You are on page 1of 10

BAB 11

PENALA PENERIMA TELEVISI

Sekolah : SMKN 2 MAKASSAR
Program Keahlian : Teknik Elektronika
Kompetensi Keahlian : Teknik Audio Video
Mata Pelajaran : Perawatan dan Perbaikan Peralatan Audio dan Video
Kelas/Semester : XII/II

A. Kompetensi Inti
KI 3 Pengetahuan : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai
dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Audio Video pada tingkat
teknis,spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga
masyarakat nasional, regional,dan internasional.
KI 4 Keterampilan : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang kerja Teknik Audio Video. Menampilkan kinerja di bawah
bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar
kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan
menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif,
komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan
mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan
gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung.
B. Kompetensi Dasar
3.11 Menganalisis kerusakan pada rangkaian penala penerima Televisi
4.11 Memperbaiki kerusakan pada rangkaian penala penerima Televisi

C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.11.1 Mengidentifikasi bagian–bagian rangkaian penala
3.11.2 Menjelaskan bagian-bagian rangkaian penala.
3.11.3 Menguraikan kerusakan-kerusakan pada rangkaian penala penerima televisi

D. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik diharapkan mampu mengidentifikasi bagian bagian rangkaian penala dengan baik.
2. Peserta didik diharapkan mampu menjelaskan bagian-bagian rangkaian penala dengan percaya
diri.
3. Peserta didik diharapkan mampu menguraikan kerusakan-kerusakan pada rangkaian penala
dengan tepat.

TEKNIK AUDIO VIDEO PPG-3T PTA UNM 2018
E. Uraian Materi
1. Rangkaian Penala

Gambar 11.1 Penala/Tuner
Rangkaian penala berfungsi untuk menerima sinyal TV yang masuk dan mengubahnya
menjadi sinyal frekuensi IF. Didalam Tuner terdapat 3 rangkaian utama, yaitu : (1) Penguat
frekuensi tinggi / Penguat RF (RF Amplifier), (2) Pencampur (Mixer) dan (3) Osilator lokal
(Local Oscillator).
a. Blok rangkaian penala (tuner)
Untuk penerima televisi ditetapkan bahwa daerah VHF adalah pada band I (47 MHz-68
MHz) dan band III (174 MHz - 233 MHz)), dan daerah UHF adalah band IV/V (470
MHz - 854 MHz). Tugas penala adalah memilih salah satu dari frekuensi-frekuensi pada
band dan merubahnya menjadi frekuensi 38,9 MHz untuk pembawa gambar dan 33,4
MHz untuk pembawa suara

Gambar 11.2 Blok rangkaian Penala

TEKNIK AUDIO VIDEO PPG-3T PTA UNM 2018
Table 11.1. keterangan blok rangkaian penala.
NO GAMBAR KETERANGAN
1. Mixer( Pencampur)

2. Pass Filter( Pelalufrekuensi). Terdiridari :

1. VHF pass Filter
2. UHF pass filter
3. Ampifier( PenguatFrekuensi ,
berfungsiuntukmenguatkanfrekuensi.

4. Regulator ( Pengaman)

5. Variable resistance( Resistor variable )

b. Prinsip kerja rangkaian blok
Penala terdiri dari tiga bagian utama yaitu tingkat masukan, tingkat penguat awal,
tingkat pencampur dan pembangkit getaran.
1) Tingkat masukan

Gambar 11.3 Blok Rangkaian Tingkat Masukan Penala

Sinyal antena sampai pada masukan penala 75 ohm tidak simetris. pelindung
tegangan lebih pada masukan penala menghindari tegangan lebih, misalnya pada saat
ada petir. Didalam pengatur redaman, jika perlu sinyal diperlemah untuk menghindari
pengendalian lebih pada tingkat penguat berikutnya. Kemudian memasuki penyaring
masukan. Sinyal dipisahkan dalam jangkauan frekuensi VHF dan UHF

TEKNIK AUDIO VIDEO PPG-3T PTA UNM 2018
2) Tingkat Penguat Awal

Gambar 11.4 Tingkat penguat awal
Dengan bantuan saklar elektronik dan pelalu tengah (band pass) jangkauan
frekuensi VHF dipisah satu sama lain ke alam band I dan III. Sinyal VHF dan
UHF dikuatkan dalam penguat berdesis rendah yang terpisah.
3) Tingkat pencampur dan pembangkit getaran

Gambar 11.5 Tingkat pencampur dan pembangkit getaran
Pemisahan kanal dicapai dengan pelalu tengah (band pass) yang dapat ditala.
Perubahan dari sinyal frekuensi tinggi ke dalam frekuensi antara ( IF ) yang telah
di normakan. Di dalam jangkauan UHF kebanyakan menggunakan tingkat
pencampur yang berisolasi sendiri. Dalam VHF pembangkit getaran (osilator)
dan tingkat pencampur terpisah satu sama lain. Tingkat pencampur VHF
seringkali oleh kanal . Kanal UHF sebagai tingkat penguat frekuensi tambahan.
Pensaklaran antara band dalam jangkauan VHF digunakan dioda saklar dan
penalaan menggunakan dioda kapasitas ( varaktor).
2. Kurva laluan
Dalam memilih kanal, ada persyaratan bahwa penala harus mempunyai kurva laluan yang
ditentukan norma CCIR.

TEKNIK AUDIO VIDEO PPG-3T PTA UNM 2018
Gambar 11.3 Kurva laluan rangkaian penala
Seperti yang terlihat pada gambar 11.3 kurva laluan ditentukan melalui kopel kritis
penyaring antara tingkat penguat awal dan tingkat pencampur sebagaimana seperti
lingkaran masukan. Lebar daerah kurva laluan harus kira-kira 9 sampai 10MHz.
Sementara pembawa gambar dan suara seharusnya terletak pada titik tertinggi. Lebar
daerah harus sedemikian lebar, sehingga band sisi atas dan band sisi bawah dipindahkan
tanpa pelemahan. Perbedaan antara lemah dan puncak hanya boleh sekitar 10% sampai
15% dari amplitudo maksimum.

3. Kesalahan yang sering ditemui pada Tuner
Dibawah ini adalah gejala yang sering ditemui pada televisi yang dapat menunjukkan
bahwa tuner kemungkinan dalam kondisi rusak, tetapi gejala-gejala tersebut harus
dibarengi dengan proses pengukuran tegangan masukan pada kaki-kaki tuner dan sinyal
masukan dari antena. Jika hasil pengukuran tegangan masukan dan sinyal masukan dari
antena dalam kondisi normal, tetapi tetap muncul gejala-gejala seperti yang ditunjukkan
pada tabel dibawah ini, maka blok tuner bisa dipastikan dalam kondisi rusak.

Gejala Hasil Pengukuran Kemungkinan Kerusakan

Penerimaan sinyal lemah Tegangan AGC normal, Penguat RF
(noise) Sinyal antena kuat
Tidak dapat menerima siaran Tegangan VT, AGC, pemilih Penguat RF, Mixer
sama sekali band normal
Tidak dapat menerima siaran Tegangan pemilih band Osilator lokal
pada salah satu band normal
Frekuensi bergeser Tegangan VT normal, AFT Osilator lokal
norma

TEKNIK AUDIO VIDEO PPG-3T PTA UNM 2018
F. Soal Latihan, kunci jawaban dan rubrik
Soal Latihan
1. Tuliskan Frekuensi VHF pada band I dan Band III dan UHF band IV/V adalah…
2. Sebutkan bagian bagian dari rangkaian penala televisi !
3. Jelaskan Fungsi Umum rangkaian penala televisi!
4. Gambarkan kurva laluan penala televise !
5. Tuliskan 3 gejala dan bagian kerusakannya pada penala televisi !
Kunci Jawaban
1. VHF Band I : 47MHz-68MHz, VHF Band III : 174 MHz - 233 MHz, UHF Band IV/V : 470
MHz - 854 MHz
2. Bagian - bagian dari rangkaian penala adalah :
a. Tingkat masukan
b. Tingkat penguat awal
c. Tingkat pencampur dan Pembangkit getaran
3. Fungsi umum rangkaian penala penerima televisi
adalah : untuk memilih salah satu frekuensi penerimaan
pada daerah band dan menambah frekuensi pembawa
gambar menjadi 38,9 MHz dan frekuensi pembawa
suara menjadi 33,4 MHz..
4.

5. Penerimaan sinyal lemah (noise) : kerusakan : Penguat RF
Tidak dapat menerima siaran sama sekali, kerusakan : Penguat RF, Mixer
Tidak dapat menerima siaran pada salah satu band, kerusakan : Osilator lokal

TEKNIK AUDIO VIDEO PPG-3T PTA UNM 2018
PENILAIAN PENGETAHUAN

Indikator
Kompetensi Nomor Level
Pencapaian Soal Kunci Jawaban Penskoran
Dasar Soal Kognitif
Kompetensi
Frekuensi VHF pada
VHF Band I : 47MHz-68MHz
band I dan Band III
1 C2 VHF Band III : 174 MHz - 233 MHz 20
dan UHF band IV/V
UHF Band IV/V : 470 MHz - 854 MHz
3.11.1 adalah…
Mengidentifikasi Sebutkan bagian Bagian - bagian dari rangkaian penala adalah :
bagian–bagian
bagian dari a. Tingkat masukan
rangkaian penala
2 C1 rangkaian penala b. Tingkat penguat awal 20
3.11
televisi c. Tingkat pencampur dan Pembangkit getaran
Menganalisis
kerusakan
pada
rangkaian
penala
Fungsi umum rangkaian penala penerima televisi
penerima
televisi. adalah : untuk memilih salah satu frekuensi
Jelaskan Fungsi
penerimaan pada daerah band dan menambah
3 C2 Umum rangkaian 20
frekuensi pembawa gambar menjadi 38,9 MHz dan
penala televisi!
frekuensi pembawa suara menjadi 33,4 MHz..

TEKNIK AUDIO VIDEO PPG-3T PTA UNM 2018
3.11.2
Menjelaskan
bagian-bagian
rangkaian
penala. Gambarkan kurva
laluan penala
4 C3 20
televise.

1. Penerimaan sinyal lemah (noise) : kerusakan :
Tuliskan 3 gejala Penguat RF
dan bagian 2. Tidak dapat menerima siaran sama sekali,
5 C1 20
kerusakannya pada kerusakan : Penguat RF, Mixer
penala televisi ! 3. Tidak dapat menerima siaran pada salah satu
band, kerusakan : Osilator lokal

TEKNIK AUDIO VIDEO PPG-3T PTA UNM 2018
Rubrik Penilaian
No Kriteria jawaban Nilai
1. Peserta didik mampu menyebutkan band frekunsi serta rentan frekuensi kerja secara benar,tepat,jelas,dan sesuai dengan dasar teori 20
Peserta didik mampu menyebutkan band frekunsi serta rentan frekuensi kerja secara secara benar,tepat,jelas,tetapi tidak sesuai dengan 15
dasar teori
Peserta didik mampu menyebutkan band frekunsi serta rentan frekuensi dengan belum benar, tepat dan jelas 10
Peserta didik menjawab tidak tepat 5
2 Peserta didik mampu menyebutkan semua bagian bagian rangkaian penala 20
Peserta didik mampu menyebutkan dua bagian rangkaian penala 15
Peserta didik mampu menyebutkan satu bagian rangkaian penala 10
Peserta didik menjawab tidak tepat 5
3 Peserta didik mampu menjelaskan fungsi umum rangkaian penala secara benar,tepat,jelas,dan sesuai dengan dasar teori 20
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi umum rangkaian penala secara benar,tepat,jelas,tetapi tidak sesuai dengan dasar teori 15
Peserta mampu menjelaskan fungsi umum rangkaian penala dengan belum benar, tepat dan jelas 10
Peserta didik menjawab tidak tepat 5
4. Peserta didik mampu menggambarkan kurva laluan secara benar,tepat,jelas,dan sesuai dengan dasar teori 20
Peserta didik mampu menggambarkan kurva laluan secara benar,tepat,jelas,tetapi tidak sesuai dengan dasar teori 15
Peserta mampu menggambarkan kurva laluan dengan belum benar, tepat dan jelas 10
Peserta didik menjawab tidak tepat 5
5. Peserta didik mampu menuliskan semua gejala dan kerusakan pada rangkaian penala 20
Peserta didik mampu menuliskan dua gejala dan kerusakan pada rangkaian penala 15
Peserta didik mampu menuliskan satu gejala dan kerusakan pada rangkaian penala 10
Peserta didik menjawab tidak tepat 5
skor yang diperoleh
Kriteria penskoran : nilai = x100
skor maksimal

TEKNIK AUDIO VIDEO PPG-3T PTA UNM 2018
G. Daftar Pustaka

Farhan. 2017. Rangkaian Penala (online)
http://farhanlatanta.blogspot.com/2017/03/rangkaian-penala.html . diakses pada tanggal 03
Desember 2018

Nurhadi, 2013, Perekayasaan Sistem Radio dan Televisi; Malang : PPPPTK / VEDC Malang.
Sudtejo, Herry.2016.Modul TAV Kk H Perencanaan Sistem Radio danTelevisi. Jakarta;
Kementrian Pendidikan danKebudayaan

TEKNIK AUDIO VIDEO PPG-3T PTA UNM 2018