You are on page 1of 3

1. Ca.

Mammae
a. Definisi
Jawaban :

Carcinoma mammae adalah sebuah tumor ganas yang tumbuh dalam
jaringan payudara. Tumor ganas ini dapat berasal dari kelenjar, salurab kelenjar,
jaringan lemak maupun jaringan ikat payudar. Kanker ini memang tidak tumbuh
dengan cepat namun berbahaya. Kanker ini juga termasuk dalam catatan WHO di
masukkan kedalam International Classification of Diseases (ICD) dengan kode
nomor 17.
Sumber :
Suryaningsih Koni, Endang, Sukaca Eka, Bertiani,2009. Kupas Tuntas Kanker Payudara.
Yogyakarta: Paradigma Indonesia.

b. Etiologi
Jawaban :

Terdapat tiga faktor yang tampaknya penting yaitu perubahan genetik,
pengaruh hormon, dan faktor lingkungan.

1. Perubahan Genetik. Seperti pada sebagian besar kanker lainnya, mutasi yang
mempengaruhi protoonkogen dan gen penekan tumor di epitel payudara ikut serta
dalam proses transformasi onkogenik. Di antara berbagai mutasi tersebut, yang
paling banyak dipelajari adalah ekspresi berlebihan protoonkogen ERBB2
(HER2/NEU), yang diketahui mengalami amplifikasi pada hampir 30 % kanker
payudara. Gen ini adalah anggota dari famili reseptor faktor pertumbuhan epidermis,
dan ekspresi berlebihannya berkaitan dengan prognosis yang buruk. Secara analog,
amplifikasi gen RAS dan MYC juga dilaporkan terjadi pada sebagian kanker payudara
manusia. Mutasi gen penekan tumor RB1 dan TP53 juga ditemukan. Dalam
transformasi berangkai sel epitel normal menjadi sel kanker, kemungkinan besar
terjadi banyak mutas didapat.
2. Pengaruh Hormon. Kelebihan estrogen endogen, atau yang lebih tepat,
ketidakseimbangan hormon, jelas berperan penting. Banyak faktor risiko yang telah
disebutkan – usia subur yang lama, nuliparitas, dan usia lanjut saat memiliki anak
pertama – mengisyaratkan peningkatan pajanan ke kadar estrogen yang tinggi saat
daur haid. Tumor ovarium fungsional yang mengeluarkan estrogen dilaporkan
berkaitan dengan kanker payudara pada perempuan pasca menopause. Estrogen
merangsang pembentukan faktor pertumbuhan oleh sel epitel payudara normal dan
oleh sel kanker. Dihipotesiskan bahwa reseptor estrogen dan progesteron yang secara
normal terdapat di epitel payudara, mungkin berinteraksi dengan promotor
pertumbuhan, seperti transforming growth factor (berkaitan dengan faktor
pertumbuhan epitel), platelet-derived growth-factor, dan faktor pertumbuhan
fibroblas yang dikeluarkan oleh sel kanker payudara, untuk menciptakan suatu
mekanisme autokrin perkembangan tumor.
3. Faktor Lingkungan. Pengaruh lingkungan diisyaratkan oleh insidensi kanker
payudara yang berbeda-beda dalam kelompok yang secara genetis homogen dan
perbedaan geografik dalam prevalensi, seperti telah dibicarakan. Faktor lingkugan
lain yang penting adalah iradiasi dan estrogen-estrogen.

Sumber :
Depkes. Pedoman Teknis Penanggulangan Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim. Jakarta:
Depkes. 2010.
c. Prognosis
Jawaban :
Angka 5-year survival untuk stadium I adalah 94%, stadium IIa 85%, IIb
70%, dimana pada stadium IIIa sekitar 52%, IIIb 48% dan untuk stadium IV adalah
18%.
Sumber :
Hawari D. Kanker Payudara Dimensi Psikoreligi. Jakarta: FKUI; 2004.
2. FAM
a. Tatalaksana
Jawaban :
Operasi eksisi merupakan satu-satunya pengobatan untuk fibroadenoma.
Operasi dilakukan sejak dini, hal ini bertujuan untuk memelihara fungsi payudara
dan untuk menghindari bekas luka. Pemilihan tipe insisi dilakukan berdasarkan
ukuran dan lokasi dari lesi di payudara. Terdapat 3 tipe insisi yang biasa digunakan,
yaitu
1. Radiasi Incision, yaitu dengan menggunakan sinar
2. Circumareolar Incision
3. Curve/Semicircular Incision

Tipe insisi yang paling sering digunakan adalah tipe radial. Tipe
circumareolar, hanya meninggalkan sedikit bekas luka dan deformitas, tetapi hanya
memberikan pembukaan yang terbatas. Tipe ini digunakan hanya untuk
fibroadenoma yang tunggal dan kecil dan lokasinya sekitar 2 cm di sekitar batas
areola. Semicircular incision biasanya digunakan untuk mengangkat tumor yang
besar dan berada di daerah lateral payudara.

Sumber :

Sjamsuhidajat. 2010. Buku Ajar Ilmu Bedah, Edisi II. Jakarta : EGC.

3. Jelaskan pengaruh penyakit yang diidap Ibu kepada Janin ?
Jawaban :

4. Hubungan Kehamilan dengan Keluhan Pada Kasus ?
Jawaban :