Direktur Utama masih dibantu oieh seorang staf ahli dan
LU

inspektur Ferusahaan. Direkiur Uiama juga membawahi :


E

a. Perwakiian Penamina luar negeri i Los Rngeies, Frankun, SingaFore, &' Toiry-oi.

b. Badan Koorriinasi Perusahaan Asing


c. Inspeictorat

d. Froyek-proyek Periamina i Aramsric Cenrer, Fabrik Methanoi, Fabrik Faraxyiene,

Fasiiitas Ekspor LFG )

e. Anak-anak perusahaan Fertamina yang teriiiri riari :

D FT. Peiita Air Serviee


Laporan Kerja Prside* Ag*sius - Septemher 2000 di Periamins iiP Iy* Cii*cnp
Bsi] ii. Gambatwn {imum fuftamina u'F iy

FT. Faira iasa

PT. Tongkang

DI
PT. Perta Insana

EN
PT. Einusa

er US 3 - FF
n K O 15 E
IL2.3 struktur organisasi pertamina tlP rv- citracap

ra TR 6. IM
Khusus untuk Direictorat Pengoiahan ( Dit.P ) saat ini memiliki atau membawahi

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
7 iinit Fengoiahan :
La L 06 HA

tek
i i tiP I Pangkaian Brantian dengan iiapasitas 5.SSS barreilhari.

A
i) UP ii Dumai & Sungai Pai<ning dengan kapasitas i70.0u0 barreirhari.
UL

ji tiF III Piaju & Sungai Gerong dengan kapasitas 135.000'nan-eiihari.


AN

*) UP fv" Ciiacap dengan iiapasitas 348.iiSii barreiihari ierdiri :


ja
D Kiiang Minyak i dengan'ciiiengkapi Fuei Gii Cornpiex iFAC) i, dan Lube Aii
QM

Compiex (LOCi i.
LU

D eb otteine cking iig99l i9g9) dibangun LOC iii.


)> Disamping itu iiP iV merniliki iiiiang Fetrokimia Paraxyiene.

5i iiP v Baiikpapan dengan kapasitas 270.000 baneifirari.

6) ur vf Baiongan ciengan kapasitas i25.000 baneilirari.

7 i UP Vii Kasim lrian iaya dengan kapasitas i0.000 barreirhari.

Pertamina iiP iV Ciiacap merupairan bagian dari Fertamina Pusat yang

irerkantor di iakarta dan dipimpin oieh seorang Pimpinan Unit yang membawahi :

Lryoran Kerja haHek Agustas - Sepiemher i008 di Periamina u*P ii,'t-flaxap


Bas Ii . riambaran tlmsm penamina Up i*-

ai Manajer Ferencanaan & perekonomian

b) Manajer Enjinering & pengembangan

I
c) Manajer Keuangan

D
EN
d) Manajer Umum

ei Manajer Kiiang

er US 3 - FF
0 Manajer Sumber Daya Manusia

n K O 15 E
gi Kepala Biiiang Jasa & $arana Umum

h)
ra TR 6. IM
Kepaia Bidang Lindungan Lingkungan & Keseiamaran Ke{a (LLKK)

ak I
po EK 2.9 K
ii

Pr KT

II
Kepaia Bidang Sisiem informasi & Komunikasi
La L 06 HA

tek
Manajer Kiiang membawahi empat manajer, yairu

A
:

O Manajer Unit Frociuksi i l BBM i


UL

O Manajer Unit Pririuksi II i GNF )


AN

O Mana;er Unit Reiiabilitas


ja
O Kepaia Bagian Laboratorium
QM

Daiam meiaksanakan fugas cian kegiatannya Kepaia Bidang dibantu oieh Kepala Sub
LU

Bidang, Kepala Seksi, rian seiuruh perangkat operasi di bawahrrya.


E

Untuk iebih jeiasnya, diagrarn siruktur organisasi Pertamina liP iV Ciiacap ieriera pada

gambar 2-3.

,Ltr
Laporan Eeri* hairiek Agusius - Sepiemher 800# di renui@
Beb II. Gerrt$,srg'n iimum pettamina {tp ftl

IL2.4 Sistem Kepryawaian

I
Karyawan Fertamina terbagi menjacii i6

D
goiongan, yang terendah yaitu

EN
goiongan 16 sampal yang tertinggi yaitu goiongan i. Secara garis ircsar, karyawan
Periamina dibagi 3 keismpok

er US 3 - FF
:

a^ Goiongan i- 5 )SeniorStaff

n K O 15 E
b. Goiongan 6- 9 )JuniorSt*;;
c. Goiongan i0 - td
ra TR 6. IM
) Non St"jf

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Pembasian "Inm Kgria
La L 06 HA

tek
Karyawan harian bekerja seiama 4S jam kerja seriap minggu, tiengan princian 5

A
hari kerj a aan pukui 0?.00 - 15.J0.
UL

Seeiangkan untuk karyawan shtJt bkerja dengan sistem I - I, artinya 3 hari


AN

bekerja dan i hari iibur. Psriode tersebut berjaian secatra berganiian ciari jaga pagr, sore
ja
dan maiam dengan jam keda sebagai beriirut
QM

a. Untuk karyawan operasi


LU

ShrJt pagr : pukul 07.30 - 15.30


E

Shtft $ore : pukui i5.3S -23.30

Sirrlt maiam : pukui 23.30 - S?.30

b. Untuk karyawan security


ShrJt pagr : pukul 06.U0 - I4,0CI

Shift sore : puhui i4.00 - 22.A{t

Shrrt maiam : pukui 22.S0 - Sd,O$

i,aporan Koju Frrktek Agu,srrs - S*pAmirer


Beb Ii. Gambaren {imsm Fettamina iiF Iy-

Bagi karyawan ship mendapat prerni shtfr dan uang iembur jika
beke{a pada
hari iibur resmi"

DI
EN
If.2.5 Fasilitas Kesejahteraan

Fasiiiias yang iersedia di periamina tip IV ciiacap

er US 3 - FF
:

a. f;e{amahsn

n K O 15 E
Fasiiitas ini diberikan kepada seluruh karyawan stai sedangkan
untuk karyawan non
staf
ra TR 6. IM
ada peraturan terseneiiri. Pertamina tIP IV Ciiacap memitiki 3 lokasi kompleks

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
perumahan yaifu :
La L 06 HA

tek
- Perumahan Gunung simping untuk senior aanjunior stcff.

A
- Perumahan Lomanis dan Donan, untuk
luniar dan nan stalJ"
UL

- Ferumahan Tegai Katiiayu, untuk pa.ra medis RS Fertamina Cilaeap.


AN

t-r-ntuk para tamu disediakan Griya patra,Mess 3?, Mess 39, dan Mess ,i0.
ja
o. Sarerla kesehatan. nreiiputi.
QM

- Kiinik riarurat, terietak di kiiaug sebagai pertolongan perrama bila terjadi


LU

keeeiakaan.
E

- RS Pertamina iiP iV Ciiacap, terietak di kompleks Tegai Kaiiiayu.

c. Sqrqna fe@iliilsgn

Bagi karyawan Pertamina yang ingin meningkatkan kemampuan rian karier nya,

diberikan kesempatan mtuk mengikuti pendiciikan atau training di daiam atau di

iuar negeri. Sedangkan bagi keiuarganya yaitu anakrrya, diberikan fasiiiias


pendidikan cuma-cuma untuk TK cian SD.

d{
Laporan Kerja PraH* Aga,r*rs - S"ft"
Bab II. Gambaran (imsm Pertamina Up iy

d. $arann $ekfe*,si dqn Olahragn

Terdapat ciua geciung pertelnuan rian reiueasi yang dimiiiiri Penarnina unfuit para

DI
karyawan dan keiuarganya, yaitu :

EN
tr Patra Grah4 untuk karyawan stal1:

G Patra Ria, untuk karyawan nan staff.

er US 3 - FF
u*ntuk sarana oiairaga disediakan fasiiitas sebagai berikut : Lapangan sepak

n K O 15 E
boia, boia voiiey' tenis, buiutangkis, goli basket, bowling, biiyard, dan koiam renang.

e"
ra TR 6. IM
Ssruna Perhubunssn da!, Tei?,kamunikasi

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Untuk sarana hubungan telepon ciaiam kota Ciiacap diberikan peiayanan secara
La L 06 HA

tek
culna-cuma rneiaiui sentrai teiepon otomatis miiik Pertamina iiP iV

A
Ciiacap.

Seriangkan untuk keperiuan hubungan ueiara di Pertamina disediakan iapangan


UL

terbang komersiai eiaiam negeri untuk keperiuan perusahaan dan umum.


AN

i $arsna ibsdalt
ja
- Sebuah Masjid di perumahan Gunung Simping
QM

- Sebuah Masjid di perumahan Lomanis


LU

g. Ssrang ferienskalan Keris


E

Untuk keseiamaian kerja bagi setiap karyawan diberikan cuma-cuma yaiiu :

- pakaian rian sepatu keseiarnatan

- pelindung teiinga dan jas hujan

- peiinci rng pernapasan cian uang lem'bur bagi karyawan sh{t

iL Eeusngan dnn Cuii

Bagt setiap karyawan diberikan .

- gaji setiap buian sesuai dengan pangkat cian goiongan


lv
Inporan Kerja Prahek Agusius - September 2000 di Pertamina UP iV Giacap
Bab iI. Gambnran Amam Pe*amina AF {y'

- bonus aiiirir tahun dan uang cuii tahunan

- untuk karyawan yang sudah pensiun diberikan pesangon dan setiap bulannya

DI
msnerima uang pensiun

EN
U-ntuk kesempatan cuti, karyawan menciapat kesempatan cuti i2 hari keqa setiap tahun,

dan seiiap 3 tahun menriapai cuii 26 hari kerja.

er US 3 - FF
n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

ja
QM

-
LU

30
er 2fi00 di Periamins UF IY CiiamP
Enb iI. G*m&aran Efm*m pen*mine u-p IV

cambar t - 3 : srrukrur srganisasi Fertamina iJF r1/


o-
FJ
)<
lAz

DI
TF
ld
O:rll

EN
2
H:E

er US 3 - FF
i<
<o-
19:)
(?
U
o-

n K O 15 E
:r
l v
<: .1 o
t
s F o o
q
o o H>
N
jiqt>

ra TR 6. IM
.a ts F N N r
<= (9 rf f t
v1< lrJ C) lr, UJ l!
<l< l! v
1< r!

ak I
I
po EK 2.9 K

Pr KT
:)

II
d o
o *
;
La L 06 HA
Z F
g t/,

tek
d. lrl
f:< o
<E dl

A
rn c:
:f;0 J
uJu
r2 z,
tH
t!
o-
F
-o_
<vl
<x
UL

o vr N
z,
-J
@
N <o
U& ot Y
u.t
na
ca> z,- v ZQ rf ?
<o
:l< F.1
<d € to(' o J
U uO
dY
ul U
:JlrJ c{ ut UJ
g) .a <x Or ff o\ IL .d
AN

!J J t ov t
XF tu. trJ z(,
H=
UJ

tl lrt
)& gJ Y)< J
(,
ja
<U o
0,|9
rd< - o
JH
w
-
J tf N lrl i
r!< l! Ox lrl J
QM

(,I
-

grJ[l
Y
t x .l
o{t < oc
f=
l!
d
lrt
-<
)2,
JO
(,
Y<
:)F o
EC( IA
r^l YO-
o- t
LU

o(, t!
Ov
E
o-
'-6.-Hr >.-4.o,.- J Jx
E

6JO\ C xX
.F. gE-!q.o- OtlJ Ox
))
E V L E L' u,l t LI
tA L< 6+, {,) J uO- f LIJ r?
vr o -cr,toL6 zo o o:a o or l! o0- t!
F( \- |F C tg.- { O { (t o <- z< >o ]I
\\) F< t U< t
u'r r-r
/-
E5
a-CtrD6
gES )u
'2,
F '2. ) t' dl 0a
d.<
?
JL) JO
t,
*{ 'E 5;- 3i
.-(Lo. l!0
5
t:
f!
xo
\a
Y)<
U
uI
o.
TIJ

h{l<ytLo-
t?<
\\,l A
\\/ 6C+rCol9f,
gt 6t.- a, CN
1^^ -( '-dCl!{, .- JH lrJ
rJr,J+< c cf c(9_! o
t F4
F< \\J
rlG r0 G
oru,- r,t C OrJ 4Z
oxlr,
g;
Q -. 6;'i f,f tE- (,(9
(,
- trJ 0-
?
l4l
?
lr,
L"- r(
o f,I
L o< o+{r L IJ' E l!O
dr !r^ 5 O,Z ELf .n ((€ (, f
\J/
lr{
L]U .,
J.-!tr
H cr
O('
CJ

::U
o::
ftsH
l'

lv, H(t
UJ o
k id<oY(^sr c-5 U1

t-., \i/,
LolF>
d atd (:d(t\ N
I C z, )a:!
^\ =un-
It tgl ?
\-. n ln!ul-o oo\ > rrj oro UJ
)=r Flq OO-.- L\
O O .J JO._
Ov
o-
.r c65O Ot! J J
F-trJttdcsd z HX $
d
l\J 'F
6 6 F dU.- ;t< O lrj z
J E A t\ c <H
<I J
o' L G LN O Jo. .? I I
rL< P1Fr a> O c (t€o cn llJI LI cLl lr,
r{
rV F/ +rrl- f t/t€ L <=
UO fo
o 9tcr I O llL,, F
.J 0- .- tt 14 z:<
rLJ -f, vt .Ld rU
o n I o-398
trj u/
c(u
!I '"r
A C L., {! .!
l! )l
c-
)< F-{
'r o.-vl U (r O
.ltr or4r.- fl :!= r!
Y't C.yC-E -v
r1 O CJ'-.- rg> l!
I,l-< Oo,EUlrFE

' zsh$ di Penamin*


Lrporan *"rio Pra,titek Agustus - September
J1
aFiVW
Bab iii. Si:srern Tenega Listrik Penamina UP iV

BAB Ifi

STSTEN{ TENAGA LISTRIK FER.TAiliIT{A'JP iV

DI
EN
lll.l UmUm

Froses produksi pada Penamina iiP IV sangat ciiiunjang oieh keberadaan sisiem

er US 3 - FF
tenaga iistrik. Iiai ini iiisebabkan karena iii iiaiain proses operasi pengiiangan selaiu

n K O 15 E
membutuirkan tenaga iistrik, baik itu daiam proses mekanik, kimia, penerangan, rian

ra TR 6. IM
Juga sistem kontroi operasi prociuksinya. Mengingat
'negitu
pentingnya kebutuhan

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
ienaga iistrik pada proses produksi iii Periamina iiP iV, maka <iibang*niah suatu si*tem
La L 06 HA

tek
tenaga listrik yang mampu ineiayani kebutuhan tersebut. Sistem tenaga iistrik ini

A
terrjiri atas iiga bagian utama : ii) sistem pembangkitan, (ii) sistem transinisi, cian liiii
UL

sistem eiistribusi.
AN

Karena Fenamina UP iV merupakan pabrik yang viiai bagi negara dan juga
ja
merupakan pabrik pengoiahan rninyak yang sensitif terhariap oahaya kebakaraa mai<a
QM

sistem tenaga iistriirnya harusiah memenuhi persyaratan yang cukup ketat, yaitu sebagai
LU

-benkut
:
E

f iv{empunyai kehandaian sena kontinuitas penyaiuran yang iinggi, karena suatu

kegagaian daiam penyediaan tenaga iistrik yang menyebabrat *ip pabrik jeias

akan merugikan riari segi biaya cian waictu. Apaiagi jika sampai mengakibatkan

rusaicnya instaiasi atau mesin pabrik.

f, Segi sqlery sangat riiuiamakan, baik itu menyangkut manusia sebagai operaior

maupun terhadap mesin itu senciiri, karena iistrik adaiah sumber panas cian kiiang

minyak amat rawaR terhadap kebocoran sehingga bahaya kebakaran sangat

J ,t-

Laporan Kerjt fuaktek Agustus - September 200ti di Percnntintt UP EY Cii*cnp


Bn* iii . $r'bren Tenaga A$?ik Pxamine {ip iy

mungkin terjacii. iiniuk ffienghindarinya, peraiatan iisirik riiusahakan bebas

terhaciap tirnbulnya bunga api dengan carapenempatan dan pengisolasian perniabrr

DI
secara baik dan tepat. Misainya menempatkan peraiatan iistrik di dalam gardu

EN
ineiuk yang tertutup atau pengisoiasian eiengan sistem totaliy enciosed pada

generator.

er US 3 - FF
Kegunaan tenaga iistrik daiam suatu kiiang minyaic antara lain :

n K O 15 E
Sebagai penggerak pompa, kompresor, dan biower.

Se-bagai pemanas
ra TR 6. IM
I heater ) dan peneiingin { coofer }.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Untuk penerangan kiiang
La L 06 HA

tek
A
Proses klrusus, misainya : desaiter.

Operasi peralatan padabengkei pemeiiharaan,misainya . mesin ias.


UL
AN

Iif.z Sistem Fembangkiian


ja
Sistem pembangkit tenaga listrik {ii Pertamina UP iV Ciiacap diiayani oieh
QM

deiapan buah unit generator :


LU

L Kilang I terdiri atas 3 generator dengan kapasitas masing-masing 8000 KW.


E

L Kilang II dan kilang Paraxylene terdwi dari 4 generator dengan kapasitas masing-

masing 20.S00 KW.

i- Kilang LOC III terdiri dari 1 generator dengan kapasitas 8000 K\41.

jarJi kapasitas total generator yang terpasang adaiah i i2 MW iiengan jumiah generator

aktif sebanyak: N- 2 ; <ienganN- jumiahtotai generatorterpasang. Berarti ada

5 generator yang airiif dan 2 nonaktif. Dua yang tidak aktii ini, satu uniuk spnre

( cadangan ) dan satu iagi menjaiani repair ( perbaikan ). Di samping itujuga diiengkapi

JJ
Laporan Kerjr Praktek Agastas - Septemher 20u0 di Perramina UP IY Cilacup
Bilb iii . Sistem Teaaga Lis*i* pertarnina ijp IV

dengan Ernergency Genef$tar dengan kapasitas ierpasang


550 Kw yang iiigerahtan
ciengan renaga riiesei.

I
Kegiatan pernbangkitan tenaga iistrik ini

D
sekaiigus riiintegrasikan dengan

EN
penyediaan tenaga-tenaga iain seperti tenaga uap, tenaga angrn (udara kempa),
pnyediaan a* pendingin kiiang dan beberapa jenis air sepeni air

er US 3 - FF
minum dan air pengisi
hoiier. Pengeioiaanya oieh bagian utiiities di area fi5 & j0.

n K O 15 E
ra TR 6. IM
iTf.z.i Fembangidi Listrik Tenaga tjap
iFtTi}

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Untuk memenuhi besarnya kebuiuh an tenaga iisirik, Penamina iiF iV Cilacap
La L 06 HA

tek
menggunakan pembangkit tenaga iistrik sendiri. ienis pembangkit yang digunakan

A
aciaiah PLTU yang menggunakan uap sebagai sumber energinya.
UL

Ada beberapa alasan yang menciasari ciibangunnya suatu PLTU di iingkungan


AN

kiiang minyak tiP iV Ciiacap, aniaraiain .


ja
O Kebutuhan iistriic yang amar-besar.
QM

O Masaiah kontinuitas proses produksi kilang, sehingga menygbabkan penyediaan


LU

tenaga iistrik ti{iak bisa diserahkan kepatia PLN, sebab pLN tidak bisa menjamin
E

kontinuiias pei ayanaffly&.

O Terseciianya air yang cukup banyak untuk baiier sebagai penghasll sream. apaiagi

steam yang sueiah digunakan dapat dioiah kembaii menjadi butiran air cii daiam

eondensor.

O Bahan bakarnya mudah drdapatkan dan hasii srsa produksi krlang, yartu HGt)
i iiuw-v Gas oii ), Fso \ ileavy Fuel oii ), san Fuei Gas.

3+
inparan Kerja fuaktek Agustus - Septernb", Z
Bab iii . S;srem Tenagu Listri* Pe*affiint tip IV

O Karena adanya kebutuhan uap unfuk proses kilang ffilnyak, rnrsainya untuk heut

tracing, proses stripper, ireater tangki minyak berat dii"

Prinsip ciasar PLTti aqiaiah mengambii energi panas dari bahan bakar dengan

DI
cara membakarnya. Kemudian panas yang iiihasiikan eiari proses pem'Oakaran

EN
<iigunakan untuk memanasi air di daiam baiier. Air yang digunakan diambii dari sungai

er US 3 - FF
Donan yang berair payau i brackish water ) yang dioiah inenjadi air murni, prosesnya

n K O 15 E
ciisebut wrster tiesaiifiation. Pemanasan ciiiairukan sampai mencapai titik ciidihnya

sehingga air 'berubah menjaeii uap yang bertekanan. Uap yang bertekanan memiiiki

ra TR 6. IM
energi potensiai untuk ciisemprotkan oieh suciu-suriu ietap dan diierima oieh sudu-sudu

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA
irergerak dari suatu turbin uap. Sehingga pada poros turbin akan tirnbui puraran yang

tek
A
tJiteruskan iewat kopiing ke generator iistrik yang menghasiikan tegangan dan
UL

dipergrurakan sebagai sumber energi iistrik. Sikius PLTU dapat eiiiihat pada gambar 3-i.

Dengan <iemikian eiapat ciisimpuikan, komponen-komponen uiama dari PLTii


AN

ja
aiiaiah :
QM

i. Boiier sebagai penghasii uap.

l. Turbin sebagai penggerak muia lprime maver ).


LU

j.
E

Generator sebagai sumber energi iistrik.

4 Peraiatan penunjang iain.

Gambar 3-i : Siklus PLTU

1I
KoNoENSER I

Qout J)
i-ryor*n Kerja k&tek Agastns - Septen&er EAAr di Penamins UF iY Ciircap
Beb iil. ^*'srern Te*ag* Listrik Pertamina tiP Ii'

m.2.2 Fenggerak Fluis

Y"ang dimaksuci penggerak muia di sini adaiah suaru mesin arau alat yang

I
berfungsi mengkonversikan suatu bentuk energi, yaitu energi potensiai, menjadi energi

D
EN
putaran ( mekanik I untuk menghasiikan energi iistr-ik.

Ada beberapa jenis penggerak muia diantaranya adaiah :

er US 3 - FF
i. Motor bakar i bensin, ciiesei i

n K O 15 E
Penggerak ini jika dipakai untuk menggerakkan generator biasanya mempunyai

ra TR 6. IM
kapasitas yang reiatif kecii, misainya untuk PLTD.

ak I
2. i
po EK 2.9 K
Turbin ( gas, uap ,air

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
Turbin uap banyak dinraniaatkan paiia pusat pembangkit yang berskaia besar.

A
Begitu juga ciengan turbin gas cian turbin air. Paaa rurbin gas riiperlukan yeduetion
UL

gear untuk mereeiam putarannya yang teriaiu cepat.


AN

Prime Mover yang ciigunakan pacia panbangkit iistrik di FEriamina UP iV


ja
Ciiacap aeialah turbin uap. Tipe turbin uap yang eiipakai adaiah Extraction i Fuii
QM

Condensing dan digerakkan oleh FIP Steam dengan tekanan 60 kg i .*2 dengan
*
LU

temperatur 460 "C.


E

Yang dimaksud tuli conriensing adaiah turbin rnenerima uap pada infer-nya

unruk memutar turbin, kemudian uap tersebut berubah tekanan maupun temperafurnya

cii daiam sudu-suciu turbin. Di exhaust-nya uap keiuar ciengan tsmperatur rendah dan

tekanan vacuum, terkoneiensasi seiuruirnya menjaeii air kembaii di daiam conriensor.

Extr*ction atiaiah kondisi operasi iurbin, pada stage terientu, tekanan tian

temperatur uap turun pada suatu harga icemudian ciikeiuarkan untuk keperiuan kiiang,

Saitu pada tekanan 18 kg I crnz dengan temperafur 330 " C.

-io
Lryorun Kerja Praktek Agustus - Septemher 2a08 di Pertnminx AP iY Ciincry
Bne ifi .,Sisren Tenaga Listrih Fenrmina UF iii

I[t.2.3 Generator

Generator adaiah $uatu mesin atau aiat yang mengubah energi rnekanik putaran

I
menjadi energi iistrik. Tegangan yang dihasiikan oieh generator riidapat dari prinsip

D
EN
hukum Faraday :

" Teg*ng*n inriuksi yang terj*rii rii riai*m su$tu r*ngkai*n besarny* berbanding lurus

er US 3 - FF
dengan cepat perubahartiiux magnetic yilng melingkupinya ".

n K O 15 E
Generator msrupakan mesin iistrik yang ,iibuat sedemikian baik rian kuat. Di

ra TR 6. IM
daiamnya terdapat sejumiah irumparan kawat tembaga (konduictor) Vang diietakkan

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
pada aiur-aiur atau sioi yang dinamakan siaior. Sedangkan bagian yang beqputar,
La L 06 HA

tek
disebut rotor, adaiah kutub magter iistrik yang berbentuk siiinder ataupun sepatu yang

A
riiberi iiiitan kawat, tii daiamnya ciiaiiri arus DC'
UL

Tipe generator yang dipakai di irilang minyak Pertamina U? IV adaiah Brushiess


AN

Exciter buatan Eiectric ]vfacitinery Campany iiSA, yaitu generaior tanpa sikat arang
ja
i Permattent iuiagnet Generator" ) sebagai penguatnya.
QM

yang ciiiengkapi dengan PMG


-

Karena tanpa sikat arang, maka generator ini tidak menimbuikan gesekan yang tiapat
LU

menimbulkan bunga api. Jaefi eocok untuk kiiang yang rawan kebakaran. Gambar 3-2
E

memperiihatkan konstruk si rotor bruthi e s s exc iter,

Konstruksi generatornya ariaiah Total$t Encioseti vYater Air Cooieri i TEWAC i'

y-airu generator yang memiiiki isoiasi tertutup totai dan pendinginannya msnggunakan

udara yang dihembuskan. Dengan konst"uksi TE-WAC ini, bunga api yang timbui airi"bat

shart citcuit iiciak riapat keiuar menembss fraffie generator. Fan pendingrnnYa ierpasang

pada poros generator. Gambar 3-3 memperiihatkan konstruksi TEWAC generator.

J'

s - Septemher hAAa di Pertamina UP iV Ciiaeap


Bsb iii ",Srsrenr Tenr;gt Lis*iii Pertamina tip iii

DloPE
HEAT s,l *Gambar 3-? : Rotor Brushiess E;r.;citer

DI
EN
er US 3 - FF
n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

5/ffi
ja
I
QM

PMG PILOT E XCITER ROTOR

Gambar 3-3 : Konstrnksi TEWAC Generator


LU

f)
tl
l__r

J6
:apor*n Kerjr fuaktek Agastus - September hh{tii di Pertaminu UP I7 Ciiacap
Bah iii. S;trenr Tenaga Lis*i* Ferrrarrrina {iP I*"

Sisiem generator brusiziess exciier terdiri dari 3 unii gen€rator _y-ang iiipasang

daiam satu poros, yaifu generator utama, generator exciter, rian FIviG. Secara secierhana

DI
ciapat riigambarkan sebagai berikut :

EN
Gambar 3-4 : Iiustrasi Sederhsna G€neraior Brushiess Exciier

er US 3 - FF
II

n K O 15 E
r_____i
[---r
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
L Gene,rator Utama : merupakan generator berkutub aaiam, berfungsi sebagai

A
pembangkit utama iiaya iistrik.
UL

TT
tt. Generatgr Brushiess , Erp,iter : merupakan generator berkutub iuar yang
AN

menghasiikan arus iisirik sebagai penguaian pada generator utama. Sebeium


ja
<iimasuh*an ke daiam kumparan generator utama yahni pada rotornya, arlrs yang
QM

riihasilkan oieh generator brushiess exciter iiisearairkan ciahuiu oiph recttfier yang
LU

-hersamaan
terkopei seeara dan seporos paeia sistem generatornya.
E

m. Plvic ( Permanent luiasnet Generator t . merupakan generator berkuiub daiam

iiimana rotornya terbuat ciari bahan magnet pcrmanen, berfungsi sebagai pembangkit

rnuia. Arus boiak-balik yang ciihasiikan oleh PMG seteiah meiaiui sistem pengatur

tegangan ( A1IR : Aufomatic Voitage Reguiat*r ) cian penyearah digunakan se-bagai

pembangkii medan magnei ( penguatan i pada brushiess excirer.

3V
i-ryoran Kerja Fraktek Agastus - September 20u0 di Pettmins UP I7 Ciiacap
Beb IIL,Sfsfenr Tenega Listrih Penamina Iip iy

ili,2.4 Froteksi dan Penianahan Generator

Proteksi Generator

I
Yang dimaksud sistem proteksi generator adaiah rangkaian peraiatan proteksi

D
EN
untuk mengamankan genefator secara keseiuruhan eiaiam operasionai, baik berupa

aiarm, rTtaupun pemutus arus jika acia gangguan aiau kondisi ticiak normai pada

er US 3 - FF
-generator. Peraiatan yang ciigunakan untuk mencieteksi dam memerintahkan peraiatan

n K O 15 E
proteksi untuk bekerja adaiah reiay.

ra TR 6. IM
Reiay-reioy yangdigunakan antara iain :

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
L*cked uut relaTt : ciigunakan untuk membantu kerja riari reiay utama, yaitu
La L 06 HA

tek
menenrskan kerja eiari refay pengaman untuk memufuskan breaker. Rating arus

A
koniaknya 50 A untuk tegangan yang iidak meiebihi 600 v.
UL

Over currenr reiay : untuk membatasi arus yang meiebihi kemampuan generaior
AN

dan mengamankan gangguan hubung singkat. Reiay ini bekerja berciasarkan


ja
kenaii<kan arus yang meiebihi nilai tertentu, sehingga generaror tidak rusak jiica
QM

diiaiui arus yang meiebihi kapasitasnya.


LU

frffirensiai rei*y .' umtuk meiinciungi generator terhadap bahaya akibat hubung
E

singkat yang terjadi paria winding generator. Kerja reiay ini berdasarkan

perbedaan arus yang masuk pada saiah satu,rJung kumparan dan arus yang keiuar

paeia uJung iainnya.

Proteksi cnri matoring : uniuk mencegah terjadinya kehiiangan ienaga penggerak

pacia generator. iika genet'ator kehiiangan tenaga penggeraknya, ia beraiih fungsi

menjacii motor.

4U
n-ryoran Kerju Praktek Agu*us - Sqtember 2u0a di Pertsminu UP IV Ciiaup
Bnh lii.,$isrern Tenaga iistrik Peaamina iiF IV

' Froteksi ioss of exitatitln : pada generator sinieron ada kemungkinan kehiiangan

eksitasinya, maka generator cencierung bersifat sebagai motor inciuksi. powernya

DI
akan berkurang, seciangkan penguatannya msngambii riari sistem sehingga dapat

EN
merusak rrresin tian menimbuikan kerugian sistem. Reiay ini bei<erja atas ciasar

irnpeciansi bayangan yang riicennink an rei*y tersebut

er US 3 - FF
pacia terminalnya.

Antara reiay-rel4; tersebut dikoorciinasikan sedemikian rupa sehingga bokerja

n K O 15 E
seielitii yairu benindak sesuai riengan karakterisiik operasi masing-masing sehingga

ra TR 6. IM
mampu memberikan perintah kepada circuit breaker untui{ trip.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
Fenisnahan Generator

A
Fenranahan patia generator di kiiang minyak Penamina UF iV Ciiacap
UL

menggunakan sistem " NeutFai Grounri Resistor " ineiaiui netrai busnya. Pentanahan
AN

tersebut diiakukan pada saiah satu generatornya karena generatornya bekerja secara
ja
paraiei. Jika pentanahan diiakukan pacia 2 generator atau lebih, acia kemungirinan tim-bul
QM

ants urutan noi yang bersirkuiasi aniara generaior yang ditanaiikan tersebut, hai ini
LU

berbahaya irarena riapat menimbulii:an panas yang cukup tinggi.


E

Data tei'Tis neutrai ground resisfor aciaiah: 40u A, 80u0 V, i0 sec. ini berarti :

- Besar niiai R : EggU l/


+UU A

:20 $

8000 V ariaiah tegangan fasa terhaciap graund.

400 A untuk i0 sec, berani besarnya arus maksimai daiam waku ifi detik. iii{a di
atas i0 rietik untuk an$ sebesar 400 A, maka NGR akan terbakar.

'*1
f"^ryrtn Kerja fuaktek Agustas - September 4tta| di Perftrminu iiP EY Ciitiup
B& iii.,"r*ibrenr Tenaga Listrik penamina u-p iii

Keuntungan dari sistem yang titik netrainya ditanahiian aciaiah .

DI
Jika terjacii suatu gangguan teftiporary, makaticiak akan terjadi busur api ( Arctng

EN
Grownci ) antara konduktor ke tanah pacia titik gangguan.

D Apabiia terjadi hubung singkat ke tanah secara langsung, iegangan anrar fasa

er US 3 - FF
yang sehat ticiair akan naik 3 kaii regangan fasa ke netrai.

n K O 15 E
Fentanahan
ra TR 6. IM
titik netrai generator ciiperiihatkan pada gambar 3-5.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Gambar 3-5 : Fenianahan Titik Neirai Generator
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

ja
QM

-
LU

m.2.5 Kerja Paraiei Generator


E

iintuk menctapaikan sistem yang hanciai dengan kontinitas yang tinggi, maka

;ara kerja generator sebagai penyupiai tenaga iistrik ciioperasikan secara paraiei. pacia

s"tiap gardu induk ( substation ) ciidistribusikan oieh 2 generator yang berbeda akan

:;tapi sama-sama monyupiai iistrik sehingga apabiia saiah satu generator terkena

:angguan, maka generaior iain riapai menggantikannya. Keqa paraiel pada generator ini

;rhubungkan dengan tie breaker dan tie generntor .

n/-
Laporcn Kerir futktek Agustus - September zhnu at runi@
Bnb iii.,Sisfern Tenaga Lis*ih penamina tip iy

$yarat-syarat kerja paraiei generator :

I
O

D
Frekuensinya harus sama

EN
O Tegangannya sarna

O Fasa dan urutan tasanya harus sama

er US 3 - FF
Keunrungan dari sistem generator paraiei :

n K O 15 E
1' Keanciaian dan kontinuitas peiayanan sistem pembangkit yang iebih
tinggi.
2-
ra TR 6. IM
Lebih fleksibei terhadap pertam-bahan beban.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
3. Pemeiiharc&n saiah satu generator tidak akan mengganggu sistem.
La L 06 HA

tek
1, Dapat melayani beban yang iebih besar.

A
UL

Ifr.2.6 interironeksi Aniar pembangiiii


AN

ilntuk meningkatkan kehanciaian sistem tenaga iistrik, maka aniarapembangkit


ja
satu dengan yang iainnya dihubungkan meiaiui sebuah rransformator
QM

yang riisebu t tie


rransformer pada transJer ous ciari kedua unit pembangkit. Hubungan
kumparan ketiga
LU

t-asanya adalah deita-delta yang disambungkan pada keciua


transjer bus masing-masing
E

pembangkit.

Tie ffaftsformer yang dipergunakan unftk interkoneksi rnempunyai fungsi

tebagai berikut :

Sebagai insulating transfarmer : untuk mengisolasi arus urutan nol apabila ada

hubung singkat cii salah satu pusat pembangkit .

Mengatur besarnya daya reakfif yang dikirim dan yang diterima oleh salah satu

pusat pembangkit ciengan c,aramengubah posis i tap changer.

4J
i-ryoran Kerjn Fysktek Agastus - Snpt
Bsb lii . S;sren T'enaga Listrik Pe*amins UP iY

Membatasi besarnya arus short circuit bila terjadi gangguan di saiah saiu pusat

pembangkit.

DI
EN
III.3 Sistem Jaringan Transmisi dan liistribusi

Seteiah tenaga iistrik dibangkitkan, seianjutnya akan iiitransmisikan msiaiui

er US 3 - FF
ka-bel transmisi menuju garciu ineiuk yang tersebff eii seiuruh arsa kiiang. Setelah sampai

n K O 15 E
<ii gariiu induk, tegangan akan diturunkan dari i3,8 KV ke 3,45 KV untuk meiayani

ra TR 6. IM
beban-beban tegailgan tinggi. Kemudian akan diturunkan iagi ke tegangan 400 V untuk

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
beban tegangan rendah. Trafo step-down yang riigunakan memakai rangkain deita=
La L 06 HA

tek
A
bintang.

Seiain meiayani beban yang ada di daiam kiiang, PLTii ini juga rneiayani :
UL

t. Penerangan pada kantor-kantor adrninistrasi Pertamina


AN

Ferumahan karyawan Pertamina yang beraiia cii Gunung Simping, Donan, dan Tegai
ja
Katiiayu.
QM

_\. Rumah Sakit Periamina UP iV Ciiacap.


LU

IXf.3.i Kabel Bawah Tanah

Saiuran transmisi cian distribusi di Pertamina UP lV Ciiaoap menggunakan

sistem penyaiuran bawah tanah riengan under grounri cable ( {JGC ). Dengan sisiem ini

konciuhor akan teriindungi secara eiektrik maupun mekanik. UGC <iitempatkan cii

iaiam parit-parit bawah tanah yang tersedia. Penampaflg parit kairci bawah tanah

crperiihatkan daiam gambar 3-6.

[-"ryoran Kerja fuaktek Agastus - September ZAu* di Pertamina UP iY Cilaeap


Eab iii..Sisrenr Tenaga Listrik Pe*smina O-F Il'

Gambar 3-6 : Penampang Parit Knbei Bnwah Tanah

Ilarth llecktill

I
-T--r

D
EN
er US 3 - FF
n K O 15 E
Kabei tanah yang digunakan adalah jenis tembaga stranded dengan isolasi utama

ra TR 6. IM
renis Cross Linkage Poiyethylene ( xLpE ). Kabei teriinciungl oieh aiuminium. paeia

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
uJung terminai, peiindung aiuminium tersebui ciihubungkan dengan ground. Kuiii
La L 06 HA

tek
teriuar aciaiah jenis PVC.

A
Jenis kabei eii Pertamina tIP IV diiihat dari tegangan dan iungsinya :
UL

e- Kabei power I 5 KV, 3 fiasa, '3 kawat, digrurakan untuk distnbus i daya dengan
AN

t€gangan i3,8 KV ciari pembangkit ke area kiiang.


ja
b' i'abei power 5 KV, 3 fasa, 3 kawat, untuk power motor iistrik tegangan tinggi 3,3
QM

KV rian untuk saiuran distribusi 3,4S KV.


LU

c Kabei power 600 V, 3 fass, 3 kawat atau 4 kawat, untuk power motor listrik
E

tegangan rendah 380 V dan saiuran <iaya ke geciung kantor, ruang kontroi, dsb.

;i- Kabei kontroi 600 V untuk saiuran kontroi iistrik, saJe guarding,.iiru aiarm dsb.

e Kairei kontroi i00 V digunakan untuk instrumentasi cian kontroi eiei*ronik dsb.

4)
f-ryorrn Kerir fuuktek Ag*stus - Septentber 20hfi di Pertrmina ilP iY Ciiaigp
Bmh III. Sistem Tenaga il$rik Penamina {jF iV

Keunrungan dari sistem UGC adaiah :

- isoiasi kabei iebih baik.

I
Keamanan terhadap manusia iebih terjannin.

D
-

EN
Ferawatan ie"nih murah.

- iarak konriuir.lor lebih kecii sehingga kondukransinya iebih rendah dan drop

er US 3 - FF
tegangan kecii.

n K O 15 E
Kezugian dari sistem UGC ariaiah :

ra TR 6. IM
f Kurang fieksi'bei terhadap penambahan be'nan.

ak I
3
po EK 2.9 K

Pr KT
Suiit daiam pendeieksian gangguan.

II
La L 06 HA
f

tek
Penyambungan habel iebih suiit.

A
'f, investasi awal mahal.
UL
AN

i-fr.3i.z Distribusi Frimer


ja
Sistem distribusi yang digunakan harusiah berorientasi pada kehan'Jaian dari
QM

keseiuruhan proses produksi. Hai ini berhubungan dengan pertimbangan kontinuitas dan
LU

protiuktivitas kiiang Pertamina t-lF I_V Ciiaoap mengrngat proses produksinya yang
E

berskaia besar. Masaiah keamanan dan keselamatan juga sangar diuiamakan, sebab

konciisi iingicungan kiiang yang rawan bahaya kebakaran.

Sistem distribusi primer menggunakan sisterfi secanriary seiective radtai dengan

r'ryangan di sisi primer i3,8 KV dan sisi sekuncier 3,45 KV. Jaringan eiistribusi primer

m <iicaru oieh dua buah feeder i3,8 KV yang berasai dad machine bus di pusat

rembangkit yang berbeda. Sedang sisi sekundernya, seteiah meiaiui trafo i3,8i3,45 KV

napat dihubungkan paralei dengan tte breaher secara manuai. Posisi tte breaker aoaiah

t'ryran Ke$a furktek Agustus - Sqtember 2ua8 di Penaminr ilP iV Ciircnp


Bei: FIi. Sistem Tenaga Listrii- pedamint {ip ii,'

tlnrrnaiiy $p€qt. iika saiah saiu irafo mengaiami ganggu &n, tie breaker akan ditutup

iclasedl sehingga satu trafo akan meiayani iiua jenis beban yaitubebannya sendiri dan

DI
beban ciari trafo yang rusak tadi. One tnie dragranr sistem ciistribusi
primer dapat diiihat

EN
pada gambar 3-7.

Keuniungan dari sistem secandary selectiv*e radisi adaiah kehandaiannya yang

er US 3 - FF
tinggi dan icontinuitas peiayanan yang terjamin, seciangican kerugiannya
acialah investasi

n K O 15 E
awai yang mahai karena memburuirkan peraiatan yang banyak cian kapasitas
trafo yang

ra TR 6. IM
ciignnakan? kaii iipat besarnya eiari operasi normai.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Gambar 3-i : one Line fri*grwn sisiem Distribusi primer
La L 06 HA
F€ lracfltpg

tek
\cg ueqrtp9

A
Rur A BUS F

A 13'hV
UL

A llra?kV
\ga-ulute/ \(JE JJ'JJ
/TrdfiwT\ Y g,qE kV
Y trqrkv
AN

ja
QM

TI€ EF-€'{F€R.
LU

Y'
+
I
i)
mJ.3 Distribusi Seknnder
/ r
Sistenr jaringan c[istri'busi sekuncier yang eiigunakan "bezupa raciiai s.vstem
dengan

tegangan sisi primer 3,15 KV dan iegangan sisi sekundepigg V. Sedangkan uniuk

menciapatiran tegangan kerja ?2S V aapat ciiambii ciari saiah satu fasa regafigan 4gil V,

li- 4t
Lap*rr* Kerj* Frrktek Agastas - Septetnb* ZC*O
&se fifi.,$isrerr Tenega i;stik Penemine llp IV

dan netral diambii dari titik biniang trafo 3,4r Kv i 400 v. one iine riiegramsisrem
ciistribusi seirunder dapat diiiiut pada gambar 3*g.

DI
EN
Gambar &8 : One Line friagrum Sistem Sistribusi Sekunder
ts€ EUSEAF I
3r {rhVWllil.n-eLOt
I

er US 3 - FF
a, B t qr kv
:
aW aTftTff y 4oo w
It

n K O 15 E
;)
ra TR 6. IM T

ak I
il
po EK 2.9 K
il ,l

Pr KT

II
,l
JTJ'I
La L 06 HA

tek
A
III,3.4 Gardu Induh
UL

Untuk rnenyalurkan tsnaga listrik ke berbagai jenis beban, dibangun gardu induk
AN

( substatian ), yaitu bangunan dari beton yang terfutup sehingga


bebas pengaruh udara
ja
dan cuaca luar. Di dalamnya diletakkan peralatan switch gedrr,h,{Cc, panei-pan el, relay
QM

pongaman, lampu indikator, dll. Kondisi udara di dalam gardu inriuk


dibuat konstan. Di
LU

luar bangunan diletakkan dua buah trafo tenaga I3,8 /3,45 KV yang mendapat incoming
E

feeder dmi machine bus yang berbeda dan dikeiiiingi pagar kawat.

Seiain untuk menyaluri<an atau rnendistribusikan t€naga iistrik, gardu induk

juga punya fungsi iain, yaitu menaikkan atau menurunken tegpngffi, merubah
tegangan

AC ke DC atau sebaliknya, dll.

Besar kecilnya gardu induk tergantung luas area yang diiayani, misainya jumlah

motor tegangan tinggiirendah, jumlah trafo tenaga, dli. Ada jenis gardu induk lainnya

yang disebut swituh rilck,letaknya berada di luar ruangan rrfffup seiringga langsung

Lqamn Kwjr Prnktek Agustu* - sepwmbw E$tfi di penamiit trnvA*cau


Bnit iii.,$isrem Tenage ij.strii- Pertamina iiF Ir"

ierkena Fengaruh udara dan cuaca . Peraiatan pada switck rsck irarusiah tahan terhadap

siraman hujan, terik matahari, cian harus rnerniiiki fasiiitas expiosion praof.

DI
EN
m.3.5 Transforrnator Daya

Pada sisiem transmisi dan distribusi yang besar, jika digunakan tegangan

er US 3 - FF
ciistribusi iangsung pacia peraiatan ntaka akan ciidapatkan perhitungan saiuran yang

n K O 15 E
besar paoa kerugian daya atau tegangan tertentu. Agar hai itu riapat dihindari

ra TR 6. IM
digunakaniah transformator yailg berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
tegangan iisirik sesuai ciengan kebutuhan.
La L 06 HA

tek
Prinsip kerja trafo berdasarkan iniiuksi eieirtromag$et, yaitu jika kumparan

A
pertama iiiberi anr$ iistrik yang berubah terhadap waktu maka fiuks yang
UL

ditimbuikannya j.rga berubah. Fiuks yang berubah itu akan menimbulkan tegangan pacia
AN

kumparan kedua.
ja
Transformator yang ciigunakan di kiiang Pertamina UP iV Ciiacap kebanyakan
QM

acialah produksi dari Westinghouse USA, ciengan jenis pemasangan outtioar.


LU

Konstruksinya di'buat sedemikian rupa sehingga cairan, gas ataupun uap tidak dapat
E

masuk atau keiuar iiari trafo tersebui. Kumparan trafo ini terieiak di daiam minyak irafo

_yang berfungsi sebagai bahan isoiasi seiraiigus fluida penciingin. Minyak dan trafo

dimasukkan dalam tangki yang bertekanan gas nitrogen + A,2 k$cm2 ( 4 psi ). Gas

nikogen ini berfungsi untuk mencegah masuknya udara iuar dan sebagai peiapis aniara

ninyak trafo ciengan udara sehingga kondulirivitas minyak traio tidak berubah.

4V

inporan Xerja Pr*ktek Agustus - September 2tt0F di Pertamina AP IV Ciiacap


Bili'. ili. ^iisfern Tenrga iisrri* p*amina tip ij,-

ifi.3,6 Switch Gear

Switeh Gear aciaiah saiah satu fasiiitas sistem renaga


iistrik yang berada pada

DI
bangunan garrJu inciuk yang terdiri dari susunan peraiatan
antara iain : (i) susunan

EN
kerangka besi, (ii) isolator, {iii} bus bar, {-iv) circ uit bresker, lv} disconecting switch,

(vi) relay pengaman, (vii) lampu indikator dii. Fungsinya

er US 3 - FF
adalah sebagai penyambung

atau pemurus rangkaian listrik dari bus ciistribusi.

n K O 15 E
Ada ciua macam switcit gear menurut kapasitas togangannya, yaitu
switch gedff
13,8 KV
ra TR 6. IM
dan switch 8ec1r"3,45 KV. ,Sl+'#ch gear yang berkapasitas l3,B KV digunakan

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
untuk mendistribusikan ienaga iistrik dari pembangkit ke gardu
induk. Sedangkan
La L 06 HA

tek
sv'itch Sear 3,45 KV mendapat

A
incoming feecier 3,45 KV yang berasai dari trafo
1i,8i3,45 KV. Melaiui MCC ia akan melayani motor-motor
3,3 Kv cian trafo 3450i400
UL

Voit.
AN

ja
QM

IiL.3,7 Bus Sar


-

Disamping acianya ciistribusi eiengan rnenggunakan kabel bawah tanah,


LU

Pertamina UP IV juga menggunakan bus bar yang fungsinya untuk memperuudah


E

peiaksanaan iiiik percabangan daiam disiribusi dari swirch geer. $eiain iw hus bor juga
;tipkai sebagaipeder jarak pendek, misalnya ciari generator rnenuju switcit geer, swicit

geLtr ke trafo, cian dari transfer bus ke maehine bus, Untuk keamanan , bus bar

,rnlrnciungi daiam tempat yang dise'but bus ciuct.

50
i,ryan Kerja Prnktek Agastus - Sqtemier
Bah iiF..Sr"srem Tenaga rt#"i* petamina tip fii

Adapun macam-macam bus bar di kiiang Up rv ciiacap yaiiu :


a" TransJer Bus : sebagai penghubung antara unit-unit ntachine
;lr*,r sehingga masing-

DI
masing machine &us saling terhubung paraiel.

EN
b. Machine Bus : sebagai 6us distribusi tenaga tistrik yang diterima dari generator
ke
gardu induk yang atia di arca kiiang. Masing-rnasing generator

er US 3 - FF
dihubungkan meiaiui

circuit breaker ke sebuah unit machine bus"

n K O 15 E
c. Neutrai Bus : sebagai line neutrai riimana titik nstral generator
dihubungkan ciengan

ra TR 6. IM
neutrai bus ini meialui circuit breairer. Neutrai 6us ditanahkan melalui gyound

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
resistar yang ciihubungkan dengan sisiem pentanahan.
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

ja
QM

-
LU

5i
I Lryaran K*ja ksktek Agusws - S
Beb FV. Beban-Beban Sistem Tenaga Listnk

BAB E=ei

BEFaF{. SEBAF{ srsTE&i TEF{eGa LTgERTK

DI
EN
EE''.i .Fenis-ienis Eeban

Eeban-beben tenaga iistrik adaiah sefilua peraiaran yang men<iukung

er US 3 - FF
operasi
proriuicsi pada kiiang minyak, yang bekerjanya
menggunakan renaga iistrik. jenis beban,

n K O 15 E
secara garis besar, yang terciapat di Pertamina
liF IV Ciiacap sebagai berikut :

'
ra TR 6. IM
Bsban ciinamis, berupa beban oleh pemakaian motor-motor
listrik.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
' Beban statis' berupa periengkapan listrii< tidak bergerai<
sepeni iampu penerang&ft'
La L 06 HA

tek
A
pemanas, power panei, dii.
UL

Me€*r Lisirtk
AN

Uniuk beban paiing besar yang ada di kiiang minyak adaiah motor-moior iistrik
ja
QM

!'ang kira-kira mencapai gtt % beban tctai. Motcr-mcrcr listrik tersebut berfungsi antara
-

lain seba.gai aiat penggerak pompa, kompre sor,fan, bf ower, dii.


LU

Heater

iintuk memanasi nrinyair berat atau ringan daiarn kilang, disamping

menggunakan transJer heat ciari sistem ke minyak juga menggunakan


sara pemanasan

chngan elemen-elemen pemanasan yang sumber energinya tenaga listrik.


Keungguian

ihn pemaflas iistrik adaiah iebih mudah mengarur ievel pemenasannya.

52
Lryrsn Kerja Praktek Agustus - S
Bab fY. Beban-Beban Sistem Tenaga Listrik

Fenerangai,+

Sebagai penunjang produktivitas dari kerja kiiang. Macam-macam penerangan

I
antata iain pensrangan pada kiiang, jaian, ruangan yang vitai, seiuruh bangunan kiiang,

D
EN
dan perurnahan karyawan Fertamina.

er US 3 - FF
Fower Fanel

n K O 15 E
Fower panei adaiah sebagai penyedia power iistrik apabiia ada pekerjaan cii

ra TR 6. IM
ciaiam kiiang seperti perbaikan.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
Perslu€nn Lain

A
Fasiiitas yang fungsinya sangat berarti bagi kiiang waiaupun energi iistrik yang
UL

digunakan reiatif kecii misainya peraiatan iaboratorium, kontr"oi sistem, komputer, dii.
AN

ja
f,V.i.i fnstaiasi Fener*rrgeEr"
QM

Penerangan cii suatu pabrik yang beroperasi 24 jam per hari aciaiah mutiak
LU

ciiperiukan. Salah satu syarat tempat 'ueke{a aeialah terang sehingga mata dapat meiihat
E

bencia yang dikerjakan dengan jeias. Penerangan juga iiibutuhkan tiaiam pengamanan

iokasi pabrik terutama pada maiam hari dan keseiamatan kerja karyawan rii ciunia

industri.

Instalasi penerangan pada pabnk harus memenuhi stanciarei internasionai

mengenai instaiasi iistrik di daerah berbahaya, seperii explasion proaf, g*s proof , raraiiy

enciased, dii"

}J
Lryoran Keqiu Prskte* Agastus - September 2$00 di Penamina UP IV Ciiacry
Bfrh IY. fiebxn-B&cn ^$iseBr Tenrrga Livrrih

ienis-jenis iampu yang teqpasang rii Penamina UP iV Cilaeap efiiarc iain :

I
L Lampu pUar { incandescent lamp )

D
EN
L Larnpu mercury ( dtseharge lamp \
L Lampu Tt ( turbular lamp )

er US 3 - FF
L Lampu-lampu khusus lainnya

n K O 15 E
Pemakaian lampu-lampu tersebut disesuaikan pacla tempat yeng cocok tergantung sifat

ra TR 6. IM
penerangflil dan tingkat keperiuan,

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
fV-.1.2 Mstor Listrik

A
Pada kiiang tIF IV Ciiacap sebagai unit-unit pnggeraknya adslah motor listrik.
UL

Unit-unit operasi yang memiliki prioritas operasi tinggl biasanya ierdapat 3 s.d 4 rnotor
AN

listrik dan disediakan cadangan penggerak berupa nrrbin uap. F{al ini dimaksudkan jikn
ja
ada gangguan untuk satu motoro maka motor listrik yang lain dapat langsung
QM

menggantikau dan apabila untuk semua motor listrik tidak berfungsi karena ada
LU

gangguan peria pembangkit, maka turbin uap cadanganlah yang menggantikannya.


E

Motor iisuik yang digunakan sangat banyak dan bervariasi dalam hai irapasit*s

daya dan rating tegangannya juga tipsrya.

- Kapasitas dayanya : 0,5 - 2500 HP

- Rating tegangannya
66n AAnA It
] JSU * JJUU V

- Tipenya : motor induksi dan motor sinkran.

54
Iqoran Kerj* Prrktehdgns$rs * Srytemb* 20A$ di Fe*amina UF IY Ctl**ap
Bilh Ir/. Beben-Beben Sistem Tenegr Lig?ik

fV.z Loati Shedding

I
Daiam +perasi sistern peinbangkit tenaga iistrik,

D
terkadang terjadi suatu keadaan

EN
eiimana kapasitas pembangkit yang beroperasi iebih
keeii daripada beban yang sedang
diiayani' Saiah satu penyebabnya adaiah trtp-nye saiah

er US 3 - FF
saiu generator yang sedang
beroperasi karena terjacii gangguan.

n K O 15 E
Load shedeitng aciaiah suatu caraperiindungan ircban dengan jalan
memutuskan

ra TR 6. IM
atau mengurangi -beban seeara seiektif berdasarkan skala prioritas beban tersebut.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Tujuannya unfuk rn€ngembalikan besarnya frekuensi pada j0 i{z i
kondisi normai { dan
La L 06 HA

tek
mencegah pemadaman pa<ia beban yang vitai. Urutan pematiamannya : bebnn

A
non

essentiai akan jatuh lebih duiu, jika belum mencukupi disusul dengan pemadarnan
UL

beban essentiai, dan terakhir sekali adatalr beban vitai.


AN

ja
Iv-,3 Fenggunaan Gsvefnor
QM

Governor acialah suatu alat yang ada pacia pembangkit yang berfungsi untuk
LU

nengatur atau mengendalikan besarnya frekuensi yang dihasilkan generator


ciengan
E

cara mengatur puiaran atau kecepaian turbin agar tetap konstan waiaupun
terjadi
rerubahan beban.

Governor yang digunakan di Fertamina U? ff Ciiacap adalah buatan


"'i|'aociword Governor co.
tlse" seri i0iE cian seri z3$I - Eiectronic Governor.

l""iln
55
t"rymrran Ke$a fuahte* Agwstis:
Bfiii irl. Beban-Beitan Sistem Tenage List?ih

i-v-.4 Generator Spare

Seperti dijeiaskan pada bab sebeiumnya, bahwa cii Fenamina ijp fV Ciiacap
memiiiki 6 buah generator airtif dan 2 buah generaior ticiak aktif. Generator yang tiiiak

DI
aktif ini saiah satunlia eiigunakan sebagai generator cadangan. Fungsi

EN
generator

caciangan ini untuk mengatasi kelsbihan beban yang sewakiu-wakru dapat ierja<ii.

er US 3 - FF
iiamun, walaupun dapat eiigunakan untuk tujuan tersebut, sistem ini memiiiki

n K O 15 E
keiemahan riaiam hai waktu. Generator spure memilii{i waktu starttng yang lama

ra TR 6. IM
sehingga kurang responsif terhaeiap te{adin3, a over{aad.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA
i-l'.S Fem*liharaan tistrik

tek
A
Peralatan listrik paiia area kiiang memeriukan pemeiiharaan berkala agar seialu
UL

beke{a dengan "baik. Karena sifaukaraiqteristik eiari peraiatan tersebut -oerbeda-becia


AN

maka peiaksanaan pemeiiharaan dapat diiakukan dengan ciua cara :


ja
f Preventive ]uiaintenat?ce : pemeiiharaan yalrg tlersifar pencegairan ciari kerusaican.
QM

Diiakukan sesara rutin sesuai jadwai yang ciitentukan pabrik pembuatnya, misainya
LU

buianan, tahunan, eisb.


E

i tiresk ilawn ]uiainten$rxce : pemeiiharaan yang bersifat perbaikan terhadap

kerusakan. Diiaksanairan setelah peraiatan terseirut rusak.

Pemeiiharaan ini diserairkan kepada bagian Listrik PemeiiharaaR ( LISPEivi i.


iugas LISPEM antara iain :

I ivfemelihara sisiem Fenerangan iermasuk penggantian bola iampu seria prbaikan

instaiasi &taut sistem kontroinya.

)o
fi-ryoran Kerja Prakteit Agustas - September 2go0 di Penamin'n A'P i-t'Ciintnp
EaF* F{. Eeb*n-Eeban ,$isrem Tenaga Listrik

2. fuierneiihara moisr iisirik, kantairior moior, sena perb*ikan biia moror trip,
v ibrat ion,, nais e, dii.

j.

I
Memeliiiara dan memperbaiki biia rusak peraiatan penyaiur tenaga, seperti traio

D
EN
daya, ka-bei tanah, MCC, switch gesr, aiat ukur, peralatan pengaman, {iil.

1 Pemeiihara&n mesin iistrik iainnya i:iia rusak instaiasi pembangkit tenaga iisirik,

er US 3 - FF
seperti exciter, goverrror, dsb.

n K O 15 E
Femeiiitaraan dan perbaikan peralatan tersebut iiiiaksanakan di ternpat alat

ra TR 6. IM
tersebut berada, tetapi dapat pula ciibawa ke bengket iistrik biia memerlukan perbajkan

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
lebih ianjut, seperii :
La L 06 HA

tek
Facia m0t0r iistrik . pcnggantian be*ring, rewinriing, dsb.

A
Relay dan alat ukur : test dan kaiibrasi.
'>
UL

> Trafo '. rewinriing, test minyak trafb, dsb.


AN

ja
QM

-
LU

57
I'r
@an Kerlu fuakteii,Agrsfns - Septemiter 2a$$ di Pensmina u-P iv Ciiasap
Eab ii - K*ntroi *ietor fndulisi Fegcnga n Tinggi fran Sistem Prateksinyt Fads Area tti pertumins......

BAB V

TLTGAS KI{USUS :

DI
KOft_TRSL &fOTOR TT{_DTJKST TEGANGAF{ TIi\-GGT DAN SISTEftI

EN
PRSTEI{SINYA PAFA AREA si PERTATIIIHA UF I1,'CiLACAF

er US 3 - FF
i,i Fendahuiuan

n K O 15 E
Fada era insiustrialisasi sei.-arang ini, riimana energi gerak atau energi mekanik

ra TR 6. IM
.angat dibutuirkan, pefiggunaan eian pengendalian motor iistrik amat penting dan mutiak

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
-:ituk diperhatikan" apaiagi pengeneiaiian { k*ntroi i ini berieaitan puia dengan
La L 06 HA

tek
:'enggunaan energi yang harus diusahakan pemakaiannya agar seefisien rrungjrin.

A
Semua kebutuhan iniiah yang rnenimbulkan permasaiahan bagaimana teita mengafur
UL

:nergi tersebut secara proporsionai dan efisieil untuk kepuiuan pengendaiian motor-
AN

*:oror iistrik"
ja
Pengenriaiian { ti&k
QM

kontrai 7 matar rrsrnk ferfepas dari suaru r'omponen yang


-

-isebuf kontaktor. Fungsi wtama kontaktor aaaiah sebagai pemutus tlan penyambung
LU

,i -iatu rangkaian iistrik., sanra fungsinya ciengan saklar. Tetapi di antara keeiuanya
E

::ciapat perbedaan. Kontaktor, seiain berfungsi sepeni saklar, juga meiniiiiii ftrngsi

:eriindungen ( proteksi i terhadap suatu aiat jlka sewair-tu-wairtu terjadi gangguan.

::ciangkan sakiar ticiak rnemiliki kemampuan proteksi. Maka prmbahasan mengenai

'.'-'ntroi motor dengan rnenggunakan kontairtor tidak dapat ciipisahkan dari pem-bahasan

-:ltang sisiern proreiesi.


Waiaupun demikian, s*iring dengan kemajuan iaknoiogi, sudan

i'i'1-r'ak aiat'aiat cangglh yang meffiang khusus eiiproeiuksi unruk keperiuan proteksi

-til"fiotgtt' Kurj* h*,ktek.4gxstus * Sepiemher 20(ta di Feriumina UF li.'iltne"F


Beb Y ' Kon*al Matar fiwiuksi Tegangan Tinggi fren Sistem Fr*e*sinye pada Area $I pertrmrna......

sistem. Sepeni rQ-i000 ii yang diprociuksi oieh " Westingirause Eiecrric {)arpor*tian-

L\SA " , yonsjuga akan dibahas riaiam tuiisan ini.

DI
Periu ditekankan, bahwa pengendalian motor iistrik yang riaiam penuiisan im

EN
menggunakan kontaictor, "nukaniah pengaturan terhadap kecepatan
atau putaran
meiainkan Fengendaiian ( kontrci ) terhaiiap pengallifan atau penyaiaan i

er US 3 - FF
srart-stop

controi ) motor iistrik.

n K O 15 E
V.i.i Fengendaiian
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Definisi peitgeniiaiian iaiah usaha yang diiahr*an untuk iiapat msmp€ngaruhi
La L 06 HA

tek
A
laiannya suatu proses. Sebagai contoirnya, riiperiihatkan ciaiarn gambar berikut ini :

Gambar 5-i : Skema Pengenrlalian Motor


UL

Energi Listrik Energr Mekanik


AN

ja
I
I
l
QM

I
I
I
I
I
v
Dikendaiiican Berubah sesuai
LU

Keinginan dan kebutuhan


E

Daiam gambar tersebut teriihat sebuah motor yang mendapat input berupa energi iistrik

!'ang dikenriaiikan i ciikontroi ; agar motor tersebut merniiik i output , berupa energi
mekanik, yang sesuai dengan keinginan dan ke-nutuhan. Teiah iiijeiaskan sebeiumnya,

Lrahwa eiaiam iuiisan ini pengeriian pengaturan dan pengendaiian i konrroi i tidak
ciisanairan.

)v
iaporan Keria Frakiek Agusins - Sepiember 20f,0 di Fi@
Bd V. Kantrcl Maor Indaksi Tegangan I:inggi Dan Slsem hudsinya pada psftmina.-....
Ara Ol

.Syarat-syarat kontaklor daiam pengendaiian antara iain


sebagai berihut :

o Daya yang ditampungnya harus mampu menaaggung beban.

I
ivlarnpu mengisolasi peraiatan cian iingirungannya

D
{tJ
lmanusia, tegangan tembus,

EN
dli; sesuai ciengan tegangan ke{a.
-
O Mannpu memaciarnkan bunga apl yang timbul akrbat proses opening

er US 3 - FF
dan cfosing.

n K O 15 E
V,i.z Proteirsi i perlindungan )

ra TR 6. IM
Pembahas&n mengenai energr listrik ti{iak bisa dipisairkan dari fasiiitas-fasilitas

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
pembangliitan, transmisi, dan disiribusi yang merupakan modai yang
tenanam daiam
La L 06 HA

tek
suatu sistem penyetiiaan tenaga iistrik sehingga periu uruk diliruiungi terhaeiap

A
kerusakan.
UL

Maksuci cian tturgsi sistem proteksi dan reiai-reiai pengaman adalah


agar
AN

pemutus daya dapat bekerja secara cepat dan tepai sehingga


kerusakan yang disebabkan
ja
oieh gangguan menjaiii sekecii mungkin" FIai ini amat penring
QM

mengingat reiai hanya

ak?n irckerja jika timbui gangguan dan reiai tidak mungkin menganrisipasi atau
LU

m enghinciari gangguan.
E

Syarat terpeniing relai pengaman .

1" Kepekaan ( sensitivity ]

Reiai harus cukup peka terhariap rangsangan minimum gangguan sehingga


seiaiu

dapat msrideteksi gangguan cii daerah pengamanannya.

: Keandai an ( reiiabitiry 1

Pengaman ticiak boieh gagai bekerja dan tidak boieh saiah iierja, yaitu
bekerja ieetika

aria gangg:rrn di ciaerah iain ataubekerja ketika tidak ada gangguan.

OU
Iryran Kerj* Frakiel( Agusius - S*p*mnu, ZOOO n F;@
Be& Y ' Kanf.oi fuIatsr l*&tksi Tryangxx firrgsi fran Sisem Ftateksinye pads Ares fiI penarnina......

3. Selektifitas

Kemampilan untuk memisahkan bagran yang terganggu dan memtredakan


apakah

DI
gangguan tersebut aaa ai aaerahpengamanannya ataubukan.

EN
4. Kecepatan

Bagian yang terganggu harus dipisahkan secepat mungki* untuk memprkecil

er US 3 - FF
kerusakan akibat gangguan"

n K O 15 E
Proteksi
ra TR 6. IM
( periindungan ), dalam tulisan ini, mencakup perlindungan terhadap

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
tiga kategori uiama yaiiu :
La L 06 HA

tek
U Froteksi rerhadap manusia

A
Kategori perlinciungan ini iebih ciitekanican keparia masaiah isolasi dan proseqiur
UL

ke{a. Isoiasi dilakukan pada peraiatan-peralatan tistrik untuk mencegah direct body
AN

colrt{rcr terhadap manusia" Karena tingkat bahaya yang cukup tinggi, seiain isoiasi,
ja
juga diwajibkan untuk mematuhi prosedur kerja yang sudah tiitetapkan. Misainya,
QM

memakai tuJety shoes, melengkapi syarat ijin kerja, cian beke{a sesuai petunjuk
LU

pada buku pedoman dari peraiatan yang bersangkutan.


E

f Proteksi terhadap iingicungan

}-ang dirnaksud iingkungan aciaiah segaia sesuatu yang ircrada di sekitar kilang

Pefiamina llP ff Ciiacap, antara iain gedung perkantoran, tangiri-tangki


penyimpan, alat-alat proses, perkampungan penduduk, dll. Karena Pertamina Up

iV merupakan pabrik pengoiahan minyak bumi, maka saiah satu bahaya besar yang

dapat terjadi di dalam pabrik tetapi juga dapat membahayakan iingkungan

ot
I$cr*n Kery'u Frnhie*.4grs*?rs - Septemher &ffi{t di Pertawi"a Vp I? CiInc"F
Bilb V - Ka#*at Motar Indaksi Tegangun Tinggi ftsn Si*tem Pr*e*sinya Padc Area ttl p*effiinc..-...

sekitarnyq adaiah kebakaran Uniuk msncegah kebakaran ini, peraiaran-peral at&n

iistrik tiiiengkapi fasiiitas :

I
- proaf

D
Expiosion

EN
Fasiiitas tahan terhadap ieciakan.

' Peietakan peralaian iistrik di daiam suaiu ruangan ierturup unfuk

er US 3 - FF
mencegah

meiuasnya bunga api keriica te4arii kebakaran.

n K O 15 E
' Arc chute

ra TR 6. IM
f-asilitas pemaciarnan bunga api eiengan cara membeiok-irciokkan arah bunga api

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
yang iimbui dengan suatu bahan isoiasi yang taltan api ( arc resistant -1. sehingga
La L 06 HA

tek
konsentrasi panasnya menj adi terpecah arau terbagi-bagi.

A
Tabung vakum udara
UL

Fasiiitas pemadaman "nunga api ciengan t&ra menempatkan kontaktor daiam suatu
AN

abung vakum udara. Loncaian bunga api yang timbui dapat langsung padam karena
ja
tidak acia udara
QM

Gas SF6
LU

Fasiiitas pemadaman bunga api ciengan cara menempatkan kontaktor daiam suatu
E

tabung berisi gas SFe i suisur hexafluorida ) yang rnemiiiki tingkai isolasi yang
sangat tinggi" Tetapi iasiiitas ini tieiak aaa ai Pertaruina UP IV.

f, Proteksi terhariap peraiatan iistrik

Pacia peraiaian iistrik, gang$nn yang sering terjadi acialah timbuinya trunga api

alibat ioncatan eiektron padm. saat proses stnrt-stop diiairuiian. Tetapi kontaietor

I'ang meiakukan proses sfttrf-stap inijuga memiiiki iasiiitas proteksi, yaitu reiai iian

[.$rsn Knj* Pr&tek,Agnsfas - Sqttmber 20{fi di Feria:mina {fF IV Crtacry


Beb Y ' Kontral Motar inttuksi Teg*ngan Tinggt fiar Sistem Ftateksinye Pads Ares itt penrmina......

bresker. Reiaiiah yeng mendeteksi gangguan, seeiangk an ltreaker sebagai pemutus

rangkaian. Prinsip breairer atiaiah kecepatan pemutusan rangkaian dan penciptaan

I
jarak busur api. Seiain bunga api, gangguan hubung singkar juga kerap terjarii.

D
EN
Penyebabnya adaiah pufusnya salah satu konduktor atau rusaknya bahan isolasi

karena pemana$an iebih.

er US 3 - FF
n K O 15 E
Ftoteksi terhaciap manusia dan iingkungan sangat beriraitan erat, karena sebenarnya

ra TR 6. IM
manusia juga merupakan bagian dari linginrngan dimana motor iistrik tersebut 'beraria"

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Salah saiu c*ntohnya ariaiah proieksi kebisingan suara. Pada halaman iampiran
La L 06 HA

tek
cilberikan equipntent noise data slteet ciari motor induksi tegangan tinggi"

A
UL

V,LJ Pernnasalahan
AN

Dari penjeiasan di aias, baik dari sisi pengendaiian ( ksntrol i dan sisi proteksi,
ja
timbul suata permasaiahan meadasar, yaitu bagairnana c,arunya untuk mengendaiikan
QM

sekaiigus melinriungi sistem yang ada terutama untuk keperiuan start-stop eontroi
LU

motor-motor listrik. Seiain itu, juga menyangkut daiam hal pemilihan eian penggunaan
E

komponen-komponen yang dibutuirkan tanpa mengabaikan fakior efekiivitas dan

efisiensi.

Y.2 rllstor Lisirik Sebagai Behan

Hampir semua jenis indusiri memakai motor iistrik sebagai sumirer energl

gerak, tennasuk di Pertamina iiP iV Ciiacap. Sekirar 90 % dari totai beban iistrik
merupakan motor. Fungsi dan kapasitas dayanya beragam tergantung kebutuhan, seperti

63
l..., r Inporan Kerja hahteh Agusfirs - Sqtember 20#fi di Feriamins iiP IY Cilacap
-tt
lr. Bab - Kan*ol Matar Induksi Teganga* Tinggi Dan Sistem Prateksinya Pndn Area BI pettarnina......

psnggerak pompa? cor,rpresor, biawer, caoier, lre*ter, dii dengan daya S,j ffi sampai

2500 FiP.

I
Kategon motor-rnotor listrik yang berada di Pertarnina uP iv

D
ciiacap ciibagl

EN
berdasarkan :

ia) Jenisnya + Motor sinkron cian motor induksi ( asinkron

er US 3 - FF
).

tb) Daya yang dihasiikan + Antara 0,5 sarnpai 2500 HP.

n K O 15 E
(c) Tegangan yang riibutuirkan + Tegangan rendah : 22A s,d 380 YAC.

ra TR 6. IM Tegangan tinggr :3,.3 K-YAC.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
id) Sistom fasanya + Satu fasa ;22O VAC.
La L 06 HA

tek
A
Tiga fasa; > 380 VAC.

Untuk rnotor sinkron, jumlahnya jauh iebih seeiikit dibandingkan ciengan jumlah motor
UL

rnduksi. Motor sinhrsn {ii tiP iV Ciiacap digunakan hanya untuk tegangan iinggi dan
AN

ciaya yang besar saja i 2500 ffi i. Sedangkan pacia motor induksi penggunaannya iebih
ja
QM

bervariasi dengan rating tegangan reniiah maupun tegangan tinggi oan daya yang kecii
-

' 0,5 I{P i maupun daya yang besar (2250 Ff i.


LU

htr " Keuniungan ratingiegangan tinggi padamotor berkapasitas besar arttaraiarin .


E

It i.,; t t Daiam hai konstruksi

J;: Karcna ffienggunakan iegangan tinggi, muiu isoiasi pun harus ditingkatkan, {ian

iiesain konstruksinya bisa diperkecii. liai ini bisa tiibuktiican tiengan rumus .

.r- ri'
-L-

o1+
d,;ran Kerja Prnktek,4gusfas - Sepiewber 2##fi tii Pertamina AF IY Ciiamp
Bab V . Kon*oi Motar l*&tksi Tegrngan Tinggi Etan Sistem Prate*sinya Fstis Ares 0I Penartnc......

iintuk kapasitas daya ya.ng $ama, jika tegangan eiinaiktan maka anrs jangkarnya

kecii seiringga ukuran kondukior jangkarnya juga dapat diperkecii. Karena uiruran

I
konduicornya ciiperkecii maka konstruksinya dapat puia iiib'uat iebih kecii.

D
EN
+ Efisiensi kerja motor iistrik

Dengan keciinya arus jangkar, maka rugi-rugi jangkarnya pun kecii sehingga

er US 3 - FF
efisiensi iebih titggt.

n K O 15 E
o Unjuk kerja eiari sistem

ra TR 6. IM
Karena rating iegangan yang iittggr, patia kapasitas riaya yang sama= akan msnycrap

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
arus iebih kecii maka dampaknya jika aiia penambahan beban motor menjadi iebih
La L 06 HA

tek
kecii. Misainya pada rugi tegangan jaia-jaia-

A
UL

-tiF IV Cilacap merupakan pabrik pengoiahan mrnyak burni, maka


Karena Pertamina
AN

iokasi iersebut menjadi rawan bahaya kebakaran. Sehingga moior iistrik yang
ja
riigunakan dipilih yang yang tidair menimbuiican bunga api.
QM

-
LU

V.2.1 tristor Sinkrsn


E

Frinsip Keria : mesin sinkron memiiiki kumparan jangkar pada siator dan

kumparan medan pada rotor. Anrs searah i DC ) unnrk menghasiikan liwr paria
kumparan mecian qiiaiirkan ke rotor meiaiui sistem brushiess.-epabila irumparan jangk-ar

dihubungkan ciengan sumber tegangan 3 fasa akan menimbuikan medan putar pada

srator. Kuiub merian rotor yang diberi penguai anls DC mendapat tarikan dari kutub

medan p*tar stator hingga furut berputar dengan kecepatan yang sama i sinhron i.

tlf

W Agustus * Sepiember 20*fr di Fertamina UP Ii/ Ciircap


Bab V . Kanrroi Matsr induksi Teg*ngan fi*ggi fran Sistem fuateksinye Pado Area {ti Pertamrne......

KEgunaan mqriqlr sinkron di kiiane tiF iV Ciiacap : Tiga buah motor sinison

]"ang aeia di UP iV Ciiacap digunakan unfuk menggeraiikan kompresor yang akan

I
mengompresi gas hidrogen sehingga mencapai tekanan cukup tinggi. Gas hicirogen

D
EN
tersebut diaiirkan ke reaktor.

Siiai dasar m*tor sinkron Pada rno'ior sinkrcm terdapat dua sumber

er US 3 - FF
.

oembangkrt jiux, yaitu anrs boiair-baiik i AC i pada stator rian arus searah i DC ) paiia

n K O 15 E
rotor. Sesuai riengan konciisi setempat maka motor siniqron di LiF IV Ciiacap

ra TR 6. IM
rnenggunakan tipe brushiess synchronous mator, sehingga tidak menggunakan sikat dan

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT
jiw i gglrt ) yang

II
Iiomutaior. Biia arus meqian pada rsior cukup uniuk membangkitkan
La L 06 HA

tek
ciiperiukan motor, maka stator tidaii periu rnernberikan arus pemagnetan ( daya reairtif i

A
dan motor bekerja pada fairtar kerja : i.
UL

Kaiau arus medan pacia rotor kurang ( penguat berkurang ), stator akan menarik arus
AN

prmagnetan dari jaia-jaia, sehingga motor bekerja pacia fakror riaya terbelakang i
ja
teggmg )
QM

Sebaliicnya bila anrs meeian pada rotor beriebih ( penguat beriebih i, keiebihan fiux i
LU

'uersifat
Sgrn ; ini harus ciiimbangr, dan stator akan menarik anrs yang kapasitif eiari jala-
E

-iaia dan karenanya motor bekerja pada falaor eiaya mendahuiui i ie*riing i. Dengan
demikian, jeias bahwa faiCor daya motor sinir:ron dapat diatur dengan mengubah-ubair

arus medan rotor.

\'.2.2 Fioior indu*si r Rsinirron


Frinsip kerja : Fenamaannya i:erasai dari kenyatan bahwa arus rotor motor ini

bukan diperoieh eiari sumber tertenfu, tetapi merupakan arus yang terinduksi sebagai

66
i*poran Kerja Frakiek Agustus - Sepiemher 200fr di Periamins AF iY Cilacrtp
E'hb i1' Kan*oi &iotor ind*ksi Fegangnn Tinggi frxn Sistem fuoteiisinya penamiwt......
Fnda Aretr tEI

:iribat aeia'nya perbedaan reiaiif antara putaran roror ciengan meeian purar i rot*tirtg
,t:{-tgnetic
.fie-iti ) yang dihasiikan oieii arus stator. Beiitan stator yang
eiihub'ngkan

I
i-ngan suatu sumber tegangan 3 fasa akan menghasiikan

D
medan magRet yang belputar

EN
'rengan keeepatan sinirron t R* : l20f lp ) Mecian putar pacia stator tersebut akan

:emotollg koneiuiilor-koniiurrtar paeia rstor, seiringga terineiuksi


,

er US 3 - FF
arus san sesuai

:engan hukuni Lentz, rotor pun akan turut berputar mengikuti


merian putar stator.

n K O 15 E
?erbeciaan putaran reiatif antara merian stator dan rotor riisebut siip.

ra TR 6. IM iWotor induksi yang aeia

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
'; ; L'anyakan proeiuksi eiari Gene r* i E i e ctr i c- i_isA, fungsinya sbb .
La L 06 HA

tek
- Sebagai penggerak pornpa.

A
- Sebagai penggerak kompresor.
UL

- Sebagai penggerak nrixcr.


AN

- Sebagai penggerak Ae i Air canriirianer i eiari s{}ar biawer.


ja
: ria haianran iampiran tertera data-dara motor inriuiisi bersama
QM

axa centrifuga! ptmq;


^ .rg diiayaninya.
LU

Sif=bt eiasar . Pacia motor ineiuksi tidak terciapat kumparan meeian, sehingga
E

'umber pembangkii -7i*r hanya diperoieh dari daya masuk, staicir. Daya masuk untuk
:cmbangkit;ixr merupakan aaya inaukri{ oieh karenanya mofor jnciuksi bererya paeia

:h-ior daya terbeiakang t iaggtng S Benamb ahrrya beban, akan m*mpsrbesar kopei

-. otor, yang oieh karenanya akan ruemperbesar puia anrs inciuksi paeia
rotor, sehingga
l antara merian putar stator dan putaran rotor pun akan
benambair besar. jaeii , biia

:cban rnotor bertarnbah putaran rotor cenderung menurun.

ol
-,'wo/sn Kerja Frahiek Agasius - Septernber Z
Baj' V. Kantrol Matar Indxksi Tegengan Tinggi fra* Sittew Prcteirsinya Pads Areo uI Pe*smina......

V.3 Sisiem Fengasuran Fiarar Listriii


Daiam pengoperasian motor-motor iistrik, banyak sekaii icendaia yang tiitemui.

DI
Saiah satunya aciaiah pada saat pengasutan i starting i motor tersebut. Dalam periode

EN
start iri, untuk mendapatkan kopei awai yang besar, cii"butuirkan anrs starting yang

juga besar sehingga menimbuikan pengaruh rrafisienr yaitu ke;utan pada tegangan jaia-

er US 3 - FF
1aia. Besarnya arus starting ini bisa mencapai 5 sampai 7 iraii iipat dari anis

n K O 15 E
nominainya. Karena dasar iruiah maka ciibuat iangkah-iangkzh untuk mengaasi arus

ra TR 6. IM
asut yangbesar. Bebenpa sistern pengasutan motsr Jistnk AC dijelaskan setata srngkat

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
di inwah ini "
La L 06 HA

tek
A
Vi.i ft[etode Tahanan Muia
UL

Tahanan muia di stator :


AN

Gambar 5-2 : R*ngknian Tahanen Mula tii Staior


ja
QM

-
LU

I
,

- Kontaictor A, B , dan C ditutup secara bertahap.

os
I-ryran Kerja haldeh Agusiw - September hfihiJ di Feriamina $F IY Cii*ctq,
Beb V - Kontrai *iotor Induksi Tegangan Tinggi fran Sistem Ffoteksinye Padfr Area stl Pertamins......

Tahanan muia di rotor :

Gambar 5-3 : Rangiiaian Tahanan Muia di Rotor

DI
A oLr

EN
er US 3 - FF
cftsfA

n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
iintuk membarasi arus jangkar yang sangat besar pa{ia sa&t start, periu diberikan
La L 06 HA

tek
tahanan muia yang dipasang seri terhadap tahanan jangkar tersebut. Secara periahan-

A
iahan tegangan iniiuksi dibangkitkan dan rotorpun rnuiai berputar. Bersamaan dengan
UL

ini, tairanan muia tersebut harus puia diturunkan. K+ntaktor A ditutup iebih dahulu eian
AN

kontakfor C yang ierah*rir. Apabiia C sudah rnenutup, maka kontaht*r A dan B


ja
riiistirahatkan.
QM

-
LU

V.3.2 Mets{ie Reaktor Muia


E

Gambar 5-4 : Rangkaian Reaktor Muia

K+ l-\

s# -r-
I ,.--lr-t
r4 T-l

ov

W^dg**rs - Sepiernber 2$fr# di Fe*smina AF IY Ciiacry


fuh ll . K***ai &iatar indak*i Tegnir'g*n filrggi ilan Sistem hot*rinya tada Ares $I Fslvrnine......

Saat stttrtj reaktor akan mengurangi tegangan dan aru$ rnuia moicr Setelah moior

trerjaian secara periahan, kontaktor A riitutup iebih dahuiu iaiu kontahor B. Seianjurnya

I
kontaktor g r.iiistirahatkan.

D
EN
Keuntungan metode ini : IzR tidak ad&,karena R <<.

Kerugiannya : cos { kecii" timbui arus sirkuiasi saat ksniakt*r dihubung

er US 3 - FF
singi<at sehingga rating arus kontahor iebih hsar.

n K O 15 E
t'-3.3
ra TR 6. IM
h{etsde Autatrafo 3 Fasa { Penurunan 1;*"r }

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Gambar 5-5 : Rangkaian Auiotrafs 3 Fasa
La L 06 HA

tek
R+ A
UL
AN

s+
ja
QM

-
LU

C : koniaktor uniuk sambungan wye i bintang i.


B: kontakior unfuk mengetap

A: kontaktor untuk tegangan penuh stator.


Carp ke{a :

- dengan autsfiafb munf : setelah M menutup -) C +B+ A

KemudianB&Cbuka.

tv
I4oran Kerja hakteh Agustrts - Sepiember ifififi di Peri*mina UF IY Cilamp
B&b V. Kantrai Edotar indaiisi Tegangan Tinggi Dan Sistem Prtxeirsinya Pa.ia Area 8i Penaminn......

- dengan autotraf-o + rsaktor : seteiah M menutup + c+ B, iaiu c buka,


A tutup, cian B buka.

I
\{etoiie autotrafo 3 fasa ini mempunyai tujuan uhtuk menurunkan tegangan awal. Sesuai

D
EN
,jengan rumus . penurunan tegangan awai setengah bagian, maka berartj penurunan ar$s

arvai sebesar seperempai bagian.

er US 3 - FF
n K O 15 E
\'.3"4 ft{etode -}t-ye-Deita Starter 1 Penumnan i***3 i

ra TR 6. IM
-= Sistem rangkaian bintang { rvye ) + vr:{:.v,

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
T
rI. -T
- rf
La L 06 HA

tek
= i cieita i + vi: vr

A
Sistem rangiraian segitiga

11 :{3.[r.
UL

\ioior iistrik dijaiankan dengan rangkaian wye saai srarr, kemuciian diubah ke rangkaian
AN

,jeita. Tujuannya untuk rnemperkecii arus pada saat starting.


ja
Gambar 5-6 : Rangiraian -Wye-Deita Starter
QM

-
LU

z
Cara kerja;

'i F{ubungan wye + Y tertutup dan D terbuka.


* Fiubungan ucl La + Y terbuka cian D tertutup.

lt
i-aporan iierja Fraktek Agastus - September 20fri] tii Feriamina UF IY Ciiacap
t
B&b Y ' Kon#oi *iats rndxksi Tegangan Tinggi rten sistem fuote*si*ya psds Area
0I pe*rmiwr...,-.

-{3"5 *fetode Putaran Awai Rstcr

Metode ini paiia kiiang tiP iV dipergunakan Lirusus pada saat st*rtirrg,yairu

DI
iiiiairukaR pemutaran awai pada rotomya sampai mencapai putarail
sinpronnya.

EN
V.3.6 Fletode Direci On Line i DiiL )

er US 3 - FF
Direet on iine eysteftl adaiah metode pengaifiifan atau srsrting mstsr iistrik

n K O 15 E
dengan mencatu motor iistrik terssbut secara langsung tanpameialui proses pembatasan

ra TR 6. IM
arus asut yang besar. Dari be-berapa piiihan proses starfing, sistern DOL
inilair yang

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
ciipergunakan di area kiiang Pertamina uF iv cilacap.
La L 06 HA

tek
A
Aiasan utama digunairailnya sistem DOL adalah kernampuan daya tersedia yang

cukup tinggi paoa unit pembangkit i iiz lviW ). Apabiia dilakukan penyaiaan pada
UL

motor listrik, tiriak akan menimbuikan tegangan keciip apalagr tegangan jatuh karena
AN

sebenarnya beban raia+ata di seiuruh Pertamina {iP iY Ciiacap hanya sekirar 60 A1;W
ja
taja. ilan unit pembangkit di irIP fv' ini memiiiki kemampuan drap nraximuffi
QM

+ l,Z g6
-

dari kapasitas terpasang. Alasan iainnya adalah investasi awal yang iebih murah
LU

iiibandingkan sistem pengasuian iain.


E

nria dua hai yang periu diperhatikan daiam penggunaan sistem DOL ini, yairu

masaiah kuaiitas isoiasi paeia motor-motor iistrik terhadap gangguan panas karena arus

l'ang besar dan penerapan iocked-rotor anri iamming protection yaftg merupakan reiai

t-, '
It- - pengaman uniuk meiintiungi winriing msicr atau membatasi besarnya arus windingpa{ia

saat stsrt ciaiam waktu yang siagkat.

t-. i4mr*,n Kerja Frakiek Agastus - Sepiemher 208ti di Feriamina UF IY Crtacap


B$b v ' K*ntrei *istor indulisi Tegangan frnggisen,gistern fuateirsinya pads Area penamina......
tfii

v'4 Ampgard starters Type Air*Break canractsr

Antpgcrri starters aciaiah kontroier produksi " rV*stingltause Eieetric

I
('c'rporstron-iiSA " yaRg ciirancang

D
iehusus untuk sturtrng rian cantrollrg motor-motor

EN
iistrik anrs boiak'baiik ciengan rating eiaya t I{F } dan tegangan i vcit ) yang tinggr.
Koniroler ini merupakan suatu gabungan dari tiga komponen peralatan, yaitu

er US 3 - FF
kontahor,
rsoiating switciz, cian iuse sebagai pembatas arus startingmotsr.

n K O 15 E
Sebenarnya cii kilang iiP IV tereiapat banyak sekali Ampgard Starrers type *ir-
Sreair contactor, tetapi karena
ra TR 6. IM
memiiiki prinsip ke{a dan konstruksi fisik yang hampir

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
-iama dan hanya ukuran sena kemampuannya yang berbeda maka penjeiasan
daiam
La L 06 HA

tek
rriiisan ini merupakan garis besarnya saja.

A
Berikut ini diberikan tabei yang menjeiaskan beirerapa Anpgard Sturters t*e
UL

:ir-breaic dan vacuum contactor prociuksi " Westinghouse E/ectric


Corporation-tJsA ji
AN

:csena raring tegangan dan dayanya :


ja
QM

Tabei &l : Ampgard Sfarfers Type Air & Vacuum-Freak Cant*cfor


LU

Tvpe Rating Frek Continous MVA Rating Horsepower


E

Voltage (IIzi Current


Rating
Srnkron Induksi
iu0v"ni 80or"of
(f
rr
LJt-'+/t 2200-2500 50-60 360 A nnn 1750
Lw\J 15S0 1500
-<0L4 I LF-50H430 4000-5s00 50-60 360 A 150 3S00 2500 25S0
2sJ4 2200-2500 50-60 360 A 200 1750 i500 1500
s0J4 3800-5ils0 50-50 360 A 350 30$0 ?500 2500
7214 6200-7200 50-6u j60 A 5?tj 500u 4000 4000

"i: Vacuum-Break
l- : air-Break

t-'
Lwporan Kerja Prakiek Agusius - Septemb
Bsb v' - Kantroi frfator indvtisi Tegangan Tinggi Etan Sistem fuateksiays Pc(ia Ares ui Pexeminc......

Koniroier yang iiipakai di area 0 i Pertamina iiP iV Ciiacap adaiah tipe 50L;i (

LF-50ii430 ) rian 50i4 sesuai tegangan iine 3,+5 irV. Kontroier-kontroier ini didesain

DI
untuk proses start-stop rian proteksi 3 f*sa krgh voitage motor sesuai rating ciari tabei di

EN
atas, baik itu motor induksi atau motor sjnkron. Garn-bar 5-7 dan 5-8 memperliiratkan

iampak depan cian rampak beiakang koniaicior tipe LF-50H,i30.

er US 3 - FF
Gambar 5-7 : LF-stlH13ii i Tampak Depan i

n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

ja
QM

-
LU

!+
-A

X-aporan Kerja Frahiek;igasfas - Sepiemher 20il0 di Feri*mins UF ii/ Ciircup


Bn&
-y
. Kantroi Matvr In&tksi Tegangua finggi -Dan.Sielen Praeksinya PeiaArea AI Pertsrnindl.--...

DI
EN
er US 3 - FF
n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

ja
Seluruh penjeiasan komponsn-komponen yang ada pada sub bab Y.4 samPai V.l0
QM

riapat ditihat rangkaiannya pada sub bab V'li i prosedur operasi ).


LU

V.4.i Seskripsi dan Konsiruksi Fisik

Teiah dijeiaskan sebeiumnya, bahwa bermacam-masam tipe kontaktor yang ada

secara fisik hampir sama. Oieh karenanya, unrui< penjeiasan konstruksi diambil saiah

satu tipe saja yaitu LF-5$H430 air-bresk. Tipe ini memiliki kemampuan yang sama

dengan tipe 50i;i.

Konta*ror tipe LF-5Sii430 merupakan i<ontaiqtor berkutub 3 dengan operasi

penutupan kontak magnet menggunakan surnber DC. Tipe ini memafui kontak jenis

75
iewber 20/itt di Fertamino' AF iY Cilr,s*p
Bab V. Kantrai *fetcr l*ti*ksi Tegangan lir.ggi iten Sistem Frarcksiny* Pade Area tti Pe*amin{r,.....

sircgie breck dengan bahan campuran perak yang diias pada Feriniikaannya dan teriiapai

eiectronrfrgrtetic blowouf coii. Susunan konstnii<si utamanya terdin atas ? kontak .

DI
fti{}vtrtg contttct dan statroti$ry cuntact. iuiovircg contacl merupakan saiah satu bagian

EN
ciari kesatuan kontak yang bergerak menghubungkan atau memutuskan rangkaian.

Gerakan membuka iian menurup ini dikeniiaiikan oieh ftifrgnet {trfix{tture. Sta,tirsfi#ry

er US 3 - FF
contnct merupakan saiah satu bagian dari iiesatuan kontak yang iiiam. ivingnetic biCIw

n K O 15 E
iittr cores terpasang rii daiam suatu penyangga, seciangkan penahan busur api | *ra

ra TR 6. IM
resistant ) cian isoiasi pem-batas { harriers ) terietak iii antara fasa-iasanya dan juga cii

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
anrara 2 kutub. Keempat is*rriers suiiah harus terpasang sebeium kontaktsr di-
La L 06 HA

tek
energizeri. Gambar-garnbar di bawah ini memperiiirarkan koruiisi frstit koinponen-

A
\oirrpoRe n Arnpg*r ri Sturt er,t .
UL
AN

ja
QM

-
LU

ir\-i !:.1 :
'Yr". a
1.1=::j]';1....!
ia:- :1 . =:, --:-l

;*.,r.ior' .',,.
:*ltt:.iirt.: r- : -i
-l

tl .li -'.t.j i:
:i.,:ln -_-:-'. ,-:i' ' .tl -'.; i
{I_. r-. .--; I .. , -. r
jr.. .::i.. .:! .'; i! - --

*qlj;,.:,'.' ,l
,ei &.:
i: .,, _:( '
l"i :.>'
l: .
ir. . i
,

ffi#
'ff.i,,!;,i. i t,
:;ir:-ri:"rl:-\,'=:"i.: fi'r ,>
t .,: .--i
I

JA

W Agusius - September 2#0G di Pert&mins UF iV Cii*cup


Beij V ' Kcntrci M$tar indnlrsi Tegang*n Tinggi ftan Sistem fuoteksinya pade Area gi penamind......

DI
EN
er US 3 - FF
n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

ja
V.4.2 Prinsip Kerja
QM

Prinsip kerja Ampgard -ttarters t.vpe ur-brersk terdiri dafi2 hai pokok, yaifu :
LU

i. Operating iulagnet r unfuk memisairkan controi circuit yang menggunakan


E

tegangan rendah dengan bagian yang dialcifkan iiengan tegangan iinggi tian unruk

mensapai hubungan rangkaian yang ntaximurn, riigunakaniah operattng mfignet

tipe DC. lvragnet ini riioperasikan pada tegangan nominal untuk m€ngopsrasikan

koii agff armsture cian kontak utama menutup. Seteiah armature menutup,

*wili*ry catlr{tct L-64 yang iiipasang pacia inii magnet bagian bawah terbuka dan

menghubunglen protective resistor secara seri dengan koii. aiasan penggunaan

-n

Laporan Kerj* Fruhieh Agusius - Septernber 2fr&8 di Periamin* ti? iV Ciiax*p


Eab Y. Kcntrci *istar inda*si Teg*ngan Fi*ggf i,tsn Sistem fuateiisinya Faiis Area gi pertamina......

tenaga magnei ini karena.iika menggunakan tenaga manusia tidak akan eukiip kuat

untuk menggerakkan kontak.

DI
Facia saat AC contrtli ctrcu# digunakan, sebuaii penyearalr yang inerubail tegangan

EN
AC confrol powar menjadi DC power untuk mensupiai koii mutiak' cii"butuhan.

Guna ttiluar tersebut ijF iV- menggunakan jenis siiicon rectiiier.

er US 3 - FF
n K O 15 E
Ampgisrd St$rters gtpe *tr-brek Cara petnaciamannya yaitu rJengan mengarahkan

ra TR 6. IM
busur api pacia arah yang meie-bar dan di-beiok--beioi<kan sehingga panasnya

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
men;acii berkurang dan paciam" Posisi rsrc ci,rure eiapat diputar keiuar dari posisi
La L 06 HA

tek
A
operasi nonnainya untuk tujuan inspeksi atau penggantian kornponen. Fada posisi

operasi notmai, hubungan eieiitrik ke arc horns', yang terpasang rii ciaiarn gc citute,
UL

ciilengkapi ciengan knt-fe jaw yang ciirangkai Sadi satu dengan moving dan staiiannrv
AN

coreiuci.
ja
QM

Kontaktor-kontaktor yang digunakan pacia Arnpgarri Srarrers juga inemiiiki


-

:'eberapa aksesoris tambafian sepertt controi transjttrmer, fuse kontroi, dan rnferiock
LU

'::titanic ciengan menggunakan isoiating switciz, kontaictor iain, dan iatch coyrtact'or.
E

Gambar 5-i4 : Posisi Are Box Fiputar Keiuar

t{otrt al.lof al-orrc,rl tott Flcf 3


^tc li oaftttrl. ro3t?Era
LlrI arrc loal.
atc x6i Jrrt

rT;',::,."' , -lu{ tlrtttrr


!''-t
Ri\\
L0rrq.rt cot

!LOrq./Y COrl

\Lo o !T4l JAt


taJrt
Loro o{rtt
arc rutlo.Y
xoaat rttrllTdl

i-"eporan terja Frakiek Agusius - Sepiember 2fi00 di Fertumina {iF ii/ Ciircap
Gambar 5-15 I i,F-s{iE43S rTgrygl31,-r,gfq* i
\ '-?H^S!E lllttft
TSOLAT]TTG
swtrcx
L€cx^ntcAL
II{TERLOCX
(*:::*x
I / sxrv
ARt.
--'-'';-'li.*

I
".-'^*"

D
co,r{rrcrct
ET€ftJtE

EN
t/.''1'!.
stor ;l{
s70f Fia ProTfcrrv€
SUPtQll i€$sroi

er US 3 - FF
rlo|r€Y' L- 64 rrrtl-
r.l^ll'lt LOCX
Lor \d.IACf
ruSct

n K O 15 E
L 6. rxTfi-
LOCx!
seiain 2 prinsip kerja di atas, pertu juga -m€mperhatikan aiiran cia;va yang

ra TR 6. IM
nteiaiui Ampgarei Starters, seperti dijeiaskan di -bawah ini -Uerikut gambarnya .

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT
''"nn

II
-.".:.' _NrfF
i-'-:?4 lsoLATtoN swlTcH
_.; {::::_ Gambar 5_16: Fosisi De-energized
\\t
La L 06 HA

tek
A
i{---r
i !;-'
'-
1
UL

I .tf Yfntlr
q tsf: J alntR lss'Y'

curi€\t Lrttt(c
r0l0r sr^rTlNG
AN

,nrLiilMfrt torr€r FUSas


:
ja
coi rlcToR
QM

toto tftlu
-

lor€r sut
tSsfrlLY

Gambar 5-i7 : Posisi Energizecl


LU

R angkaian penyambung jaringan yang terpasang di beiakang penutup berfringsi sebagai

,r,trter irne tertTtinai qii. Rangkaian penyambung ini dikerjakan oieir


.fuse J{rws 12i dari

Laporfln - '}epiefrtber Zii(i(i til i'ertamtna Ui'i7' t-tiaca.p


nataaln,t^n4ntrh-f6rfra,-,
rT&fiEe$,{8'rrsrr{s
^eri{t
Bsb V . Eotttrail DIoftr iarfuktri Tqaagn nryi Dsr' Siln n boekirya tudz Ara. AI paumino,.....

isai*ring switcit yang terpasang pada rei di bagian aias penutup.


Line ferrules aiau
bagian kepaia i3) fuse pembatas arus startingmoror
i4), masuk ke aaiamfusejaws, dan

DI
lortd ferruies atau bagran bawah fuse (5) masuk ke daiam Jur* holders (6i yang

EN
merupakan bagian dafi contactor iine terminais. Aliran
daya i arus ) mengalir ciari ioad

ferruies, terus ke electr*m*gnetic biaw aut coii (7), cant*crs (B), dan shwrr

er US 3 - FF
ig] berakhir
oi contactor ioad terminals ( l0 ).

n K O 15 E
l-.4J AuxiiiaryContacts
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Aaxiiiary cant$cts adaiah koniak-ksntak tambahan yang berfungsi sebagai
La L 06 HA

tek
kontak bantu untuic mengai<tifkan atau menonahifkan rangkaian-rangkaian

A
banru i
autiirary cirauit i Rangkaian banfu ini contohnya rangkaian pnyearah yang digunakan
UL

seingai catu pada koii tertentu. Pemasan gan atxciiiary contacts dapat
dikombinasikan
AN

antara posisi narmuily apen dan narm*lly clased sesuai kebuiuhan.


ja
Dua jenis atniliary contacts yang tiipakai paaa Ampgard Starters tarnpak pada
QM

gambar berikut :
LU

Gambar 5*18 ; Tipe L-63


E

.d',- .';:, 1"t r.:'i,.i'. iiii;l:;'S:

l'"' ri']'i'l.ii;lffi
/:'. I .'.'.,".101 . .:ia l:.ii-il;,..i:i:,i'tr.ri:.trti,

-r''
$,t. ,' 1
l,,iilflft$.$,;'

PU SHROD
coi:
.'n,r';$i "1'l .'
".'.'r:',"'t''"

-
'l#.r;i4g
-''-''"4-.'r;;1i:? OPERATIVE END
-a,' OF PUSHROD

\p,"'';1.f f
: l;l;,,ffi-'iiT " '. ttl ffi
tr'- ' r
t{rfil}.:j: i' ',*..i',1'
t,,' 'iii,.[iii.ilii ' ,,.
I
i +,1,i,-i.,='' ..,r-t .: ':,i'.r;".l;.,i
\

\"
"r-.
-f
''', *jrtl
\+' -"''i:, "t".'*t ,'ll'1I
. .
>':: ior N*-dly
.lttt'" ',.'' :; ' "ii;!J
Set for Normally Closed Mode

Lryt,n Knjr &vkteil,4gusas - Sepiembi t


Ea& ii ' Kax*oi i]'iotar induksi Teg*xgan Tinggi i-tan Sistem kateksinya pada Aret tti pettamjna......

DI
EN
3.'j ;
:-:..1:: i--:l
-!a.l
'r'] :
:r i:l .^;'fi
**tJ*tr ili.i::iJ
Ki$-

er US 3 - FF
B1i':i k'<'r

Pru."d
'Sasi;", "ir
to#
lb+a-r'Jl Y*ffi
'l i--+iffi 4+:'rrirea r

ntd''r'f "2, s:'i.i


'rt9-4 t!1,i1+!;l:1
-ryigj'i{ ;;+".
rsi tia n use I emba fas Artts Start Yiat or

n K O 15 E
funtuk mensupiai tegangan sebesar 22u voit Ee Ampgttrd Sttsr{er"s diperiukan

ra TR 6. IM
rafb yang menurunkan tegangafi iine'3"45 kV. Liiitan primernya terhubung ke saiuran

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
i.'+5 kV yang teiah dibaiasi oieh fuse pembaras arus start m$ror moin p$wer
{ fttse i dan
La L 06 HA

tek
iiirndungi oieir dua buah fuse tambahan yangjuga sebagai pembatas arus

A
\prim*ryJutu
}'ang oiietakkan {ii atas trafo kontroi. Liiitan sekundernya ffiensupiai tegangan seb*sar
UL

:i0 voit ke rangkaian kontroi yang j.rga ciiiinciungi oieir secanticryJase.


AN

I i-+,,1-
-
uffiuK inengaictiflran iiiitan primer trafo kontroi, kontai<ior irarirs iiirekan mcnuju
ja
Doslsi iatcit, rnain, powe-r|t'tse teiah terpasang, dan isalating switciz dalam konriisi cioseii
QM

:ada saiuran.
LU

Proteksi sistemnSra ciiiakukan oieh fuse pembatas arus start motor dart overi*rsti
E

;eiai. Fuse iersebut memiiikt tiftt€-current charucteristic i gambar iii haiaman iampriran )

i ang iiiiioorciinasikan dengan karairtenstik averio*ci reiai. Arus yang iebih besar

:aripada arus motor beban penuh, apaiagi yang meiampaui arus rotor terkunei, akaR

nengoperasikan overfoad reiai cian koniaictor akan tnp se-beium fuse terputus. Maksuci

;an rangkaian proieksi ini aiiaiah merupakan suaru rinciakan prevenrif terhaiiap

jangguan-gangguan yang sebenarnva bisa di atasi tanpa putusnya fuse, cukup hanya

lengan aktifnya overt'oad reiai.

Laporan Kerja hakiek Agusiws - Sepiew&er 2&0G di Ferismin* UF ii/ Cii*cap


B*b ii . Kontrai iuiotar induksi Iegrrngcn ?inggi iiae,Sisre m fuoteksinys F#ia Area 8i Pert*mins......

Karcna inrerrupting capnciry ( kemampuan maksimum i konial-mr aciaiah 50


ivilfA, rnain power luse irarrrs beroperasi iebih cepat ciari overioari reiai pada saat

DI
arrtsnya melampaui harga arus yang bersesuaian dengan 50 lvlVA yang terjacii dalam

EN
-bertujuan
rvairtu yang sangat cepat. Hal ini rmtuk mencegair kerusakan sisrters maupun

moior" Jarii untuk gangguan cil aras 50 lvilA , nr*ifi p*wer.iuse akan bekerja iebih cepai

er US 3 - FF
dan overi,tari relai.

n K O 15 E
Karakteristik trafo arus, Gverio{t{i reiai, dan fuse harus qiikoorciinasikan dengan

ra TR 6. IM
karakleristik motornya dan harus sesuai j,rga dengan desain motor tersebut. Motor-

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
ffiotor eiengan karaheristik kirusus atau eiengan karakierisiik beba$ yang membutuhkan
La L 06 HA

tek
proteksi khusus, akan memeriukan reiai-reiai proteksi tambahan iainnya.

A
UL

i'.4.5 Femelihflr&ftn dan Perbaikan


AN

Program pemeiiharaan \ mainten&nce progratn i harus iangsung dibuat iian


ja
iiiiaksanakan secepafnya seteiah suatu peraiatan terpasang aan muiai beroperasi" Seteiah
QM

peraiatan tersebut cii-inspeksi beberapa kaii daiam periode buianan rian dicatat
LU

i:onciisinya, maka frekuensi ciari inspeksi eiapat meningkat atau taenunrn sesuai kondisi
E

neraiatan tersebut {ii iapangan. Karena hai ini berkaitaa dengan beban kerja alat

'ersebut. Aturan-aturan sepefii ini


juga beriaku bagt Antpgar* Starrers. Saru hal iagi

iang periu diperhatikan ciaiam pemeiihara&n adaiah pada saat pengerjaan rnamtenance

iiiakukan, siricuit utama harus ciiiepas atau ciaiarn posisi apen { nonaktif ; agar

ieseiamatan kerja iebih ierjamin.

ilalam peiaksanaan pemetiharaan cian perbaikan aeia istiiah yang eiisebut sebagai

yang meiiputi
'trategi matntenunce, .

ol,
Lapornn Kerja Prahtek Agustas - Sepiember Z{i#l} di Fertamins UF iY Cifucap
Bsb v - Kantroi Motor indaksi Tegangan Tinggi Dun Sistem Ftotelesiny* Fado Area tfi Pertsrnins......

O Prevenlive Mainten(tnce .' adalah pemetrharaan yang driakukan terhadap suatu

peraiamn sebeium icerusakan terjadi. Tujuan poirok dad preventive *taintentmce ada

I
2 nal

D
EN
Menjaga atau memeiihara kemampua$ konduksi (.hantaran i yang harus diaiiri,ian.

fuienjaga atau memeiihara kemampuan isoiasi ( iahanan ) ciari peraiaran yang harus

er US 3 - FF
ciiisoiasi.

n K O 15 E
Koneiisi hantaran yang baik ciapat riipeiihara tiengan menjaga kebersiirannya terhadap

ra TR 6. IM
kontaminasi kotoran dan proses oksidasi seperti timbuinya karat" Sedangkan kondisi

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
rroiasi yang baik dapai dipeiihara dengan mencegah iirnbuinya c{rban rrackingqieiaga)
La L 06 HA

tek
dan mencegah kontaminasi aan garam dan riebu yang dapat menimbulkan gangguan

A
pda rangkaian.
UL

Saat melakukan pemeiiharaan, seiwuh sumber tenaga iistrik yang nrenuju alat
AN

:ersebut harus OFF. Hati-hati pula terhadap power factar correctiar', c{tpscitors yang
ja
nungkin masih menyimpan anrs. Sebaiknya sebeium beicerja, laiiukan tiisch*rging
QM

;ilahuiu terhadap capautors.


LU

O Preeiictive lufainfen$nce : acialah pemeiiiraraan yang fidasarkan atas indikasi


E

gangguan yang teqadi secara ircruiang-uiang, tetapi kondisi peraiaran masih bisa

beroperasi. iarii, alat ini harus terus dipantau tiengan suatu prediksi*preiiiirsi sepeni

suhu, arus, tegangan , dii dan diambii kesimpuian bahwa alat tersebut kemungkinan

te{ aeii kerusakaan ringan.

0 iLreaktlown Maintenunce .. a.dalah pemeiiharaan yang bersif'at prbarkan, berartr


iiiiakuiian seteiah aiat tersebut nyata-nyata telah rusak. Di bawah ini disediakan

tabie tr oub i es hoot ing untuk Ampgar ri Star f er s .

ili
SJ
f-ryan Kerj* fuakiek,4gasfas - September hfi#fi di Fertamina UF iY Cilacap
Bab ii ' Kontrol Moton Inetahsi regangan rr"ggl rtsn Sistem fuueksinya pada Area 0i penamin{r......

Tabei 5.2 : Contactor Troubieshooring

Gangguan / Kerusakan Kemungkinan Penyebab Cara Memperbaiki

I
Femanasan iebih. arus beban teriaiu besar. Kurangi beban.

D
Gunai<an
koniaktor' yrnie iEbih besar.

EN
Pi;tii s aiaij tei"gariggiir-i !a sai:.iburi gan. Bersihkan koioran p"da
sambungan lalu pasang
kembali. Gantilah sa:nbungan
vanc rusak.

er US 3 - FF
Gaya kontak yang terlalu kuat atau Stel ulang. Ganti kontak atau
lemah. spring yang cocok,
.Penumpukan logam tembaga akibat Bersihkan kotoran. Gunakan

n K O 15 E
oksidasi di atas permukaan kontak. penutup tipe 12 pada
lingkungan yang kotor.
Meiayani beban ciaiam wakru tibah

ra TR 6. IM
iangkah-iangkah
jam. operasi. Teiiii ienis konteknva.
Terriperaiur iingiciiigaii ierialu tiiiggi. Kurairgi bebaii. Sediakaii

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
','entilasi udara. Ganti denga*
kontahor *,'ang lebih besar.
La L 06 HA

tek
Penampang kabel te.rlahr kecii. Ga.nti kondulcor ya.ng sesuai.

A
Kurang baiknya Ara box tidak tepat berada Pasang arc hox -secara tepat
sistem pemadaman ditemnefnrre
UL

hrtnpa
- -''-o-- ani
-'r -- Ayc horuts kotor atai-r terkonta-minasi Pindahkan mate-na! yang
igqgutt benda lain. terkontaminasi.
Rusaknya arc bax. Ganti isolasi, arc horns, &
AN

peralatan lain yang telah


rusak.
ja
Magzetic hardware digantikan Ganti dengan hardware yang
QM

iiengan nonmagnetic iwrriware dim


-

fepat.
ttrc hox dan rangkwan biatt out.
Bioty ur.tt coil riim posisi ierbaiik aiau Ganti tiengari biaw aui caii
terhubung singkat. yar,g baru atau per"baiki
LU

posisinya dgn membaiik ksil.


Masaiah Gaya koffiak yang terlaiu iemah. Stei uiang aiau ganti kantak
E

t
pengeiasan paua aiau gafifi s;sring VE sesuai.
l.^-+^l' i.^^+^l-
r\Lrrlt(t.lr-t\-ljIrr .lii. Terlreminya magnet ot'ntature pada Peni<sa tegangan rendah pada
titik sentuh kontak. rnil tpt.rninrrl
Teqladi wltsge dip Periksa k-oi! pada kondisi
oven;oltage.
Pengaturan posisi kontak yg kurang Stel ulang kontak.
baik.
Gerak sentakan terlalu keras. Kurangi sentakan. Gunakan
kontaktor ye lebih besar.
Terlaiu besarnya aru$ yg masuk. Gunakan kontaktor yg lebih
besar. Ferhatikarr kocie iacketi-
roior <iari A- G,
Getaiaii pada baiitai an siarier. Pindahkan sinri# ke i€i-ripfii
lraic
lattb !ti-^o-
rrrScrr oct4rqnnryo
E!t4i qiraiJd.
I indrrnoi slnrtpr dari nirlcrlsn
atau getaran dgn suatu
penyangga yg kuat.

nt
o.t
-,War{rtt Keria hskiek Agusius - September ifrfiF di Pertamina UF ii/ Cil*cap
Bab V. Ksntroi Matar Indxksi Tegangax Tinggi fran ^ssfern Prxteksinya PadE Aren sti Pmamrna......

I
V-.5 Ampgarci

D
$tarters Type Vacuum-Break Cantactor

EN
Perbeiiaan antara Ampgarri Starters g;pe vacuztm ciengan y'pe air-break sangat

tipis. Keciuanya rnemiiiki konstruksi fisik, o&r& kerja, komponen-kornponen pembaniu,

er US 3 - FF
cian teknik rnainrenance yang hampir sama. Perbedaan utama oapat diiihat pada tabei

n K O 15 E
5 -i berikut.

ra TR 6. IM
Tabei 5-3 : Ferbetiaan Type Air-Break & Yacuum-Break

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Perihal Jenis Amggard Starters
La L 06 HA

tek
Ai- Et+aol. I <nT A t/ T14E <nl-r/Afi \
rua-stvq^^ 1/-^,,,,rt El-6^1, /t <nrt \,
I -rlrfua -Jvtt--JJw t Y (lt/{lLltlf-Ur lv(lnl Jv.}a

A
Pemadaman bunga apr. Mengzunaii an itrc c itzt te. Menesunai{ afl vficuutn batt ie .
i .i
iarak antara 2 ic*iub kontakior Leol{} renseans. -
L€Orfi r&pa1.
c--lit!:1 1:l r t it r t o t r t
Ranskaian iisirik &, mekanik. JCilrKrt {corn rumrt. LSOIil seosr{rilna &, nan{Is{.
UL

ll^-^- (..r1. l,-4^-2c^^..^ r ^L:L *^L^1 t,* -^^-1.^:^^^-.^ r ^L:L 1-^-^-.^


rLrJt54 (uri. rl.<tP4>il.4J y5 >attta|
^^*^\ !-.truil ! !tt!I.tta, il! lt r 4tr5'Altltttttty iL -.--^L
-r*i+ oorlo.l"o-o
gVUVTIGTA-
AN

ja
V.s,i Sesiiripsi rian Ksnstrui*si Fisik
QM

Ampgarri Starter,'i rype vflcuutn-break cot'ttfrcror juga merupakan saiah saiu

kontroier produksi L! *'vestingitouse Elec*ic C,rtrporatian-USA Fenamina iiF iV


LU

Ciiacap rnenggunakan tipe 5uJ4 untuk kategori ini yang data-datanya riapat iiitihat pada

tabei 5-i. Dinamakan t"vpe vtrcaLlm-break contactor karena kontaictomya eiiietakkan di

ijaiam sebuah botoi atau tabung J-ang hampa uriara yang berfungsi sebagai pembunuh

bunga api yang timbui ai<ibat proses start-stop atau gangguan.

Kontoier ini dirancang khusus untuk start-stop controi sekaiigus proteicsi

terhaciap motor-motor iistr-ik tegangan tirggt 3 fasa, baik motor sinicron maupun motor

rniiuksi, dan dikonfigurasikan untuk .{uii-voit*ge stit!'ting ( trOL ) atau reriuceri-vait*ge

tturiifiH.
6f
r r, . h , , a n ) t A^^^ t. n J?n rr/ 4.t
L{lporfln Aery{ fTflrfier( HgUSUrs - t}eptetnoer lUUa {U reftilfil{n$ Ur t}' L#scap
B$b V. Kanttai i*ittur Fndaksi Tegangax Tinggi fr*n Sistem fuoteksi*ya F*ia Area 0i Pertamin{t......

Tipe 50i4 memiiiki bagian-bagian yang hampir sama eiengan tipe 50L.i ( LF-

iCii430 ), yaitu isaiating switch,vficuTrm-break cofltilctor, c'urFent-iimitingJfise, corriral

DI
i'tip.o*€r fr*ns.i*rmer, dan satu set eurrent truns.iormer. Agar lebih jelas tentang

EN
Fnggambaran konstruksi fisifutrya, di bawah ini tertera gambar Ampgard Starters fvpe

Lcuunr-break caftt actar.

er US 3 - FF
.

Gambar 5-2S : 5{iJ4 1 Tampak Depan i

n K O 15 E
i.r --- i

ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

ja
QM

-
LU

so
:,,Worsn Kerja Frakiek Agusius - Sepiember 20{ifi di Feriuminn UF ii/ Ciiacap
Bsb Y - Kcntroi ivio$r Intiuksi Tegangen Tinggi frrn Sistem fuateksinya pedfr Ares 0i pensminn-.....

DI
EN
er US 3 - FF
n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
V.5.2 Prinsip Kerja
La L 06 HA

tek
raiia
Paiia {lasarnya
eiasarnya pnnslp
prinsip kerja
ke4a antata 50i4 ciengan
arttar& 5Si4

A
ciengan LF-50I{43S adaiah sama.

Perbeda anfiy a terietak paoa vacuum-bottle iian aiiran ciayanya saj a.


UL

llacuurn-Bottie : berfungsi sebagai pemaeiam bunga api yang timbui aicibat proses starf-
AN

srop. Karena iiigunakan pada iegangan tinggi, sering menimbuikan efek trrtnsienr yaitu
ja
berupa ioncatan eieirtron yang teriihat sebagai bunga api. i;-ntuir memadamkannya,
QM

kontaktor ciiietakkan di riaiam sebuah tabung vakum udaru yang terbuat dari bahan
LU

keramik. Cara ini ie-nih eieiaif di-uanciingkan dengan menggunakan arc chute, karena
E

bunga api iidak diberi kesempatan untuk menjadi iebih besar disebabkan udara yang

menjadi bahan bakarnya titiak tersedia. Namun begitu botoi vakum memiiiki

keiemahan, seiring dengan iama pemakai an ia guWt bocor sehingga udara iuar dapat

masuk ke eialam. Agar iebih jeias iihat gambar berikut :

ol
6/
i-qoran Knjo Fraictek Agasius - Sepiember ififiii di Fefiamina AF iY Cilwry
Bn& 7- ' Kan#ai fr{rttr,r induksi regaagan Tinggi fran sistem hateksinva p*da
Area gi pertamine......

Gambar 5-24 : Fenampnng Boiol Vairum

DI
EN
er US 3 - FF
n K O 15 E
ra TR 6. IM
BELLOWS

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Aiirsn, D\lra : uniuk mengetahui aiiran dayapada tipe 50i4 periratikan gambar-gambar
La L 06 HA

tek
ireriirut' tsrutama garnbar 5-25 bagian atas dan pada posisi energize6

A
atau riosed i
gambar 5-26 i.
UL

Rangkaian penghubung jaringan yang terpasang cii "beiakang penutup


berfungsi sebagai
AN

stilrter line retminai ii). Rangkaian pengiiubung ini ciiker3akan oiehfuse jaws (Z) dari
ja
isoiating switcit yang terpasang pada rei di bagran atas penutup" Line
QM

ferrules ateu
bagian kepaia is) fuse pembatas arus starttng motor (4i masuk ke daiam Juse saws, dan
LU

ioad Jerruies atau bagan bawah fuse (5) masuk ke eialam


Juse hopiers i6) yang
E

merupakan bagian dan conttrctor iine terminals. Aiiran dayai arus mengaiir
) dari iosri

"tbrruies, terus ke shunrs i?i, menuju vficwuttt interrupters battle i8i, iian ke csnt*ctot
ioati termtnals (91- Cabies ( i0 i berhubungan ciengan contactor ioad termrnsis ke

:antuafier iaaei terminals yang terletak pada dinding penutup eii samping
kiri isolating
tzriitCh"

66
il'ryoran Kerja fuaktek Agxsi*s - Sup**
Bni', y ' Ka*trai &fotar Indsksi Tegangan Tinggi fran sistem kotehsiny* p8ci8
Arw 0i pettamina......

Gambar 5-25 : Komponen-Komponen Tipe Set4


BUS ENCLOSURE

DI
MAIN HORIZCNTAL
BUS ASSfI'ltsLY

EN
UPPER STARTER
Lii']t TERI'1iNAL

er US 3 - FF
n K O 15 E
ra TR 6. IM / --LitiE TfRl'4Il.,iAL
EARRIER AND
SIUTTIR

ak I
L ASSEMBLY
po EK 2.9 K

Pr KT

II
&i
La L 06 HA

tek
-\ IYPE C,*S I.1:DIUM
,-i"

A
\/OLTAGtr I'13TOR
--t . CICUiT FUSIS
r-
lse ,/ :r'tsulATED vERTICAL
UL

BUS

F,}i
.orro.loo .oo,
AN

TERMIN]AL ( CUSTOMSR
F.nL LOAD TERI.l]NALS
OI\J LEFT SlDE OF
ja
ENCLOSURE )
QM

fr*n
-

LOWER STARTER
LINE TERI'1iI.JALS
LU

STARTIR ENCLOSURE

I
,/t

r-3heR
-'t I

i'rlLDSUPi DOC? -'t i


I
LOAD CABLE
LEFT SIDE
ENCLDSURE
TO

;:a:)lAcr-f iii
,:3T-Pui! P--3 ---T I

TYPE SJS
CCi.I'TACTOR

s:,
i.ryrcn Keris Fr*kte*dgasnrs - Sepiember 2#fr* di F"ri&@
&sb Y ' Konfi.ai fuiotorfnd*rtsi Tegangan f*rffr Eten Si*tem fuat*sinya puia Arca si pertsn inc......

Gambar S26 : Pssisi Kontaktor


CROSSBAR BOTTLE STUD BOTTLE NUT
\i,!.{:N SHAFT

DI
F',1'ruu",illtJl,,

EN
er US 3 - FF
uIit
\ll

n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
-!\ BOTTLE BOLI
Itr

A
TV/O ECTTLE
SU3"ASSEI,{DIY
IYIOUt'iTING
BOLTS
UL

tl\
sET sc*Ew MA.NET \ ore*or,*G
COIL LOCKNUT
AN

CONTACTOR OPEN
ja
CONTACT WEAR ALLOWANCE
QM

(OVERTRAVEL GAP) CONTROL TRANSFORMIR


PRIMARY FUSE

0
E
LU

VACUUM EOTTIE
SUB.ASSEMBLY
E

PIVOT PLATE

VACUUM BOTTLE

163 INTERLOCK
OPERATING AFIM

:7." GAP FOR L63


INTERLOCK WHEN
CONTACTOR IS OPEN

l$I
IL-Jf
ll, ',,t 163 ELECTRICAL
!-j INTERLOCK
NORMALLY-CLOSED
(ON LEFT SIDE)

ARMATURE SEALED
// MOLDED FRAME STUB SHAFT
TO MAGNET
CONTACTOR CLOSED
B** f" ' Kantrai ivittter ineiaksi regangan Tinggi
ttan si*tem **eksiny* pariaArea $i penanrrrrdr...-..

V-"5.3 AuxiiiaryConiaet

Penjeiasan dan ilingsi pemaiiaian armiii*ry cazrtr:cf saffia persis


ciengan

DI
pemakaiannya pa{ia type atr-bretik contttctor
*isub bab v.zi._:

EN
v-"5-4 Trai* Ksnrrsi dan Fuse Femba*as Arus starr

er US 3 - FF
sietcr
Trafo kontroi yang riigunakan tnenliliki kemampuan
noininai ?5* -vA i -35s0 v

n K O 15 E
aeia juga yang 6uu !A I isui - ?20u v,
'jan rian ciiietakiran di daiam c*ntucror
irame.

ra TR 6. IM
Liiitan primemya ciihubungkan ciengan saluran 3,4s kv yang teiah dibatasi oieh fuse

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
penrbatas arus stari motsr, cian eiiiinciungi
iagi oieh 2 buah fuse ye$g disebut pri*tcry
La L 06 HA

tek
fuse' Seeiangkan iiiitan serundernya mensupiai tegangan 2-3s

A
v*it ke rangkaian rontroi
l.ang juga iiiiinciungi oieh seeontiary.fuse. Lihar gambar S-27 cian 5-2g.
UL

Gambar 5-2'F : K*ntaktsr S.iS i Tampak llepan


i
AN

ja
]OhITROL POWER OT ENTIAL TI-RANSFO RMFR
QM

:s- BARRIER
rii

:'l: Jr
i-l+r1 FUSE
LU

::/i=
i=--{i CLIP
.:.1i;
E

-]AD-CURRENT
*=ANSFORMERS

: ]NTACTOFi
- vAU
::,3LES

TEST-RU N PLUG PULL-APART TERII i NAL BLOCKS

-"woi{ut Kerj* Fraktek Agasius - sepieraber z{}$fi di F;@


B* ii ' Kantr.oi *istar inri*,ksi Tegtngan Frfiggi rtr,n sistem
koteksinys p*da AreaftI pertam,rxs......

Gambar' 5-2S : Kontakior S.i,g Saryping


_Tamparr

I
uJ ca
au

D
:l rr

-*',tY

EN
\\ --..
\\
\

er US 3 - FF
n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Proteksi arus iebih diiakukan oieii current-iim#ing pawer
circuit .iuses dan
La L 06 HA

tek
iverio{tii reiai yang cidapatkan ciari ffafo

A
' arus. Rangkaian ii}se memiiik i cirsratteri.\fic

iime-curyenf khusus untuk meiayani motor yang


ciikoordinasikan ciengan karaicteristik
UL

'*'erio$ri reiai 1 iihat gambar 5:29 Arus yang


). ie-bih-besar ciari arus moior beban penuh,
AN

sampai meiampaui arus rotor terkunci, akan mengoperasikan


overioa{ireiai dan men-
ja
ksntai{ior sebeium fuse terputus. Cara seperti ini akan
QM

'rtPkan mencegah fuse terputus

dahuiu jika gangguan masih dapat ciiatasi oieh overiuad


'bih reiai. Kaiau rnte*upitng
LU

-:tDtlcit! kontaictor aciaiair 50 ivlVA, fuse irarus beroperasi ie-b,iir


sepat eiaripada overiosti
E

::iai ketika arusnYa meiampaui harga arus saar 50 }vivA iiaiam wakiii yang sangar cepat
*niiik mencegah kerusakan srsr rcr at&uil]Otor.

Motor-motor riengan karakteristik ichusus ataltciengan beban yang


kirusus, akan
:e*r'butuirkan reiai-reiai proteksi tambahan iainnya
scperti irsng scceierstion overioati
"' 'iiui, iow-fiow reiny, ali.

-dil{wraft Keria Frakiek Agusias - Sepiember ztCI* A ei@


B&b v- ' Kantral Moter Induirsi Tegangrn fioggr ,&sn ,sisrem &,ateksinya p&ia Ares tLr pstaminc......

G*mbar $29 : Knrvs Arus-l*'aktu Fuse

.r Conlroll€t

I
Maximum
.- Controllsr Thsrmal Limit lntorr!pting

D
Rating

EN
er US 3 - FF
a
O
L

C)
O

n K O 15 E
IU
U)
z
uJ
E

ra TR 6. IM
f-

ak I
po EK 2.9 K
CURRENT

Pr KT

II
V.5.5 Pemelihar""o gan fernaiL"o
La L 06 HA

tek
Ampgard Arfotar Con#*liers i

A
Ampgarri Starters i harus dioperasikan dan

dipeiiirara oieh orang yang ahii dan mengerti benar tentang pengoperasiannya dan
harus
UL

melalui suatu training dalam hal keselamatn kerja.


AN

u*nruk pemeiihaffiafi iian prbaikan, antara type air-break dan


rype vdrcuwn-
ja
bre*h, rtemiiiici kesamaan. Yang berbeda hanya paria v*€ut{trr-bottle saja, sedangkan
QM

untuk yang iainnya Aapat diliirat pada sub bab V.4.5.


LU

Yqtuum-break tqntactor, : untuk rnengadakan pengujian, pemeriksaan, atauptm


E

pemeiihaffian s€cara teiiti teriradap kontakior, sebaiknya keiuarkaniah ksntakior dari

penurupnya i iihat gambar 5-3S i dan ikuti langkair-iangkah iprikut :

i. Ilengan menggunakan penarik fuse, iepaskan main power.iuse riari posisinya.

2- Lepas sambungan tontactor lasd cabies dan controiler Ioad terminals.

3- Lepas sambungan conttal pawer Iransfornter dzi' terminal block yang meiayani

isoi*ting sw itth eiec*icai interiack.

:r.'
Lryaran K*i* fueffidgrrstus - Septemher z*ffi di ft@
Eab v' ' K**trai fuiotar rntiuksi 7 egangan ftnggi Dan sistem pr*te*sinya Faii*
Ares $I Fert*rrrin*.....-

4' Keneiurkan baui segi enam mengiicai cier^is pacia bagian barvah interiok
-),.-ang

isoiating 'vt'rtitch yang menuju interick mekanik


dari kontaktor untuk meiepaskan

DI
cievis 'dan
rarj. Masukkan baut cievts ini ciari sisi tegangan
rendah.

EN
i' Lepas sambungan paii-apcrt terminai biocits yang
mengirubungkan kontai,lor
iiengan i rtw -v

er US 3 - FF
rs ! trsge szilfie !.

a' Seeara hati-hati geser kontaktor keiuar dengan posisi


seimbang.

n K O 15 E
Seinruh inspeksi dan ntutntenunce yang bersiiat
zutin riapat ciiiakukan ciengan cara ini.

ra TR 6. IM
Gambar 5-3G : Koniaiitor Daiam Fosisi Bikeiuari{frn

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

ja
QM

-
LU

i.6 lsoiating Swireh Type LFR 4

isoiuttng swrtch t])pe LFR 4 merupakan rsoltsttng swttcit yang iiipergunakan

*:rruk isoiasi tegangan tinggi, memiiiki 3 kutub, eian


diaperasikan seeara manuai. Tipe

:i terdiri atas mekanik operasionai,cian siiiiing trily arau crossbar yang


rerietak rii
;liara ? keping iempengan besi. Siiriing rrqv merupakan bahan isoiasi
yang eii eiaiamn-v*a

;reiapat 3 set rangkaian .|use


1aws. Daiam posisi terbuka I oper-t i, 3 buah Jirse ,yems akan

'-apor{*t Kerju h*kiek Agusixs - S"p


B& V . Kontral Motar indaksi Tegang*n tinggi Iran Sistem fu*eksinya Fsde Area #I Peltemin$......

ierhubung ke ianah i grourxied i. Fenahan busur api ( src re,sistonr S cian insu lating
barriers terietak di antara 2 iasa dan juga di antara ketiua kutub iuar dan isolating

I
swttch. Switch ini ciapat dengan mudah dipindahkan atnuciiiepas dari struktur Arnpgnrd.

D
EN
Isointing switch type LFR 4 termasuk komponen pokok dan empgard Stsrters,

baik untuk ryp€ sir-breafr maupun rype vecuurn-bresk. isaluring swirch ini rnerupakan

er US 3 - FF
aiat pemutus ( peiinriung ) tanpa beban seiringga tidaii dipengaruhi oieh kondisi beban"

n K O 15 E
Meskipun demikian, ia tetap memiliki b'atas kapasitas :

ra TR 6. IM
S60 Ampere continus (enciosed).

ak I
5u00 voit max.
po EK 2.9 K

Pr KT

II
r^h a r t
OUU VA"
La L 06 HA

tek
Gambar 5-31 : Isolating Swirch Type LFR 4

A w*_.__
UL

g^z&'v;
AN

ja
QM

-
LU

l'.6.1 Pengoperasian
E

Ferhatikan gambar 5-32 untuk mengeiahui 3 iangkah pengoperasian LFR 4:

Gambar 5-32 : LFR 4 Handle 0peration

(a22636) (a226 3s)

18226371 (822638 )

vf
I-ryan Ke$* hahtekdgnsfirs - Septernber Z{iiifi di Fertamina AF Ii/ Cil*sap
Bnb V, Kanttal fviotar Infr:aksi Tegungan Tinggi ttan Sistem Prueksinya pari* Area $i pertan inc......

(a) Pada posisi ON ( A S isoiaring.*witch tenurup i enciase{i ), pinru regangan ilnggl


terkunci dan starter aapat oi-energized ( akif ).

I
(bi Pada posisi OFF i B i isoiattng switch terbuka open tetapi pinru tegangan tinggi

D
\ i,

EN
masih teriftnsi, dan starter daiam konciisi deenergizeri tidak aktif serta di-bumikan
i )

i graunried

er US 3 - FF
)"

tci Dengan izandie riipuiar g0* beriawanan arah jarum jarn ( C i menu;u posisi

n K O 15 E
horisontai ( D ), isoiating switcll terbuka, Et{trter daiam kondisi rieenergized dan

ra TR 6. IM
graunried, dan pintu tegangan tinggi dapat riibuka"

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
1'.6.2 Niechanieal Interiocks

A
Liint gambar 5-i2 dan 5-33 untuk mengetahui sistem kerja rnechanicai
UL

rnteriockx pada LFR 4.


AN

bar 5-3$1f,ipe LFR 4 & LFsSH43il


ja
QM

-
LU

llj
e, __, Ll
o
I-.f
oS
gE
< t^J :- llj
-o
F

CJ E 6H
LJg
iwor inieriocks : isolaring switcit hawile daiam posisi horisontai, pintu iegangan iinggi

Japat tiibuiia. Saat itulah rnechsnicai inreriocks bekerja. Sistem kerja seperti ini

llemang sengaja dibuat untuk mencegah terjadinya kecsiakaan kerja bagi manusia,

yo
rill, [-ryorun t{erja Frskieh Agustus - September 20il0 di Pefiamina UP iil Ciiacap
Bah V. Kantre$ *iatar in&tksi Tegangan Ftnggi ilan Si*tem Fr*eksinye PatieAree ui Fertemina......

karena st{}rter hanya bisa iiiairiifiian ( digerairkan i ke posisi ON jika pintu teiah

teriutup. Waiaupun hanriie daiam posisi OFF, pintu beium bisa dibuka.

I
. setiap Ampgarci tsoiattng

D
A&eqhanicai interioFks KontaKta\ terhadap isoiuting switch

EN
switch hanya berrungsi sebagai pemutus hubrrngan, r& tjciak pernah menutup (

mengakfiftan ) sr*rter maupun mengganggu beban. Agar hai ini dapat ireriangssng,

er US 3 - FF
maka interJace iever roiier iJO) pada kontahor yang iiikerjakan oieh sebuah cam t?4)

n K O 15 E
y-ang terdapat di tsoiatrng switcfi. Jika kontaktor ciizutup, rsoiating swrtcit ticiak tiapat

ra TR 6. IM
riipinciairkan dari OFF ke ON maupun ciari ON ke OFF. Cam ariiusfment rod 12:31.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
V.6.3 Auxiliary switch

A
Suatu eiectricai tnferiocfrs ciapat ciiiakukan oieh isoiating switcit yang dirancang
UL

untuk beroperasi sebeium terbukanya Juse Juws saat hanriie drgerai<kan dari posisi ON.
AN

Eiecrricsi inrerlacks ini ierpasang dibeiakang iempengan bagian depan cian dialtifxan
ja
oieh springfinger yangriigerahtran oieh cievis. Kontak riari interloir ini riigunakan untuk
QM

nremutuskan hubungan ircb,an traio kontroi, sptrce heaters atau auxtirary errcutts ketika
LU

-neban meiebihiTS0 VA i 2500 V atau 600 VA I 25Al - 5000 V.


E

i-.6.4 Femeiiharaan rian Perbaiiran

Sama saja dengan pembahasan tentang pemeliharaan dan perbaikan pada

4mpgard Starters rype air-brersf cian type vncuum-break cantactor, yang ciiutamakan

aciaiah pemeiiharaan ruiin berkaia yang menyangkut kebersihan dan kemampuan kerja

alat tersebut. Semuanya harus dijaga agar alat oapat bekerja daiam keadaan baik. Seiain

rl:- yang periu ciiperhatikan adaiah masaiah perbaikan jika terjarii kerusakan (

YI
f-ryoran Keda Praktehrigasfirs - Sepiember 2&0$ di Feriamina UF iY Ciiacap
Bab V- K*n*al frfotor incia*si Tegaxgan Ttnggi$an ui penamina-.----
^Sisrern Frarcksinye Pafu, Area

hreski*wft r?r{Iilltenttnce ). Di bawah ini iiijeiaskan saiah sani car& i proseciur ) yang
harus ciiiakukan untuk mengatasinya.

I
tuiembFka pintu tegangan tinsgi saat koeriisi rfirrorynrri

D
.

EN
Kondisi abnormai misainya jika isoiasi switch llandie ticiak bisa ciigerakkan iian

Posisi ON ke OFF, sehingga pintu iidak iiapat ciibuka. Daiam kondisi eftiergency sepeni

er US 3 - FF
ini. pintu riapat ciibuka meiaiui prosedur sebagai berikut .

n K O 15 E
+ Pastikan bahwa saiuran tenaga utama teiah cieenergrzeti untuk mengirindari situasi

ra TR 6. IM
yang berbahaya ketika pintu terbuka.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
+'. rtr
o tsmciairkan keempai screws iiairiing dari isainting swirciz ke bagian dep*n.
La L 06 HA

tek
a'+
Sekarang izan{ife ciapat riiteican secukupnya unfuk inenjamin keamanan ketika

A
rnsmbuka pintu cian ketika pengerjaan-pengerjaan nr*trttenaltc€ diiaksanakan.
UL
AN

\./ Moduiar Sverioari Reiay i iviOR i


ja
tuioriuiar Overianri R.eiay i MOR. ) adaiah saiah satu jenis reiai produksi
QM

ii'esttnghouse Eiectric {,orports{ion-{iSA " yang merupakan eiektronik reiai. Reiai ini
LU

-bantuan
Jak ciapat bekerja senciiri tanpa aiat iain, artinya reiai ini rnemiiiki muitifungsi
E

:;gantung ciari aix ape yang dikoordinasikan ciengannya. Misainya, ivi0R

: ',ombinasikan dengan iieater Thermsi tuiariule I iiTM i ciapat berfungsi untuk

:','-'teksi motor terhadap pembebanan iebih. Modui-mociui tambahan iainnya yang ciapat

: :.asang paria MOR untuk fungsi-t-ungsi ichusus antara iain fang at-teierrstion overioad

* ,,iule, underioari protectiori, iond jarn-up protectian, dan unbrsiarx:eri pizase curreT-tt

^" ,ttciion.

-'ilililq.tr{tn Eeqja Frakiek Agusias - Sepiember ifriiF di Feri*mina iiF lil Ciiacap
Bfuh y ' Kon*ai Mator Indr,hsi Tegangan Tinggi ftan Sistem Prateksinye psda Aree 0I
Fe*amins......

Liirat gambar 5-34. MOR memiiiki 3 buah irurub dengan sebuah konrak yang

terisoiasi i i ) yailg berada pada koruiisi norrnaily closeri ketika regangan iiisupiai
ke Xr

I
)iz i21. Controi terminuis terietak di bagian atas, Light Emrttng Drode atauLED (6i

D
cian

EN
se-bagai inciikasi reiai trip dantom-boi reset pacia nomor (3) iiirusus riiggnakan pada tipe

manual re,ret- He*ter mariuie i.i) meneniukan curreftt rating unruk seiuruh fasa.

er US 3 - FF
Sebuah

retaining screw i5) berfungsi sebagai penyangga modui-motiui tambahan sehingga

n K O 15 E
seiaiu daiam posisi stabii pada temparnya.

ra TR 6. IM
Gambar 5-34 : rlrioduiar Overioad Reiay { FroR i

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

ja
QM

Ketika reiai daiam keaciaan trrp, LED akan menyaia jika control voitage terriapat pacia
LU

Xr dan Xz. Seanciainya mociui-motiui tambahan digunakan dan ciaiam kondisi trip,LED
E

juga akan mengindikasikan dengan iampu yang menyaia.

Menonaktiiran conffoi power &ta:u menekan tomboi reset akan menotmaikan

LED kembaii ( iampu paciam i. Seteiah reset trme teriampaui, dengan menekan tomboi

reset atau mengiriianglcan control po'wer untuk sementara waictu, akan menonnalkan

reiai secara manuai, sedangkan uniuk tipe otomaris iiiiak periu menekan tomboi reset

untuk mengemimiikan reiai ire posisi normaliy closeii i iihat tabei 5-4 i. Dengan

YY
Lapornn Enju Frakieie Agusias - Sepiember lhfifi di Feri*mina iiF iY Cii;cnF
Beh Y . Kofttrsi Mot*r Infuhsi Tegangan Tinggi rtsn Sisrem hotek*inya Pade Arcs tEI Fstemins.-....

msnonaktifilan cotTtF"tti pawer pada renering periade, akan memperpanjang grakiu reset,

sehingga hai ini periu dihindari.

DI
Tabd S4 : Reset Times

EN
RESET TIMES
Types ol Trips Manual Auto
Cverload 65 to 85 secs. 65 to 85 secs
Single Phase or 10 secs. Max. 60 to B0 secs

er US 3 - FF
pecial Modules

Daiam meiaicsanakan fungsinya, MOR rian modui-modui tambahannya dibanfu

n K O 15 E
oieh supiai arus seirundpr riari eurrent trrsnsformer yang terpasang pada masing-masing

ra TR 6. IM
fasa 3,45 kV ( lihat gambar 5-35 i. Jadi, prinsip ke{anya berdasarkan ratia aru$ pada

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
current tr*n,rfarmer ( CT i.
La L 06 HA

tek
A
Gamhar $35 I Koneksitas CT
UL

O---
Y
o
\ Motor
far
AN

,/,
ja
QM

L _-l
MOR-A
LU

Karena IviOR merupair:an suatu peraiatan relai eieirtronik maka ia membutuirkan

zuplai tegangan Pad.a Xr dan Xz untuk proses operasi dan untuk kebutuhan modui,

modul tambahannya. Tegangan ini didapat dari sustu controi cirewit. MOR yang

digunakan di Periamina iiP IV memburuirkan iegangan sobesar i i0 voit i 50 iiz I i2


V?. iintuk MOR. jenis iain tiapt dilihat pada tabei 5-5;

IUU
I4oran Kurju F:ahiek Agustus - Septe;mhrr" 2*$* di Periamina (iF Flt Citoeap
kh y - Kontrai Motar Infx*si Tegangan lrhggl Drrn Sistem fuateksinya peds Aree 0I Fqtet tinn......

Tabei 5-5 : Supiai Tegangan Untr* MOR

Volt-Amper Yang Dibutuhkan

I
1lCVdan120V

D
n'rfl-
2-V \Ia g4tt
rlnn DrlA
L1V
\/t

EN
Untuk melihat besarnya anrs pa{ia masing-masing fasa digunakan affipermeter 3

er US 3 - FF
fasa yang memiliki fasiiitas switch sehingga dapat mengukur besarnya an$ tii masing-

masing fasa secara bergantian. Fungsi iainnya adaiah sebagai penghubung singkat

n K O 15 E
ketiga fasa tersebut dan disambungkan ke tanah i grounci ). Lihat sub bab V.l i.

ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
V.7.'r Heater Thermai Mcdule i IITM )
La L 06 HA

tek
A
Teiah ciisebutkan di atas, bahwa i{TM adaiah saiah saru rnodui tambahan yang

harus ciikombinasikan dengan MOR. Apabiia HTM telah terpasang dan kontroi
UL

tegangan teiah diaktifkan, maira reiai akan trip daiam wa*tu r 4 menit tergantung pada
AN

magnitude an$. Tanpa menggunakan FITM, rating arus dari reiai menjadi berkurang
ja
QM

ciaripaiia jika menggunakan heater yang terkecii yang digunakan bersama relai ( iiilat

gambar 5-36 ).
LU

Gambar 5-36 : Grafih Tim*Current Trip HTM


E

o
z
F
o tf.
F
(} z
u,
(o (E
lO Ir
:)
t (J
(t (L
E
F
C{
ll.
o
(t,
t!
J
(L
F
J
f
oo Ooo o O oo OOO O o oco @rrr$ (", (\t r
oo ocao t+ o(t o
a.i
oro
F
olott o (\r
oco @lro
(lN3lsnv 9oor Iv luvts o1o9) soNo33s Nr lntr dtut
ilJ r

iaporan Kerjn Frr,l+ieh dgastus - Sepien#* 2$&# di Feftsmina UF fy" Cii*c*p


Bab Y. Knntrai iuiatar Indla*si Tegangan Tinggi Etan Sistem hateksinys psda Ares $i pertamrns......

F{TM juga berfungsi untuk meneffuliart rntirig arus bagi mociui,modui idrusus

iainnya jika iiikombinasikan bersama reiai. Rating arus tersebut ciidasarkan pacia

minimum ;uii iouri nmpere t FLA ). Lihat tabei 5-6.

DI
Tabei 5-6 I Rating IiTtri

EN
COLUMN A COLUMN B Relay
Min FLA Max FLA Min FLA Max FLA Trip
s.F. 1.15 s.F. 1.00 Rating

er US 3 - FF
(Amps) (Amps) (Amps) (Am.ps) (Amps)

0.59 7.60 8.09 8.26 8.79 s.so

n K O 15 E
0.54 0.62 0.67 0,68 HTM-20
0.63 0.71 0 68 0.77 0,79 HTM.21 8.10 8.59 8.80 9.34 10,1
0.72 0.77 0.78 0.84 0.90 HTM-22 8.60 9.1 9 9.35 9.99 10.8
0.78 0.86 0.85 0.94 0.98 HTM.23 9.20 9,79 10.0 10.6 1'l.5
0.95 9.80 10.7

ra TR 6. IM
0.87 0.98 1.07 1.09 HTM-24 10.4 11.3 12.3
0.99 1.09 .CB
1 1 .19 1.24 HTM-25 10.5 10.9 11.4 1 1.9 13.1
'1
.'10 1 ,16 .20
1 1.26 1.38 HTM.26 11.0 11.7 12.0 12.7 13.8

ak I
1.17 Ltc 1.27 1.36 1.46 HTM-27 1 1.8 12.6 12.8 13.7 14.8
po EK 2.9 K

Pr KT
13.8

II
1.26 1.35 .37
1 1.47 1.58 HTM-28 12.7 13.6 14.8 15.9
1.36 1.47 1.48 1.60 1.70 HTM.29 13,7 14.3 14.9 15.6 17 .1
La L 06 HA
1.48 1.62 1.61 1.76 1.85 HTM.3O 14.4 15.7 15.7 17.1 18.0

tek
1.63 1.79 1,77 1,95 2.04 HTM-31 15.8 17 .0 17 .2 1 8.5 19.8

A
1.80 l oE 1.96 212 2.25 HTM-32 17 ,1 18.2 18.6 19.8 21.4
1.96 2.24 2.13 2.44 2,45 HTM.33 18.3 19.4 19.9 21 .1 22.9
2.25 2.41 2.45 2.62 2.81 HTM-34 19.5 20.8 21.2 22.6 24.4
2.42 2.s6 2.63 2.78 3.03 HTM.35 20.9 22.7 22.7 24.7 26.1
UL

2.57 2.80 2,79 3.04 3.21 HTM.36 22.8 25.9 24.8 27.0 28,5
2.81 3.01 3.05 3.27 3.51
302 J.JJ 3.28 3,62 3.78
AN

3.34 J.3J 3.63 3.84 4,18


3.54 3.77 3.85 +.1 o 4.43
4.11
ja
3.78 4.03 4.38 4.73
4.04 4.24 4.39 4.61 5.05
4.62
QM

4.25 4.69 5.10 5.31


4.70 4.99 5.11 5.42 5,88
5.00 5.39 5.43 5.86 6.25
5.40 5.79 5.87 5.29 6.75
5.80 6.29 6.30 6.84 7.25
6.85
LU

6.30 6.89 7.49 7,88


6.90 7.59 7.s0 8.25 8.63
E

Effective Westinghouse Electric Corporation Printed


12185 Control Division in USA
Asheville, N.C. U.S.A. 28813

Untuk memperiihatkan runn#rg uver curcent aan.Trsiiure-to-sftsrt prutectron bagi

motor-motor ciengan temperatur yang tiriak rneiebihi 4S " C , atau ciengan servtce
fgctar

i SF i tidak kurang dari i, i 5, gunakaniah eoiumn A yang memiiik i r*ring arus iiTlv{
ciaim FLA termasuk FLA ciari rnotor yang akan ciiproteksi. Untuk motor jenis iain 1 SF

: i,00 i gunakafirating arus HTivf paeia coiumn B. futi SF: i,i5 adaiah bahwa motrlr

LUZ
i.apora* Kerja Pxtkiek;igxsfirs - Sepiember lfr(ifr tii Feriamin* UF ii" Ciiacap

i=-
fub V. Kon*ai Matar Indaksi Tegengan Tinggi Itan Sistem hateiisinya Pede Areo ttl P*arninn......

tersebui bisa riibebani > i 5 ?t, ciari beban pada nerneplnre, Rating anrs iiTM pada
colountn e memiilki rating *ip tiaar iebih dari 125 % dari Fi-A motor. Se<iangkan

I
ratrng anls HTfui pada coloumn B memilit<i rattng trtp tidak iebih dari i i5 % iiari FLA

D
EN
motor. Dan besarnya arus yang dapat menyebabkan relai trip lapat diiihat pada koiom

paiing kanan dari tabei 5-6.

er US 3 - FF
Sebagai tambahan, bahwa sebenarnya prinsip kerja I{TM meniru teknoiogi

n K O 15 E
generasi sebeiumnya, yaitu Thermai Overioad Relay t TOR ). Keduanya memiiiki

ra TR 6. IM
kesamaan iaiah mengadopsi panas motor yang timbui akibat overiosd ke heater. Panas

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
ini diambii ciari arus abnarmal yang diakiba*an beban lebih. Fungsi vtarna TOR dan
La L 06 HA

tek
HTM adaiah rnewakiii rating-r*ting arus beban penuh dari motor yang diproteksi {

A
iihat tabel 5-6 ) Tetapi, TOR rnenggunakan kontak bimetal sedangkan HTM
UL

menggunakan sistem elektronik.


AN

ja
V.7.2 Phase Unbaiance Moriuie { PtlM i
QM

Piifui juga merupakan mociul tambahan yang bersifat irhusus yang digunakan
LU

bersama dan menjadi satu rangi<aian dengan MOR. Fungsinya adalah sebagai sensor
E

dari phuse faiiure dan phase cuf,rent unbaiance, jika magnitude arus fasanya tidak

seimbang atau meiebihi harga-harga seperti tiitunjukkan pada taoei 5-7.

Tabei 5-7 : Jenis PL;iU

Tipe Deskripsi
DTuavl
r
TI\/T l0% phase unbalance
pTTtvf-1 ?Ool^
Pvt V
nhace
Vtt*v
rrnhelanrc
PLTM-2 209/o phase unbalance,l0 dtk delai
pada start-up
PUM-3 20% phase urtbalance,?O dtk delai
oada start-up

IUJ

Loporan Kerj* Ftukte* Agusius - September 20AA d,i Periamina UF iY Crtacap


Beb V. Kontrai Mator Induiisi Tegangan Tinggi I)an Sistem Frateksinya Pada Area AI Pertsmina.,....

9/s Phase ljnbalance : Imax - Imin x 100 ?i

DI
EN
imax dan imin : besarnya arus cii antara ketiga fasa.

er US 3 - FF
Bentuk fisik FIi-NI ciitampiikan pada gambar 5-37 sebagai berikut :

n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
V.8 Allen-Bradiey Overioad Reiay ( Staii Frotection Reiay )
UL

ABOL ( SPR ) merupakan saiah satu jenis overio{)d reiai yang khusus iiigunakan

untuk mengatasi beban iebih pacia saar startlng motor, oieii karena itu ciisebut juga staii
AN

ja
protectton relaSs. Sama iiengan MOR, PUM, ataupun HTM reiai ini juga menggunakan
QM

besaran arus sebagai ineiikasi beban. Hanya saja ABOL ( SPR ) memiiiki fasiiitas
penundaan waktu trip ( rirne deiay rrip ) sehingga motor riapat sukses berputar
LU

ciari
E

kon<iisi starting. Muncuinya beban iebih saat starting vtsa ciisebabkan oieh besarnya

beban yang melebihi kapasitas atau sebab iain yang menghambat putaran rotor seperti

acianya kotoran. Gambar 5-38 r'nemperlihatkan ABOL ( SPR )

I t_t/+

i-aporan Kerja Frakiek Agusius - Sepiember 20{i0 di Ferismina UF iv- Cifucap


Bsb Y - Kanfroi Moter lnduirsi Tegengan ?iog# Itsn Sistern hateksinye Peda Ares 0i Pertarninc......

Gambar 5-38 : Siali Froiecrion Relay

I
OPERATING

D
cotL

EN
CORE

DASHPOT Eulletin 810 relay with a


maximum continuous
stLtcoNE current rating of

er US 3 - FF
FLUID 60 amperes.

PISTON

n K O 15 E
Cross sectiona/ view. Moving parts are shaded'

ra TR 6. IM
Makin besar beban yang dilayani, maka arus yang masuk dari CT ke eialam

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
aperntittg caii juga makin besar sehingga kekuatan megnetnya beriambah. Akibarnya
La L 06 HA

tek
core menjarii tertarik ke atas mendekati posisi sentuhnya . Laju core ini bisa dipercepat

A
atarr diperiarnbat dengafi eara mengatur adsustment vaive dan menentukan jenis rninyak
UL

di ciaiam ciashpot berdasarkan vrscor ity t kekentaiail ). Adyustment valve merupakan


AN

sebuah katup pengatur aiiran minyak yang juga berftrngsi sebagai pengatur kecepaian
ja
core naik dan turun. Lihat gambar 5-39 dan 5-4S"
QM

-
LU

"Round Proiections"
ToP View of Piston

Gambar 5-40 : Core dan Dashpot


Calibration ighest Current
Lines Setting :- No. 5
Lowest Current
Setting No, 1
-

fLq!C
Level

Cote and Dashpot Assembly

tuf
Laporurn Kerja hakiai( Agasius - September 7fififr di Fafiamin* AF IV Ciiacap
Bah 7 . Kantrcl Matar Indrlksi Tegrng*n Tinggi il*n Sistem Proteksinye Fade Area 0I Pensmina......

Dengan bukaan *riinsrment v*ive yang iebih besar maka saat pisto n care tenank oieir
i i
gaya ma$let ke atas, minyaii akan iebih mudah turun i<e bawah sehingga mengurangi

DI
harnbatan gerakan core. Kaiau ingin memperiambat gerakan c*Fe, bukaan vaive

EN
diperkecii.

nda eiua jenis minyak yang dipakai berdasarkan kekeniaiannya


i iihai gambar 5-

er US 3 - FF
4i

n K O 15 E
1j Biue siiicon ituici + iebih renciair kekentaiannya.

21. Reei silieon ffuid


ra TR 6. IM
+ iebih tinggr kekentalannya.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Gnnbar 5-4i : Karnktettuti{#j*edan Red siiicsn Fiuiti
La L 06 HA

tek
)0t)
80-i-
60-

A
1Q--.-

r)
8-
6
UL

8,-
5
------
2 ---
AN

ja
QM

-
LU

koii. Lihat gambar 540 cian tabei S-8.


E

Tabei 5-8 : Kaiibrasi SFR AC & SC

Ln- Coile
Ccodnuoqt Calak E AC Crlibirlioni 0C Cellbrallont 600V Ma,
Coil Number
'0 Hi llar
Cuncnt
lnPr'
n a l r ls a315 Prrl No
z EIll.AUIA l.l 15 ?.l)l 'Li
2
q5 2il ?.
3 AO2A l.( 2.3 .1.0t l 45 2.1 2.9 3.5 4. l t 67404
a A03A 2.ll 3o r11 5 6.1 2.9 3.8 dll 5 6740i
6 A04A 3.2r 45 6.0 1.1
7 4.3 8. I .67il5
9 A!.5i 4.81 68 3.ci Lr l3.i t.l ttl 35 101 12 .57r2:
t2 AOSA l:l g.o rzol rs t8 r 57 85 I 1.4 J.l L7 I

10 AO/A 8 t; I2.l] i6.0l 20 ul. ]E ll3 18.6 1? r 5.1 .6129


20 ACSA lo.5 t5t 20ci 25 30.1 9r F.t i8.9 212 28. I
.6 7{33

u AC9A 15 l2l ?8 136 ll 20; 33 ,t0 27


.67439
art AI OA 2i l0 10 5l 61 l! 29 la 5;' ,17 ,67144
18
1

a8 AIiA 25 ii6 6l 7? ?3 31 l 46 56 68 -67{54


6{ l0 i2 :6 ;2 a5 7i .0 66 80 1 -67r 57
50 A I3A 38 l:.1 72 I 9r !04 l4 6t ]1]2 .6 i46l

8t0 38:i4 12 9\ I r)3 5l : 6E 3l l0? .86396


ll 5A 46 6: 3l llil l3l 5l , 82 tll l2l
i] 3{ M ,:11
.86!99
lo 6A 5l 75 li)o il25 r50 .8/00t
10t 1A 5/ !l iL]8 llrS 153 77 ii1]: l126 ll53 .87A02
la 8A 68 91 131 165 195 6i 92 L2r ,r5l l8,l .67.80
ta 9A 75 If8 l li t8l Ittt €8 rt2 137 l6t J2l]5 .6 /'r 79

t30 810.420A 68 | 97 i30 ll65 I ls5 51 92 1.23 l5l 184 .88199


1U A2I A 76 ICE 44 l8lI 211 68 \47 116 167 204 .88198
t62 i\224 r2l 152 20i
85 rllg i2{i 16 ]l5
tlr
153 138 22t 88197
tt5 A23A lE Ia5 l2l5 l2r1 tsl l/5 215 262 .22t16
?10 A24A l4 1162 ?t6 127,t l1?5 L
rl2 t53 2\4 ?50 r05 .88195

d6 8i0.A25A lt{ ilb2 lt6 l?7{ 1325 t02 I l5l


l20I 250 305 x.90713
?$ A26A r36 r!1 lz59 1328 liso l2? ll84 l2r5 300 t67 x.907 i2
320 A27 A llr 1212 i328 l{il I 488 152 22q I 3f6 376 458 x.90/l i
3A A23A 127 lr23 ir32 l!7 lo:o 213 I ro5 I
ros 502 612 x._q0 710
120 A29A l{0 ra5 650 i825 I 975 305 i {60 615 755 920 x.90709

tuo
Laporan Ke13'a Fruktefr Agnstus - September 2flfrfr di Fsi*rnina IiF lil Cilac*p
Ea& v ' Kantrai Motar inciuksi Tegrrnge.n Tinggi i-tan Sistem
Proteksinya paeia Area Bi perternirra.....-

ABOL ( SFR ; ini dapat iiigunakan iieng &rr 2 siimber, AC aiau DC. Tabei
berii<ut memperiiiratiran c ont a c t r af irigs -nya.

DI
Tabei 3-Y i: Lontact
anet 5-9 C R?tin
AC

EN
DC
Malimurn Gontact Rating per pole
NEMA Rating Designation A600
Voltage Ampere
Max. AC Amperes Continuous Volt- Range Rating

er US 3 - FF
Voltage Carrying am peres
60 or 50 Hz Make Break Cu rrent IYl a ke Break
120 60 6 10 7200 720 115-i2s 0.4
240 30 .., 10 7204 720 230.25A 0.2

n K O 15 E
480 'f
an
15 1.5 10 7204 tLv 5 50-600 0.1
600 12 1.2 10 7200 720
Ketika gangguao b"iran magnet pada CIperuttng curi

ra TR 6. IM
akan melemah dan core muiai bergerak turun. Untuk mempereepat
gerak turunnya core

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
ciigunakan check vsive yafig ciapat membuka ketika bergerak rurun
cian menurup saar
La L 06 HA

tek
bergerak rraik.

A
ABOL ( SFR i dipasang pa{ia saiah satu iasa antara MoR rian ampenneter 3
UL

fasa' Cata ini iebiir efisien karena cukup satu CT eian satu reiai saja yang
eiigunakan.
AN

Sebab iainnya ariaiah jika teria{ii pembebanan iebih saar Fengasuran, besarnya arus di
ja
masing-masing fasa sama. iacii pendeteksiannya cukup iiengan satu buah SFR
QM

saja.

Liirat sub bab V. i i.


LU

i'-.9 Ground Fauit Reiay i GFR i


Sama seperti reiai-reiai yang drjeiasiean sebeiufilnya, GFR juga rrlenggunakan

CT untuk mendeteksi gangguan hubungan fasa ke tanah. Prinsip kerjanya berciasarkan

oenjumiairan vei.lor anrs yang mengaiir pacia CT. Fesar vektor a6rs yang rnengaiir

neiaiui CT menuju moior yang diprcteksi" besarnya harus sarna dengan arus yang

qembaii dari motor, sehingga veklor arus resuitannya rnenjadi


noi karena besar arusnya

Laparan Keria Frskiek Agusias - September zi*fi tii ffi


Bfre V ' Kontrol Matar Intia*si Tegangan Tinggi ttsn Sistem hateksinye pada
Aree iil penan ina......

sama teiapi arahnya beriarvanan. iadi an$-arus tersebut, secara anaiisa vekror, saiing
menghiiangkan. Koniiisi di atas aciaiah kondisi normal, aninya tiriak aria gangguan.

DI
Ketika terjadi gangguan hubung singkat fasa ke tanah, besarnya ams yang

EN
mengalir melalui CT tidak tagr nol atau tidak saling meniariakan selingga

ketidakseimlrangan kondisi anis ini mengartifran reiai uniuk rrip. perbedaan GFR

er US 3 - FF
dengan reiai-relai lainnya adaiah penggunaan CT y-ang hanya satu buah saja untuk

n K O 15 E
menganalisa saiuran 3 fasa sekaiigus. Lihat gambar j-42.

Gambar
ra TR 6. IM
*42: GFR dan Saluran 3,45 kV ; 3 Fasa

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
rr{shVi 3/ IqA(N rusEs ft\ 6FeT
La L 06 HA

tek
A
UL

Lr --------+ l----<
AN

Pada GF'R, CT biasa disebut sebagai ground-cffi*i area 0i Fsriamina Up


ja
IV Ciiacap
QM

menggunaii:an ground-censor type GA-375*T dan GFR. tipe GAT-LZ. Tipe


-

Ge ground-eensor didesain unfuk aplikasi khusus seperti 60Ci voit rnotor contr*i
LU

circuit, circuil breaker, dli. Gromd-censor ini ticiak akan mendeteksi grounrifauit pada
E

sistem yang iidak ditanahkan. Reiai GAT-I2 merupakan jenis s*lid-stsre yang

menyediakan 2 buah kontak NO dan NC pacia frekuensi 5S i 60 i{2" Lihat ganrirar 5-43

cian 5*{4 .

tuo
tr-ryoran i{erjn Fraictek Agastus - September Zt}ti{i di Pertamina IIF IY Citacap
Bab i'" Kcntrf,l fuiator indr,ksi Tegungun Tinggi *an Sistem Frote*sinya peda Area tgi pertamrns......

Gambar 5-43 : GA-3?5-T dan GA?-IZ

DI
EN
er US 3 - FF
n K O 15 E
Gambar 5-44: Reiay control & connection { Tampak Beiaftang
i

ra TR 6. IM Set lndicator Dot To Desired Pick-up Currenl


fnete, fo Relay Pickup Setting
Table on Page 2)

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
To Sensor OutPut Terillil)als

A
Output'TriPPed OPen

outpul'TriPPed Closed

Outoul Common
UL

Set Indicator Dot


To Desired T mc Delay

GAT-12 OnlY Coniacts Shown ln


(Refer To Tinre Current
AN

Nornril lReset) Position


Curves On Page 2) RatinE 10 AmPS., 250 Vac Max
ja
T*b"liliiiEening
QM

Range GFR Tipe GA


-

% of Trip Pickup Current Range of Sensor in Amperes


Amperes
Setting 4-',2 12-36
LU

25-75 50-150 150-450 400-1 200

33% 4 12 25 50
E

150 400
5A% 6 18 37 75 225 600
66% 8 24 50 100 300 800
1OO7o 12 36 75 150 450 1 200

Kaki ii) dan (2i dihubungkan ke CT, kaki (i) dan i5i di lumper unfuk
pemakaian 4 - tZ arnller, jumper kaki (5i cian i?) untuir ZS - ?5 amper cian 5U i 50
-
amper. Di area0i memakai jumper kaki (3) dan (5) Kaiii i4) dan i8i digunakan untuk

kontar l'ic ( jiiea reiai rrip benrti akan open i, sedangiean i€hj (6) aan iSi eiigunakan

untuk kontak NO ( jika rsiai trip berarti akan cir:sed i. area 0i menggunakan kontak

LUi/
i.aporan Kerja haktei( Agusius - Sepiemher 2{i0fi di Periamina tiP iil Crt*c*p

il'
lF
Bsb v ' Kax#'ai *iatar indairsi Tqangan ft'nggf fien Sistem fute*sinyn pade Area t&I Fenen ins...,..

nornsr (6) dan iS). Di bagian aias ierciapai arijusrmenr switch untuk rnenser Gn rrip

ampere rel*y yang riiinginkan ( iihat tabel s-i$ ), seriangkan di bagian bawah terriapat
pula udsustment switch untuk msnrer time delay
i 6,'t2,24 atau J6 cy*les i dan

DI
instantaneous operating ( 0,025 detik ).

EN
Gambar 5-45 : Kurva Arus-l*'aktu GAT-II

er US 3 - FF
n K O 15 E
t48
36 CYCLES {0.6 SEC)
l:a
t30
lro 6)
o

ra TR 6. IM
(.)

3 q,

P
6 CYCLES (0.1 SEC} Ii tr E

ak I
l+.4
tr
po EK 2.9 K

Pr KT
lr.o

II
13.0
l?4
lrs
La L 06 HA
INSTANTANEOUS {.025 SEC}

tek
k

A
.01 I I I I I I I I I | . I I I I

P;c*up 12 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 x1l X12 X13 X14

i Relay Pick-up-Multiples ol Current Setting

V,lO
UL

Diiferensiai Reiay ( S? ITH i


Pada moior-motor intiuksi tegangan iinggi yang berdaya bssar
i iZ50 - 2250 tr
AN

ja
), selain diproteksi dengan reiai-reiai yang teiah dijeiasir:an sei:eiumnya , afra satu reiai
QM

iagi yaitu dffirenstai reiay. Fungsinya adalah untuk meiintiungi motor terhadap bairaya

hubung singkat yang teqadi pada winciing-nya aiibat arus yang sangat besar, sehingga
LU

biasa disebut sebagai avercurrettt f*utt rietectar atau instafitarreaus $$ercurrent trip

wiiis.

Secara urnum? riffirensia{ rei*y bekerja untuk meiindungi suafu aiat dengan

mengapit aiat tersebut di antara 2 CT per fasa ( iihat gambar 546 ). CTr mengukur aruE

}ang masuk ke aiat yang tiiproteksi dan CTe menguhrr an$ yang meninggaikan aiai

msebut. Fada konriisi normai, arus pada keriua CT itu akan safila besaraya sehingga

reiai tidak bekerja.

rlu
Lryoran Ke$u hahtek Agusias - September 20fi{} di Fert*min* UP Ii; frtamp
&ilb il . Kontrol Motar induf;si Tegangan firggi Etrn Si*em fuateksiny* Pada Aree $I tertaminc..,-..

Gambar 5-46 : Frinsip Kerja Sifferensiai Reiay


C,r, L CTU
L : alat yang tiiproieksi
C : koil dari reiai -+L

DI
[1 = arus CT1 Ir €- fr- 6--

EN
i2 = *ru$ CT2

er US 3 - FF
Ketika terjadi gangguan, be$ar Ir dan Iz berbeda sehingga ada residua{ currenr yang

n K O 15 E
meiewati koil sehi nggereiai bekerj a.

Di area 0l Fenamina tiP iV tidak msnggunakan 2 CT per fasa, reiapi cuhup safu

ra TR 6. IM

ak I
CT saja per fasa agw iebih efrsien dari segi biaya ( iihat garnbar 5-47 i. Meskipun
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA
demikian, prinsip kerjanya sama yaitu bereiasarkan residu*i current yang meiewati CT.

tek
A
cfg
Gambar s.47 : Differensiai Reiay Di Area 0i
r---1
\
UL

tsobr ld
fr
AN

hub. A I^DIDR 3p
hub, f
ja
Tr
QM

-
LU

(B+ rrx)
E

Prinsip kerja reiai 87 ITFI ini menggunakan residuai current yang dapat

menimbuikan medan magnet yang dapat menarik moving canisci hingga bersentuhan

ciengan sftrrianary cont&ct. Pada moving corrt&ct terriapat spring untuk menahan

posisinya semuia. Di bagian atas terdapat core screw untuk mengatur jarak antarfr

magnet cian moving contttct. Makin dekat jaraknya berarti resicluai current yang

dibutuirkan untuk menggerakkan moving can{aci semakin kecii yang berarti puia kerja

ati

Laporan K*vju Frfi*tek Agastus - Sepiember 2{i00 di Periamina UP IY Cilas*p


Bilb V - Kanf.si M6tor Iniiaksi Tegangan Tinggi Etan Sistem fuateksinye Fetia Area $t' pertamina....".

reiai semaltin sensitif. iika makin jauh jaraknya semakin irurang sensiiif. Lihat gambar

5-48

DI
,:?S Gambar 5-4S : Retai 8? ITF

EN
er US 3 - FF
n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
'$

A
:AnoaARY
:I{TACTS :
UL

i,'a;:\*r-".{.*
t.,,* *.$=:lllji\\i*i,l\r.,s_* uovtxG
V.ii Prosedur Gperasi CONTACT
AN

Saiam pembahasan tentang prosedur opeiasi, akan dijeiaskan proses bekerjanya


ja
QM

kontroier motor-motor induksi tegangan tinggi dan reiai-relai proteksinya berdasariian 2


-

buah gambar eiementtsry und connectron w#trrg tit*grarn yang dise{iiakan.


LU

Y"il"i Prosedur Operasi Kontroier ivloisr inriuksi z{iii - i$ii$ HF


Paiia gambar 5-4q teriihat jaringan 3,45 kV menuju motor, riiiengkapi iiengan

fi.rse, trafo, kontaktor-kontaictor, dan reiai-reiai proteksi yang semuanyatelafr riijeiaskan

paeia sub bab V.a s.d V. i0. Terciapai puia tabel jenis motor induksi berdasarkan F{p-

FLA, tipe msin fuses, dan CT raria yang riigunakan. Di haiaman iampiran rerrera

karakteristik iiari fuse yang riigunakan.

L 14

i'apor*n Kerj* Fr*.kiek,,igusras - Sepiewber lfiii* di Feriamin* tiP I*'Cilarcp


Bsb Y. Kan*ai Matar fxdn*si Tegangan Tinggi fran Sistem fua**rinya Peds Arw $I Pertamind?......

Ferhatikan puia rangkaian kontrolernya. Di sana terdapai I titik Frcabangan

dari atas ke bawah.

I
g jika tomboi stnrt ( NO i ditekan, arus akan mengaiir dari trafo 3450 i

D
Pada cabang I,

EN
2:0 voit ke rangkaian kontroi. Saat itu akan terjaeii :

ij. Koii IyiR i iii cabang i i akan energized dan menggerakkan seiuruh

er US 3 - FF
kontaknya yang ada paria rangkaian. Yang NO rnenjadt cioseri atn yang NC

n K O 15 E
rnenjadi apen.

ra TR 6. IM
21. Tiga buah kontak MR pacia eabang VIII ( NO ) menutup. Arus terus menuju

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
ke penye ar{n, kemudian mengaiir meiaiui 2 koniak i\4.u ( NC i yang saiing
La L 06 HA

tek
paralel, dan koii energizeri. Begitu arus teiah rneiaiui h/ib, maka hfu aiian

A
Tvr

open sehingga untuk seterusnya arus akan melaiui resistor sebagai


UL

penghambat anrs. Ivib eiibuat paraiei bertujuan untuk keirandaian sistem,


AN

begiiu juga sistem paraiei pada koniak-koniak iain.


ja
koii M, maka kontak M pada saluran 3 fasa yang
QM

31" Deng&rttercnergizeiinya
-

menuju motor akan menutup dan motor berputar. $eluruh kontak Ma dan ldb
LU

juga akan "bergerak, yang NO menj adi ciosed un yang N:C mertj adi apen.
E

4j. Kontak Ma i NO ) pada cabang i akan menuiup sebagai ltoidrng sy,steffi unluk

jaiannya arus.

5j. Pada cabang II terdapat traio 2:30 I 115 volt untuk keperluan kontak MOR i
NC ) yang menggunakan sistem eiekffonik. Biia ada gangguan overioari, koii

fuiOR ini akan tertuka sehingga koii fuD( energizeti.

t tJ
s - Seprember 2**$ di Peframina UP W fr'lrcap
Beb y*. Kontrol Motar Fxduksi Tegang*n Tinggi tten Sistem Pr:ote#;sixya Fadu Arca eti Fertsminn.....-

6i. Kontak Itri i NC i pada cabang IV akan apen sehingga lroii 86 iidair

tercnergizeri. Koii 8o ini berfrrngsi sebagai indiirasi trip dan memiiiki fasiiitas

DI
loeked-out reiay.

EN
?1. Kontak IvIb i NC i pada cabang V akan apen sehingga iampu hijau i C i
yang iariinya menyaia i sebelum mstor berputar i menjaiii padam. Lampu

er US 3 - FF
merah i R i yang tadinya padam aiean menyala icarena kontak Ma i NO i pada

n K O 15 E
cabang YI ciosed.

ra TR 6. IM
8j. Di eabang VII, kontak lvlb i i'{C ; ter-nuka cian motor sWCe lteater i I\dSH i

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
akan berhenti bekerja. MSii berfungsi sebagai penaik suhu motor agar seiaiu
La L 06 HA

tek
terjaga suhunya. iika motor bekerja ia akan mati dan jika mstor berhenti ia

A
aican menyaia. MSH membutuirkan daya 25S watt dan terietsk rii dalam
UL

motor.
AN

9j. .iika ter.ladi gangguan, apakah fu[OR atau GFR, maka koii 86 akan energizeti
ja
dan iampu putih ( W ) ai.-an menyaia i cabang iii
QM

)"

iuj. Disediakan juga kontak-kontak MR tarnbahan wtuk keperluan sp$re, atau


LU

keperiuan tambahan untuk disambungkan ka aiarm di ruang kontrol.


E

G pada cabang t, ;ika tomboi stop ( NC ) iiitekan, arus akan berhenti mengalir dan

moror berhenti bekerja.Lampu hijau i G ) akan menyala, iarnpu merah ( R ) akan


padam.

o Seiuruh langkah-langkah {ii atas, pada prakteicrya, te{adi seeara spontan dan
bersamaan.

lr+
aa t

W Agastus - Septewber hfifufi di Fertamins, AP iY Cii*sap


64ngA.p t-t1g , 'frrtul rff^te+"i lv^iar
(tyf* t' gt' G,,\+*o\f.-)
.

7;ro"'l
at
t
I
\
\

le.cuerr,o-!-l atTir

DI
3Cr i
T3
dgz.l-i,-Esexzd
17- M,--r i\

EN
CySr. M6<t
I ecr T2 "a'.\
--1I lwTvK
)

=W*r-.-:
7.+/ c-u,<' -t s €,/ ../tr'+
I
-
l* -/
n/
.<€nffi I #,L

er US 3 - FF
; A *ni,
Hdg @+4,
@-+x-' *htr

n K O 15 E
dxw UJ'ry L,r Vo
!-1; Frs\f, 4 3*'7tu'
t!L--:rJ - lffi' fqrdru^

ffi
N l,
fr"
ra TR 6. IM 1 6 *van< -Uryr/r+rc e.*Prf'
.YP-.
./e1 t€*/
.ga.;

Iilll $i'rrill'*
l$ lh Itz /a-e* ,ra/-r

ak I
t
ztu/-r..7 /:ro- a.< zs/s I
po EK 2.9 K

Pr KT
I

II
I (-t ./
./€9 /tA- /.< .7q,./g'
3s%o
Il\ 'il
/3e- €.< .zoe/g:
,%a
La L 06 HA
.l*'e--f.t toe/s

$N **KF

tek
/i2'tt /,,Q-:rr /d:;
Yrn 1rc'A,<

A
dt I

NN 6%ct Zaa- 9g z-ra/s I


I

?oy. 2cn/5 j
il
\* SN- $,'*,0:' %. ^to-/zR
?3a-4V eadk
I,l

tl

\
UL

$
Gt/ ,:
&)
I ,**
..
AN

'q. L<sl F?;


(2).
oTru
ja
T

{E g,*;'lPA8 S? j JA .-24 t
f
QM

il9 H t'3 '! 3,{'3 /4/ * a/-


-

;O -.
J rO 'r F.F F:O -t It -
,l{ ts."t o fr:.-tr:tc-{ F.
-'1 r, .r:to n t o r-
frr 1 o n li O J rr rr.r
ii r3,.r3'-ii
t9 o.a 3H,,8 5i 3
E't !.. ',,i .{
f,o 96 il g', B LFo. )
,l

* I .";'-'ii B
I{ -'' 8 &l65C). I
ril,,l.F
fir ''t
- -3Pf;lr3 ff<
LU

: '.|
.J
tFI!i[.+;E; E
G-l-r---G
i' i iFFi;illtB; rtu jlffi
lso
te
I F:si: lrLlif w;
E

I
{ Jtl^r..dx..lx.pfi
?r '*-;3
f.f
t r'<
Ut ts
3
il'
E'
f& ! H'
o
'-
l--
rl<|L
tt? F
rrirr .t..
trat. ls$
iil.. w.a. .//aJD64 ,' ls
(l

IN
a..
".lF-.
;rl(r:.-- -. -1.,1*

t
::t
,1,
F D
m rt

.(i tn I
ri
I
(D

!
.,tb
z6l
,.t !E I

\
r\r o t

\ C:
tn
til i
s T
lrr I
F
ll!
I
t
I
a n I
I
-l i'l
I

N E ai
i
I
11
I

J
b .t
I Ia
s $8
5tt
'l
.. t

I
,l
r.t
T I
I
s1t
qo
I
ry.4 'buaa+tr.g.ca't*
P ?OA.,/YP ir'O ./eAd) .4,
i ip P
s -l 'l
3 I

3 6
:. z,
, r.\>i

s-
I
I
{r,*}
? I

F;F
il, /*-\
In.l$ \
\S/
h,
r'
frah ? . K&ntrai iti$tor indalksi Tegangan Tinggi ttan Sistem Praceksiny* Pade Aree $I Pertamina---

i,',ii.? Frssedur (iperasi Koniroier Fllstor induirsi i?s$ - 225S FF

Seeara garis besar antara gambar 5-49 iian 5-5 i memiiiki bentuk iian proseriur

I
operasi yang sama. F{anya saja garnbar 5-5i terdapat di.fferenstui reiay ( 87 iTii i,

D
EN
t 'iM
'},
I.emper{sture Adrsniior Anti llecycie I'irner t ART ), cian irentuk rangkaian motor

daiam deita iian wye.

er US 3 - FF
n K O 15 E
Dffirensiui Reitty ( 87 iTH i

ra TR 6. IM
-ba-b
Mengenai B? ITH reiair ciij*iaskan pada sub V. i0. Pada eabang IV terdapat

ak I
po EK 2.9 K
i

Pr KT
iTii

II
kontakrksniak 8? yailg berjiimiair 3 buah, riitamtrah kontak inriicrtting
La L 06 HA

tek
{lontactar Switeh t iCS i " Penggunaan 3 buah icontak ini irarena memang suiit atau

A
ticiak mungkin ciijadikan satu, berkaitan riengan sistem nrekanik yang iiigunakan.
UL

Seiain itu juga terdapat alasan kehanciaian sistem.


AN

Saai terjadi gangguan, ketiga kontak akan menutup, iamp* puiiii i W ) akaa ON=
ja
Ketika irontali B? rnenuruF, arus akan firengenergizeii koii iCS sehingga kontaii iCS
QM

jugu flrenutup. Kontak iCS ini i:erfungsi untuk membantu mengaiirkan 4ru5
LU

gangguan ke ksii 86, karena dikhawatirkan kontak 87 iranya sebentar saja menutup.
E

'l'ernperuture Moniior TM
{ )

Karena motor yang digunakan merupakan motor yang berdaya besar, maka

temperaturnya harus terus ciiawasi. TM tiipasang {ii eiaiam MCC seciangkan

ssnsornya ada cii daiarn belitan stator motor-

ii6
- Septenber httu* di Pettamina UP Fii Cilaeap
Bnb Y, Kan*oi M*or fwia,ksi Tegangan Tinggi ttan Sisten hateksinya F*da Area tiI Pm*minc...

g Anti Rec'ycie l'iwer { ART )

Saat kontair Ma i NO i pada cabang V menutup i motor sC 3 fasa sedang bekerja i,

DI
arus mefiget ergized koii Y {ian C dan motor ttmer Mi cabang V i bekerja untuk:

EN
menggerakkan sistem mekanik fimer sehingga posisi NC 'berubah ke NO sesuai

wakru ser paint yang iiiientukan. Karena koii Y energizeri maka kontak Y

er US 3 - FF
i catrang
V i menutup dan kontak Y i cabang i ) membuira.

n K O 15 E
Ketika motor AC 3 fasa berhenti karena dr stop atau trip Earcna gangguan, koii Y

ra TR 6. IM
dan C masih ai$if karena ada k*ntak Y( eabang V ) sebagai h*iriing system.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Seiama motor AC 3 fasa berhenii, tirner akan bergerak menuju niiai set point.
La L 06 HA

tek
A
Sebeium set painr tersebut tercapai, motor AC 3 fasa tidak dapat dijaiankan karena

kontak Y 1 cabang i i masih terbuka.


UL

Fungsi sistem ART ini aciaiah untuk meneegah pengulangail sf€rf mator AC 3 fasa
AN

sebelum wakiuny4 hai iersebut berkaitan dengan suhu motcr yang iinggr atau jika
ja
QM

terjacii gangguan sehingga butuh penanganan dahuiu sebeium fi1en-stsrtkembaii.

Patacabang i, tertuii s " cxtstomer start i stap cireuit " , maksudnya rangiratan stnrt-
LU

stap - nya terserah kepaeia masing-masing pengguna. Di Fertamina -UP IV Cilacap


E

menggunakan bentuk rangkaian stnrt-stap sebagai berikut ;

Gambar 5-5S : Start-Stop Circuit

fu** I

lt i
Laporan Kojn Ftaktek Agustus - September Z$As di Pexamina AP fit Cilaenp
6AMg*r s-rt t kr*o\ <\,6W' lvkfo.. T,J,ftF; \zsD &.rot\?
Cqe*,

I
A
,IAN

D
EN
lrYteryP .

I cv*wvnort
ertr*
i
I

er US 3 - FF
I

n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
). (tz)" ,'
t
UL

A rYZorc* lYP ?/**7

ISz \rK
AN

lGr
\
N li IN
ja
.t
I

\\
lnt I

lr
QM

Sf aR"4
\t {M
I

$ts ffi
/oO S4.yrR /o/
\\ N
s lrr
7
'.,1
2,sow,

\ i\ $lx a6) W f
4
LU

l;Itr \lt
E

lrr 42

lt. IN -f.)\'-
tj.vrt-

IL t
lr. o
t._Y n
-N

l* / ,7/
^DlI tr
N
lo\
I
ln
$

H
lttr F/. l+
-4
'
-lF
{Ifr<t? rtt?
-{F- tQ.a?
--$ @*.-
;iF,..-?'1
-----------
I '
,?tuv
-sl
-rn
l /rcJI
.@ -.
' t+16
. 1.l
t-l
3 :
t%
+4 ^'*
w"M ryPf L- 1rr*rr-no.zr*
',
, {.l

t*ti /t,fa.dP ,rc &6or*rf


-3p._

?)-', {-rl}"A
\-/ ft/
,vt? I S,
Bab Y ' Kan*ei Matar incinksi Tegangan fros3 ttorn Sistem kateiisinya Fade Area ni pe*amins.-....

v,1? rQ-i$il$ $
Seiring riengan iremajuan tehnoiogi {ii bidang prsreiisi sisrenr, penggunaan

DI
petaiatan proteksi yang ircrsifat konvensionai muiai beraiih pafupenggunaan pera
iatan

EN
modern ciengan kemarnpuan eian keteiitian yang iebih baik. fQ-iuug ii- merupakan
saiah

satu conioh dari aiat proteksi modern yang di daiamnya ierd apat komponen-komponen

er US 3 - FF
eleirtronika. Aiat ini prociuksi " it'estmgitouse Eiec*ic Carporatian-JSA .. yang

n K O 15 E
pengembangannya khusus eiiiakukan oieh Eiectytcai Components Dwiston. paaa

gambar 5-52 iarnpak bentuk


ra TR 6. IM
fisik fe-i000 il.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Gambar 5-52 : iQ-iiiii$ ii
La L 06 HA

tek
A
@
UL

W6.
n: I 0f'l t
O ','
Q a*-
i4)
AN

L-:
ja
r
QM

C P'olc.tbn

O P,q,m

Slca 0o*

ttr;l D B
LU

IQ-IOU0 fi aciaiah aiat yang {iigunakan untuk tujuan mator pr*tection system

yang sapat diapiikasikan pada motor AC 3 fasa, 5S i 50 iiz baik uniuk tegangan rendah,

menengah, maupun tegangan tinggi" Dengan memantau besarnya arus motor AC 3 fasa

aiat ini dapat mencieteksi gangguan pada motor. Suatu ai.at yang disebut Resrstunce

Temperature {}evice ( RTD } terkaciang juga dibutuhkan se'bagai tambairan waiaupun

tidak muiiak diperiukan. Fungsi RTD adaiah memonitor besarnya suhu stator motor,

ttv
Lapornn Kujn Prsktek Agastas - September 2000 di Peaaminn Uf ill" C;tn"tp
Bsb Y. Kon*al lviatar induissi Tegangan Tinggi Dtsn Sistem Frateirsinya psda Aren 0r pertsmin&......

kemuiiian sinyai suhu ini akan dikirim ke iQ-10S0 ii. Kombinasi antara sinyal arus dan

sinyai suhu yang diterirna iniiah yang dijadikan dasar ice{a oieir iQ-igug ii" jika

DI
keduanya atau saiah safu parameter tersebut besanrya rneiampaui niiai yang ditetapiran.

EN
maka I+i000 17 akan trip.

Gambar 5-53 : Resistance Temperature Device i RTs i

er US 3 - FF
o c

n K O 15 E
@ Westlngfiouse

ra TR 6. IM
UNIVERSAL
RTD MODULE

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
rROH AC
SUPPLY LINT lo coH
DAIA
o
TO
La L 06 HA
f
I J)- o l0-1000 II
srnooe

tek
I
I
a
I
t'ol. a l-ac - f2 6

A
/ (*on-ru^*r", a
I CiRRYINC
\
CNO
Ntu-
o
ll,n
o l-AcNr
1,,
ru\{r
r- o
o
o I -rs
o lr_-l o,*, itw2
fs o
l:: f-
o I

I,t-
UL

1
s
a JI
il],o, '"-
"*o ltwJ# -^
ls
@

@
o
o
a zg I t0
o
E-11 a
a
#1,,, ,,rro
I 1?
AN

o
o zsl l-:
1J
o
o |,{\i5# .o
*--i I rs
ja
o uu, o
@
zrl c*D 16
o
1t-
o
a
#--1*", f-
QM

l-
-

r{r{6 @
@

a
zol o

@ o
LU

Aiat tambahan iainnya, seiain ftTD" aciaiah PONI \ Product Operated jVetwork
E

lnrerTace,l yaitu suaiu aiat komunikasi yang iiapat dipasang iii bagian beiakang rQ-iS00

ii. Fungsinya unfui{ menghubungifin iQ-i000 iI dengan Locai Area Netwark setempat

sehingga bisa dikontroi dan dipantau , meiaiui kornputer i iihat gambar i-54 i

izfr
inpor*n Kerja fualttek Agastus - September 2B0o rii Fertemine {iP ft- Cilaerp
Bab v ' Kantral *iotar Inei:airsi Tegengan Tinggi Err,n Sistem fu*eksinya pada Are* $I pe*smrrrn......

Gambar 5-54 :

DI
EN
er US 3 - FF
n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
Gambar i55 ; Panei Beiakang IQ-iS$ii ii
UL

Conhunlcq tloog
Po. t
AN

frber-Opttc
Connec tor
ja
?2 vr.r^o to
?l crn bptro"
QM

l9
-

4-40 hA 0UTPUI a
IB ALARH
t7
I
l6
TRANST Tl0r{ a nDlntrD I5 AUX IRIP
t?0\1./e40v AUT0 si'- DDDDDDD 14

CARTH 6RDUIiO DNDDDDD t3


Rtr'10TE C{lr'1r1c'r DnD!!tr[ 1A IRIP
tl
LU

Iif U I RA'-
IIDDDDD!
RIHOTT INPUT
RTHOTE COMHCii
h,'c saouENct
nnDln[tr
E

iQ-i00fi ii memiiiki 52 fasiiitas ( fungsi i proteksi" tiimana keseiuruhannya

dapat dikeiompoh*an ciaiam 4 kategori urama, yairu :

(a) Ai*rm reitry c{}ndiifion seftings

Akan menutup ( bekerla ) pada kondisi arus motor atau suhu stator yang iebiir

besar iiariparia sei poinis. Alo,rm ini hanya bersifai peringat*fi, seriangkan kerja

motor tidak terganggu oieh aktifnya Ltiarffi tni,

inporrn Kojo fuahtek Agustus - September Ztthtt ,it f"n"m;"" UWI,- Citu*p
B&h y ' Konttot i*iotar rnciuksi Tegange* Tinggi Dan Sistem Pr*e1esinya pad*Area gr pexarninfl......

p) Trip rei4t canriitian settifig.s

akan ffienutup atau membuka jika kondisi anrs motor atau suhu staror

meiampaui kondisi normai yang teiah cii se/-

DI
ici Auxifiary trip ref ay condition settings

EN
Reiai ini dapai diubah posisinya sesuai kondisi yang diinginkan seperti unruk

er US 3 - FF
ixs i uni ane $zss {} v-€r currerii.

{tt}

n K O 15 E
Spectitc apiicatton-reiated rnformatton

Memasuickan ciata-iftata, seperti rasio CT atau frekuensi eiari sumber


tegangan

ra TR 6. IM
AC, yang iiibutuirkan oieh iQ-i000 ii untuk memonitor kerja moror.

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Perhatikan ganrbar 5-55. Di sana tarnpak panei-pani bagian beiakang
La L 06 HA
ie-lg*6 ii,

tek
A
sebagai berikut .

- Terminal 2+ dan 25 sebagai sinyal output 4 * ZA mA.


UL

- Terminai i ,2, flan 3 <iisediakan untuk akses ke Tr*nsitian Rei*y's Contact.


AN

- Tenninai 4 dan ? menerinra input regangan AC konrroi.


ja
QM

- Terminai 5 sebagai chassis ground. Sambungan sesara iangsung harus diiakukan

antara terminai 5 cian main grounri bas agw operasinya iebih baik.
LU

- Terrninai 5 dapat oijumper dengan ierminai g sebagai cammon aC neutral urrtuk


E

i )

terminai I dan iS.


Terminai I digunakan dengan remote trtp I reset Junctton.
Terminai lt-t eiigrrnakan sebagai incompiete sequence report-bacftJunction.

Terrninai i i- 23 disediakan untuk trip, a*riiiary trip dan aiarftr reigy's cont{tfi.

Penghubungjibre aptic digunairan untuk menghubungkan RTD mariuie

i'z'z
Lapar*n Krrjn hakteklgus*rs - Septertber Ztts$ di p@
Bfi* ,', Kantrat Matar Indaksi Tegangan Tinggi Itan Sistem F:ateiisinya Facia Area gi Pertwninn......

ea*rmwricstians parr dugunakan uilruk menghubungkan F0i.ii cot?trrtlnlic*tian

carri.

I
Terrninai CT eiigunakan untuk menghubungkan trafo arus.

D
EN
Tabei 5-i i memperiihatkan spesifikasi IQ-i000 iI :

Tabei 5-1i : Spesifikasi iQ-iffiS II

er US 3 - FF
n K O 15 E
lnput Supply
Requlrenrents:
ra TR 6. IM
12O or 240 V AC
(+15"/", -3O%)
Operating
Temperature:
0" to 70'C
(32' to 158"F)

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Storage -20" to 85'C
La L 06 HA
Frequency: 50 or 60 Hz

tek
(software selectable) Temperature: (-4" to 185'F)

A
Power lQ-1000 ll = 12 VA Humldity: 0 to 95%
RTD Modulc Option = 6 VA (noncondensing)
UL

PONI Card=1VA
lQ-1000 il Height = 10.25 in. (26.04 cm)
Dimensions: Width = 6.72 in. (17.0 cm)
AN

Romote lnput 2.0 VA at 120 VAC Depth = 3.20 in. (8.1 3 cm)
Rating: 4.Bg in' (12.42 cm)
ja
with PONI
QM

5.55 in. (14'10 cm)


-

Contact
Output 10 A at 240 VAC Resistive with RTD Module
Rating: 10 A at 30 VDC Resistive 6.75 in. (17'15 cm)
with RTD Module and
LU

PONI
Output
t4-20 mA Maximum load resistance
Rating:
E

=1KOhm T lbs
Shipping
Weight: (15.4 kg)

Current
Transformer 0.003 vA
Burden:

i2i
Sepember 2$$$ iii Pettsmina UP iV Ciiaeap
i
I
1

b Bsb Y. Kon*at friasar iariaksi Tegangan Tingg; ilen insrern ftatef;sinyr- Fada Arw uI Fensminc......
l
t"-
l

l
)

Gambar 5-56 memperiihatkan hagaimana iQ-i0it# Ii, anrara itsrdware dan

soitware, beke{a sama mengontrol, memonitor, dan memprotei< motor. Fenjeiasan

DI
tentang ini bisa dibagi menladi 3 kategon utama :

EN
- Sensirzg inpul

- Fungsi proieksi

er US 3 - FF
- Fungsi penguicuran

n K O 15 E
Gambar As{i : Koordinasi lQ-lffi n

ra TR 6. IM

ak I
TTI
po EK 2.9 K

Pr KT

II
HA]N CDNTACTOR
TOIHPACC \
TWK
Hf
(5H
>-
;1
La L 06 HA
xxl

tek
A
I0-1000 II I

)
UL
AN

ja
QM

-
LU

V.iZ,i Sensiag Input


E

Lihat gambar 5-56. iQ-1000 ii menerima sinyal arus motor dari 3 buah CT yang

terpisah, masing-masing mengirimkan arus i fasa dari saiuran AC yang menuju rnstor.
iika ground fauit currenf transformer juga digunakan, maka i'+10u$ iI airan

memonitor besanrya arus ground Tault dan membandingkannya dengan harga set point.

iika RTE digunakan daiam sistem iersebui, iQ-i0$il H akan mendeteksi besarnya

temperatw pada beiitan stator motor.

i24
F*. Laporan Kujn hahtek Agastttf, - Septembr 2t10CI di Penamina UP IY Citaetp
Beb V. K&ntrrll &iatar iniiaksi Tegangaa Tinggi fran Sistem Proteirsinye F*ia Area t I Peftamina......

V.L2,2 Fungsi Froiek$i

Yang dimaksud iungsi proteksi adaiah kemampuan iQ-i000 ii untuk nlemantau

I
konriisi motor saat beroperasi, misainya kondisi anrs tian temperafur. Saat konciisi-

D
EN
-bairkan
kaneiisi tersebut melebihi niiai set paint, akan eiiisyaratkan oieh aiarm, kaiau

periu iangsung trip. Keiiua konriisi ini memiiiki firngsi-frrngsi sebagai berikut

er US 3 - FF
.

ff Konriisi rsiarrn akan rnefigenergizeri ai.arnt reiqv dari iQ-iOSS ii.

n K O 15 E
€r Kondisi trrp aQan menonairtifran motor dengan energtzmg atau deenergtzrng trtP

reiay.
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT
.r

II
Kondisi cwiiiary trip akan energizing atau deenergizing *uxiii*ry trip rei*y.
La L 06 HA

tek
Kondisi ini iiiprogram oieh pemakai dan mempunyai fasiiitas-fasiiitas

A
:

r instcnt*rreaus $vefcufrent
UL

r I?T
. Grounri lauit
. iam
AN

I Underir;ad
ja
. luiotor afid lod{i bearing ternpernture
QM

i
-

Winriing teftrpersttre
. Phase reversai

.o ii
LU

Saat kondisi trip twja{ii, iQ-i000 akan menyimpan hasii-hasii pengukuran dari
E

parametef-parameter yang ada seperti arus motor, temperatur, dii.

V.12"3 Fungsi P*ngukuran

h{aksuiinya adaiah bairwa iQ-itt00 iI memiiiirj kernampuan untuk mengirirung

dan menampiikan niiai-niiai tersebut dengan memonitor karairteristil'nya, antara iain

m*iar current ievei, RTD te*xperaiure" dll.

125

@ Agustas - Sqtember Ztt$$ crt Pexsrnina UP ir- Ciieeep


Bnb V. Kontrol iufotor ind*ksi Tegangan linggi San,$isren Ftote&sinya Ftda Area fil Pefran irrfi.,,..,

V.I2.4 Aplikani IQ-iiiSO n


Sub bab ini airan rtenjeiasican macam-macam lremampuan cian karairteristik

I
kontrol iQ-i000 n. ini

D
informasi sangat penting untuk ciapat memahami dan

EN
mengapiikasikannya eii iapangan. Kemampuanicemampuan tersebut antara lain :

er US 3 - FF
V.12,4.i Proteksi Motor

n K O 15 E
fQ-iu00 II rneiin,iungt kerja Rlotor, st$rter, dan beban dengan aara sebagai
berikut :

ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
* Froteksi beban iebih
La L 06 HA
+ Proteksi temperatur iebih

tek
+

A
Praieksi instsntaneaus aver Eurrent
? Proteksi ground fauir
t Proteksi pltase reversai
UL

+ Msmonitor motor bearrng temperature


t Proteksi kondisiyam
+
AN

Froteksi underiocei
i Memonitor ioad bearing temperature
ja
+ Froieksi incampiete sequence
QM

-
LU

Prqtpksi.Bpban Lebih Tatpa,RTD : kemampuan proteksi beban lebih motor


E

diiakukan dengan cara memantau temperatur rotor yang didasarkan pada jumlah anrs

yang masuk ke motor. Jiha tidak menggunakan RTD, iQ-i000 Ii akan memerintahkan
reiai untuk trip saat ievel arus rata-rata dari ketiga fasanya meiebihi batas perintah rrrp

Aiarm yang duput tiiproEam akan menglsyarutnan kepada pemakai ketika kondisinya

antara 607o - i0t]?ir eiari keeencierungan trntuk trip.

Set poinr tiari overioari trip dii*ntukan sebagai niiai maksimum oieh i+i000 ii yang

dapat ditransfomrasikan ke rotor. Motor tidak dapat diaktifkan kembaii sampai

i26
Beb v ' Kon'r.al Matar Induksi Tegangan Tinggi Dsn Sistem hateksinya padq Ares gl pertantina......

temperatur rotornya turun atau iebih reneiah dan aiarffi ievei ser pointyang cii masuLtan

ke dalam I2T a{arm level funcfion.

I
-v-ariabei

D
yang digunakan adaiah arus urutan positif eian negatif
i ir & Iz i motor serta

EN
waktu- Data-data ini akan dipertirnbangkan sebagai cunent
Jeeciback dari motor. Seiain

iiu juga acia konsiania tambahan yang disimpan tiaiam nteffiary, sepeni FLA, LRC, sraii

er US 3 - FF
time oan uitimate trip.

n K O 15 E
i Bqban Lebih Dengan R"TD . data-data mengenai temperafur eii elapat

ra TR 6. IM
dengan menggunakan RTD yang eiipasang -bersama dengan IQ-1000 II. hroteksi motor

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
ini riiiakukan meiaiui 2 carc:
La L 06 HA

tek
ii. Membanciingkan hasii pengukuran temperatur treiitan dengan progrfrstrneci trip

A
temperature. Cata ini akan memberikan set .ftxed trrp point yang diciasarkan pada
UL

kondisi aktuai dan tingkat pemanasan serta pendinginan pada beiitan stator.
AN

2i. Temperatur beiitan RTD { saat dikombinasikan dengan anrs uruian posiiif r' negaiif
ja
motor dan I2T algarithm untuk proteksi motor ) bekerjasama dengan pendinginan
QM

rotor yang mengacu pada temperatur aktuai ciari belitan stator.


LU

Variabei-varia-bei input di bawah ini juga ciiperiukan oieh IQ-i000 II jika RTD
E

digunakan :

i lArus urutan positir ( Ir i

) ilerus urutan negatif ( Iz I unbaianced current


i
i nWaktu

i LiTemperatur beiitan stator

l t!
L.{- t
Laporun Koju Praktek Agustas - September hit0it di Pefiamina iiP IY Ciiacnp
B&& y . Kontroi fiiator Indr**si Tegangan Tingpi fran Sistem hateksinya Puria Area AI Fe*aminc------

Daia-data ini akan diperiinrbangkan sebagai feedb*ck dari moior. Konstanta-konstanta

moror yang iain juga diperiukan sebagi tambahan informasi bagi iQ-i000 iI, sepeni

I
FLA, LR.C, stali time, uittmate trtp, batasan tnp temperatur irciitan.

D
EN
Kurva Prpteksi '. motor protection cltrves didefinisikan sebagai icurva waictu

ierhadap arus moror untuk apiikasi iQ-i000 ii baik inr safiware, harciwcre, &an niiai .cer

er US 3 - FF
point yang diprogram ( iihat gambar 5-57 ). Itieainya, bentuk irurva ini diietairi<an

n K O 15 E
sedekat mungkin dengan motor tiamage curve kemudian melewati penggunaan

ra TR 6. IM
maksimum ciari motor sebeium terjacii kerusakan. fuiotor damage curve adalah titik di

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
antar arus motor dan waktu dimana ierjadi kerusakan yang disebabkan oieh suhu.
La L 06 HA

tek
Ketika icurva waktu terhadap arus motor meiebihi tiamage cutrye, konciisi trip akan

A
terjacii, cian motor berhenti bekerja. Secara otomatis, iQ-i000 ii akan menganaiisa
UL

motor pratection curve untuk apiikasi ichusus setelah parameter-parameter se-bagai


AN

berikut dimasukkan : FLA rcting,LRc, staii time, dan uitimate time.


ja
Funssi i,ry{tantanqous Over.Curfertt .( TOC \ : iihat gambar 5'57. iOC set point
QM

yang digunakan aeiaiah i2 kaii lebih besar dari FLa ( 120u06 x FLa ). Secara umufil,
LU

IOC set poinl untuk seiuruh apiikasi minimal adaiah 1,6 kaii lebih besar cian LRC (
E

lacked-rotor current). Ranng uniuk im set painr aniara3OO -_ i6S0 Va dati FLA'

iOC start rieiay memiiiki harga rninimai 1 cycie unnrk mendeteksi kondisi. Rating start

rieiay eiari i -2A aC itne qtcies-

Fwngsi Lqckeri-Rotof, : pada gam-bar 5-57 teriihat iockeri-rotar current set point

adaiah 6,i kaii ( 610 % ) F*LA dan teriihai juga iocked-roror staii time set point.

stctii time saat


Seiuruh kurva daiam gambar 5-5? didasarkan pada maksimum allowabte

coiri start. Karena IQ-1000 II menggunakan operattng current dan operating ttme datr

i'28
2900 di Pertamina AP IY CilaeaP
'n
Bab v . Kontrai *{ator Indaiwi Tegangan Tinggi Eran Sistem FTote*sinye Pada Area ttI Pertamixa......

motor, maka tidakiah psnting uniuk memprogramnya saai hat stcrt. Unit ini, secara

otomatis, akan mempertimbangkan apakah menggunaican hot atau coiri start waiaupun

DI
iockeri-rotor set point seharusnya di set untuk coicl star.

EN
Utimate ,Trip ', set point dan uitimate trip Junction adaiah harga anrs yang

paling rendah dari motor yang rusak karena over tirne. iika motor tersebut memiiiki

er US 3 - FF
servicefactor ( SF ) > i00?i), aitimate *ip ievei oapat dinaikkan secara benahap. SF:

n K O 15 E
i,25 riapat digunakan dengan uittmate trip ievei sebesar i25%.

ra TR 6. IM
lgngsi Underioad : ketika motor berputar, berkuransnya besar aRrs seeara

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
menciariak menandakan adanya suatu ketidaknormaian. iika arusnya berkurang di
La L 06 HA

tek
bawah gan uneierloari aiarm set poinr, kondisi alarm tetap.Tetapi jika arus tersebut

A
berada di bawah underioad trip levei, maka reiai akan trip dan motor berhenti.
UL

'beban
Underioad protection adaiah proteksi terhaciap konciisi yang iebih renciah
AN

daripada beban minimum yang diiayani. Biasanya, digunakan saat ierjadi masaiah-
ja
masaiah paaa sistem mekanik, misainya blockedflow pada poffipa, ioss o1 back pressure
QM

pacia pompa: atau rusaknya rinve beit. Fasilitas start yang dapat diprogram diseciiakan
LU

unhrk mengunci fungsi unrierioad ketika motor tanpa beban meiakukan startirzg untuk
E

mencegah nuis*nce tripping. Seiiangk&n run rieiay berguna pacia apiikasi dimana motsr

riioperasikan unrier iight laad untuk periode wairtu yang singkat seperii convev€r

sysiem.

Fungsi /,sry : saat motor berputar, jika ievef arus meie-bihi niiai set point yafig

dimasukAan untuk jam trip ievei,reiai akan rrip. Lihai gambar 5-58, iam trip set poirit

sebesar i8S% dari FLA. Penggunaan alarrnjuga dapat eiiprogram untuk iungsi jslrr.

t!9
taoir*n Kerjc Frsktek Agustas - September 20t u di Penamins UP IV Giacrp
Eab i'- ' Kenf.ei *iator indairsi Tegrng*n Tinggi Etan Sistem fuateksinya pad,'
Area #i Fenaminn......

Dikatakan <iaiam kondisiian, jika motcr yang sedang berputar


berhenti secara iiba-iiba
karena atia gangguan"

I
Efek Temperatur : proteksi rnotor berhubungan

D
secara langsung dengan

EN
temperatur rotor. Jika modui RTD fi{iak ciigunakan, IQ-I000
II akan menganggap
temperatur iingkungan sekitarnya aeiaiah 4u o C Dan temperatur sekitar y-ang

er US 3 - FF
sebenarnya, tiriak rnemberikan eiek apapun kepada starttng
ataupun runnmg motor

n K O 15 E
yang tiiproteksi' Karena ituiah, pa{ia apiikasi di lapangan
faktor ini periu dijariikan

ra TR 6. IM
pertimbangan jika temperaiur iingkungan iebih tinggi sehingga
dapat dianiisipasi, Soiusi

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
terbaik ariaiah memakai RTD moriaie. Tanpa RTD, iQ-iO0S Ii akan menganaiisa arus
La L 06 HA

tek
A
cian waktu, ssria mengubahnya untuk dianaiisa bersama dengan suhu stator
i rotor.

- untuk rnengiiustrasikan proteksi yang


UL

diiakukan oieh iQ-i0cc II, di bawah ini diperiihatkan kurva proieksi motor
ie-1000 ii
AN

tanpa RTT i gambar 5-ig i cian ciengan RTD moduie i gamirar 5-60 i.
ja
QM

Data-data set pornt yang ciigunakanpaaacontoh di atas aciaiah sebagai


-

berikut :

+ TOC : i2 xFLA
-ir LRC : 6,i x FLA
LU

d:t iulaximum ailowabie stal{ time


: 15 detik, coltf start
+ Uittmate trip ievei
E

. iOOoto x FLa
+ Snn cycie set : paiia iS detik
+ il4atar running : tiibebani eA% x FLe
.;' Unrierioud protecttan sef p*int : 6$mx FLa
+ iam protection,functions : i 80?ir x FLA uniuk deiay i iieiik

Ground F{ruit Pratectton ,i. ffiF \ : fungsi GFF pacia fQ-iu$S Ii diiakukan

eiengan membatasi tingkat kebocoran arus


{ ieainge curcent ieveis ). Fenggunaan firngsi
ini sangat erat hubungannya iiengan graunderi system. sehingga untuk ungr*unded

Laporan &erla Prakteie Agxstus Septem


-
&tb V . Kan*al F*fstar i*duksi Feganga n Tinggi ttsn Sistem hoteksinya Parin Ares ai Pe*smina......

.ivstent ftingsi ini tidak dapat digunakan. Fungsi GFP membuiuhkan graurtd S*uir i ;era

sequence ) transJorrner yang riipasang pacia graunded system dengan sisi sekunrier dari

DI
mLtin pat$er transformsr yang dihubungkan ke motor riaiam rangkaian urye { bintang i

EN
yang digroundkan. Grounri Jauit transjbrmer yang ciigunakan harus memiiiki rasio CT
ilr

sebesar 5S : 5 agar iQ- i 000 ii ciapai membaca tingkat gr*unri.i*ait curcerrt sec&t& tepai"

er US 3 - FF
M&
ir
:1

:ffi1

n K O 15 E
Frffi

ra TR 6. IM
.

ro

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
M
La L 06 HA
I

tek
I

t*

A
UL

h"
AN

hs
ja
QM

Wtr

,t
*
LU

#
t
E

#,
t
t
t

rsh

ffi'

tJt
lt,lr'd.* Laporan Kerju Prshteii Agnstus * September l&ua di Pertaminn AF IY Ciiaeap
Eao V. Eelry.trai fufator Induksi Tegnngxn l;nggi Etsn Sistem&ore*siny a Faris Area gi Ferttnrina..."..

Gambar $-57 : PIotor Frotecrion Curve

DI
EN
Ultimate

er US 3 - FF
lrip b8sed
on o/o ot
f ull-load

n K O 15 E
arnps
(100o/o
shown)

ra TR 6. IM It4axinrum
allovrable

ak I
stall time
po EK 2.9 K

Pr KT

II
(30 sec.
La L 06 HA
l2T curves cold start)

tek
flhese are a (15 sec.

A
combination 1o cold start)
of lr and ta I ('10 sec.
motor 6
cold start)
UL

currents.) (5 sec.
cold start)
Based
AN

upcn
locked
ja
rotor
current of
QM

6.1 times
full-load
amps
LU

lnstantaneous
o overcurrent
E
set at
5 12 times
o full-load
E
'F
amps

lnstantaneous )

overcurrent I

start I

delaY I

sot for l

1 cycle
(1 cycle =
inhererrt delay)

multiples of full-load amps B 10

Lap*ran Kerja *aktek Agustus - Septentber 2a0fi di Pertnmina UP i*'- Ciiaeap


Bab Y ' Kantroi fuiatar Indsksi Tegangen Flnggf Dan Sistem fuateksinye pads Area tli pe*aminn-.....

Gambar 5-5* : ian Fraiection Curye

DI
EN
Underload trip 1 000
level (in o/o

er US 3 - FF
full-load
amperes)
500

n K O 15 E
Delay time
300
determined by
underload run 200

ra TR 6. IM
delay funclion

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
t

A
-o
8

UL

o
E
i=
AN

10;
ja
Underload
trip function 8: ,.
.; t-
QM

not active 6i
during underload
start delay
function.
LU

12 46 B 10
multiples of full-load amperes ---->

lJJ
Laparnn Kerja Praktek Agarrns - September 2utt0 di Perrlamina i;-F IY Cilarerp
Bsb ii ' Kanffoi idator induksi Tegaxgan Tinggi
Et*n sistem fuote*sinya pada Area tti pertsmina......

Gamhar s-sg : Mstor Frstection currye Tanpa RT$


1 000

Ultimate trip

I
level: 100o/o

D
Underload X = l.rt,
trip level
- full-load amperes
_r i t_l-

EN
full-load
6C'ozo
llti Note. I is a
ar.nperes.
llii
r-t-f-f-
combination of
positive (11)
Underload run

er US 3 - FF
and negative
delay. 5 sec. (12) sequence
motor currents.

n K O 15 E
Motor rt'rning
with loao

ra TR 6. IM h,'Iax. ailow.
locked-rotor

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
amperes:
6.1 times
La L 06 HA
full-load amperes

tek
A
10 Stall time:
Underload
starl delay B 15 sec.
20 sec. 6
UL

ot,
AN

ja
2
QM

Jam trip level:


1800/o futt-load
amperes
LU

Jam start delay:


15 sec.
E

lnstantaneous
II overcurrent:
I 12 times
| .1
full-load amp€rss
C)
o
U)

{,C .05
lnstantaneous
q) overcurrent
E starl delay
'z
set for 1 cycle
Motor starting
cu rrent (locked-rotol 02
condition)
6.1 times
full-load amps
.5
multiples of full-loaO amperes
Laparan Keria k*ktek Agu.sfirs - Septemb*
B*it ii - Kontrai Mator Inei*ksi Teg*ngan Tinggi Itan Sistem fuote*sinya FffiiaAre* $I pertamxa......

Gambar 5-6ti I Siotor Fratection Curve liengan RTD


1 000
Stator temPerature Rotor algorithm Protection
X = lrtt,
measured directlY. trip curve shifts left and
t
right dePending uPon

I
500 t -/.
lr, measured stator temPerature.

D
Stator winding
temPerature 558.15
(2)'

EN
=+

(trip) function 300


Note: I is a
is set point. = 139.5 combination of
200
positive (1,)
Underload

er US 3 - FF
and negative
triP level:
(lr) sequence
60% full-load
motor currents.
amperes.-

n K O 15 E
Motor running
with load
Max. allow.

ra TR 6. IM
Underload run
delay: 5 sec. locked-rotor
with load amperes:

ak I
po EK 2.9 K
6.1 times

Pr KT

II
full-load amperes
La L 06 HA

tek
Underload start Stall time:

A
10
delay: 20 sec. 15 sec
B

6 = (6.1)'(1 5)
UL

= 5u8.15
lnstantaneous j. i
overcurrent I
AN

12 times I I
ja
Jam trip level: amperes
QM

190o/o full-load
amperes

Jam start delay:


558.15
=--
LU

15 sec.
(12)'
E

= 3.88 seQ

+
-}
()
o
a
.5
c)
E
.F

Motor starting lnstantaneous


current (locked overcurrent
rotor) 6.1 times start delaY
full-load amps. set for
1 cycle delaY.

multiples of lull-load amPS 6 B 10


-Fo>- i35
Laparan Kerie Fraktek;igur*s - September 2$$g tii Pertsmin* UP I*'- Ciiaeap
Bni' ,i , Ksntrai &fotor I*d*ksi Tegangen Tinggi Itan Sistem k*eksinys Psd* Area ui Pefr*mins......

V.i2.5 *iotor Cycie Moniioring

Mengacu kepada kenrampuan dan fasiiitas iQ-tSS0 ii yang teiah tiisebutkan di

I
fQ-i000 iI tidak iangsung juga memantau normal

D
atns, dapat ciikatakan bahwa secara

EN
operation motar. lrJormai operatian rnofor dibagi 3 periode, yaitu start periode, run

periotie, dan stop periode. Sama scpeni penjelasan sebsiumnya, pemantauan narffiai

er US 3 - FF
aperation rnotar ini juga menggunakan bantuan besaran arus sebagai reierensinya.

n K O 15 E
Namun, pemantauan ini ti{iak bisa iangsung mempengaruhi kerja kontaicor rnotor

kecuaii
ra TR 6. IM
jika transition reia,v eii$makan untuk mereeiuksi tegangan sffirting atau trip

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
reiay atau auxiiiary rrip relai digunakan sebagai pemuius daya saat terjadi gangguan.
La L 06 HA

tek
Gambar s-oi memperiihatkan grafik start, run , da* st*p peride motor.

A
Gambar Adi : Grafik Operasi ftlotor
UL

CURRENT IN
% OF FLA
AN

ja
QM

-
LU

TRANSITION
E

POINT

PFIOGRAMMED
TRANSITION
CURRENT
LEVEL
CONTACTOR
CLOSES

30%
//
OF FLA
-J
TIiVIE

I cvcr-e
srop I RUN ___a I srop i

1-
I
START
CYCLE
b-l <-----
I
,,\\.,..r E
UIIJLtr cycLE
TFANSITIOI{
i-..-
TRANSITION RELAY
RELAY
OPEI.IS
CLOSES

tJs
[', Lapornn Ke$a Frs*tek Agustns - Septemher Zttos di Fenamins AF IV Ciiaeap

i
B** V ' Kantroi &iotor Indafrsi Tegnngan Tinggi frsn Sistem.ftorefrsiny * Fads Area *r Fe*sminc.....-

A. SIan Ppriocie
i{ubungan &ntate iQ-iSO$ ii dan arus mstor seiama periorie srert diperliiratkan

I
i. Periode

D
pada gambar 5-6 start ini ditandai dengan an$ moror yang meiampaui i0?;

EN
dari FLA set painr, anggap motor ti{iak dalam kondisi trip. Pada saat itu teriihat tuiisan

"START" paria iayar tiispiay dan transition timer dimuiai. Lama waftfu dari timer

er US 3 - FF
ditentukan oieh nrator start transitian tirne set paiw. iQ-i0$S ii akan rnengaiami masa

n K O 15 E
transisi ketika arus muiai bergerak turun menuju transttton set paint ievel. Jika masa

ra TR 6. IM
fiansisi ini ticiak terlaksana sebeiurn mencapai transition time,IQ-i000 II akan trip. Saat

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
,stttrt dimuiai stnrt rieioy timers akan akiii fungsiny a adal{nsebagai :
La L 06 HA

tek
i iOC start' deiay timer

A
+ Jam start rieiay timer
UL

t Underioari start deiay timer


AN

ja
B.
QM

Run Ferioiie

Seteiair masa transisi teriewati, run perioiie iiimuiai dan berianjut sampai rnotor
LU

current ievel turun di bawah 5 ?o dari fLA set potnt { saat stap periode i rian iQ-i0u0 ii
E

ke posisi *READY". Periode f,un adalah konciisi normai operiltian rn$tor. Fungsi

proteksi yang diiahukan sleh run rieiay akan ahtif pada kondisi ini seieiah sfarf riei*y

terlampaui. Fungsi utama dari run deiay yaitu unruk mencegah nuisance *ipping,

sebagai berikut .

- Grounrifaait run deiuy timer


- Jam.run dei*y tirner
- Underlasci run deiay iimer
- Phase unbaiance aiarm run deiay trmer
Perhatiican bahwa run rielay akan aidif hanya seteiah fungsi start rieioy riiiewari.

IJI
Laparan Kerjn F:aktek Agastas - Septentber 2$0i] tli Pe*s.min* {iP IY Citaeap
fuh f/ ' K*ntnsi Matar In&tir*i Tegangan Tinggi fran Sistem hate*sinya Fali*Arce Bi Feframjna......

C. $top PEriode

Saat Tnatar current ievel beraria rii bawah 5 % eiari FLA set point, stopperioeie

DI
ciimuiai cian iQ-1000 II daiam kondisi program motie, ready mocie, ntazr trtp rnode.

EN
?-6 Femasangan Sambungan Kabei

er US 3 - FF
1,'-.1

Perencanaan pemasangan sambungan kabei akan menunjukkan interkoneksi

n K O 15 E
aRtara fQ-iCO0 II dan tnotor yang bersangkutan. Iniormasi pada sub bab ini amat

ra TR 6. IM
penting cian sangat dibutuirkan oieir para enjinir yang bertugas eiaiam peruncangan

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
insiaiasi iQ-i000 ii" Seiuruh kabei yang eiigunakan harus sesuai dengan N*rianci
La L 06 HA

tek
Eiectricai

A
C.ode atau koiie ioi<ai $etempat. Saiah satu contoh sederhana rangkaian ie-
i000 iI ciitunjukkan oieh gambar j-62.
UL
AN

T3
ja
TO MOTOR
T2 OR
LOAD OEVICE
QM

UIiDER CONTR(
-
LU

lQ-1000 ll
BrcX VIEW
WITH JUMP€R
CONNEqTtoNS

-.o El- nn[Jntlru


r8 19 nituf.lr:lnn
t.tt,li_l{-tL-tt-Jt_l
AUXII.IAFY TNIP CONT^CTS nni lnilL:ln
itt trlnlt-.rt-.I-ltl
t Jr J{ l{ lt il

Laparan Kujn huktek Agastas - September Nfiu tii Penaminu ItP iit Clk"rp
Br,h V - Kantroi Motar fnduksi Tegang*n Tinggi fran Sistem fttteflsinys Psda Area frI pertami*a......

Dibawah ini diberikan petunjuk-peturi.luk ientang pemasangan sambungan kabei:

(ai jangan memasang kabei kontroi atav kabei RTD meialui rangiraian regangan tinggi

I
dari mot*r starter. Jii'ia memang harus diianggar, konsuitasikan dengan

D
EN
Westinghouse Eiectricai Components Division untuk mendapatkan insn-uksi i<husus.

(bi Pisahkan kondukior tegangan rendah i i2S -t'AC ) dari kontiuktor tegangan iinggi i

er US 3 - FF
> 41t' VAC ) sejauh mungkin. u-mumnya dipisairkan oieh jarak minimum i,5 ft i 45

n K O 15 E
cm i.

ici
ra TR 6. IM
Kabei kontroi tegangan rendah yang riipasang iii iuar moiar sirrrter c*binet minirnai

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
menggunakan jenis #i4 Aw-G stran(ieti dengan bahan czpper"
La L 06 HA

tek
Kabei antara IQ-i000 ii

A
(ci) dan R.TD moduie rninimai menggunakan #i4 AWG

stranried copper,'3 conduetor shieide{i.


UL

(ei Kabei antara RTD moriuie <ian RTD pada moior harus meilggunakan #i8 AifoG, 3
AN

conductar siiieiried.
ja
QM

Y"i2.7 Pengaruh Lingkungan


LU

Agar tiapai bekerja opiimai <ian bebas dari pengaruh iingkungan sekiiar, iQ-iSSfi
E

Ilharusdioperasikanciaiamruangterlutuppatiatemperatur0"-70"Ci3?"-i58.F)

dengan iaicor keiembaban 95?tr non-condens ing.

tJ9
Laparen Kerje fuaftteklgrsrns - September httatt di Pertaminc AP iY tiiacry
Ba& Y ' Kantrsi i*iatar Intiaksi regangan Tinggi rtun sistem
fuateiisinya psria Area t;i pertamrncr.-....

BAB VT

FEi'{UTTTF

DI
EN
i(ESiivtrirf-Aj.{

ii' Kontrai motor yalig ciigunakan cii area 0i Penamina i;? iV ada Z jenis,

er US 3 - FF
yaiiu:
i lTipe air-break coniactor 50L+ I LF-j0H4j0 )
1

n K O 15 E
I ii-Tipe vucuuntt-break eontactor
t 50J4 i

ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
2i' Peraiatan Froteksi yang iiigunakan di arlca0i Fenamina iiF iV CiiacapJuga
adaZ
La L 06 HA

tek
jenis, yaitu

A
.

l lJenrs konvensional ) Motluiar tlver{outl Reiay( MoR


UL

Grounci Faulr Reia_v i GFR. )


AN

Dffirensiai Reiqt i ST fTT{ i


ja
QM

Staii Fratection Reiay ( SFR. )

i lJenis modern + rQ-iu00 fi


LU

SARAN

ii. Ferai&t&n irontroi iian proteksi yang konvensionai iii area Sl, suiiah benahun-tahun

digunakan sehingga memeriukan perawatan yang iebih intensif demi terjaganya

keirandaian sistem.

21. Seeiangkan peraiatan proteksi Ii i masih sangat sedikii ciari


-yang rerbaru i iQ- i 000

karyawan Fertamina UF iV yang menguasai berrar, seiringga periu dipeiajari iagi

riengan iebih mendaiam.

l9tJ
Laporan Keri* FVaiitek Agasfas - Septemb
Beb V. Kong,6l M*ot Indsksi Tegangan ?inggi -Dsn,Sisrem fuateksinye PndsArea $I Pertnrninrr.....-

DAFTAR P{JSTAKA

I
Direktorat Pengolaharl 2000. Pertamina {Jnit Pengolahan iy Cilacap, Humas

D
EN
Pertamina UP lv-, Ciiacap.
Fluor Daniei Engineers &, Constructor, Inc, Vbi.C)#Cfitr. Piunt lui*nuaf, Ctt*cap

er US 3 - FF
D eb ottl enecicing Pr oj e ct, Fiuor Daniei.

Fiuor Daniei Engineers & Constructor, inc, Voi.CXA)iV-iii. Plartt M*nual Ciiac*p

n K O 15 E
D eb o ttl enecking P r oj e ct, Fiuor Daniei.

Fiuor Engineering, Yoi.CC)iliii. Operating Manuai, Cilac*p Refinery Exp*fisi*n


Proiect, Fiuor.
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Fiuor Engineering, Yoi.CCX?iii. Operaring Manual, Cilac*p REinery Expansian
La L 06 HA

tek
Projeci, Fiuor"

A
Irawan, N., i 996. Lapar*n Kerja Prahiek : Pengetes*n iuiatar Froteksi Rel*i ili Kilang

Paraxyiene, Surabaya.
UL

Kadir, A., iggg. Transmisi Tenag* Listrik, ceiakan periama, Fenerbit Universiias
AN

Indonesi a, Jakwta.
ilan Pengataran ivlotor Listrik I,
ja
Sianipar, R., i996. Diktat Kuitah Pengganaan
QM

Universitas Trisakti, Jakarta.


W-estinghouse, 1985. Instruction Bookiet Ampgard Medium k'-oftage Startets,
LU

W estinghouse Electris Corporatisn, [JSe.


Westinghouse- 199J. ig-iAA:J Ii Auotor Proteetion System Uker's Manur*i,
E

Westinghouse Eiectric Corporation, iiSA-


y-uningsih" S., i994. Laporan Kerla Praktek : Prrrteksi Motor 3,45 kV Kiiang

Parilxyiene Pertarnina UP L" Cilacap, Yog yaicarta.


zuhai, 1995' Dasar Teknik renag* Listrik Dan Eiek*onit'a ttaya' cetakan keiima' FT
Gramedia Pustaka Utama, iakana.

i4i
Sepe*b"r 2$00 di P*tumin* ilP fii frlaeap
s
r

=
o
=
E

I
l-

D
IJJ

EN
o-
z %

er US 3 - FF
o

n K O 15 E
U'
o %e
Y
FI

ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
sz
La L 06 HA

tek
A
I

=
UL

(5 @
z
AN

J G
ja
Y
-t
QM

6 (t,
D
z
=
a G G
rfr
-!!I

= <t
LU

3
z
..J
E

a s?,
o
=2.2,=Ji
zo-o-rg X

=o-ztrJ
:<JJO.

G <rcI =
DI
T

EN
I€
q

er US 3 - FF
F?
Ft

n K O 15 E
F;
F.-.
bJ
ra TR 6. IM

ak I
A
I*t
po EK 2.9 K

Pr KT

II
ks
La L 06 HA

tek
A
H :<

ffi o- z.
-.==
UL

o.Xtr
l-'( 4Yz.
(n 6 t?i
=)<:<
(J.
AN

(r)
ja
H
z
QM

F{
H
LU

F.{
E

3d
*r-
HA
+ {H
o- v,

il
KETERANGAN GAMBAR

1. Area Kilang/Refinery Area


Kantor Pusat UP lV/Head Office
2. Kantor PKK
Area Penimbunan Minyak Mentah i

I
Crude Terminal, Black & White Oil Jetty

D
3. RSPC Swadana / Hospital
Komplek Perumahan Pertamina

EN
Tegalkamulyan / Housing Complex
4. Tritih Golf Club
Lanud Tunggul Wulung / Airport
5. Komplek Perumahan Pertamina

er US 3 - FF
Gunung Simping / Housing Complex
6. HotelGriya Patra
7 " Komplek Perumahan Perlamina Donan

n K O 15 E
dan Sidanegara / Housing Complex
B. UPPDN lV Cilacap Group
9. UPPDN lV Depot Cilacap
10.

ra TR 6. IM
UPPDN lV LOBP Cilacap
11. Jalur pipa Minyak Mentah dan produk
dari/ke Area 70 Kilang / Pipeline

ak I
12. Pipa Minyak Mentah di Bawah Laut i
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Sub Marine Pipeline
13.
La L 06 HA
Bangunan Penahan Ombat</Pelindung

tek
Pantai/Groyne

A
14. Crude lsland Berth
15. Transit Terminal Lomanis/Transit
Terminal Of Product UPPDN lV
Cilacap Group
UL

16. Sub Marine Pipeline


17. Single Buoy Mooring
AN

ja
AREA UP IV / UP IV AREA
QM

@ AREA UPPDN IV / UPPDN IV AREA

Jalur KA / Railway
LU

I Jalur Pipa / Pipelind


E

Jalur jalan / Roadway

19
'S!
s I

t
J{J$ t'
q
fl

fr
rI

!$l$ \v

DI
{

'$

EN
b

ot I

er US 3 - FF
t\
-l I
il,
CI
!lcl
=l

n K O 15 E
II
CI
ol
LI

ra TR 6. IM
l.I
rl I
oi
3l

ak I
hl
po EK 2.9 K

Pr KT

II
u1
r,'l J1
r,
FE
La L 06 HA
o

tek
HO O
lt

A
-F rl
J
2
gae 3
It
UL

ll o
' tp'c e
-Lt- F
u
u
6
HU -b
J
AN

o. lll yiJ J
tlt
ja
rd
t-
rg
J
QM

B
t
o
a
F
a
t
I
LU

I
C
o -
o t
E

z o C'
rl at aa
b
!l
t
ct
e
o
q al
F
. U
\r\
r
L F
e J
\J J
F
E zo a
CC F
G
o
F u
rr 3
i[ rJ I o
c o
frrf) G
o
G

l3 t 2
J
o
u
Y
o
F
&
tll-
:Elo
)r
-$ nI o
-
u
o 2
I EI:
Jf,* G J
J
t
o.
ilr
-tc
j{-.i r:1 .;

L5(s
h.--
['
EOUIPMENT NOISE DAt{l * BV . ,_:-- nEVtEWE D,-
1r
SHEET 1

B g\:-F\?t; t-==
r.o."o'W
'oa fRnrtg 'AIE coo
ffi;or qour?MrNr €cfA tc MODgL
ffiireN crBlc SEFVICE
(Mrthodr lor )'lltf'Pr srrrn t.
5CertOx et Eoer€l eltd ANSI 31 '13'f 97 t
- rcssdrnorwtth AHS, 6l:'1962 (thvrlcrl Merrlt'f,nf,nt aa

ffirh
f govrd lrapn Ladll'

ATA FRO}I.
p ul{o,ata lll APPllcrblrl
T'T A. flucrata si-nt Equlgrnrrr
!

I
.1. Stanricf EgulFn;tr s ottrr lErplfinl

D
g. frrrr rtrto [narornat I srrntrattbt'rtil
Srplrrrrba

EN
E Clcstrrloa (AtlElrl
(trPlrlnl
$ ot"-

er US 3 - FF
n K O 15 E
ra TR 6. IM

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Sosnd Powlr Larol (P
(5PL' lfl ctEr}}D r" 3:'r
La L 06 HA
(Rr: lO'1?

tek
Lsrot irom Mrior Boun'ding Surfuerr
(ir: Mioobrnl

A
OCTAVS O.OO02
COLUMN C {OP
BANO coLuMH I r, sEil GN
3
CENTER
REOUENCY
(HEFTZI
lxorno tP EgIAL
ogslGN
lcous.rtceu
TR EATM ENT
tT ATYE NT
\c.?k;. 1
UL

8.2

t 1.5
AN

rz5 COP
Zt1
ja
250 ;<Yl rl
-fi61
QM

to0i)
ao00 6'r =
LU

BOOO
E

coMPUTE O
A.WE I6HTED
3PL

VENDOR CITECX A OR IlFor Trtt Dne Onhl: thl JSruorin ln Colurnn h nor
dilf..!r*l tr mt.s?|d sPL vrlul urd to dncrrni,x o<nl
I e wo 3!r'cttr thet tlrr rnfrimgm
t.ltt ilrra 3 dO lq r-h ostl"t bDnd' -Vr
1\L
EtrDltlrrorrcrlnrnrrrrrrdSFLvrllerhgrtrrfrrn6dlrrrdSh't2lrf$lcdout.

9l6,riprrion at Sp'rcbl Dniln Adc,od con: ll$cLuDGD lN QU01E

Drrrigtioa gt Aeoud brl TrDtrr;rat: Addrd Gon:

COMMENTS:

Drrt ti REV.6
ttUNTE,D lN U.S.A. Ebarwrr
I
t
4 77 J'/ i - //-t 6
G.i F6'V.
FLUCR ITEM NO.
(85 dBA)
EOUIPMqNT NOISE DATA SI:5E1
."
SHEET 1

D:SCRIPTION OF E OUIPMENT
R
"ANUFACTUFE SE FV ICE
LOCATION
(lrrrrrrorntrrtt ,ta to br rnrCr ln rccotd.nct wtrh ANSI Sl.2'195t |PhY'iedMtrturlrnoatolsoundlendANslsl.r3.rg't|MtlhodrlgrMrrxlrrmlr
of Sound Ptrtt to Lrvrfrl.

I
DATA FROM,

D
' fl Tor A. pLordra fluntotro lll Applicoblrl
I $ tOroricrl EquiDarrat f] Sl,'.ltr Equiprnrnt

EN
c. Irrro Fltld $Fwqrbrrrat f] Srml'rw'?bf?oal f] Otnrr lErPlrinl
E rglrnrtlon

er US 3 - FF
Crlculrtlon larrxlrl
Orhu lErPlrlnf
riEr,O INFORMATION.

n K O 15 E
VENDCIF CHECK A OR B:
SPL lor trch octrvr brnd lnd 85Oal ov,trll ll olr' mllrr
lroar
E[ a - Wt grr.rlnrrr thrr equipmrnt wlll nol frc..d toot moan rqut'
nr.io. boondint rutt...r. lv'^dot $rll llll csl Colrllrrn l'l'l

$ a - Wr 9r,'.r^l-
ra TR 6. IM
lh. .qelgctnl stt- tllt ncl tr3':l 6ott vd!t' girtn ln Colutitr t'

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
tio'E:llrrr'.qglFr.nrs'Ll'G.id.th.llhlltltthognincolu'nnAby'no?.rh.'r5d6l^,^Yo.ltt.b...'c'|lCl,..|ls'L.rc..<'r
-' lo'
l^"'',Ci^g t"dition'l sorlt
85 gBt, tttt our ect,r6nt g ? D<l'ot 83 rlrd ct'rc'ibr btlcw " '
La L 06 HA

tek
A
Soynd Powlr Ltr, lP\.rL) io Drclbrlr
F"ot tl;.; Sqsrrt So"iO PtG(turo Levo' ISPLI in drcibrfl lt Ono
Motrr lrorn Mrior Bounding Surlrcrr tRl lO l? t'rrrrrl
OCTAVE {Rr 0.00O2 Microbrrrl
SANO (OPltOrriaLl
UL

COLUMN B coLuMN C
CENTER
F FEOUENCY ACOUST ICAL glahJpaRD SF' CIAL OESIGN
STANOA RO SPECTAL
IHEBTZI ;;il"- | bisrcN I r"EAruENr ITE
c'l 'T
OBYBT,AIMENT
c.2
b-r I a.?-l -B'3
AN

ja
QM

TOR/VENDOFI OF T'S RESPONSIBILIT

77
LU

ie
E

76
78
COMPUT E D
A.w€ t6HT ED 90
SPL

VENDOF CHECK A OR I (Fo? t.n D.r. OnlYl:


Ie-wr9.,r,r^b.tht|th.dr.,iFu6dil|'rtn!.lnm.|.g'tds?!v.lu.'ur.dro6.l''hln'thrRMsv.|v..ll!r',t^col',nnBi,not
f..lDr lh.^ S ar8 lot 'xh oll'vt b'^'l'
2 h till*l oei'
ft a - Oitfu.rncr ln ltir.r,t.rt SPL ttlv'l lt littltT ih'tr 6 dB 'n'l Shttl

Drrription ol SPrgrtl D.lrgn


Addod

.- o.' .. -
Orxrigtion of Accurtrcrl Trlltnrrnll

COMMENTS.
Addrd Con'
-T4to
r'r(/fl/R Za
-...-r-...'."
INUSA
ZanurstD /o/t/ra
SP ECIFICATION SH EET F' J'
CENTRIFUGAL PUMP
sHEEr xo,ol3P/a4 '^.u, -1.
-':o;'"'o:
4mV =.
DArE la '7-(a
,, F,{'., ,
CHK,D.-

$r*VolfeD l-7'82 1Fs , As Rurcr._^


NorGlQlxDlc^TtslNFolll^T|oxroricoA'llIED]Y?UlC}lASEtr
trlY l xur^CrurEr

{w
}{O. ?UralE

?!N ,M Bf^oN
rl(yD--=- ire'i x'reD rrv
r€.luq'Xll""rt'"1:
trA.c3<aN ffi,
srrt -C

i ::::=;:;:::::
s (r)

I
?ER'OUTANC:
ffiNs, ?unt

D
EAcH
;e,Cvr/l 39oof -J

,'
?ro?os1t curvE

--,#lxk,:'s#-.
I\-E_-Y='utJef M'IHR
F cr ?r, xol.

EN
lKlUlO
'---i-
Do -
'rr!
DlscH. ?lEss., Ke/clt'2'G
wA 2g Zo N?sHr (wArE at * !'3
- =.=
rDd*t rr -'''e-- #:,:fi:il"*'i@
"" '-..^'..- /37'hl^.^r. tstto r* --JJ-J--

er US 3 - FF
y r. ?[5S, .r /4, xt/cn2+08
n, tr1le^ oIJt llE D' tt
'Av:.e et' <,t I "r- !,..- 22?g
3I
"r.r.r*,.,
li..i,* ?,""
o *'u*' ffil@' _-_5r1_lrrr. coxnxuout ,sr"^
.,
- rffi
n K O 15 E
sHO? TESIS

o wlr. ?Ert.

#f%l "o'o ::::::::"


rucrox -l-
ra TR 6. IM
I 3oo. lffir6l Lo-E l{'o"''n
wl::::liLt;
'ffi-ffilvialfil-r"'
,o" l:;,, rEo,D. owrT. NpsH

ak I
fl sHo? lNs?tcTloN
gv[lt' (r ?t)
po EK 2.9 K

Pr KT
cegt{ou*r,![crxrertlxt E]Kt'Or Brucrtr

II
o olSaANr. I lxst. AFIEI rEsT

s?Lrr: g Arl^t gfr^or TY?t v-otull qsct D


Dlt tr Dlrfust 2",^r, i-w
//Y,ta ru"r'
f t,-v TzzTgte
" -'-' - or '
La L 06 HA
oIHEt
545-'., rtsr-4- Ke'/cM2'G Gal aub--LP-vaL--

tek
crHYDT.
{rrss: Br^,.
^,roi,'}ii';;).i'*-
,.,J:::';:n:il#i#:?f:A_Ir^r 31| 7

A
LLose-p
;:,,y,,, t^lErlA$
?Ultlr CAst/trn cl ss[ F *S
Dnv B\LL
UL

ftAltNcs-ry?t' Err ' ElHrusr

i'll:Fj': o Fg'r "#;o"'T"F,|Jli'u?s''"' A


COU?L|NG,Sxtt r
AN

o Drlvtr atr o rurcilsEt


Dllvtl HALr $rD rYr ( ?ultt lfl rAsE?rrrtr E hPr HYY' our'v
?ACIING: DAfr I WtE
.,*, gsrYqYI
-
ja
;r';;
.,\E"t. r'=
rrc'. sEAr,pr*rr
Ef
-_'-I--nlr
.oot n-Zqo d/ axn Lotr
A
QM

DE?TH M O

IHIEADED
LU

tosE0
tINE SI{AFT
E

N GTE^SE

o c.s. o s.s. o lroNr

prur. sEAt QUINcH ttulD XgEUt- BDOw


rorol Dllvrl

ArPror. wr, tuxt..o J536 '' txel


t45l (Ks) ruurxr*LIe)
fi "oro,
o ?urcHAsE o rs l@
A?l SlAxDArD 610 @vtrxs -uNtE$s 9llElvtil

ELE .
A
(IETRIC) FoR]t E'sse 7/?3
PRINTED IN U.S.A.
Application Data 36-693

SCALE X lO: C.URRENT lN AMPERES o oo o o oo


.6 .7.8.e I t 5,6 ?I910 f
'so
40 6060R88E R HE
o-.o
6 O
(l
ooo()
oOOo
(o F CD o);
oo
oo
NF)
o o oo
o o oo
<rlr)(pF

DI
EN
er US 3 - FF
100

n K O 15 E
90
80j
70
60
50

ra TR 6. IM 40

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
'to
9
I
7
UL

6
q -li
<l
4
TI
z.l
(nl
AN

ml
c)l
()r
z(f
ja
a
QM

l:,
,9
.8
.?
,6
LU

,5
E

.5 "6.?.8.91 2 4 5 6 78 9lO 30 40 50609009 6 o O O O oQoO O O O () o OOo


r- @(tlO o
N o
n o o O OoOO
c .f, ol-.oorI o O O O O ooo
'
. .1.. i .... .' R g 3 3 3R3g
] SCALE X I61CURRENT IN AMPERES

Type CLS-I2, CLS-IA,'CL S-zz,PLS -24,CLS -7OO,HCI-$-l2f ",',,u:i.

and HCLS-zz Motor- starter Current Lirniting Fuses L i


' -
.11 . -"i
i-

,;i ,, ':
'
Melting Timo-Current Chnrncieristics, 2.0 to 5.OB l(v :
Ctrrvus are basecl on tests stuoting witlr fuse units at an ambient temperarure ol2SdCand without
initial loatl Ctrrvc,s nre ploltrttl lo ntinirnurn tr:st'Sloints so vrriations shoulcl be positive.
'.''

Refsronee Data
Curve No.
New lnformotion H
';l'-t, ' : ,Wostilr$lrbrrse Electric Corptrrntiorr Curve:
li4.,'i'i.iji,,"ti,j Sviitclrg*ar DiVtiion. Comlrorrtlrrt Sales, East Pittsburgh. Pa. Ref. Curve No.
i,l'T''jrii i-'i, ,Pr-ilrled
t.tiij:i'.,n't;.,.#i prirrri.rt:rrrrlr tttl SA... Date:
, .' '
.,,. g.i... 'tr11i1i.t,:;.'ii,.,.'",...',. ,,. . '

'. '..
"',jg'jf;-'iii,:ii,,.*.i:il1 i ::,. . . i

'r.'ffiffiil'
Renelryal Parts Data
11-1s5

Page 17

Comnron Electrical Parts

_j

_-) , .. .i

J)

_.../ .jt

DI
i)
i .-.. r :.- . . ..-:*,,,::;;;J;;,,j::,-rt 4:.-..., .;.r. ---..,,,:-, _,, .,... ._.

EN
L-64 interlock trr,,o normally open contadts
Style No. 843D943G22
i.

Standard conirol transformer

er US 3 - FF
2^3OOi120 volt, 750 voit amp
St',,fs ry., 2147A1 l GOi

TQap ] volt, 750 vott amp

n K O 15 E
Style No. 2147A11G03
4160/i20 vott, 600 vott amp
style No. 2147A1'lGOS

ra TR 6. IM
116.0/240_vott, 000 votr amp
Style No. 2147Aj1G07

ak I
po EK 2.9 K

Pr KT

II
La L 06 HA

tek
A
UL
AN

ja
QM

2i47A11c22
LU

Poten: :a I transformers
single phase, Oty 2
E

2soou 120 vcrt


Style No. 2147A11G11
4160/120 volt
Style No. 2147A11G12
Control transformer primary fuse, 4lO0 voit,
3 amp, Qly 2,
, Style No. 2147411G25

l' e :i:tr - i r:ac#*nf; ?.lz-::

; . :: !1r::i.*i:.?&1:!&S44i8ii:
, Potentialtransformer \--;:/
3 phase open delta, Oty '1

23OO/120 volt
n Fuse block with f use clips for secondary fuses
r:"nary Fuse Bands, Cty 3 Style No. 2147A11G14
for conirol circuit. 120 volt, Qty 1
Style No. 2147A11c31 4160/120 volt Style No. 2147A11G35
Style No. 2147A11G15
November, 1985
Renewal Parts Data
11-155

Page 1B

ll
Comrnon Electrical Parts

DI
I - ..., ,..,:...., ,.....- I

EN
... .""".::-.,,,.r

Si;-rqle phase cionut type, Oiy 3 3 Fhase oonui type, Ot;- 1

Also includes ground


.ir-a
fa r l'i
r n sioriner 5O/5
ralicloLre anplied rnyith

er US 3 - FF
an lQ 2OCC' and lC-10003

Ratio 25/5 Style No. 2i47A1?.GO1


styie No. 2i47A14G02

n K O 15 E
Ratio 50/5 siyle No. 2147A1?GO2
Ratio 75l5 styie t'.Io. 214.7 A12GA3 S ri'le ttjo. 2- 1 47A 1 4GO3

Ratio 100/5 Style No. 2147A12GO4 Style No. 2147ABGA4 St;4e No. 2',47A14GO4

Ratio i50/5 style No.2i47A17-GO5

ra TR 6. IM
Styie No. 2147A13G05 style No.2147A14G05

ak I
Style No.2147A13G06 . Styie l,lo. 2i47414GOG
Ratio 20_0/5 Style l.Jo. 21 47 A,1?-GO6
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Ratio 25415 Style No. 2147A12GQ7 Style No. 2147A13GO7 style No. 2147A14GO7
La L 06 HA
Style No.2i47Ai4GO8

tek
F.atio 300/5 Style No.2147A13G08

A
Ratio 400/5 Style No.2147A13G09 Style No--2147A14G09

Ratio 500/5 Style No.2i47A13G10 Style No.2147A14G1Q


?,.
\:
UL

Ratio 600/5 Styie No. 2147A13G11 stf ie No.2147414G1i


Ratio 75A15 Style No. 2147A13Gi2 Style No. 2147A14G12

Ratio 8CI0/5 Style No.2147A13G13 Styie No. 2147A1.4G13


AN

fiatio 1000/5 Style No. 2147A13G14 Style No. 2147A14G14


ja
4atio 12.0015 Style No.2147413G15
QM

-
LU

November, 1985
DI
EN
er US 3 - FF
PERTAMINA UP IV
,6h RUMAH SAKIT ISLAM '' FATIMAH 1'

J'|n PRAI(TIKUM

n K O 15 E
" "*o'"rhaxFr?J:ii2)423e6'4106s
ffiJ '|r

KARTU BEROBAT PASIEN

ra TR 6. IM

ak I
Nama Pasien
,vf"qR l/ftiN 1a
po EK 2.9 K

Pr KT

II
Alamat
\7871 I4AR7Vt"'pp'
La L 06 HA
5H/ AHE f

tek
No. Rekam Medis
c

A
:..
gAgrM's
NAMA .r,BKHS$UL
UL

Perhatian:
1. Kartu ini harap selalu dibawa bila berobat I Dirawat di RSI Fatimah uNlv :ILflRI$SI$rI JK,g
2. Kartu iniberlaku selama-lamanya dan tidak boleh hilang BERLAKU S/D:
3. Dengan kartu inipelayanan akan menjadi mudah sggs{BER.2000
AN

ja
QM

-
LU

E
DI
EN
er US 3 - FF
n K O 15 E
Tanggal Poliklinik /
ra TR 6. IM
Tanggal Poliklinik /

ak I
R. Rawat / Kls. R. Rawat / Kls.
po EK 2.9 K

Pr KT

II
,1 .. 4.".*
(:. t. Ptt
La L 06 HA
1l[{Jtj

tek
A
SECURITY UP IV
UL

Kepala
AN

ja
QM

, ltfrlHARTO HK.SH.
-

ft,
LU